Pemkab Lamsel Lakukan Kerja Sama (MoU) Dengan Bank Lampung Tentang Pengelolaan Keuangan Daerah

KALIANDA, mediarepublika.com – Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan lakukan penandatanganan kesepakatan bersama (MoU) dengan PT. Bank Lampung tentang Pengelolaan Keuangan Daerah Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel) di Aula Krakatau Kantor Bupati Lamsel, Senin (11/1/2021).

MoU Kesepakatan Bersama yang ditandatangani oleh Bupati Lampung Selatan, H.Nanang Ermanto dan Direktur Utama PT. Bank Lampung, Presley Hutabarat dilakukan berdasarkan pada Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 22 Tahun 2020 tentang tata cara kerjasama daerah dengan daerah lain, dan kerjasama daerah dengan Pihak Ketiga. Dan Peraturan Bupati Lamsel Nomor 21 Tahun 2020 tentang tata cara Penyelenggaraan Kerjasama Daerah.

Turut hadir pada acara tersebut, Sekdakab Lamsel, Thamrin, S.Sos, MM, Kepala Cabang Bank Lampung Kalianda, Mala Tisno, Kabag Kerjasama, Badruzzaman dan Para Pejabat Struktural Pemkab Lamsel Lainnya.

Bupati Nanang Ermanto dalam sambutannya mengatakan, “tujuan kerjasama ini ialah dalam rangka melakukan pengelolaan keuangan daerah di Kabupaten Lampung Selatan, sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan masing-masing Pihak,” Ucapnya.

“Saya selaku kepala daerah mendukung PT. Bank Lampung, semoga kesepakatan bersama (MoU) antara Pemerintah Daerah Kabupaten Lampung Selatan dan PT. Bank Pembangunan Daerah Lampung dapat berjalan sukses dan lancar sesuai dengan harapan kita bersama,” Ujarnya.

Pada kesempatan yang sama Direktur Utama PT. Bank Lampung, Presley Hutabarat menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada pemerintah daerah dan masyarakat atas kepercayaannya kepada Bank Lampung.

“Bank Lampung berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya kepada para nasabah kami. sebagai pemegang kas daerah, Bank Lampung terus berupaya untuk menjadi pelopor terdepan dalam implementasi transaksi non tunai,” Ucapnya.

“Untuk itu, Bank Lampung akan terus meningkatkan kualitas pelayanan dalam rangka memberikan yang terbaik untuk seluruh stakeholder,” Jelasnya.

Sementara, Kabag Kerjasama Pemkab Lamsel, Badruzzaman mengatakan ruang lingkup kesepakatan bersama ini meliputi beberapa hal, diantaranya :

  1. Pengelolaan keuangan daerah;
  2. Pengembangan dan implementasi tekhnologi informasi pada sistem akuntansi keuangan daerah dan aset daerah;
  3. Penggunaan aplikasi e-Budgeting yang merupakan aplikasi perangkat lunak yang dirancang untuk mendukung efektivitas dan keakuratan kinerja pengelolaan keuangan daerah yang terkait dengan Rekening Kas Umum Daerah.(Red)

Seorang Bidan puskesmas Siringbetik Melapor ke Polres Tanggamus Karena merasa di lecehkan

Tanggamus – mediarepublika.com Merasa dilecehkan oleh oknum pegawai Puskesmas Siring Betik Kecamatan Wonosobo. Bidan berinisial RS (24) melaporkan dugaan tindak pidana tersebut ke Polres Tanggamus, Sabtu (9/1/21).

Pasalnya, oknum berinisial MZ (53) selaku senior korban telah melakukan perbuatan verbal dan non verbal yang mengarah kepada pelecehan atau pencabulan terhadap soerang perempuan yang merupakan bawahannya.

Pantaun di Polres Tanggamus, RS yang merupakan warga Wonosobo Kabupaten Tanggamus itu datang ditemani suaminya dan ayahnya melapor ke SPKT Polres Tanggamus.

Tak berselang lama, korban membawa tanda bukti laporan bernomor TBL/30/I/2021. Selanjutnya ia menjalani pemeriksaan Satreskrim Polres Tanggamus.

“Perkara Cabul, kejadian pada hari Kamis, tanggal 7 Januari 2021 pukul 17.30 Wib. Tempat kejadian Puskesmas Siring Betik Kecamatan Wonosobo Kabupaten Tanggamus,” tertulis dalam TBL tertanggal 9 Januari 2021 tersebut.

Usai pemeriksaan RS menyampaikan bahwa kejadian yang dilaporkannya tersebut bermula saat RS sedang tugas malam di Puskesmas Rawat Inap Puskesmas Siring Betik bersama dua orang orang petugas lain pada Kamis (7/1/21).

“Saya waktu itu lagi tugas jaga malam bersama rekan lain, lalu pak MZ datang memanggil saya masuk keruang kerjanya untuk input data,” kata RS kepada awak media .

Menurutnya, setelah di dalam ruangan MZ, korban ditanya terkait input data tentang dirinya sendiri dengan rangkaian kata-kata yang tidak pantas selaku senior.

“Kamu lagi hamil dan menyusui tidak”, kata RS menirukan ucapan MZ.

“Lalu saya bilang gaklah pak, anak saya sudah minum susu sambung. Bagus kalau gitu berarti susunya buat saya aja kata dia (MZ), sambil mengusap-usap perut saya. Saya sadar karena dia atasan saya,  sayapun berkelit untuk menghindar agar atasan saya tidak tersinggung,” ungkapnya.

Sambungnya, bahwa perkataan MZ tidak hanya sampai disitu, untuk memecah susana MZ lalu menyampaikan data dari laptop kepada RS dan mengucapkan selamat kepada RS sambil menyalami.

Dengan rasa hormat kepada seniornya, RSpun menyambut jabat tangan sambil diangkat tangan MZ ke keningnya.
Namun tanpa di duga justru tangannya dicium dua kali, kemudian merangkul dan mengusap-usap rambut RS yang pada waktu itu RS memaksi jilbab.

“Dia menyampaikan selamat sambil ngajak jabat tangan, lalu tangan saya di kecupnya dua kali sambil tangan kirinya menggerayang masuk kedalam jilbab sambil bilang rambutmu panjang ya,” tegasnya.

Atas laporan tersebut, RS berharap MZ dapat ditindak sesuai hukum yang berlaku sehingga tidak lagi terjadi prilaku yang tidak pantas kepada juniornya.

“Ya harus ditindak. Jika didiamkan saja, takunya akan ada korban lainnya,” tandasnya.

Sementara itu, KUPT Puskesmas Siring Betik Kecamatan Wonosobo, Lailawati saat di konfirmasi mengaku belum tau dan belum dapat laporan kejadian tersebut.

“Saya belum tau kalau ada masalah seperti itu, dan sampai sekarang saya belum dapat laporan dari anak buah saya,” kata Lailawati melalui chat instan.

Lailawati mengaku akan memanggil korban maupun MZ untuk menjelaskan kejadian sebenarnya.

“Besok Senin mereka berdua saya panggil untuk saya mintai keterangan untuk penyelesaian, dan Kepala KUPT serta Kasubag TU punya wewenang mengontrol kegiatan di malam hari, tapi saya tidak pernah memerintahkan JM untuk mengimput data pada malam hari, kalau ini benar itu sudah pelanggaran,” tegasnya.

Terpisah, MZ dalam keterangannya mengatakan bahwa dia belum faham atas apa yang dimaksud pelaporan dugaan perbuatan tidak menyenangkan yang diduga dilakukannya kepada RS, sebab ia mengaku sakit dan masih kontrol di RS.

“Saya masih kontrol di RS. Saya enggak tau, enggak ngerti dan masih sakit. Saya tidak masuk (kerja) sebab masih sakit,” kilahnya melalui sambungan telfon. (Red)

Tanam Perdana, Nanang Harap Pisang Barangan Merah Jadi Komoditi Unggulan Di Lamsel

PALAS, mediarepublika.com – Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto bersama Ketua Komisi IV DPR RI, Sudin, SE lakukan Penanaman Perdana Komoditi Pisang Barangan Merah di Kebun Nursery PT Talun Jaya Abadi Desa Tanjung Sari Kecamatan Palas, Jum’at(8/1/2021).

Turut dihadir pada acara tanam perdana tersebut, Sekretaris Daerah lamsel, Thamrin, S.Sos, MM, Kepala BPTP Prov. Lampung, Dr. Jekvi Hendra, Kepala Balit Kelimat Bangtan Bagar, Dr. Arifin Rifa, Pimpinan PT Talun Jaya Abadi, Adi Putra Prajitna, Anggota DPRD Lamsel Fraksi PDIP, Rosdiana, Ketua TP PKK Lamsel, Winarni Nanang Ermanto, Para Kepala OPD dan Camat Palas, Rika Wati.

Pada kesepatan itu, dalam sambutannya Bupati Nanang mengatakan ucapan selamat datang kepada Bapak Sudin, SE selaku Ketua Komisi IV DPR RI di Nursery Desa Tanjung Sari Kecamatan Palas.

Bupati Nanang juga mengatakan Desa Tanjung Sari sebagai Sentra Prioritas dalam meningkatkan produksi Pisang Barangan merah diharapkan menjadi salah satu komoditas unggulan Kabupaten Lampung Selatan.

“Pisang Barangan mempunyai prospek yang sangat baik untuk dikembangkan oleh masyarakat, karena memiliki nilai ekonomi tinggi juga memiliki potensi pasar yang masih terbuka luas,” Ucapnya.

“saya berpesan kepada para petani di Desa Tanjung Sari ini, untuk serius dalam mengembangkan Budidaya Pisang Barangan merah ini, jaga serta lakukan perawatan dengan maksimal. Dengan tekad yang kuat untuk maju, kita pasti akan berhasil mengembangkan jenis Pisang Barangan Merah ini di Daerah kita,” Tuturnya.

Sementara, Ketua Komisi IV, Sudin, SE mengatakan,”Saya sengaja mendatangkan investor ke lampung selatan dengan harapan dapat meningkatkan ekonomi dan ketahanan pangan untuk masyarakat palas,” Ujarnya.

“Saya pesan kepada PT. Talun Jaya untuk memperhatikan dan membantu masyarakat sekitarnya, Insya Allah yang dibantu pun tidak akan jadi hebat dan yang membantu pun tidak akan kekurangan. Tapi kita sudah berbuat kebaikan, Ini yang paling penting,” Ucapnya.

Sudin juga berpesan kepada warga desa palas untuk selalu menjaga kesehatan agar tidak terpapar covid-19 yang tengah meresahkan dunia.

Selanjutnya kegiatan dilanjutkan dengan memberikan santunan kepada anak-anak yatim piatu serta melakukan pemotongan tumpeng dengan harapan kesuksesan dapat diraih dan komoditi terserbut menjadi unggulan desa setempat.(RED)

INFLASI IHK 2020 TERCATAT RENDAH, WASPADAI GEJOLAK HARGA BAHAN PANGAN AWAL TAHUN 2021

mediarepublika.com, —-  Inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) Provinsi Lampung tahun 2020 tercatat rendah pada batas bawah kisaran sasaran 3,0±1%. Capaian inflasi IHK tahun 2020 tercatat sebesar 2,00% (yoy) atau melambat dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 3,44% (yoy). Inflasi yang rendah tersebut dipengaruhi oleh permintaan masyarakat yang belum kuat sebagai dampak pandemi COVID-19, pasokan yang memadai, dan sinergi kebijakan melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dalam menjaga kestabilan harga. Meski demikian, capaian tersebut tercatat lebih tinggi dibandingkan inflasi Nasional dan Sumatera yaitu sebesar 1,69% (yoy) dan 1,90% (yoy).

Rendahnya realisasi inflasi pada tahun 2020 didukung oleh capaian kelompok inflasi yang terkendali. Inflasi kelompok inti terpantau menurun pada tingkat yang rendah, sebesar 1,52% (yoy) dibandingkan realisasi tahun sebelumnya sebesar 3,38% (yoy). Perkembangan tersebut terutama dipengaruhi oleh penurunan permintaan masyarakat akibat pandemi COVID-19 sejak Maret 2020. Sementara itu, inflasi kelompok volatile foods tercatat melambat sebesar 4,19% (yoy), atau lebih rendah dibandingkan tahun 2019 yakni 5,59% (yoy). Melambatnya inflasi pangan disebabkan oleh penurunan permintaan dari sektor hotel, restoran, dan katering (horeka) sebagai dampak merebaknya pandemi COVID-19. Efektivitas TPID dalam menjaga kecukupan pasokan bahan pangan strategis, semakin mendorong tercapainya inflasi volatile foods yang terkendali di tahun 2020. Di sisi lain, tekanan inflasi administered prices tahun 2020 relatif meningkat dari 0,76% (yoy) pada tahun 2019 menjadi 1,35% (yoy) seiring dengan kenaikan cukai rokok, tarif penyeberangan Merak-Bakauheni, dan bahan bakar rumah tangga.

Pada Desember 2020, inflasi IHK mengalami peningkatan dibandingkan dengan bulan sebelumnya. Inflasi IHK pada Desember 2020 tercatat sebesar 0,66% (mtm), lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya sebesar 0,12% (mtm). Pencapaian tersebut juga lebih tinggi dibandingkan inflasi Nasional yang tercatat sebesar 0,45% (mtm), namun lebih rendah dari inflasi Sumatera yang tercatat sebesar 0,72% (mtm). Secara spasial, dibandingkan 90 kota perhitungan inflasi nasional, inflasi Kota Bandar Lampung dan Kota Metro pada bulan Desember 2020 tergolong moderat dan masing-masing menempati urutan ke-29 dan ke-41.

Secara bulanan, inflasi pada bulan Desember 2020 meningkat didorong oleh kenaikan harga pada kelompok makanan, minuman, dan tembakau yang mencapai 2,28% (mtm) dengan andil tertinggi (0,65%). Adapun beberapa komoditas penyumbang inflasi terbesar antara lain cabai merah, cabai rawit, telur ayam ras, daging ayam ras, dan beras dengan andil masing-masing sebesar 0,31%, 0,13%, 0,09%, 0,05% dan 0,03%. Peningkatan tekanan inflasi, khususnya cabai merah dan cabai rawit disebabkan oleh terganggunya produksi seiring dengan meningkatnya curah hujan. Harga telur ayam ras dan daging ayam ras juga naik dipengaruhi oleh naiknya permintaan menjelang libur akhir tahun serta kenaikan harga pakan ternak, diantaranya jagung dan kedelai. Selain itu, kenaikan harga telur ayam disebabkan oleh terbatasnya pasokan day old chicken (DOC). Harga beras juga mengalami kenaikan seiring dengan berkurangnya pasokan memasuki masa tanam di beberapa daerah.

Meski demikian, inflasi yang lebih tinggi pada periode Desember 2020 tertahan oleh deflasi yang terjadi pada sebagian komoditas di antaranya telepon seluler, bawang merah, petai, cumi-cumi, dan emas perhiasan dengan andil masing-masing sebesar -0,06%, -0,04%, -0,02%, -0,01% dan -0,01%. Penurunan harga telepon seluler terjadi seiring dengan adanya diskon akhir tahun. Harga bawang merah mengalami penurunan seiring meningkatnya pasokan dari sentra produksi di Jawa. Peningkatan pasokan juga mendorong penurunan harga petai dan cumi-cumi. Sementara itu, harga emas perhiasan turun dipengaruhi oleh tren penurunan harga emas global didorong optimisme pasar terhadap kemajuan perkembangan vaksin COVID-19.

Nilai Tukar Petani (NTP) Desember 2020 tercatat lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya. Kenaikan NTP ini terjadi seiring dengan kenaikan harga pada komoditas subsektor tanaman pangan, antara lain jagung, beberapa jenis sayuran dan buah, kelapa, kopi, kakao, karet, kelapa sawit, beberapa jenis ternak dan unggas, serta beberapa jenis ikan tangkap dan budidaya yang mendorong peningkatan penerimaan petani (1,43%; mtm). Meskipun, di sisi lain, tekanan inflasi perdesaan juga tercatat naik sebesar 0,68% (mtm). Dengan demikian, NTP Desember 2020 tercatat naik sebesar 0,94% (mtm) dari 95,85 menjadi 96,75. Kenaikan NTP ini terjadi pada hampir semua subsektor, dengan kenaikan tertinggi pada subsektor hortikultura.

Ke depan, KPw BI Provinsi Lampung memandang bahwa inflasi akan tetap terkendali pada rentang sasaran 3±1%. Namun demikian, terdapat beberapa risiko yang perlu dimitigasi, antara lain: Pertama, ketidakseimbangan jumlah pasokan komoditas bahan pangan menghadapi normalisasi konsumsi masyarakat seiring dengan optimisme pulihnya aktivitas ekonomi. Pandemi COVID-19 telah berdampak pada menurunnya harga jual komoditas bahan pangan. Kondisi tersebut mengakibatkan turunnya pendapatan produsen, tergerusnya margin hingga kerugian yang menyebabkan berkurangnya modal dan terjadi disinsentif untuk berproduksi kembali. Menurunnya kemauan dan kemampuan untuk berproduksi akan menyebabkan penurunan pasokan dan berpotensi meningkatkan inflasi di masa yang akan datang. Kedua, berlanjutnya kenaikan harga cabai merah dan cabai rawit seiring kurang optimalnya produksi pada musim penghujan. Ketiga, kenaikan harga kedelai yang berisiko mendorong naiknya harga bahan makanan, termasuk harga produk peternakan. Keempat, berlanjutnya kenaikan harga beras seiring masuknya periode tanam di beberapa sentra produksi.

Dalam rangka mengantisipasi beberapa risiko tersebut, diperlukan langkah-langkah pengendalian inflasi yang konkrit terutama untuk menjaga inflasi yang tetap rendah dan stabil, yakni: Pertama, memastikan keterjangkauan harga, dengan cara melakukan pemantauan harga harian dan perbandingan harga dengan daerah lain, salah satunya melalui aplikasi Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (https://hargapangan.id/), untuk melihat perkembangan harga yang terjadi dan melakukan intervensi kebijakan yang diperlukan. Kedua, memastikan ketersediaan pasokan sebagai antisipasi lonjakan permintaan akibat optimisme masyarakat akan adanya vaksin COVID-19. Untuk itu, TPID Provinsi/Kabupaten/Kota perlu meningkatkan intensitas koordinasi, salah satunya melalui Kerjasama Antar Daerah (KAD) dalam hal pemenuhan komoditas pangan strategis menghadapi risiko kenaikan harga. Kota Bandar Lampung sebagai wilayah yang memiliki kontribusi besar pada inflasi Provinsi Lampung perlu mengupayakan KAD, khususnya untuk komoditas-komoditas utama penyumbang inflasi. Lebih lanjut, MoU tentang Kerjasama dalam rangka Peningkatan Perekonomian Daerah oleh 10 Gubernur di Sumatera pada tahun 2020 dapat menjadi dasar untuk penguatan Kerjasama Antar Daerah dalam pemenuhan pasokan bahan makanan di wilayah Sumatera. Pengawalan dalam pemberian bantuan sosial bagi kelompok masyarakat yang rentan terdampak COVID-19 juga perlu ditingkatkan, termasuk ketersediaan pasokan komoditasnya agar tidak mendorong kenaikan harga. Sementara itu, implementasi Program Kartu Petani Berjaya (KPB), selain dapat meningkatkan kesejahteraan petani, tentunya dapat mendukung upaya peningkatan produktivitas pertanian dan ketersediaan pasokan sehingga berdampak positif pada stabilitas harga. Ketiga, memastikan kelancaran distribusi melalui TPID dan Satgas Pangan dengan cara melakukan koordinasi untuk memastikan kembali kecukupan pasokan dan kelancaran akses distribusi bahan pokok. Selain untuk menjaga stabilitas harga, kelancaran distribusi dapat memudahkan petani memasarkan produk dan mendapatkan harga yang wajar. Keempat, meningkatkan komunikasi efektif terkait perkembangan harga, ketersediaan pasokan dan upaya pemerintah dalam pemenuhan pasokan perlu disampaikan oleh Pemerintah Daerah untuk menjaga ekspektasi positif bagi masyarakat dan menjaga stabilitas harga.

Serahkan SK Pengangkatan CPNS Formasi 2019, Bupati Nanang Ingin CPNS Lamsel Berkualitas dan Berdedikasi Baik

KALIANDA, mediarepublika.com – Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto secara langsung menyerahkan Surat Keputusan (SK) Petikan Bupati Lampung Selatan (Lamsel) tentang Pengangkatan CPNS Kabupaten Lampung Selatan di Aula Sebuku Rumah Dinas Bupati Lamsel, Kamis (7/1/2020).

SK tersebut diserahkan kepada 356 orang CPNS Formasi Tahun 2019 yang sebelumnya telah lulus seleksi pada penerimaan CPNS Lamsel Tahun 2019 yang lalu. Diantaranya, 287 Orang Tenaga Guru, 48 Orang Tenaga Kesehatan dan 21 Orang Tenaga Teknis.

Turut hadir pada acara serah terima tersebut, Sekdakab Lamsel, Thamrin, S.Sos, MM, Kepala BKD Lamsel, Puji Sukamto, Para Asisten, Para Staf Ahli Bupati dan Para Kepala OPD lainnya.

Pada kesempatan itu Bupati Lamsel, H. Nanang Ermanto Dalam Sambutannya mengatakan Dengan telah diterimanya SK CPNS tersebut, maka saudara-saudara telah menjadi bagian dari Aparatur Pemerintah Daerah Kabupaten Lampung Selatan.

Bupati Nanang juga berharap agar CPNS Lamsel dapat menunjukkan kinerja yang baik, Semangat Kerja Keras, Pengabdian, Kedisiplinan serta Loyalitas dalam bekerja dimanapun ditempatkan.

“Saya berpesan Jadilah Aparatur Sipil Negara (ASN) yang selalu siap menjalankan kewajiban dan tugas sebagai Abdi Negara dan Abdi Masyarakat di Kabupaten Lampung Selatan serta jauhkan diri dari pergaulan yang tidak baik,” Ucapnya.

“Ribuan bahkan Jutaan orang di Negeri ini bercita-cita ingin menjadi Aparatur Sipil Negara, namun tidak semua orang memperoleh kesempatan dan nasib yang sama. Jadi tunjukkan bahwa saudara-saudara adalah figur CPNS yang berkualitas, berdedikasi baik, bersih dari segala macam pengaruh pergaulan yang negatif. Jadilah suri tauladan bagi keluarga dan banyak orang,” Pungkasnya.

Sementara, Kepala BKD Lampung Selatan, Puji Sukamto mengatakan proses penerimaan CPNS Tahun 2019 ini merupakan proses terpanjang dimana tahapannya dimulai sejak tahun 2019 dan penerimaan SK nya di tahun 2021.

“Alhamdulillah setelah melalui proses yang panjang dikarenakan pandemi covid-19 ini, berdasarkan keputusan bupati lamsel No.800/792/V.05/2020 dan No.800/793/V.05/2020 tanggal 21 Desember 2020 Peserta hasil seleksi CPNS Kab Lamsel dapat diangkat menjadi CPNS di lingkungan Kab. Lamsel,” Ucapnya.

“Insya Allah SK yang akan dibagikan ini TMTnya 1 Desember 2020 dan SPMTnya sebagai dasar pembayaran gaji, Per-tanggal 4 januari 2021, Maka Insya Allah rekan-rekan CPNS dapat gajian dibulan januari ini,” Ujarnya disela dengan tepuk tangan dan senyum bahagia dari seluruh peserta.(Red)

Ketua DPP IKAPTK Lampung Sulpakar Minta Praja Utama IPDN Laksanakan Tugas Magang dengan Optimal Meski di Tengah Pandemi Covid-19

Bandar Lampung — Ketua Dewan Pengurus Provinsi (DPP) Ikatan Keluarga Alumni Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan (IKAPTK) Provinsi Lampung Sulpakar meminta Praja Utama Institut Dalam Negeri (IPDN) tetap melaksanakan tugas magangnya dengan optimal meski di tengah pandemi Covid-19.

Hal itu diungkapkan Sulpakar saat memberikan pengarahan dan pembekalan kepada 50 Praja Utama IPDN angkatan XXVII yang akan melakukan magang dan penelitian dalam rangka menyelesaikan tugas akhir, Rabu (8/1) di Aula Dinas Pendidikan Provinsi Lampung.

“Kuncinya keberhasilannya adalah kecerdasan dan emosional yang seimbang, mampu menyesuaikan diri dengan baik, rendah hati, disiplin serta berprilaku yang baik, ” ujar Sulpakar.

Sulpakar berharap seluruh praja menjaga nama baik selama melakukan magang dan penelitian di instansi pemerintah yang sudah ditunjuk. “Untuk itu kita minta agar mereka dapat menjaga baik, baik pribadi, keluarga juga IPDN sendiri,” ujar Sulpakar.

Sementara itu, Kepala Biro Admistrasi Pimpinan Yudhi Hermanto menyampaikan beberapa kriteria yang hendaknya dimiliki seorang praja, yakni berilmu, disiplin, tanggungjawab, kreatif dan inovatif, ikhlas, komunikatif terhadap lingkungan. “Selain itu hendaknya seorang praja mampu beradaptasi dan menyesuaikan diri dengan baik dengan lingkungannya,” ujar Yudhi.

Adapun Pemateri lain dalam acara Pembekalan Magang Wasana Praja Angkatan XXVIII, yaitu Ketua Bidang Pembinaan dan Advokasi Anggota DPP IKAPTK Lampung Yurnalis (Pembekalan tentang Menejemen Kepegawaian dan Jenjang Karir ASN).

Usai acara pembekalan materi, dilanjutkan dengan ramah tamah dan makan siang bersama keluarga besar DPP IKAPTK Lampung.(Red)

Wakapolda Lampung Brigjen Pol Drs Subiyanto Menjadi Irup Pada Pelaksanaan Sertijab

Waka Polda Lampung Brigjen Pol Drs Subiyanto menjadi Irup pada pelaksanaan Upacara Sertijab Karo Rena, Karo Log, Dansat Brimob, Kabid Kum dan Kabid TIK Polda Lampung,

Selasa (5/1/2021) Pukul 8.00 Wib.

Berdasarkan Surat Keputusan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor : Kep/2212/XI/2020/ tanggal 16 November 2020.

Kabid TIK Kombes Pol Joko Sumarno, S.IK., menjadi Dirreskrimsus Polda Banten.

Kombes Pol M.Arif Rifai S.IK., Kasubag SDM Bag Renmin Korlantas Polri menjadi Kabid TIK Polda Lampung.

Kombes Pol Ayep Wahyu Gunawan S.IK., Karo Rena Polda Lampung menjadi Analis Kebijakan Madya Bidang Jemengar Asrena Polri.

Kombes Pol Yosef Budi Meidianto S.IK., M.H., Karo Rena Polda Sulut menjadi Karo Rena Polda Lampung.

Kombes Pol Heri Setyawan S.IK.,M.H., Kabid Kum Polda Lampung menjadi Kabid Propam Polda Kalteng.

Kombes Pol Ahmad Basahil S.IK.,MH., Autitor Kepolisian Madya TK III Itwasda Polda Kep.Babe menjadi Kabid Kum Polda Lampung.

Kombes Pol Bastoni Purnama S.IK.,MH., Karo Log Polda Lampung menjadi Analis Kebijakan Madya Bidang Faskon Slog Polri

Kombes Pol Mukhamad Safei S.IK.,MH., Karolog Polda Sulbar menjadi Karo Log Polda Lampung.

Kombes Pol Donyar Kusumadji S.IK., Dansat Bromob Polda Lampung menjadi Analis Kebijakan Madya Bidang Brigade Mobil Korbrimob Polri.

Kombes Pol Kasero Manggolo S.Sos.,S.H.,M.H., Analis Kebijakan Madya Bidang Brigade Mobil Korbrimob Polri menjadi Dansat Brimob Polda Lampung.

Acara dilaksanakan di Gedung Wiyono Siregar Polda Lampung yang dihadiri oleh Irwasda Polda Lampung, Karo Ops Polda Lampung, PJU Polda Lampung dan para Kapolres/ta Jajaran Polda Lampung.

Acara dilanjutkan dengan Pengambilan Sumpah Jabatan, pemberian cindramata dan Ucapan selamat dari Waka Polda dan PJU serta Kapolres/ta jajaran Polda Lampung, acara dilaksanakan tetap mengedepankan Protokol Kesehatan.

Waka Polda Pimpin Upacara Kenaikan Pangkat

mediarepublika.com, — Waka Polda Lampung, Brigjen Pol Drs Subiyanto, Pimpin Langsung Pelaksanaan Upacara kenaikan pangkat yang dilaksanakan di Lapangan Upacara Polda Lampung yang dihadiri oleh Irwasda Polda Lampung,Karo Ops Polda Lampung,PJU Polda Lampung,dan Seluruh Personil yang melaksanakan Upacara Kenaikan Pangkat.

Sebanyak 402 Personil Yang melaksanakan Kenaikan Pangkat yang terdiri dari Kombes ke Brigjen 1 pers, AKBP Ke Kombes 1 pers, Kompol Ke AKBP 6 pers, AKP ke Kompol 11 pers, IPTU Ke AKP 10 pers, IPDA Ke IPTU 24 pers, Bintara Polda 258 pers, Tamtama 52 pers danPNS 39 personil

Dalam Amanat Kapolda Lampung yang di sampaikan oleh Waka Polda Lampung Brigjen Pol Drs Subyanto yakni Atas nama pribadi dan pimpinan Polda Lampung mengucapkan selamat kepada 402 personil yang  melaksanakan Korps Raport pada hari ini, dan dilaksanakan di wilayah masing-masing karena situasi masih Pandemi Covid-19 dan semuanya harus menerapkan Protokol kesehatan.
Kenaikan Pangkat ini merupaka  Reward atau penghargaan dari organisasi dengan terlebih dahulu dilakukan penilaian.karena ini adalah amanah yang harus bisa dipertanggung jawabkan.

Beberapa Hal yg perlu diperhatikan :
1. Tingkatkan kualitas SDM dan segera menyesuaikan diri terhadap perkembangan teknologi dan informasi yg semakin berkembang.
2. Tampilkan sikap kepemimpinan yg dpt diteladani dlm ketaqwaan,kesederhanaan dan tanggung jawab terhadap tugas serta tumbuhkan budaya melayani.
3. Pedomani 3 pilar Proaktif,Partnership,dan Problem Solving dalam pelaksanaan tgs memelihara Kamtibmas agar selalu kondusif.
4. Jadilah teladan bagi keluarga,rekan dan Masy dlm menerapkan Protokol  kesehatan utk mencegah penularan Covid -19.

Audiensi, Nanang Ermanto Harapkan Program Kerja FKUB Saling Bersinergi Dengan Pemda

KALIANDA, mediarepublika.com – Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto didamping Sekretaris Daerah Lampung Selatan, Thamrin, S.Sos, MM lakukan audiensi bersama Forum Kerukunan Antar Umat Beragama (FKUB) Lampung Selatan (Lamsel) di ruang kerja Bupati Lamsel, Senin (4/1/2021).

Turut hadir pula pada audiensi tersebut, Para Staf Ahli Bupati Para Asisten, Kepala KesbangPol Lamsel, Thomas Amirico, Kadis Kominfo Lamsel, Sefri Masdian , Kakan Depag Lamsel, Ashari Ketua Ormas Lamsel dan Tokoh Agama Lamsel.

Kunjungan Pengurus FKUB menemui orang nomor satu di lamsel tersebut dimaksudkan untuk meningkatkan jalinan silaturahmi serta menyamakan persepsi dalam mensinergikan program-program pembangunan dilamsel sehingga kedepan dapat terciptanya masyarakat yang rukun, aman dan damai.

Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto menyampaikan dalam audiensi tersebut dengan hadirnya tokoh agama dari FKUB diharapkan dapat membantu pemerintah daerah dengan bersama-sama mensosialisasikan program-program pemerintah.

“Yang saya harapkan dari FKUB ialah kita jangan sampai ketika ada suatu persoalan, baru kita duduk bersama. Tapi bagaimana kedepan FKUB sudah mempunyai program kerja yang saling bersinergi dengan pemerintah daerah,” Ujarnya.

“Insya Allah dengan persatuan dan kesatuan kita, kedepan apa yang di cita-citakan FKUB dan pemerintah daerah bisa tercapai. saya harapkan juga FKUB dapat membangun pondasi yang kuat di tengah masyarakat, hal itu sangat berguna untuk masa depan generasi yang akan datang,” Ucapnya.

Bupati Nanang juga meminta agar FKUB untuk turun kebawah hingga ke desa-desa untuk melakukan pembinaan mental/spiritual untuk generasi kedepan.

Pada kesempatan itu pula, Ketua FKUB Lamsel, KH. Rafiq Udin beserta seluruh pengurus FKUB Lamsel mengatakan ucapan selamatnya kepada kepada Bupati Nanang atas terpilihnya kembali oleh masyarakat saat pemilukada 2020 kemarin.

“Kami mengucapkan selamat kepada bupati atas terpilihnya kembali mudah-mudahan dengan do’a kita bersama lampung selatan bisa lebih baik,” Ucapnya.

“Tentunya kami FKUB melaksanakan tugas sesuai dengan SK yang diberikan. Kami menampung asprirasi dari para tokoh masyarakat dan tokoh agama dan Kami siap bersama Bupati menciptakan lampung selatan rukun, aman dan damai,” Ujarnya.(Red)

Nanang Ermanto Terima Kunjungan Silaturahmi Fraksi Partai Gerindra

KALIANDA, mediarepublika.com – Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto menerima kunjungan silaturahmi Anggota DPRD Kabupaten Lampung Selatan dari Partai Gerindra Lampung Selatan, Waris Basuki dan Bambang Irawan, serta Pengurus Partai Gerindra, Untung Setia Budi,S.Pd.

Silaturahmi yang dilaksanakan di Ruang Kerja Bupati pada Senin (4-1-2021) tersebut, Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto didampingi Sekretaris Daerah, Thamrin, S. Sos, serta beberapa Pejabat Utama Pemkab. Lampung Selatan.

Pada kesempatan itu, Bambang Irawan yang juga sebagai Ketua Komisi 1 DPRD Lampung Selatan, juga mengucapkan Selamat Kepada H. Nanang Ermanto yang telah memenangi kontestasi Pilkada Serentak Tahun 2020 yang digelar pada 9 Desember 2020.

“Atas nama pribadi dan atas nama Fraksi Partai Gerindra, saya mengucapkan selamat kepada bupati, semoga diberi kemudahan, diberikan kelancaran hingga pelantikan nanti tidak ada kendala yang berarti, dan dapat membawa Lampung Selatan kearah yang lebih baik lagi,” ujar Bambang Irawan.

Selain mengucapkan selamat, kunjungan silaturahni Fraksi Partai Gerindra tersebut juga membicarakan usulan Perberhentian dan Pergantian Antar Waktu Anggota DPRD Lampung Selatan, dimana Fraksi Partai Gerindra mengusulkan Untung Setia Budi, S. Pd untuk menggantikan H. Darol Kutni, S.Sos yang meninggal dunia pada 19 Oktober 2020 yang lalu.

Pada kesempatan itu, Bupati Nanang Ermanto mengucapkan terimakasih atas kunjungan Fraksi Partai Gerindra, serta mengucapkan turut berduka cita atas meninggalnya Darol Kutni. Nanang mengatakan, Darol Kutni merupakan saudara sekaligus sahabat baiknya.

“Saya turut berduka cita atas meninggalnya almarhum. Beliau adalah saudara saya, sahabat saya, semoga beliau mendapatkan ketenangan dialam sana. Aamiin,” ucap Nanang.

“Mengenai PAW, sesuai dengan ketentuan, pada prinsipnya saya siap mendukung, sebab antara eksekutif dan legislatif merupakan mitra yang sama-sama memiliki tanggung jawab untuk memajukan Lampung Selatan,” ujar Bupati Nanang Ermanto.

Lebih lanjut, Nanang Ermanto menuturkan, perbedaan dalam pilkada merupakan hal biasa dalam politik. Namun yang terpenting, bagaimana kedepannya antara eksekutif dan legislatif secara bersama-sama dapat membangun Lampung Selatan menjadi lebih baik lagi. Karena menurutnya, antara eksekutif dan legislatif sama-sama mendapatkan amanah dari rakyat dimana rakyat menginginkan kemajuan dan kesejahteraan.

“Kita sama-sama mendapatkan amanah dari rakyat, dimana rakyat menginginkan kemajuan dan kesejahteraan,” ujar Nanang.

“Kedepan sinergi ini dapat kita jaga. Apa yang bisa kita komunikasikan, ya kita komunikasikan. Tidak ada yang namanya hambatan, sumbatan antara ekaekutif dan legislatif. Sumbatan itu harus kita buka agar kedepannya kita dapat membangun Lampung Selatan lebih baik lagi. Itu harapan saya,”tambah Nanang.

Usai melakukan perbincangan, Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto menandatangan Usulan Pemberhentian dan Pergantian Antar Waktu Anggota DPRD Kabupaten Lampung Selatan dari Partai Gerindra yang disaksikan oleh Sekretaris Daerah, Thamrin, S. Sos dan beberapa Pejabat Srtuktural serta dari Fraksi Partai Gerindra, Waris Basuki, Bambang Irawan dan Untung Setia Budi yang diusulkan menggantikan Darol Kutni.(Red)