Pemprov Lampung Serahkan Bantuan Kursi Roda Kepada Penderita Cerebral Palsy

Bandar Lampung,  — Kepala Dinas Sosial Provinsi Lampung melalui Kabid Rehabilitasi Sosial (Rehsos), Dra. Ratna Fitriani, menyerahkan bantuan kursi roda untuk Nayla Aqifa Kuriyah Bocah berusia 5 tahun, Penderita Cerebral Palsy, warga Dusun III RT 08 RW 03, Purworejo, kecamatan Kota Gajah, Kabupaten Lampung Tengah.

Bantuan diserahkan di Kantor Dinas Sosial Provinsi Lampung, dan diterima oleh Ibu Ida Yuana selaku kerabat dekat Aqifa (sapaan akrabnya), Selasa (8/2/2022).

Perlu diketahui, Cerebral palsy atau lumpuh otak adalah penyakit yang menyebabkan gangguan pada gerakan dan koordinasi tubuh.

Berdasarkan keterangan Ida Yuana, Nayla Aqifa Kuriyah berusia 5 Tahun 1 bulan, ia merupakan putri bungsu dari tiga bersaudara.

Aqifa menderita Cerebral Palsy, atau epilepsi, dari usia tiga bulan, setiap hari Aqifa harus mengkonsumsi obat, tangannya sering kejang.

Ayahnya bernama Suprapto, bekerja buruh di perternakan, dan ibunya bernama Wahyuni, seorang ibu rumah tangga.

“Terima Kasih Kepada Gubernur Lampung Arinal Djunaidi atas Bantuan kursi rodanya yang sangat bermanfaat ini untuk Aqifa” ujar Ida Yuana mewakili keluarga Aqifa usai menerima bantuan.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Provinsi Lampung Drs. Aswarodi M.Si melalui Kabid Rehsos Dra. Ratna Fitriani menyampaikan, menyampaikan,
Pemerintah Provinsi Lampung melalui Dinas Sosial berkomitmen penuh dalam memberikan pelayanan dan pemenuhan hak-hak penyandang disabilitas, yang kini di kristalisasikan dalam misi Provinsi Lampung yang ketiga yakni “Mengembangkan Upaya Perlindungan Anak, Pemberdayaan Perempuan dan Kaum Difabel”, guna menuju Rakyat Lampung Berjaya.

Dalam penyerahan bantuan, Kabid Rehsos turut didampingi Peksos Subkoordinator Penyandang Disabilitas Bidang Rehabilitasi Sosial (Rehsos), Lusita, Fungsional Penyuluh Sosial Ahli Muda, Verawati Surya Lubis, Staff Bidang Rehsos Rosdiana, dan Petugas Sistem Layanan Rujukan Terpadu (SLRT) Rani Septiana.

Gubernur Lampung Terima Penghargaan Inisiator Olahraga 2022

Kendari — Gubernur Arinal Djunaidi menerima Piagam Penghargaan Inisiator Olahraga 2022 dari SIWO PWI, di Hotel Plaza Inn Kendari, Selasa (8/2).

Mewakili Gubernur, Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Fahrizal Darminto menerima langsung Piagam Penghargaan tersebut dari Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali.

Sekdaprov Fahrizal Darminto mengatakan bahwa Provinsi Lampung bangga atas diraihnya penghargaan ini, karena penghargaan yang diberikan oleh SIWO PWI ini merupakan penghargaan tingkat nasional.

“Tentunya penghargaan ini berdasarkan penilaian. Penilaian tersebut dengan melihat apa yang telah dilakukan dan apa yang didedikasikan oleh Gubernur sehingga Gubernur Lampung patut menerima penghargaan. Penghargaan ini menjadi kebanggaan bagi masyarakat Lampung,” ujar Sekdaprov Lampung.

Acara penghargaan yang digelar sebagai rangkaian Peringatan Hari Pers Nasional Tahun 2022 ini mengambil tema “Sinergitas Kemenpora dan PWI Memperkokoh Pondasi Desain Besar Olahraga Nasional Sebagai Pilar Sukses Emas 2045”. (Dinas Kominfotik Provinsi Lampung)

Serahkan Bantuan Ambulan, Gubernur Arinal Minta Kepala Desa Menjadi Motor Kartu Petani Berjaya

BANDARLAMPUNG—Gubernur Lampung Arinal Djunaidi minta Kepala Desa di Lampung menjadi motor dalam mensosialisasikan Kartu Petani Berjaya (KPB) didesanya, selain itu Kepala Desa juga diharapkan dapat menjadi contoh dan tauladan dalam penggunaan KPB bagi petani, karena sebagian besar kepala desa/kampung/tiyuh di Lampung juga berprofesi sebagai petani.

“Saya mengajak semua Kepala Desa untuk maju bersama, bersinergi dalam membangun desa dengan program ekonomi kerakyatan Kartu Petani Berjaya,” ucap Gubernur Arinal Djunaidi saat menyerahkan bantuan mobil Ambulan untuk 6 desa dan 1 mobil operasional untuk Penyuluh Pertanian, Fakultas Pertanian Universitas Lampung, di Mahan Agung, Selasa (08/02).

Menurut Gubernur Arinal, Kartu Petani Berjaya memiliki banyak manfaat. KPB menjadi sarana produksi, akses, pembiayaan, penanganan panen dan pasca panen, pemasaran hasil, jaminan sosial, jaminan pendidikan pertanian bagi petani yang sukses.

Selain itu, menurut Gubernur Arinal, bagi petani yang memiliki Kartu Petani Berjaya ada kemudahan dalam pinjaman modal di perbankan yakni melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR).

“Saya yang menjamin, misalkan kamu petani mau pelihara kambing ajukan KUR, dengan Kartu Petani Berjaya, saya menjamin KUR untuk petani senilai 50 juta, yang bisa diperoleh secara bertahap sesuai dengan jenis usahanya. Tapi digunakan dengan benar,” tegas Arinal.

Adapun pada penyerahan bantuan ambulan kali ini, Gubernur Arinal menyerahkan bantuan 6 unit Ambulan, masing-masing 1 unit untuk Desa Rajabasa Kab. Lampung Timur, Desa Gedung Wani Timur Kab. Lampung Timur, Desa Sidang Sidorahayu Kab.Mesuji, Tiyuh Pulung Kencana Kab. Tulang Bawang Barat, Desa Tri Tunggal Jaya Kab. Tulang Bawang, Desa Mekar Jaya Kab. Lampung Selatan.

Kemudian 1 Unit Mobil operasional kepada Fakultas Pertanian Universitas Lampung untuk mendukung program Klinik Pertanian Keliling. (Dinas Kominfotik Provinsi Lampung)

Ketua Dekranasda Provinsi Lampung Buka Kegiatan Pendampingan Perajin Wastra Lampung

Bandar Lampung, — Ketua Dekranasda Provinsi Lampung, Riana Sari Arinal membuka kegiatan Pendampingan Perajin Wastra Lampung pada persiapan pelaksanaan pertemuan negara – negara Dunia (G20), bertempat di Hotel Emersia Bandar Lampung, Selasa ( 08/02/2022).

Kegiatan dihadiri desainer Didiet Maulana bersama tim yang terjun langsung dalam memberikan arahan, wawasan pengetahuan kepada para Perajin dari Kabupaten/Kota se Provinsi Lampung yang hadir.

Diungkapkan Ketua Dekranasda Provinsi Lampung bahwa pada bulan  Maret 2022  / April 2022 yang akan datang,  Dekranasda Provinsi Lampung direncanakan akan menggelar  event Ina Craft yang sempat  tertunda akibat dampak  pandemi Covid-19.

Ketua Dekranasda Provinsi Lampung juga mengatakan bahwa saat ini sudah banyak tamu – tamu yang berkunjung ke Provinsi Lampung telah mengenal dan  membeli produk- produk yang dijual maupun yang diproduksi oleh perajin – perajin dari Provinsi Lampung dibawah binaan Dekranasda Provinsi Lampung.

“Wastra Lampung dan turunannya sudah mengalami perkembangan yang luar biasa, saat ini sudah banyak dikenal baik ditingkat Nasional maupun Internasional,” ucap Riana Sari.

Diungkap pula bahwa pada bulan Oktober 2022 yang akan datang, di Provinsi Bali akan digelar event G20, dimana Negara – negara di dunia akan hadir, hal tersebut menjadi peluang dan kesempatan bagi perajin – perajin yang ada di Provinsi Lampung untuk memperkenalkan, menjual dan mengangkat Wastra Lampung.

Peran Dekranasda Provinsi Lampung adalah memperkenalkan semua produk – produk khususnya Provinsi Lampung agar lebih dikenal dan mampu merambah ke berbagai negara di dunia.

Ketua Dekranasda Lampung juga mendorong para perajin dan Dekranasda Kabupaten/Kota untuk aktif dalam setiap event, saat ini  sudah dibuat display di Bandara Soekarno Hatta  berupa stand – stand yang memperkenalkan Wastra dari seluruh Indonesia termasuk Provinsi Lampung.

Ketua Dekranasda Provinsi Lampung berharap dengan pertemuan ini dapat dipersiapkan hal – hal yang dapat mendukung dan memberikan daya ungkit bagi kerajinan Lampung serta  pengenalan produk Wastra Lampung dan turunannya di ajang nasional maupun Internasional.

Sementara itu, Didiet Maulana menjelaskan bahwa  Fokus Grup yang digelar adalah untuk  membahas segala sesuatu untuk kemajuan kerajinan dan Wastra Lampung dengan memberikan wawasan, arahan dan penjelasan secara langsung.

Didiet juga mengapresiasi Dekranasda Provinsi Lampung yang telah berperan dan mendorong perajin – perajin di Provinsi Lampung, sehingga kemajuan – kemajuan dibidang Wastra di Provinsi Lampung telah mengalami perubahan yang signifikan.

“Saya sudah bisa melihat Inovasi – inovasi yang sudah ada baik dari warna, motif, di Media Sosial juga sudah saya lihat keaktifan Bapak /Ibu”, ucap Didiet.

Dirinya juga ingin membuka lebih banyak pengetahuan terhadap trend yang terjadi di dunia kepada para perajin – perajin di Provinsi Lampung, sehingga kerajinan Lampung dapat bersaing dikancah Internasional. (Dinas Kominfotik Provinsi Lampung)

Program Kartu Petani Berjaya, Gubernur Harapkan Peran Anak Petani

Bandar Lampung — Gubernur Arinal Djunaidi memimpin Rapat Pembahasan terkait Percepatan Implementasi Program Kartu Petani Berjaya (KPB) didampingi oleh Ketua KTNA Provinsi Lampung Hanan Rozak dan Staf Ahli IT Gubernur Lampung Syopiansyah Jaya Putra, di Mahan Agung, Senin (7/2).

Di dalam rapat, Gubernur Lampung mengungkapkan keinginannya agar anak-anak setingkat SMA atau SMK Pertanian, terutama anak petani, supaya bisa mengambil peran di BUMDes.

“Karena tidak semua anak-anak itu ingin melanjutkan ke jenjang perkuliahan setelah lulus sekolah,” ungkap Gubernur.

Oleh karenanya, Gubernur meminta Kepala Dinas Pendidikan untuk menyurati SMK Pertanian yang berada di beberapa wilayah di Lampung, seperti Bandar Lampung dan Lampung Selatan, agar mengirimkan anak didiknya untuk ikut dilibatkan di dalam BUMDes dan sebagai bagian suksesi KPB.

Dekan Fakultas Pertanian Unila Prof. Dr. Ir. Irwan Sukri Banuwa, M.Si., menambahkan bahwa 100 mahasiswa pertanian yang mendapat beasiswa dari Gubernur Lampung dapat dilibatkan dan dioptimalkan sebagai Duta KPB. (Dinas Kominfotik Provinsi Lampung)

Dorong Percepatan Implementasi Program Kartu Petani Berjaya, Pemprov Lampung Gelar Rapat

Bandar Lampung — Gubernur Arinal Djunaidi memimpin Rapat Pembahasan terkait Program Kartu Petani Berjaya (KPB) didampingi oleh Ketua KTNA Provinsi Lampung Hanan Rozak dan Staf Ahli IT Gubernur Lampung Syopiansyah Jaya Putra, di Mahan Agung, Senin (7/2).

Rapat ini juga diikuti oleh Plt. Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Kepala Bappeda, Kadis Kelautan & Perikanan, Kadis PMDT, Kadis Peternakan & Keswan, Kadis Penanaman Modal & PTSP, Kadis Pendidikan & Kebudayaan, Kadis Perindustrian & Perdagangan, Kadis Kehutanan, Kadis Kependudukan & Capil, Karo Perekonomian, Plt. Kadis Perkebunan, Sekretaris Dinas Kominfotik Provinsi Lampung, Kabid SPBE Dinas Kominfotik Provinsi Lampung.

Sejumlah progres implementasi pelaksanaan program KPB disampaikan di dalam rapat, diantaranya yaitu membuat rancangan proses bisnis (Tata Laksana) dan arsitektur sistem e-KPB, mengembangkan aplikasi e-KPB versi 2022 yang terintegrasi dan terpadu serta melakukan input/upload data ke aplikasi e-KPB terkait alokasi pupuk subsidi masa tanam I, II dan III.

Selain itu, selama periode Januari-Februari 2022 telah dilakukan sosialisasi serta pendampingan aplikasi e-KPB terkait Penebusan Pupuk Bersubsidi di beberapa lokasi yaitu, Kabupaten Lampung Selatan (Kecamatan Penengahan, Bakauheni, Ketapang, Tanjung Sari, Tanjung Sari, Merbau Mataram, Rajabasa), Penyuluhan Via Zoom se-Kabupaten Lampung Barat, Lampung Timur (Kecamatan Bandar Sribawono), Lampung Tengah ( Kecamatan Padang Ratu,Terusan Nunyai) dan pendampingan transaksi pupuk subsidi di Kecamatan Sukarame.

Di periode yang sama juga telah dilakukan Penyiapan Infrastruktur Pusat Data Nasional (PDN) melalui Dinas Kominfotik Provinsi Lampung sebagai persiapan migrasi data dan sistem aplikasi e-KPB. Selain itu juga telah dilakukan pengembangan media sosial e-KPB (Website, Facebook, Instagram, Twitter, dan YouTube).

Di dalam rapat, Staf Ahli IT Gubernur Lampung Syopiansyah menyampaikan beberapa hambatan dalam proses percepatan implementasi KPB, salah satunya terkait masih adanya desa di Provinsi Lampung yang masih belum tercover jaringan internet (Blank Spot).

Terkait hal tersebut, Gubernur Arinal memerintahkan kepada Dinas terkait untuk mendata desa-desa yang masih mengalami blank spot dan meminta untuk segera menuntaskan masalah tersebut. (Dinas Kominfotik Provinsi Lampung)

Gubernur Arinal Tindak Lanjuti Arahan Presiden Joko Widodo Terkait Penanganan Covid-19 Varian Omicron

Bandar Lampung — Menindaklanjuti arahan Presiden RI terkait Penanganan Covid-19 varian Omicron, Gubernur Arinal Djunaidi didampingi Wakil Gubernur Chusnunia langsung menggelar Rapat Koordinasi Penanganan Covid-19 varian Omicron di Provinsi Lampung bersama Danrem 043/Gatam Brigjen TNI Drajad Bima Yoga dan Wakapolda Lampung Brigjen Pol. Subiyanto, di Mahan Agung, Senin (7/2).

Rapat ini juga diikuti oleh Kajati Lampung serta Pejabat Tinggi Pratama di Lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung.

Sebelumnya Presiden mengingatkan kepada seluruh Kepala Daerah untuk menyiapkan manajemen penanganan pasien Covid-19 varian omicron. Presiden juga meminta seluruh Kepala Daerah untuk melakukan percepatan vaksinasi serta meningkatkan protokol kesehatan, terutama dalam hal pemakaian masker oleh seluruh masyarakat.

Menindaklanjuti arahan Presiden, Gubernur Arinal di dalam rapat menegaskan akan mengambil langkah-langkah yang diperlukan sebagai antisipasi melonjaknya kasus aktif varian omicron di Provinsi Lampung, seperti pengetatan kegiatan dan mobilisasi masyarakat serta penegakkan protokol kesehatan.

Gubernur juga mengatakan akan melakukan pemantauan langsung bersama Forkopimda, terutama di wilayah Bandar Lampung kemudian Lampung Tengah, Lampung Timur, Lampung Selatan dan Pringsewu.

Gubernur mengharapkan seluruh pihak yang terkait, terutama jajaran TNI/Polri untuk bersama-sama bersinergi membantu Pemerintah dalam melakukan antisipasi peningkatan dan penanganan Covid-19 varian omicron.

“Lampung harus kita jaga, dulu kita yang terbaik dalam penanganannya. Jangan sampai karena omicron kesannya kita porak poranda karena kita lalai,” ujar Gubernur Arinal.

Gubernur menginstruksikan untuk menyiagakan seluruh Puskesmas yang ada di daerah. Gubernur juga meminta Kepala Dinas Pendidikan untuk meninjau kembali pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM).

Wakil Gubernur Chusnunia menambahkan, agar juga dilakukan pemantauan terkait ketersediaan tabung oksigen di seluruh rumah sakit. (Dinas Kominfotik Provinsi Lampung)

Gubernur Arinal Djunaidi Terima Kunjungan Kerja Komite IV DPD RI di Provinsi Lampung

BANDARLAMPUNG—Gubernur Lampung Arinal Djunaidi menerima Kunjungan Kerja Komite IV DPD RI ke Provinsi Lampung, di Mahan Agung, Rumah Dinas Gubernur Lampung, Senin(07/02).

Hadir mendampingi Gubernur dalam kegiatan tersebut Kepala Bappeda, Kepala Bapenda, Kepala BPKAD, Kadis Koperasi & UKM, Kadis PMDes & Transmigrasi, Karo Perekonomian, Kabag/Koordinator pada biro Pemerintahan & Otda, Kepala OJK Provinsi Lampung, serta Rektor Universitas Lampung,

Kunjungan Kerja tersebut dilakukan dalam rangka Pembahasan Daftar Inventaris Masalah RUU tentang perubahan atas UU No.1 Tahun 2013 tentang Lembaga Keuangan Mikro Provinsi Lampung Tahun 2022.

Pada kesempatan tersebut Gubernur Arinal Djunaidi mengucapkan selamat datang dan menyambut baik kunjungan kerja dari Komite IV DPD RI ke Provinsi Lampung.

“Selamat datang kepada Ketua Komite IV DPD RI bersama rombongan, semoga pertemuan kita kali ini mendapatkan keberkahan dari Allah SWT,” ucap Gubernur.

Adapun menurut Ketua Komisi IV DPD RI,  Hi Sukiryanto, S.Ag, tujuan utama dari kunjungan Komite IV DPD RI ke Lampung adalah untuk melakukan pembahasan tentang perubahan atas UU No.1 Tahun 2013 tentang Lembaga Keuangan Mikro.

Yang mana dari pembahasan tersebut dapat diperoleh gambaran dan masukan terkait Undang-undang No.1 tahun 2013 tentang lembaga keuangan mikro selama ini.

Kemudian mendapatkan gambaran serta informasi yang komprehensif mengenai Lembaga Keuangan Mikro di Indonesia khususnya di Provinsi Lampung, peran Lembaga Keuangan Mikro bagi masyarakat dan UMKM, serta informasi dan gambaran atas implementasi aturan-aturan terkait dengan Lembaga Keuangan Mikro. (Dinas Kominfotik Provinsi Lampung)

Gubernur Lampung Arinal Djunaidi Luncurkan Aplikasi SiGajah Lampung Bagi Pencari-Pemberi Pekerjaan

BANDARLAMPUNG—Gubernur Lampung Arinal Djunaidi meresmikan peluncuran aplikasi Sistem Informasi Ketenagakerjaan Daerah Provinsi Lampung (Si Gajah Lampung), yang diluncurkan oleh Pemerintah Provinsi Lampung melalui Dinas Tenaga Kerja Provinsi Lampung, di Mahan Agung, Rumah Dinas Gubernur Lampung, Senin (07/2).

Aplikasi Si Gajah Lampung merupakan platform digital berbasis web yang memberikan pelayanan terkait informasi ketenagakerjaan, meliputi informasi lowongan kerja, pelatihan kerja, pemagangan kerja, dan konsultasi permasalahan ketenagakerjaan di Provinsi Lampung.

Gubernur Lampung dalam sambutannya menyatakan bahwa dimasa pendemi Covid-19, perekonomian masyarakat sempat mengalami penurunan, namun saat ini dimasa pemulihan,  perekonomian masyarakat berangsur-angsur mulai membaik. Semoga dengan adanya aplikasi Si Gajah Lampung dapat lebih mengakselerasi pemulihan perekonomian masyarakat.

“yang perlu digaris bawahi adalah, dengan aplikasi ini, masyarakat sebagai pencari kerja dan perusahaan sebagai pemberi kerja semakin dipermudah mendapatkan dan memberi informasi lowongan kerja,” ucap Arinal

Menurut Gubernur, Indonesia pada tahun 2045 mendatang diproyeksikan akan menghadapi bonus demografi, dimana penduduk pada usia produktif berjumlah jauh lebih banyak dibandingkan dengan usia tidak produktif.

“Artinya, kita mempunyai peluang untuk membawa bangsa kita untuk jauh lebih maju, jika mampu mengelola dan memanfaatkan bonus demografi ini,” tegas Gubernur.

Kemudian Gubernur Arinal juga meminta kepada Dinas Tenaga Kerja Provinsi Lampung dan Stake Holder terkait untuk turut menyosialisasikan penggunaan aplikasi SiGajah Lampung di kalangan masyarakat dan perusahaan agar turut aktif memanfaatkan aplikasi ini sehingga aplikasi ini dapat optimal.

“Jadikan aplikasi SiGAjah Lampung ini sebagai salah satu sumber pemberian informasi tentang ketenagakerjaan,” ujar Gubernur.

Pada kegiatan tersebut, Menteri Tenaga Kerja RI Ida Fauziyah turut memberikan apresiasi melalui video kepada Pemerintah Provinsi Lampung atas diluncurkannya Aplikasi SiGajah Lampung.

“Hal ini merupakan salah satu terobosan untuk perluasan kesempatan kerja yang mempertemukan pencari kerja dan penyedia lapangan kerja.  Semoga memberi manfaat yang signifikan bagi masyarakat Lampung terutama dalam hal pelayanan informasi ketenagakerjaan,”  ucap Ida Fauziyah.

“Penerapan teknologi pada pelayanan publik seperti ini, dapat menjadi kunci bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat, sukses untuk Pemerintah Provinsi Lampung,” tutupnya.

Sementara itu menurut Kepala Dinas Tenaga Kerja Provinsi Lampung, Agus Nompitu, aplikasi SiGajah Lampung mempertemukan pencari kerja dan penyedia lapangan kerja. Aplikasi SiGajah Lampung teridiri dari 4 aplikasi yang terintegrasi di dalamnya, yakni fitur Si Gajah Kerja, Si Gajah Konsul, Si Gajah Latih, dan Si Gajah Magang.

Aplikasi SiGajah Lampung, menurut Agus Nompitu bisa di akses secara online di alamat : www.disnaker.lampungprov.go.id dan nantinya juga bisa di download melalui Playstore sehingga masyarakat dan stakeholder terkait dapat dengan mudah mengakses layanan ketenagakerjaan ini. (Dinas Kominfotik Provinsi Lampung).

Gubenur Arinal : Terkait Covid-19 Masyarakat Memerlukan Informasi yang Benar

Bandar Lampung–Terkait sebagian besar Kabupaten Kota telah berada di PPKM Level 1, Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi, meminta dilakukan langkah antisipasi untuk mencegah peningkatan kasus COVID-19.

Kabupaten Kota yang berada di level I PPKM yakni Bandar Lampung, Lampung Selatan, Lampung Barat, Tulang Bawang, Pesawaran, Pringsewu, Mesuji, Tulang Bawang Barat, dan Pesisir Barat.

“Semakin banyak aktivitas yang dikerjakan secara fisik yang bila tidak dilakukan antisipasi maka akan terjadi peningkatan kasus COVID-19 dengan varian omicron yang memiliki tingkat penularan sangat cepat,” kata Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi, ketika memimpin Rapat Penanggulangan Covid-19 di Provinsi Lampung, bertempat di Mahan Agung, Jumat (04/02).

Secara alamiah virus akan terus bermutasi untuk mempertahankan hidupnya, Omicron merupakan salah satu mutasi virus COVID-19 yang ada saat ini. Perbedaan utama Omicron dengan varian lain adalah penularan lebih cepat (6 kali lebih cepat dari varian Delta). Namun tingkat perawatan dan tingkat keparahan kasus varian Omicron lebih rendah.

Dari hasil Analisa Kementerian Kesehatan pada RSPI Suliyanti Suroso Jakarta, Kematian pada varian omicron banyak ditemukan pada populasi yang belum dilakukan vaksinasi dan juga menderita Komorbid (Penyakit Penyerta).

Sebesar – besar kasus tidak menimbulkan gejala yang berat sehingga tidak memerlukan perawatan khusus di RS sehingga dapat dilakukan Isolasi Mandiri di Rumah dengan memperhatikan syarat Klinis dan syarat rumah dan dengan pengawasan ketat dari Puskesmas

Masyarakat memerlukan informasi yang benar sehingga komunikasi risiko atau komunikasi publik menjadi hal yang penting terus dilakukan secara terus-menerus oleh semua pihak terkait. (Dinas Kominfo dan Statistik Provinsi Lampung)