Persaudaraan Istri Anggota DPR RI Fraksi PDI-P Salurkan Bantuan 2,5 Ton Beras Untuk Warga Terdampak COVID-19 di Lampung Selatan

KALIANDA, Mediarepublika.com – Dalam rangka menyambut HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-75, Persaudaraan Istri Anggota (PIA) DPR RI Fraksi PDI Perjuangan melakukan bhakti sosial dengan menyalurkan bantuan sembako di Kabupaten Lampung Selatan.

Bantuan berupa 2,5 ton beras, gula, kopi, dan teh itu diserahkan secara simbolis oleh istri Ketua Komisi IV DPR RI, Jolin Sudin kepada Ketua TP PKK Kabupaten Lampung Selatan, Hj. Winarni Nanang Ermanto di Aula Sebuku, rumah dinas bupati setempat, Senin (10/8/2020).

Jolin Sudin mengatakan, bantuan itu sebagai bentuk kepedulian istri-istri anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan terhadap warga yang terdampak COVID-19.

“Dalam rangka menyambut 17 Agustus, PIA DPR RI Fraksi PDI Perjuangan melakukan bhakti sosial untuk membantu masyarakat yang terdampak COVID-19. Ada beras, gula, kopi, dan teh. Sudah kita serahkan, nanti biar pemda yang menyalurkan,” ujar Jolin.

Lebih lanjut dia mengatakan, tidak sedikit masyarakat di Indonesia termasuk Kabupaten Lampung Selatan yang merasakan dampak dari pandemi COVID-19.

Karena itu dirinya berharap, bantuan sembako itu bisa mengurangi beban penderitaan masyarakat Kabupaten Lampung Selatan yang terdampak COVID-19.

“Mudah-mudahan bantuan yang kami bawa bisa sedikit mengurangi beban masyarakat. Karena sangat menyedihkan melihat dampak dari COVID-19. Dan semoga bencana COVID-19 ini cepat berlalu, agar dampaknya tidak semakin meluas.,” kata Jolin.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Lampung Selatan, Hj. Winarni sangat berterima kasih atas bantuan bantuan diberikan oleh PIA DPR RI Fraksi PDI Perjuangan tersebut.

Dia mengatakan akan menyalurkan bantuan itu kepada warga yang benar-benar berhak dan membutuhkan.

“Kami ucapkan terima kasih kepada istri-istri Anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan yang telah memberikan bantuan. Insya Allah akan kami salurkan dengan amanah,” ujar Winarni.

Selain dihadiri sejumlah istri Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, hadir juga Anggota DPRD Kabupaten Lampung Selatan, Rosdiana, dan Ketua DWP Lampung Selatan Yani Thamrin. (Az)

Sekdaprov Lampung Hadiri Rapat Koordinasi Pencapaian Target Realisasi APBD Tahun 2020 dan Sosialisasi Penggunaan Masker, Cuci Tangan serta Jaga Jarak

Mediarepublika.com

BANDAR LAMPUNG — Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Fahrizal Darminto, menghadiri Rapat Koordinasi Pencapaian Target Realisasi APBD Tahun 2020 dan Sosialisasi Penggunaan Masker, Cuci Tangan serta Jaga Jarak untuk Perubahan Perilaku Baru Masa Pandemi Covid-19 bersama Kemendagri melalui Virtual Meeting, di Ruang Command Center Dinas Kominfo dan Statistik Provinsi Lampung, Senin (10/08).

Rapat dihadiri juga oleh Ketua TP PKK Provinsi Lampung Riana Sari Arinal, Kepala Dinas Kesehatan, Plt. Kepala BPBD, Plt. Kepala Dinas Pemdes dan Transmigrasi serta Kepala Dinas Kominfo dan Statistik.

Dijelaskan dalam Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2020 Tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan dalam Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2020, bahwa dalam penanganan Covid-19, Kepala Daerah (Gubernur, Bupati, Walikota) diharapkan melakukan edukasi dengan melibatkan unsur Pentahelix ; Pakar, Akademis, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Media, Budayawan, Seniman, Ibu-Ibu PKK, Karang Taruna dan Relawan di Daerah, melakukan sosialisasi tentang adaptasi kebiasaan baru dengan Protokol Kesehatan secara masif menggunakan berbagai moda komunikasi daerah dan membuat konten edukasi dan sosialisasi berbasis kearifan lokal dan budaya masyarakat.

Kolaborasi Pentahelix berbasis komunitas terdiri dari edukasi, sosialisasi dan mitigasi. Dilakukan secara bersama-sama, dengan melibatkan tokoh masyarakat, agama, partai politik hingga ke tingkat RT/RW. Media berperan dalam sosialisasi dan edukasi dengan persentase hingga 63%, melibatkan pakar sosial, antropolog dan sosiolog serta mengedepankan pendekatan berbasis kearifan lokal.

Kepala Daerah memastikan semua masyarakat di daerahnya memakai masker, membuat masker kain dengan melibatkan UMKM dengan standar yang telah ditetapkan, dan membagikan masker kain untuk masyarakat yang membutuhkan.

Kepala Daerah juga diharapkan dapat membagikan informasi yang benar terkait Covid-19, memastikan sampai pada masyarakat dan masyarakat paham serta menjadikannya kebiasaan baru. (Red)

Gubernur Lampung Hadiri Acara HUT Ke-46 Lampung Post

Mediarepublika.com

Bandar Lampung – Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi, menghadiri Acara HUT ke-46 Lampung Post, dengan tema Masyarakat Produktif, Aman Covid-19, di Halaman Parkir Harian Lampung Post, Senin (10/08).

Acara ini dihadiri juga oleh Pemimpin Redaksi Lampung Post Iskandar Zulkarnain, Forkopimda Provinsi Lampung, Kadis Kominfo & Statistik A. Chrisna Putra, Ketua MUI Lampung Ihsanudin, serta undangan yang telah ditentukan.

Gubernur Lampung dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat HUT ke-46 kepada Lampung Post. Gubernur berharap, Lampung Post tetap jaya dan semakin maju dan berkiprah untuk mencerdaskan bangsa dan turut mendukung menyampaikan informasi-informasi pembangunan sehingga target pemerintah dalam rangka mencerdaskan dan mewujudkan kesejahteraan masyarakat tidak lepas daripada kontribusi media, sehingga masyarakat Lampung akan mendapatkan informasi-informasi yang akurat.

Perihal peran dan upaya Pemerintah Provinsi Lampung dalam menghadapi pandemi Covid-19, Gubernur mengungkapkan bahwa Provinsi Lampung memberikan kontribusi 40% kebutuhan DKI, dan juga memberikan bantuan 26 ribu ton gula, agar situasi ibu kota sebagai pusat ekonomi jangan sampai terganggu. Sampai saat ini Provinsi Lampung masih dalam posisi 10 besar Provinsi terbaik dengan angka kesembuhan tertinggi. Empat Kabupaten di Provinsi Lampung juga masuk ke dalam 10 besar dengan insiden kasus terendah.

“Saya sangat berharap banyak kepada Lampung Post untuk tetap bekerjasama. Saya membutuhkan media, tetapi media yang secara objektivitas mampu berkontribusi dalam membangun Pemerintah daerah. Marilah kita bersama-sama membangun Lampung ini dengan penuh kebijakan, dengan penuh koordinasi dan penuh kesadaran,” pungkas Arinal.

Sementara itu, Pemimpin Redaksi Lampung Post, mengucapkan terimakasih kepada seluruh karyawan Lampung Post yang sudah menginjakkan kaki Lampung Post di era digitalisasi.

Lampung Post bersama media cetak dan media elektronik lainnya di Lampung terus berupaya menjaga dan menerapkan protokol kesehatan sehingga hari ini Provinsi Lampung masih yang terbaik walaupun diapit oleh 2 daerah yang berada di zona merah.

“Alhamdulillah kita bersyukur, Pemerintah Provinsi Lampung diberikan anugerah oleh Pemerintah Pusat dan kita apresiasi berkat kerjasama yang baik tokoh agama, juga para rektor memberikan masukan kepada Pemerintah Provinsi, Gugus Tugas Penanganan Covid-19 sehingga meraih penghargaan inovasi restoran terbaik di Indonesia,” ungkap Iskandar Zulkarnain.

Dalam acara HUT ke-46 Lampung Post ini juga diselenggarakan pameran UMKM serta pemberian penghargaan UMKM Heroes bagi 7 instansi yang turut mendorong perkembangan UMKM di Provinsi Lampung. (Red)

Kisana Sang Desainer Muda, Meraih Juara Kedua Lomba Kawai Plastik

Mediarepublika.com
Bandarlampung — Kisana, desainer muda asal kota Bandarlampung, meraih juara kedua dalam lomba Kawai Plastik New Normal yang diadakan oleh Ikatan Istri Partai Golkar (IIPG) dan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Lampung. Acara Pengumuman pemenang digelar di Mahan Agung, Minggu (12/08/2020) malam.

Kisana mengungkapkan dirinya baru kali ini mengikuti lomba, dan ia sangat senang meraih juara dua, dengan diraihnya juara kedua, memacu semangatnya untuk terus berkarya dan mengikuti lomba-lomba serupa baik ditingkat provinsi maupun nasional.

“Desain kita sesuai protokol kesehatan, seperti baju dari plastik dengan dipadukan dengan tapis pilihan, masker yang juga mamadukan kain tapis yang mencirikan kearipan lokal daerah Lampung,” ungkapnya.

Kisana menjelaskan bahwa ia sengaja menjadikan Isteri Ketua Umum (Ketum) Dewan Pengurus Pusat (DPP) Asosiasi Wartawan Profesional Indonesia (AWPI), Indira Mauli.

“Indira Mauli selain istri Ketum AWPI, juga sebagai Pimpinan Perusahaan Media Cetak Independent Pos, membuatnya sering berhubungan dengan orang banyak, ia sangat pantas menggunakan Alat Pelindung Diri (APD), berupa baju (Kaway) Plastik, juga menggunakan masker, maka kita pilih sebagai model,” tandasnya.

Ditempat yang sama, Isteri Ketum DPP AWPI dan Pimprus Independent Pos Indira Mauli yang menjadi model dalam perlombaan Kaway Plastik merasa senang, baju yang ia pakai dapat meraih juara kedua, dari 62 peserta yang mengikuti perlombaan Kaway Plastik New Normal. (Red)

Gubernur Arinal Ramah Tamah dengan Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian Kementan, Executive Meeting Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan Dibuka Hari Ini

Mediarepublika.com

BANDARLAMPUNG —–Gubernur Lampung Arinal Djunaidi melakukan silaturahmi dan ramah tamah bersama Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian Kementerian Pertanian Sarwo Edhy dan Bupati Lumajang Thoriqul Haq, di Woodstairs, Bandarlampung, Senin (10/8/2020) malam.

Kehadiran Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian Kementerian Pertanian Sarwo Edhy dan Bupati Lumajang Thoriqul Haq di Provinsi Lampung untuk menghadiri Executive Meeting Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan, yang akan digelat hari Selasa (11/8) ini.

Acara executive meeting tersebut akan dibuka langsung oleh Gubernur Lampung Arinal Djunaidi.
Dalam kesempatan itu juga, turut hadir Kadis Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Holtikultura Provinsi Lampung Kusnardi, dan Kadis Perkebunan Provinsi Lampung Edi Yanto. (Red)

Penanganan Bencana Banjir Di Semaka Oleh Pemkab Tanggamus Berjalan Dengan Baik

Semaka – mediarepublika.com Sejak bencana banjir dan tanah longsor melanda wilayah Kecamatan Semaka pada Selasa malam (4/8/20). Penanganan Bencana telah dilakukan oleh Pemkab Tanggamus.

Demikian juga bantuan untuk para korban bencana terus berdatangan, baik dari instansi Pemerintah, Legislatif, Parpol, Ormas, Organisasi Wanita, Organisasi Wartawan dan berbagai kalangan masyarakat.

Kepala Bidang Tanggap Darurat Bencana, Mansyurin Hasan, ditemui di Posko Bencana Semaka, Minggu (9/8/20), menerangkan bahwa pasca terjadinya bencana hal pertama yang diinstruksikan Sekdakab Tanggamus selaku Kepala BPBD adalah agar bagaimana masyarakat yang terdampak bencana mendapatkan kecukupan bahan pangan, karena bahan pangan dan alat memasak mereka hilang atau rusak akibat banjir.

“Jadi langkah awal kita menginventarisir para korban bencana yang terdampak dan tidak bisa makan akibat bahan dan alat makannya hilang atau rusak terkena banjir. Pendataan dilakukan oleh aparat Pekon masing-masing dan disampaikan kepada Posko Tanggap Darurat, Kecamatan.”

“Adapun bantuan yang diberikan berupa nasi bungkus dari dapur umum. Dengan frekuensi dua kali sehari dan jumlah sekitar 1.200 bungkus sekali makan,” jelas Mansyurin.

Kemudian terkait adanya informasi bahwa terdapat korban banjir yang tidak mendapatkan bantuan berupa nasi bungkus tersebut. Mansyurin menjelaskan bahwa hal itu terjadi karena adanya kekhilafan aparat Pekon diawal pendataan.

“Dimana aparat pekon mengganggap beberapa warga tidak terdampak. Karena air telah surut, sehingga tidak kelihatan terdampak, padahal warga tersebut terdampak. Tapi semua sudah didata ulang dan sudah tidak ada masalah,” jelas Mansyurin.

Lebih lanjut Mansyurin menjelaskan bahwa sejak terjadinya bencana, Pemkab Tanggamus bersama jajaran Kodim, Polres dan sejumlah elemen telah melakukan langkah langkah penanganan bencana.

Beberapa hal yang telah dilakukan oleh Pemkab Tanggamus yakni mengeluarkan SK Tanggap Darurat Bencana selama 14 hari, mendirikan Posko Tanggap Darurat Bencana dan Dapur Umum, serta menghimpun dan mendistribusikan bantuan dari berbagai pihak.

“Untuk penanganan kedaruratan lainnya, telah diturunkan alat berat yakni excavator besar sebanyak 2 unit, excavator mini sebanyak 3 unit, dumptruck sebanyak 3 unit dan 1 unit bulldoser. Untuk membersihkan material longsor yang menutupi jalan lintas barat, sedimentasi sungai, dan memperbaiki tanggul yang longsor, baik di Pedukuhan Banding Agung, Pedukuhan Sukarame Pekon Waykerap dan Pekon Pardawaras Kecamatan Semaka,” jelas Mansyurin.

Mansyurin menambahkan selama ini dengan kerjasama yang baik dari OPD terkait, TNI, Polri dan pihak terkait, telah bahu membahu agar penanganan bencana dapat segera selesai.

“Mudah-mudahan tujuh hari kedepan semua yang menimpa masyarakat Pekon Pardawaras dan Waykerap sudah bisa normal kembali,” pungkas Mansyurin. (Red)

Pelajar Pelaku Jambret di Jalinbar Terbaya Berhasil Ditangkap Polsek Kota Agung

Mediarelublika.com

Kota Agung – Penyelidikan dan pengembangan oleh Polsek Kota Agung Polres Tanggamus kembali berbuah manis, setelah menangkap AH. Petugas juga menangkap DM (16) warga Kecamatan Wonosobo yang juga merupakan pelaku jambret.

Tersangka DM juga merupakan pelajar itu ditangkap atas laporan penjambretan tanggal 30 Juli 2020 atasnama korbannya Apriyani (20) warga Pekon Terbaya Kecamatan Kota Agung.

Dalam penangkapan itu, petugas berhasil mengamankan sekaligus 3 unit sepeda motor yang sering dipakai sebagai alat kejahatan saat melalukan penjambretan bersama kelompoknya.

Dari penangkapan DM terungkap, ternyata ia bukan hanya sekali melakukan aksi jambret, sebab ia mengaku telah 7 kali menjambret disejumlah tempat kejadian perkara (TKP).

Terungkap fakta lain, tersangka DM merupakan kelompok AH serta bersama-sama rekannya yang masih dalam pengejaran dan belum tertangkap menjambret dengan modus yang sama.

Kapolsek Kota Agung AKP Muji Harjono, SE mengungkapkan bahwa tersangka DM ditangkap setelah pihaknya berhasil mengidentifikasi dikuatkan sejumlah barang bukti sepeda motor miliknya yang diingat oleh korban ketika melapor ke Polsek Kota Agung.

“Berdasarkan pengembangan atas penangkapan tersangka AH., kami juga menangkap tersangka DM karena keduanya juga melakukan penjambretan bersama di Jalinbar Pekon Terbaya,” ungkap AKP Muji Harjono, mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Oni Prasetya, SIK., Minggu (9/8/20).

“Penangkapan terhadap DM, pada pada Jumat (7/8/20) pukul 04.00 Wib saat ia berada di rumahnya di salah satu Pekon kecamatan Wonosobo,” sambungnya.

AKP Muji Harjono mengatakan, pihaknya melakukan pengembangan dan terungkap bahwa DM juga melakukan kejahatan di 7 TKP lainnya yang meliputi TKP Pekon Batu Kramat, 2 Kali di Komplek Pemda Tanggamus, Pekon Kerta dengan korban ibu hamil, Pekon Teba, Pekon Terbaya dan area Kandang Ayam Pekon Talagening.

“Pengakuan tersangka melakukan kejahatan bersama kelompoknya yang telah diketahui identitasnya di 7 TKP,” jelasnya.

Dijelaskan AKP Muji Harjono, berdasarkan keterangan korban Apriyani, kejadian pencurian dengan kekerasan (Curas) jambret itu terjadi pada pada hari Kamis tanggal 30 Juli 2020 sekitar pukul 20.00 Wib di depan ex. Kantor Satu Pintu Jalan Lintas Barat (Jalinbar) Jalur Dua Pekon Terbaya Kecamatan Kota Agung Kabupaten Tanggamus.

Bermula ketika korban yang sedang mengendarai kendaraan ingin pulang menuju ke kediaman, diikuti oleh dua orang laki-laki yang tak dikenal mengendarai sepeda motor Yamaha Vixion warna abu-abu langsung memepetnya dari sbelah kiri daan merebut tas korban yang diselempangkan di badan korban.

Akibatnya, selain mengalami kerugian uang tunai Rp. 300 ribu dan KTP serta 2 kartu ATM BRI, korban juga mengalami luka-luka karena terjatuh dari sepeda motornya.

“Korban sempat menghubungi petugas guna meminta pertolongan. Namun pelaku sudah kabur, beruntung ia mengenali ciri-ciri motor pelaku dan kemarin berhasil terungkap,” bebernya.

Ditambahkannya, dalam perkara itu pihaknya mengamankan 3 unit sepeda motor tanpa plat berupa Yamaha Vixion warna abu-abu, Honda Beat warna biru putih dan Honda Scoopy wrna hitam serta Hp Oppo Type A5S.

“Tersangka DN dan AH serta barang bukti ditahan di Polsek Kota Agung. Mereka dijerat pasal 365 KUHPidana ancaman maksimal 9 tahun penjara. Namun penyidikan tetap mengacu UU Peradilan Anak,” tegasnya.

Kemudian, atas ditangkapnya para pelajar yang notabene harusnya sekolah dan bukan menjadi pelaku kejahatan, Kapolsek mengaku sangat miris dan geram sebab ingin tau dimana peran orang tua dan keluarga tersangka yang begitu saja memberikan kebebasan kepada anaknya memberikan sepeda motor yang berujung kepada tindak kejahatan para remaja tersebut.

Bahkan, akibat kejahatan itu, sempat membahayakan seorang ibu hamil dan menanggung luka akibat penjambretan. Padahal uang hasil jambret dipakai para tersangka hanya untuk membeli rokok dan pakaian.

“Kepada orang tua, agar awasi anak-anaknya dengan baik. Jangan sampai terjerumus kepada hal yang tidak baik hingga menjadi pelaku kejahatan. Apakah tidak malu jika anaknya masuk penjara,” tukasnya. (Red)

Peserta Lomba Desain Kaway Plastik New Normal, Ikuti Sarasehan Bersama Ibu Riana Sari Arinal

Mediarepublika.com

Bandarlampung – Sebanyak 82 peserta yang mengikuti Lomba Desain Kaway Plastik New Normal, yang diselenggarakan oleh Ikatan Istri Partai Golkar (IIPG) dan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Lampung, mengikuti sarasehan bersama Ketua Dekranasda Lampung Hj. Riana Sari Arinal, di Mahan Agung, Minggu (9/8/2020).

Lomba Desain kaway ini menggunakan bahan plastik dan terdapat unsur ornamen Lampung Tapis, sesuai dengan protokol kesehatan (New Normal Life style). Sehingga masih tampak menarik dan memounyai banyak motif.

Dalam lomba ini, ada 82 peserta yang mendaftar 64 peserta yang mengirim video Lomba Desain Kaway Plastik bermotif Lampung.

Setelah melihat hasil karya para desainer peserta lomba Ketua Dekranasda Riana Sari benar-benar kagum dengan hasil peserta lomba. Bahkan Riana Sari sampai merinding saat tim juri menilai dan harus menentukan siapa pemenang juara 1, 2 dan 3, karena sangat sulit sekali untuk memilihnya.

Dengan pertimbangan juri, termasuk juri kehormatan Ketua Umum Yayasan Batik Indonesia, juga Ketua Umum Ikatan Istri Partai Golkar (IIPG) Pusat Yanti Airlangga, akhirnya ditetapkan dengan beberapa kategori.

Riana Sari menyampaikan, bahwa lomba desain kaway plastik bermotif Lampung ini untuk mendorong peserta berinovasi lebih baik. Dengan situasi pandemi Covid-19, yang belum berakhir ini, para peserta telah berkreasi dengan mendesain kaway (baju) dari plastik tapi menyesuaukan trand dan bermotif Lampung bisa melindungi diri dari penularan Covid-19.

Kepada peserta yang belum juara, hendaknya perlombaan ini menjadi motivasi untuk meningkatkat inovasi dan kreatifitas.

Riana Sari juga Ketua TP PKK Provinsi Lampung ini, mendorong agar para pengrajin terus berinovasi, karena sekarang pemerintah sedang menggalakkan produk-produk hasil Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

Istri Gubernur Lampung Ir. Arinal Djunaidi ini, sangat peduli terhadap produk-produk UMKM dan kerajinan daerah Lampung. Sehingga dalam setiap kesempatan termasuk dalam acara sarasehan dengan peserta Lomba Desain Kaway Plastik, Riana Sari kembali mengingatkan kepada masyarakat perlunya bela dan beli produk UMKM.

Karena dengan bela produk UMKM, lanjut Riana Sari, dapat diperkuat ke akses yang lebih produktif serta efetif. Dengan beli masyarakat dapat menunjukkan aksi keperpihakan produk negeri sendiri. Oleh karena itu, di tengah persaingan berbagai aneka produk dan makanan, maka Riana Sari tetap menghimbau agar masyarakat tetap mencintai dalam negeri dan produk hasil inovasi daerah.

Dalam lomba desain kaway plastik new normal 10 besar telah diumumkan. Begitu juga dengan tiga besar. Tapi, siapa peserta yang akan menjadi juara 1, 2 dan 3, akan diumumkan, Minggu malam di Mahan Agung, rumah dinas Gubernur Lampung bersamaan dengan peluncuran tiples berornamen Lampung produk UMKM. (Red)

Pelajar Pelaku Jambret asal Wonosobo Dibekuk Polsek Kota Agung

Mediarepublika.com

Kota Agung – Polsek Kota Agung berhasil menangkap pelajar 15 tahun berinisial AH warga Kecamatan Wonosobo dalam persangkaan pasal pencurian dengan kekerasan (Curas) jambret yang terjadi di wilayah hukumnya.

Tersangka ditangkap berdasarkan laporan tanggal 22 Juli 2020 atasnama korban Elyani (32) honorer warga Pekon Kedamaian Kecamatan Kota Agung, TKP Pekon Teba Kecamatan Kota Agung Timur, Tanggamus.

Dari penangkapan itu terungkap, tersangka mengakui telah melakukan kejahatan yang sama di 7 TKP lainnya, antara lain, Jalinbar Pekon Batu Kramat, Pekon Kerta dengan korban ibu hamil, Pekon Teba, Pekon Terbaya, Area Kandang Ayam Pekon Talagening dan 2 kali di Komplek Pemda Tanggamus.

Kapolsek Kota Agung Polres Tanggamus AKP Muji Harjono mengatakan, tersangka ditangkap tanpa perlawanan saat berada di rumahnya di salah satu pekon di Kecamatan Wonosobo, Tanggamus.

“Tersangka ditangkap saat berada di rumahnya, pada Jumat, 7 Agustus 2020 sekitar pukul 02.00 Wib,” kata AKP Muji Harjono mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Oni Prasetya, SIK., Sabtu (8/8/20).

Kapolsek menjelaskan, kronologis kejadian pada Rabu tanggal 22 Juli 2020 sekira pukul 16.30 wib, di Jalinbar Pekon Teba, Kota Agung Timur bermula ketika korban sedang mengendarai sepeda motor hendak pulang menuju ke kediaman. Korban di ikuti oleh par pelaku mengendarai sepeda motor Yamaha Fino warna putih biru dan langsung memepet, seketika merebut tas korban yang diletakan di gantungan dashboard lalu pelaku melarikan diri menuju Kota Agung.

Akibat kejadian tersebut korban mengalami kerugian sebuah handphone uang tunai Rp. 200 ribu, KTP, Sim C, kartu BPJS, kartu ATM BRI dan ATM Bank Lampung serta STNK sepeda motor Yamaha Mio Nopol BE 3605 V miliknya, dan korban melapor ke Polsek Kota Agung.

“Dalam perkara itu turut diamankan barang bukti handphone Oppo A5S milik korban namun barang lainnya tidak dapat ditemukan sebab telah dibuang di jalur Islamic Center Kota Agung,” jelasnya.

Sambungnya, Kapolsek, berdasarkan keterangan tersangka, penjambretan itu dilakukannya bersama 3 rekan lainnya yang telah diketahui identitasnya, mereka mengendarai 2 sepeda motor. Dimana awalnya mereka membezuk salah satu orang tua pelaku di Klinik Alhafa Medika selanjutnya berjanjian melakukan penjambretan.

“Sebelum menjambret mereka berkomunikasi melalui telfon, berkumpul di depan Klinik. Adapun kode mereka yang digunakan yakni ‘ayok cari hp,. Lalu mencari sasaran,” imbuhnya.

Ditambahkannya, saat ini pihaknya masih terus mendalami dan pengembangan perkara penjambretan yang diakui oleh tersangka AH. Kemudian juga melakukan pengejaran terhadap rekan-rekannya.

“Terhadap tersangka dijerat pasal 365 KUHPidana ancaman maksimal 9 tahun penjara dan penyidikannya mengacu kepada UU Peradilan Anak sebab tersangka masih dibawah umur,” pungkasnya. (Red)

Seleksi Komisi Penyiaran Indonesia Daerah Sedang Berlangsung

BANDAR LAMPUNG, mediarepublika.com – Seleksi Anggota Komisi Penyiaran Daerah (KPID) Lampung sedang berlangsung. Saat ini telah memasuki tahapan uji publik, hingga Sabtu 8 Agustus 2020 mendatang, terhitung jelak diumumkannya nama 21 besar hasil seleksi oleh Timsel. Jum’at (07/08/2020).

79 nama sebelumya telah mengikuti seluruh tahapan seleksi. Mulai dari seleksi berkas, psikotes, tes tertulis dan sesi wawancara. Namun, sangat disayangkan tidak ada parameter yang jelas dalam proses seleksi. Bahkan, nilai dari hasil seleksi pun tidak di publish.

“Ya, kami legowo jika memang kami tidak lolos. Tapi paling tidak ada transparansi nilai. Jangan kesannya tidak transparan. Apa parameternya kok bisa masuk 21 besar,” kata salah satu peserta tes, Febriana. Kamis (06/08/2020).

Dari penelusuran Awak media dua nama dari 21 besar justru erat kaitannya dengan partai politik. Hal tersebut jelas mengindikasikan bahwa aroma titipan sangat kental terasa dalam proses seleksi lembaga independen yang dibentuk atas amanat undang-undang 32/2002 itu.

Menanggapi hal tersebut, Aktivis Lampung Memantau, Yan Barusal sangat menyayangkan adanya dua nama yang sangat erat kaitannya dengan parpol tersebut dan ketidak transparanan Timsel.

“Ini ada apa kok bisa mantan anggota DPRD yang baru setahun merampungkan jabatannya lolos dalam seleksi. Kan, jelas bahwa syarat mendaftar tidak berapriliasi politik dengan partai mana pun. Apalagi saya dengar ada anak anggota Komisi I DPRD juga lolos. Ini bagaimana, bapak akan menseleksi anak,” kata Yan.

Dari kasus ini, lanjut Yan, tentu mencedrai semangat dari cita-cita terbentuknya KPI itu sendiri. Mestinya timsel transparan, agar jelas parameter penilaian dalam proses seleksi.

“Ini tidak bisa di lanjutkan. Komisi 1 DPRD harus memghentikan proses seleksi ini. Ini tidak sehat,” tegasnya.

Diketahui dari 21 besar yang lolos seleski KPID Lampung, ada nama mantan anggota DPRD Waykanan, Hendra S.Sos dari Partai Hanura, dan nama putri dari anggota Komisi I DPRD Lampung, Mardani Umar yakni Nisa’ul Fithri Mardani Shihab.(Red)