DWP Lampung Selatan Ikuti Seminar Pendidikan Keluarga Secara Virtual

KALIANDA, – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Lampung Selatan mengikuti Seminar Pendidikan Keluarga yang diadakan DWP Provinsi Lampung secara daring melalui aplikasi zoom meeting, Selasa pagi (16/03/2021).

Kegiatan yang berlangsung di Sekretariat DWP Provinsi Lampung, Pahoman, Bandar Lampung itu, dibuka secara resmi oleh Ketua DWP Provinsi Lampung, Mamiyani Fahrizal.

Dari Kabupaten Lampung Selatan, Ketua DWP Lampung Selatan Yani Thamrin beserta jajaran pengurus mengikuti seminar itu secara virtual dari Aula Bappeda setempat.

Kegiatan seminar yang mengangkat tema “Mendidik Anak Menjadi Cerdas dan Istimewa” itu juga diikuti ketua dan pengurus DWP kabupaten/kota se-Provinsi Lampung.

“Peserta yang hadir di ruangan ini sekitar 50 orang. Dan yang mengikuti melalui zoom meeting sebanyak 100 orang lebih terdiri dari DWP kabupaten/kota se-Provinsi Lampung,” ujar ketua pelaksana kegiatan Hj. Pori Karlia Sulpakar dalam laporannya.

Lebih lanjut Pori Karlia menjelaskan, maksud diadakannya kegiatan itu adalah sebagai prioritasi dalam pelaksanaan program kerja DWP Provinsi Lampung tahun 2021.

“Adapun tujuannya adalah untuk memberikan pengetahuan dan wawasan baru bagi ibu-ibu pengurus dan anggota DWP se-Provinsi Lampung yang hadir mengikuti kegiatan pada hari ini,” kata istri Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung ini.

Sementara, Ketua DWP Provinsi Lampung, Mamiyani Fahrizal berharap, peserta yang hadir dapat mengambil ilmu yang disampaikan oleh narasumber dalam kegiatan tersebut.

Mamiyani Fahrizal menyebut, DWP Provinsi Lampung sengaja menghadirkan narasumber yakni H. Sumitro yang juga menjabat sebagai Kepala BPKP Perwakilan Provinsi Lampung.

Dimana H. Sumitro dikenal sebagai orangtua bijak yang berhasil mendidik anak-anaknya menjadi cerdas dan istimewa. Keberhasilan H. Sumitro mendidik anaknya kemudian di sharing melalui buku berjudul “Bagaimana Mendidik Anak Jadi Cerdas dan Istimewa”.

“Jadi ambil ilmu yang disampaikan. Beliau (H. Sumitro) telah membuktikan mendidik anak-anaknya menjadi sukses dan tauladan. Tidak semua orang yang berhasil mau membagikan ilmu kepada orang lain. Mudah-mudahan ini menjadi amal jariyah Bapak Sumitro dan ibu,” kata Mamiyani Fahrizal.

Sementara itu, Ketua DWP Lampung Selatan, Yani Thamrin sangat mengapresiasi diadakannya kegiatan itu. Dia juga berpesan kepada jajaran pengurus DWP Lampung Selatan agar dapat mengambil ilmu serta wawasan yang disampaikan oleh narasumber.

“Sehingga apa yang disampaikan dapat menjadi pembelajaran bagi ibu-ibu pengurus DWP dalam mendidik anak-anaknya menjadi generasi penerus yang tangguh,” harapnya.(Red)

DANREM 043/GATAM IKUTI RAPIM KODAM II/SRIWIJAYA TAHUN 2021

Bandar Lampung, — Danrem 043/Gatam Brigjen TNI Toto Jumariono,S.S.,M.I.Kom. mengikuti Rapat Pimpinan Kodam II/Sriwijaya Tahun 2021 yang dilaksanakan Dengan Metode Video Conference (Vicon) dipimpin oleh Pangdam II/Swj Mayjen TNI Agus Suhardi dengan tema “Membangun Kodam Il/Swj Yang Adaptif”. bertempat di ruang A.Yani Makorem 043/Gatam Jl. Teuku Umar No.85, Kel. Penengahan, Kec. Kedaton, Kota Bandar Lampung, 16/03/2021.

Rapat Pimpinan (Rapim) Kodam II/Swj merupakan kegiatan penting yang dilaksanakan pada awal tahun anggaran sebagai kelanjutan dari Rapim TNI AD serta merupakan bagian dari proses dalam tahapan perencanaan. Demikian halnya pada Tahun 2021 ini, untuk mengawali pelaksanaan Program dan Anggaran Kodam II/Swj TA 2021 maka Kodam II/Swj menyelenggarakan kegiatan Rapim Kodam II/Swj TA 2021.

Materi pembahasan dalam Rapim Kodam II/Swj Tahun 2021 meliputi evaluasi pelaksanaan Program dan Anggaran Kodam II/Swj TA 2020 dan penyampaian Arahan Pangdam II/Swj. Diharapkan melalui kegiatan ini dapat dicapai kesamaan pola pikir, pola sikap dan pola tindak unsur Pimpinan Kodam II/Swj yang selaras dengan kebijakan Pangdam II/Swj dalam melaksanakan Program dan Anggaran Kodam II/Swj TA 2021, serta terjalinnya silaturahmi antar Pimpinan Kodam II/Swj.(Red)

Anggota DPRD Lampung Mardiana Kembali Sosialisasi Perda AKB di Kalicinta

Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) dalam pencegahan dan pengendalian pandemi global Covid-19 dituangkan dalam satu regulasi Peraturan Daerah (Perda) Provinsi Lampung nomor 3 tahun 2020.

Perda itu disosialisasikan anggota Komisi II DPRD Provinsi Lampung, Mardiana, ST, MT, dihadapan sejumlah masyarakat Desa Kalicinta, Kecamatan Kotabumi Utara, Kabupaten Lampung Utara, Senin, 15 Maret 2021, yang terpusat di balai desa setempat.

Kader potensial Partai NasDem besutan Surya Paloh ini menyampaikan masa pandemi Corona mengharuskan seluruh masyarakat untuk menerapkan pola kebiasaan hidup baru yang tentunya membutuhkan adaptasi dan sosialisasi yang berkelanjutan.

“Adaptasi kebiasaan baru dalam pencegahan dan pengendalian pandemi global Covid-19 ini dilakukan dengan menerapkan pola yang disebut dengan istilah 5 M,” ucap Mardiana, anggota DPRD Lampung periode 2019-2024.

Dirinya menambahkan, adaotasi kebiasaan hidup baru ini harus dengan disiplin diterapkan berkaca pada adanya ledakan masyarakat yang terkonfirmasi positif Covid-19 secara nasional.

“Untuk itu, strategi pencegahan dan pengemdalian yang semula dikenal dengan istilah 3 M, yakni menggunakan masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan menggunakan air bersih, ditambah dengan dua strategi baru sehingga istilah yang saat ini diterapkan menjadi 5 M, yakni menjauhi kerumunan, dan mengurangi mobilitas,” urai Mardiana yang duduk di kursi legislatif Provinsi Lampung melalui Daerah Pemilihan (Dapil) V Lampung, meliputi Kabupaten Lampung Utara-Waykanan ini.

Pada kesempatan itu, Mardiana juga menegaskan mobilitas, interaksi penduduk yang tinggi, keramaian kerumunan ini menjadi pemicu ledakan asus pandemi Covid-19.

Di tempat yang sama Kepala Desa Kalicinta, Sutono, mengatakan, perkembangan hubungan sosial kemasyarakatan dan pembangunan infrastruktur di wilayahnya itu saat ini menunjukkan pertumbuhan dan perkembangan yang cukup signifikan.

“Perkembangan pembangunan infrastruktur dan pertumbuhan perekonomian warga di Desa Kalicinta saat ini semakin menunjukkan progress yang semakin meningkat,” terangnya.

Hal ini, lanjutnya, juga tidak terlepas dari berbagai program yang digelontorkan, baik oleh pihak eksekutif maupun legislatif selaku representasi wakil rakyat yang mengaspirasikan keinginan masyarakat secara langsung.

“Tidak bisa dipungkiri, beragam program yang telah dan akan direalisasikan di desa kami juga ada peranan yang sangat besar yang diserap dan dibawa langsung melalui Ibu Mardiana dan juga Bapak Tamanuri,” ungkap Sutono.

Untuk itu, atas nama warga Desa Kalicinta secara menyeluruh, dirinya menyampaikan apresiasi atas upaya Mardiana dalam mewujudkan beragam Program Aspirasi di desa tersebut.

Terpantau di lokasi, audiens yang hadir menerapkan protokol kesehatan secara ketat, yakni dengan menggunakan masker pelindung pernafasan, mencuci tangan menggunakan air bersih yang disediakan aparatur pemerintahan desa setempat sebelum memasuki ruangan, menjaga jarak aman serta tidak melakukan kontak fisik secara langsung.

Nanang Ermanto Serahkan Laporan Keuangan Unaudited TA 2020 Kepada BPK RI

KALIANDA, – Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto menyerahkan laporan keuangan unaudited tahun anggaran 2020 kepada Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Provinsi Lampung secara virtual, Senin (15/03/2021).

Serah terima laporan keuangan tersebut ditandai dengan penandatangan berita acara oleh Kepala BPK RI Perwakilan Provinsi Lampung, Andri Yogama di Bandar Lampung.

Nanang Ermanto mengikuti serah terima laporan keuangan itu dari Aula Rajabasa, kantor bupati setempat. Hadir juga Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten, Thamrin, S.Sos, MM bersama para pejabat utama dan Kepala OPD di lingkup Pemkab Lampung Selatan.

Selain Kabupaten Lampung Selatan, laporan keuangan juga diserahkan bersamaan dengan sembilan kabupaten/kota lainnya di Provinsi Lampung.

Yakni, Kota Bandar Lampung, Kota Metro, Kabupaten Lampung Tengah, Kabupaten Tanggamus, Kabupaten Pringsewu, Kabupaten Mesuji, Kabupaten Peswaran, Kabupaten Way Kanan, dan Kabupaten Tulang Bawang Barat.

Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto berharap daerahnya kembali mendapat Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI.

Untuk itu dirinya meminta dukungan seluruh lapisan masyarakat Lampung Selatan, khususnya jajaran OPD dilingkungan Pemkab Lampung Selatan.

“Semoga kita (Lampung Selatan) bisa mempertahankan opini WTP untuk kinerja keuangan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan tahun 2020,” kata Nanang Ermanto.

Sementara, pada kesempatan itu, Kepala BPK RI Perwakilan Provinsi Lampung, Andri Yogama mengatakan, Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) yang disampaikan gubernur, bupati/wali kota yang disusun berdasarkan standar akuntansi pemerintahan diserahkan kepada BPK paling lambat tiga bulan setelah tahun anggaran berakhir.

Dia menyatakan, dengan diterimanya laporan keuangan unaudited tersebut, menunjukkan bahwa kepala daerah dari sepuluh pemerintah daerah telah memiliki komitmen yang kuat.

“Ini artinya kepala daerah dapat melaksanakan kewajiban untuk menyampaikan laporan keuangan tepat waktu. Untuk itu kami menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepala bapak ibu yang telah menyerahkan laporan keuangan hari ini,” ujarnya.

Andri Yogama menambahkan, setelah laporan keuangan itu diterima, selanjutnya pihaknya akan melakukan pemeriksaan lebih rinci selama 30 hari ke seluruh pemerintah daerah yang telah menyerahkan laporan keuangan tersebut.

“Dimulai besok (16/3), Tim BPK akan menghadap bapak ibu sekalian untuk melaksanakan kegiatan pemeriksaan sekaligus menjelaskan rencana pelaksanaan pemeriksaan selama 30 hari kedepan,” ungkap Andri Yogama.

Dalam kesempatan itu, Andri Yogama pun mendorong agar semua pemerintah daerah kabupaten/kota di Provinsi Lampung dapat meraih opini WTP dari BPK.

“Tentunya bukan hanya bapak ibu (bupati/wali kota) dari pemerintah daerah saja. Sebenarnya kami pun berharap seluruh pemerintah daerah memperoleh hasil yang bagus, yaitu Wajar Tanpa Pengecualian,” kata Andri Yogama.

Andri Yogama juga kembali mengingtakan kepada para kepala daerah untuk bersama-sama menjaga agar pelaksanaan pemeriksaan dapat berjalan kondusif dan lancar. Sehingga pemeriksaan tersebut dapat diselesaikan dengan baik dan tepat waktu.

“Saya berharap bapak ibu kepala daerah tidak menerima janji-janji dari pihak manapun terkait dengan opini laporan keuangan pemerintah daerah. Karena ini (opini) sebenarnya merupakan cerminan kinerja dari bapak ibu pemerintah daerah sekalian,” tukasnya.

Sebagaimana diketahui, Laporan Keuangan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan tahun 2019 mendapat predikat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI.

Perolehan tersebut menjadi yang keempat kalinya secara berturut-turut. Sebelumnya, Kabupaten Lampung Selatan juga berhasil mendapat predikat WTP pada 2016-2018.(Red)

Bupati Lampung Tengah Musa Ahmad Resmi Membuka Pasar Kuliner Karang Endah (PAKARE)

Terbanggi Besar – Bupati Lampung Tengah Musa Ahmad dengan didampingi Wakil Bupati Ardito Wijaya, resmi membuka Pasar Kuliner Karang Endah (PAKARE) pangan lokal yang ditandai dengan pengguntingan pita. Setelah dibuka secara resmi pada Minggu 14 Maret 2021, maka ke depan kegiatan Pasar Kuliner Karang Endah ini dibuka untuk umum. Bupati Musa dalam arahannya sangat mengapresiasi dan bangga kepada warga masyarakat Karang Endah yang dimotori oleh Wakil Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya, sehingga pasar kuliner ini bisa berjalan.

Sebagai Kepala Daerah Musa sangat mendukung bahkan tidak menutup kemungkinan pasar kuliner seperti ini akan dikembangkan di semua kecamatan yang ada di Kabupaten Lampung Tengah yaitu di 28 Kecamatan.

Musa Ahmad menjelaskan saat ini pun pemerintah akan berupaya mendatangkan investor untuk pengembangan pusat pasar tradisional di Terminal Betan Subing Terbanggi Besar. Mari kita ikut ambil bagian dalam melestarikan kuliner warisan asli Indonesia ini, khususnya Kabupaten Lampung Tengah agar tidak pudar diterjang serbuan makanan luar. Selain itu, guna memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk mendapatkan kebutuhan pangan terjangkau dengan akses lebih mudah.

“Mari secara bersama-sama khususnya kita yang hadir pada saat ini untuk membeli dan menjadi pelanggan terhadap produk-produk yang disediakan,” ajak Bupati. Pesan Musa Ahmad di tengah masa pandemi saat ini protokol kesehatan harus diutamakan baik kepada para pembeli maupun masyarakat pengunjung, gunakan masker, jaga jarak dan selalu cuci tangan saat akan memasuki arena pasar kuliner pasar Karang Endah ini.(RED)

Anggota DPRD Lampung Raden Muhammad Ismail Sosperda Adaptasi Kebiasaan Baru di Suka Damai

Anggota DPRD Provinsi Lampung, Ir. Raden Muhammad Ismail Sosialisasi Peraturan Daerah nomor 3 tahun 2020 tentang Adaptasi Kebiasaan Baru Dalam Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 di Desa Suka Damai, Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan, sabtu 13 Maret 202.

Dalam sosialisasinya, Raden Muhammad Ismail mengatakan kepada masyarakat untuk menjaga diri dari virus Covid-19, masyarakat harus tetap merapkan protokol kesehatan dan tetap mematuhi aturan pemerintah dalam upaya menanggulangi wabah virus corona dalam kehidupan sehari-hari, dengan mencuci tangan, menjaga jarak, memakai masker, dan tidak berkerumun.

Dikatakannya, Sosialisasi Peraturan Daerah nomor 3 tahun 2020 ini, bertujuan untuk memberikan pengetahuan kepada masyarakat tentang adaptasi kebiasaan baru yang sudah disahkan. Karena di dalam Perda akan ada sanksi untuk masyarakat yang tidak menerapkan kebiasaan baru dalam kehidupan sehari-hari.

Perda ini telah disahkan melalui sidang paripurna DPRD bersama Pemerintahan Provinsi Lampung pada bulan Desember tahun 2020 lalu

Perda tentang Adaptasi Kebiasaan Baru agar dapat dipatuhi oleh masyarakat, karena ada sanksi-sanksi yang ada di dalam Perda dapat diberikan kepada masyarakat yang masih tidak taat aturan.

Menurutnya, setiap aturan yang dibuat pemerintah tentunya wajib dipatuhi, jika dilanggar maka dalam Perda nomor 3 tahun 2020 tersebut juga diberlakukan sanksi bagi pelanggar.

“Bagi yang melanggar akan dikenakan sanksi peneguran secara lisan maupun secara tertulis. Apabila terulang sampai 3 kali, maka akan dikenakan sanksi denda senilai Rp 1 juta atau pidana penjara selama 2 bulan,” terangnya.

Turut hadir sebagai narasumber DR. Ambya SE. Msi, Dr. Nuyen Meutia Fitri, MARS. Dan sebagai peserta para kepala desa dan perangkat desa.

Seleksi Paskibraka di Lambar Diikuti 200 Peserta

Sebanyak 200 siswa/siswi dari Sekolah Menengah Atas (SMA), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan (Madrasah Aliyah Negeri) MAN di Lampung Barat (Lambar) mengikuti seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tahun 2021 yang dipusatkan di SMA Negeri 1 Batu Brak, Sabtu (13/3/2021).

Seleksi 200 siswa/i calon paskibraka itu diawali pembukaan oleh Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Wassisno Sembiring SE. M.P., yang juga turut dihadiri Kepala Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Tri Umaryani, SP. M.Si, Bhabinsa dan Tim Penyeleksi Paskibraka.

Sebelum melakukan seleksi di tingkat Kabupaten ini, sebanyak 200 siswa/i tersebut sebelumnya memang telah lulus seleksi di tingkat sekolah masing-masing.

Dari 200 siswa yang melakukan seleksi tersebut, hanya akan dipilih 50 orang siswa/i terbaik, selanjutnya pada bulan April mendatang Kabupaten Lambar akan mengirim 3 (tiga) orang putra/putri terbaik untuk mengikuti seleksi di Provinsi Lampung.

Kepala Disporapar Lambar, Tri Umaryani, SP. M.Si, mengharapkan kepada seluruh peserta yang mengikuti seleksi tersebut untuk dapat semangat dan optimis. Ia juga berharap Paskibraka yang berasal dari Lampung Barat dapat lolos seleksi di tingkat provinsi, sehingga dapat mengikuti seleksi selanjutnya di tingkat Nasional.

Kemudian Ia menuturkan, pemuda memiliki peran penting dalam pembangunan, sehingga Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lambar mempunyai peran serta tanggung jawab mengembangkan para pemuda yang salah satunya adalah melalui Paskibraka tersebut. Mengingat, pemuda adalah calon generasi penerus bangsa.

“Pemuda memiliki peran penting dalam Pembangunan dan dibutuhkan pemuda yang berkarakter, disiplin dan lain sebagainya,” ungkapnya.

Tri Umaryani, satu-satunya Wanita yang menjabat selaku Kepala Dinas di Lampung Barat itu berpesan kepada seluruh peserta seleksi untuk selalu menjaga kesehatan dengan menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes) ditengah pandemi covid-19 yang hingga kini belum berakhir.

“Tetap menjaga kesehatan ditengah pandemi dan terapkan protokol kesehatan serta bersungguh-sungguh mengikuti seleksi,” pungkasnya.

Sementara itu Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Wassisno Sembiring SE. M.P., mewakili Bupati Lampung Barat H. Parosil Mabsus, berpesan kepada para tim penyeleksi untuk dapat bersikap jujur juga adil dan menghindari Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN) serta dapat menerapkan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku.

“Panitia seleksi hindari KKN, jadi yang namanya kayak gini ini gak bisa dimain-mainkan,” tegasnya.

Selanjutnya Ia meminta siswa yang melakukan seleksi untuk dapat menjaga kedisiplinan, menurutnya kedisiplinan merupakan modal dasar dari suatu kegiatan.

“Kegiatan disiplin modal dasar, disiplin nomor 1. Dari mulai masuk seleksi lakukan kegiatan sesuai aturan,” tambahnya.(Red)

Bupati Lambar Mengajak Masyarakat Shodaqoh Menggunakan QRIS BSI

Lampung Barat, – Bupati Lampung Barat (Lambar) H. Parosil Mabsus mengajak masyarakat berzakat, infaq dan shodaqoh menggunakan sistem Quick Response Indonesia Standard (QRIS) sebagai metode pembayaran digital bagi seluruh masyarakat yang diluncurkan Bank Indonesia melalui Bank Syariah Indonesia (BSI) Lambar.

“Ayo berzakat, infaq dan shodaqoh menggunakan QRIS BSI,” Ungkap Parosil.

Hal itu disampaikannya saat melaunching QRIS BSI di Kediamannya Lamban Dinas, Komplek Kebun Raya Liwa Pekon Kubu Perahu, Kecamatan Balik Bukit, Jumat (12/3/2021) yang disaksikan langsung Sekretaris Daerah (Sekda) Lambar Akmal Abd. Nasir SH, Assisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Wasisno Sembiring SE, MP., Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Lambar Maryan Hasan S.Ag., M.Pd.I, beberapa kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Lambar, Perwakilan Baznas Lambar dan Pimpinan Bank Syariah Lambar.

Launching QRIS BSI itu diawali dengan pelepasan sepeda virtual yang merupakan kerjasama antara Bank Syari’ah Indonesia Lambar dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lambar.

Parosil mengutarakan, pelepasan sepeda virtual tersebut bertujuan untuk mengajak masyarakat agar tetap menjaga kesehatan di tengah pandemi covid-19, menjaga protokol kesehatan, selanjutnya peserta berkesempatan memperoleh doorprize.

“Sepeda virtual kegiatan yang bertujuan mengajak masyarakat untuk tetap menjaga kesehatan di tengah pandemi covid-19,” tuturnya.

Terakhir Bupati mengatakan Pemkab Lambar yang berkerjasama dengan BSI Liwa mengajak masyarakat Lampung Barat untuk tetap semangat berbagi ditengah pandemi Covid-19, namun tetap amanah. Karena QRIS BSI yang sudah terpasang di Lampung Barat mencapai 1.034 masjid.

“Tetap semangat berbagi ditengah pandemi Covid-19, namun tetap amanah,” tutupnya.(Red)

Brimob Kompi 2 Batalyon B Pelopor Polda Lampung Giat Patroli Daerah Rawan Banjir

BANDARLAMPUNG, – Personel Brimob Kompi 2 Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Lampung Menjalankan program penanggulangan antisipasi tanggap bencana (SAR) yakni dengan melaksanakan patroli daerah rawan bencana banjir di lingkup Kabupaten Lampung Timur pada Jumat (12/03/2021).

Kegiatan patroli tangap rawan bencana banjir ini dilaksanakan di sekitar daerah daerah yang kerap tergenang air ketika saat saat musim penghujan seperti sekarang ini,
Patroli dilaksanakan oleh satu regu di pimpin danru patroli Bripka Purwono.

Kegiatan yang dilaksanakan oleh regu patroli brimob ialah mengecek aliran sungai serta debit air di bendungan kali kawat serta memberikan himbauan dan Peringatan agar Waspada terhadap Banjir yang terjadi walaupun masih dalam taraf rendah.

Dengan memberi himbauan dan mengajak untuk lebih peduli dan miningkatkan kesadaran warga sekitar untuk lebih peduli terhadap lingkungan , salah satunya untuk sadar bagaimana untuk tidak membuang sampah di sembarang tempat khususnya di saluran saluran sungai yang dapat menyebabkan penyumbatan dan pendangkalan sungai yang dapat mengakibatkan banjir.

Serta mengikatkan masyarakat agar jangan Underestemate terhadap situasi dan kondisi sekarang, karna curah hujan yang sekrng meningkat, harapannya jika terjadi bencana yg lebih dari ini agar Perangkat Desa segera menghubungi Instansi terkait serta Posko-Posko Siaga Bencana yang telah dipersiapkan.(Red)

Dengan mengedepankan strategi problem solving penanganan covid19, Kapolsek Kedaton merubah paradigma dan orientasi ke arah upaya pemberdayaan seluruh potensi masyarakat serta memobilisasi komunitas

Bandar Lampung – Kapolsek Kedaton resmikan Kampung tangguh Nusantara di Kelurahan Sepang Jaya, Kecamatan Labuhan Ratu, Dengan mengedepankan strategi problem solving penanganan covid19. Jumat (12/03)

Kapolsek Kedaton Bandar Lampung kompol Roni Tirtana mengatakan, Dengan adanya pandemi ini, menimbulkan permasalahan yang berdampak sosial budaya dan ekonomi.

“Seperti menurunnya daya beli masyarakat, di rumahkan para pekerja, sehingga aktivitas pendidikan terganggu di seluruh daerah yang mengakibatkan dampak psikologis yang luar biasa terhadap individu maupun masyarakat, “Kata Roni

Dengan dampak covid19, Ia menegaskan berbagai upaya pemerintah maupun Polri dan jajaran sampai tingkat Kelurahan melakukan pencegahan penyebaran pandemi, serta penguatan ekonomi kerakyatan untuk melakukan kolaborasi dengan stakeholder melalui pengembangan kultur kewirausahaan dan penggalangan partisipasi masyarakat.

“Polri dan TNI beserta pemerintah kelurahan secara bersama harus mampu berkolaborasi mengambil langkah dan peran penting dalam percepatan penanganan Corona dengan merubah paradigma dan orientasi ke arah upaya pemberdayaan seluruh potensi masyarakat serta memobilisasi komunitas yang ada, “Ungkapnya

Lanjutnya, Guna menghadapi hal tersebut, Kampung tangguh nusantara merupakan salah satu solusi untuk penerapan strategi problem solving penanganan Corona dan juga merupakan hasil nyata dari perubahan paradigma ke arah upaya yang bernuansa pencegahan dan penyelesaian masalah.

“Pembentukan Kampung tangguh merupakan implementasi dari program Kapolri yang selaras dengan instruksi Kementerian Dalam Negeri Nomor 3 tahun 2021, tentang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat berskala mikro yang harus segera kita wujudkan dan kita tindaklanjuti sampai kepada tingkat RT dan RW, guna percepatan penghentian penyebaran Corona,”Jelasnya

Menurutnya, Hal yang harus ditekankan dalam Kampung tangguh adalah tingkatan keimanan dan ketakwaan terhadap tuhan, laksanakan perintah dari pemerintah serta sop kampung tanggung bidang kesehatan secara menyeluruh.

“Tegakkan aturan protokol kesehatan kepada seluruh warga masyarakat hingga pelihara sinergitas dan soliditas tiga pilar yang ada di Kelurahan untuk bersama-sama menangani pandemi, “Katanya

Sementara, Camat Labuhan Ratu Tarsi Juliawan menjelaskan, Dengan adanya kampung tangguh, Ini adalah salah satu trobosan untuk menetralisir tersebarnya COVID-19 terutama di Kelurahan Sepang Jaya.

” Tentunya butuh kerja sama dengan camat, Kapolsek, Danramil, Lurah, Rt Lingkungan Dan seluruh masyarak yang ada di sepang jaya, Dan mengikuti prosuder yang telah diberikan Walikota dan kita berusaha untuk Bandar Lampung ini supaya nenjadi Zona Hijau.

Ia menambahkan, nantinya pihaknya akan membentuk satgas sampai paling bawah dari level Rt, dan melibatkan masyarakat.

“Insyallah selama kita menerapkan protokol kesehatan dan menghimbaukan kepada masyarakat untuk disiplin selalu menetapkan 5M ini agar dapat menetralisir COVID-19 ini, “Tandasnya.(red)