Wagub Chusnunia: Berhati-hati dalam Proses Pengawasan Distribusi Pupuk dan Pestisida Menjelang Masa Tanam Oktober-Maret

Bandar Lampung — Pengelolaan pupuk dan pestisida merupakan bagian interkelola yang tidak terpisahkan dalam kaitannya upaya ketahanan pangan.

Pernyataan tersebut disampaikan Wakil Gubernur Lampung Chusnunia, dalam Rapat Koordinasi bersama Komisi Pengawasan Pupuk dan Pestisida Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung, bertempat di Gedung Pusiban, Selasa(11/10/2022).

Wakil Gubernur  selaku Ketua Komisi Pengawasan Pupuk dan Pestisida, mengingatkan memasuki masa tanam Oktober-Maret Provinsi Lampung harus mengambil langkah-langkah yang bersifat preventif agar lancar dalam pelaksanaannya.

“Masa tanam ini dihadapi oleh akhir anggaran dan lainnya jadi harus berhati-hati karena di masa tanam ini berada di akhir tahun dan awal tahun yang sering kali menyebabkan turbulensi terutama soal persediaan pupuk, ” ujar Wagub.

Dalam kesempatan tersebut Wagub Chusnunia, juga menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Lampung dalam hal ini Gubernur Lampung senantiasa mengingatkan kepada kita semua agar berhati-hati dalam proses pengawasan distribusi pupuk dan pestisida.

“Tidak hanya terhadap pupuk bersubsidi namun juga non subsidi ketersediaan nya maupun pola distribusi nya termasuk juga pestisida,” pungkasnya

Selanjutnya Wakil Gubernur Lampung Chusnunia juga menginformasikan  bahwa per 30 September 2022 situasi peredaran hari ini, pupuk bersubsidi dan urea sudah terserap 204. 080 Ton ini 62,57% dari jatah yang ada, NPK 152. 264 Ton ini 75,17% dari jatah yang ada, SP36 18.618 Ton sudah hampir 100% yaitu 99,98%.

Kriteria petani penerima pupuk bersubsidi sesuai dengan Permentan Nomor 10 Tahun 2022 Bab III Pasal 3 yang berisi ; Melakukan usahatani di bidang tanaman pangan (padi, jagung, kedelai), holtikultura (cabai, bawang merah, bawang putih, perkebunan (kopi, tebu, kakao) dengan luas lahan maksimal 2 Hektare. Tergabung dalam kelompok tani dan terdaftar dalam SIMLUHTAN.

Komoditas dibagi hanya 9 yaitu tanaman pangan
(padi, jagung, kedelai), holtikultura (cabai, bawang merah, bawang putih, perkebunan (kopi, tebu, kakao).  Perubahan mekanisme penetapan alokasi, perubahan pertimbangan penetapan alokasi pupuk bersubsidi berdasarkan data spasial atau luas lahan dalam SIMLUHTAN dengan tetap mempertimbangkan luas lahan sawah yang dlindungi dan penyerapan pupuk.

Plt. Kepala Biro Perekonomian Sekretariat Daerah Provinsi Lampung, Rinvayanti, Memimpin rapat koordinasi didampingi Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Elvira Umihanni.

Rapat koordinasi peningkatan pengawasan ketersediaan pupuk dan pestisida dalam rangka memasuki musim tanam pokok per-Maret dan adanya Peraturan Menteri Pertanian RI Nomor 10 Tahun 2022 tentang Tata Cara Penetapan Alokasi dan Harga Eceran Tertinggi Pupuk Bersubsidi Sektor Pertanian.

Komisi Pengawasan Pupuk dan Pestisida merupakan wadah kombinasi pengawasan antar instansi terkait di bidang pupuk dan pestisida juga sebagai tutorial mengatasi permasalahan terkait pupuk dan pestisida di lapangan. Pengawasan ini tidak hanya terhadap distribusi pupuk bersubsidi tetapi juga pada peredaran pupuk non subsidi dan pestisida.

Terkait hal itu agar pengawasan pupuk dan pestisida di Provinsi Lampung dapat berjalan dengan lancar untuk perlindungan terhadap petani dan juga upaya ketahanan pangan provinsi Lampung.

Hadir dalam Rapat Kepala Bappeda, Kaban Litbangda, Kadis Peternakan dan Keswan, Kadis Kesehatan, Plt. Karo Perekonomian, Sekdis Tenaga Kerja, Sekdis Kelautan dan Perikanan, Sekdis Lingkungan Hidup, Sekretaris Pol.PP, Kabid Dinas KPTPH, Kabag Biro Hukum.

Gubernur Arinal Djunaidi Menerima Kendaraan Combine Harvester dan Mobil Ambulan VIP dari PT. Bukit Asam

BANDARLAMPUNG—Gubernur Lampung Arinal Djunaidi menerima 2 unit kendaraan Combine Harvester dan 1 Unit Mobil Ambulan VIP dari PT. Bukit Asam yang diserahkan langsung oleh Direktur Sumber Daya Manusia PT.Bukit Asam Suherman, di Mahan Agung, Selasa (11/10/2022).

Menurut Suherman, penyerahan kendaraan tersebut sebagai tindak lanjut dari Program SP3D (Sumbangan Partisipasi Peningkatan ­Pembangunan Daerah) yang dilakukan PT. Bukit Asam kepada Pemerintah Provinsi Lampung.

Selain itu Suherman juga melaporkan bahwa saat ini PT.Bukit Asam sedang membangun PLTS di Rejosari Mataram, Lampung Tengah, sudah dilakukan peletakan batu pertama dan kemungkinan akan selesai dalam beberapa bulan kedepan.

Sementara itu, Gubernur Arinal Djunaidi menyatakan bahwa untuk mewujudkan ekonomi kerakyatan dan dalam rangka pemberdayaan Provinsi Lampung sebagai lumbung pangan, maka salah satu orientasinya adalah kepada faktor produksi, dalam hal ini dengan pengadaan kendaraan alat panen atau combine harvester, supaya dalam proses panen dapat lebih efisien, lebih menghemat waktu, dan lebih dapat meningkatkan produksi.

“Petani kita saat ini memang lebih senang dengan menggunakan alat teknologi seperti ini, karena lebih efisien sehingga waktunya dapat digunakan untuk kegiatan lainnya yang lebih produktif,” ucap Gubernur.

“Saat ini baru 2 yang berikan oleh PT. bukit Asam, Harapannya PT. bukit Asam bisa melihat sampai titik berapa dia optimalnya, nanti kita akan kaji karena. selain lahan pertanian kita yang cukup luas, juga ada beberapa Kabupaten yang memerlukan combine harvester ini dengan cepat,” lanjut Gubernur.

Pada kegiatan yersebut, tidak lupa Gubernur Arinal mengucapkan terimakasih kepada PT Bukit Asam melalui program SP3D telah mendukung pengembangan pertanian di Provinsi Lampung.

“Terimakasih saya ucapkan kepada PT Bukit Asam yang sangat peduli dengan Lampung, peduli dengan rakyat, dan alhamdulillah selama ini kerjasamanya cukup bagus, Saya harapkan dapat lebih ditingkatkan, apapun yang dihasilkan oleh PT Bukit Asam muaranya untuk kepentingan rakyat, Semoga kedepan petani kita dapat lebih berjaya,  dengan memperhatikan ketersediaan sarana produksi,” ucap Gubernur.

Kegiatan tersebut juga turut dihadiri oleh Hartono Manager Sustainability PT Bukit Asam, Dadar Wismoko GM Pelabuhan Tarahan PT. Bukit Asam, Kepala BPKAD Provinsi Lampung Marindo K, ST, MM, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung Dr.dr. Hj. Reihana, M.Kes., dan beberapa pejabat terkait lainnya.

Mewakili Gubernur, Kadis Kominfotik Provinsi Lampung Buka Acara Pelatihan Teknis Cyber Security Exercise Technical

Bandar Lampung–Gubernur Lampung diwakili Kepala Dinas Kominfotik Provinsi Lampung, Ganjar Jationo, membuka acara Pelatihan Teknis Kesiapsiagaan Insiden Keamanan Siber (Cyber Security Exercise Technical) bagi Kabupaten/Kota se- Provinsi Lampung, yang berlangsung di Hotel Golden Tulip Springhil, Selasa (11/10/2022).

Kegiatan pelatihan diikuti peserta dari Kabupaten/kota se Provinsi Lampung menghadirkan Narasumber dari Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) – Arif Fachru Rozi, S.ST dan Faizal Wahyu Romadhon, S.Tr.TP.

Kepala Dinas Kominfotik Provinsi Lampung, Ganjar Jationo, yang menyampaikan sambutan tertulis Gubernur Lampung, mengatakan, bahwa peretasan data menjadi serangan yang mengancam dan paling banyak dicari, karena data adalah aset informasi yang memiliki nilai jual.

“Pemerintah Provinsi Lampung sebagai Pemerintah Daerah tentunya memiliki kemungkinan tidak luput dari serangan siber. Hal ini dapat merugikan, baik bagi Pemerintah Provinsi Lampung sebagai Pemerintah Daerah yang selaku penyelenggara SPBE maupun bagi masyarakat atau bagi para stakeholder, ” ujar Ganjar Jationo.

Ganjar Jationo melanjutkan, dalam rangka penguatan Computer Security Incident Response Team (CSIRT) Penanganan Insiden Keamanan Siber, Pemerintah Provinsi Lampung melalui Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik Provinsi Lampung    melaksanakan    Kegiatan  Pelatihan Teknis  Kesiapsiagaan Insiden Keamanan Siber (Cyber Security Exercise Technical) bagi Kabupaten/Kota se- Provinsi Lampung.

Pelatihan Teknis Kesiapsiagaan Insiden Keamanan Siber (Cyber Security Exercise Technical),  merupakan sistem yang melatih penyerangan dan pertahanan dalam mengatasi serangan siber dengan mengadopsi lingkungan/situasi yang mirip dengan serangan siber sesungguhnya, termasuk berbagai skenario serangan siber, seperti Web and Reversing.

Dalam kesempatan itu Kadis Kominfotik berharap kepada peserta agar memanfaatkan Pelatihan  ini untuk menggali Pengetahuan khususnya dalam pengelolaan, penanggulangan dan pemulihan insiden agar siap dan mampu menghadapi potensi ancaman serangan siber.

“Saya harapkan juga dapat terbentuk jalur komunikasi, koordinasi yang baik, terbuka dan saling bersinergi antara BSSN dengan pemerintah dalam rangka pengelolaan penanggulangan dan pemulihan insiden serta siap dalam menanggulangi insiden keamanan siber, ” pungkasnya.

Hal ini sejalan dengan penerapan unsur keamanan Sistem Pemerintahan Berbasis elektronik (SPBE) yaitu penjaminan kerahasiaan, keutuhan, dan ketersediaan data dan informasi serta mendukung penerapan SPBE untuk mencapai tujuannya, yaitu untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, efisien, transparan dan akuntabel.

Kepada narasumber Kadis Kominfotik  berpesan agar dapat menyajikan materi dengan efektif dan informatif, agar peserta Pelatihan dapat menyerap pengetahuan dengan sebaik-baiknya dan selanjutnya meng-implementasikan di unit kerjanya masing-masing.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Bidang Persandian dan Statistik Dinas Kominfotik Provinsi Lampung, Kepala Bidang Pengelolaan Layanan Informasi Publik, Kepala Bidang Pengelolaan Komunikasi Publik.

Pemprov Lampung Ikuti Kegiatan Verifikasi Penerapan Sistem Merit Dalam Manajemen ASN Dilingkungan Instansi Pemerintah

Bandar Lampung — Gubernur Lampung diwakili oleh Asisten Administrasi Umum, Senen Mustakim, menghadiri kegiatan Verifikasi Penilaian Mandiri Penerapan Sistem Merit Dalam Manajemen ASN di Lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung secara daring, di Ruang Video Conference Lt.I Dinas Kominfotik, Senin (10/10/22).

Gubernur Lampung dalam sambutan tertulis yang disampaikan oleh Asisten Administrasi Umum mengatakan bahwa Merit Sistem merupakan salah satu sistem dalam manajemen sumber daya manusia yang menjadikan kualifikasi, kompetensi dan kinerja sebagai pertimbangan utama dalam proses perencanaan, perekrutan, penggajian, pengembangan, promosi, retensi, disiplin dan pensiun pegawai.

Pemberlakukan merit sistem dalam birokrasi Indonesia bertujuan untuk menghasilkan ASN yang profesional dan berintegritas dengan menempatkan mereka pada jabatan-jabatan birokrasi pemerintah sesuai kompetensinya, pemberian kompensasi yang adil dan layak, mengembangkan kemampuan ASN melalui bimbingan dan diklat, dan melindungi karier ASN dari politisasi dan kebijakan yang bertentangan dengan prinsip merit.

Pemerintah Provinsi Lampung telah melakukan upaya untuk menaikkan penilaian sistem merit pada Pemerintah Provinsi Lampung di tahun 2022, diantaranya dengan menetapkan Keputusan Gubernur tentang Pembentukan Tim Penilaian Mandiri Sistem Merit di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung, dengan melibatkan perangkat daerah terkait aspek-aspek yang dinilai antara lain Badan Kepegawaian Daerah, Biro Organisasi, Biro Hukum, BPSDM, Inspektorat, Bappeda, BPKAD dan Dinas Kominfo.

Kemudian Melaksanakan Rapat dan Konsultasi Via zoom meeting dengan Tim KASN sebagai pendampingan guna pemenuhan dokumen yang sesuai dengan aspek-aspek yang dinilai, Melengkapi kekurangan dokumen pada aspek-aspek yang dinilai dan Klarifikasi atas Penilaian Mandiri Penerapan Sistem Merit dalam Manajemen ASN dengan KASN pada tanggal 22 Juni 2022 di The Margo Hotel Depok.

Gubernur mengungkapkan, Pemerintah Provinsi Lampung telah melakukan penilaian mandiri dengan nilai 285 dan setelah dilakukan verifikasi oleh Tim Verifikasi KASN mendapatkan penilaian 248 dan hingga saat ini masih dalam proses verifikasi.

Saat ini dilakukan kembali Verifikasi Penilaian Mandiri Penerapan Sistem Merit Dalam Manajemen ASN di Tahun 2022. Gubernur berharap, penilaian mandiri yang dilakukan dapat memenuhi segala aspek-aspek yang ada, sehingga dapat memperoleh kategori yang Baik.

Sementara itu, Komisioner KASN Bidang Pengawasan Penerapan Sistem Merit, Mustari Irawan menjelaskan, pertemuan kali ini dilaksanakan untuk melihat progres yang sudah dilakukan Pemerintah Provinsi Lampung, terutama dalam penerapan sistem meritnya. Melalui pertemuan ini, Mustari berharap Tim Penilaian Mandiri bisa melakukan klarifikasi, menjelaskan dan menguraikan beberapa hal untuk dinilai.

Adapun 8 aspek yang dinilai melalui Sistem Informasi Penilaian Mandiri Penerapan Sistem Merit (SIPINTER) berdasarkan Peraturan Menpan RB Nomor 40 Tahun 2018 dan Peraturan KASN Nomor 9 Tahun 2019 adalah Perencanaan Kebutuhan, Pengadaan, Pengembangan Karir, Promosi dan Mutasi, Manajemen Kinerja, Penggajian Penghargaan dan Disiplin, Perlindungan dan Pelayanan, serta Sistem Informasi.

Hadir dalam kegiatan Asisten Komisioner Sistem Merit Wilayah III Satria Adi Putra, Karo Organisasi Lukman, Plt. Kepala BKD Meiry Harika Sari.

Gubernur Arinal Djunaidi Serahkan Bantuan Mobil Ambulan Jenazah Kepada PMI Provinsi Lampung

BANDARLAMPUNG—Gubernur Lampung Arinal Djunaidi menyerahkan bantuan 1 Unit Mobil Ambulan Jenazah kepada Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Lampung di Mahan Agung, Senin (10/10/2022).

Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Gubernur Arinal Djunaidi kepada Ketua PMI Provinsi Lampung Riana Sari Arinal. Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Pengurus PMI Provinsi Lampung dan Kepala OPD terkait di Lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung.

Gubernur menyatakan bahwa saat ini kinerja PMI Provinsi Lampung sangat luar biasa, PMI hadir ditengah-tengah masyarakat memberikan bantuan dengan berbagai layanan, baik terkait kesehatan maupun donor darah.

“Apalagi saat ini semua layanan terkait donor dan ketersediaan darah, sudah tersentral di Palang Merah Indonesia,” ucap Gubernur.

“Oleh karena PMI ini sangat erat hubungannya dengan bidang kesehatan, maka saya titipkan 1 unit mobil ambulan jenazah ini, jadi seluruh masyarakat Lampung dapat menghubungi PMI jika mana memang dibutuhkan,” lanjut Gubernur.

Mobil ambulan ini, menurut Gubernur, merupakan CSR dari PT.Bukit Asam kepada Pemerintah Provinsi Lampung untuk kemudian didistribusikan kepada yang membutuhkan.

“Kita ada banyak mobil ambulan yang kita serahkan kepada organisasi sosial, juga kepada seluruh desa di Lampung, termasuk salah satunya untuk PMI, jadi saya sampaikan sekali lagi, bagi masyarakat yang membutuhkan dapat menghubungi PMI Provinsi Lampung,” ucap Gubernur.

Sementara itu Ketua PMI Provinsi Provinsi Lampung Riana Sari Arinal pada kesempatan tersebut mengucapkan terimakasih kepada Gubernur Lampung atas bantuan 1 unit mobil ambulan jenazah yabg telah diberikan.

“PMI Provinsi Lampung mengucapkan terimakasih kepada Bapak Gubernur Lampung atas bantuan dan kepedualiannya kepada PMI Provinsi Lampung, dengan memberikan 1 unit mobil jenazah untuk dikelola oleh PMI Provinsi Lampung, tentu saja ini sangat berguna sekali bagi masyarakat yang membutuhkan,” ucap Riana Sari Arinal.

Dengan adanya bantuan tersebut, Riana Sari Arinal berharap banyak masyarakat yang membutuhkan dapat terbantu, selain ambulan, Riana Sari Arinal juga menyatakan bahwa PMI saat ini memiliki Rumah Singgah yang dapat digunakan oleh pasien dari luar daerah dan hendak berobat di RSUD Abdul Moeloek.

“Selain ambulan kita juga ada Rumah Singgah, jadi bagi pasien di kabupaten yang ingin berobat di RSUD Abdul Moeloek bisa menggunakan fasilitas Rumah Singgah, namun demikian saat ini ruangannya masih sangat terbatas, hanya tersedia 4 kamar, tapi sudah sangat membantu masyarakat, semoga dengan ini semua PMI Provinsi Lampung dapat berkiprah lebih baik lagi kedepan,” tutupnya.

Kopi Lampung Begawi 2022 Menjadi Media Promosi Kopi Indonesia dan Kopi Lampung Khususnya

Jakarta–Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita,  berharap pelaksanaan Acara Kopi Lampung Bagawi 2022 ini menjadi media promosi kopi Indonesia dan kopi Lampung khususnya. Sehingga keunggulan dan brand kopi Indonesia dapat diketahui berbagai pihak dari dalam dan luar negeri, yang pada akhirnya dapat mendorong kemajuan industri, membangun ekosistem bisnis, serta destinasi wisata kopi nusantara.

Harapan  tersebut disampaikan Direktur Jenderal Industri Kecil Menengah dan Aneka Reni Yanita, yang membacakan sambutan  tertulis Menteri Perindustrian pada acara Puncak Kopi Lampung Begawi 2022, Di Gedung Sarinah, Jakarta, Minggu (9/10/2022).

Pada tahun 2021, produksi biji kopi Indonesia mencapai 774,60 ribu ton, di mana ekspor biji kopi Indonesia mencapai 380,35 ribu ton atau senilai US$ 843,30 juta. Biji kopi yang tidak diekspor selanjutnya diolah untuk konsumsi dalam negeri dan sebagian diekspor dalam bentuk kopi olahan.

Volume ekspor produk kopi olahan pada tahun 2021 mencapai sebesar 197,92 ton  dengan nilai sebesar US$ 604,49 juta. Neraca perdagangan produk kopi olahan Indonesia masih mencatat surplus sebesar US$ 508,82 Juta.

Berbicara potensi kopi di Indonesia, saat ini di Indonesia telah terdaftar 40 (empat puluh) Indikasi Geografis (IG) kopi dan Provinsi Lampung merupakan salah satu daerah penghasil kopi utama dengan produksi biji kopi sebanyak 115.689 (seratus lima belas enam ratus delapan puluh sembilan ribu) ton pada tahun 2021, dan tiga sertifikasi Indikasi Geografis (IG) dengan lokasi Masyarakat Indikasi Geografis (MIG) di Kabupaten Lampung Barat, Way Kanan, dan Tanggamus.

Masih kata Reni Yanita, kopi sudah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat Indonesia, bahkan menjadi bagian penting dalam kehidupan sehari-hari. Sepertinya, bagi sebagian orang tidak lengkap rasanya bila sehari tidak meminum kopi.

Tren specialty coffee yang berkembang di Indonesia selama satu dekade terakhir memperkuat budaya minum kopi serta menjadikan kopi sebuah gaya hidup. Konsumsi kopi per kapita di Indonesia diperkirakan mencapai 1,5 kg/tahun.

Dengan didorong oleh pertumbuhan kelas menengah, perkembangan industri kopi olahan di tanah air masih sangat menjanjikan, untuk itu kami terus memacu hilirisasi industri kopi lokal yang mengolah biji kopi di dalam negeri, sehingga meningkatkan nilai tambah produk kopi Indonesia.

Peningkatan tren konsumsi kopi dalam satu dasawarsa terakhir dapat terlihat dari maraknya cafe dan kedai/warung kopi yang ada di Indonesia.

Hampir semua cafe di Indonesia selalu ramai oleh konsumen usia remaja dan dewasa. Karena saat ini cafe bukan hanya menjadi tempat untuk menikmati kopi, namun juga menjadi tempat untuk bertemu seseorang, tempat belajar untuk pelajar atau mahasiswa, bahkan sebagai tempat nongkrong kalangan muda.

Terus meningkatnya angka konsumsi kopi di Indonesia itu tentunya dapat menjadi angin segar bagi para pengusaha kopi di Indonesia. Meski begitu, para pengusaha kopi tidak boleh lengah dalam menjalankan bisnisnya.

Direktur Jenderal Industri Kecil Menengah dan Aneka, juga mengatakan bahwa dalam rangka mendorong pengembangan industri kopi di Indonesia, Kementerian Perindustrian secara konsisten terus melakukan berbagai program antara lain melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia dan teknologi, peningkatan standar dan kualitas produk, fasilitasi mesin peralatan, perbaikan kemasan, serta sertifikasi produk dan kompetensi bagi IKM.

Selain itu ada fasilitasi peningkatan teknologi produksi melalui mekanisme DAK Fisik Revitalisasi Sentra IKM yang telah diperoleh kab. Lampung Barat (tahun 2017-2018) dan Kab. Way Kanan (tahun 2019-2021).

Pada tahun 2022, Ditjen IKMA Kemenperin menyelenggarakan Bimbingan Teknis Uji Cita Rasa Kopi di Lampung dan Pendampingan Teknis dan Manajemen IKM Kopi di Tanggamus, Lampung sebagai pendukung event Bangga Buatan Indonesia (BBI) Lagawi Fest yang diselenggarakan di Provinsi Lampung.

Diakhir sambutannya Direktur Jenderal Industri Kecil Menengah dan Aneka menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Lampung dan pihak-pihak lain yang telah bersinergi dalam mewujudkan terlaksananya kegiatan ini.

Wakil Gubernur Lampung, Chusnunia Chalim, dalam sambutannya mengatakan, Kopi di Provinsi Lampung mempunyai sejarah yang cukup panjang melebihi sejarah Provinsi Lampung itu sendiri. Kopi sudah hadir menemani perjalanan, mengisi sendi-sendi kehidupan, menopang perekonomian dan menjadi bagian budaya yang tidak terpisahkan bagi masyarakat Lampung.

Angka konsumsi per kapita kopi di Indonesia yang masih rendah, dapat ditingkatkan melalui upaya yang konsisten dan sistematis dengan melakukan edukasi terkait manfaat kopi, serta kampanye minum kopi sebagai bagian gaya hidup (termasuk gaya hidup sehat), sehingga diharapkan akan semakin memperluas pasar produk kopi didalam negeri.

Pengembangan kopi dari hulu ke hilir merupakan upaya yang komprehensif dari berbagai pihak. Disektor hulu para petani kopi dapat meningkatkan produktivitas sekaligus kualitas hasil panennya, sehingga dapat memenuhi permintaan pasar, serta yang tak kalah penting adalah upaya untuk meningkatkan kesejahteraan petani, misalnya melalui tumpang sari dengan tanaman lain seperti lada yang sudah dilaksanakan.

Kemudian disektor hilir ada industri pengolahan, baik industri kecil dan menengah maupun industri   besar  yang bertugas untuk menyediakan produk berkualitas memenuhi permintaan konsumen kopi tanah air. Keberadaan industri ini menjadi sangat penting untuk menjadi pengaman terhadap fluktuasi harga komoditas kopi dipasar Internasional, sehingga kita tidak terlalu bergantung pada ekspor. Industri juga dapat mengoptimalkan penyerapan tenaga kerja dan nilai tambah pada setiap rantai pasoknya.

Dan disektor yang paling hilir ada tugas bagian pemasaran yang bertanggung jawab terhadap penyerapan produk kopi oleh konsumen, hal ini dapat diupayakan melalui perluasan pasar dalam negeri yang bisa diimplementasikan dalam bentuk kerjasama dengan pengusaha ritel modern, coffee shop, serta komunitas-komunitas kopi di Indonesia.

Penyelenggaraan Kopi Lampung Begawi Tahun  2022,   adalah   suatu   bentuk   upaya Pemerintah Provinsi Lampung untuk membangkitkan kreatifitas dan inovasi para pelaku usaha kopi, memperluas pasar dalam negeri dan mendorong petani serta industri kecil menengah untuk menghasilkan produk yang berkualitas. Secara filosofi, kegiatan ini mempunyai tujuan agar kopi robusta Lampung lebih dicintai oleh masyarakat Lampung dan lebih dikenal oleh masyarakat Indonesia khususnya wilayah Jabodetabek.

“Kami menyadari bahwa untuk pengembangan kopi robusta Lampung perlu mendapat dukungan dari berbagai pihak, baik itu Kementerian/Lembaga, Pemerintah Kabupaten/Kota, BUMN/BUMD, Pengusaha dan Asosisasi Pengusaha, serta para Petani, Pelaku IKM Kopi, dan Barista yang menjadi ujung tombak pengembangan kopi robusta Lampung. Oleh karena itu kepada para pihak terkait kiranya dapat bahu-membahu bersama Pemerintah Provinsi Lampung untuk mewujudkan Kopi Lampung Berjaya, ” pungkasnya.

Wagub Chusnunia  juga menyampaikan Pemerintah Provinsi Lampung mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung acara ini, baik itu dari instansi pemerintah, BUMN/BUMD, dan swasta yang telah berkontribusi untuk terlaksananya acara ini.

Sementara Kepala Dinas Perinduatrian dan Perdagangan Provinsi Lampung, Elvira Ummihani, dalam laporannya mengatakan, RangkaianKegiatan Pra Event di Bandar Lampung : Talkshow yang dihadiri oleh 300 Peserta, terdiri dari: Petani Kopi, IKM Kopi Bubuk, Pemerintah Kabupaten/Kota, BUMN/BUMD/Swasta, dan Mahasiswa;
Lomba Tata Hidang, yang terdiri dari Kelompok Pelajar (Sekolah/Kampus) dengan 15 Peserta, dan Kelompok Umum (Restoran/Hotel/Café) sebanyak 15 Peserta;

Barista Mocktail Competition yang diikuti oleh 20 Barista; Kurasi Kopi Bubuk Robusta Lampung yang diikuti oleh 58 merk kopi bubuk Robusta Lampung, dan terpilih 10 produk terbaik  dan Lomba Tiktok, yang terdiri dari Kelompok Umum dengan 16 Peserta, dan Kelompok Barista sebanyak 18 Peserta.  Terakhir Lomba Video Kreatif yang diikuti oleh 12 Peserta.

Sedangkan Kegiatan Main Event di Jakarta yakni  Pameran Produk Kopi Bubuk dari Kabupaten/Kota Instansi Pembina IKM.

Selanjutnya  Ngobrol Kopi (NgoPi) Robusta Lampung; Robusta Lampung Car Free Day: Bagi Kopi Gratis;  Bedah Resep Signature Robusta Lampung;  Temu Bisnis Kopi antara Petani Kopi dengan Coffee Shop di Jakarta, dan IKM dengan APRINDO.

“Melalui berbagai rangkaian kegiatan di Bandar Lampung dan Jakarta tersebut diharapkan tujuan dari pelaksanaan kegiatan ini dapat tercapai” Kata Elvira Ummihani.

Kopi Lampung Begawi Tahun 2022 diikuti oleh  Petani dan Pelaku Usaha Kopi di Provinsi Lampung, Pemerintah Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung, Instansi Vertikal, BUMN, BUMD, Perusahaan Swasta, dan Asosiasi Pengusaha yang memiliki perhatian dalam pengembangan kopi di Provinsi Lampung,  Mahasiswa dan Pelajar.

“Kami berharap semoga Kegiatan Kopi Lampung Begawi Tahun 2022 ini dapat bermanfaat bagi seluruh peserta yang hadir pada kesempatan ini khususnya dan seluruh Pelaku Usaha Kopi di Provinsi Lampung pada umumnya.” Ujarnya.

Peningkatan Permintaan Kopi Robusta Jadi Peluang Lampung Tingkatkan Produktivitas

Jakarta — Ngobrol Kopi (Ngopi) menjadi Salah satu rangkaian acara pada Main Event Kopi Lampung Begawi 2022, di Gedung Sarinah Thamrin, Sabtu (8/10/22).

Pada acara Ngobrol Kopi menghadirkan 3 narasumber yaitu Andri Fachri (Specialty Coffee Association (SCAI), Gemawan Wahyadhiatmika (Q-Grader Robusta), dan Moelyono Soesilo (Specialty Coffee Association (SCAI).

Moelyono Soesilo dalam pemaparannya menjelaskan bahwa selama masa pandemi, permintaan terhadap kopi robusta cenderung meningkat baik dari dalam maupun luar negeri, tidak seperti kopi arabika yang mengalami penurunan permintaan.

Menurut Moelyono, hal tersebut disebabkan karena kopi arabika yang memiliki segmen pasar high-end market (hotel, resto dan kafe) terdampak dengan adanya pandemi. Selain itu juga, menurut Moelyono, adanya perubahan cuaca yang cukup ekstrim, turut mempengaruhi produksi kopi arabika.

Oleh karenanya, Moelyono Soesilo berharap Provinsi Lampung dapat mengambil peluang ini dengan kebijakan untuk menjaga produktivitas kopi robusta.

“Karena permintaan (kopi robusta) kedepan akan semakin tinggi dan kita harus bisa memenuhi permintaan itu, kalau tidak otomatis kita akan menjadi negara pengimpor kopi,” kata Moelyono.

Andri Fachri dalam kesempatannya menjelaskan, salah satu cara bagi para petani kopi untuk menjaga kualitas dan produktivitas kopi robusta, yaitu dengan melakukan pruning untuk menghasilkan kopi yang baik dan mendapatkan cabang-cabang baru yang produktif.

Terkait produktivitas, Gemawan Wahyadhiatmika menjelaskan 2 hal yang berpengaruh bagi para petani kopi adalah akses pupuk dan akses pendanaan. Sedangkan terkait peningkatan kualitas kopi, menurut Gemawan bisa ditempuh melalui 2 hal yaitu on farm (dengan pruning) dan off farm (dengan proses anaerobic).

Dalam kesempatan tersebut, Gemawan juga menceritakan pengalamannya ketika mengkurasi 60 peserta menjadi Top 10 Brand Kopi Robusta dari IKM lokal di Lampung.

“Ternyata Kopi Lampung itu bisa begini lho, very sweet, good acidity, menyenangkan, bukan sekedar pahit tok,” kata Gemawan.

Kopi Lampung Begawi 2022 di Jakarta Ajang Memperluas Pasar Kopi Olahan IKM Lampung

Jakarta – Melalui event Kopi Lampung Begawi 2022 di Gedung Sarinah Jakarta, diharapkan mampu memperluas pasar dalam Negeri kopi bubuk produk olahan IKM Lampung.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Lampung, Elvira Umihanni, mengatakan hal tersebut disela-sela kegiatan Kopi Lampung Begawi 2022, di Gedung Sarinah Jakarta, sabtu (8/10/2022).

Elvira juga menambahkan, sebelumnya event-event festival kopi selalu dilaksanakan di Lampung, tetapi tahun ini dilakukan didua lokasi yakni pra event di Lampung dan demand event di Sarinah Jakarta.

Tujuannya untuk memperluas pasar dalam negeri kopi bubuk hasil olehan IKM Provinsi Lampung, kenapa mendorong hilirisasi kopi bubuk, karena diharapkan  baik petani ataupun IKM bisa mendapat nilai tambah dari pengolahan kopi.

Selain itu untuk mendorong  produk IKM yang sudah dikurasi masuk pasar-pasar retail modern Jakarta, selain membawa petani bekerjasama dengan Dinas Perkebunan harapannya bisa mendorong perluasan pasar bean kopi ke coffee shop Jakarta.

Terkait dengan upaya kerjasama dan kolaborasi yang dilakukan Pemprov Lampung dalam memperluas pasar melalui kegiatan Temu Bisnis, elvira mengatakan bahwa pihaknya sudah mensosialisasikan dan mengundang komunitas coffee shop, Aprindo, HIMPI, Kadin, dan Pemerintah Provinsi lain, seperti Provinsi Babel, Kepri, Banten, DKI Jakrta dan Jawa Timur.

Elvira juga mengatakan, bahwa pihaknya juga mendapat dukungan dan  bantuan dari Kementerian Prindustrian dan Perdagangan.

“Kementerian Perindustrian dan Perdagangan sangat membantu dan mendukung dengan memberikan bimbingan teknis dan bantuan untuk para IKM kopi baik bantuan kemasan dan proses pengolahan, diharapkan mutu dan daya saing produk IKM Kopi Lampung terus meningkat,” ujarnya.

Kopi Lampung Begawi 2022 di Sarinah Jakarta Berlangsung Meriah

Jakarta–Kegiatan Kopi Lampung Begawi 2022 yang dilaksanakan di Gedung Sarinah Thamrin, Jakarta ramai dikunjungi warga Jakarta, pengusaha dari berbagai daerah bahkan mancanegara.

Event yang digelar Pemprov Lampung melalui Dinas Perindag Lampung tersebut  berlangsung  selama 2 hari yakni tanggal 8-9 Oktober 2022.

Berbagai kegiatan yang dilaksanakan untuk meramaikan dan memeriahkan Kopi Lampung Begawi 2022 diantaranya, memberikan kopi gratis yang diracik Barista Nasional untuk pengunjung dan masyarakat Jakarta pada saat Car Free Day.

Selain itu pengunjung juga bisa langsung berdialog dengan stand pameran produk kopi robusta terbaik lampung tersebut.

Berikut kesaksian pengunjung Kopi Lampung Begawi 2022 dalam perbincangan
Todeu Malheiros, warga Negara Brazil yang tengah berlibur di Indonesia dengan Kadis Kominfotik Provinsi Lampung, Ganjar Jationo, Sabtu (8/10/2022).

Todeu Malheiros yanq merencanakan berwisata di Indonesia selama kurang lebih 2 minggu, mengaku tertarik mendekati lokasi Kopi Lampung Begawi 2022 karena melihat gambar  buah dan daun kopi.

Dalam obrolan santai bersama Kadis Kominfotik, Ganjar Jationo, Todeu mengaku bahwa neneknya merupakan salah seorang petani kopi.

Ketika ditanya perbandingan rasa kopi brazil dan kopi Lampung, Todeu Malheiros, mengatakan rasa kopi  Lampung lebih kuat rasa kopi nya dibanding dengan kopi Brazil yang ia rasakan.

Todeu Malheiros juga bertanya dimana posisi Lampung, selanjutnya dijelaskan bahwa Lampung berada di ujung selatan Pulau Sumatera. Selanjutnya, Todeu Malheiros, dengan memegang satu cup kopi menunjukkan bagaimana ia menyeruput kopi, lalu mengatakan dalam bahasa Inggris, “terima kasih, kopinya nikmat”.

Saferi, salah seorang pengusaha cafe coffee di bilangan Bintaro, Tanggerang Selatan, mengaku sengaja datang melihat-lihat stand produk kopi lampung untuk megetahui lebih jauh tentang produk kopi Lampung.

Selain itu Saferi juga mengatakan bahwa kopi Lampung merupakan salah satu menu di cafe coffee nya dan banyak diminati penikmat kopi yang datang.

Salah satu sesi menarik Kopi Lampung Begawi 2022 adalah bedah resep kekhasan kopi robusta lampung oleh ahli minuman nasional seperti Michael Anugrah, Barista Ground Jakarta menyajikan materi minuman bahan dasar kopi robusta Lampung yang disignature dengan buah pisang dan nanas.

Kemudian Ben Faizal, dari Jakarta Caffee Street Community  dengan sajian single origin kopi lampung dengan tren citarasa komunitas kopi Jakarta.

Ketua Dekranasda Provinsi Lampung Menghadiri Acara Pernefri Night, Angkat Wastra Lampung Melalui Fashion Show Koleksi Busana Dekranasda

Bandar Lampung — Ketua Dekranasda Provinsi Lampung, Riana Sari Arinal, menghadiri acara Pernefri Night “Konferensi Kerja dan Pertemuan Ilmiah Tahunan Perhimpunan Nefrologi Indonesia (PERNEFRI)”, di Hotel Novotel, Jumat Malam (7/10/22).

Koordinator Pernefri Wilayah Sumatera Bagian Selatan dr. Ian Effendi, SpPD, K-GH menjelaskan, Pernefri Night merupakan salah satu dari rangkaian acara di tiap penyelenggaraan Konferensi Kerja dan Pertemuan Ilmiah Tahunan Perhimpunan Nefrologi Indonesia.

dr. Ian Effendi mengajak seluruh peserta yang hadir bergembira bersama, menikmati acara Pernefri Night yang menyuguhkan berbagai hiburan berupa tarian nusantara, standup comedy, musik, serta fashion show.

“Semoga seluruh rangkaian acara menjadi kenangan tersendiri selama di Lampung,” kata dr. Ian Effendi.

Didalam acara juga dilakukan pengukuhan 24 konsultan ginjal dan hipertensi yang baru. Ketua PB Pernefri dr. Aida Lydia, PhD, SpPD, K-GH, dalam kesempatannya menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh konsultan yang baru dikukuhkan dan berharap dapat menunaikan tugas dengan baik. Selanjutnya, dr. Aida Lydia berharap agar keakraban dan kolegialitas seluruh anggota Pernerfi dapat terjaga, juga dengan seluruh mitra kerja.

Sementara itu, Ketua Dekranasda Provinsi Lampung Riana Sari Arinal menyambut baik diselenggarakannya Konferensi Kerja dan Pertemuan Ilmiah Tahunan Penerfi ini sebab dengan banyaknya peserta dari seluruh penjuru Indonesia akan memberikan dampak yang luar biasa bagi sektor pariwisata dan para pelaku UMKM, wastra dan kuliner yang ada di Provinsi Lampung.

Dalam acara yang berlangsung meriah dan penuh keakraban tersebut, Ketua Dekranasda Provinsi Lampung bersama Ketua Dharma Wanita dan pengurus Dekranasda Provinsi Lampung menyumbangkan sebuah lagu berjudul “Ini Rindu” karya Farid Hardja.

Salah satu suguhan dalam Pernefri Night berupa fashion show yang menampilkan koleksi busana Dekranasda Provinsi Lampung bekerjasama dengan desainer kondang Oscar Lawalata dengan mengangkat Wastra Lampung dari UMKM lokal menjadi busana yang cantik, elegan dan mempesona. Selain itu juga ditampilkan karya busana desainer lokal, Rita Anomsari dan Rico Febrian.

Hadir dalam acara Ketua Dharma Wanita Provinsi Lampung, Dewan Penasehat dan Guru Besar, Koordinator Pernefri seluruh wilayah, Direktur RSUD Abdul Moeloek, Ketua Ikatan Perawat Dialisis Indonesia, Seluruh Dokter Spesialis Penyakit Dalam Konsultan Ginjal Hipertensi seluruh Indonesia, Ketua seluruh organisasi profesi kedokteran Indonesia.