Polisi Tangkap Dua Pemuda Asal Menggala Yang Membawa Narkotika

Menggala Tengah, mediarepublika.com — Dua orang pemuda berinisial AN (22), warga Kelurahan Ujung Gunung dan HS (18), warga Kelurahan Menggala Tengah, Kecamatan Menggala, Kabupaten Tulang Bawang ditangkap oleh Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Tulang Bawang.

“Dua orang pemuda yang berstatus pengangguran tersebut, ditangkap hari Kamis (15/10/2020), sekira pukul 14.00 WIB, di pinggir jalan Kampung Tunggal Warga, Kecamatan Banjar Agung,” ujar Kapolres Tulang Bawang AKBP Andy Siswantoro, SIK melalui Kasatres Narkoba AKP Anton Saputra, SH, MH, Sabtu (17/10/2020).

Lanjut AKP Anton, penangkapan terhadap dua orang pemuda yang berasal dari daerah Menggala ini merupakan hasil penyelidikan yang dilakukan oleh anggotanya, karena di pinggir jalan Kampung Tunggal Warga sering dijadikan tempat bertransaksi narkotika.

Saat anggota kami sedang melakukan penyelidikan, di pinggir jalan Kampung Tunggal Warga melihat dua orang pemuda dengan gerak gerik yang mencurigakan, lalu dilakukan penggeladahan badan terhadap mereka.

“Hasilnya, ditemukan barang bukti (BB) berupa satu bungkus plastik klip kecil berisi narkotika jenis sabu dengan berat bruto 0,38 gram dan satu butir pil ekstasi warna merah muda,” ungkap AKP Anto.

Selain itu, petugasnya juga menyita BB berupa satu lembar timah rokok warna kuning emas, satu buah tutup minyak wangi dan handphone (HP) merk Nokia warna hitam dari para pelaku.

Saat ini para pelaku masih dilakukan pemeriksaan secara intensif di Mapolres Tulang Bawang dan akan dijerat dengan Pasal 114 ayat 1 Jo Pasal 132 ayat 1 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

Dipidana dengan pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun dan pidana denda paling sedikit Rp. 1 Miliar dan paling banyak Rp. 10 Miliar.(Red)

Gubernur Arinal Hadiri Grand Final Pemilihan Muli – Mekhanai Lampung 2020

BANDAR LAMPUNG, mediarepublika.com  — Gubernur Arinal Djunaidi didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung, Riana Sari Arinal, Forkopimda, serta Sekretaris Daerah, menyaksikan Grand Final Pemilihan Muli – Mekhanai Lampung yang digelar oleh Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif
Provinsi Lampung, bertempat di Ballroom Hotel Novotel Bandar Lampung, Jum’at malam (16/10).

Dalam laporannya, Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Edarwan, mengungkapkan bahwa kegiatan pemilihan Muli Mekhanai pada tahun 2020 ini merupakan agenda tahunan yang bertujuan untuk mencetak dan memilih Duta Pariwisata Lampung.

Malam Grand Final diikuti oleh 13 Muli dan 13 Mekhanai yang berasal dari 6 Kabupaten di Provinsi Lampung, yaitu: Kabupaten Lampung Selatan, Lampung Tengah, Tanggamus, Pesawaran, Lampung Timur dan Tulang Bawang.

Tahapan proses pemilihan finalis telah dilaksanakan sejak tanggal 13 Agustus 2020 hingga 16 Oktober 2020 melalui serangkaian kegiatan dari mulai seleksi hingga karantina bagi peserta.

“Pada malam Grand Final Pemilihan Muli Mekhanai ini akan ditentukan Pemenang, Runner Up 1 sampai dengan 6,” ungkap Edarwan.

Melalui kegiatan ini juga diharapkan dapat memotivasi generasi muda yang ada di Provinsi Lampung untuk berkarya dan bersama dengan Pemerintah Provinsi Lampung melalui Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Lampung untuk mengenalkan Pariwisata Lampung.

Sementara itu dalam sambutannya, Gubernur Arinal menyampaikan apresiasi kepada pihak penyelenggara dan seluruh peserta kompetisi. Menurut Gubernur, walaupun kegiatan ini digelar ditengah Pandemi Covid-19 dan merupakan kegiatan rutin, harus dapat dikembangkan pola baru yaitu dengan mengembangkan UMKM.

Peran Muli Mekhanai diharapkan dapat lebih besar untuk mengenalkan potensi dan destinasi wisata yang tersebar di wilayah Provinsi Lampung.

Gubernur juga mengungkapkan bahwa telah disiapkan lahan seluas 350 Ha yang berlokasi di Bakauheni Lampung Selatan yang akan menjadi lokasi wisata di tahun 2022. Banyak infrastruktur yang akan dibangun di lokasi tersebut seperti mal, cottages, dan sport center di area dekat Pelabuhan Bakauheni, yang tentunya membuka lapangan kerja di sektor pariwisata.

Lebih lanjut, Gubernur Arinal berharap agar Kabupaten dan Kota yang ada di Provinsi Lampung turut berperan serta aktif dalam pembangunan di sektor pariwisata dan pengembangan UMKM. Gubernur juga mendorong agar Batik Lampung dan sumber daya manusia di Lampung dapat dikembangkan di tingkat nasional maupun internasional.

“Saya ingin berbagai Kabupaten yang ada di Provinsi Lampung dapat menampilkan kekhasan masing-masing daerah,” ungkap Arinal.

Di sela sambutannya, Gubernur Arinal juga memberikan motivasi dan semangat kepada para finalis yang berkompetisi pada malam Grand Final ini.

“Malam ini merupakan malam penentuan pemenang, untuk itu saya ucapkan selamat berkompetisi kepada seluruh peserta yang mewakili Kabupaten. Kita harapkan di masa yang akan datang dapat dihasilkan Duta Pariwisata yang profesional, memiliki etika yang baik dan dapat membantu Pemerintah Daerah untuk mempromosikan Wisata Daerah Lampung,” pungkasnya.

Berikut daftar pemenang Muli – Mekhanai Lampung Tahun 2020:

Muli – Mekhanai Lampung Tahun 2020
Andre Parmonangan (Pesawaran)
Mega Dian Zamzam(Tanggamus)

Juara 2 (Runner up 1)
M. Fachri Ramadhan
Sahara Nugra Diani

Juara 3 (Runner up 2)
Rama Putra Arivia
Siti Rahman Diannisa

Runner Up 3
Excel Alfavient Bgr
Anggun Selviani

Runner Up 4
Alfikri Albar
Maodi Mutia Putri

Runner Up 5
Roni Jupiter
Giany Putri Arief

Juara Muli Mekhanai atribut sebanyak 5 kategori, yaitu :

Muli Mekhanai Kategori Inteligensia
Syifa Nur Irawati (Lamteng)
Prabu Tirta Aji (Lamtim)

Muli Mekhanai Favorit
Jiani Putri Arif ( Pesawaran)
Rahmad Ari Saputra (Lamtim)

Muli Mekhanai Kategori Best National Costume
Sely Setia Puspa (Tulang bawang)
Febrian Valentino (Tanggamus)

Muli Mekhanai Berbakat
Mutiara Utami (Lamtim)
Rahman Abdi Saputra (Lamtim)

Muli Mekhanai Kategori Best Advokasi
Anggun Selviani (Lamteng)
Ahmad Abdul Azis (Lamteng)

(Red)

BKKBN Pesawaran Berikan Orientasi Agar Masyarakat Bersinergi

Pesawaran mediarepublika.com – Pembinaan orientasi kampung KB percontohan yang dilakukan di desa ponco Rejo kecamatan Wayratay oleh BKKBN kabupanten pesawaran. Orientasi yang diberikan adalah agar masyarakat bersinergi dan mendukung program yang digarap lintas sektoral. Pesawaran  sebagai kampung percontohan sebagai wakil dari kecamatan Wayratay Jumat 16/10/20)

Acara tersebut dihadiri oleh Husen yang mewakili dinas pengendalian penduduk dan keluarga berencana, Hardianto Selaku Kades Ponco Rejo, dan ibu tim pergerakan PKK desa Ponco Rejo kecamatan wayratay

Kepala desa ponco Rejo menyampaikan Dalam sambutan  mengucapkan terima kasih kepada dinas pengendalian penduduk dan keluarga berencana yang diwakili bapak Husen,kepada Para kader posyandu dan kader KB Kepada para anggota kader kader Yang lain ,ucapnya

Kades Ponco Rejo juga mengajak masyarakat untuk waspada terhadap penyebaran virus Covid-19 dan patuhi protokol kesehatan serta mulai hidup bersih demi memutus rantai penyebaran Covid-19.

Wardiyanto  mengajak para kader untuk Terus belajar dan berusaha agar bisa lebih maju dengan program program yang ada ,karena dengan kita sebagai Tuan rumah untuk percontohan daripadaKampung tentunya bukan lah suatu ke banggaan namun disitu kita masih lah banyak kelemahan serta kekurangan Dengan adanya program ini ,Ayuk kita sama sama perbaiki apa yang menjadi kelemahan kita.mumpung dana desaMasih ada kita manfaatkan untuk Kemajuan kita dan kemakmuran desa Kita , pungkasnya

Ia menegaskan bahwa program Kampung KB dengan sasaran daerah tertinggal, daerah pinggiran, dan daerah dengan akses pendidikan dan kesehatan rendah, maka diharapkan dalam waktu tiga hingga lima tahun bisa sejajar dengan kampung/daerah yang lain.

Kepala Bidang Pengendalian Penduduk Perwakilan BKKBN kabupaten pesawaran yang diwakili oleh  Husen  Pribadi menambahkan bahwa program Kampung KB diharapkan dapat menjadi salah satu cara untuk pengendalian penduduk.u jarnya

Ia menjelaskan program Kampung KB sangat lengkap mulai aspek KB, pembangunan keluarga meningkatkan kualitas, dan membangun karakter bangsa.

Para kader Kampung KB, tambah Husen  Pribadi, akan mendapatkan pemahaman yang sama mengenai program lintas sektoral yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup di daerah tersebut.(Red)

Gubernur Arinal Lantik 14 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama

BANDAR LAMPUNG, mediarepublika.com — Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi, melantik dan mengambil sumpah/janji jabatan 14 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di Lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung, di Balai Keratun Lt III, Jumat (16/10).

Gubernur dalam arahannya mengatakan, pelantikan yang dilakukan hari ini merupakan hasil lelang jabatan yang prosesnya telah dilakukan sejak tanggal 31 Agustus lalu. Lelang jabatan tersebut dilaksanakan karena jumlah pegawai yang memenuhi persyaratan sudah begitu banyak, dan tersebar di Kabupaten/Kota bahkan di Provinsi.

Gubernur juga mengatakan, bahwa pelantikan ini juga untuk meredam isu yang mengatakan bahwa Gubernur menempatkan orang-orang terdekat atau saudara untuk menempati posisi jabatan yang dilelang.

“Alasan yang kedua, saya meredam isu yang mengatakan bahwa saya menempatkan orang-orang terdekat, saudara saya untuk posisi tersebut, padahal saya tidak pernah dan tidak punya saudara atau rekan yang menempati posisi-posisi itu. Saya berharap pada seleksi terbuka ini selain untuk mengisi kekosongan juga saya minta untuk meningkatkan pelayanan publik yang berkualitas di Provinsi Lampung,” ujar Gubernur.

Gubernur berpesan, setelah menjadi Kaban, Kadis, Karo agar jangan merasa tinggi tetapi harus amanah dan dilaksanakan dengan baik, penuh rasa tanggung jawab serta tidak melakukan kegiatan yang menyimpang.

Selain itu, Gubernur juga berpesan agar melaksanakan Visi Misi dan Program untuk memajukan Provinsi Lampung guna menuntaskan kemiskinan di masyarakat.

“Saya mengucapkan selamat kepada para pejabat yang sudah dilantik, amanah dalam melaksanakan tugas juga selalu koordinasikan solusi yang memajukan ASN sehingga dapat meningkatkan potensi masyarakat,” pungkas Gubernur.

Adapun 14 Pejabat yang dilantik adalah:

1. Kepala Bandiklat: Senin Muhtakim
2. Kepala BNPB: Rudi Syawal Sugiarto
3. Kepala Badan Kesbang Linmas: M. Firsada
4. Kadis Kehutanan: Yayan Ruhyansyah
5. Kadis Sosial: Aswarodi
6. Kadis Lingkungan Hidup: Syahrudin Putra
7. Kadis PMD: Zaidirina
8. Kepala Satuan Pol PP: M. Zulkarnain
9. Kadis Pemberdayaan Perempuan: Fitriyanita
10. Kadis Peternakan: Lili Mawarti
11. Karo Umum: M. Yuliardi
12. Karo Pengadaan Barang: Slamet Riyadi
13. Karo Organisasi: Lukman
14. Wakil Direktur Pelayanan RSUAM: Dwi Cahyo

Turut hadir dalam acara pelantikan ini Wakil Gubernur, Sekretaris Daerah, Ketua Tim Penggerak PKK, Inspektur, Kepala Badan, Kepala Dinas, Kepala Biro, Kepala Satuan Kerja, Para Staf Ahli, serta Para Asisten di Lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung.(Red)

Unit PPA Satreskrim Polres Way Kanan Ringkus Pelaku Cabuli Anak di Bawah Umur

mediarepublika.com

wayKanan, — Unit PPA (perlindungan perempuan dan anak) Satreskrim Polres Way Kanan mengungkap pelaku yang diduga melakukan persetubuhan dan atau perbuatan cabul terhadap anak dibawah umur di Kecamatan Blambangan Umpu Kabupaten Way Kanan, Kamis (15/10/2020).

Kapolres Way Kanan AKBP Binsar Manurung melalui Kasat Reskrim IPTU Des Herison Syafutra menjelaskan kronologis kejadian terjadi pada hari pada hari senin tanggal 12 Oktober 2020, sekitar pukul 18.00 Wib, telah terjadi tindak pidana persetubuhan dan perbuatan cabul, pada saat itu korban Melati (15) bukan nama sebenarnya bercerita kepada pelapor ( kakak kandung korban ) bahwa korban di setubuhi terlapor berulang kali dan terakhir pada hari sabtu tanggal 10 Oktober 2020 sekitar pukul 22.00 Wib dirumah tersangka di Kecamatan Blambangan Umpu Kabupaten Way Kanan.

Akibat kejadian tersebut selanjutnya kakak kandung korban pergi ke Polres Way Kanan untuk melaporkan kejadian tersebut, agar di tindak lanjuti.

Kronologis penangkapan pada hari Rabu tanggal 14 Oktober 2020 sekitar pukul 15.00 Wib, Unit Idik IV PPA Satreskrim Polres Way Kanan, mendapatkan informasi pelaku sedang berada di rumahnya.

Petugas yang menerima informasi melakukan penyelidikan dengan menuju ke lokasi kediaman TSK di Kecamatan
Blambangan Umpu Kabupaten Way Kanan dan berhasil melakukan penangkapan terhadap tersangka inisial JA (34) dan mengamankan TSk untuk dibawa ke Polres Way Kanan guna dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

Akibat perbuatannya, pelaku dapat dikenakan pasal 81 dan atau pasal 82 UU RI No.17 tahun 2016, tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti UU No 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU No 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak, dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara,” Ungkap Kasat Reskrim.(Red)

Hengki Akan Mencetak Atlit Penembak di Kota Bandarlampung

Bandarlampung-mediarepublika.com

Ketua Persatuan Menembak Indonesia (Perbakin) Kota Bandarlampung Hengki Ahmat Zajuli akan Mencetak dan mengembangkan atlit atlit olahraga menembak yang tergabung dalam club-club penembak di Kota Bandarlampung, hal itu terungkap dalam rapat konsolidasi pengurus Perbakin cabang Kota Bandarlampung, di pondok bambu Way Halim, Rabu (14/10/2020) kemarin.

“Perbakin Kota Bandarlampung akan mencetak dan mengembangkan bakat anggota club-club penembak sebagai atlit penembak yang lebih profesional, kita juga akan membangun kebersamaan antar club penembak, tidak ada perbedaan sesama anggota Perbakin Kota Bandarlampung,” ungkap Hengki saat memberikan pemaparan persiapan pengukuhan kepengurusan Perbakin Kota Bandarlampung.

Hengki mengatakan, rencana pengukuhan kepengurusan Perbakin Kota Bandarlampung akan dilaksanakan pada tanggal 14 November di salah satu hotel di Bandarlampung. Dalam pengukuhan kepengurusan nanti akan dilanjutkan dengan agenda rapat pembahasan program kerja (Kareja) cabang Perbakin Kota Bandarlampung kedepanya.”Jadi dalam Rakerja Perbakin Kota Bandarlampung tidak ada perbedaan, copot atribut club. Mari kita sama-sama membangun visi–misi Perbakin Kota Bandarlampung kedepanya,” Uangkap Ketua umum Asosiasi Wartawan Profesional Indonesia (AWPI).

Pemilik Grup media Haluan Indonesia ini mengharapkan untuk itu bidang-bidang dalam kepengurusan dapat mempersiapkan program kerja Perbakin Kota Bandarlampung, sehingga dapat menyenergikan program lainya yang akan dilaksanakan nantinya.”Tentunya program kerja Perbakin Kota Bandarlampung akan bersinergi dengan Perbakin Provinsi Lampung, sehingga dapat berjalan dan saling mendukung dalam membangun dan mengmbangkan bakat bakat atlit olahrga penembak di Lampung,”ungkapnya.

Sementara itu turut hadir dalam rapat konsolidasi penasehat Perbakin Kota Bandarlampung Bung Apri, serta seluruh pengurus Perbakin Kota Bandarlampung yang tergabung dalm club menembak.

Bung Apri menyambut baik dengan keberadan Perbakin Kota Bandarlampung yang nantinya menjadi wadah bagi atlit olahrga penembak yang tergabung dalam sejumlah club penembak di Kota Bandarlampung.

”Saya yakin Perbakin Bandarlampung bisa menyatukan semangat bagi atlit atlit olahraga penembak dan menaungi club club penembak, sehingga tidak ada perbedaan diantar club-clu penembak,” Ujarnya.

Diketahui Hengki Ahmat Jazuli menakodah Perbakin Kota Bandarlampung    dalam Musyawarah Cabang Kota (Muscabkot)  Perbakin Bandarlampung di aula Lapangan Tembak Perbakin,  Sukarame, Senin (5/10/2020).

Dalam muscapkot diikuti  dua orang kandidat, Indra Gandi dari Siger Shooting Club (SSC) dan Hengki Ahmat Jazuli dari Jaguar Shooting Klub (JSK) memperebutkan 12 hak suara.

Pemilihan berlangsung demokrasi sesuai dengan AD/ART Perbakin dan disepakati oleh pemegang hak suara. Pemilihan berlangsung dalam satu putaran,  dengan hasil Hengki Ahmat Jazuli mengantongi 8 suara dan Indra Gandhi 4 suara. (Red)

Danrem 043/Gatam Tinjau Lokasi TMMD Ke 109 Kodim 0410/KBL

Bandar Lampung, mediarepublika.com — Komandan Korem 043/Gatam Brigjen TNI Toto Jumariono, S.S, M.I.Kom, Selasa (13/10/2020) bersama Dandim 0410/KBL Kolonel Inf Romas Herlandes, meninjau proses pelaksanaan pembangunan yang di laksanakan oleh satgas TMMD yang berada di Garuntang, Kecamatan Bumi Waras.

Sebelum melaksanakan peninjauan Komandan Kodim 0410/KBL menjelaskan kepada Danrem seputar kegiatan dan sasaran aspek pembangunan dalam TMMD ke-109, yakni fisik dan nonfisik, untuk kegiatan fisik, satgas TMMD fokus dalam pembangunan infrastruktur, dengan melibatkan 150 orang personel.

“ Kegiatan TMMD ke-109 membuat jembatan penyebrangan sungai, peninggian badan jalan, pengecoran jalan, pemasangan lampu penerangan, pos kamling, serta membuat sarana mandi cuci kakus (MCK), pembuatan dua sumur bor, pembuatan pagar pengaman jalan, rehab 10 unit rumah dan 2 unit Musala, serta merehab lapangan olahraga warga ” terang Dandim.

Pada kesempatan tersebut, Danrem 043/Gatam, meminta kepada Dandim untuk semua sasaran dapat terselesaikan tepat pada waktunya, sehingga masyarakat bisa langsung memanfaatkan fasilitas tersebut.

” Program kegiatan fisik ini agar di atur sebaik-baiknya, karena TMMD adalah salah satu wujud Operasi Bhakti TNI, karena tujuan kegiatan TMMD ini merupakan wujud mendukung program pemerintah dalam upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat dengan pembangunan sarana prasarana serta membangkitkan kembali budaya gotong royong ditengah-tengah masyarakat “,

Lebih lanjut Danrem menyampaikan, ” Saya ingatkan anggota satgas tetap menjaga stamina dan kesehatan, termasuk mengantisipasi, mencegah penyeberan Virus Corona Serta memberikan pemahaman kepada masyarakat disekitar Lokasi TMMD agar tetap memperhatikan anjuran pemerintah, selalu menggunakan Masker jika beraktifitas diluar rumah ” tambah Brigjen TNI Toto Jumariono, S.S.M.I.Kom.

Turut mendampingi Komandan Korem 043/Gatam, Kasdim 0410/KBL Kasdim 0410/KBL Kepala Kelurahan Garuntang, dan Camat Bumi Waras.(red)

Gubernur Arinal Hadiri Launching Buku Menakar Demokrasi Dalam Pandemi

Bandar Lampung, mediarepublika.com — Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi, menghadiri acara Launching & Diskusi Buku “Menakar Demokrasi Dalam Pandemi”, di Warung Kopi WAW Lamban Gunung Jl. Agus Salim No.25 Sukadanaham Bandar Lampung, Selasa (13/10).

Turut hadir Plt Kaban Kesbangpol, Komisioner KPU, Dr.H. Ike Edwin, para Rektor atau yang mewakili serta OPD terkait.

Gubernur menyambut baik serta memberikan apresiasi kepada penulis atas ide dan gagasan yang dituangkan di dalam buku Menakar Demokrasi Dalam Pandemi.

Situasi saat ini, Provinsi Lampung akan menyelenggarakan Pilkada serentak di 6 Kabupaten/Kota dimana di saat yang bersamaan, pandemi Covid masih melanda.

Gubernur mengatakan, Pilkada dilaksanakan dengan Protokol Kesehatan yang ketat sehingga Pilkada ini tidak menyebabkan cluster penularan Covid-19.

“Jika kita mampu melaksanakannya, artinya kita bisa menempatkan bangsa ini sebagai bangsa yang mampu menjalankan demokrasinya dengan sebaik-baiknya meskipun pada saat pandemi Covid-19,” ujar Gubernur.

Gubernur juga mengucapkan selamat kepada Wendy Melfa sebagai penulis buku dan Dr. Azis Syamsudin sebagai pembahas utama serta kepada semua yang telah memberikan kontribusi positif dalam hal ikut serta memberikan sumbangsih pemikiran guna terbangunnya demokrasi yang baik pada saat bangsa menghadapi pandemi.

Wendy Melfa dalam kesempatannya menyampaikan dirinya berusaha untuk mencoba ambil bagian terhadap fenomena ini dan menyumbangkan pemikiran untuk dijadikan bahan diskusi.

“Pak Gubernur dan saudara sekalian, buku ini saya tulis mulai sekitar bulan Juni sampai kira-kira akhir September. Melihat fenomena yang sedang berkembang bahwa ada 2 peristiwa besar yang sekarang sedang kita jalani, kalau tidak kita lembagakan nanti peristiwa ini terlewatkan begitu saja. Oleh karena itu, izinkan kami mengajak kita semua untuk mencatatkan peristiwa ini dalam sebuah peristiwa yang Insya Allah bisa membangun sejarah kehidupan kita,” kata Wendy.

“Tentu kita mempunyai pengalaman dan pikiran-pikiran yang luar biasa. Harapan saya, semoga dengan hadirnya para tokoh ini bisa menyempurnakan tulisan ringan ini yang kemudian bisa bermanfaat bagi lingkungan dan masyarakat kita,” pungkas Wendy.(Red)

Keluarga Terduga Positif Covid-19 Sanggah Hak Jawab Pihak RSAM

Bandar Lampung, mediarepublika.com — Terkait Hak Jawab yang disampaikan oleh RSUAM melalui press release, keluarga menganggap hal tersebut diduga tidak sesuai dengan keadaan yang terjadi di lapangan, keluarga Almarhumah ceritakan kronologis pasien sebelum meninggal dunia.

Dijelaskan Tuti Komalasari bahwa, “Iya bang tapi kalau untuk masalah diperiksa sama pihak Abdul Muluk itu gak bang, Mama (Almh) cuma pasang infus doang dan oksigen, itu juga diminta dulu dan harus bolak-balik mau minta oksigen itu bang,” kata Tuti. Senin, 12/10.

Lebih lanjut dikatakan test swab juga sore hari bukan jam yang tertulis pada press release RSUAM, “Orang setelah test swab mama baru sadar dan minta makan, setelah makan mama saya tinggal sebentar yang nungguin Bapak. Penandatanganan itu dipaksa dari pihak Rumah Sakit bang dan pihak rumah sakit sendiri yang ngomong disitu Salsa (Sapaan Tuti) yang nulis,” tambahnya.

Pada awalnya dikatakan Tuti, masuk RSAM bukan hendak test swab, “Masuk ke RSAM bukan mau test swab bang, itu malah itu mama langsung ditaro di IGD Covid. Salsa nulis bahwa mama covid itu disuruh dokter yang berkacamata itu bang. Di bagian atas juga udah gak bener (Hak Jawab pihak RSAM bentuk pdf) ini. Karna sebelumnya di Puskes saat test rapid dan hasilnya non reaktif dari situ dinyatakan dokter sudah bisa pulang,” jelasnya.

Setelah dinyatakan NR, pasien lalu bisa dibawa pulang. Selang beberapa waktu pasien kambuh dan langsung dibawa pihak keluarga ke RS Bumi Waras.

“Saat mama kambuh lagi, kami langsung bawa mama ke RSBW. Sesampai di RSBW mama gak dapet penanganan dan kami memutuskan untuk membawa mama ke RSAM,” tambahnya.

Menurut penuturannya lagi, saat di RSAM pasien juga belum mendapat penanganan khusus hanya sekedar bantuan oksigen, selebihnya belum ada penanganan. Pihak Rumah Sakit meminta tanda tangan positif covid-19. Namun pihak keluarga pasien tidak bersedia, karna hasil tes sebelumnya non reaktif.  Dari hal itu pihak rumah sakit membiarkan pasien sampai pasien meninggal dunia.(Red)

Piagam Destinasi Wisata Bersih, Sehat, Aman, dan Menjaga Lingkungan Diraih Pulau Tegal Mas

Bandar Lampung, mediarepublika.com — Organisasi komunitas pelaku, pemerhati, pecinta pemajuan dunia pariwisata Indonesia, Masyarakat Sadar Wisata (Masata), secara eksklusif memberikan penghargaan bergengsi kepada destinasi wisata Pulau Tegal Mas. Penghargaan berupa Piagam Apresiasi Pulau Tegal Mas Lampung Telah Memenuhi Persyaratan Standardisasi CHSE (Cleanliness, Healthty, Safety, and Environmental Sustainability) Destinasi Pariwisata Indonesia.

Penyerahan dilaksanakan di dermaga utama Pulau Tegal Mas dengan penerapan protokol kesehatan Covid-19 yang ketat. Penyerahan dilakukan Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) Masata, Panca Rudolf Sarungu dan Sekretaris Jenderal Andi Azwan, didampingi sejumlah pengurus DPP menyerahkan piagam tersebut kepada Direktur Utama PT Tegal Mas, Rafsanzani Patria, mewakili Thomas Azis Riska selaku owner destinasi.

“Pulau Tegal Mas sebagai karunia Tuhan yang luar biasa. Surga kecil, Maldives of Indonesia, from Lampung,” kata Sekretaris Jenderal Dewan Pengurus Pusat (DPP) Masata, Andi Azwan.

Selain itu juga, ia menyosialisasikan hasil agenda diskusi fokus terpumpun/focus group discussion (FGD) strategi reaktivasi pariwisata nusantara di Lampung, sehari sebelumnya, Kamis, 8 Oktober 2020, di Hotel Bukit Randu, Bandar Lampung.

Gelaran Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif bareng Masata tersebut membangunkan kembali optimisme elemen pemangku kepentingan sektor pariwisata regional se-Sumatera untuk tetap bertahan di tengah pandemi. Untuk perlu diyakini bersama pariwisata akan kembali bergeliat sejalan dengan dirasakan masyarakat pariwisata di Indonesia pascapandemi disertai kata kunci proses pemajuannya yakni kolaborasi.

“Kegiatan FGD yang dilaksanakan Kemenparekraf dan Masata berjalan dengan lancar. Hal sama juga untuk kegiatan Kick Off Penerapan Protokol Pariwisata dan Sosialisasi Digitalisasi Pariwisata Masata dan Telkom Indonesia di Lembah Hijau Lampung,” ujarnya.

Ia juga mengatakan pihaknya mengajak Pulau Tegal Mas bersinergi berkolaborasi memajukan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Lampung, Sumatera, dan Indonesia. “Masata siap mendukung dan bekerja sama, kami juga siap mempromosikan tempat yang indah ini melalui semua media sosial Masata,” katanya.

Sementra itu, Dirut Tegal Mas, Rafsanzani Patria, mengucapkan terima kasih atas penganugerahan piagam apresiasi serta upaya akan tetap semangat untuk terus berbuat baik bagi kemajuan pariwisata di Lampung.

“Saat kami para warga sini (Pulau Tegal Mas) bertemu pak Thomas Riska selanjutnya terus berjuang bersama-sama hingga saat ini, kami menemukan selain lautan sampah juga ada mohon maaf, 86 mayat manusia saat pembersihan pulau dan wilayah sekeliling,” ujar Rafsan, sapaan akrabnya.

Dia juga meneruskan, sebelum dikelola pihaknya, Pulau Tegal Mas juga dikenal sebagai penampung sampah laut dan pesisir pantai Teluk Lampung. “Di sini ada siklus Januari-Februari yang terdapat sampah, di bulan itu pulau ini kedatangan sampah berton-ton jumlahnya. Ekskavator kami pun tak cukup untuk mengimbangi volume sampah yang ada,” ujarnya.(red)