Kadisdik Tanggamus Perkenalkan Aplikasi ARKAS

TANGGAMUS – Gelar Sosialisasi Aplikasi Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (RKAS) lebih dikenal dengan ARKAS 3.00 menuju transparansi anggaran 2021 Oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Tanggamus, pada Selasa, (30/03/2021).

Sistem Aplikasi ARKAS yang digunakan kementrian pendidikan dan kebudayaan (KEMENDIKBUD) guna untuk melakukan peng input an data RKAS oleh tim BOS sekolah.

Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Tanggamus Yadi Mulyadi, MM melalui Winda Fitriani, M.Pd, berharap agar walimurid atau masyaraakt dapat mengetahui seluruh peserta dalam kegiatan tersebut dengan mudah tentang Rencana Kegiatan Sekolah dan berapa Anggaran yang tersedia di sekolah serta dapat melakukan penganggaran melalui Aplikasi RKAS

“Melalui Aplikasi RKAS ini juga di harapkan dapat lebih membantu pihak sekolah untuk mewujudkan transparansi penggunaan anggaran di setiap sekolah di seluruh Kabupaten Tanggamus,” ungkap Winda.

Selain itu sambungnya, dengan melaporkan anggaran sekolah di Aplikasi RKAS ini, kepala sekolah, bendahara didampingi oleh operator sekolah juga bisa mewujudkan informasi pendidikan kepada masyarakat secara transparan, gamblang dan mudah.
“Dan secara tidak langsung hal ini dapat lebih meningkatkan kepercayaan publik terhadap pemerintah Kabupaten Tanggamus yang selama ini memang sudah tinggi,” tandasnya.

“Dengan adanya sosialisasi dan pendampingan hari ini, Tim managemen BOS sekolah tidak lagi mengalami kesulitan dalam proses pelaporan dan pembukuan yang terangkum dalam laporan SPJ Bos,” Pungkas Winda dengan Antusias.(Red)

Anggota DPRD Lampung Mulai Disuntik Vaksin Covid-19

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Lampung mulai di suntik vaksin covid-19 di pos vaksinasi Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, Senin (29/03/2021).

Sejumlah anggota DPRD yang melaksanakan vaksinasi diantaranya Ketua Komisi Satu DPRD Lampung, Yozi Rizal, Wakil Ketua Komisi Dua DPRD Lampung, I Made Bagiasa, Sekretaris Komisi Dua DPRD Lampung, Sahlan Syukur,  Anggota Komisi Lima DPRD Lampung, Perdi, dan anggota DPRD lainnya.

Jadwal pelaksanaan vaksinasi untuk anggota DPRD Lampung  ini dilaksanakan dari pagi hingga sore hari.

Wakil Ketua Komisi Dua DPRD Lampung, I Made Bagiasa, mengatakan  untuk semua masyarakat yang telah divaksinasi agar tetap mematuhi protokol kesehatan.

“Meski sudah divaksin, masyarakat tetap harus jaga protokol kesehatan. Dan untuk yang belum di vaksinasi agar segera divaksin untuk mengantisipasi penyebaran virus covid-19,” ujarnya.

Sebelum menjalani vaksinasi terlebih dahulu melakukan serangkaian tahapan mulai dari verifikasi data, pengecekan suhu badan, tensi darah temasuk juga pemeriksaan ada komorbid (penyakit bawaan) atau tidak.

Kemudian setelah menjalani vaksinasi menjalani observasi selama setengah jam untuk mengetahui ada masalah atau tidak.(Red)

Anggota DPRD Lampung Soni Setiawan ajak Jaga Rumah Besar NU

Anggota DPRD Provinsi Lampung dari Fraksi PKB Soni Setiawan menghadiri pengajian rutin bulanan Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kecamatan Tanjung Raja, Kabupaten Way Kanan pada Minggu 28 Maret 2021.

Turut hadir pada pengajian tersebut, Kepala Desa Kemala Raja, Kapolsek beserta jajaran, Koramil, KBNU yang hadir muslimat beserta anggota, Fatayat beserta anggota, Ansor, Banser, Pagar Nusa, serta jamaah pengajian.

Dalam sambutan, Soni berpesan agar menjaga silaturahmi dan komunikasi yang solid di tubuh KBNU, karena dengan memper erat silaturahmi dan komunikasi akan tercipta hubungan yang harmonis.

“Saya mengajak kepada kita semua untuk selalu menjaga silaturahmi,” ujarnya.

Menurut Soni, NU adalah organisasi yang didirikan oleh Ulama-ulama yang sangat di akui keilmuannya untuk itu yang menjadi pewarisnya harus menjaga rumah besar ini.

“Lestarikan amaliah amaliah NU seperti yang kita lakukan pada hari ini, semoga dengan pengajian rutin bulanan ini kita semua akan menjadi umat yang diakui oleh Nabi Muhamad SAW,” pungkasnya.(Red)

Pemkab Tanggamus Dan Sekda Provinsi Lampung Gelar Acara Musrenbang

TANGGAMUS — Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) 2021 digelar Pemkab Tanggamus secara virtual meeting diruangan rapat utama Sekda Kabupaten Tanggamus. (25/3)

Hadir dalam kegiatan tersebut, Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Fahrizal Darminto mewakili Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, Kepala Bappeda Provinsi Lampung Mulyadi Irsan, Bupati Tanggamus Hj. Dewi Handajani, Ketua DPRD Heri Agus Setiawan, Forkopimda, Sekretaris Daerah Hamid Heriansyah Lubis, Asisten Bidang Ekobang Sukisno, Inspektur Ernalia, serta Kepala Perangkat Daerah Kabupaten Tanggamus.

Musrenbang juga diikuti secara virtual oleh para Kepala Bagian, Camat, Unsur Perguruan Tinggi, Instansi Vertikal/BUMN/BUMD, swasta, Ormas/LSM serta insan Pers.

Dalam laporan kegiatan, yang disampaikan Kepala Bappelitbang Tanggamus, Hendra Wijaya Mega, dikatakan bahwa Musrenbang Kabupaten Tanggamus
Tahun 2021 dilaksanakan dalam rangka Penyusunan RKPD Tahun 2022 yang telah dimulai sejak bulan Januari 2021, dengan tahapan sebagai berikut:
1. Musrenbang Pekon/Kelurahan dilaksanakan pada tanggal 13-25 Januari 2021 di 299 Pekon dan 3 kelurahan Kabupaten Tanggamus.
2. Musrembang Kecamatan dilaksanakan pada tanggal 2-19 Februari 2021 di 20 Kecamatan se Kabupaten Tanggamus yang dilaksanakan secara virtual.
3. Konsultasi publik dilaksanakan pada tanggal 24 Februari 2021 di Ruang Rapat Utama Sekretariat Daerah Kabupaten Tanggamus yang dilaksanakan secara virtual.
4. Forum Gabungan Perangkat Daerah, yang dilaksanakan pada tanggal 2-4 Maret 2021 di Ruang Rapat Bapelitbang Kabupaten Tanggamus dan dilaksanakan secara virtual.

Lanjut Hendra, dari semua tahapan itu dirumuskan dan diformulasikan isu-isu dan permasalahan pokok pembangunan yang berkembang dalam dokumen rancangan awal rencana kerja pemerintah daerah RKPD Tahun 2022, serta merumuskan dan menetapkan kebijakan umum anggaran Kabupaten Tanggamus Tahun 2002 yang bersinergi dengan kebijakan umum anggaran dan prioritas pembangunan Provinsi Lampung dan nasional.

“Adapun sasaran yang ingin dicapai dari pelaksanaan Musrenbang Kabupaten Tanggamus tahun 2021 ini, yaitu; tercapainya perencanaan pembangunan yang optimal dengan memadukan berbagai aspirasi masyarakat,” jelas Hendra.

Sementara Bupati Tanggamus Hj. Dewi Handajani, dalam sambutannya menyampaikan bahwa berdasarkan amanat Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional dan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, menegaskan bahwa RKPD merupakan dokumen perencanaan pembangunan daerah untuk periode 1 (satu) tahun, sebagai penjabaran dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah dan Rencana Strategis Perangkat Daerah, yang merupakan satu kesatuan dalam sistem perencanaan pembangunan nasional dan dilakukan dengan pendekatan politik, teknokratik, partisipatif, atas-bawah (top down) dan bawah-atas (bottom up).

“Oleh karena itu, rancangan RKPD yang telah dibahas dalam rangkaian forum Musrenbang mulai dari tingkat pekon/kelurahan sampai dengan Musrenbang tingkat kabupaten ini, disusun berpedoman pada RPJMD, memperhatikan hasil evaluasi pelaksanaan tahun sebelumnya dan mengacu pada sasaran pembangunan Provinsi Lampung, melalui Agenda Kerja Utama Rakyat Lampung Berjaya serta sasaran pembangunan nasional yang dicanangkan melalui 5 arahan Presiden dan 7 Agenda Pembangunan yang tertuang dalam Peraturan Presiden Nomor 18 Tahun 2020 tentang RPJMN 2020-2024,” kata Bupati.

Menurut Bupati, forum Musrenbang ini mempunyai nilai strategis karena dengan melibatkan seluruh unsur pemangku kepentingan membahas rancangan awal RKPD Tahun 2022 akan dapat mempertajam capaian sasaran prioritas pembangunan daerah yang selaras dengan sasaran pembangunan Provinsi Lampung dan Nasional yang dipengaruhi pandemi Covid-19, seperti penurunan Partisipasi Angkatan Kerja sebesar 13% dan Pertumbuhan Ekonomi yang mengalami kontraksi -1,77%, sehingga tema pembangunan tahun 2022 yang diangkat yaitu Pemulihan Ekonomi dan Peningkatan Daya Saing Daerah.

“Dengan pelaksanaan pembangunan pada tahun 2022, Kabupaten Tanggamus telah
menginventarisir beberapa isu strategis pembangunan tahun 2022 diantaranya yaitu : Isu Strategis Percepatan Pembangunan Proyek Strategis Nasional, Isu Strategis Penyelarasan Program pengembangan Kawasan Strategis Provinsi Lampung dan Kabupaten Tanggamus, Isu Strategis Pengembangan Koridor Ekonomi
Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Tanggamus (MP3ET), Isu Strategis Penanggulangan Kemiskinan Daerah, Isu Strategis Pembangunan Kualitas Hidup manusia, serta Isu Strategis Penanganan Bencana Alam,” terang Bupati.

Sementara Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Fahrizal Darminto, mewakili Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, mengatakan bahwa Forum Musrenbang ini penting, selain untuk menyelaraskan program antar sektor, merumuskan prioritas program dan kegiatan, juga mengingatkan kembali peran dan tugas kita bersama, untuk menghasilkan kegiatan pembangunan yang lebih efektif bagi masyarakat, dan mampu menjawab tantangan lingkungan yang dinamis.

“Tujuan dan sasaran pembangunan antara Pemerintah Kabupaten/Kota, Pemerintah Provinsi, dan Pemerintah Pusat harus sejalan. Agregasi capaian pembangunan kabupaten dan kota, akan menentukan capaian pembangunan provinsi. Begitu juga capaian pembangunan nasional, merupakan akumulasi kinerja pembangunan seluruh provinsi yang ada di Indonesia. Karena itu, koordinasi dan sinergi antar-jenjang pemerintahan menjadi kunci keberhasilan.”

“Juga tidak kalah penting, kolaborasi pemerintah daerah dengan seluruh pemangku kepentingan pembangunan, komunitas masyarakat, pelaku bisnis, akademisi, pers, dan unsur masyarakat lainnya, harus terus kita kembangkan bersama,” jelasnya.

Fahrizal berharap, Penyusunan RKPD Kabupaten Tanggamus 2022 bisa relevan menjawab permasalahan dan isu yang berkembang, dan dengan mengacu RPJMD dan RTRW yang ada.

“Sebagai wujud dukungan dan apresiasi terhadap pembangunan Kabupaten Tanggamus, Pemerintah Provinsi Lampung mendukung penuh forum Musrenbang RKPD tahun 2022 ini. Untuk dapat memetakan strategi dan langkah prioritas yang tepat, yang diharapkan akan memberikan daya ungkit yang kuat, sehingga Kabupaten Tanggamus mampu menjadi penopang sekaligus pendorong laju pembangunan di Provinsi Lampung,” pungkas Fahrizal.

Dalam kegiatan itu, diserahkan juga Piala dan Piagam Penghargaan Tanggamus Award kepada para Pelaku Usaha yang aktif mendukung pembangunan, perangkat daerah yang memiliki prestasi terbaik, serta Lomba Film/Video Inovasi Pembangunan Daerah oleh perangkat daerah dan kecamatan.

Selanjutnya Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Fahrizal Darminto, dengan didampingi Bupati dan Forkopimda Tanggamus, membuka secara resmi Kegiatan Musrenbang Kabupaten Tanggamus Tahun 2021, yang ditandai dengan Pemukulan Gong.

Kepala KPW Provinsi Lampung, Budiharto Setyawan : Angka tujuh persen ini cukup besar bagi wilayah Lampung, kalau dibandingkan dengan Provinsi Bali yang mencapai sekitar 25 persen

Bandar Lampung, – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Lampung mengklaim, sektor pariwisata menyumbang sekitar 7 persen pendapatan perekonomi provinsi.

Pemaparan itu, disampaikan Kepala KPw Provinsi Lampung, Budiharto Setyawan dalam webminar Lampung Economic Update tema “Mendorong Pemulihan Pariwisata Lampung“, Kamis (25/3/2021).

“Angka tujuh persen ini cukup besar bagi wilayah Lampung, kalau dibandingkan dengan Provinsi Bali yang mencapai sekitar 25 persen. Tentu, ini sangat jauh, tapi untuk ukuran kita 7 persen adalah angka yang tinggi,” ujarnya.

1. Pertumbuhan ekonomi pariwisata Provinsi Lampung disokong empat sektor

BI Lampung Klaim Sektor Pariwisata Sumbang 7 Persen Perekonomian Daerahfacebook

Budiharto mengatakan, pencapaian 7 persen tersebut disokong melalui empat sektor ekonomi kreatif yaitu, 5 persen dari tranparansi dan pergudangan dan 2 persen sisanya dari penyediaan akomodasi serta makanan minuman.

Sehingga ke depan ia menilai, Provinsi Lampung harus melihat peluang melalui program bangga berwisata. Terlebih, di masa new normal, pemerintah harus senantiasa menggenjot pengembangan destinasi pariwisata, agar tetap terus dilanjutkan untuk mendukung pariwisata di Lampung dan mendukung pengembangan digitalisasi pariwisata.

“Jangan lupa, harus ada program vaksinasi massal gratis dan pengembangan UMKM Desa Wisata. Tapi kalau kita bicara peluang, pasti ada tantangan, sehingga kita juga harus memastikan penyelenggaraan even besar pariwisata dan belum pulihnya pariwisata berpotensi meningkatkan kerentanan rumah tangga dan korporasi,” imbuh Budiharto.

2. Kunci strategi upaya pemulihan pariwisata Lampung

BI Lampung Klaim Sektor Pariwisata Sumbang 7 Persen Perekonomian Daerah

BI Lampung turut membagikan kunci strategi, upaya pemulihan pariwisata di Provinsi Lampung. Budiharto mengatakan, berdasarkan situasi dan kondisi di tengah pandemik COVID-19, maka hal utama perlu diperhatikan yaitu, masalah penangan COVID-19 di Lampung.

Lanjutnya, pemerintah daerah perlu memberikan alokasi prioritas vaksinasi COVID-19 terhadap pelaku usaha ekonomi kreatif, khususnya bagi pegiat pariwisata. Selain itu, memperketat protokol kesehatan (Prokes) dan sosialisasi terhadap kesadaran masyarakat akan masalah prokes COVID-19.

“Turunan jangka pendeknya pemerintah perlu mendorong penerapan CHSE (Cleanliness, Health, Safety, and Environment Sustainability), memadukan gerakan bangga wisata Indonesia dengan bangga buatan Indonesia. Hal ini bisa dimulai dari penguatan digitalisasi SP Non tunai di destinasi wisata dan peran UMKM pendukung pariwisata, Terakhir membuat paket wisata” imbuh Budiharto.

Sementara untuk jangka panjang, hal itu bisa ditempuh dengan mempercepat pengembangan 3A-2P yaitu Atraksi, Amenitas, Akses, People, dan Promotion. “Bisa juga lewat memperluas dan inovasi Trevel Corridor Arangement,” ucap pria yang telah menjabat Kepala Perwakilan KPw Provinsi Lampung sejak 2018 ini.

3. Pemulihan pariwisata di Lampung harus dikerjakan bersama-sama

BI Lampung Klaim Sektor Pariwisata Sumbang 7 Persen Perekonomian Daerah

Pemaparan itu turut diamini Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Lampung, Edarwan. Ia menyebut pemulihan ekonomi di sektor pariwisata akibat pandemik COVID-19, merupakan program pesar pemerintah Provinsi Lampung di 2021.

Oleh karena itu, ia mengaku bersyukur atas terselenggaranya acara webminar ini. Pasalnya, hampir seluruh stakeholder terkait pariwisata kreatif Lampung bisa berkumpul dalam momen ini.

“Pariwisata ini harus kita dikerjakan secara bersama-sama, tentu dengan seluruh instansi terkait. Sehingga hal ini bisa kita tidak lanjuti kedepannya,” ucap Edarwan.

4. Tantangan keluar dari situasi pelik di tengah masa pandemik COVID-19

BI Lampung Klaim Sektor Pariwisata Sumbang 7 Persen Perekonomian Daerah

Berdasarkan hipotesis para pengamat, Edarwan mengatakan, sektor pariwisata menjadi yang pertama dan terakhir bangkit, akan dampak dari pandemik COVID-19. Namun, ia dan jajarannya percaya serta meyakinkan, hal itu masih bisa berbalik lebih awal.

Oleh karenanya, situasi ini menjadi tantangan pihaknya dan stakeholder terkait untuk mengupayakan pariwisata keluar dari situasi pelik di tengah pandemik.

“Memang Ini tidak mudah, tapi harus tetap kita lakukan. Maka pemulihan ekonomi secara umum, menjadi program besar pemerintah di tahun 2021, dengan 3A,” tukas Edarwan.

5. Tiga konsep besar pariwisata era New Normal yaitu, Inovasi, Adaptasi, dan Kolaborasi

BI Lampung Klaim Sektor Pariwisata Sumbang 7 Persen Perekonomian DaerahIlustrasi pelaku pariwisata saat new normal. (Dok. Kemenparekraf)

Edarwan juga meyakini, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) di bawah kepemimpinan Sandiaga Uno, mampu membangkitkan semangat pertumbuhan ekonomi di sektor pariwisata pasca pandemik COVID-19.

“Menteri baru kita mengenal tiga kata jargonnya Gercep (gerak cepat), Geber (gerak bersama), dan Gaspol (garap semua potensi lapangan kerja), sehingga kedepan pariwisata dan ekonomi kreatif bangkit, lapangan kerja jiga kembali terbuka luas,” tuturnya.

Edarwan menambahkan, masyarakat Lampung sudah seharusnya menyikapi perkembangan pariwisata di era new normal dengan tiga konsep besar, mulai dari Inovasi, Adaptasi, dan Kolaborasi. “Ketiga hal itu, mampu membawa masyarakat bertahan di masa new normal,” imbuh Edarwan.

Maka dari itu, pemerintah daerah sudah memulai memberlakukan penerapan pariwisata berbasis sertifikasi CHSE Kemenparekraf, sehingga semakin memperkuat destinasi wisata di tanah Sai Bumi Ruwa Jurai.

“Alhamdulillah pemerintah sangat serius dalam membantu mendapatkan CHSE, sehingga mampu membangun kepercayaan wisatawan berkunjung ke Lampung,” tukas Edarwan.

6. Pemerintah daerah akan membangun Bakauheni Harbour City

BI Lampung Klaim Sektor Pariwisata Sumbang 7 Persen Perekonomian Daerah

Dalam pemaparannya, Edarwan juga menjelaskan, bahwa Provinsi Lampung dalam waktu dekat mulai membangun projek inovasi infrastruktur pariwisata baru yaitu, Bakauheni Harbour City.

Bakauheni Harbour City bakal menjadi kawasan wisata ekonomi terpadu, yang mengarahkan wisawatan berkelas nasional hingga internasional, sehingga bisa membawa Lampung menjadi kawasan prioritas dari sisi pariwisata.

“Bakauheni diharapkan bisa membawa pengaruh positif terhadap lanjut jalan tol Sumatera, yang merupakan invoasi percepatan bagaimana kita meningkat pengendara memasuki tol Sumatera dan singgal berkunjung untuk mengingat sesaat,” papar Edarwan.

Lanjutnya, pelaksanaan pembangunan infrastruktur projek wisata Bakauheni Harbour City akan segera dimulai pada tahun ini. Adapun tahap awal pembangunan seperti revitalisasi Tugu Siger dan membangun masjid mewah.

“Bakal hadir juga wahana Jatim Park, yang nanti kita sebut Krakatau Park. Ini semua langkah kita untuk menggaet potensi besar wisatawan ke Lampung,” ucap Edarwan.

7. GenPI Lampung bakal membangun gerakan berbasi keluarga dan sadar UMKM

BI Lampung Klaim Sektor Pariwisata Sumbang 7 Persen Perekonomian Daerah

Di sisi lain, Ketua Umum GenPI Provinsi Lampung, Abdul Rohman Wahid, menjelaskan, sebagai komunitas relawan pecinta bidang pariwisata, pihaknya akan mendukung penuh kebijakan positif pemerintah daerah, dalam membangun pariwisata di Provinsi Lampung.

Caranya, GenPI Lampung bakal hadir dalam membangun gerakan berbasi keluarga, meyadarkan warga pentingnya menghidupkan UMKM di tengah pandemik COVID-19.

“Itu kita lakukan dengan basis gotong royong dan guyub. Maka disitu lah langkah-langkah kita, membangun gerakan dalam pemulihan UMKM Provinsi Lampung,” kata Abdul Rohman.

8. Ikut memberikan solusi terkait berlangsungan pariwisata Lampung

BI Lampung Klaim Sektor Pariwisata Sumbang 7 Persen Perekonomian DaerahSejumlah anak bermain bola voli di Pantai Karangantu menjelang matahari tenggelam (sunset), Kasemen, Serang, Minggu (2/8/2020) (ANTARA FOTO/Asep Fathulrahman)

GenPI Lampung tidak hanya sebagai komunitas yang hadir dengan mendapingi pansal atau memberikan keritik saja, kendati turut memberikan solusi ataupun masukan kepada stekholder terkait pariwisata.

Sehingga, gerakan tersebut akan berlandaskan keinginan dan kesadaran dari masyarakat. Kedepan, salah satu strategi GenPI Lampung dalam melakukan setiap program-program yaitu, membuat peta wisata di Provinsi Lampung.

“Karena ada banyak wisatawan yang hadir ke Lampung dan mereka mennyakan masalah ini. Kita juga selalu mempelajari data-data yang dilakukan pemerintah, karena kita akan mendorong pelaku ekonomi kreatif terkait gerakan-gerakan menggaet CHSE,” kata Abdul Rohman.(Red)

Dirut Bank Lampung Ajak Masyarakat Jadi Agen L-Smart Untuk Perluas Jaringan Desa

Lampung, — Dirut Bank Lampung Presley Hutabarat memproklamirkan perubahan visi dan misi Bank Lampung tahun 2021 menjadi Bank Komersial dan Kompetitif dengan fokus pada pembangunan UMKM.

Ya, ini meruoakan upaya Bank Lampung dalam memajukan UMKM Provinsi Lampung yakni dengan memanfaatkan perkembangan teknologi layanan keuangan digital.

Saat ini Bank Lampung memiliki agen Laku Pandai “Lampung Smart” itu bisa menjadi sarana masyarakat Lampung meningkatkan taraf ekonominya.

“Bank Lampung selama ini dikenal sebagai bank yang membiayai ASN dan di 2021 ini Bank Lampung hadir dengan kredit komersial. Artinya kita utamakan nanti pelaku pasar tradisional dan pelaku bisnis di desa – desa,” ujar Dirut Bank Lampung Presley Hutabarat.

Untuk itu, Presley Hutabarat mengajak pebisnis di desa-desa untuk menjadi agen laku pandai ‘Lampung Smart’ (L-Smart) yang hadir dengan sharing profit.

Fungsi dari Lampung Smart adalah Transaksi Mudah Layanan Keuangan, yaitu tanpa harus ke Bank, masyarakat dapat membayar PBB, transfer antar Bank, tarik tunai, pembayaran Pupuk Bersubsidi, pembelian pulsa HP, pembayaran Listrik, hal-hal itu cukup dilakukan di agen Lampung Smart saja.

Bagaimana cara menjadi agen L-Smart? “Bagi pebisnis di desa-desa yang ingin menjadi agen L-Smart caranya sangat mudah. Pertama harus memiliki KTP yang aktif, memiliki usaha tetap, foto tempat usaha dan memiliki rekening Bank Lampung. Kemudian mereka bisa langsung datang ke kantor pelayanan Bank Lampung terdekat.(Red)

Anggota DPRD Lampung Soni Setiawan Hadiri Pelantikan Pengurus PMII

Anggota DPRD provinsi Lampung Fraksi PKB dan juga alumni PMII dan Ketua Mabinkom Universitas Bandar Lampung Soni Setiawan menghadiri pelantikan pengurus komisariat PMII dan Kopri Universitas Bandar Lampung, Selasa 23 Maret 2021.

Hadir pada acara tersebut pengurus cabang provinsi Rifky dan Yulia Sari, alumni PMII Universitas Bandar Lampung Mursidin, demisioner ketua cabang PMII Bandar Lampung, perwakilan dari UIN, Unila, STKIP serta Darmajaya.

Pada sambutan, Soni Setiawan mengajak mahasiswa untuk menekankan 3 poin dalam berorganisasi yakni, yang pertama menjaga nama baik almamater universitas maupun almamater PMII kedua menerapkan asas Pancasila dan menjalannya dalam kehidupan sehari hari yang ketiga yakni menjalin silaturahmi dan komunikasi antar junior dan senior.

“Komunikasi inilah yang akan menjadi pengikat hubungan antara senior dan junior, tanpa ada komunikasi yang baik maka mustahil akan tercipta hubungan yang baik,” ujarnya.

Soni berharap untuk menerapkan tiga hal tersebut sebaik mungkin. “Selain tiga hal tersebut selalu jaga kekompakan antar sesama kader saling mengingatkan antar anggota dan saling melengkapi maka dengan begitu kita akan menjadi sebuah organisasi yang kuat,” tutupnya.

Jadi Ketua Apdesi, Herry Putra Siap Dukung Kebijakan Nanang-Pandu

KALIANDA, – Kepala Desa Negara Ratu, Kecamatan Natar, Herry Putra baru saja terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kabupaten Lampung Selatan.

Usai didapuk menggantikan Mastur (Ketua Apdesi sebelumnya), Herry Putra siap bersinergi dengan pemerintah daerah setempat untuk kemajuan Kabupaten Lampung Selatan yang lebih baik.

Bahkan, Kepala Desa yang biasa disapa Enggung ini menyatakan siap mendukung seluruh kebijakan yang dijalankan oleh Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto dan Wakil Bupati Pandu Kesuma Dewangsa, S.IIP (Nanang-Pandu).

“Kita tidak berbicara yang lalu-lalu. Pada hari ini saya nyatakan, kami (Apdesi) siap mendukung program bupati kita, Nanang Ermanto dan wakil bupati Pandu Kesuma Dewangsa,” ujar Enggung saat bersilaturahmi dengan Bupati dan Wakil Bupati Lampung Selatan di Aula Sebuku, rumah dinas bupati setempat, pada Senin siang (22/03/2021).

Pada kesempatan itu, Enggung juga mengajak seluruh kepala desa untuk menyatukan visi dan misi untuk membangun Kabupaten Lampung Selatan menjadi lebih baik lagi kedepan.

“Ketika saya terpilih menjadi ketua Apdesi Jumat (19/3) kemarin, saya nyatakan akan bergerak. Tetapi harus ikut aturan, kalau tidak ikut aturan kita bubar saja,” tukas Enggung.

Diakhir sambutannya, Enggung juga meminta dukungan dan arahan dari camat, kepala OPD, khususnya Bupati Lampung Selatan dalam menjalankan amanah sebagai Ketua Apdesi.

“Apapun kesalahan-kesalahan kami (yang lalu), tolong dimaafkan. Kami seluruh kepala desa dari 256 desa dan 4 kelurahan sudah kembali ke jalan yang benar,” tegas Enggung.

Sementara, dalam kesempatan tersebut, Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto menyambut baik kepengurusan Apdesi yang baru.

Dirinya berharap, dengan kepengurusan yang baru, Apdesi bisa bersama-sama bersinergi dengan pemerintah kecamatan hingga pemerintah kabupaten untuk kemajuan Kabupaten Lampung Selatan.

“Saya ucapkan selamat. Hari ini ada Apdesi baru yang sudah kembali ke jalan yang benar,” ujar Nanang seraya disambut tepuk tangan peserta yang hadir.

Nanang juga berharap Ketua Apdesi yang baru bisa menanamkan semangat kebersamaan diantara para kepala desa. Sehingga kedepan lebih solid lagi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Organisasi ini dibangun ini bukan untuk adu kekuatan. Tetapi sebagai wadah pemersatu, supaya lebih solid. Kita satukan visi misi bagaimana untuk membangun desa kita menjadi desa wisata agar ekonomi di desa bisa tumbuh,” kata Nanang. (Red)

Gubernur Arinal dan Forkopimda Provinsi Lampung Sambut Kunjungan Wapres K.H. Ma’ruf Amin dalam Rangka Peninjauan Vaksinasi dan Bendungan Way Sekampung

BANDARLAMPUNG —- Gubernur Lampung Arinal Djunaidi dan anggota Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Lampung menyambut kedatangan Wakil Presiden (Wapres) K.H. Ma’ruf Amin, di Bandar Udara Radin Inten II, pada pukul 07.40, Senin (22/3/2021).

Kunjungan Wapres terkait peninjauan vaksinasi dan bendungan Way Sekampung, di Pringsewu.

Wapres K.H. Ma’ruf Amin lepas landas dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma menggunakan Pesawat Kepresidenan BAe RJ 85.
Setiba di Lampung, Wapres beserta rombongan dengan berkendaraan mobil menuju Kantor Gubernur tepatnya di Balai Keratun, Ruang Abung, Provinsi Lampung untuk meninjau langsung pelaksanaan vaksinasi di wilayah tersebut.

Usai meninjau pelaksanaan vaksinasi, Wapres didampingi oleh Gubernur Lampung Arinal Djunaidi dan rombongan terbatas menuju lokasi peninjauan kedua yaitu Bendungan Way Sekampung, Banjarejo, Banyumas, Kabupaten Pringsewu, Provinsi Lampung. Di lokasi ini, Wapres disambut oleh Bupati Pringsewu Sujadi dan Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Mesuji Sekampung.

Bendungan Way Sekampung dirancang memiliki kapasitas tampung air sebanyak 68 juta M3 dan akan dimanfaatkan untuk penyediaan air irigasi sebesar 55.373 Ha serta air irigasinya untuk ekstensifikasi berupa pengembangan daerah irigasi rumbia extension dengan potensi luas 17.334 Ha.

Progres pembangunan Bendungan Way Sekampung sudah mencapai 92.33 persen dan ditargetkan selesai pada bulan Juli 2021 ini.

Tampak ikut mendampingi Wapres dalam kunjungan kerja kali ini, diantaranya Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo dan Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono. Usai kunjungan, Wapres menuju Bandar Udara Raden Inten II untuk kembali ke Jakarta.(red)

Anggota DPRD Lampung Noverisman Subing Sosialisasi PIP dan Wasbang

Pengamalan nilai-nilai Pancasila harus dilakukan sejak dini oleh para siswa dan generasi muda, karena nilai luhur Idiologi negara kita itu memgandung seluruh sendi-sendi kehidupan manusia mulai dari ketuhanan, kemanusia, persatuan, musyawarah dan keadilan.

Hal itu disampaikan Wakil Ketua Komisi 3 DPRD Lampung, H. Noverisman Subing dihadapan generasi muda yang tergabung dalam perkumpulan Muley Menghanai Mataram Marga saat sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila (PIP) dan Wawasan Kebangsaan (Wasbang) di Balai Desa Mataram Marga, Sukadana, Lampung Timur, Minggu (21/03/2021).

Pada bagian lain, anggota Fraksi PKB DPRD Lampung asal Lampung Timur itu juga menekankan agar seluruh warga negara tidak terkecuali para siswa, mahasiswa dan generasi muda wajib menerapkan dan terus mendalami falsafah Pancasila demi untuk mewujudkan Indonesia yang adil, tenteram, damai, dan kuat.

Sementara Marsim M.Pdi dalam pemaparanya mengatakan Ideologi Pancasila itu juga mencakup agama islam sebagai agama yang komprehensif dan mengandung ajaran yang sangat moderat serta rahmatan lil alamin. Artinya, islam itu tidak hanya membawa keberkahan kepada alam dan manusia saja, tapi seluruh makhluk ciptaan Tuhan seperti binatang, tumbuhan, dan lain-lain, juga membawa kedamaian, kesejahteraan, keadilan.

“Semua sudah tercakup. Jadi apalagi yang mau diganti? Semua sudah ada alam Pancasila yaitu ketuhanan, kemanusiaan, keadilan. Makanya saya mendorong agar generasi muda kita kembali belajar falsafah Pancasila demi membangun karakter manusia Indonesia yang baik dan bermartabat,” tandas Dosen Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Lampung itu.

Hadir dalam acara itu, Sekretaris Desa Mataram Marga Yunizar Marwan, Ketua Mulei Meghanai Ryamizad dan puluhan pengirus dan anggota lainnya.(Red)