Dihadiri 8 Bupati, Muswil IV APKASI Korwil Lampung Resmi Dibuka

KALIANDA, Diskominfo Lamsel – Musyawarah Wilayah (Muswil) IV Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) Koordinator Wilayah (Korwil) Lampung digelar di Grand Elty, Desa Merak Belantung Kecamatan Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan.

Musyawarah kerja para kepala daerah atau bupati se-Provinsi Lampung itu, dibuka secara resmi oleh Staf Ahli Bidang Ekonomi Pembangunan Saiful Darmawan mewakili Gubernur Lampung Ir. Arinal Djunaidi, Selasa (12/10/2021).

Hadir dalam acara itu Bendahara Umum APKASI Hj. Ratu Tatu Chasanah yang juga merupakan Bupati Serang Provinsi Banten serta anggota APKASI Korwil Lampung.

Adapun, dari 13 anggota APKASI Korwil Lampung hadir 8 diantaranya yakni, Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto, Bupati Tanggamus Hj. Dewi Handajani, Bupati Lampung Timur H. M. Dawam Rahardjo, dan Bupati Pringsewu H. Sujadi.

Kemudian, Bupati Pesawaran H. Dendi Ramadhona, Bupati Lampung Tengah H. Musa Ahmad, Bupati Lampung Utara H. Budi Utomo, dan Bupati Lampung Barat H. Parosil Mabsus. Hadir juga Wakil Bupati Pesisir Barat A. Zulqoini Syarif.

Selaku tuan rumah sekaligus Koordinator APKASI Wilayah Lampung, Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto mengucapkan selamat datang kepada Bendahara Umum APKASI Hj. Ratu Tatu Chasanah beserta  para bupati se-Provinsi Lampung.

“Sebetulnya Muswil IV APKASI Korwil Lampung ini akan dilaksanakan jauh hari sebelumnya. Tapi mengingat situasi bangsa yang sedang dilanda pandemi Covid-19, sehingga agendanya sempat tertunda,” ujar Nanang dalam kata sambutannya.

Pemkab Lampung Selatan menjadi tuan rumah pelaksanaan Muswil IV APKASI Koordinator Wilayah Lampung.

Nanang Ermanto berharap, dalam forum Musyawarah Wilayah  IV tersebut akan menjadi momentum penguat ikatan tali silaturahmi antar pimpinan daerah, dalam hal ini gubernur dan seluruh bupati se-Provinsi Lampung yang tergabung organisasi APKASI.

Selain itu, Nanang Ermanto juga berharap, dalam Muswil IV tersebut nantinya akan terpilih Pengurus APKASI Korwil Lampung yang baru untuk periode 2021-2026.

“Semoga dengan terpilihnya Koordinator yang baru, mudah-mudahan APKASI kedepan bisa berjalan dengan baik. Bisa mewakili bupati-bupati yang ada di Provinsi Lampung dalam memperjuangkan aspirasi yang ada di daerahnya masing-masing,” tandasnya.

Sementara, mewakili Ketua Umum APKASI, Hj. Ratu Tatu Chasanah sangat mengapresiasi langkah proaktif yang dilakukan Bupati Lampung Selatan selaku Koordinator APKASI Wilayah Lampung yang telah mengadakan kegiatan Muswil IV APKASI Korwil Lampung.

“Saya menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya dari Ketua Umum APKASI yang tidak dapat hadir dalam kegiatan yang sangat strategis ini. Beliau (Ketua Umum) titip salam, selamat menjalankan musyawarah,” kata Ratu Tatu.

Ratu Tatu Chasanah juga mengatakan, mendapat tugas ke Lampung Selatan memiliki kesan tersendiri baginya. Menurutnya, Lampung Selatan seperti kampung kedua baginya.

“Jadi ketika ditugaskan kesini (Lampung Selatan) sudah tidak asing, karena ini kampung kedua bagi saya. Jadi kalau orang Banten itu kampung keduanya di Lampung, begitu juga orang Lampung kampung keduanya di Banten,” kata Ratu Tatu Chasanah.

Ratu Tatu berharap, selain dapat terpilih Koordinator APKASI Wilayah Lampung yang baru periode 2021-2016, melalui kegiatan Muswil itu juga dapat diinventarisir berbagai isu-isu sekaligus solusi yang ditawarkan terkait pelaksanaan pemerintahan secara umum ditingkat kabupaten yang perlu diperjuangkan APKASI Korwil Lampung ditingkat pusat.

“Kami berharap musyawarah atau rapat ini dapat memilih koordinator wilayah yang baru serta menghasilkan rekomendasi tentang berbagai persoalan yang dihadapi oleh segenap anggota APKASI di wilayah Lampung,” katanya. (Az)

Penulis : Mhr Aziz

Permudah Akses Informasi, Pemkab Lampung Selatan Teken MoU Layanan Informasi Publik dengan Perum LKBN ANTARA

KALIANDA, Diskominfo Lamsel – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan menandatangani Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) dan Perjanjikan Kerja Sama (PKS) Layanan Informasi Publik dengan Perum Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) ANTARA.

Penandatangan MoU-PKS dilakukan antara Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lampung Selatan Thamrin dan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika M. Sefri Masdian dengan CEO Antara Digital Media, Darmadi, di ruang Sekda Lampung Selatan, Jumat (24/9/2021).

Dalam kesempatan itu, CEO Antara Digital Media, Darmadi mengatakan, kerja sama dengan Pemkab Lampung Selatan itu terkait dengan pelayanan informasi publik.

Dimana nantinya, pihaknya akan memasang I-media/TV Robot Indoor dan layar luar ruang dengan teknologi lampu LED (videotron) yang mampu menampilkan video, gambar atau konten di sejumlah lokasi strategis. Seperti tempat pelayanan umum dan lainnya.

Lebih lanjut Darmadi menjelaskan, nantinya 40 persen konten yang ditampilkan berisi kegiatan dari Pemkab Lampung Selatan. Kemudian, 60 persen dari ANTARA News yang akan menyebarkan berbagai informasi yang telah dihimpun dari seluruh nusantara.

“Kami himpun berita dari Aceh dan daerah lainnya masuk ke Lampung Selatan, begitu juga sebaliknya. Sebagian informasi dari Lampung Selatan akan kami sebarkan ke seluruh Indonesia. Itulah konsep kami menyebarkan ke seluruh Indonesia, agar nanti Lampung Selatan tahu tentang Indonesia dan Indonesia tahu tentang Lampung Selatan,” ujarnya.

Darmadi menambahkan, beberapa manfaat yang akan dirasakan oleh masyarakat dengan terjalinnya kerja sama tersebut yaitu, masyarakat akan lebih mudah mendapat akses informasi yang valid, interaktif tanpa batas, cepat, murah, mudah, inklusif dan intrusif.

“Sisi baiknya sebenarnya kalau kita bisa mengedukasi masyarakat untuk mendapatkan informasi yang benar, itu bagus. Tapi masalahnya kita tidak bisa mengontrol dan mereka bisa liar pemikirannya terhadap berita yang tidak benar. Nah ini perlu cara bagaimana pemerintah bisa menyakinkan tentang informasi sebenarnya yang terjadi,” katanya.

Sementara, mewakili Bupati Lampung Selatan, Sekda Thamrin menyambut baik atas terjalinnya kerja sama dalam rangka penyebarluasan layanan informasi publik itu.

“Tentunya kerja sama ini menjadi sangat penting, mengingat media digital saat ini sangat diperlukan untuk penyampaian informasi yang cepat dan akurat,” kata Thamrin.

Thamrin berharap, dengan kerja sama tersebut juga dapat menyebarluaskan berbagai informasi tentang Kabupaten Lampung Selatan, terutama sebagai sarana promosi investasi dan produk unggulan dan pembangunan di Kabupaten Lampung Selatan.

“Kabupaten Lampung Selatan memiliki potensi baik SDA, pertanian, peternakan, perikanan, pertambangan, wisata dan produk unggulan. Harapannya semua potensi ini bisa dikenal secara luas, sehingga memberikan peluang untuk meningkatkan dan menarik wisataan maupun para investor untuk berinvestasi di Lampung Selatan,” ujarnya.

Thamrin menambahkan, setelah dilakukannya penandatangan MoU itu, yang tidak kalah penting juga adalah pengisian konten-konten informasi yang akan ditayangkan.

Untuk itu, dia meminta mulai dari sekarang para Kepala OPD juga sudah merancang atau menyiapkan konten-konten informasi yang nantinya akan ditayangkan oleh LKBN ANTARA.

“Artinya dalam hal pengisian konten informasi ini bukan hanya menjadi tanggungjawab Dinas Kominfo saja. Tetapi juga tanggungjawab semua OPD. Untuk itu, saya minta kepada Kepala OPD agar secara aktif untuk membuat konten informasi itu,” tegasnya.

Diakhir penyampainnya, Thamrin juga berharap, dengan ditandatanganinya MoU dan PKS itu, tidak hanya sebatas kerja sama layanan informasi publik saja. Tetapi juga program-program yang lain seperti peningkatan SDM dan program lainnya. (Kmf)

Sinergi Membangun LPP Lokal berbasis Digital, Kadis Kominfotik pimpin Rakor dan FGD Bidang Informasi dan Komunikasi Publik

Kalianda, — Kepala Dinas Kominfotik Provinsi Lampung, Ganjar Jationo, SE, M.AP, memimpin Rapat Koordinasi dan FGD Bidang Komunikasi Publik bersama Kepala Dinas Kominfo Kabupaten/Kota se- Provinsi Lampung, bertempat di Grand Elty Krakatau Kalianda, Kamis (23/09).

Kegiatan dibuka Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Selatan,. Thamrin S.Sos. M.M mewakili Bupati Lampung Selatan.

Kegiatan dilaksanakan oleh Dinas Kominfo Kabupaten Lampung Selatan bekerjasama dengan Dinas Kominfotik Provinsi Lampung dalam rangka turut mensukseskan Program Literasi Digital – Indonesia Makin Cakap Digital yang dicanangkan Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia serta sinergi Program Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Publik.

Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Lampung Selatan, M. Sefri Masdian dalam laporannya mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan agenda kegiatan Provinsi Lampung yang saat ini Kabupaten Lampung Selatan sebagai tuan rumah penyelenggaranya.

Diungkapkan dari 415 Kabupaten/Kota dan 34 Provinsi di Indonesia hanya terdapat 150 daerah yang telah memiliki Lembaga Penyiaran Publik (LPP) Lokal, sedangkan di Provinsi Lampung baru memiliki 6 LPP Lokal.

Tujuan diselenggarakannya Rakor dan FGD bidang Informasi dan Komunikasi Publik tersebut adalah mendorong Kabupaten/Kota yang belum memiliki LPP lokal untuk membangun LPP lokal berbasis jurnalisme warga (Citizen Jurnalism) berupa partisipasi aktif yang dilakukan oleh masyarakat dalam kegiatan pengumpulan, pelaporan, analisis serta penyampaian informasi dan berita.

Dalam jurnalisme warga, masyarakat tidak hanya menjadi konsumen media tapi juga bisa terlibat dalam proses pengelolaan informasi.

Peran serta stake holder untuk mendorong pembangunan informasi di daerah juga sangat diharapkan agar dapat bersinergi dengan baik antar Perangkat Daerah.

Mendorong sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi dan pemerintah Kabupaten sehingga tercipta iklim informasi yang baik sebagai bentuk dukungan program pemerintah pusat dan memberikan peluang kepada daerah untuk membangun LPP lokal yang berbasis digital.

Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Selatan, Thamrin, S.Sos. M.M, dalam kesempatan membuka kegiatan Rakor dan Fokus Group Discussion (FGD) berharap dengan momentum kegiatan ini dapat menjadi sarana untuk saling bersinergi antara Dinas Kominfo di Provinsi Lampung.

LPP lokal hendaknya dapat menjamin masyarakat mendapatkan informasi dari pemerintah daerah sekaligus memberikan hiburan dengan program – program yang menarik.

“Keberadaan LPP merupakan Asset Pemerintah Daerah, tentunya disesuaikan dengan daerahnya masing – masing,” ucap Thamrin.

Lebih jauh, Sekdakab menekankan agar dalam pengelolaannya, LPP lokal harus mengedepankan sikap profesional yang harus dijalankan disetiap gerak langkahnya.

Sementara itu dihadapan Kadis Kominfo se-provinsi Lampung, Kadis Kominfotik Provinsi Lampung menyampaikan terkait kebijakan nasional dibidang Informasi, Komunikasi Publik dan Statistik.

Lebih lanjut, Kadis Kominfotik Provinsi Lampung menekankan agar kebijakan dasar dari pemerintah pusat menjadi pedoman dalam menjabarkan secara teknis kebijakan kepala daerah masing-masing sesuai dengan tupoksi perangkat daerah yang menangani urusan pemerintah wajib bidang Kominfo.

Selain Kepala Dinas Kominfo se-Provinsi Lampung, kegiatan dihadiri Asisten bidang Pemerintahan dan Kesra Kabupaten Lampung Selatan, Direktur Radio ASN dan beberapa pimpinan LPP Lokal, yaitu Swara Mesuji FM, swara Praja FM, dan Metropolis Kota Metro. (Dinas Kominfotik Provinsi Lampung)

Atasi Kelangkaan, Nanang ErmantoDatangkan 99 Tabung Oksigen dari PT Pusri Palembang

KALIANDA, Diskominfo Lamsel – Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto mendatangkan 99 tabung oksigen dari PT Pupuk Sriwidjaja (Pusri) Palembang untuk memenuhi tingginya kebutuhan masyarakat akan alat bantu pernapasan itu.

Dari pantauan, sebanyak 96 tabung oksigen besar berukuran 6 meter kubik dan 3 tabung oksigen kecil berukuran 1 meter kubik tiba di rumah dinas bupati pada Sabtu, (24/7) dengan diangkut mengunakan dua truk engkel sekitar pukul 15.30 WIB.

Setelah dilakukan pengecekan jumlah dan kondisi, tabung oksigen langsung di distribusikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bob Bazar Lampung Selatan sebagai rumah sakit rujukan Covid-19 di Provinsi Lampung.

“Alhamdulillah kita dapat bantuan isi ulang oksigen sebanyak 99 tabung sebagai bentuk CSR dari PT Pusri Palembang. Ini untuk membantu kebutuhan oksigen di RSUD Bob Bazar sebagai salah satu rumah sakit rujukan Covid-19,” ujar Nanang disela melepas pendistrbusian oksigen dari rumah dinas bupati ke RSUD Bob Bazar, Sabtu sore (24/07/2021).

Nanang menuturkan, kebutuhan tabung oksigen meningkat seiring melonjaknya kasus Covid-19. Untuk itu, pihaknya telah melakukan berbagai upaya termasuk membeli tabung oksigen untuk mengantisipasi kebutuhan oksigen bagi pasien yang terpapar Covid-19.

“Kita (RSUD Bob Bazar) kan rumah sakit rujukan, orang dari mana-mana datang. Jika kita tidak persiapkan segala sesuatunya, seperti oksigen, bisa berdampak pada hal-hal yang tidak kita inginkan, jangan sampai kita kekurangan oksigen,” tukas Nanang.

Nanang menambahkan, kondisi saat ini, kita memerlukan sekitar 200 tabung oksigen perhari. Memang, kebutuhan oksigen bergantung dari berapa banyaknya pasien. Semenjak Pandemi Covid-19 gelombang ke-2 melanda tanah air, kebutuhan oksigen diberbagai daerah meningkat, seiring peningkatan jumlah pasien covid-19, termasuk di Lampung Selatan. Meski demikian, pasokan oksigen di Lampung Selatan masih cukup aman.

“Masyarakat tidak usah panik akan kekurangan oksigen. Kita sudah ada solusinya. PT Pusri sudah menyatakan siap untuk membantu. Kapan saja bisa kita minta, atau kita jemput langsung untuk isi ulang. Berapapun tabung yang kita miliki, pihak PT. Pusri siap membantu untuk isi ulang. Ini semua gratis untuk pasien Civid-19,” kata Nanang.

“Makanya saya minta kepada pihak RSUD. Bob Bazar, Oksigen ini diprioritaskan bagi pasien yang terpapar covid-19. Oksigen ini gratis, jangan ada pungutan-pungutan,”tambah Nanang.

Pada kesempatan itu juga Nanang berpesan kepada seluruh masyarakat Lampung Selatan khususnya, untuk secara bersama memutus mata rantai penyebaran covid-19 dengan cara menerapkan protokol kesehatan. Masyarakat harus lebih disiplin menjalani protokol kesehatan. Jangan melepas masker saat berjumpa atau ngobrol dengan orang lain.

“Kita sosialisasikan kepada seluruh Camat, Kades, Calon Kades, Uspika Kecamatan, untuk secara bersama memutus mata rantai penyebaran covid-19. Kita juga meminta mereka untuk mensosialisasikan protokol kesehatan. Kemarin juga dengan para tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, untuk ikut membantu mensosialisaiskan protokol kesehatan,” tambah Nanang.

“Sekarang ini, semua wajib pakai masker. Jangan pernah lepas masker saat berjumpa atau ngobrol dengan orang lain,” tegas Nanang. (Kmf)

Kuatkan Persatuan dan Kesatuan, Nanang Ermanto Lakukan Silaturahmi Bersama Umat Sedarma Se-Lampung Selatan

KALIANDA – Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto silaturahmi bersama para tokoh umat sedarma Se-Kabupaten Lampung Selatan, Selasa (25/5/2021) di aula sebuku rumah dinas bupati setempat.

Kunjungan para toko agama umat sedarma lampung selatan bertujuan untuk untuk meningkatkan komunikasi antar tokoh umat sedarma yang ada di Lampung Selatan, sehingga diharapkan mampu memperkokoh persatuan dan kesatuan di bidang keagamaan.

Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto mengatakan dalam sambutannya kepada seluruh tokoh umat sedarma yang hadir, untuk tetap menjaga situasi kondusif, memelihara kebiasaan gotong royong, dan selalu melestarikan budaya demi keberhasilan proses pembangunan.

Bupati Nanang juga berharap melalui forum silaturahmi tersebut dapat membangkitkan rasa persatuan dan kesatuan umat beragama dan sebagai sarana untuk menciptakan rasa saling memiliki diantara masyarakat, sehingga dapat hidup berdampingan secara damai dan saling menghormati.

“saya berkeyakinan bahwa masalah-masalah yang berat yang kini tengah dihadapi masyarakat kita akan dapat diselesaikan dengan sebaik-baiknya, apabila didukung oleh seluruh tokoh umat sedarma yang senantiasa berpegang teguh terhadap nilai-nilai keagamaan, persatuan dan kesatuan, sehingga setiap tantangan yang kita hadapi dapat diatasi dengan sebaik-baiknya.” Ucapnya.

Sementara dalam sambutannya W. Sude mengatakan putusan rapat kerja majelis adat pekraman lampung selatan (MAP LS) yang diantaranya MAP LS akan mengadakan silarurahmi dan pembinaan di tingkat desa di lamsel.

“MAP LS juga mengusulkan kapada pemerintah daerah tenaga guru agama hindu baik di tingkat SD dan SMP dalam formasi PNS maupun PPPK, kebetulan ini banyak juga siswa-siswi di lamsel yang masih kekurangan tenaga mpendidik untuk agama hindu,” Ucapnya.

Turut hadir pada kegiatan silaturahmi tersebut Sekda Lamsel, Thamrin, S.Sos, MM, Para Pejabbat Struktural Pemkab Lamsel, Ketua Majelis Adat Pekraman Lamsel, Para Tohoh Adat Umat Sedarma serta Pengurus dan Anggota IWHD.(Red)

Nanang Ermanto Sampaikan LKPJ Tahun Anggaran 2020 Kepada DPRD Lampung Selatan

KALIANDA, – Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) atas pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Lampung Selatan Tahun Anggaran 2020 kepada DPRD setempat secara virtual.

Nanang menyampaikan LKPJ tersebut dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Lampung Selatan melalui aplikasi zoom meeting dari Aula Rajabasa, kantor bupati setempat, Rabu siang (31/3/2021).

Dalam kesempatan itu, Nanang turut didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten, Thamrin beserta para pejabat utama dan Kepala OPD dilingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat. Hadir juga perwakilan anggota Forkopimda Lampung Selatan.

Sementara, rapat paripurna yang berlangsung di Gedung DPRD Lampung Selatan, dipimpin oleh Wakil Ketua I DPRD Lampung Selatan, Agus Sartono, didampingi Wakil Ketua II Agus Sutanto.

Adapun, rapat paripurna tersebut dihadiri 41 anggota dewan dari jumlah 50 orang anggota DPRD yang ada. Rinciannya, hadir secara fisik sebanyak 23 orang, hadir melalui aplikasi virtual meeting 18 orang, dan sisanya izin 9 orang.

Setelah dibuka Wakil Ketua I DPRD Lampung Selatan, Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto menyampaikan LKPJ APBD Tahun Anggaran 2020 secara daring.

Dalam penyampaiannya, Nanang mengatakan, LKPJ yang disampaikan merupakan informasi penyelenggaraan pemerintahan daerah yang disusun setelah tahun anggaran berakhir yang disusun sebagai perwujudan dari pelaksanaan otonomi daerah.

“Hal ini sejalan dengan upaya menciptakan pemerintahan yang bersih, bertanggungjawab serta mampu menjawab tuntutan perubahan secara efektif dan efisien sesuai dengan prinsip tata pemerintahan yang baik,” kata Nanang Ermanto.

Lebih lanjut Nanang menyampaikan, bahwa kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Lampung Selatan cenderung mengalami peningkatan. Hal ini terlihat dari menurunnya persentase penduduk miskin dibandingkan dengan Tahun 2019.

“Dimana jumlah penduduk miskin di Kabupaten Lampung Selatan turun sebesar 0,23% dari 14,31% pada tahun 2019 menjadi 14,08% pada tahun 2020,” papar Nanang.

Kemudian lanjut Nanang, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Lampung Selatan menduduki peringkat ketujuh dari kabupaten/kota di Provinsi Lampung.

“Nilai IPM Lampung Selatan sebesar 68,36 dimana peringkat pertama diduduki oleh Kota Bandar Lampung dengan nilai IPM nya sebesar 77,47,” tutur Nanang.

Selanjutnya, Nanang juga menyampaikan kerangka perhitungan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Lampung Selatan Tahun Anggaran 2020.

“Target Pendapatan sebesar Rp.2.093.004.017.805,91 dan realisasi sebesar Rp.2.109.809.461.380,12,” ungkap Nanang.

Nanang menambahkan, untuk target Pendapatan Asli Daerah sebesar Rp.271.336.466.384,51 dengan realisasi sebesar Rp.275.105.958.868,38.

Kemudian, Target Belanja sebesar Rp. 2.371.660.334.481,28 dengan realisasi Rp. 2.221.410.437.175,43. “Belanja Tidak Langsung sebesar Rp.1.430.533.662.697,94 dengan realisasi Rp.1.365.939.256.188,48,” jelasnya.

Diakhir penyampainnya, Nanang Ermanto berharap, LKPJ Tahun anggaran 2020 tersebut dapat dibahas lebih lanjut oleh para anggota dewan yang terhormat.

“Kami berharap rekomendasi dari anggota DPRD Kabupaten Lampung Selatan berupa catatan–catatan strategis yang berisikan saran, masukan dan atau koreksi terhadap penyelenggaraan pemerintahan daerah kedepan,” kata Nanang.

Setelah itu, sidang paripurna tersebut dilanjutkan dengan penyampaian pandangan umum dari delapan Fraksi yang ada di DPRD Kabupaten Lampung Selatan.

Dalam rapat paripurna itu, DPRD Kabupaten Lampung Selatan juga telah membentuk Panitia Khusus (Pansus) Pembahasan LKPJ Bupati Lampung Selatan tahun Anggaran 2020.

Berdasarkan hasil musyawarah mufakat DPRD setempat, Rosdiana dari Fraksi PDI Perjuangan didapuk sebagai Ketua Pansus, didampingi Baiquni Aka Sanjaya dari Fraksi PAN sebagai Wakil Ketua, dan A. Beni Raharjo dari Frkasi Golkar sebagai Sekretaris.(Red)

Silaturahmi, Nanang-Pandu Ajak DPRD Bersinergi Bangun Lampung Selatan

KALIANDA, – Setelah dilantik menjadi Bupati dan Wakil Bupati Lampung Selatan, pasangan H. Nanang Ermanto dan Pandu Kesuma Dewangsa, S.IIP (Nanang-Pandu) melakukan silaturahmi dengan pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Lampung Selatan, Kamis (04/03/2021).

Silaturahmi yang digelar di Aula Sebuku, Rumah Dinas Bupati Lampung Selatan itu, juga dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Thamrin, S.Sos, MM beserta pejabat utama dilingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan.

Dalam sambutannya, Nanang mengatakan, tujuan utama dari silaturahmi itu adalah untuk menciptakan harmonisasi sekaligus menjalin sinergi yang baik antara eksekutif dan legislatif dalam rangka bersama-sama menjalankan roda pemerintahan.

“Dengan silaturahim seperti ini kita bersinergi untuk membangun Kabupaten Lampung Selatan ke depan lebih baik lagi,” kata Nanang.

Nanang menambahkan, ajang silaturahmi seperti itu adalah momentum yang baik untuk menjalin komunikasi dan sinergi antara eksekutif dan legislatif.

Sebab menurutnya, sebagai Bupati dan Wakil Bupati, pihaknya sangat membutuhkan dukungan kinerja yang besar dari rekan-rekan anggota DPRD.

“Tidak bisa eksekutif berjalan sendiri. Karena keberhasilan di segala sektor pembangunan adalah berkat kebersamaan dan gotong royong kita semua. Semoga kedepan niat kita membangun Lampung Selatan lebih solid lagi,” kata Nanang.

Untuk dirinya berharap, pertemuan silaturahmi seperti itu harus berkesinambungan dan tetap terjaga dengan baik untuk kemajuan Kabupaten Lampung Selatan.

“Nanti kita bikin jadwal. Pertemuan seperti ini bisa menjadi media untuk diskusi dan memberikan masukan-masukan. Bagaimana dan apa yang akan kita lakukan untuk Kabupaten Lampung Selatan lebih baik lagi ke depan,” tuturnya.

Diakhir, Nanang juga berharap forum silaturahmi tersebut dapat menjaga stabilitas politik daerah agar selalu kondusif, pasca selesainya pesta demokrasi pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Lampung Selatan.

“Tidak ada lagi bahasa 1, 2 dan 3. Perbedaan politik sudah tidak ada. Tetapi saya berharap perbedaan itu bisa menyatukan kita untuk membangun Kabupaten Lampung Selatan lebih baik lagi,” kata Nanang.

Sementara, Ketua DPRD Kabupaten Lampung Selatan, Hendry Rosyadi menyambut baik dan mengapresiasi diadakannya pertemuan tersebut.

“Atas nama lembaga, kami mengucapkan terima kasih yang tak terhingga. Karena pada hari ini pak bupati bisa meluangkan waktu untuk bersilaturahmi,” ujarnya.

Senda dengan bupati, Hendry juga berharap pertemuan seperti itu dapat terus digalakkan dan menjadi agenda rutin untuk bersilaturahmi.

Hal itu kata Hendry, sejalan dengan Undang Undang Nomor 23 Tahun 2014 yang dirubah lagi dengan Undang Undang Nomor 9 Tahun 2015.

“Penyelenggara pemerintahan daerah itu adalah eksekutif dan legislatif. Artinya, keduanya ini tidak bisa dipisahkan. Kalau eksekutif dan legislatif ini hamonis, saya yakin saja pembangunan yang kita rencanakan untuk kemajuan masyarakat pasti akan lebih cepat terwujud,” kata Politikus PDI Perjuangan ini.(Red)

Pejabat dan ASN di Sekretariat Daerah Pemkab Lampung Selatan Jalani Vaksinasi Covid-19

KALIANDA, – Sejumlah pejabat eselon II dan Aparatur Sipil Negara (ASN) dilingkup Sekretariat Daerah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan menjalani vaksinasi Covid-19 di RSUD Bob Bazar, Rabu (3/3/2021).

Direktur RSUD Bob Bazar Lampung Selatan, dr. Media Apriliana menjelaskan, total pejabat dan ASN yang ikut menjalani vaksinasi gelombang kedua tersebut sebanyak 70 orang.

“Hari ini yang kita vaksinasi sebanyak 70 orang. Terdiri dari pejabat eselon II, Kepala OPD dan pegawai dilingkungan sekretariat daerah. Jadwalnya dari Dinas Kesehatan, kami (rumah sakit) yang melaksanakan,” ujar Nana sapaan akrab Direktur RSUD Bob Bazar ini.

Nana menyebut, vaksinasi bagi pejabat dan pegawai dilingkungan sekretariat daerah itu merupakan yang pertama. Dan akan kembali dilakukan yang kedua 14 hari ke depan.

“Ini vaksin yang pertama. Mereka akan kembali di vaksinasi yang kedua pada tanggal 17 Maret 2021 mendatang,” kata Nana.

Dari pantauan tim ini, sebelum menjalani vaksinasi, tim medis terlebih dahulu memeriksakan kesehatan para pejabat dan ASN dilingkup sekretariat daerah. Namun, setelah dilakukan skrining, tidak semuanya memenuhi syarat vaksinasi dan harus ditunda.

“Memang ada beberapa pejabat yang ditunda, tapi tidak masalah. Nanti kita jadwalkan kembali yang hari ini datang tetapi tidak bisa di vaksin. Sementara kita tunda, mudah-mudahan nanti kondisinya sudah lebih baik dan bisa menjalani vaksinasi,” kata Nana.

Sementara, Asisten Bidang Pemerintah dan Kesra Pemkab Lampung Selatan, Supriyanto, S.Sos, MM yang juga ikut menjalani vaksinasi mengatakan, vaksinasi itu dilakukan sesuai anjuran pemerintah. Terlebih mobilitas tugas pejabat yang rentan terpapar Covid-19.

“Hari ini vaksinasi gelombang kedua atau tahap kedua. Semua pejabat sangat antusias, karena memang sudah dianjurkan oleh pemerintah,” kata Supriyanto.

Usai di vaksin, Supriyanto pun mengingatkan kepada ASN atau masyarakat tidak menolak vaksin jika sudah mendapatkan jatah. Ia menyatakan vaksin Covid-19 aman dan halal.

Alhamdulillah aman, dan nyaman-nyaman saja. Saya rasa semua akan patuh menjalani vaksinasi. Karena selain untuk yang bersangkutan, vaksinasi ini untuk kepentingan bersama guna memutus penyebaran Covid-19,” kata Supriyanto.

Senada disampaikan Supriyanto. Staf Ahli Bupati Bidang Keuangan, Akar Wibowo, SH mengimbau masyarakat agar tidak ragu dan tidak takut untuk di vaksin Covid-19.

“Vaksin ini kan tujuannya baik, untuk membentuk kekebalan tubuh dari Covid-19. Jangan sampai penyebaran Covid-19 semakin meluas. Jadi masyarakat tidak usah takut, jangan mendengarkan isu-isu yang tidak bisa dipertangungjawabkan kebenarannya,” imbuhnya.

Setelah menjalani vaskinasi, mantan Kepala BKD Lampung Selatan ini pun mengaku tidak merasakan efek apapun setelah 30 menit.

“Aman, tidak apa-apa. Biasa-biasa saja. Jadi jangan takut untuk di vaksin. Kami (pejabat), pak bupati dan Forkopimda sudah memberi contoh supaya masyarakat tidak ragu. Dengan vaksin, pejabat dan masyarakat bisa terhindar dari Covid-19,” tandasnya. (Red)

Wujudkan WBK, Pemkab Lamsel Serta Jajaran Forkopimda Lamsel Deklarasikan Janji Kinerja dan Pembangunan Zona Integritas

KALIANDA – Pelaksana Harian (Plh) Bupati Lampung Selatan hadiri Deklarasi Janji Kinerja dan Pencanangan Pembangunan Zona Integritas Aparat Penegak Hukum Kabupaten Lampung Selatan, Senin (22/2/2021).

Deklarasi Janji Kinerja dan Pencanangan Pembangunan Zona Integritas Aparat Penegak Hukum Kabupaten Lampung Selatan yang dihadiri oleh Kakanwil Kemenkumham Provinsi Lampung Dadan Purnomo, Kepala Ombudsman RI Perwakilan Lampung Nur Rahman, Forkopimda Lampung Selatan, Wakil Ketua I DPRD Lampung Selatan Agus Sartono, Kalapas Kalianda Tetra Destorie, Kepala Imigrasi Kalianda Yoga Kharisma Suhud, Perwakilan Kejaksaan Negeri Kalianda.

Plh. Bupati Lampung Selatan Thamrin mengapresiasi kegiatan tersebut, “saya sangat mengapresiasi terselenggaranya kegiatan ini, dengan harapan setelah dilaksanakannya dapat di sepakati sebuah komitmen oleh para Aparat Penegak Hukum di Kabupaten Lampung Selatan dalam mewujudkan Wilayah Bebas Korupsi (WBK) juga Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM)”, katanya.

“Deklarasi Janji Kinerja dan Pencanangan Pembangunan Zona Integritas ini merupakan langkah awal dalam menentukan langkah strategis dan sebagai dasar bagi para Pimpinan Tinggi untuk mengarahkan Sumber Daya Manusia dalam mencapai kinerja organisasi yang optimal dan berdampak baik bagi Negara, Pemerintah serta Masyarakat”, ujar Thamrin.

“Agar pelaksanaan pencapaian target kinerja dan perjanjian kinerja tersebut terarah dan tepat sasaran, maka kita perlu mengawalinya dari segi Integritasnya dan Akuntabilitasnya. Dan janji kinerja yang dicanangkan tentunya bertujuan untuk mewujudkan Tata Nilai Budaya Kerja Aparat Penegak Hukum yang Profesional, Akuntabel, Sinergi, Transparan dan Inovatif (PASTI), serta dapat meningkatkan integritas dan tanggung jawab dalam pelaksanaan tugas dan fungsi guna mewujudkan Pemerintahan yang baik”, tandas Thamrin.

“Melalui kegiatan ini dapat dijadikan sebagai salah satu cara atau langkah tepat untuk menata kembali Birokrasi Pemerintahan yang berorientasi memberikan pelayanan prima kepada masyarakat”, pungkas Thamrin.

“Semoga Deklarasi Janji Kinerja dan Pencanangan Pembangunan Zona Integritas Aparat Penegak Hukum di Kabupaten Lampung Selatan yang telah kita saksikan bersama tadi dapat menjadi pondasi yang kuat dalam mewujudkan kinerja Penegak Hukum yang Profesional, Berintegritas dan Bersih dari Korupsi”, cetus Thamrin.

Kakan Kemenkumham Lampung Dadan Purnomo SH.M.Si menyampaikan “kegiatan ini sebagai sinergitas bagi kami dengan pihak terkait,pencanangan zona integritas dilakukan secara sinergi antar lembaga penegak hukum yg saling terintegrasi”, ungkapnya.

“Saya berharapdengan dibentuk nya zona integrasi akan menekan timbul nya KKN (Korupsi,Kolusi dan Nepotisme), Saya mengucapkan terima kasih kepada semua Forkopimda yang hadir pada kegiatan hari ini semoga kita kedepan makin bersinergi dalam menerapkan zona integritas khusus nya di Kabupaten Lampung Selatan”, Dadan Purnomo menyampaikan.(Red)

Ketua DPRD Lampung Selatan Lantik Untung Setia Budi Gantikan Darol Kutni

KALIANDA, – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lampung Selatan melantik Untung Setia Budi, S.Pd.I menjadi anggota DPRD Lampung Selatan melalui mekanisme Pengganti Antar Waktu (PAW) periode 2019-2024.

Untung Setia Budi dilantik sebagai PAW menggantikan anggota DPRD Lampung Selatan daerah pemilihan 1 dari Fraksi Gerindra, H. Darol Kutni yang meninggal dunia.

Pelantikan dilakukan dalam rapat paripurna oleh Ketua DPRD Lampung Selatan, H. Hendry Rosyadi di gedung DPRD setempat, Jumat siang (19/2/2021).

Hendry Rosyadi menyampaikan, peresmian pengangkatan PAW tersebut berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Lampung Nomor : G/90/B.01/HK/2021 tanggal 29 Januari 2021 tentang Peresmian Pengangkatan Pengganti Antar Waktu (PAW) Anggota DPRD Lampung Selatan Masa Jabatan 2019-2024 Atas Nama Untung Setia Budi Menggantikan H. Darol Kutni dari Fraksi Gerindra.

“Menindaklanjuti Surat Keputusan Gubernur Lampung tersebut telah dilaksanakan rapat Badan Musyawarah DPRD Kabupaten Lampung Selatan tanggal 18 Februari 2021 untuk menjadwalkan rapat paripurna peresmian pengangkatan PAW anggota DPRD Kabupaten Lampung Selatan masa jabatan 2019-2021,” ujar Ketua DPRD, Hendry Rosyadi.

Lebih lanjut Hendry menyampaikan, pelantikan anggota PAW tersebut juga berdasarkan Pasal 114 Ayat (1) Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2018 tentang Pedoman Penyusunan Peraturan DPRD Provinsi, Kabupaten, dan Kota.

“Bahwa anggota DPRD Pengganti Antar Waktu sebelum memangku jabatannya, mengucapkan sumpah atau janji yang dipandu oleh pimpinan DPRD dalam rapat paripurna,” kata Hendry Rosyadi.

Sementara, dalam sambutannya, Pelaksana harian (Plh) Bupati Lampung Selatan, Thamrin menyampaikan ucapan selamat kepada Untung Setia Budi yang baru dilantik sebagai anggota DPRD PAW.

Dirinya berharap, Untung Setia Budi dapat langsung bergabung dengan Fraksi Partai Gerindra dan menyesuaikan diri untuk mempelajari berbagai ketentuan dan tata tertib yang menjadi pedoman dalam melaksanakan tugas sebagai anggota DPRD.

“Harapan kami, saudara dapat bekerjasama dan menjadi mitra penting pemerintah daerah  dalam membuat Perda, termasuk melaksanakan penyusunan APBD,” ujar Thamrin yang mengikuti pelantikan itu dari Aula Rajabasa, kantor bupati setempat secara virtual.

Selain itu, Thamrin juga menyampaikan, bahwa DPRD mempunyai tugas pengawasan terhadap Perda dan APBD. Disamping wewenang lainnya yang diatur dalam perundang-undangan.

“Karena keberhasilan penyelenggaraan pembangunan daerah, merupakan tanggungjawab bersama antara DPRD dan Pemerintah Daerah dalam mewujudkan masyarakat Lampung Selatan yang sejahtera,” kata Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Selatan ini.(Red)