Jubir Covid-19: Ada Penambahan 7 Kasus Baru Positif Covid-19

KALIANDA, mediarepublika.com – Perkembangan kasus Covid-19 di Kabupaten Lampung Selatan masih mencatat adanya tambahan 7 kasus baru konfirmasi positif Covid-19 berdasarkan pemutakhiran data Seksi Surveilans Imunisasi Dinas Kesehatan Lampung Selatan.

Juru Bicara Covid-19 Kabupaten Lampung Selatan, dr. Jimmy Banggas Hutapea, MARS menyebut, total kasus positif Covid-19 di Lampung Selatan sampai dengan tanggal 13 September 2020 sebanyak 50 kasus.

Dari tambahan 7 kasus baru tersebut, 4 orang merupakan warga Kecamatan Jati Agung, 1 orang warga Kecamatan Tanjung Sari, dan 2 orang warga Kecamatan Natar.

“Enam kasus baru adalah karyawan di rumah sakit swasta di Bandar Lampung. Ini merupakan hasil tracing dari kasus konfirmasi positif sebelumnya di rumah sakit tersebut. Sedangkan satu orang merupakan karyawan perusahaan swasta di Lampung Selatan,” kata Jimmy melalui keterangan resminya, Minggu, (13/9/2020).

Jimmy mengungkapkan, dari kasus baru tersebut selanjutnya disebut kasus nomor 44 adalah Tn. P (28 tahun), kasus nomor 45 Tn. PS (34 tahun), kasus nomor 46 Tn. S (25 tahun), dan kasus nomor 47 Tn. Y (35 tahun). Keempatnya berdomisili di Kecamatan Jati Agung.

Kemudian, kasus nomor 48 Tn. R (25 tahun) berdomisili di Kecamatan Tanjung Sari, dan kasus nomor 49 Ny. J (28 tahun) berdomisili di Kecamatan Natar.

“Enam orang tersebut bekerja sebagai karyawan administrasi dan kebersihan di salah satu rumah sakit swasta di Bandar Lampung. Kondisi mereka saat ini baik dan sedang melakukan isolasi di rumah sakit swasta di Bandar Lampung,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Selatan ini.

Sementara untuk kasus nomor 50 yaitu Tn. AP berusia 31 tahun, berdomisili di Kecamatan Natar. “Kasus nomor 50 adalah karyawan perusahaan swasta di Kabupaten Lampung Selatan. Kondisinya baik dan saat ini melakukan isolasi mandiri di rumah,” terang Jimmy.

Sementara itu, berdasarkan data Seksi Surveilans Imunisasi, perkembangan kasus Covid-19 di Kabupaten Lampung Selatan periode tanggal 18  Maret sampai dengan 13 September 2020, sbb :

  1. Kasus Suspek
         Total : 0
         Kasus Baru : 0
         Kasus Lama : 0
  2. Kasus Probable
         Total             : 1
         Kasus baru  : 0
         Kasus Lama : 1
  3. Kasus Konfirmasi (positif)
         Kasus Baru : 7
         Kasus Lama : 43
  4. Kematian Konfirmasi
         Kasus Baru : 0
         Kasus Lama : 1
  5. Konfirmasi Positif Masih Isolasi :  12
  6. Selesai Isolasi (kasus konfirmasi yang sembuh /negatif) : 37
  7. Discarded (Bukan COVID-19) : 733

Koordinator KAMI, husnul Jamil “Kita khawatir terjadinya perpecahan nantinya, maka KAMI mengimbau semua pihak tetap menjaga keutuhan NKRI,”

Bandar Lampung, mediarepublika.com — Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Koalisi Aktivis Mahasiswa Indonesia (KAMI) menggelar aksi di Bundara Tugu Adipura, Kota Bandar Lampung, Lampung, Minggu, 13 September 2020. Mereka mengingatkan semua pihak dan pemerintah bersatu menangani covid-19 .

“Kami mengajak seluruh komponen elit bangsa untuk optimistis. Mari kita jadikan masalah sebagai peluang untuk bergerak bersama menuju Indonesia maju, apalagi di tengah pandemi covid-19. Kita berharap semua stekholeder bahu-membahu mendukung pemerintah sebagai pelaksana kebijakan untuk kemakmuran rakyat,” ujar ujar Koordinator KAMI Pusat, Husnul Jamil, di Bandar Lampung, Minggu, 13 September 2020.

Husnul pun mengingatkan para generasi muda, khususnya mahasiswa di Lampung untuk segera bertindak. Dia menekankan, pemuda harus bersuara sesuai asas Bhineka Tunggal Ika agar tidak terjadi perpecahan.

“Kita khawatir terjadinya perpecahan nantinya, maka KAMI mengimbau semua pihak tetap menjaga keutuhan NKRI,” terangnya.

Dia mengatakan, KAMI mengajak seluruh komponen bangsa kembali kepada tujuan bernegara. Yaitu memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial.

Pihaknya pun menyatakan sikap, di antaranya mendukung pemerintah pusat dan daerah fokus pada penanganan covid-19. Pihaknya sangat mengutuk keras kelompok yang mencoba memecah belah persatuan dan kesatuan Indonesia.

KAMI mendukung pemerintah dalam upaya peningkatan kemandirian ekonomi yang berbasis kerakyatan. Selanjutnya, KAMI menyatakan Indonesia masih dalam keadaan baik.

“KAMI mendukung pemerintah untuk memperkuat pancasila sebagai dasar ideologi bangsa. KAMI juga mengutuk keras oknum yang berupa untuk memecah belah bangsa di situasi covid-19,” ucapnya.

Menteri Desa, PDT, dan Transmigrasi Lakukan Kunjungan Kerja Ke Provinsi Lampung

Bandar Lampung, mediarepublika.com — Wakil Gubernur Lampung,  Chusnunia menerima kunjungan kerja Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Abdul Halim Iskandar ke Provinsi Lampung di gedung Pusiban Kantor Gubernur Lampung, Sabtu (12/09/2020).

Hadir dalam kegiatan tersebut, Anggota DPD RI  dr. Jihan  Nurlela, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Plt. Kadis PMD Provinsi Lampung, Kadis Kominfotik,  Kadis Kependudukan dan Catatan Sipil Provinsi Lampung,  Kadis PMD Kabupaten/Kota se Provinsi Lampung, serta Pendamping Provinsi.

Wakil Gubernur Chusnunia dalam sambutannya mengungkapkan bahwa Pemerintah Provinsi Lampung berkomitmen untuk melaksanakan good governance melalui program rakyat Lampung berjaya,  yaitu diantaranya melalui progtam Kartu Petani Berjaya dan Smart Vilage yang bersentuhan langsung dengan masyarakat desa.

Pemerintah Provinsi Lampung saat ini telah  menyiapkan sistem yang terintegrasi dari desa hingga ke Kota dengan memanfaatkan Teknologi Informasi, sehingga diharapkan  pembangunan desa akan semakin merata dan menyentuh langsung hingga ke masyarakat di pedesaan dan memberikan dampak bagi pembangunan secara keseluruhan

“Pelan – pelan semua layanan desa kita dorong untuk dapat dilakukan secara virtual”,  ungkap Chusnunia.

Chusnunia juga mengungkapkan bahwa pada tahun 2020 ini sudah ada 30 desa yang masuk dalam katagori smart Vilage dan pada tahun 2021 diharapkan sudah ada 100 desa yang telah masuk katagori Smart Vilage.

Sementara itu dalam arahannya, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar mengharapkan agar penggunaan dana desa dapat dimanfaatkan  dengan se baik – baiknya dan bermanfaat untuk seluruh masyarakat, bukan hanya golongan tertentu.

Beliau juga menyatakan bahwa Kementerian Desa telah mempersiapkan data bantuan desa untuk tahun 2021 dan telah melakukan persiapan untuk di take over penanganannya oleh Kementerian Sosial sehingga akan terjadi sinergi.

“Bantuan untuk desa di Tahun 2021 tetap dilaksanakan, dianggarkan sebesar 72 Trilyun rupiah,  tidak ada penghapusan bantuan untuk desa,” ungkap Abdul Halim.

Lebih lanjut Abdul Halim berharap agar pembagunan desa dilakukan berbasis kondisi faktual dan memperhatikan kearifan lokal, bukan berdasarkan keinginan sebagian orang atau sekelompok orang.

Abdul Halim juga berharap agar pembangunan di desa dilakukan secara sistemik, terarah dan memiliki pemikiran yang sama dengan Kabupaten, terutama terkait dengan permasalahan desa yang sedang dihadapi.

“Saya yakin jika ini dijalankan dengan baik,  akan terjadi percepatan pembangunan di desa sehingga memberi dampak pada peningkatan pembangunan di Tingkat Kabupaten dan Kota” ujarnya.

Menteri juga mengungkapkan bahwa prinsip penggunaan dana desa adalah Swakelola dan Padat Karya Tunai Desa. Sedangkan tentang adanya keterlambatan pencairan dana desa di Provinsi Lampung bukan dikarena ketidaksiapan dana namun terjadi karena sistem pelayanan perbankan yang belum siap.

Diakhir arahannya Menteri berharap agar dana desa dapat dimanfaatkan sebaik mungkin untuk membantu masyarakat dalam kondisi pandemi covid-19 saat ini.

“Saya berharap Kehadiran dana desa sebagai representasi kehadiran Negara di desa dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat dan bukan hanya sekelompok saja”, pungkasnya. (Red)

Aspotmar Kasal kunjungi Brigif 4 Mar/BS dalam rangka ketahanan pangan

Pesawaran, mediarepublika.com – Dalam rangka pengawasan secara langsung program ketahanan pangan dijajaran Brigif 4 Mar/BS, Aspotmar Kasal Bidang Potensi Maritim, Mayjen TNI (Mar) Widodo Dwi Purwanto laksanakan kunjungan kerja di Mako Batalyon Infanteri 9 Marinir/Beruang Hitam. Jum’at (11/9) pagi.

Kunjungan kali ini disambut langusng oleh Komandan Brigif 4 Mar/BS, Kolonel Marinir Nawawi beserta seluruh perwira staff dan komandan satuan jajaran Brigif 4 Mar/BS wilayah lampung dan dilanjutkan dengan pemaparan oleh Mayjen TNI (Mar) Widodo Dwi Purwanto mengenai program ketahanan pangan.

Terdapat beberapa materi yang disampaikan oleh Mayjen TNI (Mar) Widodo Dwi Purwanto kepada para jajaran Brigif 4 Mar/BS dan juga Balai Besar Perikamam Budidaya Laut (BBPBL) Lampung yang juga hadir pada kegiatan.

Mayjen TNI (Mar) Widodo Dwi Purwanto menjelaskan bahwa program ketahanan pangan merupakan program yang dirancang dari satuan atas Mabes TNI AL, yang dibuat dengan tujuan dapat bermanfaat bagi prajurit dan juga masyarakat di sekitar masing-masing kesatrian.

Ia juga menyampaikan rasa terimakasihnya atas dukungan yang diberikan oleh Pemda baik Pemrintah Kabupaten/Kota khususnya Kabupaten Pesawaran.

“Jadi program ini awalnya terkait pandemi covid-19 dan diharapkan dapat memenuhi kebutuhan prajurit dan keluarganya, namun berjalannya waktu program ini liar biasa dapat bermanfaat bagi masyarakat juga,” ujar Aspotmar Kasal Bidang Potensi Maritim.

Hal senada disampaikan oleh Kolonel Marinir Nawawi, program ketahanan pangan milik Brigif 4 Mar/BS tak hanya pada satu bidang saja. Program perkebunan, pertanian hingga perikanan.

“Tadinya sawah hanya beberapa hektar saja, tapi sekarang sudah kami perluas hingga 50 hektar dan juga ada perkebunan jagung, singkong, keramba jaring apung, serta kolam bioflog yang sudah berjalan saat ini,” ujar Danbrigif 4 Mar/BS.

Danbrigif 4 Mar/BS juga menyampaikan bahwa akan ada program ketahanan pangan baru yakni Peternakan kambing dan sapi yang saat ini sudah dipersiapkan lahannya.

Letkol Kav Joko Sunarto “Komunikasi sosial antar prajurit TNI dengan KBT perlu dijaga dan terus ditingkatkan”

Tulang Bawang, mediarepublika.com – Komandan Kodim (Dandim) 0426 TB, Letkol Kav Joko Sunarto, S.Sis., M.Han, menggelar komunikasi sosial dengan Keluarga Besar TNI (KBT), di Makodim 0426 Tulang Bawang,  dengan tetap memperhatikan standar protokol kesehatan, Kamis (10/9/2020).

Acara itu dihadiri Pabung Dim 0426/TB, Mayor Arm I Ketut Subangga, para Danramil jajaran Kodim 0426/TB, para Perwira Staf Kodim 0426/TB, PA Sandi Dim 0426/TB, Letda Inf Yogo Utomo, Ketua Persit Cabang XLIX Kodim 0426/TB, Ny. Diah Joko Sunarto, para Pengurus Persit Cabang XLIX Kodim 0426/TB, Ketua FKPPI Tuba, Yen Dahren beserta anggota, Ketua Bela Negara Tuba, Apriyadi beserta anggota, dan juga perwakilan PEPABRI Tuba.

Dalam sambutannya, Dandim mengatakan, kegiatan komsos dengan keluarga besar TNI ini, merupakan sebuah kegiatan di bidang teritorial yang harus dilaksanakan terus menerus, agar memperoleh kesamaan visi dan misi, serta interprestasi antar segenap komponen bangsa khususnya KBT.

“Komunikasi sosial antar prajurit TNI dengan KBT perlu dijaga dan terus ditingkatkan untuk menumbuh kembangkan dan memupuk rasa persatuan dan kesatuan, guna menghadapi berbagai permasalahan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” paparnya.

Masih kata Dandim, saat ini dalam masa pandemi global Covid – 19 dan  berdampak di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Dandim menghimbau agar masyarakat dan KBT tidak panik, akan tetapi tetap waspada serta tetap menjaga kesehatan.

Disisi lain, Ketua FKPPI Tuba, Yen Dahren, M.Ap, mengatakan, jika pihaknya sebagai anggota keluarga besar FKPPI adalah pensiunan dan anak dari anggota purnawirawan TNI yang sebagian besar tinggal di Menggala dan sekitar Unit 2.

“Kami sangat bangga kepada Dandim 0426/TB yang telah mengundang dan mempasilitasi kegiatan ini, sebagai ajang komunikasi mempererat tali silaturahmi dengan keluarga besar TNI. Kami berharap agar kerja sama Kodim 0426 Tulang Bawang dengan keluarga besar TNI  tetap terjalin dengan baik,” pungkasnya.(Red)

Kampanye Masker, Kapolres Lampung Utara Turun Tangan

LampungUtara, mediarepublika.com — Kapolres Lampung Utara AKBP Bambang Yudo Martono turun tangan memimpin kampanye pemakaian masker di Tugu Payan Mas Kotabumi, Kamis 10 September 2020. Kegiatan ini sebagai bentuk pendisiplinan kembali protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran covid-19.

Kampanye masker menerjunkan anggota Polri, TNI, Polisi Pamong Praja, BPBD, organisasi kemasyarakatan dan pemuda serta tokoh masyarakat. Unsur Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 dan elemen masyarakat kembai bergerak setelah status Lampung Utara turun dari zona kuning ke zona oranye.
Kampanye masker menarget pengendara sepeda motor sebagai pelanggar protokol kesehatan paing banyak. Mobil pribadi hingga angkutan umum dan logistik juga menjadi perhatian. Setiap pengendara tanpa masker diberhentikan untuk diberi pengarahan sekaligus pembagian alat pelindung diri tersebut.
Kapolres Lampung Utara AKBP Bambang Yudo Martono menjelaskan kampanye masker secara serentak sebagai pencegahan penyebaran covid-19. Kepolisian merangkul semua elemen menjadi duta kampanye masker sekaligus menggugah kesadaran masyarakat mengikuti protokol kesehatan.(Red)

Nanang Hermanto Hadiri Pelantikan PPDI Lampung Selatan

KALIANDA, mediarepublika.com – Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto menghadiri pengukuhan dan pelantikan pengurus Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Kabupaten Lampung Selatan periode 2020-2025 di Aula Sebuku, rumah dinas bupati setempat, Kamis (10/9/2020).

Kepengurusan PPDI yang dinahkodai Yudi Ismail tersebut dilantik langsung oleh Ketua PPDI Provinsi Lampung, Triono, S.Pd disaksikan Bupati Lampung Selatan beserta sejumlah pejabat utama serta Camat dilingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan.

Dengan telah dikukuhkannya kepengurusan PPDI tersebut, Nanang berharap kepada anggota PPDI Lampung Selatan agar dalam menjalankan tugas dan fungsinya sesuai aturan dan Undang-Undang Desa dengan sebaik-baiknya, terutama dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Jalankan amanah sesuai Undang-Undang. Pengurus PPDI saling bersinergi dan bekerjasama mendukung setiap kebijakan kepala desa untuk memajukan desa kita masing-masing,” ujar Nanang saat memberikan arahan.

Selain itu, Nanang juga berharap, PPDI dapat bekerja secara profesional dan mengutamakan kepentingan masyarakat. Jangan sampai kata dia, masyarakat kecewa dengan kinerja yang diberikan PPDI sebagai pelayan masyarakat di desa.

“Adanya organisasi PPDI ini menjadi wadah yang tujuannya untuk kepentingan dan mensejahterakan masyarakat kita. Bukan untuk adu kekuatan apalagi jadi organisasi tandingan. Intinya saling bersinergi dengan kecamatan, BPD dan kepala desa untuk memajukan desa,” tandasnya.

Sementara, Ketua PPDI Lampung Selatan periode 2020-2025, Yudi Ismail mengatakan, susunan pengurus PPDI terdiri dari gabungan perangkat desa dari 17 kecamatan se-Kabupaten Lampung Selatan.

Ia menuturkan, PPDI Lampung Selatan tidak semata-mata bekerja hanya untuk mencari nafkah semata. Tetapi sebagai abdi manusia kepada Allah SWT, sesama manusia, masyarakat, bangsa dan negara.

“Untuk itu PPDI Lampung Selatan berharap penerbitan NIPD agar dapat memberi rasa aman dan nyaman bagi perangkat desa se-Lampung Selatan. Kami minta pak bupati dan jajaran kiranya dapat memberikan perhatian kepada perangkat desa,” kata dia.

Disisi lain, Ketua PPDI Provinsi Lampung, Triono mengatakan, hadirnya PPDI bertujuan untuk membangun sinergi dengan pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten. Sehingga program-program yang digulirkan pemerintah pusat atau pemerintah daerah bisa berjalan dan diterapkan di desa masing-masing.

“Intinya kami berharap seluruh perangkat desa bekerja tegak lurus dengan pemerintah. Bukan karena disini mau Pilkada, tetapi kita menjalankan amanah Undang-Undang. Kita harus loyal, sehingga apapun tujuan yang hendak dicapai pemerintah pusat sampai kabupaten dapat terlaksana dan sampai kepada masyarakat desa masing-masing,” ujarnya. (Red)

71 Anggota Wakapolda Lampung Lulus Seleksi Dari Brigadir Ke Inspektur Polisi

LAMPUNG, mediarepublika.com – Luar Biasa Wakapolda Lampung, Brigjend Pol Drs. Sudarsono SH MHum memperjuangkan 71 anggotanya lulus seleksi dari Brigadir ke Inspektur Polisi

Sidang penetapan Proses Seleksi Alih Golongan (SAG) Anggota Polri tahun 2020 program BETAH (Bersih Transparan Akuntabel dan Humanis) meloloskan 71 Polisi Bintara berpangkat Aiptu, untuk mengikuti pendidikan Sekolah alih Golongan untuk menjadi perwira, pada Kamis (10/9/2020).

Dalam sidang penetapan kelulusan dari Bintara ke Perwira tersebut, Wakapolda Lampung Karo SDM Kombes Endang Wedowati dan Kabag Dalpers AKBP Ahmad Ghazali selaku Pimpinan sidang mengatakan, jumlah kuota untuk Polda Lampung 71 sedangkan yang masuk perengkingan 65 jadi secara langsung Wakapolda menambah dengan urutan rangking selanjutnya yakni 6 orang. Kontan hal ini disambut haru penuh tangisan oleh 6 anggota yang tidak menyangka namanya masuk untuk ikut pendidikan di SPN Kemiling.

Wakapolda Lampung menghimbau bagi anggota untuk mengikuti pendidikan SAG tersebut agar tetap mengikuti protokol kesehatan, jangan kemana mana karena sebelum pendidikan akan dilakukan rapit tes, jaga kesehatan.

Karo SDM Polda Lampung Kombes Endang Wedowati dan Kabag Dalpers AKBP Ahmad Ghazali dan seluruh yang hadir yang mendengarkan penambahan 6 orang memberikan tepukan meriah yang mengharu biru dengan tangisan haru.(Red)

Pistol Koboi Sudah Ditahan Dit. Intelkam

mediarepublika.com

Fakta terbaru terungkap setelah redaksi mewawancarai berbagai pihak dan melakukan penelusuran di lapangan terkait, peberitaan sebelumnya yang berjudul, Koboi Sedang Berburu Nelayan, Oknum Anggota Krakatau Shooting Club Berburu Nelayan *, *Proses Hukum Koboi Penembak Nelayan di Limpahkan Ke Polairud . Team redaksi media ini juga mendapatkan perkembangan terbaru tentang kasus yang menurut redaksi masuk kategori undang-undang (UU) Subversi, dan UU Darurat karena sudah terkait dengan senjata api dan ancaman hukumannya di atas 5 tahun.

Selanjutnya, karna alasan keamanan, beberapa narasumber media ini namanya tidak ingin di sebut secara jelas, maka redaksi  akan menggunakan inisial untuk merahasiakan nama narasumber yang tak ingin namanya di sebutka. Namun semua narasumber tadi dapat redaksi pertanggungjawaban kan karena semua ada bukti rekaman Audio, Video , dan tangkapan layar handphone, sesuai dengan UU Pers

Berikutnya, Narasumber Y, mengungkapkan tentang kronologi awal terjadinya penembakan perahu nelayan bernama DI (26) yang diduga di lakukan oleh Ahan (55) yang terjadi pada tanggal 23 Juli 2020, di sekitar Pulau Condong Kabupaten Lampung Provinsi Lampung, karena korban (pelapor) merasa traumatik maks laporkan kepada pihak yang kepolisian pada tanggal 28 Agustus 2020 dengan nomor laporan STTLP/B-/1269/VIII/2020/LPG/SPKT Polda Lampung.

“DI ini memancing bersama temannya di sekitar Pulau Condong, lalu selang beberapa saat, mereka didatangi oleh orang yang menggunakan speed boat yang diduga itu adalah Ahan, dengan membawa senjata api, dan mengusir mereka karena kebetulan Ahan juga memiliki Keramba Jaring Apung di perairan Pulau Condong Laut itu. Karena panik mesin kapal motor mereka sulit untuk di hidupkan. Awalnya penembak tadi menembaki menggunakan pistol ke arah udara dan ke laut. Selanjutnya karena peluru pistol tadi habis, dia menembaki lagi menggunakan senjata Laras panjang dari jarak sekitar 3 meter ke arah perahu, dan akhirnya setelah mesin perahu mereka bisa dihidupkan, DI dan teman nya pun pergi meninggalkan lokasi penembakan itu. ” ungkap Y saat menjelaskan kepada media ini (10/9)

Selanjutnya, ditempat terpisah redaksi berhasil mewawancarai Dir. Intelkam Polda Lampung Kombes Pol Drs Amran  Ampulembang melalui pesan WhatsApp dan mengungkapkan bahwa senjata api Ahan telah di amankan oleh pihak kepolisian.

 

“Senjata yang bersangkutan sudah diamankan, kasus dalam proses Ditreskrimum (Maksudnya Dirpolairud)” Ujar Amran kepada media ini.

Saat ditanya lebih jauh mengenai pencabutan ijin senjata api, Dir. Intelkam menjawab secara diplomatis.

“Masih dalam proses lidik, kasus sebenarnya seperti apa” ujar Amran kembali

Berikutnya, dilain pihak redaksi juga mewawancarai narasumber lain yang kembali enggan di sebutkan namanya (sebut saja W).

W menjelaskan pada hari Jumat 11 September 2020 akan ada pemanggilan saksi saksi di Dirpolairud.

“Besok Jum’at itu akan ada agenda pemeriksaan para saksi yang melihat langsung kejadian tersebut”. Jelas W , yang meminta namanya di rahasiakan.

Selanjutnya, saat redaksi media ini mengkonfirmasi tentang perkembangan penanganan perkara ini dan dan mempertanyakan mengenai mengapa terlapor tidak dilakukan tindakan penahanan, Kasubdit Gakum Ditpolair Polda Lampung AKBP Reza Pahlevi  pun agar awak media dapat menanyakan hal tersebut kepada Kabid Humas Polda Lampung.

“Tanyakan ke Kabid Humas saja mas”. Ujar Kasubdit Gakum secara singkat.

Berikutnya disaat yang hampir bersamaan team redaksi juga mengkonfirmasi melalui sambungan telpon kepada Kabid Humas Polda Kombes Zahwani Pandra, dan menerangkan bahwa penahanan terhadap terlapor merupakan wewenang penyidik.

“Saya belum dapat informasi perkembangan tentang informasi tersebut, tapi yang bisa saya jawab, mengenai  penahanan itu wewenang nya ada di penyidik, untuk pertanyaan lainnya bisa di tanyakan langsung ke kasubdit gakum atau Dir Polairud”. Ujar Kabid Humas Polda Lampung Menjelaskan kepada media ini melalui sambungan telepon.

Sampai berita ini di turunkan pihak redaksi sudah mencoba menghubungi Dir Polairud Polda Lampung  Kombes Sis Mulyono, namun pesan singkat WhatsApp redaksi tidak balas serta di telpon juga tidak di angkat (TIM)

Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung Bantu Penanganan Covid-19 Hingga Tingkat Kecamatan

Bandar Lampung, mediarepublika.com — Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung, Riana Sari Arinal, menghadiri Rapat Bersama Ketua Umum Tim Penggerak PKK Pusat, Ibu Tri Tito Karnavian secara Virtual Meeting, bertempat di Ruang Video Conference Lt. 1 Dinas Kominfo & Statistik Provinsi Lampung, Rabu (09/09).

Rapat ini dihadiri juga oleh Plt. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa & Transmigrasi dan Tim Penggerak PKK Kabupaten Kota se-Provinsi Lampung.

Dalam kesempatannya, Ketua TP PKK Provinsi Lampung menyampaikan laporan penanganan Covid-19 dan pelaksanaan Gerakan Bersama Pakai (Gebrak) Masker Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung bersama dengan Tim PKK Kabupaten Kota yang bersinergi sampai tingkat Kecamatan, Desa atau Kelurahan. Untuk penanganan Covid-19, Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung terus bergerak sejak bulan Maret 2020 melalui:

1. Koordinasi dan sinergi dengan Tim Penggerak PKK Kabupaten Kota melalui Surat Edaran yang meliputi antisipasi penanganan Covid-19, peran aktif Tim Penggerak PKK dalam penanganan Covid-19 dan imbauan pelaksanaan imunisasi dan pemeriksaan ibu hamil di situasi pandemi

2. Imbauan dan edukasi kepada masyarakat baik melalu media cetak, media elektronik, maupun media sosial

3. Kampanye secara langsung melalui dialog, diskusi, penyuluhan kelompok baik secara langsung maupun secara online melalui Vidcon atau Webinar

4. Pemberian bantuan bagi masyarakat yang terdampak secara ekonomi melalui pelaksanaan bakti sosial dan Jumat barokah yang dilaksanakan setiap Minggu dan Talk Show yang telah dilaksanakan di 10 Kabupaten Kota di Provinsi Lampung. Dalam kesempatan Talk Show tersebut selain memberikan bantuan, juga telah dilaksanakan penyuluhan dan pelatihan kepada masyarakat terkait penguatan UP2K serta peningkatan gizi keluarga dan mengedukasi masyarakat akan pentingnya melaksanakan protokol kesehatan secara disiplin

5. Pada periode bulan Maret sampai dengan bulan Agustus 2020 total bantuan yang telah didistribusikan oleh Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung yaitu 13.800 masker kain, 5.183 paket sembako, 55 paket ternak ikan dalam ember, hand sanitizer, alat pembersihan, bibit tanaman

Selain itu Riana Sari menambahkan, telah menginisiasi pelaksanaan Gerakan Siger, Saatnya Ikut Bergerak Untuk Rakyat yang membutuhkan, yang saat ini telah menjadi gerakan bersama seluruh organisasi wanita Tim Penggerak PKK Provinsi dan Kabupaten Kota Se-Provinsi Lampung.

“Berbeda dengan pemberian sembako, gerakan ini merupakan gerakan berbagi dengan masyarakat sekitar berupa sayuran dan bahan lauk pauk serta bumbunya. Selain itu melalui Gerakan Siger ini diharapkan juga dapat membantu petani dengan membeli hasil pertaniannya,” jelas Riana. (Red)