Winarni Letakkan Batu Pertama Pembangunan Gedung Pendidikan Alim Nur Rohman

SIDOMULYO, – Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Lampung Selatan, Hj. Winarni Nanang Ermanto melakukan peletakan batu pertama pembangunan Gedung Pendidikan Alim Nur Rohman di Dusun Kampung Duren, Desa Seloretno, Kecamatan Sidomulyo, Kamis (11/3/2021).

Dalam kesempatan itu, Winarni turut didampingi anggota DPRD Lampung Selatan dari Fraksi PDI Perjuangan Rosdiana dan Camat Sidomulyo Rendy Eko Supriyanto.

Hadir juga Ketua Yayasan Alim Nur Rohman, Herman Afdila beserta jajaran pengurus.

Pada kesempatan itu, Winarni sangat mengapresiasi dibangunnya Gedung Pendidikan Alim Nur Rohman tersebut.

Sebab menurut Winarni, gedung pendidikan merupakan kebutuhan yang sangat penting dan mendasar untuk menunjang kemajuan generasi masa depan.

“Saya senang sekali dengan pembangunan gedung pendidikan ini. Karena gedung ini menjadi pendukung dan pelengkap sarana pendidikan bagi masyarakat kita,” ujar Winarni yang disambut antusias masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, istri orang nomor satu di Kabupaten Lampung Selatan ini mengimbau kepada warga Desa Seloretno agar dapat membantu pembangunan Gedung Pendidikan Alim Nur Rohman tersebut.

“Manfaatkan gedung pendidikan ini sebagaimana fungsinya. Keberadaannya harus benar-benar dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat khususnya anak-anak usia sekolah,” imbuh Winarni.

Selain peletakan batu pertama, dalam acara itu, Winarni beserta anggota DPRD Lampung Selatan Rosdiana juga turut memberikan santunan kepada anak yatim piatu dan duafa.

“Ini (santunan) merupakan bentuk kepedulian kita terhadap sesama umat muslim, terutama anak yatim piatu dan duafa. Dan ini menjadi tanggungjawab kita bersama untuk saling peduli dan memberi perhatian lebih kepada mereka semua,” kata Winarni.

Sementara itu, Herman Afdila berharap hubungan antara pemerintah daerah, Tim Penggerak PKK dengan masyarakat, khususnya Yayasan Alim Nur Rohman dapat terus terjalin dan terjaga keharmonisannya.

“Saya berharap hubungan ini dapat terus terjalin harmonis. Karena apabila para ulama dan umaro bergandengan tangan, insya Allah Kabupaten Lampung Selatan akan lebih aman dan maju,” tutur Herman.(RED)

Bupati Lampung Tengah Musa Ahmad Tabur 10.000 Benih Ikan Nila Di Kali Way Seputih

Bumi Nabung – Bupati Lampung Tengah Musa Ahmad terhitung 10 hari dalam melaksanakan tugasnya sebagai Bupati Lampung Tengah mengedepankan sektor pertanian dan peternakan menjadi sasaran utama. Sebab sektor ini penting untuk pergerakan peningkatan perekonomian masyarakat. Hal itu terungkap saat dirinya melakukan Tabur Benih Ikan Jenis Nila sebanyak sekitar 10 ribu di kali Way Seputih Kampung Tua Kecamatan Bumi Nabung Senin 10 Maret 2021. Turut hadir dalam acara tersebut dari beberapa OPD terkait.

Disela-sela tabur benih ikan tersebut, Musa mengatakan inilah sebagai bentuk perhatian pemerintah dalam pembudidayaan ikan di sungai, oleh karena itu ia berharap agar kepada warga masyarakat jangan sampai ada lagi yang mencari ikan dengan cara menggunakan racun ikan sejenis putas, terlebih lagi menggunakan setrum, karena hal ini sangat berbahaya bagi lingkungan dan warga sekitar. Hal ini akan mempengaruhi rantai ekosistem sehingga bisa membahayakan lingkungan yang ada.

Hal ini tentu juga bisa membuat lingkungan tercemar dan rusak, maka Ahi Musa, sapaan akrab Bupati Lampung Tengah ini mengatakan bila ada kedapatan warga masyarakat yang mencari ikan menggunakan putas atau setrum yang akan diberikan sanksi tegas. Hal ini semata mata dilakukan demi kebaikan kita bersama. “Untuk yang mencari ikan, jangan pakai putas atau setrum, berbahaya, kalau sampai ada yang ketahuan maka akan ditindak tegas,” ujar Musa Ahmad.(Red)

Bupati Lambar Rolling 4 Pejabat dan Serahkan SK PNS Serta PPPK

Bupati Lampung Barat (Lambar), H. Parosil Mabsus melakukan penyerahan petikan surat keputusan perubahan status Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) menjadi PNS berjumlah 188 orang dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) formasi 2020 tahun 2021 berjumlah 65 orang di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Lambar, Rabu (10/3/2021)

Selain itu, Bupati Lampung Barat, H. Parosil Mabsus yang biasa akrab disapa (Pak Cik) tersebut, sekaligus melakukan rolling 4 (empat) orang pejabat struktural Pemkab Lambar, satu orang esolon II dan tiga orang eselon III.

Satu orang Eselon II yang dilantik yaitu, dr. Widyatmoko Kurniawan S.pB jabatan lama Direktur RSUD AU dan jabatan baru Kepala Dinas Kesehatan Lampung Barat

Kemudiaan tiga orang eselon III yang dilantik yaitu;

1. Agustina Handayani S.Sos., jabatan lama Kepala Bagian Umum Sekretariat Daerah dan jabatan baru Sekretaris Dinas Sosial

2. dr. Imam Hendarman, S.P.A., M.Kes., jabatan lama Analis kesehatan ibu dan anak RSUD AU dan jabatan baru Direktur RSUD AU

3. Syafaruddin S.Pd., M.Pdi., jabatan lama Sekretaris Dinas Sosial dan jabatan baru Kepala Bagian Umum

Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan tersebut disaksikan langsung Wakil Bupati Drs. Mad Hasnurin, Sekretaris Daerah (Sekda) Lambar Akmal Abd Nasir SH, Staf Ahli, Assisten dan Seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Lambar.

Pada kesempatan itu, Parosil meminta kepada 4 orang pejabat eselon II dan III yang baru saja dilantik untuk dapat menjaga jabatan tersebut diimbangi dengan prestasi, kejujuran dan keikhlasan dalam bekerja.

“Segera lakukan adaptasi terhadap tupoksi jabatan masing-masing dan kerjasama efektif secara berjenjang, baik dengan pimpinan ataupun dengan atasan. Saya minta kepada para pejabat yang baru dilantik untuk dapat menunjukkan kinerja dengan baik,” tegasnya.

Kemudian kepada 188 orang CPNS yang diangkat menjadi PNS dan kepada 65 orang calon PPPK yang menjadi PPPK, Parosil meminta agar dapat melaksanakan tugas dengan baik dan bertanggung jawab serta dapat meningkatkan motivasi dan dedikasi tinggi.

“Tingkatkan motivasi dan etos kerja saudara, karena dukungan kerja yang saudara berikan akan sangat menentukan keberhasilan sistem secara tepat. Saudara sebagai seorang aparatur pemerintah, kerjakan penuh rasa tanggung jawab dan dedikasi yang tinggi,” ungkapnya.

Wakil Gubernur Lampung Canangkan Aksi Peduli Sampah Serentak Se-Provinsi Lampung

Bandar Lampung, — Wakil Gubernur Lampung, Chusnunia, menghadiri Pencanangan Serentak Aksi Peduli Sampah di 15 Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung, bertempat di Kantor Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Lampung Jl. Basuki Rahmat No.10 Bandar Lampung, Selasa (09/03).

Kegiatan ini diikuti oleh Bupati/Walikota se-Provinsi Lampung (Virtual), Kepala Dinas Kehutanan, Kepala Dinas ESDM, Kasatpol PP Provinsi Lampung, Kepala Dinas Lingkungan Hidup se-Provinsi Lampung (Virtual), GM PT Bukit Asam, dan Ketua Forum CSR Lampung.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Lampung, Syahrudin Putera, dalam sambutannya menyampaikan bahwa maksud dan tujuan diselenggarakannya kegiatan ini adalah untuk memperkuat komitmen dan peran aktif pemerintah dalam pengelolaan sampah menjadi bahan baku ekonomi, memperkuat partisipasi publik dalam pengelolaan sampah agar bernilai ekonomis dan lebih produktif, dan memperkuat komitmen serta peran aktif produsen dan pelaku usaha agar lebih ramah terhadap lingkungan.

Syahrudin juga menyampaikan bahwa Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Lampung bersama Forum CSR Lampung melaunching Kafe/Dapur Different But Able. Kafe ini diproduksi oleh anak-anak berkebutuhan khusus yang dibina oleh beberapa chef dari Bukit Randu dan Swiss Bell. Syahrudin mengatakan semua alat saji yang digunakan di Kafe tersebut sangat ramah lingkungan.

Kepedulian terhadap sampah masih perlu terus digaungkan agar kita semua bisa bergerak bersama memanage persoalan sampah ini, bukan hanya di Provinsi Lampung atau seluruh Provinsi di Indonesia, bahkan di level internasional. Persoalan sampah menjadi persoalan yang perlu keseriusan lebih dalam lagi dan sangat penting dalam berkehidupan karena keberlangsungan bumi dan alam salah satunya adalah tentang bagaimana kita memanage sampah.

Pengelolaan sampah, terkhusus di Provinsi Lampung, selain mampu menjamin kesehatan dan aman bagi lingkungan juga dapat memberikan nilai tambah bagi kesejahteraan masyarakat.

Pertambahan penduduk di suatu daerah, berbanding lurus dengan bertambahnya volume sampah. Untuk itu, Pemerintah Kabupaten/Kota diharapkan dapat memperhatikan dan meningkatkan sarana prasarana agar pengelolaan sampah ini bisa maksimal. Ditargetkan di tahun 2025 ini, pengelolaan sampah dapat dilakukan sampai dengan 30 persen dan penanganan sampah sebesar 70 persen dapat terwujud. Layanan pengelolaan sampah perlu terus ditingkatkan seperti pengadaan transport, rumah kompos dan sebagainya.

“Provinsi Lampung sampai hari ini masih menjadi transit pengiriman bahan baku sampah plastik dan kertas ke wilayah tangerang dan sekitarnya. Ke depan, kita harus menggali kemungkinan investasi pengelolaan sampah plastik dan kertas di Provinsi Lampung. Tentunya perlu dukungan stakeholders dan pemerhati lingkungan,” ujar Chusnunia.

Menurut rencana, di Provinsi Lampung nantinya akan dibangun Tempat Pengolahan Akhir (TPA) Regional yang direncanakan akan dibangun di daerah Kotabaru, Lampung Selatan. TPA ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas penanganan sampah untuk 7 Kabupaten/Kota yaitu Kota Bandar Lampung, Metro, Kabupaten Pesawaran, Pringsewu, Lampung Selatan, Lampung Tengah dan Lampung Timur.

TPA Regional tersebut nantinya akan beroperasi, terintegrasi dengan instalasi pengelolaan sampah menjadi energi listrik dan instalasi pengolahan limbah B3 di lokasi yang sama. PSEL (Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik) akan mampu mereduksi timbunan sampah sebanyak 1000 ton per hari. Sampah tersebut akan digunakan sebagai bahan baku bagi 2 unit pembangkit listrik yang dapat menghasilkan daya listrik 14 MW. Instalasi pengolahan limbah B3 diharapkan menjadi Pusat Pemusnahan limbah B3 wilayah Sumatera dan juga sebagai sumber Pendapatan Asli Daerah yang baru.

Di peringatan Hari Peduli Sampah Nasional ini, Chusnunia mengajak agar semua elemen masyarakat bisa bergerak bersama dengan konsisten terutama dengan mengurangi sampah plastik.

“Saya semenjak 2019 dengan arahan Bapak Gubernur Arinal Djunaidi terus menyuarakan agar kita ikut berpartisipasi, bergerak bersama melawan derasnya sampah plastik. Meskipun kita tidak bisa menghindarinya 100 persen setidaknya kita sudah berperan serta meminimalisir derasnya sampah plastik,” kata Chusnunia.

Chusnunia juga mengingatkan, di masa pandemi Covid saat ini manajemen pengelolaan sampah APD seperti masker dan sebagainya agar juga menjadi perhatian bersama.

Kegiatan Pencanangan Serentak Aksi Peduli Sampah di 15 Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung diakhiri dengan penekanan tombol sirine oleh Wakil Gubernur Lampung sebagai tanda dimulainya Aksi Peduli Sampah di 15 Kabupaten/Kota se-Provinsi.

Di sela-sela acara, Wakil Gubernur Lampung juga menyerahkan Piagam Penghargaan Kalpataru kategori Penyelamat Lingkungan kepada 2 orang, Piagam Penghargaan Adiwiyata Provinsi Lampung Tahun 2020 Kepada 9 Sekolah, dan Bantuan berupa bor biopori, pupuk cair, alat cuci tangan, tabungan, mesin cacah sampah, dan sembako.(RED)

Serius dan Konsisten Kembangkan Energi Bersih, PLN Raih Renewable Energy Markets Asia Awards 2021

Jakarta, 10 Maret 2021 – PLN meraih penghargaan pada gelaran perdana Renewable Energy Markets™️ (REM™️) Asia Awards. Keberhasilan ini diraih atas upaya PLN dalam membangun pasar atau menunjukkan kepemimpinan dalam pengadaan energi hijau di Asia melalui renewable products services yang di keluarkan oleh PLN, yaitu Renewable Energy Certificate (REC).

Penghargaan tersebut diberikan pada konferensi REM Asia yang dilaksanakan secara virtual pada (09/03) kepada organisasi, inisiatif, dan individu yang secara luar biasa mendorong adopsi energi bersih di Asia.

Penilaian mencakup organisasi yang berpengaruh dalam mengembangkan dan menumbuhkan pasar tenaga hijau dimana aktivitas yang dinominasikan harus berbasis di Asia, dan proyek atau program saat ini harus beroperasi atau diselesaikan dalam satu tahun terakhir.

Untuk diketahui REC PLN merupakan instrumen pengakuan atas penggunaan energi terbarukan, pengadaan penggunaan energi terbarukan yang transparan dan mendorong pertumbuhan pasar nasional energi baru terbarukan. PLN secara terbuka mengajak partisipasi masyarakat untuk mendukung green energy melalui REC.

PLN menghadirkan layanan yang dibutuhkan pelanggan terkait layanan energy bersih melalui REC ini. Layanan REC dapat dibeli pelanggan dengan dua cara, yaitu secara tergabung dan terpisah. Untuk secara tergabung biaya layanan REC akan menjadi satu kesatuan dengan biaya pemakaian tenaga listrik dan untuk secara terpisah biaya layanan REC akan dipisahkan dengan biaya tenaga listrik yang nantinya akan diberikan nomor register bayar non-tagihan listrik.

“Penghargaan ini merupakan bukti komitmen PLN dalam mendorong penggunaan energi bersih terutama pada sektor ketenagalistrikan. Kedepannya, PLN akan terus meningkatkan penggunaan bauran energi bersih pada pembangkit-pembangkit yang dimiliki oleh PLN,” ungkap Executive Vice President Komunikasi Korporat dan CSR PLN, Agung Murdifi.

Kembangkan Panas Bumi

Konsistensi penggunaan energi bersih ini terbukti dalam keseriusan PLN dalam mengelola pembangkit berbasis panas bumi.

Hingga saat ini, PLN Group telah mengelola tujuh Pembangkit Listrik Panas Bumi (PLTP) dengan total kapasitas 572 MW.

Tujuh PLTP yang dikelola adalah PLTP Ulubelu, Lahendong, Ulumbu, Mataloko, Drajat, Gunung Salak dan Kamojang dengan nilai asset sebesar Rp. 12,3 triiun per 31 Desember 2020. Saat ini PLTP Kamojang juga telah tersertifikasi REC.

Sampai dengan Tahun 2030 nanti, PLN berencana akan mengembangkan panas bumi dengan total kapasitas sekitar 725 MW. Kedepannya, total portofolio pengelolaan panas bumi akan mencapai kurang lebih 1.297 MW pada tahun 2030.

“Kami yakin PLN akan mampu meningkatkan bauran Energi Baru Terbarukan sebesar 23% pada tahun 2025 dengan serius mengelola panas bumi. Karena PLN berpengalaman mengelola PLTP dan sudah mendapatkan dukungan dari berbagai lembaga pendanaan multilateral dalam pembiayaannya,” tutup Agung(RED)

Nanang Minta Pejabat Punya Integritas dan Kepedulian Dengan Daerah

KALIANDA, – Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto meminta para pejabat dilingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan memiliki integritas dan kepedulian akan daerah tempatnya bekerja.

Hal itu disampaikan Nanang Ermanto saat melakukan silaturahmi dengan para pejabat eselon III di Aula Sebuku rumah dinas bupati setempat, Selasa siang (9/3/2021).

Pertemuan yang dibagi menjadi dua sesi itu turut dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten, Thamrin beserta sejumlah pejabat utama dilingkup Pemkab setempat.

Nanang yang baru dilantik sebagai Bupati Lampung Selatan oleh Gubernur Lampung Ir. Arinal Djunaidi pada 26 Februari 2021 lalu ini menginginkan adanya suatu perubahan pada birokrasi yang memiliki kreativitas dan inovasi dalam membangun Lampung Selatan.

“Tadi sudah di absen Pak Sekda. Baru absen saja tidak ada suatu perubahan. Diundang bupati saja ada rasa malas, acuh, dan tidak peduli. Disinilah integritas dan tanggungjawab kita sebagai pelayan rakyat nampak terlihat,” tukas Nanang dalam arahannya.

Dirinya berharap, para pejabat eselon III dapat senantiasa menjaga dan mempertahankan integritas, loyalitas, disiplin, dan komitmen terhadap tugas serta tanggungjawab.

“Jangan hanya menggugurkan kewajiban saja. Yang penting datang kerja jam 7 pagi pulang jam 4 sore. Tetapi tidak mempunyai kepedulian akan daerahnya, tidak mau tahu, masa bodoh. Yang penting sudah ada jabatan pakai jengkol,” cetus Nanang.

Lebih lanjut Nanang menyampaikan, bersama wakilnya Pandu Kesuma Dewangsa, dirinya akan melakukan pembenahan internal di Pemkab Lampung Selatan. Hal ini dilakukan tidak lain adalah untuk mempermudah terwujudnya visi misi Kabupaten Lampung Selatan.

“Karena suatu organisasi tidak dapat berjalan dengan baik apabila tidak di manage dengan benar. Saya selalu tekankan, tanamkan kebersamaan dan gotong royong. Kita ini satu kesatuan, tidak ada lagi kotak-kotak dan ego masing-masing,” kata Nanang.

Dalam arahannya, Nanang juga menekankan agar para pejabat dapat merubah mindset. Setiap pejabat diharapkan sensitif dan responsif terhadap tantangan dan permasalahan baru yang timbul, baik di dalam maupun di luar organisasi.

“Kita ini mengabdi kepada masyarakat, bukan kepada bupati, wakil bupati, sekda atau lainnya. Maka ketika kondisi bangsa sedang sulit, kita harus memiliki kepedulian. Apa yang sudah kita lakukan untuk masyarakat, khususnya bagi Lampung Selatan,” tuturnya.

Nanang menambahkan, para pejabat sebagai abdi negara, juga diharapkan mempunyai kemampuan untuk mengintegrasikan berbagai sumber daya dan kinerja secara optimal. Sehingga dapat menghasilkan produktivitas kerja yang maksimal pula.

“Saya bisa promosikan eselon III dan eselon IV. Tidak ada senior junior, yang saya lihat integritas dan kinerja. Kalau sudah tidak memiliki kepedulian dan hanya ingin jabatan saja tetapi tidak ada pengabdian untuk masyarakat ya lebih baik mengundurkan diri saja,” tandasnya.(Red)

Sebanyak 25 Kepala Pekon Dilantik Dikecamatan Wonosobo

Tanggamus – Setelah melakukan Pemilihan Kepala Pekon Serentak pada 16 Desember 2020 kini Pemkab Tanggamus tepatnya Kecamatan Wonosobo menggelar pelantikan bagi Kepala Pekon Terpilih.

Upacara pelantikan dan pengambilan sumpah dan janji jabatan kepala pekon terpilih digelar pada senin (8/3/2021) di Gedung Serba Guna Pekon Banjar Negara, Kecamatan Wonosobo.

Diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, pengambilan sumpah tersebut dipimpin oleh Bupati Tanggamus Hj. Dewi Handayani yang diwakili Camat Wonosobo Edi Fahrurrozi. Pada pelantikan tersebut diikuti oleh 25 Kepala Pekon.

Pada acara tersebut turut hadir Danramil Wonosobo, Kapolsek Wonosobo, Uspika kecamatan Wonosobo Sedangkan Bupati turut memberikan sambutan dengan cara virtual

Pelantikan Kepala Pekon terpilih Kabupaten Tanggamus dilakukan secara kolektif yang artinya diselenggarakan di masing-masing Kecamatan di seluruh Kabupaten Tanggamus.

Dalam acara pelantikan ini tentunya tidak lupa dilaksanakan dengan mengikuti protokol kesehatan guna mecegah menyebarnya Covid19. Namun hal tersebut tidak mengurangi kelancaran kegiatan pelantikan. (Red)

Polres Tanggamus Gelar Pengamanan Pelantikan Kakon Serentak

mediarepublika.com,Tanggamus – Kepala pekon terpilih dalam pelaksanaan pemilihan kepala pekon pada 16 Desember 2020 lalu dilantik secara serentak oleh Bupati Tanggamus melalui acara virtual.

Lokasi pengambilan sumpah dan janji dipusatkan di Ruang Rapat Utama Setdakab Tanggamus yang dihadiri Bupati Hj. Dewi Handajani, Wabup Hi. AM. Safii, Dandim 0424/TGM Letkol Arman Aris Sallo, Kapolres Tanggamus AKBP Oni Prasetya, SIK diwakili Kasat Intelkam AKP Samsuri, SH. MH., Ketua DPRD Heri Agus Setiawan, dan unsur lainnya, Senin (8/3/21).

Selanjutnya, di 19 tempat dilaksanakan virtual diantaranya gedung serba guna (GSG) Islamic Center Kota Agung, serta Tanggamus, Aula kantor Kecamatan Talang Padang, Balai Pekon Banjar Negara Wonosobo, Balai Pekon Gisting Bawah Gisting, halaman Kecamatan Bulok.

Selanjutnya, halaman Kantor Camat Kota Agung Barat, Balai Pekon Ngarip Ulu Belu, Balai Pekon Way Jaha Pugung, SMPN 1 Sanggi Kec Bandar Negeri Semuong (BNS), Balai Pekon Lengkukai Kelumbayan Barat.

Kemudian, halaman Kantor Kecamatan Pematang Sawa, balai Pekon Batu Bedil Pulau Panggung, Balai Pekon Air Naningan Kecamatan Air Naningan, GSG Pekon Banjar Agung Gunung Alip, Aula Kantor Camat Cukuh Balak.

Data terakhir yakni Balai Pekon Sedayu Kecamatan Semaka, Balai Pekon Paku Kecamatan Kelumbayan, GSG Kecamatan Sumberejo dan Aula Kantor Kecamatan Limau.

Terkait hal tersebut, Polres Tanggamus bersama Polsek jajaran serta TNI Kodim 0424/TGM menggelar pengaman untuk sejumlah titik dilaksanakan pelantikan guna memastikan kegiatan berlangsung lancar.

“Pengamanan dilaksanakan di 20 lokasi tempat berlangsungnya pelantikan 220 Kakon terpilih salam Pilkakon Desember 2020 lalu,” ungkap Kabag Ops Kompol Bunyamin mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Oni Prasetya, SIK.

Kabag menjelaskan, dalam pengamanan tersebut, Polres Tanggamus menerjunkan ratusan personel gabungan Polres dan Polsek jajaran guna memastikan seluruh rangkaian berjalan aman dan lancar.

“Personel yang dilibatkan sebanyak 123 personel dengan penanggungjawab para Kapolsek yg juga menyaksikan pelantikan tersebut bersama jajaran Uspika,” jelasnya.

Ditambahkan Kabag, hingga berakhirnya pengamanan, berlangsung aman dan kondusif. Ia juga berharap kepala pekon terpilih dapat membantu terciptanya situasi Kamtibmas yang kondusif di wilayah hukum Polres Tanggamus.

“Hingga berakhirnya pengamanan, berlangsung aman dan kondusif. Selamat kepada para Kakon terpilih, Polres Tanggamus berharap dapat membantu terciptanya Kamtibmas yang kondusif di wilayah masing-masing,” pungkasnya. ( andi jaya )

Bupati Tanggamus Lantik 220 Kepala Pekon Terpilih Hasil Pilkakon Serentak

Tanggamus – Bupati Tanggamus Hj Dewi Handajani melantik dan mengambil sumpah jabatan 220 Kepala Pekon Terpilih Tahun 2021, di Ruang Rapat Utama, Sekretariat Daerah Kabupaten Tanggamus, Senin (8/3/2021).

Mengingat situasi pandemi Covid 19, pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan ini dilakukan secara langsung hanya terhadap 9 orang Kepala Pekon Terpilih di Kecamatan Kotaagung Timur, serta secara virtual meeting terhadap 211 orang lainnya, yang dipimpin oleh Camat setempat.
Turut hadir dalam pelantikan tersebut, Wakil Bupati Hi. AM. Syafi’i, Ketua DPRD Heri Agus Setiawan, Dandim 0424 Letkol Arman Aris Sallo, Kajari David P Duarsa, Kasat Intel AKP. Syamsuri mewakili Kapolres AKBP. Oni Prasetya, Sekdakab Hamid Heriansyah Lubis, Kabag Tata Pemerintahan Syarief Zulkarnaen dan Camat Kotaagung Timur Yulinarti.
Pelantikan dilaksanakan berdasarkan Keputusan Bupati Tanggamus Nomor : B.82/09/08/2021 Tentang Pemberhentian Penjabat Kepala Pekon dan Pengangkatan Kepala Pekon dalam Wilayah Kabupaten Tanggamus Tahun 2021.
Bupati Hj. Dewi Handajani, dalam sambutannya mengucapkan selamat kepada Kepala Pekon yang dilantik.

“Semoga Kepala Pekon yang saat ini sudah dilantik dapat menjalankan amanah serta bekerja sepenuh hati dan ikhlas, dalam memimpin serta melayani masyarakat di pekonnya masing-masing. Demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat pekon,” kata Bupati.
Bupati juga menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada para ASN yang telah menuntaskan tugasnya sebagai Penjabat (Pj) Kepala Pekon di seluruh wilayah Kabupaten Tanggamus.
“Kiranya, pengabdian saudara selaku ASN masih dapat dilanjutkan sesuai tugas pokok dan fungsinya masing-masing. Semoga pengabdian Saudara menjadi sebuah amal kebaikan,” ucap Bupati.
Bupati melanjutkan, bahwa pertama kalinya bagi Kabupaten Tanggamus melaksanakan Pelantikan Kepala Pekon, hasil Pilkakon Serentak se-Kabupaten Tanggamus, dimasa Pandemi Covid-19.
Bupati mengungkapkan, bahwa pelaksanaan tahapan pemilihan Kepala Pekon sampai dengan pelantikan hari ini, bukanlah merupakan pekerjaan yang mudah dan gampang.
“Begitu banyak hambatan dan tantangan yang dihadapi kita semua. Bukan saja dihadapi oleh para kontestan, panitia, namun dirasakan oleh seluruh level pemerintahan, mulai dari pekon, kecamatan sampai kabupaten. Bahkan pemerintah provinsi dan pemerintah pusat melalui Kementerian Dalam Negeri juga ikut merasakan kesulitan dan hambatan yang kita alami bersama,” ungkap Bupati.
Oleh karenanya Bupati mengajak kepada semua pihak untuk melupakan perbedaan dimasa pemilihan yang lalu.
“Sekarang telah terpilih Kepala Pekon hasil pilihan masyarakat. Mari bantu dan dukung sepenuhnya Kepala Pekon didalam melaksanakan pembangunan
pekon, dalam rangka mewujudkan peningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat pekon,” ujar Bupati.
Bupati menerangkan, pemilihan Kepala Pekon yang dilaksanakan 16 Desember 2020 yang lalu, dilaksanakan di 220 Pekon, dan diikuti oleh 772 orang Calon Kepala Pekon. Dengan jumlah DPT keseluruhan 306.760 pemilih, dan partisipasi pemilih mencapai 78%.
Masih kata Bupati, seluruh tahapan Pilkakon sampai pelantikan hari ini telah berlangsung sukses, tertib dan lancar, yang dilaksanakan oleh 6.673 orang Panitia, baik ditingkat kabupaten, kecamatan dan pekon.
Selain itu terdapat juga Tim Pengamanan Pilkakon yang berjumlah 1.609 Personel, yang terdiri dari aparat TNI dan Polri, ditambah 62 orang Tim Monitoring Pilkakon yang terdiri dari Forkopimda, Kepala Perangkat Daerah, dan Camat.
Bupati juga berpesan kepada seluruh Kepala Pekon yang telah dilantik, yaitu:
1. Agar dapat menjalankan tugas sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku serta menjaga kondusifitas Pekon masing-masing.
2. Saudara-saudari saya minta untuk merangkul semua pihak danmemberikan pelayanan sebaik-baiknya kepada warga tanpa pandang bulu dalam menyelenggarakan urusan-urusan pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan.
3. Kepala Pekon harus menjadi teladan bagi masyarakat dalam menjalankan protokol kesehatan Covid-19.
4. Kepala Pekon harus bisa mensinergikan aparat pekon yang ada dibawahnya agar terciptanya budaya pelayanan RATU di kantor pekon yang Ramah, Amanah, Tegas, dan Unggul demi kemajuan Kabupaten Tanggamus.
5. Berikan inovasi dalam pelaksanaan kegiatan di pekon masing-masing.
6. Lakukan sinergi dan koordinasi yang baik dengan sesama Perangkat Pekon, Kecamatan dan Pemerintah Kabupaten.
7. Majukan perekonomian pekon dengan tidak bertumpu pada anggaran dana desa, lakukan inovasi untuk mendirikan BUMDes dan usaha lain sesuai dengan aturan yang berlaku demi peningkatan perekonomian pekon.
“Dalam setiap kesempatan selalu saya sampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Tanggamus senantiasa
terus membangun diberbagai bidang, baik insfrastruktur maupun dibidang non-fisik. Oleh karena itu mari bersama kita saling mendukung, guna terciptanya suasana yang kondusif sehingga apa yang menjadi cita-cita dan harapan kita dapat tercapai,” tandas Bupati.

Terpisah, Kepala Bagian Tata Pemerintahan, Syarief Zulkarnain, menerangkan jumlah Kepala Pekon yang dilantik di masing masing Kecamatan, yakni ;
1. 9 Kepala Pekon Kecamatan Kotaagung Timur, di Ruang Rapat Utama Sekretariat Daerah.
2. 8 Kepala Pekon di Kantor Kecamatan Kotaagung.
3. 15 Kepala Pekon di Kantor Kecamatan Talangpadang.
4. 25 Kepala Pekon di Kantor Kecamatan Wonosobo.
5. 13 Kepala Pekon di Kantor Kecamatan Pulaupanggung.
6. 14 KepalanPekon di Kantor Kecamatan Cukuhbalak.
7. 19 Kepala Pekon di Kantor Kecamatan Pugung.
8. 15 Kepala Pekon di Kantor Kecamatan Semaka.
9. 6 Kepala Pekon di Kantor Kecamatan Sumberejo.
10. 8 Kepala Pekon di Kantor Kecamatan Ulubelu.
11. 14 Kepala Pekon di Kantor Kecamatan Pematangsawa.
12. 7 Kepala Pekon di Kantor Kecamatan Kelumbayan.
13. 14 Kepala Pekon di Kantor Kecamatan Kotaagung Barat.
14. 9 Kepala Pekon di Kantor Kecamatan Gisting.
15. 10 Kepala Pekon di Kantor Kecamatan Gunungalip.
16. 9 Kepala Pekon di Kantor Kecamatan Limau.
17. 10 Kepala Pekon di Kantor Kecamatan BN. Semuong.
18. 6 Kepala Pekon di Kantor Kecamatan Airnaningan.
19. 8 Kepala Pekon di Kantor Kecamatan Bulok.
20. 1 Kepala Pekon di Kantor Kecamatan Kelumbayanbarat. (Advertorial/ADV

Resmikan Pemancingan Pelangi Kec. Palas, Nanang Harap Aktivitas Memancing Dapat Jadi Icon Baru Di Lamsel

PALAS – Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto meresmikan sekaligus membuka Event Lomba Mancing Ikan Mas di Kolam Pemancingan Pelangi Fishing Sport Desa Palas Pasemah Kecamatan Palas. Minggu (7/03/2021).

Tidak hanya dari wilayah Kecamatan Palas, lomba memancing ini turut pula diikuti oleh para pemancing dari kecamatan Penengahan, Bakauheni, Kalianda bahkan dari Kabupaten Lampung Timur dengan peserta sebanyak 62 orang.

Dalam sambutannya Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto memberikan apresiasi kepada masyarakat dan peserta lomba. Bupati Nanang juga mengatakan Lomba memancing merupakan aktivitas turun-temurun yang bertujuan baik.

“Kegiatan ini perlu diapresiasi. Memancing adalah satu kebiasaan turun temurun yang dilakukan oleh masyarakat, baik untuk rekreasi atau mencari nafkah. Oleh karenanya saya berpesan kepada semua yang hadir agar kita tetap menjaga kelestarian alam kita. Banyak ikan-ikan dan hewan di sepanjang sungai, apabila kita merawat alam, maka anak cucu kita masih akan terus menikmati kelak hasilnya,” Kata Nanang.

“Saya berharap lomba ini dapat memotivasi masyarakat untuk terus menjaga alam dan lingkungan sekitar, khususnya daerah aliran sungai yang sejak dahulu menunjang kehidupan masyarakat. Tolong kepada panitia dan peserta lomba agar dalam melaksanakan kegiatan lomba ini tetap menerapkan Protokol kesehatan covid-19,” Ucapnya.

Selanjutnya Bupati Nanang Ermanto berharap dengan adanya lomba mancing ini akan menjadi ikon wisata baru di Lampung Selatan, sehingga bisa lebih mendatangkan para penggiat hobi memancing dari Kabupaten/Kota lainnya.

“Kedepan harapan saya kegiatan memancing (Mancing Mania) dapat menjadi icon baru di Kabupaten Lampung Selatan khususnya di Kecamatan Palas, karena Palas memang memiliki Potensi untuk dikembangkan sebagai wisata memancing,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Evan Rastiadana selaku pemilik sekaligus ketua panitia pelaksana lomba mengatakan bahwa kolam yang dibuat ini selain sebagai tempat penyaluran hobi memancing.

“Terimakasih atas kehadiran sekaligus partisipasi dari seluruh peserta, saya berharap tempat Pemancingan Pelangi Fishing Sport ini dapat dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai tempat penyalur hobi dan sebagai ajang silaturahmi kita sesama pemancing mania,” Ucapnya.

Turut hadir dalam aacara tersebut, Plt. Asisten Bidang Adum M.Darmawan, kadishub Mulayadi, Kadis perijinan Martoni Sani, kadis kesehatan Eka Riantinawati, kadis perikanan Meizar Melanesia, kadis Pariwisata Rini Ariasih, camat Palas Rikawati dan tokoh-tokoh masyarakat setempat. (Red)