Gubernur Arinal Beri Solusi Atasi Derita Petani Cabai Tegineneng dan Bekri karena Serangan Hama dan Kekurangan Air

Dalam suasana akrab para petani mencurahkan isi hati kepada Gubernur Arinal tentang deraan serangan hama dan kekurangan air yang mereka alami.
Di Tegineneng, Gubernur mengunjungi petani yang tergabung dalam Gapoktan Gemah Ripah di Desa Trimulyo, Kecamatan Tegineneng, Kabupaten Pesawaran,

Gubernur Arinal tampak serius berbincang dan mendengarkan kendala yang dihadapi petani cabai itu. “Saya turun langsung karena saya ingin lebih dekat dengan masyarakat petani. Tadi juga saya sudah melihat hasil cabai para petani dan hasilnya bagus,” jelas Gubernur Arinal.

Terkait persoalan hama, Gubernur Arinal mengatakan bahwa Pemerintah Provinsi Lampung akan melakukan pengkajian terkait upaya pengendalian hama ini.
“Kita akan melakukan pengkajian lebih dalam terkait upaya pengendalian hama ini. Kita juga akan melaporkan dengan Kementerian Pertanian terkait hal ini,” ujarnya.

Sedangkan untuk masalah kekurangan air, Gubernur memberikan dua alternatif solusi. Pertama dengan menggunakan pompa air tenaga surya dari Bukit Asam. “Kita bisa salurkan bantuan pompa air tenaga surya dari Bukit Asam. Tetapi jalur pipa dan embungnya dari masyarakat petani. Dan ini akan dilakukan pengkajian seperti apa jalurnya nanti,” jelas Gubernur.

Alternatif kedua, ujar Gubernur, dengan meminjamkan alat untuk membuat sumur bor. Sehingga nanti tiap sumur yang dibuat minimal mampu memenuhi kebutuhan air untuk areal pertanian sekitar 3-4 hektare.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Arinal juga mensosialisasikkan Program Kartu Petani Berjaya (KPB) kepada petani. KPB ini akan memudahkan masyarakat petani dalam mendapatkan permodalan unntuk usaha tani. “Saya memiliki program Kartu Petani Berjaya. Kartu ini akan memudahkan petani Lampung dalam mendapatkan permodalan. Jadi petani di sini harus menentukan komoditas apa yang akan dikembangkan jika bergabung dalam program KPB ini,” ujar Gubernur.

Dengan bergabung dalam program KPB, Arinal berharap petani akan lebih mudah mendapat permodalan dan segala kebutuhannya.

Usai berbincang dengan petani Gapoktan Gemar Ripah Tegineneng, Gubernur Arinal tutun ke Kampung Binjai Ngagung, Kecamatan Bekri, Kabupaten Lampung Tengah guna mendengar keluhan petani yang tergabung dalam Gapoktan Sidomuncul.

Menanggapi keluhan petani di Bekri, Gubernur Arinal juga akan meminjamkan alat untuk membuat sumur bor kepada Gapoktan Sidomuncul, serta akan melakukan pengkajian terkait upaya pengendalian hama, dan melaporkannya Kepada Kementerian Pertanian.

Dalam kunjungan Gubernur ini, keluhan para petani Tegineneng disampaikan Ketua Gapoktan Gemah Ripah Tegineneng Slamet Riyadi. Dia menjelaskan bahwa luas pertanian cabai di Tegineneng mencapai 450 Ha, sedangkan untuk Desa Trimulyo mencapai 268 Ha.

“Dalam kondisi saat ini, petani mampu mendapatkan 8-10 ton per hektare dalam kurun waktu 6 bulan dengan menggunakan varietas lokal,” jelas Slamet.

Saat ini curah hujan juga tinggi, sehingga berpengaruh terhadap peningkatan penyakit dan hama. “Kalau normalnya, bisa mencapai diatas 10 ton,” tambah Slamet.

Dalam kesempatan itu, Slamet Riyadi juga menyampaikan kendala petani Gapoktan Gemah Ripah, seperti kekurangan air, upaya pengendalian hama, dan ada keseimbangan harga penjualan antara harga pprodusen dan harga konsumen. “Kami sangat mengharapkan bantuan pak Gubernur dalam mengatasi kendala yang ada,” ujarnya.

Sedangkan di Bekri, Ketua Gapoktan Sidomuncul Kasimun menyampaikan beberapa kendala yang dihadapi petani cabai di Kecamatan Bekri, yaitu berupa sumber air, pengendalian hama, dan alat pertanian. (ADPIM)

Gubernur Arinal Beri Solusi Atasi Derita Petani Cabai Tegineneng dan Bekri karena Serangan Hama dan Kekurangan Air

Dalam suasana akrab para petani mencurahkan isi hati kepada Gubernur Arinal tentang deraan serangan hama dan kekurangan air yang mereka alami.
Di Tegineneng, Gubernur mengunjungi petani yang tergabung dalam Gapoktan Gemah Ripah di Desa Trimulyo, Kecamatan Tegineneng, Kabupaten Pesawaran,

Gubernur Arinal tampak serius berbincang dan mendengarkan kendala yang dihadapi petani cabai itu. “Saya turun langsung karena saya ingin lebih dekat dengan masyarakat petani. Tadi juga saya sudah melihat hasil cabai para petani dan hasilnya bagus,” jelas Gubernur Arinal.

Terkait persoalan hama, Gubernur Arinal mengatakan bahwa Pemerintah Provinsi Lampung akan melakukan pengkajian terkait upaya pengendalian hama ini.
“Kita akan melakukan pengkajian lebih dalam terkait upaya pengendalian hama ini. Kita juga akan melaporkan dengan Kementerian Pertanian terkait hal ini,” ujarnya.

Sedangkan untuk masalah kekurangan air, Gubernur memberikan dua alternatif solusi. Pertama dengan menggunakan pompa air tenaga surya dari Bukit Asam. “Kita bisa salurkan bantuan pompa air tenaga surya dari Bukit Asam. Tetapi jalur pipa dan embungnya dari masyarakat petani. Dan ini akan dilakukan pengkajian seperti apa jalurnya nanti,” jelas Gubernur.

Alternatif kedua, ujar Gubernur, dengan meminjamkan alat untuk membuat sumur bor. Sehingga nanti tiap sumur yang dibuat minimal mampu memenuhi kebutuhan air untuk areal pertanian sekitar 3-4 hektare.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Arinal juga mensosialisasikkan Program Kartu Petani Berjaya (KPB) kepada petani. KPB ini akan memudahkan masyarakat petani dalam mendapatkan permodalan unntuk usaha tani. “Saya memiliki program Kartu Petani Berjaya. Kartu ini akan memudahkan petani Lampung dalam mendapatkan permodalan. Jadi petani di sini harus menentukan komoditas apa yang akan dikembangkan jika bergabung dalam program KPB ini,” ujar Gubernur.

Dengan bergabung dalam program KPB, Arinal berharap petani akan lebih mudah mendapat permodalan dan segala kebutuhannya.

Usai berbincang dengan petani Gapoktan Gemar Ripah Tegineneng, Gubernur Arinal tutun ke Kampung Binjai Ngagung, Kecamatan Bekri, Kabupaten Lampung Tengah guna mendengar keluhan petani yang tergabung dalam Gapoktan Sidomuncul.

Menanggapi keluhan petani di Bekri, Gubernur Arinal juga akan meminjamkan alat untuk membuat sumur bor kepada Gapoktan Sidomuncul, serta akan melakukan pengkajian terkait upaya pengendalian hama, dan melaporkannya Kepada Kementerian Pertanian.

Dalam kunjungan Gubernur ini, keluhan para petani Tegineneng disampaikan Ketua Gapoktan Gemah Ripah Tegineneng Slamet Riyadi. Dia menjelaskan bahwa luas pertanian cabai di Tegineneng mencapai 450 Ha, sedangkan untuk Desa Trimulyo mencapai 268 Ha.

“Dalam kondisi saat ini, petani mampu mendapatkan 8-10 ton per hektare dalam kurun waktu 6 bulan dengan menggunakan varietas lokal,” jelas Slamet.

Saat ini curah hujan juga tinggi, sehingga berpengaruh terhadap peningkatan penyakit dan hama. “Kalau normalnya, bisa mencapai diatas 10 ton,” tambah Slamet.

Dalam kesempatan itu, Slamet Riyadi juga menyampaikan kendala petani Gapoktan Gemah Ripah, seperti kekurangan air, upaya pengendalian hama, dan ada keseimbangan harga penjualan antara harga pprodusen dan harga konsumen. “Kami sangat mengharapkan bantuan pak Gubernur dalam mengatasi kendala yang ada,” ujarnya.

Sedangkan di Bekri, Ketua Gapoktan Sidomuncul Kasimun menyampaikan beberapa kendala yang dihadapi petani cabai di Kecamatan Bekri, yaitu berupa sumber air, pengendalian hama, dan alat pertanian. (ADPIM)

Pemprov Lampung Terima Studi Banding Tentang Peningkatan Jasa Produksi dan Pengelolaan Keuangan BUMD

Mediarepublika.com- Plt. Asisten Administrasi umum Drs. Minhairin, MM. Saat membacakan isi sambutan dari Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi. “Dibidang ketahanan pangan, Provinsi Lampung sebagai Bumi Agribisnis, memiliki potensi sumber daya alam cukup besar dan melimpah di sektor pertanian, baik tanaman, hortikultura, perkebunan, pangan, peternakan, perikanan dan kehutanan,” kata Minhairin.

Lanjut Minhairin, “Disektor perkebunan, Provinsi Lampung merupakan salah satu produsen kopi terbesar di Indonesia. Lampung sebagai sentra penghasil Kopi Robusta dengan luas lahan 156.876 ha, produksinya mencapai 110.570 ton dan produktivitas sebesar 797 kg/ha (green bean), merupakan komoditas kebanggaan Lampung karena sebagian besar masyarakat Lampung (142.505 KK, setara 712.525 orang) mempunyai mata pencaharian utamanya sebagai petani kopi, khususnya tersebar di Kabupaten Lampung Barat, Tanggamus, Way Kanan dan Lampung Utara. Hal ini berdampak kepada peningkatan pertumbuhan ekonomi Lampung secara positif,” jelasnya.

Selain itu, hasilnya yaitu optimalisasi pendapatan Provinsi Lampung mengalami yang peningkatan salah satunya bersumber dari dunia industri dimana daerah Lampung merupakan salah satu daerah penghasil padi peringkat ke 7 Nasional, jagung penghasil nomor 3 Nasional, ubikayu nomor 1 Nasional, tebu nomor 2 Nasional serta beberapa komoditas lainnya (kopi, lada, kakao, kelapa sawit, karet).

“Daerah Lampung juga merupakan daerah pemasok ternak seperti sapi, kambing, ayam dan lain-lain untuk wilayah Jawa Barat, DKI, Banten dan Wilayah Sumatera Bagian Selatan,” pungkasnya.

Joko Suswanto Sp., MH, mewakili ketua komisi III, saat menyampaikan sambutannya mengatakan bahwa lampung termasuk Provinsi produksi kopi terbesar, akan tetapi di beberapa tahun terakhir ini Lampung penghasilan kopi merosot akibat cuaca yang tidak menentu.

“Provinsi Lampung dengan kepemimpinan pak Gubernur, Arinal ini sudah berencana untuk membuat rencana yang akan menangani spesialis produksi kopi, kita juga punya perusahaan perusahaan yang bekerjasama dengan Pertamina termasuk itu nanti kita untuk meningkatkan produksi pertanian,” kata Joko.

Dalam acara tersebut, Sriyanto Saputro SE, MM wakil ketua komisaris C, DPRD Provinsi Jawa Tengah mengucapkan terima kasih atas sambutan dari Pemerintah Provinsi Lampung.

“Saya berterima kasih kepada pihak pemerintah provinsi Lampung, semoga sepulang kami nanti dari Lampung ada yang dapat kami bawa ke Jawa Tengah, untuk meningkatkan Pendapat Asli Darah (PAD) Provinsi Jawa Tengah, ” kata Sriyanto.

Gubernur Lampung Mengajak Masyarakat Menerapkan Pola Hidup Sehat Sebagai Upaya Menghindari Virus Corona

Mediarepublika.com –  BANDARLAMPUNG — Gubernur Lampung Arinal Djunaidi mengajak masyarakat menerapkan pola hidup sehat sebagai upaya menghindari virus korona. Hal itu disampaikan Komandan Lanud Pangeran M. Bun Yamin, Letkol Pnb Ronal saat membacakan sambutan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi pada Upacara Gabungan unsur Forkopimda di Lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung, di Lapangan Korpri, Komplek Kantor Gubernur Lampung, Senin (17/2).

Disebutkan Letkol Pnb Ronal pola hidup sehat tersebut di antaranya menjaga kebersihan perorangan dan rajin cuci tangan pakai sabun (CTPS).
“Gunakan masker bila sedang dalam kondisi tidak fit, menghindari kontak yang tidak perlu dengan hewan diternakkan, hewan peliharaan dan hewan liar,” ujarnya.

Mewakili Gubernur, Ronal meminta dukungan, koordinasi dan sinergitas dari anggota Forkopimda Provinsi Lampung agar terus ditingkatkan, dalam mengawal pembangunan di Provinsi Lampung.

Menurutnya, Pemerintah Provinsi Lampung saat ini bertekad membawa daerah dan masyarakat Lampung menuju Rakyat Lampung Berjaya dengan prioritas pada pembangunan di segala bidang.

“Pemerintah Provinsi Lampung terus berupaya untuk mendapatkan program-program nasional di Provinsi Lampung dan bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten/Kota untuk mencapai tujuan bersama. Untuk itu butuh sinergitas kita sesuai dengan Tugas, Pokok dan Fungsinya masing-masing,” katanya.
Dalam upacara gabungan ini hadir juga Sekretaris Daerah Fahrizal Darminto dan Inspektur Adi Erlansyah. (ADPIM)

DPRD Provinsi Lampung Terima Kunker dari Jabar, Sumsel, Muba, dan Mesuji

Bandarlampung, (Mediarepublika.com) – Selama Februari 2020, Dewan Pewakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Lampung menerima banyak kunjungan kerja dari sejumlah DPRD provinsi dan kabupaten. Semua kunjungan kerja berlangsung di Kantor DPRD Provinsi Lampung.

Pertama pada 3 Februrai 2020, DPRD provinsi Lampung menerima kunjungan kerja dari DPRD Sumatera Selatah atau Sumsel.

 

Dalam kunjungan kerja ini Ketua Komisi III DPRD Provinsi Sumatera Selatan Muhammad Anwar Alsadat yang mengikutsertakan 13 rombongan dari anggota Komisi III ini diterima oleh DPRD Provinsi Lampung.

Adapun hal yang dibahas dalam pertemuan yang penuh kehangatan dan kekeluargaan tersebut adalah tentang dana hibah dan sosialisasi peraturan daerah.

Ketua Komisi V Yanwar Irawan menyampaikan, bahwa Provinsi Lampung untuk di tahun 2019 ini bagaimana kami bisa meningkatkan kemajuan Provinsi Lampung dengan memaksimalkan bagaimana Bank Daerah kami ini menjadi buku 2, dan syaratnya juga minimal harus yang kami lakukan kemarin tentu saja dengan beberapa catatan termasuk perbaikan manajemen sumber daya manusianya.

Lanjutnya, DPRD Sumsel juga sudah studi banding pertama kemarin, dan kebetulan studi bandingnya ke Jawa barat.

Kunjungan kerja DPRD Kabupaten Musi Banyuasin “Ya, walaupun sebenarnya cukup jauh tapi hanya ingin ingin tahu mekanisme prosedur sumber daya manusia dan lain-lainnya” katanya, sehingga kami studi banding ke Jawa barat ke Bank BJB.
Kemudian selain itu, kami saat ini sedang menjalankan program terbaru yaitu sosialisasi peraturan daerah.

“Ini kami lakukan setiap satu bulan sekali, setiap bulan sekali itu kita diharuskan untuk turun kelapangan dengan konstituen mengajak tokoh masyarakat untuk mensosialisasikan perda yang sudah dibuat oleh DPRD Provinsi Lampung,” katanya.

Kemudian, pada 13 Februari jajaran Kabupaten DPRD Musi Banyuasin atau Muba yang melakukan kunjungan kerja.


Namun, misi Anggota DPRD Muba itu yang utama adalah ke Dinas Pariwisata Provinsi Lampung Kunjungan wakil rakyat dari Muba tersebut dipimpin langsung Sugondo selaku oleh H. Beni Devitson selaku Ketua DPRD anggota DPRD dan jajaran. Kemudian pada 11 Februrai DPRD Provinsi Lampung menerima dua DPRD sekaligus, yakni dari Jawa Barat dan Mesuji. Dari jawa Barat romobongan dipimpi langsung oleh Wakil Ketua DPRD Jawa Barat Dr. Hj.Ineu Purwadewi Sunari S.Sos, MH. Ada beberapa hal yang dibahas terkait dengan program kerja terutama dalam peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) masing-masing Kabupaten.

“Alhamdulillah, kita dapat kunjungan dari keluarga kita dari Jawa Barat. Banyak pembahasan serta tukar pendapat yang dikaji dalam pertemuan tersebut diantaranya pembahasan tentang Rencana Kerja DPRD serta peningkatan PAD,” kata Wakil Ketua DPRD Jawa Barat Dr. Hj.Ineu Purwadewi Sunari S.Sos, MH.

Selain itu ada pembahasan lainnya seputar Forkopimda, seperti Hubungan internal antara unsur pimpinan dan anggota DPRD, Hubungan antara legislatif dan eksekutive, serta lainnya.

Berdasarkan data yang berhasil dihimpun. Diakhir kunjungan, masing-masing DPRD memberikan cenderamata yang ditutup dengan foto bersama rombongan DPRD.

Selain itu masih ada jadwal kunjungan kerja atau studi banding yakni dari Anggota DPRD DKI Jakarta.
Dalam jadwal permintaan jadwal kunjungan yang ditandatangani oleh Ketua DPRD DKI Jakarta, H. Prasetio Edi Marsudi, SH, tersebut yakni dari tanggal 20 sampai 21 Februrari. (adv)

Gubernur Lampung Mengajak PT. Telkomsel Wilayah Sumatera Bersinergi Mengembangkan Pariwisata Dan Ekonomi Kreatif di Provinsi Lampung

Mediarepublika.com – BANDARLAMPUNG — Gubernur Lampung Arinal Djunaidi mengajak PT. Telkomsel Wilayah Sumatera bersinergi mengembangkan pariwisata dan ekonomi kreatif rakyat. Hal tersebut disampaikan Gubernur Arinal saat menerima audensi PT. Telkomsel Wilayah Sumatera, di Ruang Kerja Gubernur, Kantor Gubernur, Bandarlampung, Senin (17/2).

“Saya ingin Telkomsel memberi kontribusi dalam membangun Lampung, seperti peningkatan ekonomi kreatif dan sektor wisata Lampung,” jelas Gubernur Arinal.

Gubernur menjelaskan Lampung memiliki banyak destinasi yang potensial dan indah, seperti Tegal Mas, Kiluan, Anak Gunung Krakatau, Pahawang, bahkan Lampung juga akan memiliki Wisata Terpadu di Bakauheni.

“Lampung memiliki banyak destinasi wisata yang sangat indah, dan tak kalah dibandingkan wisata lainnya di Indonesia. Untuk itu, saya ingin Telkomsel bersinergi dan mensupport pembangunan Lampung, terutama di sektor wisata ini,” jelasnya.

Selain mendukung Sektor Pariwisata, Gubernir juga mengajak Telkomsel mendukung peningkatan ekonomi kreatif rakyat. “Seperti mendukung UKM Lampung dan bekerjasama dengan dinas terkait,” tambah Gubernur.

Gubernur Arinal berharap Telkomsel melakukan peningkatan cakupan jaringan di tengah-tengah masyarakat. “Kita juga perlu membangun menara pemancar sinyal Telkomsel di daerah-daerah yang masih sulit sinyal seperti Pesisir Barat, Lampung Utara, Pulau Sebesi. Daerah ini harus kita perkuat sinyalnya, terutama pulau sebesi yang dekat dengan Anak Gunung Krakatau,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, General Manager Prime Segment and Direct Channel Manager Sumatera Telkomsel Ricky Erickson menjelaskan pihaknya siap berkolaborasi dan mendukung pembangunan Lampung, termasuk di sektor wisata dan ekonomi kreatif.

“Kami ingin berkolaborasi dan bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Lampung. Sehingga kami dapat membangun Lampung, terutama di sektor wisata dan ekonomi kreatif,” jelasnya.

Untuk mendukung sektor wisata Lampung, lanjut Ricky, pihaknya siap memperkenalkan berbagai destinasi wisata Lampung, salah satunya melalui aplikasi MAXstream.

“Di aplikasi ini, kita bisa memuat dan memperkenalkan destinasi wisata Lampung. Di aplikasi tersebut terdapat berita, budaya, kuliner, event, Pemerintahan, Pemandangan, yang mana semua tentang destinasi wisata Lampung bisa masuk kedalamnya,” jelasnya. Ricky juga menambahkan pihaknya mendukung UKM Lampung dan bersinergi dengan dinas terkait. (ADPIM)

Wakil Bupati Tanggamus Resmi Dikukuhkan Sebagai Pengurus Ikatan Alumni UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

KOTAAGUNG, (Mediarepublika.com) – Wakil bupati Tanggamus Hi. AM. Syafi’i,S.Ag., resmi dikukuhkan sebagai pengurus ikatan alumni UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta (IKASUKA) Kabupaten Tanggamus oleh Sekretaris IKASUKA Pusat Dr. Abdur Rozaki,M,Si. Kegiatan ini dilaksanakan di Taman Wisata Muara Indah kelurahan Baros kecamatan Kotaagung.Minggu (16/02/2020).

Petikan keputusan sesuai dengan surat ketua umum IKASUKA UIN Sunan Kalijaga nomor 13/A/IKASUKA/XII/2019 tentang pengangkatan pengurus daerah IKASUKA Kabupaten Tanggamus Provinsi Lampung periode 2019-2023, tanggal 30 Desember 2019.

Hadir dalam kesempatan ini selain Sekreatris IKASUKA pusat Dr. Abdur Rozaki M,Si, Ketua IKASUKA Lampung Prof. Dr. Moh Mukri, Rektor UIN Sunan Kalijaga Jogjakartavyang diwakili oleh Prof. Dr. Al Mak’in ,Wakil Bupati Tanggamus yang juga Ketua IKASUKA Tanggamus Hi. AM. Syafi’i,S.Ag beserta jajaran,hadir juga Ketua TP PKK Hj. Sri Nilawati Syaf’i, serta para pengurus IKASUKA Kabupaten Tanggamus.

Sambutan ketua ikasuka provinsi Lampung Prof. Dr. Moh Mukri mengatakan, ada yang harus patut disyukuri dalam kegiatan pengukuhan ini, karena selain itu dapat juga digunakan jadikan sebagai ajang silahturahmi dengan sesama alumni IKASUKA di daerah-daerah. ” Ikasuka untuk media silaturahmi, juga untuk berperan sebagai sharing ilmu bersama, selamat kepada Ikasuka Tanggamus semoga bisa menjadikan kita ikatan Alumni UIN Sunan Kalijaga tetap kompak dan selalu diberikan suatu keberkahan bagi kita semua,”jelasnya.

Sementara itu sambutan Ikasuka pusat yang diwakili oleh Sekretarisnya Dr. Abdur Rozaki M, Si menyampaikan, ucapan selamat pertama diberikan kepada yang telah dikukuhkan yaitu IKASUKA kabupaten Tanggamus, semoga kedepan dapat sukses mengembangkan sayap berkolaborasi dengan pemerintah maupun ikasuka di daerah lainnya, saling terhubung bisa menjadi ajang silaturahmi dan bisa juga untuk mengembangkan karir serta berbagi ilmu, Informasi yang bermanfaat. ” Mari kita dukung kepengurusan ikasuka ini, semoga bisa berguna di Tanggamus dan bermanfaat untuk menyongsong masa depan kita semua lebih baik lagi,”ujarnya.

Dalam amanatnya Bupati Tanggamus yang diwakili oleh Wabup Hi. AM. Syafe’i menyampaikan bahwa, IKASUKA diharapkan dapat bersinergi dengan pemerintah Daerah Tanggamus serta dapat berkembang, berkontribusi demi membangun di bumi begawi jejama ini. Anggota IKASUKA yang masih muda yang sedang aktif bekerja dan berusaha, termasuk anggota yang dewasa untuk bersama-sama pemerintah untuk menyiapkan generasi masa depan yang maju, unggul dan relijius, yang menguasai ilmu pengetahuan serta teknologi agar dapat berkarya.

” Untuk kalian yang baru lulus bangku kuliah, ayolah terus berinovasi dan kreatif, jika bisa kita ciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat, andai menjadi pengajar didiklah anak murid kalian dan siswa kita menjadi anak yang tangguh, berpikiran maju, cerdas dan berkualitas, karena ini adalah Bonus demografi yang bangsa ini dapatkan,”kata Wabup.

Lanjutnya. Ia mengharapkan untuk menjaga selalu persatuan bangsa, pertahankan selalu kedekatan, persaudaraan, dan kekompakan ketika melangkah menapaki perjalanan karier menuju masa depan yang lebih baik. Semua yang sedang menempuh pendidikan di sekolah saat ini akan menjadi ujung tombak dalam membangun bangsa ini. Satu hal yang harus di perhatikan adalah, pertama mari ikut menciptakan suasana aman, kondusif dan harmonis di tengah-tengah kehidupan masyarakat. Dua, ikut membantu pemerintah dalam mengupayakan pengentasan kemiskinan dan keterbelakangan.

” Serta yang ke tiga adalah, berperan serta meningkatkan kemajuan di bidang pendidikan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), dengan cara mendukung program pemerintah, terakhir ikut serta dalam upaya pelestarian lingkungan hidup dan aktif mensosialisasikan pada masyarakat akan pentingnya hidup bersih dan sehat dengan menjaga kebersihan lingkungannya masing-masing,”tandasnya.(andi raya)

Motor Milik Kepala Desa Semanak di Bawa Kabur Pencuri

Lampung Selatan, (Mediarepublika.com) – Lagi lagi aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) Kali ini terjadi lagi di Desa semanak kecamatan Bakauheni Kabupaten Lampung Selatan Minggu malam (16/02/2020).

Pelaku nekat menggondol sepeda motor milik kepala desa setempat yang sedang parkir di halaman masjid Nurul huda

Berdasarkan Informasi yang berhasil dihimpun, pencurian tersebut terjadi di halaman masjid pada saat kholitulloh anak dari kepala desa semanak (Hayubi) mengikuti tahlilan di masjid Desa semanak, setelah selesai yasinan kholitulloh langsung sholat isya ketika selesai dan hendak pulang dari masjid dia kaget melihat motor honda beat nya hilang di gondol maling sontak dia langsung pulang melaporkan kejadian itu kepada orang tuanya, menceritakan motor honda beat nya hilang yang berwarna pink ber nopol (BE 6837 OT) atas nama ibu kandungnya masruroh.

Mengetahui hal tersebut, Orang tua kholituloh pun segera melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian setempat dan berharap segera menangkap pelaku pencurian motor kepala Desa tersebut.

Selain itu Khollitulah juga mengungkapkan bahwa 2 hari yang lalu ada yang kehilangan motor di Desa tersebut.

Beberapa kali desa ini termasuk rawan kehilangan motor karena baru dua hari yang lalu juga ada orang kalianda yang kehilangan motor saat sedang ke kebon karetnya yang memang masih wilayah Desa semanak,” tuturnya.

Hayubi selaku korban kehilangan sekaligus kepala Desa semana dan Warga sekitar pun segera melakukan pencarian ke arah bakau dan kalianda untuk mengejar keberadaan motor tersebut (Iwan )

Muskerwilsus NU Lampung ke-34, Gubernur Ajak Kalangan Nahdliyin Bahu Membahu Sukseskan Muktamar NU Oktober 2020

Mediarepublika.com– BANDARLAMPUNG — Gubernur Lampung Arinal Djunaidi mengajak kalangan Nahliyin bahu membahu menyukseskan Muktamar Ke-34 Nahdlatul Ulama (NU) yang akan dilaksanakan di Provinsi Lampung pada 22-27 Oktober 2020 mendatang.

Pesan Gubernur itu disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Fahrizal Darminto dalam acara Musyawarah Kerja Wilayah Khusus Muktamar Ke34 PWNU Provinsi Lampung, di Hotel Amalia, Bandarlampung, Jum’at (14/2).

“Pemerintah Provinsi Lampung bahagia dan sangat mendukung pelaksanaan Muktamar ke-34 Nahdlatul Ulama. Semoga Muktamar ini dapat berjalan sukses dan lancar. Untuk itu, kita harus saling bahu membahu dan bekerjasama guna menyambut seluruh tamu yang akan hadir pada Muktamar nanti,” ujar Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Fahrizal Darminto.
Fahrizal menjelaskan bahwa NU bukan sekedar organisasi massa terbesar di Indonesia, akan tetapi juga memiliki sejarah yang tidak boleh diabaikan. Yakni keterlibatan NU dan para ulama nusantara dalam memperjuangkan berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia ( NKRI).

“Pada masa penjajahan para kiyai dan kaum santri menjadi orang-orang yang berjiwa istiqamah berjuang secara gigih membela kebenaran, membela agama, bangsa dan Negara. Kemudian para ulama pendiri NU juga telah merumuskan hubungan keagamaan dengan kebangsaan,” jelas Fahrizal.

Penerimaan NU terhadap Pancasila, lanjut Fahrizal, adalah salah satu yang menjadi wujud keyakinan para ulama bahwa antara agama dan nasionalisme bisa seiring sejalan dan saling menguatkan.

Jika pada masa lalu, para santri dan ulama berjuang secara fisik untuk mempertahankan Negara dan mengusir penjajahan, lanjut Fahrizal, maka tantangan yang kita hadapi sekarang berbeda, tetapi intinya sama yaitu adanya pihak-pihak yang akan merusak tatanan kehidupan baik dari luar maupun dari dalam negeri sendiri.

“Terlebih perkembangan zaman saat ini yang semakin maju, juga membuat tantangan yang dihadapi para pengurus semakin kompleks. Hoaks, intoleransi, dan radikalisme merupakan tantangan besar bagi kita semua warga NU. Dan sudah menjadi tugas dan tanggungjawab kita untuk membentengi masyarakat dari hal-hal tersebut,” jelasnya.

Fahrizal menjelaskan bahwa sebagai organisasi sosial keagamaan, NU di Provinsi Lampung memiliki peran yang sangat besar. Dalam bidang pendidikan, NU memiliki beberapa lembaga pendidikan formal yang membantu meningkatkan akses pendidikan masyarakat.

“Dalam bidang kemanusiaan, NU telah memiliki sejumlah panti asuhan dan pondok pesantren dan masih banyak lagi program kerja yang bersinergi dengan Pemerintah,” jelasnya.
Ke depan, sesuai dengan visi pembangunan Provinsi Lampung Rakyat Lampung Berjaya. Visi tersebut dimaksudkan agar Lampung aman, berbudaya, maju dan berdaya saing, serta sejahtera.

“Oleh karena itu, guna menyukseskan berbagai agenda pembangunan tersebut, saya meminta partisipasi dan doa keluarga besar Nahdlatul Ulama Provinsi Lampung umumnya, agar berbagai pembangunan tersebut dapat berjalan dengan lancar,” jelas Fahrizal.

Dalam kesempatan itu, Rais Syuriah PWNU Provinsi Lampung Muhsin Abdillah, menjelaskan bahwa Muktamar ke-34 ini merupakan kerja besar bersama seluruh pengurus wilayah NU di Provinsi Lampung.
“Sesuai dengan tema kita yaitu kemandirian, maka sudah menjadi tanggungjawab kita bersama untuk dapat melaksanakan muktamar ini,” jelas Muhsin.

Muhsin megatakan untuk menghadapi muktamar ini semua pihak harus saling berhimpun guna kesuksesan acara ini.
“Kita harus kompak dan bersatu, dan kita rencanakan hajat besar kita ini sebaik mungkin,” jelasnya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Tanfiziah PWNU Provinsi Lampung Moh. Mukri menjelaskan bahwa tujuan muskerwilsus ini mengumpulkan aspirasi dan mendengarkan petunjuk untuk kelancaran Muktamar ke-34.
“Insyaallah Muktamar ke-34 ini akan dilaksanakan pada 22-27 Oktober 2020, dengan peserta resmi sekitar 6.552, dan apabila ditambah dengan yang mengikuti mereka maka dapat diperkirakan sekitar 18.000 peserta yang akan hadir,” jelasnya.

Untuk itu, lanjut Mukri, dilakukan Muskerwilsus untuk duduk bersama mengumpulkan aspirasi dan mendengarkan arahan demi kesuksesan dan kelancaran muktamar ke-34. (ADPIM)

Ibu Kota Kabupaten Kecamatan Kalianda Dapat Anggaran Pembangunan Rp75 Miliar

mediarepublika.com  – KALIANDA, Diskominfo Lamsel – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) menggelontorkan anggaran pembangunan untuk Kecamatan Kalianda sebesar Rp75 miliar lebih di tahun 2020.

Besaran anggaran di kecamatan yang memiliki 25 desa dan 4 kelurahan dan merupakan Ibu Kota Kabupaten Lampung Selatan itu, meningkat sekitar 41% persen dari tahun 2019.

Kepastian itu terungkap saat pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan Kalianda yang berlangsung di Lapangan Desa Agom, Kamis (13/2).

Berdasarkan data dari Bappeda Lampung Selatan, anggaran yang berasal dari APBD dan APBN itu terdiri dari anggaran pembangunan sebesar Rp.37.133.038.811.

Selain itu, besaran anggaran pembangunan itu ditunjang dengan besarnya Alokasi Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD) yang mencapai Rp.37.956.080.271.

Plt Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto saat menyampaikan sambutan sekaligus membuka Msurenbang Kecamatan Kalianda tahun 2020.

Sementara itu, kegiatan yang dibuka oleh Pelaksana tugas (Plt) Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto, juga turut dihadiri anggota DPRD daerah pemilihan I, Plt Ketua TP PKK Hj. Winarni, serta sejumlah pejabat utama dilingkup Pemkab Lampung Selatan.

Nampak hadir juga tokoh adat saibatin lima marga, Pangeran Marga Legun, Forkopimcam Kalianda, serta para Kepala Desa dan Lurah se-Kecamatan kalianda.

Dalam arahannya, Plt Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto kembali menyampaikan ucapan terima kasih dan mengapresiasi seluruh tokoh adat, tokoh agama, pemuda, dan segenap elemen masyarakat yang antusias hadir dalam Musrenbang kecamatan setempat.

Dirinya juga berharap partisipasi dan dukungan seluruh elemen masyarakat dalam menyukseskan agenda pembangunan yang telah ditetapkan.

“Karena saya ini tidak bisa berdiri sendiri tanpa dukungan dan kebersamaan seluruh elemen masyarakat. Bagaimana dengan kebersamaan, persatuan dan kesatuan, kita bisa melalui berbagai macam musibah hingga menjadi lebih baik seperti saat ini,” ujar Nanang.

Lebih lanjut Nanang menyampaikan, Pemkab Lampung Selatan akan terus berupaya melakukan percepatan pembangunan dengan menciptakan inovasi dan terobosan sehingga Kabupaten Lampung Selatan menjadi daerah yang maju, unggul dan berdaya saing.

“Harapan kita semua sebagai ibu kota kabupaten, Kecamatan Kalianda terus berbenah menjadi lebih baik, pariwisatanya pun semakin baik. Ini yang perlu kita tata. Sehingga akan berdampak kepada perekonomian dan kesejahteraan masyarakat menjadi lebih baik,” tandasnya.

Seperti kecamatan lainnya, di Musrenbang Kalianda, sejumlah pelayanan yang dibuka OPD terkait, seperti posko pelayanan kesehatan gratis, pelayanan perizinan, kependudukan dan catatan sipil, dan pasar murah nampak diserbu warga. (kmf)