Ketua PMI Provinsi Lampung Tinjau Bakti Sosial Donor Darah Di SMA Negeri 1 Bandar Lampung Meriahkan HUT RI ke-77

Bandar Lampung–Pemerintah Provinsi Lampung melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan  dan Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Lampung menggelar  Bakti Sosial Donor di SMA Negeri 1 Bandar Lampung, Jum’at (12/08/2022).

Kegiatan bakti sosial Donor darah diselenggarakan dalam rangka memeriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-77 Tahun 2022, terlaksana atas  kerjasama Pemerintah Provinsi Lmapung, Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Smansa’88 dan PMI Provinsi Lampung.

Bakti sosial donor darah dengan target donor 75 kantong darah, diikuti oleh IKA Smansa, Guru, Siswa-siswi SMAN 1 Bandar Lampung, serta terbuka untuk umum.

Dalam  sambutannya Ketua PMI Provinsi Lampung, Riana Sari, menyampaikan rasa bangganya kepada IKA Smansa’ 88 atas kegiatan positif dengan mengembangkan kepedulian terhadap sesama dan mengadakan kegiatan sosial lainnya.

“Seperti pada peringatan HUT RI ke-77 kali ini, dengan melaksanakan empat kegiatan yaitu bakti sosial donor darah yang bekerjasama dengan PMI Provinsi Lampung, seminar tentang “Bijak Bermedia Sosial dalam Perspektif UU ITE”, peresmian Masjid Al Muttaqin dan peresmian Marching Band Bahana Sudirman 41,” ucap Riana Sari Arinal.

Dinsos Lampung Laksanakan Jumat Bersih di TMPN Tanjung Karang, Rangkaian Peringatan HUT RI ke-77

Bandar Lampung, —Dinas Sosial Provinsi Lampung melaksanakan kegiatan Jumat Bersih di Taman Makam Pahlawan Nasional (TMPN) Tanjung Karang, Jumat (12/8/2022).

Kepala Dinas Sosial Provinsi Lampung melalui Sekretaris Dinas Sosial Provinsi Lampung Drs. Wiwied Priyanto, M.IP mengatakan, kegiatan hari ini sesuai dengan agenda panitia besar HUT RI dan arahan kepala dinas, untuk persiapan rangkaian HUT RI ke-77 tahun 2022.

Kegiatan bersih-bersih di Taman Makam Pahlawan Nasional Tanjung Karang ini di ikuti oleh segenap elemen Dinas Sosial, Tagana, UPTD, dan seluruh Staff.

“Alhamdulillah berkat semangat, kekompakan gotong royong para pegawai di Dinsos Lampung, juga UPTD, TMPN Tanjung Karang sudah rapi dan bersih,” ujar Wiwied.

Sumber : _Dinas Sosial Provinsi Lampung_

Nota Kesepakatan Perubahan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2022 Provinsi Lampung Ditandatangani

Bandar Lampung — Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, memberi sambutan pada Acara Rapat Paripurna DPRD Provinsi Lampung dengan agenda Penandatanganan Nota  Kesepakatan Perubahan Kebijakan Umum APBD dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Tahun Anggaran 2022, bertempat di Ruang Sidang DPRD Provinsi Lampung, Jumat (12/08/2022).

Rapat Paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Provinsi Lampung, Mingrum Gumay, diikuti 56 Anggota Dewan dan dihadiri juga Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Kepala Inspektorat, Staf Ahli Gubernur, Asisten, Kepala Badan, Kepala Dinas, Kepala Biro.

Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi, dalam kesempatan tersebut menyampaikan ucapan terimakasih dan penghargaan atas dedikasi DPRD Provinsi Lampung, dalam pembahasan Perubahan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2022 bersama TAPD secara maraton sehingga dapat tercapai kesepakatan asumsi ekonomi makro, target pendapatan, dan update prioritas belanja dalam rangka menjawab kebutuhan pembangunan dan pelayanan publik.

Rapat Paripurna ini merupakan tahap lanjutan dari pembahasan antara Pemerintah Daerah dan DPRD dalam memformulasikan Perubahan Kebijakan Umum APBD; serta prioritas program/kegiatan pembangunan daerah yang akan menjadi bagian dalam menyusun Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan APBD Provinsi Lampung Tahun Anggaran 2022.

Gubernur Arinal, menambahkan, secara umum target asumsi makro pembangunan daerah Provinsi Lampung tahun 2022 berdasarkan hasil pembahasan bersama antara Tim Anggaran Pemerintah Daerah dan Badan Anggaran DPRD menyepakati Asumsi Makro Ekonomi Provinsi Lampung pada Perubahan Kebijakan Umum APBD dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara Tahun Anggaran 2022 sebagai berikut:
1. Pertumbuhan Ekonomi Lampung diproyeksikan 3,5 hingga 4 persen
2. Laju inflasi pada tingkat 2 sampai dengan 4 persen
3. Pendapatan per Kapita Penduduk sebesar 42
hingga 43 juta rupiah
4. Tingkat Pengangguran Terbuka diharapkan
menurun pada level 4,4 hingga 4,3 persen
5. Persentase Penduduk Miskin pada kisaran 12,4 persen sampai dengan 11,9 persen
6. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) pada angka 70,0 hingga 70,3
7. Indeks Gini berada pada level 0,308 hingga 0,324
8. Nilai Tukar Petani (NTP) pada kisaran angka
102 sampai dengan 105
9. Kondisi Jalan yang menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi 76 persen dalam kondisi mantap
10. Pertumbuhan Pendapatan Asli Daerah (PAD), telah disepakati menjadi 6,83 persen; serta
11. Penurunan Emisi Gas Rumah Kaca pada besaran 6,915 persen.

“Selanjutnya, dalam pembahasan Perubahan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2022, terdapat pula beberapa pokok bahasan yang terkait dengan proyeksi Pendapatan, Belanja dan Pembiayaan Daerah, ” kata Gubernur.

Dengan telah diselesaikannya tahapan Kesepakatan Perubahan Kebijakan Umum Anggaran dan PPAS Tahun Anggaran 2022 ini maka selanjutnya akan segera melakukan asistensi dalam penyusunan Rencana Kerja Anggaran (RKA) Perangkat Daerah sebagai materi dalam Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan APBD T.A. 2022.

Diakhir sambutannya Gubernur Arinal berharap proses pembahasan dan pengesahan Rancangan Peraturan Daerah Tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2022 nantinya dapat berjalan sesuai tahapan, proses dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Selanjutnya Gubernur Lampung Arinal Djunaidi bersama Ketua DPRD Provinsi Lampung Mingrum Gumay serta Wakil Ketua II DPRD Ririn Kuswantari menandatangani nota kesepakatan perubahan kebijakan umum anggaran dan prioritas plafon anggaran sementara APBD Provinsi Lampung Tahun Anggaran 2022.

Gubernur Arinal sampaikan Kebijakan Pembangunan Lingkup Pertanian Kepada Pimpinan Media Massa

Bandar Lampung– Ditengah lesunya perekonomian akibat dampak Covid-19, Program Kartu Petani Berjaya (KPB) sebagai terobosan digitalisasi sektor pertanian.

Kebijakan Pembangunan Pertanian Provinsi Lampung dalam arti luas yakni dengan penguatan pembangunan sektor pertanian melalui platform Program Kartu Petani Berjaya (e-KPB) yang diluncurkan pada 6 Oktober 2020) di Desa Tempuran, Kec Trimurjo Lampung.

Gubernur  Lampung Arinal Djunaidi, menyampaikan Kebijakan Pembangunan Pertanian Provinsi Lampung  tersebut ketika menggelar silaturahmi dengan Pimpinan Media Massa,  di Mahan Agung, Kamis (11/8/2022).

Gubernur  Arinal, menambahkan potensi pertanian Lampung yang luar biasa sebagai salah satu lumbung pangan Nasional dan pemasok komoditas strategis bagi wilayah lainnya seperti 40 persen kebutuhan pangan Jakarta.

e-Kartu Petani Berjaya (e-KPB) diluncurkan oleh Gubernur Lampung sebagai sentuhan inovasi dalam bidang digitalisi. e-KPB menjadi sangat penting sebagai langkah peningkatan produktivitas petani di Lampung yang dapat mempermudah petani mendapatkan benih, bibit, hingga pupuk.

e-KPB memudahkan para petani untuk mendapatkan bantuan modal usaha. Hal itu karena Pemerintah Provinsi Lampung telah menggandeng BRI, BNI,  Bank Mandiri dan Bank Lampung.

Implementasi KPB tahap kedua sudah diluncurkan pada 15 Kabupaten/Kota se Provinsi Lampung, yang di peruntukan komoditas padi, kopi, lada, kakao, cabe, Asuransi Ternak, Sapi/Kerbau, dan Asuransi Nelayan Berjaya.

Capaian  e-KPB  yakni  Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok Tani (RDKK) berjumlah  +806,809 NIK; capaian pupuk yang dipesan senilai  Rp8.666.285.950; untuk Kredit Usaha Rakyat (KUR) berjumkah Rp. 3 Trilyun; dan Realisasi Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) 4.896.60 Ha.
Peningkatan Produktifittas pada Tahun 2022  hasil ubinan dinas pertanian dan bps (ksa) 7 ton/hektare.

Gubernur Arinal juga menjelaskan tentang pengembangan kawasan pertanian holtikultura dan perkebunan yakni untuk sektor holtikultura dengan  pengembangan kawasan perbenihan hortikultura; pengembangan komoditas bawang merah, bawang putih cabai merah, dan budidaya porang.

Sedangkan Sektor Perkebunan dengan Intercropping Kopi dan Lada;  Peningkatan produksi komoditas unggulan perkebunan (kopi lada, kakao, tebu karet)

Sementara capaian produksi komoditi unggulan Provinsi Lampung seperti  Kopi Produksi 105.433 Ton Peringkat #2 Nasional; Lada Produksi 15.229 Ton Peringkat #2 Nasional; Kakao Produksi 56.586 Ton Peringkat #5 Nasional; Tebu Produksi 150.761 Ton Peringkat #2 Nasional;

Selanjutnya Kelapa Sawit Produksi 198.771 Ton Peringkat #14 Nasional; Kelapa Produksi 80.999 Ton Peringkat #11 Nasional; Cabai Besar Produksi 34.550 Ton Peringkat #9 Nasional; Bawang Merah Produksi 1.762 Ton Peringkat #16 Nasional; Alpukat Produksi 87.378 Kwintal; Manggis Produksi 20.496 Ton Peringkat #5 Nasional #2 Sumatera.

Dalam kesempatan itu Gubernur Arinal juga menjelaskan peningkatan produksi perikanan tangkap dan budidaya.
Tahun 2021 Indikator produksi perikanan tangkap mencapai 141.777 ton,  produksi perikanan budidaya (182.259 ton) dengan total produksi perikanan 324.306, Volume Ekspor (ton) 18.482, Nilai Ekspor (dalam juta rupiah) 2.615.522.

Peningkatan produksi perikanan tangkap dan budidaya melalui program  Asuransi nelayan dan nelayan lansia;  Kegiatan Restocking di perairan umum Jumlah Bench Ikan sebanyak 420.000 ekor terdiri dari 200,000 ekor jelabat dan 220.000 ekor Baung;

Selain itu bantuan Alat Tangkap Ramah Lingkungan; Rehabilitasi sarana dan prasaran perikanan tangkap dan budidaya; Bantuan Benih dan Pakan kepada Pembudidaya ikan pemula dan Pemberian Insentif dan Fasilitasi Bagi Pelaku usaha Perikanan Lintas Daerah.

Lampung sebagai lumbung ternak Nasional harus ikuti kebijakan diantaranya  SIKOMANDAN (Sapi Kerbau Andalan Negeri); untuk Optimalisasi Reproduksi Lampung
Inseminasi Buatan Peringkat 1 Nasional;  Kebuntingan Peringkat 3 Nasional dan Angka Kelahiran Peringkat 3 Nasional.

Program lain untuk mewujudkan Lampung sebagai lumbung ternak Nasional dengan  Pengadaan Bibit Ternak pada Tahun 2021 :Sapi 110 Ekor;  Kambing 250 Ekor dan Itik 1100 Ekor;  Kelinci 120 Ekor

Sementara Tahun 2022, pengadaan bibit ternak Sapi 340 Ekor; Kambing 1182 Ekor; Itik 1267 Ekor dan Ayam 560 Ekor.

Produksi Ternak  Sapi Populasi 860.951 ekor, (Peringkat #7 Nasional, Peringkat #2 Sumatera) Ternak Kambing Populasi 1,57 juta ekor, (Peringkat #3 Nasional, Peringkat #1 Sumatera) Ternak Ayam Pedaging Populasi 94,25 juta ekor, (Peringkat #11 Nasional, Peringkat #3 Sumatera).

Gubernur Arinal Djunaidi Berharap Kaum Milenial Peduli dan Berperan Aktif dalam Pembangunan Daerah Lampung

Bandar Lampung —Gubernur Lampung  Arinal Djunaidi, mengharapkan kaum milenial  semakin peduli dan berperan aktif dalam pembangunan daerah Lampung terutama di bidang pariwisata, ekonomi kreatif, seni dan budaya.

Harapan tersebut disampaikan Gubernur Arinal ketika membuka Malam Grand Final Pemilihan Muli Mekhanai Provinsi Lampung Tahun 2022, di Ballroom Hotel Radison, Kamis (4/8/2022).

Malam Grand Final Pemilihan Muli Mekhanai Provinsi Lampung Tahun 2022 diikuti  46 peserta yang terdiri dari 24 Muli dan 22 Mekhana utusan 12 Kabupaten/Kota se Provinsi Lampung.

Hadir dalam acara tersebut Ketua Dekranasda Provinsi Lampung, Bupati/ Walikota se-Provinsi Lampung, Ketua Dekranasda Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung, Kepala Perangkat Daerah terkait di Lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung.

Selain itu hadir juga Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung, Direktur Utama Bank Lampung, Pimpinan Wilayah Bank BRI Lampung, Para Stakeholder Pariwisata Provinsi Lampung, Para Dewan Juri Pemilihan Muli Mekhanai Tahun 2022.

Gubernur Arinal menambahkan, bahwa Pemilihan Muli Mekhanai Provinsi Lampung Tahun 2022 merupakan ajang kompetisi bergengsi bagi generasi muda untuk menunjukkan dan mengekspresikan potensi dan talenta yang mereka miliki.

Gubernur juga mendukung acara ini karena erat kaitannya dengan upaya pengembangan potensi kepariwisataan daerah Lampung. Nantinya, para pemenang Pemilihan Muli Mekhanai akan menjadi Duta Pariwisata Provinsi Lampung.

Sebagai Duta Pariwisata, kata Gubernur Arinal, Muli Mekhanai harus memiliki wawasan luas, khususnya di bidang pariwisata serta mampu memperkenalkan atau mempromosikan berbagai potensi pariwisata di Lampung. Seperti tentang keragaman budaya dan tradisi, destinasi wisata, berbagai objek dan daya tarik wisata di Provinsi Lampung.

Selanjutnya, Gubernur Arinal menjelaskan bahwa Pemilihan Muli Mekhanai Provinsi Lampung, memilih Putra Putri dengan kriteria 4B (Brain, Beauty, Behavior, and Brave).

Masih kata Gubernur, para peserta harus memiliki disiplin, dedikasi dan tanggung jawab yang tinggi sehingga Muli Mekhanai dapat menjalankan tugas sebagai duta Pariwisata daerah yang menginspirasi dan memotivasi generasi Muda.

“Melalui upaya ini, Saya harapkan kaum milenial akan semakin peduli dan berperan aktif dalam pembangunan daerah Lampung terutama di bidang pariwisata, ekonomi kreatif, seni dan budaya,” kata Gubernur.

Gubernur mengucapkan selamat berkompetisi kepada seluruh peserta yang mewakili Kabupaten/Kota-nya. Gubernur juga mengucapkan selamat kepada para peserta Muli Mekhanai yang nantinya akan terpilih sebagai Muli dan Mekhanai Provinsi Lampung 2022.

“Jadilah Duta Pariwisata yang profesional dan berperan aktif dalam pembangunan, khususnya dalam Pengembangan dan Promosi Pariwisata Lampung. Saudara sebagai Duta Pariwisata, harus menjadi tauladan dan contoh bagi generasi milenial lainnya untuk terus belajar dan meningkatkan kapasitas diri,” pesan Gubernur Arinal.

Gubernur juga mengatakan, dirinya mendorong dan siap mendukung Pemenang Muli-Mekhanai Lampung berpartisipasi dalam berbagai even baik di tingkat Nasional seperti Putri Indonesia maupun even Internasional seperti Miss Universe.

“Saya akan dukung bila nanti bisa masuk, misalnya, didalam wilayah pemilihan Putri Indonesia. Bahkan bila ada peluang di ajang internasional, ikuti. Lampung tidak pernah menyerah, Lampung punya kemampuan. Adik-adik sekalian adalah kebanggaan masyarakat Lampung. Teruslah berprestasi dan harumkan nama baik Lampung,” kata Gubernur.

Plt. Kadis Pariwisata & Ekonomi Kreatif Provinsi Lampung, Qudrotul Ikhwan mengucapkan selamat dan dapat mengikuti kompetisi secara sehat dan sportif, serta menjadikan ajang ini sebagai forum komunikasi serta meningkatkan pertemanan.

“Sebagai duta daerah, finalis Muli Mekhanai harus menjadi teladan dan contoh bagi kaum muda dan generasi milenial lainnya untuk terus belajar dan terus meningkatkan kapasitas dirinya,” ucapnya.

Setelah melalui seleksi tertulis dan wawancara, Pada malam tersebut juga diumumkan 10 Muli dan 10 Mekhanai sebagai peserta Grand Final Muli Mekhanai 2022.

Ketua TP PKK Provinsi Lampung Hadiri Pengajian Akbar Harlah Muslimat NU ke-76 di Way Kanan

WAYKANAN—Ketua TP PKK Provinsi Lampung Riana Sari Arinal menghadiri kegiatan Pengajian Akbar dalam rangka Hari Lahir (Harlah) Muslimat NU Ke-76, di Gedung Serba Guna (GSG) Pemerintah Kabupaten Way Kanan, Kamis (04/08/2022).

Pada kesempatan tersebut Riana Sari Arinal mengucapkan selamat dan sukses atas Harlah Muslimat Nadhlatul Ulama ke-76.

“Semoga Muslimat NU dapat terus bersinergi dengan Pemerintah, menebar manfaat dan keberkahan bagi masyarakat, bangsa, negara dan agama,” ucapnya.

Riana Sari Arinal juga berharap, dengan adanya kegiatan hari ini dapat mempererat tali silaturahmi serta persaudaraan masyarakat Way Kanan, khususnya kepada Muslimat NU Way Kanan.

“Alhamdulillah kita masih diberi kesehatan dan kesempatan untuk bisa bersilaturahmi dalam acara pengajian Harlah Muslimat NU ke-76 hari ini, Semoga pengajian hari ini, dapat mempererat tali silaturahmi kita, dan ilmu yang didapat akan semakin memperkuat keimanan dan ketakwaan kita kepada Allah SWT,” ucap Riana

Pada kesempatan tersebut Riana Sari Arinal juga menyampaikan salam dari Gubernur Lampung Arinal Djunaidi untuk masyarakat Way Kanan.

“Salam sayang dan salam hormat dari Bapak Gubernur untuk seluruh masyarakat Way Kanan, tadi beliau WA saya, kalau kamu nanti sambutan tolong sampaikan salam saya kepada masyarakat Way Kanan, dan mohon doanya semoga perbaikan jalan di Way Kanan segera bisa dimulai, mana jalan yang paling penting, pak Bupati sampaikan kepada Pak Gubernur, agar dapat diprioritaskan,” tutup Riana Sari Arinal.

Sementara itu Bupati Way Kanan yang diwakili oleh Wakil Bupati Way Kanan Drs. Ali Rahman, S.T., M.T. dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat datang kepada Ketua TP PKK Provinsi Lampung Riana Sari Arinal di Kabupaten Way Kanan.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Way Kanan, saya mewakili Pak Bupati mengucapkan selamat datang di Kabupaten Way Kanan, dalam rangka menghadiri Harlah Ke-76 Muslimat NU, semoga kegiatan ini dapat meningkatkan jalinan silaturahmi dan mempererat tali persaudaraan kita semua,” ucapnya.

Wabup juga mengatakan bahwa Muslimat NU telah banyak memberikan warna dan peran dalam pembangunan di Way Kanan, khususnya pada peningkatan sumberdaya manusia.

Sementara itu Ketua Pengurus Cabang Muslimat NU Dra. Binti Muslikah S.Pd.I, menyampaikan, bahwa memeriahkan kegiatan harlah tersebut telah dilaksanakan beberapa rangkaian kegiatan, diantaranya adalah Lomba Paduan Suara, Lomba Rebana/Qasidah, dan Lomba Masak Nasi Tumpeng.

Pada kegiatan tersebut juga dilakukan Pemotongan tumpeng oleh ketua PCMNU Way Kanan Dra. Binti Muslikah S.Pd.I, yang kemudian diberikan kepada ketua TP PKK Provinsi Lampung Riana Sari Arinal dan Ketua TP PKK Kabupaten Way Kanan Dessy Afriyanti.

Pemprov Lampung Sambut Baik Program Koperasi HKTI Tamara untuk Bersinergi dan Berkolaborasi dengan Kartu Petani Berjaya

Bandar Lampung– Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kusnardi menerima audiensi dari Koperasi Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Tani Makmur Sejahtera (Tamara) yang dilakukan secara Hybrid bertempat di Ruang Video Conference Lt.I  Diskominfotik Provinsi Lampung, Selasa (02/08/2022).

Dalam kesempatan tersebut, Febriana Nasrul Perwakilan Koperasi HKTI menyampaikan maksud dari pertemuan,  yakni  dalam  rangka Sosialisasi program Agrosolusi dan Makmur dari BUMN.

“Melalui forum ini kami ucapkan terimakasih kepada Pemerintah Provinsi Lampung karena sudah memberikan kesempatan dan memfasilitasi pertemuan ini .” ungkapnya.

Febriana Nasrul juga melanjutkan bahwa melalui forum ini pihaknya akan melakukan pemetaan dan identifikasi lahan yang berpotensi untuk dilakukan penanaman di Provinsi Lampung.

Pada forum ini, Febriana juga menyampaikan harapannya kepada Pemerintah Provinsi Lampung untuk dapat menjadi fasilitator atau pengawal dalam menjalankan program.

Merespon hal tersebut, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kusnardi menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Lampung menyambut baik program tersebut.

“Kami menyambut baik program tersebut karena pemerintah Provinsi Lampung sendiri memiliki program Kartu Petani Berjaya yang mana dari program tersebut mirip dengan program Makmur itu sendiri.” ucap Kusnardi.

Kusnardi juga mengharapkan program Makmur dapat bersinergi dengan program Kartu Petani Berjaya,

“Dalam pelaksanaanya, kami harap Program Makmur dapat bersinergi dan berkolaborasi dengan Program Kartu Petani Berjaya.” pungkasnya.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Lampung Samsurijal Ari, Plt Kepala Biro Perekonomian Provinsi Lampung Rinva Yanti, Plt Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Lampung Yuliastuti serta Dinas KPTPH Provinsi Lampung.

Pemprov Lampung Bersama Kementerian KKP Matangkan Rencana Pembangunan Balai Benih Ikan Air Tawar

Bandar Lampung — Gubernur Arinal Djunaidi memimpin Rapat Percepatan Pembangunan Balai Benih Ikan Air Tawar (BBAT) Mesuji, di Mahan Agung, Selasa (2/8).

Kepala Dinas Kelautan & Perikanan Provinsi Lampung, Liza Derni, menjelaskan bahwa pembangunan BBAT yang diinisiasi oleh Gubernur Arinal tersebut berlokasi di Desa Bukoposo Kecamatan Way Serdang Kabupaten Mesuji, diatas lahan seluas 47.669 m², guna pengembangan ikan endemik Lampung (Jalabat, Belida, Baung).

Lokasi pembangunan BBAT tersebut strategis, karena hanya berjarak 5 Km dari pintu tol Way Serdang dan telah tersedia jalan produksi yang dapat dilalui oleh kendaraan roda empat. Terkait sumber daya air, berasal dari Embung Way Bukoposo.

Terkait percepatan pembangunan BBAT Mesuji, Direktur Perbenihan Kementerian Kelautan & Perikanan (KKP) Nono Hartanto dalam kesempatannya menjelaskan, kehadiran KKP di rapat kali ini untuk menggali terkait masalah lahan lokasi pembangunan BBAT.

Nono Hartanto meminta agar proses penyelesaian masalah hibah lahan oleh Pemerintah Daerah segera dirampungkan, mulai dari proses ganti rugi, sertifikasi sampai kepada lahan tersebut masuk sebagai Aset Daerah Pemerintah Kabupaten Mesuji untuk kemudian dihibahkan kepada KKP.

Selain itu, dengan selesainya proses hibah lahan, proses awal pembangunan BBAT Mesuji (_Feasibility Study_ dan _Masterplan_) dapat dilaksanakan di tahun 2022 ini. Sementara DED dan Proses awal  Pembangunan Infrastruktur BBAT dapat dilakukan di tahun 2023.

“KKP bisa membangun itu, bila pembangunan berada di tanahnya KKP. Itu sebagai syarat agar kita bisa mengeksekusi anggaran,” terang Nono Hartanto.

Dirjen Perikanan Budidaya KKP, TB Haeru Rahayu yang terhubung secara daring menyatakan, pada prinsipnya KKP siap mendukung Pembangunan BBAT Mesuji. Terkait hibah lahan pembangunan, Haeru Rahayu meminta agar segera bisa diselesaikan dan tidak bermasalah di kemudian hari.

Sementara itu, Gubernur Arinal mengatakan bahwa terkait lahan, pada dasarnya masyarakat sudah bersedia untuk menghibahkan. Oleh karenanya, Gubernur meminta Pemerintah Kabupaten Mesuji berkoordinasi dengan Pemerintah Kecamatan Way Serdang dan Kepala Desa Bukoposo bersama BPN Provinsi Lampung dan BPKP Provinsi Lampung segera menyelesaikan proses administrasi hibah lahan.

Gubernur juga menjelaskan, BBAT Mesuji ini merupakan Balai Benih Ikan Air Tawar kelima se-Indonesia. Gubernur juga mengungkapkan, melalui Pembangunan BBAT ini, Kabupaten Mesuji akan menjadi sentra perikanan di Provinsi Lampung.

“Saya butuh balai ini untuk solusi benih ikan yang mudah didapat, murah dibayar dan bagus harganya. Saya sangat mendambakan Balai ini, Mesuji akan menjadi Kabupaten Perikanan,” kata Gubernur Arinal.

Rapat dihadiri oleh Pj. Bupati Mesuji, Kakanwil BPN Provinsi Lampung, Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Lampung, Asisten Perekonomian & Pembangunan, Kepala Bappeda, Kepala BPKAD, Kadis Kelautan & Perikanan, Kadis BM & BK, Kadis PSDA.

Rakor Perangkat Daerah Lingkup Pemerintahan dan Kesra untuk Percepatan Penyerapan Realisasi Anggaran Program dan Kegiatan

Bandar Lampung — Asisten Pemerintahan dan Kesra, Qudratul Ikhwan, memimpin Rapat Koordinasi Perangkat Daerah Lingkup Asisten Pemerintahan dan Kesra, bertempat di Ruang Rapat Staf Ahli, Rabu (03/08/2022).

Hadir dalam Rapat Kepala BPBD, Kadis Kesehatan, Kadis Sosial, Kadis Tenaga Kerja, Kadis PP & PA, Kadis PKP & Cipta Karya Sekretaris DPRD, Direktur RSUDAM, Kasat Pol PP, Karo Pemerintahan & Otda, Karo Hukum, Plt. Kadis Pemuda & Olahraga, Sekdis PMDes & Transmigrasi, Kabid Kesbangpol, Kabid Dinas Pendidikan & Kebudayaan, Kabid Dinas Kependudukan & Capil, dan  Kabag pada Biro Kesra.

Rapat Koordinasi dilaksanakan guna  mendorong Kepala OPD untuk melakukan percepatan penyerapan realisasi anggaran program dan kegiatan yang telah ditetapkan dengan meningkatkan koordinasi kepada setiap stakeholder.

Penyakit Mulut dan Kuku di Provinsi Lampung menuju Zona Hijau, Pemprov Lampung lakukan Berbagai Upaya

Bandar Lampung, — Pemerintah Provinsi Lampung terus melakukan berbagai upaya agar seluruh Wilayah di Provinsi Lampung bebas dari Penyakit Mulut dan Kuku (Zero Kasus) menuju Zona Hijau.

Adapun upaya-upaya yang dilakukan untuk menuju zero kasus diantaranya dengan melakukan potong bersyarat untuk ternak yang terpapar PMK, mempercepat cakupan vaksinasi, melakukan pengobatan dan desinfeksi kandang dan lingkungan (Biosecurity yang ketat) serta pengawasan lalulintas ternak dan produknya.

Berdasarkan Surat Edaran Satgas Penanganan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) Nomor 4 Tahun 2022 tentang Pengendalian Lalu Lintas Hewan Rentan PMK dan Produk Hewan Rentan PMK berbasis Zonasi tanggal 19 Juli 2022 dikatakan bahwa, Kabupaten/ Kota Zona merah adalah Kabupaten/ Kota yang sudah tercatat ditemukan adanya kasus PMK dan berada di Pulau Zona Merah.

Kemudian, Pulau Zona Merah adalah Pulau yang wilayah Administrasinya sudah mencatatkan adanya kasus PMK. (Berdasarkan lampiran SE tersebut, yang termasuk ke dalam Pulau Zona Merah adalah Pulau Sumatera, Pulau Jawa, Pulau Kalimantan, Pulau Bali)

Berdasarkan data terbaru per tanggal 3 Agustus 2022, dari 11 Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung yang terpapar kasus PMK, sebanyak 7 Kabupaten/ Kota tidak terjadi penambahan kasus PMK (Zero Kasus).

Ketujuh Kabupaten/Kota tersebut diantaranya yaitu Metro, Tulang Bawang Barat, Tulang Bawang, Mesuji, Lampung Selatan, Lampung Timur dan Bandar Lampung.

Sementara itu, 4 Kabupaten lainnya saat ini masih dalam tahap penyembuhan, dengan jumlah yang belum sembuh sebanyak 169 Kasus. Keempat Kabupaten tersebut yaitu Lampung Tengah, Lampung Utara, Lampung Timur, Way Kanan.

Sebelumnya, 11 Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung terpapar kasus PMK. Kesebelas Kabupaten/Kota tersebut yaitu Tulang Bawang Barat, Mesuji, Kota Metro, Pesawaran, Tulang Bawang, Lampung Timur, Lampung Tengah, Way Kanan, Lampung Selatan, Kota Bandar Lampung, dan Lampung Utara.