Wakil Gubernur Lampung Hadiri Sidang Paripurna DPRD Provinsi Lampung Tentang Penyampaian KUPA Dan PPAS Perubahan APBD Provinsi Lampung Tahun 2020

Bandar Lampung, mediarepublika.com — Wakil Gubernur Lampung, Chusnunia, menghadiri Sidang Paripurna DPRD Provinsi Lampung Tentang Penyampaian Kebijakan Umum Perubahan APBD (KUPA) Dan Prioritas Dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Perubahan APBD Provinsi Lampung Tahun 2020, di Ruang Sidang DPRD Provinsi Lampung, Rabu (16/09).

APBD Provinsi Lampung Tahun Anggaran 2020 yang ditetapkan dengan Peraturan Daerah Provinsi Lampung Nomor 18 Tahun 2019, telah didahului dengan adanya Nota Kesepakatan antara Pemerintah Provinsi Lampung dengan DPRD Provinsi Lampung Nomor 160/2267/III.01/11/2019 dan 903/3438/VI.01/2019 tanggal 15 November 2019 tentang Kebijakan Umum APBD (KUA) serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD Provinsi Lampung Tahun Anggaran 2020.

Wakil Gubernur Lampung Chusnunia dalam kesempatannya mengungkapkan bahwa beberapa asumsi makro ekonomi pendukung yang ditetapkan pada awal penyusunan APBD Tahun Anggaran 2020 antara lain Pertumbuhan Ekonomi berada pada kisaran 5,3% sampai dengan 5,6%; tingkat inflasi 3,0 sampai dengan 3,5%; tingkat Pengangguran Terbuka 3,75%; Persentase Penduduk Miskin ditargetkan 11,10%; Indeks Pembangunan Manusia (IPM) pada angka 70,23; Tingkat Pendapatan Mayarakat (PDRB) per kapita sebesar 45,54 juta rupiah perkapita; Pemerataan antar kelompok Pendapatan masyarakat (gini ratio) ditargetkan kisaran 0,32%.

Kontraksi terbesar dialami pada Lapangan Usaha Transportasi dan Pergudangan (-13,22%), Industri Pengolahan (-12,53%) dan Jasa Lainnya (-11,44%), Perdagangan dan Reparasi Kendaraan (-10,33%). Sementara pertumbuhan positif pada Sektor Pertanian (1,65), Lapangan Usaha Informasi dan Komumkasi (11,03%), Administrasi, pertahanan dan jaminan Sosial Wajib (5,40%) serta Jasa Pendidikan(4,45%).

Sebagaimana dimaklumi dalam perjalanan pelaksanaan APBD Tahun 2020, terjadi hal yang sangat luar biasa bagi seluruh Pemerintah baik Pusat maupun Daerah yaitu adanya pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) yang berdampak terhadap pertumbuhan ekonomi, laju inflasi, tingkat pengangguran dan kemiskinan, sehingga dalam rangka percepatan dilakukan refocusing, realokasi, dan rasionalisasi anggaran dengan melakukan beberapa kali perubahan APBD sesuai dengan ketentuan peraturan pemerintah.

“Berdasar kondisi tersebut maka pada penyusunan Kebijakan Umum Perubahan Anggaran (KUPA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Perubahan Tahun 2020, yang menjadi dasar perubahan selain beberapa asumsi penyebab perubahan sebagaimana yang diatur dalam pasal 343 Permendagri 86 Tahun 2017, juga dipengaruhi oleh penyesuaian anggaran dalam rangka penanganan Covid-19 dan untuk diketahui bahwa penyesuaian anggaran ini telah dilakukan melalui perubahan penjabaran APBD sebelum dilaksanakannya perubahan APBD,” ungkap Wagub. (Red)

Gubernur Arinal Dorong Lobster Jadi Unggulan Sektor Perikanan Dan Dukung Pariwisata Lampung

Pesawaran, mediarepublika.com — Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi, didampingi Ari Nanda Djausal, Direktur Utama PT. Sai Batin Perikanan Indonesia dan sejumlah pengusaha yang tergabung dalam Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Lampung, melakukan kunjungan peninjauan ke lokasi Budidaya Lobster yang terletak di wilayah perairan Tanjung Putus Kabupaten Pesawaran, pada Rabu pagi (16/09).

Perjalanan selama 1 jam 30 menit ditempuh menggunakan kapal laut, dimulai dari Dermaga C Pelabuhan Pelindo II Panjang menuju titik lokasi di Tanjung Putus.

Dalam kesempatan peninjauan tersebut Gubernur Arinal melihat secara langsung usaha Budi Daya Lobster yang dikelola oleh PT. Sai Batin Perikanan yang berada di Wilayah Perairan Tanjung Putus Kabupaten Pesawaran.

Menurut Arinal, Lampung memiliki potensi sumber daya alam yang besar dengan wilayah perairan laut yang luas, bersih dan aman, sehingga dirinya sangat konsen dan mendukung pembangunan juga pengembangan bidang perikanan yang nantinya diharapkan dapat dijadikan sebagai sarana pengembangan budidaya Lobster agar menjadi komoditi utama Lampung untuk diekspor ke berbagai negara tujuan.

“Dengan adanya Budidaya Lobster ini saya berharap dapat menjadi unggulan di sektor perikanan di Provinsi Lampung dan menjadi komoditi utama Lampung untuk diekspor ke berbagai negara tujuan,” harap Arinal.

Gubernur berpesan kepada seluruh masyarakat untuk mendukung penuh upaya Pemerintah Daerah dan investor yang menanamkan modalnya di Provinsi Lampung.

Sementara itu menurut Saepudin, Kepala Desa Sukarame-Tanjung Putus, bahwa masyarakat di Desanya sangat mendukung sepenuhnya kehadiran para investor dan berharap dapat turut serta membangun daerahnya dan mengenalkan produk olahan lokal khas daerahnya.

“Wilayah desa Sukarame Tanjung Putus adalah sumber penghasil pisang, coklat dan kelapa. Melalui pengembangan usaha kreatif di bidang makanan olahan yang berbahan dasar dari sumber komoditi lokal, UMKM juga terus berinovasi untuk mengembangkan produknya,” terang Saepudin.

“Masyarakat di desa Sukarame rata-rata berprofesi sebagai nelayan dan kami mendukung penuh jika ada investor yang akan berinvestasi di daerah kami,” ujarnya lagi.

Dalam arahannya, Gubernur mengungkapkan bahwa pada bulan Oktober 2020 yang akan datang, Pemerintah Provinsi Lampung akan meluncurkan Program Kartu Petani Berjaya. Untuk itu setiap nelayan diharapkan agar memanfaatkannya. Menurutnya, petani dan nelayan akan dibantu dengan cara diberikan fasilitas Kredit Usaha Rakyat (KUR).

“Petani dan nelayan silahkan buat kelompok, daftarkan agar dapat memanfaatkan fasilitas KUR tersebut,” ungkap Arinal.

Pada dialog antara Gubernur dan pengelola keramba terungkap bahwa keramba yang dikelola saat ini merupakan keramba tenggelam pengembangan dari model keramba sebelumnya yaitu keramba apung.

Sebagaimana dijelaskan oleh Ricky, petugas operasional Keramba, keramba yang dikelolanya saat ini seluas 1000 m2 dari rencana 4 Ha dan baru beroperasi sejak bulan Juni 2020, yaitu sejak diterbitkannya Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 12 Tahun 2020 tentang Pengelolaan Lobster, Kepiting dan Rajungan.

Saat ini Lobster yang dikembangkan di lokasi Tanjung Putus merupakan jenis Lobster Mutiara, Lobster Pasir dan Lobster Bambu, sedangkan untuk mencapai ukuran berat antara 160 gr – 250 gr dibutuhkan waktu 4 bulan dari mulai penanaman benih (benur). Setiap 1 minggu diadakan pengambilan sampling dan setiap sebulan 1 kali dilakukan grading atau pemilahan berdasarkan ukuran, sedangkan keramba yang digunakan adalah jenis keramba tenggelam dengan dimensi 3 x 3 x 4 meter yang ditenggelamkan hingga kedalaman laut 7 sampai 10 meter. Lebih lanjut dirinya mengungkapkan bahwa lokasi saat ini yang dikunjungi merupakan lokasi yang aman ombaknya dan memenuhi persyaratan teknis untuk pembudidayaan Lobster.

Disisi lain, Gubernur Arinal akan memperjuangkan dan mendorong pengembangan Pariwisata Lampung yang dapat menopang seluruh aktivitas perekonomian, perikanan dan sektor lainnya untuk menjadi Pariwisata Nasional sehingga Lampung akan semakin dikenal dan akan mendatangkan keuntungan bagi masyarakat Lampung.

“Pariwisata kita akan menjadi wisata Nasional, untuk itu saya berharap lokasi ini menjadi salah satu obyek tujuan wisata. Saya berharap nantinya wisatawan yang berkunjung ke Lampung, disamping menikmati keindahan alam juga dapat menikmati komoditi Lobster dan berbagai komoditi lokal seperti pisang, coklat dan komoditi lainnya,” terang Arinal.

Pada kesempatan kunjungannya, masyarakat sekitar juga mendapat perhatian khusus Gubernur menyangkut kesejahteraan dan hal tersebut disampaikan saat berdialog dengan Kepala Desa setempat.

Gubernur juga berpesan kepada masyarakat sekitar untuk ikut serta berperan aktif dalam memajukan usaha dan industri pariwisata dan investasi serta menjaga keamanan di wilayahnya, sehingga para investor dapat berinvestasi dengan baik dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.

Gubernur juga mencontohkan kondisi masyarakat di Krui. Dirinya senang karena masyarakatnya memberikan dukungan penuh terhadap usaha pengembangan pariwisata di Pesisir Barat, faktor keamanan menjadi hal utama.

Lebih lanjut Gubernur sangat berharap agar Budidaya Lobster di wilayah ini juga dapat mendorong perekonomian di Provinsi Lampung sehingga masyarakat juga akan ikut merasakan dampak positif dari keberadaan investasi di bidang perikanan tersebut. Arinal minta agar produksi Lobster lebih ditingkatkan untuk mendukung dan menopang perkonomian masyarakat Lampung.

Arinal juga mengungkapkan bahwa saat ini Lobster Lampung sangat diminati dan digemari warga Hongkong, sehingga peluangnya terbuka lebar untuk pengembangan budidaya lobster, namun demikian harus tetap menjaga kualitas produk. (Red)

Operasi Yustisi, Polres Tanggamus Razia di Jalinbar dan Semprot Pasar Kota Agung

Mediarepublika.com

Tanggamus – Personel gabungan Polres Tanggamus bersama Kodim 0424/TGM dan Pemkab Tanggamus menggelar operasi penertiban protokol kesehatan di wilayah Kota Agung guna mengantisipasi pencegahan penyebaran virus Corona,Rabu (16/9/20).

Operasi dipimpin Kabag Ops Polres Tanggamus Kompol Bunyamin, SH. MH melaksanakan dua kegiatan yakni penertiban di Jalinbar Pekon Terbaya dengan pemeriksaan pemakaian masker dan pengecekan suhu tubuh pengguna jalan.

Usai pelaksanaan razia, kegiatan dilanjutkan dengan penyemprotan disininfektan di jalan protokol, jalan sekunder hingga area jalan pasar Kota Agung menggunakan kendaraan AWC Sat Sabhara Polres Tanggamus.

Dalam rangkaian penyemprotan itu, Kaur Binops Sat Sabhara Ipda Sukarjo juga memberikan himbauan melalui mobil patroli yang ditumpanginya melalui pengeras suara.

Kabag Ops Kompol Bunyamin mengungkapkan bahwa dalam pelaksanan razia pengguna jalan telah taat menggunakan masker dan saat dilakukan pengecekan secara keseluruhan suhu tubuhnya dalam kondisi normal.

“Alhamdulillah, para pengendara kendaraan bermotor telah patuh memakai masker. Mudah-mudahan kedepan terus begini dan akan lebih baik lagi,” ungkap Kompol Bunyamin mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Oni Prasetya, SIK.

Sambungnya, bahwa pihaknya melaksanakan penyemprotan disinfektan pada jalan protokol jalur 2 Kota Agung, kemudian jalan harapan, ke arah jalan samudera dan terkahir di pasar Kota Agung.

“Kemarin juga telah dilakukan penyemprotan di area pasar secara manual dengan alat biasa. Nah, hari ini kita semprot dengan menggunakan mobil AWC,” ujarnya.

Kabag berharap, atas pelaksanaan kegiatan diharapkan semuanya dapat terhindar Covid-19, ia juga menghimbau masyarakat untuk terus mematuhi protokol kesehatan.

“Seperti yang kita ketahui, pasien Covid-19 Tanggamus meningkat drastis. Sehingga untuk itu mari bersama-sama mematuhi protokol kesehatan dengan memakai masker, mencuci tangan pakai sabun, menjaga jarak dan menjauhi kerumunan,” himbaunya.

Ditambahkannya, kegiatan itu melibatkan 50 personel gabungan Polres Tanggamus, TNI Kodim 0424 Tanggamus dan Pemkab Tanggamus.

“Kegiatan bersama-sama, Polri 25 personil, TNI 10 pers, Pol PP 15 pers, Tenaga Medis Polres tanggamus 3 pers,” pungkasnya. (Red)

Kunker Oleh Pangdim II/Swj Di Makorem

Bandar Lampung, mediarepublika.com — Komandan Korem 043/Garuda Hitam Brigjen TNI Toto Jumariono, S.S.,M.I.Kom. didampingi Forkopimda Provinsi Lampung, menyambut kunjungan kerja Panglima Komando Daerah Militer II/Sriwijaya (Pangdam II/Swj) yang didampingi Ibu Ketua Persit Kartika Candra Kirana Daerah II/Swj dan rombongan di Makorem 043/Gatam Rabu,(16/09/2020).

Kedatangan Pangdam II/Swj Mayjen TNI Agus Suhardi di Korem 043/Gatam merupakan kunjungan kerja perdana, guna maninjau secara langsung kondisi satuan dan wilayah yang ada di Provinsi Lampung yang juga merupakan wilayah tugas Kodam II/Sriwijaya.

Tujuan kunjungan kerja Pangdam II/Swj, agar lebih mengenal anggota dan keluarga besar yang berada di bawah Kodam II/Swj sekaligus untuk menciptakan sinergitas antara anggota TNI, Polri dan Pemerintah Daerah.

Dalam kunjungan kerja tersebut tetap menerapkan Protokol Kesehatan untuk menghindari penyebaran Covid 19.(Red)

DPD KNPI Sikapi Pernyataan Menkopolhukam Dan KPK RI Soal Pilkada

Mediarepublika.com

BANDAR LAMPUNG- Sebelumnya pada hari Kamis tanggal 06 Agustus 2020 lalu, Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK-RI) Firli Bahuri melakukan kunjungan ke provinsi Lampung bersama Stakeholder pemerintahan setempat dalam rangka mempertegas dan menyerukan Pilkada Bersih di provinsi Lampung khususnya.

Menurut Firli, pelaksanaan Pilkada bersih sangat penting. Dari pengalaman KPK, Pilkada bagaikan ajang penciptaan koruptor baru karena tak lama setelah terpilih, sejumlah kepala daerah bergantian menjadi tersangka atau terdakwa kasus korupsi.

“Dalam catatan KPK, sejak Pilkada Langsung diterapkan pada 2005, sudah 300 kepala daerah di Indonesia menjadi tersangka kasus korupsi dan 124 di antaranya ditangani KPK. Antara tahun 2016 sampai 2019, telah 5 (lima) kepala daerah di Lampung tertangkap tangan oleh KPK,” kata Firli saat pertemuan pada tanggal 6 Agustus lalu.

Selain Ketua KPK, belum lama ini, Menkopolhukam Mahfud MD juga menyatakan hal serupa. Ia menyatakan bahwa Calon-calon kepala daerah 92 persen dibiayai oleh cukong dan ketika sesudah terpilih, rentan melahirkan korupsi kebijakan,” kata Mahfud. Dikutip melalui media Nasional.

Praktik semacam ini, kata Mahfud, banyak ditemukan pada sistem pemilihan langsung. Sebab para calon membutuhkan dana besar untuk bisa berkampanye di daerah pemilihan.

Hal inilah yang kemudian melahirkan korupsi kebijakan, yang bahayanya melebihi korupsi uang. “Kalau uang bisa dihitung, tapi kalau kebijakan dalam bentuk lisensi pengusaan hutan, lisensi-lisensi penguasan tambang yang sesudah saya periksa itu tumpang-tindih,” cetus Mahfud, dikutip dalam rilisan media fajar.co.id pada Sabtu, 11 September 2020 lalu.

Menyikapi dua pernyataan tersebut, baik dari KPK maupun Menkopolhukam. Ketua DPD KNPI Kota Bandarlampung, Iqbal Ardiansyah, S.Si, M.M, menurutnya apa yang disampaikan oleh kedua pejabat penting Negera itu adalah sebuah sinyal bagi para pelaku pilkada hari ini.

“Itu sinyal, atau lampu kuning lah baik untuk penyelenggara pilkada, kontestan serta orang-orang di sekelilingnya,” kata Iqbal, melalui rilis yang diterima lampungone.com, Selasa(15/09)

Iqbal juga menjelaskan, terkait statmen tersebut, semua pihak tidak boleh mengangap itu biasa, mereka menyampaikan atas nama negara, satu ketua KPK yang satu Menteri, keduanya terlegitimasi oleh hukum dan regulasi negara.

“Mereka berkata atas analisis, data dan informasi serta fakta, maka menurut saya, ini perlu menjadi perhatian dan cacatan khusus bagi pihak-pihak yang berkesinambungan dengan apa yang disampaikan oleh ketua KPK maupun Menkopolhukam itu,” tegas Iqbal.

Terakhir Ketua DPD KNPI Kota Bandarlampung itu mengatakan, menyikapi hal tersebut, maka kita yang ada dibawah hari ini, wajib hukumnya untuk bersama-sama melihat, menilai, dan bergerak guna memastikan bahwa Pilkada berjalan dengan baik dan tanpa ada kecacatan baik hukum dan etik.

“Dan KNPI Kota sudah mengawali itu, sejak sebelum tersiar bakal calon, kita sudah pantau itu dari jauh-jauh hari, maka munculah Tagline (Selamatkan Pemuda Dengan Pilkada Bersih) itu, serta pembentukan posko-posko Pengaduan tindak pidana pemilu di setiap kecamatan dan kelurahan yang di kawal oleh Pengurus Kecamatan setempat, bahkan kita sudah membangun sinergitas bersama Bawaslu perihal pengawalan KNPI di pilkada kota,” papar Iqbal. (Red)

Ketua IWO Lampung Ucapkan HUT AL ke-22

Lampung,- mediarepublika.com
Ketua Pengurus Wilayah Ikatan Wartawan Online (PW IWO) Lampung mengucapkan selamat HUT Shojiro angkatan laut ke-22, Dalam rangka menjaga kedekatan Insan Pers bersama TNI Angkatan Laut, melalui vedio singkatnya.

Shojiro adalah kata dari bahasa Jawa singkatan dari kata Shongo Siji – Shongo Loro yang atinya 91/92.

Shojiro adalah Almamater Sekolah Bintara Prajurit Karier 17 yang dibentuk pada tahun 1998 dengn Pangkat Sersan Dua sesuai dengan Surat Keputusan Kepala Staf TNI Agkatan Laut Nomor : Skep/1981/lX/1998 tanggal 15 September 1998.

Almamater Shojiro dididik dan ditempa di Kawah Candradimuka Komando Pendidikan TNI Agkatan Laut yang berpusat di Bumi Moro Surabaya Kota Pahlawan.

Selayaknya seorang Prajurit Matra Laut yang siap berbakti kepada Nusa dan Bangsa dan siap ditempatkan diseluruh Wiyayah Negara Kesatuan Republik Indonesia hingga Pulau Terluar menjaga Kedaulatan NKRI.

Bahkan ada beberapa Shojiro yang pernah ikut Penugasan Luar Negeri termasuk Kongo dan Libanon.

Dengan dibuatkannya Video Ucapan Selamat Ulang Tahun Shojiro TNI Angkatan Laut yang Ke 22 ini diharapkan Rekan-rekan Shojiro yang jauh dari Keluarga  karena berdinas diperbatasan demi Kedaulatan NKRI dapat membangkitkan Semangat dan Jiwa Korsanya. Bahwa Mereka Tidak Sendiri, Tetap Jaga Kekompakan.

#JALESVEVA JAYAMAHE.
#JALESU BHUMYAMCA JAYAMAHE.

Riko Amir selaku Ketua ikatan wartawan online bersama jajaran provinsi Lampung mengucapkan selamat HUT Shojiro angkatan laut ke 22.

“Saya Riko Amir beserta jajaran pengurus ikatan wartawan online provinsi Lampung, mengucapkan selamat HUT Shojiro angkatan laut ke-22, semoga sukses selalu dimanapun berada. selamat bertugas jayalah terus kibarkan bendera kewajiban,” ucap Riko Amir. ()

Edy Firnandi Sapa Masyarakat Secara Virtual

KALIANDA, Mediarepulika.com – Sebagai upaya meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Lampung Selatan, Drs. Edy Firnandi, M.Si menyapa masyarakat secara virtual.

Dalam kegiatan yang digelar kurang lebih 2 jam melalui aplikasi Zoom Meeting itu, banyak masukan, saran dan permasalahan yang diterima Disdukcapil Lampung Selatan.

Edy Firnandi menyampaikan, program Disdukcapil Menyapa Masyarakat (DMM) tersebut diharapkan dapat menjadi wadah bagi masyarakat untuk dapat menyampaikan kritik, saran, maupun permasalahan yang nantinya berimbas kepada peningkatan kualitas pelayanan administrasi kependudukan (adminduk).

“Dalam forum ini kita sampaikan regulasi, bentuk pelayanan, dan informasi kepada masyarakat. Kemudian disatu sisi kita juga ingin mendapatkan masukan dari masyarakat,” ujar Edy usai mengelar kegiatan itu dari ruang kerjanya, Selasa (15/9/2020).

Edy mengatakan bahwa kegiatan itu akan digelar berkelanjutan. Selain untuk mengetahui keluhan dan permasalahan yang dialami masyarakat, kegiatan itu merupakan instruksi dari pimpinan yang harus dilaksanakan guna meningkatkan layanan kepada masyarakat.

“Kita jadwalkan sebulan dua kali. Supaya masyarakat lebih tahu apa yang kita lakukan dan kita juga bisa mengetahui apa yang dikeluhkan masyarakat, permasalahannya seperti apa. Sehingga kita tahu apa yang harus dilakukan kedepan. Intinya untuk meningkatkan kinerja kita sebagai instansi pelayanan,” kata Edy.

Lebih lanjut Edy menyampaikan, melalui program menyapa masyarakat tersebut, pihaknya ingin terus memastikan masyarakat mendapat pelayanan adminduk yang prima.

Alhamdulillah hari ini berjalan sukses. Untuk kabupaten/kota di provinsi kita yang pertama. Kalau nasional hari ini ada dua yang melaksanakan, Kabupaten Lampung Selatan dan satu lagi kabupaten di Pulau Jawa. Setelah kita, nanti provinsi yang menyelenggarakan. Levelnya ditingkat povinsi,” tutur Edy Firnandi.

Sementara, dari acara itu ada kurang lebih lima puluh peserta dari seluruh wilayah Lampung Selatan yang mengikuti Webinar Disdukcapil Menyapa Masyarakat.

Nampak hadir juga Kepala Dinas Dukcapil Provinsi Lampung, Achmad Saifullah beserta sejumlah Kepala Dinas Dukcapil kabupaten/kota di Provinsi Lampung.

Dalam kesempatan itu, Achmad Saifullah mengapresiasi langkah Dinas Dukcapil Lampung Selatan yang proaktif mencari keluhan dan permasalahan yang dihadapi masyarakat.

”Kami apresiasi Disdukcapil Lampung Selatan. Mudahan-mudahan ini bisa diikuti Dinas Dukcapil kabupaten/kota lainnya,” ucap Achmad Saifullah melalui Zoom Meeting.

Disisi lain, Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto meminta jajarannya, khususnya OPD yang berkaitan dengan pelayanan publik untuk meningkatkan kualitas pelayanan dengan terus melakukan pembaruan dan inovasi.

Berkenaan dengan Disdukcapil Menyapa Masyarakat, Nanang Ermanto meminta Dinas Dukcapil setempat untuk terus meningkatkan kinerja dan memberikan pelayanan adminduk yang prima kepada masyarakat Kabupaten Lampung Selatan.

“Layani masyarakat dengan sebaik-baiknya. Selama ini apa yang dilakukan oleh Disdukcapil sudah baik. Tetap semangat, jangan berhenti berinovasi untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat,” tandas Nanang. (Red)

Gubernur Lampung Menghadiri Pemusnahan Barang Bukti Milik Negara Hasil Penindakan Bea Cukai Lampung

mediarepublika.com

Bandar Lampung — Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi, menghadiri Acara Pemusnahan Barang Bukti Milik Negara Hasil Penindakan Bea Cukai Lampung, di Gudang TPP PT Fortuner Panjang, Selasa (15/09).

Turut hadir dalam acara ini Kadis Kesehatan Provinsi Lampung Reihana, Kepala Kantor Bea Cukai Lampung M. Hilal Nur Sholihin beserta jajaran, Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean B Bandar Lampung Esti Wiyandari, serta Instansi terkait lainnya.

Gubernur Lampung Arinal Djunaidi dalam sambutannya mengucapkan terimakasih kepada Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Bandar Lampung yang dari tahun ke tahun senantiasa melakukan peningkatkan pengawasan terhadap peredaran barang impor ekspor dan barang bea cukai ilegal.

Gubernur juga mengatakan bahwa Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean B Bandar Lampung dan Pemerintah Provinsi Lampung telah banyak melakukan sinergi dalam berbagai kegiatan, khususnya dalam rangka mendukung peningkatan pertumbuhan perekonomian di Provinsi Lampung.

Sinergi lainnya melalui kegiatan-kegiatan yang menggunakan Dana Bagi Hasil Cukai Tembakau yang mana terdapat kegiatan-kegiatan pada Provinsi Lampung yang menggunakan dana bagi hasil cukai diantaranya peningkatan kualitas bahan baku, pembinaan industri, pembinaan lingkungan sosial, sosialiasi ketentuan di bidang cukai, dan pemberantasan barang ilegal.

“Saya mengucapkan terimakasih kepada Bea Cukai Tipe Madya Pabean B Bandar Lampung yang dari tahun ke tahun senantiasa melakukan peningkatkan pengawasan terhadap peredaran barang impor ekspor dan barang bea cukai ilegal, khususnya di wilayah Lampung yang selaras dengan program pemerintah untuk memberikan perlindungan kepada masyarakat terhadap barang-barang berbahaya dan tentunya pengawasan ini akan berdampak pada peningkatan penerimaan negara serta peningkatan pertumbuhan perekonomian,” ucap Gubernur.

“Saya juga mengucapkan selamat kepada Bea Cukai Tipe Madya Bandar Lampung atas keberhasilan melakukan tindakan pada pelanggaran ketentuan di bidang bea dan cukai, serta keberhasilan dalam menyelenggarakan kegiatan Pemusnahan Barang Bukti Milik Negara Hasil Penindakan Bea Cukai Lampung,” tambahnya lagi.

Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean B Bandar Lampung, Esti Wiyandari mengatakan, sebagai salah satu institusi strategis di lingkungan Kementerian Keuangan, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai memiliki tugas dan fungsi sebagai Revenue Collector atau pengumpul penerimaan negara untuk biaya pembangunan dan sekaligus memiliki tugas dan fungsi sebagai Community Protector dalam berperan serta memberikan perlindungan kepada masyarakat khususnya di bidang Kepabeanan dan Cukai, berupa mencegah beredarnya barang-barang ilegal khususnya terkait Barang Kena Cukai Hasil Tembakau/Rokok dan Minuman Mengandung Etil Alkohol (MMEA)/Minuman Keras serta barang berbahaya lainnya agar tidak dikonsumsi masyarakat.

Adapun KPPBC Tipe Madya Pabean B Bandar Lampung melaksanakan pemusnahan terhadap barang bukti hasil penindakan berupa 6,5 Juta Batang Rokok ilegal, 71 Buah Sex Toys, 3 Karton 3 Bungkus Obat, 201 Bungkus bibit/benih tumbuhan, 3 Bungkus biji kopi, 1 Bungkus Buah Etrog, 3 Buah Buku Pornografi, 16 Buah Poster Pornografi, dan 457 Paket Barang Kiriman Pos.

Seluruh barang ilegal yang dimusnahkan kali ini merupakan barang hasil penindakan petugas KPPBC Tipe Madya Pabean B Bandar Lampung selama Tahun 2019 dengan total nilai barang sebesar Rp 6,8 Miliar (Enam Miliar Delapan Ratus Juta Rupiah) dan barang kiriman pos tahun 2020 dengan total nilai barang sebesar Rp 489 Juta (Empat Ratus Delapan Puluh Sembilan Juta Rupiah).

“Selanjutnya pada kesempatan ini, perkenankan kami menyampaikan ucapan terimakasih yang sebesar-besarnya atas peran serta masyarakat yang telah berperan aktif mendukung pelaksanaan tugas kami khususnya penghargaan yang setinggi-tingginya kami sampaikan kepada seluruh jajaran TNI, Polri, Kejaksaan, Kementerian Keuangan, Pemerintah Daerah serta seluruh instansi terkait lainnya khususnya di wilayah Bumi Ruwa Jurai Lampung sehingga kami dapat melaksanakan tugas dengan baik,” ucap Esti. (Red)

Tes Urin Dilakukan Kepada Seluruh Anggota Kodim 0426 Tulang Bawang

Mediarepublika.com

TULANG BAWANG– Bertempat di Markas Kodim 0426 Tulang Bawang Jl Lintas Sumatra KM 113 Kampung Bujung Tenuk, Kecamatan Menggala, Kabupaten Tulang Bawang, dilaksanakan tes urin dalam rangka kegiatan P4GN (Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Pengedar Gelap Narkoba) kepada anggota Kodim 0426 Tulang Bawang secara acak untuk antisipasi penyalahgunaan narkoba, Selasa (15/9/2020)

Kegiatan P4GN dilaksanakan oleh Staf Intelijen Kodim 0426 Tulang Bawang.

Sebelum kegiatan dilaksanakan Perwira Sandi Kodim 0426 Tulang Bawang Letda Inf Yogo Utomo mewakili Komandan Kodim mengatakan, kegiatan P4GN yang dilakukan hari ini adalah kegiatan rutin dalam rangka mengecek ada tidaknya keterlibatan anggota Kodim 0426 dalam penyalah gunaan narkoba.

Lanjut Letda Yogo, kepada seluruh anggota Kodim 0426 diperingatkan dengan keras agar tidak mencoba- coba memakai, mengedarkan barang haram tersebut, sudah jelas sanksinya, bila yang mencoba- coba akan dikeluarkan dari dinas ketentaraan dengan tanpa hormat.

“Sayangi diri dan keluarga, anak- anak masih membutuhkan bimbingan, arahan dan dukungan dari kita, jangan kita sia- siakan dan hancurkan kehidupan mereka,” tambahnya.

Kegiatan pemeriksaan urin berjalan dengan tertib dan aman dan hasil tes dari semua yang melaksanakan dinyatakan negatif.(Red)

Wakil Gubernur Lampung Pantau Kesiapan Pelaksanaan Pemilu Umum Kepala Daerah Serentak Ke Lampung Selatan

Kalianda, mediarepublika.com — Wakil Gubernur Lampung, Chusnunia, bersama Jajaran Forkopimda Provinsi Lampung melakukan Kunjungan Kerja Ke Pemkab Lampung Selatan Dalam Rangka Pemantauan Kesiapan Pelaksanaan Pemilu Kepala Daerah Serentak di Kabupaten/Kota Provinsi Lampung Tahun 2020, bertempat di Aula Krakatau Komplek Perkantoran Pemkab Lampung Selatan, Senin (14/09).

Kunjungan kerja ini selain dalam rangka memonitor Kesiapan Penyelenggaraan Pilkada Serentak Tahun 2020 di 6 (enam) Kabupaten dan 2 (dua) Kota, yaitu : Kabupaten Lampung Selatan, Lampung Timur, Lampung Tengah, Way Kanan, Pesawaran, Pesisir Barat, dan di Kota Bandar Lampung serta Kota Metro juga bertujuan untuk menguatkan koordinasi dan konsolidasi antar Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota dan Penyelenggara Pilkada serta pihak terkait, agar dapat bersinergi dalam menjalankan peran dan fungsi masing-masing khususnya dalam menjamin terakomodasinya hak konstitusi masyarakat guna mewujudkan Pilkada yang aman dan damai.

Wakil Gubernur Lampung memaparkan hal-hal yang perlu menjadi perhatian dan diwaspadai pada saat berlangsungnya Pilkada dan perlu diantisipasi diantaranya faktor gangguan alam seperti cuaca buruk dan faktor keamanan. Peningkatan kualitas Daftar Pemilih Tetap (DPT), Anggaran untuk penyelenggaran Pilkada serentak Tahun 2020 dan Pihak Keamanan, Tahapan distribusi logistik Pilkada, dan Tahapan kampanye dengan mengantisipasi potensi konflik seperti protes Parpol/Tim Kampanye ke penyelenggara, bentrok massa dan perusakan Alat Peraga Kampanye (APK).

“Kemudian tahapan masa tenang kampanye Pilkada dengan mengantisipasi terjadinya money politic dan kampanye hitam, sabotase, ancaman penculikan, serta kampanye golput (golongan putih untuk tidak memilih). Lalu tahapan penghitungan suara dimana berpotensi adanya protes hasil penghitungan, penggelembungan hasil penghitungan suara, mengulur-ulur waktu penghitungan suara hingga tindak kekerasaan dan perusakan. Dan terakhir Antisipasi Netralitas ASN dengan terus memberikan himbauan kepada ASN untuk selalu bersikap Netral dan profesional,” papar Chusnunia.

Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Selatan, Thamrin, dalam kesempatannya melaporkan beberapa hal terkait dengan Kesiapan Pelaksanaan Pemilu Kepala Daerah Serentak di Kabupaten Lampung Selatan. Terkait dengan kondisi dan stabilitas keamanan di Kabupaten Lampung Selatan cukup baik dan kondusif. Hal ini tentu saja berkat adanya koordinasi dan antisipasi yang baik dari seluruh aparat keamanan, baik jajaran Kepolisian maupun TNI.

“KPU sebagai penyelenggara Pemilukada Serentak telah melakukan kerjasama dengan Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Lampung Selatan dan Dinas/Instansi terkait dalam penerapan Protokol Kesehatan Pencegahan Penyebaran Covid-19 dengan ketat. Hal ini dilakukan agar tingkat partisipasi kehadiran masyarakat dalam menentukan hak pilih tidak mengatami penurunan, dan KPU juga telah membuat aturan tentang Kampanye Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Lampung Selatan, sehingga Visi dan Misi para Calon Kepala Daerah dapat disampaikan dengan baik kepada masyarakat,” ujar Thamrin.

Guna mengantisipasi kericuhan pada pelaksanaan Pemilukada Serentak yang dapat menimbulkan kerawanan politik dan keamanan serta mengganggu ketertiban masyarakat, Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan telah berkoordinasi dengan TNI, Polri, KPU, Bawaslu dan lainnya, sehingga diharapkan pada Pelaksanaan Pemilukada Serentak mendatang bisa berjalan dengan lancar, aman, damai dan meningkatnya partisipasi masyarakat. (Red)