Peduli Sesama, Bupati Tanggamus Kunjungi Warga Yang Sakit

Tanggamus, – Sebagai bentuk kepedulian sekaligus untuk memberikan bantuan dan dukungan moral kepada warga. Bupati Tanggamus Hj. Dewi Handajani berkunjung ke nomor warganya yang mengalami sakit di dua kecamatan, Senin (11/10/2021).

Mengawali kunjungannya, Bupati mendatangi warganya yang sakit di Pekon Waygelang, lalu menjenguk korban amputasi di Pekon Negara Batin, Bersama Firdaus Camat Kotaagung Barat serta Mirza Yb Kepala Pekon Negara Batin dan jajaran pemerintah pekon setempat.

Selanjutnya Bupati mengunjungi warga lainnya di Pekon Negeriratu, Kelurahan Pasarmadang, Kelurahan Baros dan Kelurahan Kuripan, Kecamatan Kotaagung.

Bupati dalam kesempatan itu, menyampaikan rasa prihatinnya dan meminta semua yang sakit agar tetap sabar dan ikhlas atas ujian yang diberikan oleh Allah SWT.

Bupati juga memberikan bantuan berupa bahan pokok dan uang tunai, yang selama ini dihimpun dari Program Jum’at Berkah ASN Pemkab Tanggamus.

“Kepada para warga yang tertimpa musibah semoga selalu kuat sabar dan tabah dalam menghadapi cobaan dan ujian dari Allah SWT,” ujar Bupati.

Turut mendampingi, Kabag Kesra Heri Mahbi, Kabag Protokol Rien Abdul Kadir, Camat Kotaagung Barat Firdaus, Camat Kotaagung Erlan Deni Saputra, serta Lurah dan Kepala Pekon setempat.

(Ibnu Mas’ud)

Tim Konsorsiun Multimedia Indonesia (KMI) Grup :

Andi Raya (Korwil)
Darwin (Ketua DPD Tanggamus)
Ibnu Mas’ud (Sekretaris DPD Tanggamus)

Lebih dari 40 Ribu Pelanggan Manfaatkan Promo Listrik “Super Dahsyat” Lewat PLN Mobile

Jakarta, 10 Oktober 2021- Program Diskon Tambah Daya Super Dahsyat yang diluncurkan PLN pada 1 Oktober 2021 lalu dalam rangka menyambut Hari Listrik Nasional terbukti sangat diminati oleh pelanggan. Dalam jangka waktu hanya 8 hari, lebih dari 40 ribu pelanggan tercatat melakukan pendaftaran. Promo tersebut hanya bisa diakses melalui platform PLN Mobile dengan melakukan redeem kode promo HLN76.

Antusiasme pelanggan ini cukup beralasan. Pasalnya PLN membuka promo tambah daya listrik ini dengan harga hanya Rp201.000 dan berlaku hanya sampai dengan 31 Oktober 2021.

Harga spesial ini berlaku untuk untuk biaya penyambungan pada layanan tambah daya bagi konsumen tegangan rendah 1 phasa daya 450 VA sampai dengan 4.400 VA untuk semua golongan tarif yang mengajukan permohonan penambahan daya akhir sampai dengan daya 5.500 VA.

Executive Vice President Komunikasi Korporat dan TJSL PLN, Agung Murdifi mengaku gembira dengan antusiasme pelanggan terhadap program promo ini.

“Alhamdulilah, antusiasme pelanggan sangat besar. Catatan kami di berbagai daerah program ini disambut hangat. Artinya program ini dinilai baik, ekonomis dan bermanfaat bagi peningkatan produktivitas pelanggan baik pelaku usaha, maupun rumah tangga,” ujarnya.

Agung menyebut layanan yang mudah diakses dari genggaman berkat kehadiran PLN Mobile ini dinilai akan terus disambut hangat. Terlebih program ini penting dalam mendorong kebangkitan ekonomi melalui penggunaan listrik secara produktif pasca pandemi Covid-19.

“Kita akan menghadapi new normal, melihat tren yang terkena positif sudah sangat berkurang. Kita meyakini setelah vaksinasi besar-besaran akan masuk masa new normal, Indonesia bangkit kembali,” imbuh Agung.

Dalam mempersiapkan kebangkitan kembali ini, Agung sadar energi listrik menjadi kebutuhan utama pelanggan. Oleh karena itu, PLN memberikan kemudahan dalam bentuk kecepatan dan harga, yang biasanya dapat mencapai Rp4,9 juta menjadi hanya Rp201 ribu saja.

“Sehingga semua pelanggan dapat menikmati listrik untuk memenuhi kebutuhan ekonominya maupun kebutuhan sehari-hari. Tidak perlu lagi turun-turun atau jegleg-jegleg,” ucapnya.

Dari 22 wilayah yang dipetakan oleh PLN, ada 10 wilayah yang tercatat menyambut luar biasa program ini. Di antaranya Nusa Tenggara Timur, Bali, Maluku, Kalimantan Timur dan Utara, Riau, Bangka Belitung, Jakarta, Sulawesi Selatan Utara dan Barat, Nusa Tenggara Barat, dan Jawa Barat.

Dalam kondisi normal apalagi saat ini di tengah pandemi, Agung pun mengajak pelanggan untuk memanfaatkan program istimewa ini. Keringanan biaya tambah daya diberikan bagi pelanggan yang mengunduh dan menggunakan aplikasi PLN Mobile yang dapat diunduh pada fitur PlayStore atau AppStore di ponsel pelanggan.

“Jadi mari ikuti dan manfaatkan program ini yang didedikasikan oleh PLN untuk menggerakkan ekonomi kerakyatan di Indonesia. Agar kita bangkit bersama keandalan dan efisiensi biaya listrik,” jelasnya.

Masih terbuka hingga akhir Oktober 2021, bagi pelanggan yang ingin menikmati promo Super Dahsyat jangan lupa unduh segera aplikasi PLN Mobile dan nikmati efisiensi biaya listrik bulanan anda.

23.061 Dosis Vaksin Disuntikan Ke Masyarakat di Gerai Vaksin Presisi Polda Lampung

Bandar Lampung — Polda Lampung dan Polres jajaran serta Polsek terus gencar menggelar vaksinasi covid-19 bagi masyarakat, kegiatan tersebut dalam rangka mendukung program pemerintah terkait percepatan vaksinasi covid-19 di Provinsi Lampung.

Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Zahwani Pandra Asyad mengatakan, berdasarkan data harian Gerai Vaksin Presisi dari Biro Operasi (Ro ops) Polda Lampung pada hari Minggu tanggal 10 Oktober 2021 terdapat 75 lokasi gerai vaksin Presisi yang tersebar di wilayah Provinsi Lampung dengan tenaga vaksinator sebanyak 697 orang terdiri dari tim medis Polri dan tim medis dari Dinas Kesehatan.

” Untuk per-tanggal 10 Oktober, Polda Lampung dan Polres jajaran melalui Gerai Vaksin Presisi telah melakukan vaksinasi terhadap masyarakat sebanyak 23.061 orang”, kata Pandra, Senin (11/10).

Lanjut Pandra, untuk masyarakat se-Provinsi Lampung yang belum di vaksin, baik dosis satu maupun dosis kedua, silahkan mendatangi langsung gerai-gerai vaksin yang digelar baik oleh Polda, Polres dan Polsek serta gerai-gerai vaksin yang diadakan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten/kota dan gerai-gerai vaksin yang diadakan oleh Korem Gatam beserta jajarannya hanya dengan membawa fotocopy KTP atau Kartu Keluarga (KK) bila masyarakat belum memiliki KTP.

“Gerai-gerai vaksin Presisi kita buka setiap hari dari Senin – Minggu dimulai dari pukul 08.00 wib sampai selesai, hal ini dilakukan untuk mempercepat capaian vaksinasi di Provinsi Lampung”, imbuh Pandra.

Berikut lokasi gerai vaksin Presisi Polda Lampung untuk hari Selasa 12 Oktober 2021: Rumah Sakit Bhayangkara, Graha Wangsa, Markas Polair Polda Lampung, Perum Citra Land, IIB Dharma Jaya. (gnd/penmas)

Nanang Ermanto Hadiri Rapat Evaluasi Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 Bersama Gubernur Lampung

Mediarepublika.com – BANDARLAMPUNG – Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto menghadiri rapat evaluasi pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di kabupaten/kota se-Provinsi Lampung, di Mahan Agung, Bandar Lampung, Jumat (8/10/2021).

Rapat yang dipimpin langsung Gubernur Lampung Ir. Arial Djunaidi itu turut dihadiri anggota Forkopimda Provinsi Lampung, para bupati dan wali kota se-Provinsi Lampung, beserta Sekretaris Daerah dan Kepala Dinas Kesehatan se-Provinsi Lampung.

Pada kesempatan itu, Gubernur Arinal meminta kepada bupati/walikota, Fokopimda serta lintas sektor lainnya mengejar target vaksinasi Covid-19 hingga akhir Desember 2021.

Tujuannya, untuk mempercepat terciptanya herd immunity (kekebalan komunitas) bagi seluruh masyarakat Lampung. Untuk itu menurut Arinal, diperlukan kerja sama yang baik antar lintas sektor dalam percepatan vaksinasi Covid-19 di Provinsi Lampung.

“Perlu kerja keras ekstra semua fasilitas pelayanan kesehatan, baik pemerintah dan swasta. Termasuk gerai-gerai vaksinasi yang dibangun oleh lintas sektor,” ujar Gubernur Arinal dikutip dari akun Instagram pemprovlampung.

Arinal menyebut, sampai dengan 6 Oktober 2021, sebanyak 2,4 juta dosis vaksin Covid-19 telah disuntikkan dari jumlah kebutuhan vaksin di Lampung yaitu 14,6 juta dosis. Sehingga, untuk Provinsi Lampung masih memiliki target sebanyak 12 juta dosis vaksin.

“Maka penyuntikan vaksin harus ditingkatkan menjadi 151.747 dosis perhari. Tetapi dengan catatan vaksin tersedia,” kata Arinal.

Sementara itu, dari data Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN), hingga 1 Oktober 2021, jumlah masyarakat Lampung Selatan yang sudah di vaksin Covid-19 dosis pertama mencapai 203.972 orang atau 26,33 %.

Sedangkan, masyarakat yang sudah di vaksinasi dosis kedua sebanyak 105.799 orang atau 13,65 %. Dan untuk dosis ketiga sebanyak 2.034 orang atau 0.26 %.

Pemerintah menetapkan sasaran vaksinasi Covid-19 untuk mencapai kekebalan komunitas di Kabupaten Lampung Selatan sebanyak 777.405 orang. Rinciannya, untuk tenaga kesehatan sebanyak 2.587 orang dan masyarakat umum sebanyak 774.818 orang.

Saat ini, Kabupaten Lampung Selatan berada di zona kuning dan menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level I. (Kmf)

Terus Dukung Pemulihan Ekonomi, OJK Lampung Gelar Vaksinasi Covid-19 dan Sekolah Pasar Modal serta Edukasi Desa Sadar Asuransi di Desa Inklusi Keuangan Kabupaten Lampung Selatan

Lampung Selatan, 7 Oktober 2021. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Industri Jasa Keuangan kembali menggelar kegiatan tahunan Bulan Inklusi Keuangan (BIK) selama bulan Oktober 2021. Kegiatan ini merupakan salah satu langkah untuk mencapai target inklusi keuangan pemerintah yang mencapai 90 persen di tahun 2024. Bertemakan “Inklusi Keuangan Untuk Semua, Bangkitkan Ekonomi Bangsa”, kegiatan BIK tahun 2021 bertujuan untuk mendukung pelaksanaan program Pemulihan Ekonomi Nasional yang diinisiasi oleh pemerintah untuk meminimalisir dampak pandemi covid-19, membuka akses keuangan kepad aberbagai lapisan masyrakat dan mendorong pembukaan rekening, pemberian kredit/pembiayaan serta penggunaan produk dan/atau layanan jasa keuangan serta meningkatkan pemahaman dan awareness masyarakat terhadap budaya menabung serta mempublikasikan program literasi, inklusi keuangan, dan perlindungan konsumen.

Sebagai rangkaian kegiatan dari BIK 2021 di Provinsi Lampung, OJK Lampung mengadakan kegiatan Sosialisasi dan Edukasi mengenai industri pasar modal dan dan asuransi kepada perangkat desa dan masyarakat di 3 Desa di Kabupaten Lampung Selatan, yaitu Desa Sidorejo, Desa Titiwangi dan Desa Cintamulya. Kegiatan ini bekerjasama dengan Bursa Efek Indonesia Perwakilan Lampung dan Asosiasi Asuransi Umum Indonesia Provinsi Lampung dan pada kegiatan ini berhasil dilakukan pembukaan 100 rekening efek dan total 100 polis asuransi mikro yang terdiri dari asuransi kecelakaan diri, asuransi demam berdarah, asuransi rumah tinggal dan asuransi gempa bumi.

“Tingkat literasi dan inklusi keuangan di industri asuransi dan pasar modal yang masih rendah menjadi salah satu alasan kami melakukan kegiatan sosialisasi dan edukasi pada hari ini. Pada tahun 2019, literasi dan inklusi industri asuransi masih sebesar 19,4% dan 13,15% sementara industri pasar modal paling kecil dibandingkan industri lainnya hanya sebesar 4,92% dan 1,55%. Kegiatan ini sebagai salah satu strategi literasi dan inklusi keuangan agar tercipta masyarakat yang well literate dan financially inclusive” kata Kepala Otoritas Jasa Keuangan Provinsi Lampung – Bambang Hermanto.

Untuk mendukung upaya pemulihan ekonomi nasional, OJK Provinsi Lampung bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Provinsi Lampung juga menggelar kegiatan vaksinasi Covid-19 kepada masyarakat Desa Sidorejo, Desa Titiwangi dan Desa Cintamulya.

“Kegiatan ini merupakan rangkaian dari kegiatan vaksinasi covid-19 yang telah dilaksanakan OJK di Provinsi Lampung sebagai bentuk dukungan OJK untuk mempercepat program vaksinasi Covid-19 kepada masyarakat. Kecepatan dan keberhasilan dari vaksinasi Covid-19 akan sangat menentukan upaya pemulihan ekonomi nasional, karena setelah terbentuk kekebalan komunal maka perekonomian masyarakat akan kembali bergerak sejalan dengan terbukanya mobilitas masyarakat” tambah Bambang Hermanto.

Bupati Lampung Selatan – H Nanang Ermanto mengapresiasi kegiatan Bulan Inklusi Keuangan tahun 2021 yang dilaksanakan di Kabupaten Lampung Selatan.

“Kami berterima kasih kepada OJK Provinsi Lampung yang senantiasa mendorong peningkatan literasi dan inklusi masyarakat di Kabupaten Lampung Selatan sebagai salah satu upaya untuk mengurangi ketimpangan ekonomi di masyarakat melalui pemerataan akses layanan keuangan dan meningkatkan perekonomian masyarakat serta sejalan dengan upaya program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang dijalankan pemerintah. Semoga masyarakat Lampung Selatan dapat menerapkan manajemen risiko melalui penggunaan produk asuransi sebelum melakukan investasi sebagai salah satu tahapan perencanaan keuangan yang baik” katanya.

RAKERNIS Dit Tahti Polda Lampung Bahas Program Prioritas Polri

Bandar Lampung, Mediarepublika.com – Direktorat Tahanan dan Barang Bukti Kepolisian Daerah (Dir Tahti Polda) Lampung menggelar Rapat Kerja Tehnis (Rakernis) dalam rangka meningkatkan pelayanan fungsi Tahti guna mendukung Polri yang Presisi (Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi berkeadilan). Secara langsung dibuka oleh AKBP Ahmad Sukiyatno, S.H., M.M Dir Tahti Polda Lampung

Dalam arahan AKBP Ahmad menyampaikan bahwa, giat tersebut bertujuan untuk menjadikan Polri yang presisi melalui 16 Program Prioritas Kapolri, salah satunya Program Perubahan Teknologi Kepolisian Modern di era Police 4.0.

Untuk menjadi Polri yang Presisi terdapat 16 Program Prioritas Kapolri, salah satu diantaranya adalah pada Program Prioritas ke-4 yaitu Perubahan Teknologi Kepolisian Modern di Era Police 4.0.

“Dalam memberikan pelayanan yang lebih terintegrasi, modern, mudah dan cepat. Maka Dit Tahti Polda Lampung berinovasi dibidang IT dengan membuat wibesite SITAHTI dalam pelaporan dan database tahanan yang terintegrasi dengan stakeholder terkait (Ditkrimum, Ditkrimsus, Ditlantas, Ditnarkoba, Ditpolairud, SPKT, dan Sat Tahti jajaran),” katanya.

Sebagai payung hukum agar pelaksanaan website SITAHTI bisa berjalan berkelanjutan dan berkesinambungan, Dit Tahti dan
BidKum Polda Lampung, telah membuat :

1. SOP tentang pelaporan dan database tahanan menggunakan aplikasi SITAHTI dilingkungan Kepolisian Daerah Lampung.

2. Peraturan Kepala Kepolisian Daerah Lampung Tahun 2021 tentang SOP Pelaporan dan Database tahanan menggunakan aplikasi SITAHTI dilingkungan Kepolisan Daerah Lampung Direktorat Tahanan dan Barang Bukti Polda Lampung.

Dengan adanya program tersebut, AKBP Ahmad berharap dalam jangka panjang Aplikasi SITAHTI kedepannya bisa berkembang dan berintegrasi kepada instansi terkait khususnya di Kejaksaan dan Lembaga Pemasyarakatan dan Rupbasan (Kemenkumham Wilayah Lampung) agar mempermudah berkoordinasi dalam pengawasan terhadap tahanan dan barang bukti.

“Maka dengan diselenggarakannya Rakernis ini, tentunya sangat diharapkan tidak hanya bersifat ceremonial atau pencapaian pemenuhan target, akan tetapi lebih dari pada itu. Rakernis ini diharapkan dapat menghasilkan kemahiran anggota dibidang fungsi Tahti, dan merupakan sarana analisa dan evaluasi pelaksanaan kerja,”tukasnya.

(Iqbal/Red)

Dinilai Kompak, Pokja Kelurahan Pasar Madang Raih Penghargaan Terbaik

Tanggamus, – Usai digelarnya acara penganugrahan Lomba Vlog Peran Remaja Cegah dan Tanggulangi Covid-19 di Kabupaten Tanggamus (6/10) kemarin dalam rangka mengapresiasi pelaksana Program Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Terbaik 2021.

TP PKK Kelurahan Pasar Madang berhasil meraih Juara Terbaik Lomba Pokja 4 (empat) terkait Upaya Pencegahan Covid-19 tingkat Kelurahan/Desa, Kamis (7/10/21).

Disampaikan Yeni Alawiyah Ketua TP PKK Kelurahan Pasar Madang kepada Tim Konsorsium Multimedia Indonesia (KMI) DPD Tanggamus, dirinya sangat bersyukur dan berterimakasih kepada kader Pokja 1, 2, 3 dan 4 TP PKK kelurahan Pasar Madang atas Pencapaian Juara Unggulan Program Pokja 4 TP PKK Kabupaten Tanggamus, dari hasil evaluasi penilaian panitia TP PKK Tanggamus yang diumumkan secarq langsung oleh Ketua TP PKK Tanggamus Hj Sri Nilawati atas pencapaian Penilaian hasil akhir kegiatan kemarin.

“Alhamdulillah, berkat kekompakan ibu – ibu kader TP PKK Kelurahan Pasar Madang yang telah berupaya dan berusaha menjadi yang terbaik dalam mengikuti ajang perlombaan Program TP PKK Kabupaten Tanggamus tingkat Kelurahan/Desa, sehingga dapat meraih juara Program Unggulan Pokja 4 TP PKK Kabupaten Tanggamus,” ucapnya.

Dikesempatan itu, Yeni menceritakan keluh dan kesan selama dilaksanakannya lomba tersebut, terdapat banyak kesan ceria dan gembira selama dilapangan.

“Sedikit kendala yang dialami, karena kerjasama, kompak dan semangatnya yang luar biasa, akhirnya bisa teratasi dengan sendirinya,” ujarnya.

Lanjutnya, “Dengan adanya kegiatan ini, banyak juga ilmu yang didapat untuk memajukan TP PKK Kelurahan Pasar Madang ini,”tukasnya.

Sementara, menanggapi adanya perolehan kejuaraan unggulan Pokja TP PKK, Dede Chandra S.IP, Lurah Pasar Madang mengapresiasi kinerja TP PKK baik Pokja 1, 2, 3 dan 4 dalam melaksakan Perlombaan tersebut sampai meraih Kejuaraan tingkat Kabupaten Tanggamus.

“Alhamdulillah, sudah terbukti Pokja 4 TP PKK Kelurahan Pasar Madang meraih juara unggulan Terbaik se – Kabupaten Tanggamus, terlepas dari upaya semua Pokja atas kekompakannya selama ini, sehingga tercapailah hasil yang maksimal yang mana Pokja Kelurahan Pasar Madang dapat mewakili Kecamatan Kota Agung,” kata Dede.

Selanjutnya, Dede mengucapkan rasa terimakasih kepada Kader TP PKK Kelurahan Pasar Madang yang telah berupaya semaksimal mungkin mengikuti kegiatan perlombaan tersebut.

“Terimakasih kepada kader TP PKK baik Pokja 1, 2, 3 dan 4. Disitu kita melihat kekompakan itu terjalin dan bisa membuktikan bahwa kelurahan pasar madang bisa mengikuti ajang yang maksimal ke tingkat Kabupaten,” tuturnya.

Dede berharap, supaya TP PKK selalu kompak dan kedepannya, mudah mudahan akan menjadi yang terbaik dari tahun kemarin.

“Insyaallah ditahun depan TP PKK Kelurahan Pasar Madang dapat mengikuti perlombaan ketingkat yang lebih tinggi dan dapat mengharumkan Kabupaten Tanggamus yang lebih Asik,” tutupnya.

Mengutip laman berita sebelumnya, Ketua TP PKK Tanggamus Hj. Sri Nilawati Syafi’i menyampaikan laporannya, tujuan kegiatan tersebut adalah untuk memberikan penghargaan dan memotivasi TP-PKK Kecamatan, TP-PKK Pekon dan kader-kader PKK serta kader-kader Posyandu Remaja agar terus semangat melaksanakan 10 Program Pokok PKK.

“Apresiasi diberikan kepada pekon percontohan yang telah dibina oleh TP-PKK secara komprehensip dan di evaluasi oleh TP-PKK Kabupaten, sehingga diperolah Terbaik 1, 2 dan 3, yakni Terbaik 3 pekon percontohan Sinarbanten Kecamatan Talangpadang, Terbaik 2 Pekon Ngarib Kecamatan Ulubelu, dan Terbaik ke 1 Pekon Datarajan Kecamatan Ulubelu,” terang Sri Nilawati.

Selanjutnya, apresiasi juga diberikan kepada kecamatan yang telah melaksanakan program unggulan Pokja 1, 2, 3 dan 4, sehingga dari hasil evaluasi ditetapkan Pelaksana Terbaik Pokja 1 Posyandu Remaja, Pelaksana Terbaik Pokja 2 UP2K, Pelaksana Terbaik Pokja 3 Hatinya Suka PKK dan Pokja 4 terkait Upaya Pencegahan Covid-19.

“Pokja 1 Pekon Gistingbawah Kecamatan Gisting, Pokja 2 Pekon Airnaningan Kecamatan Airnaningan, Pokja 3 Pekon Campang Kecamatan Gisting, Pokja 4 Kelurahan Pasarmadang Kecamatan Kotaagung,” jelasnya.

Sedangkan Penganugerahan diberikan kepada Pemenang Lomba Vlog dengan tema : Saatnya Remaja Berperan Cegah Covid-19, ditetapkan Juara 1, 2, 3 dan Juara Terfavorit.

“Terbaik ke 3 Posyandu Remaja Pekon Tegalbinangun Kecamatan Sumberejo, Terbaik ke 2 Pekon Sudimoro Kecamatan Semaka, Terbaik ke 1 Posyandu Remaja Pekon Sukanegeri Jaya Kecamatan Talang Padang,” tukasnya.

Disisi lain, Bupati Tanggamus Hj. Dewi Handajani mengapresiasi kegiatan tersebut yang disampaikan lewat sambutannya.

“Gerakan Pemberdayaan Masyarakat yang dilaksanakan di Kabupaten Tanggamus sangat luar biasa. Karena tidak hanya terbatas pada ibu-ibu tetapi sudah menyentuh pada remaja atau generasi muda,” ucapnya.

Lanjut Bupati, “Hal ini tentu merupakan prestasi yang sangat membanggakan dan perlu diberi apresiasi, dan faktanya baru-baru ini Ketua TP-PKK Kabupaten Tanggamus juga telah menerima penghargaan Manggala Karya Kencana (MKK) 2021 dari BKKBN,” ujarnya.

Sementara, menurut Bupati Penghargaan MKK ini diberikan sebagai apresiasi atas kepedulian dan dukungan terhadap kemajuan Program Keluarga Berencana.

“Hal ini menunjukkan bahwa TP-PKK Tanggamus dan jajarannya memang sudah tidak diragukan lagi kiprahnya dalam bermitra dengan Pemerintah dan OPD dalam mendukung program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat,” ungkapnya.

Dalam hal ini, Bupati mengajak kepada seluruh perangkat daerah Kabupaten Tanggamus untuk terus mendukung dan bersinergi dengan TP PKK dalam melaksanakan program-programnya.

“Mari kita dukung bersama pelaksanaan program-program TP-PKK di Kabupaten Tanggamus yang bertujuan memberdayakan masyarakat menuju
sejahtera yang merupakan cita-cita kita bersama,” pungkas Bupati. (Ibnu/Agus)

Tim Konsorsium Multimedia Indonesia (KMI) DPD Tanggamus.

Andi Raya / Korwil KMI Pusat Wil. Tanggamus
M. Darwin Saputra, HB / Ketua DPD KMI Tanggamus
M Ibnu Mas’ud / Sekretaris DPD KMI Tanggamus
Agus Priyanto / Humas DPD KMI Tanggamus

Tuntaskan Masalah Stunting, Bunda Winarni Kembali Sosialisasikan Pentingnya Seribu HPK di Kecamatan Sragi

SRAGI, Diskominfo Lamsel – Keseriusan Duta Swasembada Gizi Kabupaten Lampung Selatan Hj. Winarni Nanang Ermanto untuk mengentaskan masalah stunting di Bumi Khagom Mufakat terus dilakukan.

Salah satunya dengan melakukan sosialisasi pentingnya 1.000 hari pertama kehidupan (HPK). Kali ini, sosialisasi menyasar warga masyarakat di Kecamatan Sragi. Sosialisasi dilaksanakan di Balai Desa Sumber Sari, Kecamatan Sragi, Kamis (7/10/2021).

Pada kesempatan itu, Bunda Winarni kembali meningatkan kepada masyarakat akan pentingnya masa seribu HPK yang merupakan periode emas bagi tumbuh kembang anak.

Bunda Winarni mengatakan, kekurangan gizi dan stimulasi pada 1.000 HPK dapat menyebabkan terhambatnya pertumbuhan serta perkembangan anak atau stunting.

“Untuk menekan angka stunting, wajib mencukupi asupan makanan bergizi dan itu tidak harus mahal. Untuk itu saya mengimbau agar masyarakat bisa menanam dan mengkonsumsi daun kelor serta memperbanyak konsumsi ikan,” imbuh Winarni.

Winarni melajutkan, pada periode 1.000 HPK seluruh instrument besar manusia sudah mulai terbentuk, seperti otak, fisik dan kejiwaan anak telah berkembang dengan pesat.

Untuk itu kata Winarni, salah satu upaya penanganan dan pencegahan stunting adalah dengan melaksanakan kegiatan monitoring, evaluasi dan pembinaan penanganan serta pencegahan stunting terintegrasi melalui program inovasi swasembada gizi.

“Dimulai dari 0 bulan sampai umur 2 tahun merupakan fase penting dalam pertumbuhan fisik, otak dan kejiwaan. Maka dari itu pada fase ini harus dipenuhi kebutuhan gizi yang seimbang,” kata Bunda Winarni.

Lebih lanjut Winarni menyampaikan, bahwa pemerintah daerah melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Selatan telah melaksanakan program lima layanan swasembada gizi bagi masyarakat. Yaitu, Layanan Kesehatan Ibu dan Anak (KIA), Layanan Gizi, Layanan Air Minum dan Sanitasi, Layanan PAUD, dan Layanan Sosial.

Meski demikian, untuk menutaskan permasalahan stunting bukan hanya tugas pemerintah daerah atau Dinas Kesehatan, diperlukan kerja sama dan dukungan dari semua pihak.

“Menuntaskan stunting tidak bisa hanya dengan program Swasembada Gizi. Tetapi perlu dibantu pemerintah daerah, TNI-POLRI, tokoh masyarakat, serta masyarakat itu sendiri untuk bergerak bersama agar Lampung Selatan bisa bebas dari stunting,” katanya.

Bunda Winarni juga menyampaikan, bahwa anak yang terlahir stunting kebanyakan berasal dari keluarga tidak mampu. Untuk itu dia mengimbau, agar masyarakat bisa memanfaatkan pekarangan rumah menjadi lahan produktif dan bisa menghasilkan. Dengan hal ini bisa menjadikan keluarga yang mandiri dan sejahtera.

“Ibu-ibu yang sudah senior dan berpengalaman, coba berbagi ilmu dan pengalamannya dengan ibu muda atau ibu hamil. Supaya ibu muda ini paham cara memberi pola asuh yang baik dan sehat,” tutur Winarni.

Beranjak dari Balai Desa Sumber Sari, Bunda Winarni melanjutkan kunjungan ke Remaja Genre Desa Sumber Sari, untuk memberi arahan kepada Remaja Genre disana.

Bunda Winarni menyampaikan, pentingnya pencegahan stunting dengan cara mengindari pernikahan dini, menghindari narkoba, dan menghindari seks bebas.

“Harus bercita-cita tinggi, bertanggungjawab. Untuk yang perempuan harus paham dengan sistem reproduksi yang baik,” Kata Winarni kepada Remaja Genre.

Selanjutnya, masih di Kecamatan Sragi, Bunda Winarni yang juga sebagai Duta Vaksin Lampung Selatan ini menyempatkan untuk meninjau langsung pelaksanaan vaskinasi Covid-19 untuk remaja usia 12-17 tahun.

Pelaksanaan vaksinasi dilaksanakan di MTs Kesuma Sumber Sari yang Lokasinya tidak jauh dari Balai Desa Sumber Sari tempat pelaksanaan sosialisasi 1000 HPK di Kecmatam Sragi.

Hadir juga dalam kegiatan itu, seju,lah Kepala OPD di lingkungan Pemkab Lampung Selatan, Camat Sragi, serta Kepala Desa Sumber Sari. (Kmf)

Teken MoU dengan Pemkab Lampung Selatan, Kajari Dwi Astuti Beniyati : Saya Tidak Pernah Main Proyek, Jika Ada Mengatasnamakan Saya Laporkan !

KALIANDA, Diskominfo Lamsel – Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Lampung Selatan Dwi Astuti Beniyati mengingatkan kepada Kepala OPD yang ada di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan untuk berhati-hati dengan adanya aksi-aksi penipuan mengatasnamakan dirinya dengan modus meminta uang dan proyek.

Pernyataan itu disampaikan Kajari usai melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dan Perjanjian Perjanjian Kerjasama (PKS) dengan sejumlah OPD di lingkungan Pemkab Lampung Selatan, di ruang bupati setempat, Kamis (7/10/2021).

Dwi Astuti Beniyati menegaskan, sebagai salah satu instansi penegakan hukum, Kejaksaan Negeri Lampung Selatan tidak boleh bermain proyek tanpa terkecuali.

Hal ini berkenaan dengan maraknya penipuan dari beberapa oknum mengatasanamakan  pihak Kejari untuk mengambil sebuah keuntungan yang dapat merugikan daerah.

“Tidak ada (main proyek) saya. Bila ada orang yang mengatasnamakan saya meminta-minta proyek, untuk bisa langsung melakukan konfirmasi ke saya atau ke Kasi Intel. Laporkan supaya langsung bisa kami tindak tegas,” tukasnya.

Untuk itu, Dwi Astuti Beniyati mengajak pemerintahan daerah khususnya OPD untuk bisa menjalin komunikasi yang baik, agar tindakan-tindakan yang melanggar hukum di lingkungan Pemkab Lampung Selatan dapat ditekan sehingga tidak menjadi serius.

“Mohon ini menjadi perhatiannya, kita jalin komunikasi yang baik dan jangan pernah sungkan untuk melaporkan hal-hal yang bisa merugikan,” tegasnya.

Kejari Lampung Selatan, Dwi Astuti Beniyati menandatangani MoU-PKS dengan Pemkab Lampung Selatan.

Dwi Astuti juga menekankan agar seluruh kepala OPD untuk lebih selektif dan berhati-hati, agar tidak menjadi korban dari pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab.

Sementara, Kepala Seksi Intelejen Kejari Lampung Selatan Selatan, Kunto Trihatmodjo menambahkan, agar masyarakat khususnya pejabat pemerintahan untuk lebih waspada terkait adanya aksi-aksi penipuan dengan modus mencatut nama Kejari Lampung Selatan.

Dia mengungkapkan, bahwa pihaknya sudah mendapati temuan aksi-aksi onkum tidak bertanggungjawab yang meminta-minta proyek di beberapa OPD setempat.

“Seperti Dinas Sosial, Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Pemuda dan Olahraga. Namun setelah di tracking nomor handphone pelaku penawaran proyek, mereka berasal dari Makasar dan Sukabumi Jawa Barat,” ungkapnya. (lmhr)

Teken MoU, Pemkab dan Kejari Lampung Selatan Jalin Kerja Sama Penanganan Hukum Perdata dan Tata Usaha Negara

KALIANDA, Diskominfo Lamsel – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan menandatangani Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) dan Perjanjian Perjanjian Kerjasama (PKS) dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Lampung Selatan tentang Bantuan Hukum, Pertimbangan Hukum dan Tindakan Hukum.

Kesepakatan itu terjadi antara Inspektorat, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Dinas Sosial, Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Perkebunan dan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Jasa dengan Kejari Lampung Selatan.

Penandatangan dilakukan oleh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait dengan Kepala Kejaksaan Negeri Lampung Selatan (Kajari) Dwi Astuti Beniyati, yang berlangsung di ruang kerja Bupati Lampung Selatan, Kamis (7/10/2021).

Kajari Lampung Selatan Dwi Astuti Beniyati menyebut, MoU-PKS dengan sejumlah OPD itu terkait kerja sama mengenai bimbingan dalam permasalahan Perdata dan Tata Usaha Negara pada Pemerintahan Daerah Kabupaten Lampung Selatan.

“Di Kejaksaan ini kami tidak hanya menangani masalah pidana, masalah krimina saja. Tetapi juga masalah korupsi dan masalah keperdataan,” kata Dwi Astuti Beniyati.

Dijelaskan olehnya, dalam pelaksanaannya Tim Kejari Lampung Selatan akan melakukan bimbingan serta berkoordinasi dengan OPD terkait, menangani permasalahan yang nantinya akan dialami dalam menjalankan roda pemerintahan setempat.

“Kalau Perdata ini sebenarnya saya lebih enjoy, secara pribadi. Karena memang jika tugas dimana pun, pasti saya mengedepankan pendampingan. Kalau memang harus sampai kita gugat, itu adalah ending terkahir yang bisa kita lakukan. Tapi kalau masih bisa dimediasi maka akan kita arahkan kesitu,” terangnya.

Pemkab Lampung Selatan bersama Kejari Lampung Selatan Menjalin Kerja Sama Penanganan Hukum Perdata dan Tata Usaha Negara.

Dwi Astuti Beniyati juga menegaskan, agar penandatanganan kerja sama tersebut nantinya akan menghasilkan produk-produk dalam bentuk pendampingan dan sosialisasi. Sehingga penandatanganan perjanjian tersebut bukan hanya sekedar seremonial semata.

“Saya mohon bapak ibu, penandatangan MoU atau kesepakatan ini jangan hanya sekedar untuk seremoni. Tapi saya minta nanti akan mengahasilkan produk-produk, karena tugas kita sebagai jaksa, pengacara negara ini adalah melakukan pencegahan,” tegasnya.

Sementara, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lampung Selatan Thamrin mengatakan, kegiatan tersebut merupakan tidak lanjut dari MoU yang sebelumnya telah disepakati bersama antara Pemkab Lampung Selatan dengan Kejari Lampung Selatan.

“Kegiatan hari ini adalah tindak lanjut dari MoU yang sebelumnya telah kita sepakati bersama,” ujar Thamrin mewakili Bupati Lampung Selatan.

Thamrin berharap kerjasama tersebut dapat berjalan dengan baik dan menguntungkan kedua bleh pihak. Sehingga kedepan segala hal yang berkaitan dengan administrasi, tata usaha dan lainnya, mendapat bimbingan dari Kejari Lampung Selatan.

“Sehingga kegiatan-kegiatan yang ada di lima OPD ini dapat berjalan dengan baik dan lancar. Dapat bekerja sebagaimana mestinya sehingga tidak terjadi kesalahan dalam administrasi dan hal lainnya,” harapnya.

Thamrin juga berharap, kedepan akan kembali terjalin kerja sama antara Kejari Lampung Selatan dengan beberapa OPD lainnya di Pemkab Lampung Selatan. Sehingga kedepan seluruh OPD mendapatkan bimbingan hukum dalam menjalankan tugas.

“Harapan kami bukan hanya lima OPD ini saja. Kami juga berharap nanti akan ada OPD-OPD lain yang akan melakukan kerja sama dalam rangka tindak lanjut dari MoU yang telah kita sepakati bersama,” tutupnya. (ptm)