Pemprov Lampung Gelar Kegiatan World Cleanup Day 2020

Mediarepublika.com

BANDARLAMPUNG — Pemerintah Provinsi Lampung pada tanggal 19 September 2020 mendatang direncanakan akan melaksanakan kegiatan World Cleanup Day (WCD) Indonesia 2020 yang dilaksanakan serentak di 150 negara di dunia.

World Cleanup Day adalah aksi bersih-bersih yang dilaksanakan dalam satu hari secara serentak di seluruh dunia dengan tujuan menyatukan umat manusia dari berbagai budaya, agama, suku, dan ras untuk membersihkan dunia dari permasalahan sampah dan meningkatkan kepedulian terhadap permasalahan sampah, serta memupuk nilai cinta kasih terhadap masa depan bumi.

Menurut Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Fahrizal Darminto, kegiatan tersebut merupakan tindaklanjut dari Surat Direktur Jendral Pengelolaan Sampah, Limbah dan bahan Beracun Berbahaya Nomor S.333/PSLB3/PS/PLB.0/8/2020 tentang kegiatan WCD Indonesia 2020.

Sebelumnya Pemerintah Provinsi Lampung juga telah melakukan audiensi dengan Team World Cleanup Day (WCD) Lampung 2020 dan Community Gathering pada 15 agustus 2020 di Aula DLH Lampung.

“Diharapkan semua warga dapat turut dalam aksi bersih-bersih, setidaknya dilingkungan rumahnya masing-masing, mengingat saat ini masih dalam kondisi pandemi covid-19,” ujar Fahrizal.

Sementara itu, Team Leader WCD Lampung 2020 menyatakan bahwa kegiatan WCD sangat penting dilakukan, mengingat terdapat 1,3 milyar ton sampah yang dihasilkan setiap tahunnya, dan hanya sekitar 368 juta ton yang berakhir di tempat penampungan sampah dunia.

“hanya 368 juta ton sampah yang berakhir dipenampungan, sementara yang lainnya tersebar di sungai, laut, dibakar secara terbuka, dan tersebar di jalan-jalan baik kota maupun desa,” ungkapnya.

World Cleanup Day merupakan momentum sinergi komunitas dengan instansi Pemerintah Daerah terkait, pemangku kebijakan, komunitas peduli lingkungan dan lapisan masyarakat untuk meningkatkan kesadaran dalam mengelola sampah dengan lebih bijaksana. (Red)

Peduli Kamtibmas, Empat Warga Diberikan Penghargaan Kapolres Tanggamus

Mediarepublika.com

Kota Agung – Polres Tanggamus memberikan penghargaan kepada 4 masyarakat termasuk salah satunya berprofesi wartawan di Kabupaten Tanggamus di lapangan Mapolres, Rabu (9/9/20) pagi.

Penghargaan berupa piagam, tali asih bahkan surat izin mengemudi (SIM) diserahkan melalui apel pemberian reward kepada masyarakat yang berdidikasi membantu Polres Tanggamus Peduli Kamtibmas.

Penyerahan penghargaan dipimpin Kapolres Tanggamus AKBP Oni Prasetya, SIK., dan secara bergantian oleh Kabag Sumda Kompol IGK. Wibawa, Kabag Ren Kompol Yudi Taba, Kasat Intelkam AKP Samsuri, SH. MH.

Turut menyerahkan penghargaan Kapolsek Kota Agung AKP Muji Harjono, SE., Kapolsek Pulau Panggung AKP Ramon Zamora dan terakhir Kapolsek Talang Padang Iptu Khairul Yassin Ariga, S.Kom.

Apel itu juga dihadiri para perwira, personel Polres, perwakilan Polsek jajaran dan ASN itu terlebih dahulu dilaksanakan protokol kesehatan (Prokes) sebagai upaya pencegahan Covid-19.

Adapun penerima penghargaan meliputi Ahmad Fadoly (33) warga Pekon Kanoman Kecamatan Semaka dan tiga warga bernama Yopiyansyah (38) warga Pekon Terdana, Kota Agung, Muslin (55) warga Pekon Terbaya, Kota Agung dan Hasbulloh (53) warga Pekon Kandang Besi, Kota Agung Barat.

Kapolres Tanggamus AKBP Oni Prasetya dalam amanatnya menyampaikan ucapan terima kasih kepada para penerima penghargaan yang telah membantu Polres Tanggamus.

“Ini adalah wujud atau implementasi atau kepedulian masyarakat terhadap situasi Kamtibmas di wilayah hukum Polres Tanggamus,” kata AKBP Oni Prasetya dalam amanatnya.

Sambungnya, bahwa di dalam piagam tertulis atas dedikasi didalam membantu Kamtibmas melakukan penangkapan terhadap Curas, namun skep yang terbit ada penjelasan lebih detail dalam hal tertangkap tangan.

Dan dalam tertangkap tangan diatur di dalam KUHAP pasal 1 angka 19 tentang definisi tertangkap tangan adalah tertangkapnya seorang pada waktu sedang melakukan tindak pidana, atau dengan segera sesudah beberapa saat tindak pidana itu dilakukan, atau sesaat kemudian diserukan oleh khalayak ramai sebagai orang yang melakukannya, atau apabila sesaat kemudian padanya ditemukan benda yang diduga keras telah dipergunakan untuk melakukan tindak pidana itu yang menunjukkan bahwa ia adalah pelakunya atau turut melakukan atau membantu melakukan tindak pidana itu.

Kemudian pasal 18 ayat 2, bahwa dalam hal tertangkap tangan penangkapan dilakukan tanpa surat perintah, dengan ketentuan bahwa penangkapan harus segera menyerahkan tertangkap beserta barang bukti yang ada kepada penyidik atau penyidik pembantu yang terdekat. Tentunya syarat-syarat yang disebutkan dalam undang-undang tersebut harus dipenuhi.

Tentunya ini adalah wujud kepedulian masyarakat terhadap kambtibmas, melakukan penangkapan terhadap pelaku Curas. Spt kita ketahui, tangkap tangan adalah tertangkap seseorang saat melakukan tindak pidana.atau tertangkapnya Barang Bukti yang menyatakan bahwa. Siapapun boleh melakukan penangkapan dalam hal tangkap tangan.

“Sekali lagi saya atas nama pimpinan mengucapkan terimakasih kepada bapak Hasbulah, Yofiansyah, Ahmad Fadoli dan Muslin,” ucapnya.

Kapolres menambahkan, bahwa dalam kegiatan Operasi Sikat Krakatau 2020 Polres Tanggamus mendapat rangking 2, ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh personel Polres Tangganus atas keberhasilan tersebut.

“Polres Tanggamus mendapat ranking 2 dalam Operasi Sikat Krakatau 2020, ini juga sebagai bentuk kepedulian Polres Tanggamus dalam memberantas C3,” tegasnya.

Dalam keterangan persnya Kapolres kembali mengucapkan terima kasih kepada para penerima penghargaan, namun Kapolres meminta masyarakat benar-benar memperhatikan siapa penjambretnya, siapa pelaku curas tersebut. Pastikan apakah mereka membawa senpi atau sajam.

Dan apabila hal itu (menangkap tangan) dapat mengakibatkan tidak aman, secepat mungkin melapor sebab personel ada dimana-mana, baik Polres Tanggamus maupun Polsek Kota Agung serta pos-pos juga ada.

“Kami sarankan kepada masyarakat, jika kira-kira pelaku tersebut membawa sajam, segera lapor kepada kami. Alhamdulillah kejadian kemarin adalah pelakunya anak-anak masih pelajar tidak membawa sajam sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” jelasnya.

Kapolres menambahkan, terkait diberikannya SIM terhadap para penerima penghargaan, ia mengaku bahwa ketika kemarin ditanya SIM mereka sudah mati.

“Iya kami berikan SIM, karena SIM mereka sudah mati. Jadi kita fasilitasi dan kembali hidupkan masa aktif SIMnya,” pungkasnya.

Sementara itu, salah seorang petani yang mendapat penghargaan, Ahmad Fadoli mengaku saat kejadian ia sedang berada dilokasi di jalur dua Islamic Center Kotaagung, atau Jalan Soekarno-Hatta Kotaagung, dari rumah seorang teman. Saat itu ia melihat banyak kerumunan warga sambil berteriak-teriak.

“Rupanya ada penjambretan handphone. Saya langsung menenangkan warga dan memegang tersangka bersama orang saudara Hasbulloh dan lainnya, serta menghubungi petugas,” ucapnya. (Red)

Pemprov Lampung Ajak Pengurus Asosiasi Ilmu Politik Indonesia Beri Warna Positif Pembangunan Politik Daerah

Mediarepublika.com

BANDAR LAMPUNG — Pemerintah Provinsi Lampung mengajak para pengurus Asosiasi Ilmu Politik Indonesia (AIPI) di Provinsi Lampung memberi warna positif dan signifikan terhadap pembangunan politik di daerah Lampung untuk mewujudkan Rakyat Lampung Berjaya.

Hal tersebut disampaikan Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim (Nunik) dalam acara Pelantikan Pengurus Cabang (PC) AIPI Lampung Periode 2020-2024 di Gedung Pusiban, Komplek Kantor Gubernur Lampung, Rabu (9/9/2020).

“Selamat kepada seluruh PC AIPI Lampung yang hari ini dilantik. Kita berharap bisa berperan maksimal memberikan sumbangsih nyata dalam meningkatkan dan memajukan Provinsi Lampung,” ujar Wagub Nunik.

Pada kesempatan itu, Agus Mardihartono terpilih sebagai Ketua PC AIPI Lampung Periode 2020-2024. Pelantikan sendiri dilakukan oleh Ketua II Pengurus Pusat (PP) AIPI Gunawan Suswantoro.

Sedangkan Wagub Nunik juga dilantik sebagai Koordinator Dewan Penasehat PC AIPI Lampung.

Nunik mengatakan salah satu peran AIPI yakni melalui kontribusi dalam mengawal proses demokrasi.

Menurutnya, dirinya menyoroti sebagian masyarakat yang tidak memiliki background politik namun masuk kedunia politik dan ini menjadi tantangan bagi AIPI dalam melakukan pengawalan.

“Tanpa dibekali kemampuan dibidang politik dan termasuk juga komitmen politik, maka akan merugikan terutama kepada masyarakat. Di sini tantangan bagi AIPI bagaimana pelaku-pelaku politik terutama di Provinsi Lampung ini memiliki komitmen dan tentunya harus diwujudkan untuk mensejahterakan masyarakat,” kata Nunik.

Sementara itu, Ketua II PP AIPI Gunawan Suswantoro mengajak PC AIPI Lampung untuk dapat mewujudkan kontribusinya secara nyata.

“Berharap kepada PC AIPI Lampung untuk dapat memberikan konstribusi nyata bagi perkembangan ilmu politik di Indonesia pada umumnya dan Provinsi Lampung pada khususnya,” ujar Gunawan.

Ketua PC AIPI Lampung Agus Mardihartono berkeyanikan AIPI ke depan dapat memberikan kontribusi dalam pembangunan bangsa Indonesia, khususnya pembangunan di Provinsi Lampung menuju Rakyat Lampung Berjaya.

“Insya Allah pasca pelantikan ini kami akan segera bergerak dan berkontribusi kepada masyarakat melalui bidang yang ada di dalam struktur AIPI,” ujar Agus.

Agus juga mengajak seluruh unsur seperti Forkopimda, pimpinan partai politik, pimpinan perguruan tinggi, media dan stakeholder di Lampung untuk dapat bersinergi bersama.

“Bersinergi bersama PC AIPI Lampung dalam memberikan sumbangsih keilmuan dan pendidikan politik kepada masyarakat Lampung,” katanya.

Acara pelantikan ini dirangkai dengan kegiatan Seminar nasional dengan tema “Tantangan dan Peluang Pilkada Serentak 2020 di Era Pandemi” dilanjutkan dengan rapat kerja daerah PC AIPI Lampung. (Red)

Gubernur Arinal Siap Perketat Pengawasan Protokol Kesehatan di Sektor Pariwisata Bersama Jajaran TNI/Polri

Mediarepublika.com

BANDARLAMPUNG —- Gubernur Lampung Arinal Djunaidi siap meningkatkan pengawasan penerapan protokol kesehatan di Sektor Pariwisata bersama jajaran TNI/Polri.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi dalam Rapat Gugus Tugas Covid-19 tentang Pariwisata, yang dilaksanakan di Ruang Rapat Utama, Kantor Gubernur, Bandarlampung, Rabu (9/9/2020).

“Harus ada tim pengendalian dan pengawasan kepada masyarakat terkait penerapan protokol kesehatan, termasuk di objek wisata yang ada di daerah pantai,” jelasnya.

Itulah sebabnya, Gubernur Arinal menuturkan perlunya melibatkan jajaran TNI/Polri dalam melakukan pengawasan penerapan protokol kesehatan di sektor pariwisata.

Gubernur Arinal menilai perlu diambil langkah penanganan Covid-19 karena ada kecenderungan merambat ke wilayah pedesaan.

Meskipun, Provinsi Lampung merupakan wilayah yang masih terkendali dan mampu dikendalikan namun harus tetap mengambil langkah dalam penanganan Covid-19 ini.

Upaya pendisiplinan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan, lanjut Gubernur Arinal, harus terus dilakukan. Ia juga menuturkan perlunya mensosialisasikan Pergub No 45 tahun 2020.

Terkait pelaksanaan Pilkada pada Desember 2020 mendatang, Gubernur Arinal menjelaskan bahwa ada 8 Kabupaten/Kota yang akan melaksanakan Pilkada. Dalam pelaksanaan ini, Gubernur Arinal meminta agar dalam pelaksanaannya Lampung benar-benar kondusif.

“Penerapan protokol kesehatan ini harus dilakukan. Kita akan ambil langkah, menguntungkan atau tidak, saya harus menyelamatkan warga,” ujarnya.

Rapat Gugus Tugas ini sendiri dihadiri oleh Kapolda Lampung Irjen Pol. Purwadi Arianto, Kabinda Lampung Brigjen TNI Wahyu Hadi, Danrem 043/Gatam Brigjen TNI Toto Jumariono, Ketua Komisi V DPRD Lampung Yanuar Irawan, Anggota Forkopimda Lampung, Bawaslu Lampung, KPU Lampung, dan Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung. (Red)

Untuk Pertama Kalinya Seleksi IPDN Dipercayakan Ke Polri

Polda Lampung, mediarepublika.com — Merupakan hal baru pelaksanaan tes seleksi calon Praja IPDN ditahun 2020 dipercayakan pelaksanaannya oleh institusi Polri.

Pada hari ini Rabu (9/9/2020) pukul 08.00 WIB bertempat di aula GWS Polda Lampung dilaksanakan fakta integritas panitia, peserta, orang tua peserta seleksi calon Praja IPDN yang dipimpin langsung oleh Kapolda Lampung, Irjend Purwadi Arianto MSi.

Kapolda Lampung dalam sambutannya bahwa dilaksanakannya fakta integritas tersebut menunjukkan bahwa proses seleksi harus dilaksanakan dengan prinsip BETAH yaitu bersih transparan akuntabel dan humanis.(Red)

Apresiasi Dari Bank Lampung Untuk Siswi SMPN 1 Pesawaran Juara Favorit SimPel Vlog Competition Nasional

Bandarlampung, mediarepublika.com – Direktur Bisnis Bank Lampung, Nurdin didampingi Harry Budiarjo selaku Kadiv Perusahaan dan Umum, UKK Markom, Apridalia, dan Pimpinan Cabang KCP Gedong Tataan, Kreshna Wijaya, memberikan apresiasi kepada Kepala Sekolah SMPN 1 Pesawaran, Basataruli Simanjuntak, S.Pd, karena muridnya yang bernama Aneza Marcella berhasil meraih juara favorit SimPel Vlog Competition Nasional Kategori SLTP yang digelar Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam rangka memperingati Hari Indonesia Menabung pada 20 Agustus 2020. Kompetisi ini diperuntukkan bagi seluruh pelajar Indonesia mulai dari SD, SMP, SMA dan sederajat dengan tema ”Menabung itu Aku”, di SMPN 1 Pesawaran, Rabu (9/9).

Nurdin sangat mengapresiasi pihak sekolah yang telah berpartisipasi mengikuti lomba SimPel Vlog Competition Nasional.

“Lomba yang digelar selama 2 tahun ini, di tahun pertama langsung menang, dan kami berharap apa yang telah diraih dapat dipertahankan, karena mempertahankan (Juara) lebih sulit dari pada merebut,” tandasnya.

Ditempat yang sama Kepala Sekolah SMPN 1 Pesawaran Basataruli Simanjuntak, S.Pd mengucapkan terima kasih kepada Bank Lampung.

“Kami tidak menyangka bisa menjadi juara favorit, mengingat lawan-lawan kami sangat berat, seperti dari Jakarta, pesan saya kepada tim, apapun bentuknya (Kompetisi ini) harus dikerjakan dengan serius, dan kami bersyukur dapat meraih juara favorit”, ujarnya.

ia juga menambahkan bahwa prestasi ini dapat mengharumkan nama sekolah dan dapat memacu kreatifitas siswa-siswi lain pada lomba-lomba berikutnya, ujar kepala sekolah yang memimpin 1050 murid di SMPN 1 Pesawaran dan terkenal aktif dalam membina hubungan baik dengan mitra kerjanya.(Red)

Koboi Sedang Berburu Nelayan

Mediarepublika.com

Pesawaran, — Aksi koboi kembali terjadi di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang sudah merdeka selama 75 tahun. Koboi ini melakukan penembakan terhadap nelayan yang sedang mencari ikan di kawasan dekat salah pulau di bumi Andan Jejama Kabupaten Pesawaran, hal ini seperti di ungkapkan HAZ Narasumber yang enggan di sebutkan namanya.

“Diduga anggota Krakatau Shooting Club berinisial HS alias KA di sinyalir melakukan penembakan terhadap nelayan, di daerah pesawaran, nelayan itu kan cuma nyari ikan untuk menghidupi keluarga nya bukan nyari kaya malah di tembakin gitu.” ujar BH bukan nama sebenarnya Selasa (8/9).

Menindaklanjuti informasi tersebut Wartawan media ini, secara terpisah mengkonfirmasi kebenaran info tersebut melalui pesan singkat WhatsApp kepada Dir Krimum Polda Lampung Kombes Pol Muslimin Ahmad dan membenarkan tentang adanya laporan mengenai laporan penembakan terhadap nelayan serta laporan nya sudah di limpahkan ke direktorat Polairud Polda Lampung

“Lp nya dilimpahkan ke polairud mas, konfirmasi ke sana aja.” kata Muslimin

Secara terpisah media ini juga mengkonfirmasi tentang kebenaran laporan tersebut kepada Kasubdit Gakum Dit Polairud Polda Lampung AKBP Reza Pahlevi serta membenarkan tentang di limpahkan nya laporan penembakan terhadap nelayan dari Dit Krimum kepada Dit Polairud.

“Ini LP br kita terima, lg digelarkan.” ujar Reza melalui pesan singkat WhatsApp mewakili Dir Polairud Polda Lampung Kombes Pol Sis Mulyono.

Masih melalui pesan singkat WhatsApp media ini juga mengkonfirmasi kepada ketua Krakatau Shooting Club Ferling alias Aling tentang kebenaran pelaporan terhadap salah seorang oknum anggota Klub Menembak Krakatau Shooting Club yang di sinyalir melakukan aksi koboi kepada nelayan dan mengamini adanya pelaporan terhadap HS alias A serta kasus tersebut sudah di tangani oleh pihak yang berwenang.

“saya kurang jelas peristiwa nya, yang saya tau permasalahan ini sdh ditangani oleh pihak kepolisian.” Jelas Aling membalas pesan singkat media ini.

Lebih lanjut Krakatau Shooting Club akan tunduk pada aturan hukum yang berlaku di wilayah hukum NKRI dan akan menindak apabila ada anggota yang melanggar hukum.

“KSC tunduk dan patuh pada peraturan hukum yang berlaku dan tidak mentolerir apabila ada anggota nya yg melanggar hukum. KSC akan memberikan sangsi organisasi apabila ada anggota nya yang melakukan pelanggaran.” ungkap Ferling kembali

Sampai berita ini di turunkan media ini belum mendapat konfirmasi lebih lanjut dari terlapor HS alias A, redaksi sudah berusaha menghubungi melalui sambungan telepon namun tidak di angkat , serta pesan singkat yang media ini belum di balas.(Red)

Apresiasi Diberikan Bank Lampung Terhadap Pelajar SMAN7 Dalam Meraih Juara 2 Simple Vlog Competition

Pemberian apresiasi dilakukan Direktur Bisnis Bank Lampung Nurdin didampingi Harry Budiarjo Kadiv Perusahaan dan Umum, kepada Kepala Sekolah SMAN 7 Linda Krisnawati Mpd di SMAN 7 Bandarlampung, Selasa (8/9).

“Kami bersyukur Lampung berhasil mendapat juara 2 SimPel Vlog Competition Nasional. Kami mengucapkan selama kepada Fikri,” ujar Direktur Bisnis Bank Lampung Nurdin.

Menurut Nurdin, ini merupakan awal yang baik bagi SMAN 7 Bandarlampung dan harus terus dijaga. “Apa yang kami berikan hari ini merupakan bentuk apresiasi Bank Lampung kepada sekolah dan juga Muhammad Fikri. Apalagi SMAN 7 adalah sekolah binaan Bank Lampung, ” katanya.

Ucapan terima kasih atas apresiasi yang diberikan Bank Lampung diungkapkan langsung Kepala Sekolah SMAN 7 Linda Krisnawati Mpd. “Kami mengucapkan terima kasih kepada Bank Lampung atas apresiasinya dan untuk anak kami Fikri Ahmad untuk selalu menjaga sikap dan menjadi pribadi yang memiliki karakter, ” jelasnya.

SimPel Vlog Competition sendiri digelar oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Indonesia Menabung pada 20 Agustus 2020. Kompetisi ini diperuntukkan bagi seluruh pelajar Indonesia mulai dari SD, SMP, SMA dan sederajat dengan tema ”Menabung itu Aku.” (Red)

Gubernur Lampung Pimpin Rapat Pengembangan Dekranasda dan UMKM Lokal

mediarepublika.com

Bandar Lampung– Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi, memimpin Rapat Pengembangan Dekranasda dan UMKM Lokal, bertempat di Ruang Rapat Utama, Selasa (08/09).

Rapat ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah Fahrizal Darminto, Ketua Dekranasda Riana Sari Arinal, Kepala Dinas Kominfotik Achmad Chrisna Putra serta para Kepala OPD lainnnya di lingkungan Pemprov Lampung.

Dalam arahannya, Gubernur menyampaikan bahwa hasil singkong di Provinsi Lampung begitu luar biasa, tetapi belum bisa dimanfaatkan dengan maksimal. Untuk itu Gubernur meminta Dekranasda agar ikut berperan aktif untuk memajukan produk singkong supaya bisa menjadi perhatian di tingkat nasional.

Gubernur berharap, Dinas Perindustrian, UMKM, dan Dekranasda bisa memajukan dan memanfaatkan rest area di Tol Trans Sumatera. Juga memberdayakan UMKM Lokal yang ada di Pelabuhan Eksekutif Bakauheni, mengingat Pelabuhan Bakauheni akan menjadi destinasi pariwisata nasional nantinya.

“Saya hari ini mengundang OPD-OPD supaya kinerja kita lebih baik lagi dari sebelumnya. Jangan sampai kita jadi penghasil nasional, tetapi rakyatnya miskin. Kalau bisa, kita ada motivator untuk memotivasi UMKM lokal agar terbentuk semangat kewirausahaan. Kita juga harus melakukan pengembangan tapi jangan lupa lakukan pengendalian agar semua terjaga dan tetap lestari,” ujar Gubernur.

Gubernur juga menambahkan, Program Kartu Petani Berjaya supaya terus dikembangkan agar usaha-usaha rakyat dapat berkembang dengan baik. Lalu memanfaatkan festival-festival dan pameran dengan baik untuk UMKM Lokal.

“Saya berharap Perindag menjadi tumpuan harapan dan saya tunggu kreativitasnya. Intinya dinas-dinas harus serius menangani ini dan aktif menggali peluang,” pungkas Gubernur. (Red)

Polres Tulang Bawang Ungkap 21 Perkara Dengan 19 Pelaku dan 6 Pucuk Senpi Selama Operasi Sikat Krakatau 2020

Mediarepublika.com

Sebanyak 21 perkara tindak pidana dengan 19 pelaku dan 6 pucuk senjata api (senpi) rakitan berhasil diungkap oleh Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tulang Bawang dan Polsek jajaran.

“Para pelaku yang berhasil ditangkap ini, merupakan hasil dari pelaksanaan Operasi Kepolisian dengan sandi Operasi Sikat Krakatau 2020 yang digelar oleh Polres Tulang Bawang dan jajaran,” ujar Kapolres Tulang Bawang AKBP Andy Siswantoro, SIK disampingi Kasat Reskrim AKP Sandy Galih Putra, SH, SIK dan Kasi Propam Ipda Poniran, saat menggelar konferensi pers, hari Selasa (08/09/2020), sekira pukul 11.00 WIB, di Mapolres setempat.

Lanjut Kapolres, Operasi Sikat Krakatau 2020 berlangsung selama 14 hari, terhitung mulai tanggal (TMT) 18 Agustus s/d 31 Agustus 2020. Dengan sasaran pelaku pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dan kepemilikan senpi ilegal.

“Dari 19 pelaku yang berhasil ditangkap, 4 orang merupakan pelaku curas, 13 orang merupakan pelaku curat, 1 orang pelaku kepemilikan senpi ilegal dan 1 orang pelaku penadahan hasil kejahatan. Untuk 6 pucuk senpi rakitan yang berhasil disita, 5 pucuk senpi merupakan serahan dari warga masyarakat dan 1 pucuk senpi merupakan hasil ungkap kasus,” ungkap AKP Andy.

Penyerahan senpi rakitan ini, merupakan hasil imbauan para bhabinkamtibmas yang ada di Polsek jajaran, sehingga warga dengan cara sukarela menyerahkan senpi yang dimiliknya kepada petugas melalui tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan aparatur kampung.

Kapolres menambahkan, sebelum berlangsungnya Operasi Sikat Krakatau 2020, Polres Tulang Bawang telah menetapkan target operasi (TO) dengan rincian orang sebanyak 3, tempat sebanyak 2 dan barang sebanyak 2. TO yang telah ditetapkan tersebut, semuanya berhasil diungkap sebanyak 100% oleh petugas kami.

Selain berhasil mengungkap para pelaku tindak pidana dan senpi rakitan, pada pelaksanaan Operasi Sikat Krakatau 2020 ini Polres Tulang Bawang dan Polsek jajaran juga berhasil menyita barang bukti (BB) berupa 6 unit sepeda motor, 5 unit handphone (HP) berbagai merk, Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), jaket, pakaian, helm, getah karet 70 kg, 2 bilah senjata tajam (sajam), dua buah kunci letter T, linggis, mesih serkel, satu ekor sapi dan uang tunai sebanyak Rp. 1,3 Juta.(Red)