Jaga Stabilitas Harga Kebutuhan Bahan Pokok, Pemkab Lampung Selatan Gelar Pasar Murah di Kecamatan Bakauheni

BAKAUHENI, Diskominfo Lamsel – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan kembali menggelar Operasi Pasar Murah (OPM). Hal itu guna menjaga stabilisasi harga kebutuhan bahan pokok dan barang penting di Bumi Khagom Mufakat.

Setelah sebelumnya digelar di Kecamatan Sidomulyo pada 16 November kemarin, kali ini OPM digelar di Pasar Pemda Siring Itik, kecamatan Bakauheni, pada Kamis (18/11/2021).

Pasar murah di Kecamatan Bakauheni dibuka secara resmi oleh Pelaksana tugas (Plt) Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi dan Pembangunan Pemkab Lampung Seilatan Irso’ Abdi dan dihadiri sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait lainnya.

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Lampung Selatan, Yusri mengatakan, Operasi Pasar Murah itu kembali digelar setelah sempat terhenti selama dua tahun akibat pandemi COVID-19.

“Kegiatan ini memang sudah menjadi agenda tahunan. Dan sekarang baru bisa kita laksanakan setelah terhenti akibat pandemi COVID-19. Tujuan Pasar Murah ini untuk menjaga stabilitas harga kebutuhan bahan pokok di Lampung Selatan,” kata Yusri.

Sementara, menyampaikan sambutan Bupati Lampung Selatan, Isro’ Abdi mengatakan, bahwa Pasar murah itu merupakan kelanjutan daripada rangkaian kegiatan pasar murah yang telah dan akan dilaksanakan di tujuh kecamatan yang ada di Kabupaten Lampung Selatan.

“Kemarin (16/11), Operasi Pasar Murah yang pertama telah dilaksanakan di Kecamatan Sidomulyo pada tanggal 16 November 2021 lalu,” kata Isro’ Abdi.

Irso’ Abdi menuturkan, kegiatan pasar murah itu dapat terlaksana berkat upaya pemerintah daerah melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian dan OPD terkait lainnya bersama-sama dengan pihak-pihak dunia usaha yang ada di Lampung Selatan.

Dirinya berharap, adanya OPM dengan harga yang lebih terjangkau itu dapat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.  Mengingat situasi kondisi saat ini daya beli masyarakat sangat menurun akibat terimbas pandemi COVID-19.

“Tujuan diselenggarakannya pasar murah ini adalah untuk membantu masyarakat kita untuk memperoleh harga kebutuhan pokok dengan harga yang relatif murah dibandingkan dengan harga yang dijual dipasar. Karena disini harganya sudah disubsidi pemerintah,” ujarnya.

Isro’ Abdi menambahkan, kegiatan pasar murah tersebut juga sebagai salah satu bentuk kepedulian pemerintah daerah melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian yang melibatkan pihak-pihak lain yang juga peduli akan kebutuhan pokok masyarakat.

“Saya harap pasar murah ini akan menjadi solusi yang tepat dalam mengontrol harga-harga kebutuhan pokok yang akhir-akhir ini cenderung mengalami kenaikan di pasar-pasar tradisional,” kata Isro’ Abdi.

Oleh karena itu, Isro’ Abdi meminta seluruh masyarakat dapat memanfaatkan keberadaan pasar murah itu untuk berbelanja memenuhi kebutuhan pokoknya dengan harga murah.

“Terlebih saat situasi seperti ini, banyak masyarakat yang usahanya dan pendapatannya menurun akibat terdampak COVID-19,” pungkasnya.

Sementara itu, dari jadwal yang telah ditetapkan, Operasi Pasar Murah selanjutnya akan dilaksanakan di Lapangan Kantor Kecamatan Merbau Mataram pada 22 November 2021, lalu di Desa Sukanegara Kecamatan Tanjung Bintang pada 23 November 2021.

Kemudian dilanjutkan di Kecamatan GR Way Handak Kecamatan Kalianda pada 25 November 2021, lalu di Desa Bandarejo Kecamatan Natar 29 November 2021 dan ditutup di Desa Sidoharjo Kecamatan Jati Agung pada 30 November 2021.

10 OPD Terbaik Terima Penghargaan Lomba Inovasi Daerah Antar OPD dari Bupati Lampung Selatan

KALIANDA, Diskominfo Lamsel – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan memberikan apresiasi sekaligus penghargaan kepada 10 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang berprestasi dalam Lomba Inovasi Daerah Kabupaten Lampung Selatan Tahun 2021.

Penghargaan dari Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto itu diberikan guna memotivasi dan memacu kinerja birokrasi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Penyerahan penghargaan berupa trophy, sertifikat, dan uang pembinaan dilakukan Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Provinsi Lampung Hamartoni Ahadis didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lampung Selatan Thamrin.

Kegiatan itu berlangsung pada acara sosialisasi Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 19 Tahun 2020 tentang Indeks Pengelolaan Keuangan Daerah (IPKD) yang digelar Balitbang Kabupaten Lampung Selatan, di Aula Rajabasa, kantor bupati setempat, Kamis (18/11/2021).

Sekda Kabupaten Lampung Selatan Thamrin dan Kepala Balitbang Provinsi Lampung Hamartoni Ahadis bersama para pemenang Lomba Inovasi Daerah Kabupaten Lampung Selatan Tahun 2021.

Kepala Balitbang Kabupaten Lampung Selatan, Syahlani menyebut, pada Lomba Inovasi Daerah Kabupaten Lampung Selatan antar OPD tahun ini, juara 1 berhasil diraih oleh Dinas Kesehatan dengan nama inovasi Program Swasembada Gizi Kabupaten Lampung Selatan.

Kemudian juara 2 diraih Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil dengan nama inovasi Pelayanan Administrasi Kependudukan Jarak Jauh (PAK JAJA). Dan juara 3 diraih Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) dengan nama inovasi SIM GAJI.

Selanjutnya, harapan 1 diraih Bappeda dengan nama inovasi E-Pengendalian (SIPERINDU), harapan 2 diraih Balitbang dengan nama inovasi Penjaringan Informasi dan Teknologi (JANOTEK) dan harapan 3 diraih BPBD dengan nama inovasi Hunian Tetap (HUNTAP).

Sedangkan, peringkat ke-7 diraih Dinas PUPR dengan nama inovasi Sanitasi Layak dan Aman (SALAMAN), peringkat ke-8 diraih Dinas Kominfo dengan nama inovasi DBFMRADIO.ID, peringkat ke-9 diraih Bagian Tata Pemerintahan dengan nama inovasi Peta Citra Satelit (PECEL), dan peringkat ke-10 diraih Dinas Perumahan dan Permukiman dengan nama inovasi Bantuan Perumahan Swadaya Masyarakat Lamsel (BAPER SAMA LAMSEL).

“Kepada OPD yang belum berhasil tahun ini, kita berharap tahun yang akan datang bisa ada perubahan dan memperoleh hasil yang lebih maksimal.  Punya nilai yang tinggi, kualitas dan bobot serta kematangan inovasinya juga lebih baik,” kata Syahlani dalam laporannya.

Sekda Kabupaten Lampung Selatan Thamrin saat menyampaikan sambutan pada acara sosialisasi Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 19 Tahun 2020.

Sementara itu, menyampaikan sambutan Bupati Lampung Selatan, Sekda Thamrin mengucapkan selamat kepada OPD yang berhasil meraih prestasi pada Lomba Inovasi Daerah antar OPD se-Kabupaten Lampung Selatan Tahun 2021.

“Semoga dengan raihan prestasi ini dapat memacu OPD lainnya untuk terus mengembangkan dan meningkatkan inovasi daerah,” kata Thamrin.

Sementara itu Kepala Balitbang Provinsi Lampung Hamartoni Ahadis sangat mengapresiasi kegiatan Lomba Inovasi Daerah Kabupaten Lampung Selatan Tahun 2021 tersebut.

Dia berharap, hasil dari inovasi daerah tersebut dapat dilapisi dengan Peraturan Kepala Daerah untuk penilaian inovasi daerah tahun 2022 untuk tahun 2019 hingga 2021.

“Saya melihat hasil dari lomba inovasi yang disampaikan tadi, ada beberapa inovasi yang mempunyai nilai kematangan yang cukup tinggi, mungkin diatas 100. Mungkin ini bisa dikumpulkan oleh pak kaban untuk persiapan kegiatan 2022 mendatang,” katanya.

Petugas Damkar Lampung Selatan Berhasil Padamkan Api Yang Melalap Kios di Desa Pauh

KALIANDA, Diskominfo Lamsel – Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Lampung berhasil memadamkan kobaran api yang melalap kios milik warga Desa Pauh, Kecamatan Kalianda, Rabu sore (17/11/2021).

Kepala Bidang Damkar Dinas Damkar dan Penyelamatan Kabupaten Lampung Selatan, Rully Fikriansyah mengatakan, laporan kebakaran diterima dari warga setempat.

Kemudian kata Rully, dari laporan warga, petugas Damkar langsung mengerahkan mobil pemadam kebakaran ke lokasi kejadian.

Di lokasi kejadian, puluhan warga mencoba memadamkan api dengan peralatan seadanya. Warga beramai-ramai menyiram air ke kobaran api dengan menggunakan ember kecil.

“Sampai di tempat kejadian perkara (TKP), kobaran api sudah besar. Tidak lama berselang api berhasil kita padamkan,” ujar Rully.

Rully menambahkan, penyebab kebakaran diduga akibat arus pendek listrik di bagian pom pertamini yang ada di depan kios tersebut.

“Tadi waktu kita tanya dengan saksi yang tinggal di rumah, katanya ada api tiba-tiba muncul dari pom pertamini. Api lalu membesar dan menyambar sebagian isi warung dan atap warung,” kata Rully.

Rully mengingatkan, dalam hal insiden kebakaran ini agar warga selalu waspada di musim pancaroba.

“Saya mengimbau kepada masyarakat supaya wajib menyediakan alat pemadam kebakaran (Apar) ringan. Karena kalau setiap kios atau tempat usaha memiliki apar, jika terjadi kebakaran ringan seperti ini bisa lebih cepat mereka padamkan sendiri,” ujar Rully.

Sementara itu, tidak ada korban jiwa dalam insiden kebakaran tersebut. Namun pemilik kios mengalami kerugian yang ditaksir mencapai Rp.35 juta.

Kabupaten Lampung Selatan Terima Penghargaan Swasti Saba Kabupaten/Kota Sehat 2021

KALIANDA, Diskominfo Lamsel – Kabupaten Lampung Selatan menerima penghargaan Swasti Saba Kabupaten/Kota Sehat Tahun 2021 kategori Padapa.

Penghargaan itu merupakan bentuk apresiasi dari Kementerian Kesehatan dan Kementerian Dalam Negeri kepada kabupaten dan kota dalam menerapkan tatanan kawasan sehat.

Penghargaan Swasti Saba yang diberikan setiap dua tahun sekali terdiri dari tiga kategori tingkatan dari yang terendah, yaitu Padapa, Wiwerda hingga yang tertinggi, Wistara.

Penghargaan Swasti Saba Kabupaten/Kota Sehat dan Penerapan Prokes Tempat Pengelolaan Pangan 2021 diumumkan pada Rabu (17/11/2021) di Hotel JS Luwansa, Jakarta.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan yang diwakili Sekretaris Daerah Kabupaten Thamrin beserta jajaran ikut menyaksikan penganugerahan penghargaan itu dari Aula Rajabasa kantor bupati setempat secara virtual melalui zoom meeting.

Pelaksana tugas (Plt) Direktur Jenderal Kesehatan Masyarakat RI Kartini Rustandi menyebut, terdapat 3 provinsi terbaik sebagai pembina tim kabupaten/kota sehat dan 36 kabupaten/kota penerima penghargaan Swasti Saba tahun 2021.

Rinciannya, 25 kabupaten/kota penerima penghargaan Swasti Saba Wistara, 4 kabupaten/kota penerima penghargaan Swasti Saba Wiwerda dan 7 kabupaten/kota penerima penghargaan Swasti Saba Padapa.

“Tahun ini penganugrahan Swasti Saba diberikan pada tahun ganjil dan bersamaan pemberiannya dengan kegiatan penghargaan kepada tempat pengelolaan pangan yang menerapkan protokol kesehatan,” kata Kartini Rustandi dalam sambutannya.

Sekretaris Daerah Kabupaten Thamrin beserta jajaran ikut menyaksikan penganugerahan penghargaan Swasti Saba 2021 dari Aula Rajabasa kantor bupati setempat secara virtual.

Sementara, Plt Dirjen Pembangunan Daerah Kementerian Dalam Negeri Sugeng Suryono mengatakan, Kabupaten/Kota Sehat merupakan program yang mencakup multi dimensi sektoral dan memiliki pendekatan yang luas dalam aspek pembangunan daerah.

Sugeng Suryono menyampaikan, salah satu aspek utama dari program tersebut adalah mendorong masyarakat agar aktif dan peduli kepada lingkungan sekitarnya.

“Belajar dari pandemi COVID-19, kita juga bersama-sama memiliki komitmen yang tinggi, mau berubah prilaku kita, mindset kita dalam menjalankan pola hidup yang bersih dan sehat, peduli terhadap kondisi tubuh dan lingkungan sekitar kita,” katanya.

Sugeng menambahkan, Kabupaten/Kota Sehat bukan hanya sekedar memberikan kontribusi dari sektor kesehatan saja. Melainkan juga berkaitan dengan sektor pemerintahan lainnya.

“Tapi juga berkaitan dengan sektor-sektor lainnya atau urusan pemerintahan yang lain, diluar sektor kesehatan. Implementasi Kabupaten/Kota Sehat sangat bergantung pada niat baik dari kepala daerah,” ujarnya.

Bupati Lampung Selatan dan Forkopimda Hadiri Haul Radin Inten II Ke-165

PENENGAHAN, Diskominfo Lamsel – Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto menghadiri Haul Radin Inten II ke-165 di Taman Makam Pahlawan Nasional Radin Inten II di Desa Gedong Harta, Kecamatan Penengahan, Rabu (17/11/2021).

Hadir anggota Forkopimda Lampung Selatan diantaranya, Kapolres AKBP Edwin, Kajari Dwi Astuti Beniyati, Ketua Pengadilan Negeri Fitra Renaldo, dan Ketua Pengadilan Agama Aman.

Turut hadir juga Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Lampung Selatan Agus Sartono, Kalapas Kelas II Kalianda Tetra Destorie, dan Kakanwil Kementerian Agama Lampung Selatan Ashari.

Sementara dari pihak Radin Inten II, nampak hadir Budiman Yakub gelar Raden Kesuma Yudha dan keluarga besar Keratuan Darah Putih Desa Kahuripan Kecamatan Penengahan serta tokoh adat Saibatin Enam Marga, Camat dan Kepala Desa di Kecamatan Penengahan.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Lampung Selatan, Rini Ariasih mengatakan, maksud diadakannya kegiatan haul tersebut adalah untuk memupuk dan menanamkan rasa cinta tanah air dan meningkatkan rasa persatuan dan kesatuan.

“Juga untuk meningkatkan solidaritas antar masyarakat Lampung, khususnya masyarakat Lampung Selatan. Sehingga diharapkan masyarakat lebih mencintai dan menghargai jasa para pahlawannya,” kata Rini Ariasih dalam laporannya.

Selain itu kata Rini Ariasih, kegiatan haul juga dilaksanakan sebagai salah satu upaya untuk melestarikan seni dan budaya yang ada di Kabupaten Lampung Selatan.

“Kegiatan ini juga dirangkai dengan penampilan drama tari perjuangan Radin Inten II. Ada tausiah agama dan dilanjutkan tabur bunga di makam pahlawan Radin Inten II,” katanya.

Patung Radin Inten II di Taman Makam Pahlawan Nasional Radin Inten II di Desa Gedong Harta, Kecamatan Penengahan.

Sementara, mewakili pihak keluarga Radin Inten II, Budiman Yakub mengucapkan banyak terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan yang telah menjadikan acara haul Radin Inten II sebagai kalender event atau agenda tahunan pemerintah setempat.

“Jadi kami sangat berterimakasih sekali dengan kegiatan ini. Tapi di makam ini masih ada kurangnya. Kami harap supaya di depan makam bisa dibuat tulisan yang besar ‘Makam Pahlawan Nasional Radin Inten II‘. Ini saya sampaikan di depan pak bupati,” ucapnya.

Budiman Yakub juga berharap, kedepannya kegiatan haul Radin Inten II dapat melibatkan keluarga besar keturunan punyimbang adat yang ikut berjuang membantu Radin Inten II mengusir para penjajah di tanah Lampung.

“Karena Radin Inten II ini bukan berjuang sendiri. Tapi kami maklum karena situasi masih korona. Dan untuk yang akan datang untuk diikutsertakan juga anak-anak mudanya. Supaya yang muda-muda bisa mengikuti jejak beliau (Radin Inten II) yang berjuang dari umur 16 tahun. Harapannya akan timbul Radin Inten-Radin Inten muda lainnya,” katanya.

Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto dan anggota Forkopimda melakukan ziarah dan tabur bunga di makam pahlawan nasional Radin Inten II.

Sementara itu, Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto mengatakan, melalui momentum peringatan haul Radin Inten II ke-165, ia mengajak masyarakat Kabupaten Lampung Selatan untuk terus mengenang dan memetik hikmah dari perjuangan Radin Inten II dimasa lalu.

“Kegiatan ini memang agenda tahunan yang diadakan pemerintah daerah. Bukan kita membatasi undangannya, tapi situasi kondisi yang masih pandemi COVID-19. Tetapi kita bersyukur masih bisa berkumpul untuk menghadiri haul Radin Inten II ke-165 ini,” ujarnya.

Lebih lanjut Nanang menyampaikan, selain untuk mengenang jasa para pahlawan khususnya pahlawan nasional Raden Intan II yang telah gugur sebagai kesuma bangsa, melalui kegiatan itu juga diharapkan bisa melestarikan warisan budaya yang ada di Lampung Selatan.

“Harapannya, kegiatan haul Radin Inten II ini bisa menjadi agenda wisata religi nasional. Kedepan, jika situasi Kabupaten Lampung Selatan membaik, bisa zona hijau, akan kita adakan acara yang lebih semarak lagi untuk memaknai dan meresapi nilia-nilai perjuangan Radin Inten II,” tandasnya.

Wakil Bupati Lampung Selatan Ikuti Webinar Tematik Kemiskinan Provinsi Lampung

KALIANDA, Diskominfo Lamsel – Wakil Bupati Lampung Selatan Pandu Kesuma Dewangsa selaku Ketua Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah (TKPKD) Lampung Selatan mengikuti seminar secara daring (webinar) tentang Tematik Kemiskinan.

Kegiatan itu diikuti Pandu Kesuma Dewangsa beserta jajaran terkait secara virtual melalui zoom meeting dari ruang kerja wakil bupati Lampung Selatan, Rabu (17/11/2021.

Webinar Tematik Kemiskinan yang diselenggarakan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Lampung ini mengangkat tema Ekonomi Kerakyatan Sebagai Solusi Dalam Rangka Penanggulangan Kemiskinan.

Hadir sebagai narasumber, Asisten Deputi Pengembangan Kawasan dan Rantai Pasok Kementerian Koperasi dan UKM Ari Anindya Hartika dan City Manager Tokopedia Fithra Aulia.

Kepala Bidang Perencanaan Pemerintah dan Pembangunan Manusia Bappeda Provinsi Lampung, Eka Yuslita Dewi menyampaikan, webinar itu diselenggarakan untuk mengetahui sejauh mana dampak pandemi COVID-19 terhadap para pelaku UMKM di Provinsi Lampung.

“Serta peluang kerja sama Pemerintah Provinsi Lampung dengan perusahaan-perusahan e-commerce yang ada di Provinsi Lampung maupun nasional untuk sama-sama membantu mengembangkan pelaku UMKM di Provinsi Lampung yang berbasis digital,” katanya.

Eka Yuslita Dewi menambahkan, bahwa pihaknya ingin meningkatkan kapasitas kemampuan wirausaha, khususnya bagi masyarakat di usia produktif agar dapat mengembangkan usahanya sehingga dapat mendukung peningkatan kesejahteraan ekonomi.

Sementara, pada kesempatan itu Eka Yuslita Dewi juga sekaligus menyampaikan sambutan Wakil Gubenur Lampung Chusnunia Chalim yang juga Ketua TKPKD Provinsi Lampung.

Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Lampung mengatakan, penurunan angka kemiskinan merupakan prioritas kerja pemerintah provinsi maupun pemerintah kabupaten/kota.

Penurunan angka kemiskinan juga menjadi sasaran utama dalam pembangunan yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJMD) provinsi maupun kabupaten/kota di Provinsi Lampung.

“Artinya penurunan kemiskinan adalah terkait tugas bersama tidak hanya provinsi namun juga beban kabupaten/kota se-Provinsi Lampung serta pemangku kepentingan,” kata Wakil Gubenur Lampung Chusnunia Chalim yang disampaikan Eka Yuslita Dewi.

Lebih lanjut Chusnunia Chalim menyampaikan, bahwa diselenggarakannya webinar yang mengangkat tema ekonomi kerakyatan adalah usaha bersama mendukung strategi pengembangan ekonomi mikro dan kecil serta meningkatkan kemampuan dan pendapatan.

“Adapun strategi yang dilakukan dari sektor ekonomi dengan upaya pengurangan biaya hidup seperti bantuan langsung tunai (BLT) dan peningkatan pendapatan melalui fasilitasi ekuidasi e-commerce sebagai salah satu provinsi agar UMKM kita dapat meningkat,” katanya.

Kementerian Pendidikan Berkolaborasi Dengan Pemerintah Kabupaten Pesawaran Mempersiapkan Tiga Sekolah Percontohan Penggerak

Bandar Lampung-
Kementerian pendidikan yang merupakan mitra kerja Komisi X DPR RI berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pesawaran mempersiapkan tiga sekolah percontohan penggerak dikabupaten Pesawaran.

Saat media ini mewawancarai anggota Komisi X DPR-RI Muhammad Khadafi mengungkapkan bahwa ada persyaratan persyaratan maupun pemberkaasan sekolah penggerak yang harus di penuhi

“Saat ini guru penggerak sudah banyak di Pesawaran. Sebab itu, saya berharap dengan program sekolah penggerak nantinya kualitas pendidikan di Pesawaran semakin baik.” ujar Kadafi di Hotel Radisson (16/11/2021)

Selanjutnya ,di tempat yang Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona Kaligis mengatakan workshop Pendidikan ini luar biasa, karena undangan guru-guru di Pesawaran untuk meningkatkan standarisasi dan kemampuan mengajar pascapandemi Covid-19.

“Kita memandang perlu sentuhan program Kementerian dan DPR RI untuk mengupgrade standarisasi pendidikan di masa pandemi, di mana dinamika pendidikan terus berkembang,” jelas Dendi

Berikutnya, workshop pendidikan ini nantinya membahas dan menghasilkan solusi dalam upaya meningkatkan pendidikan di Pesawaran.

“Insyallah akan dibedah bersama dan mengeluarkan solusi terbaik dalam upaya standarisiasi pembelajaran,” kata Dendi kembali

Dendi juga menjelaskan, saat ini Pesawaran sudah zona hijau dan menyelenggarakan pembelajaran tatap muka (PTM) dengan protokol kesehatan (prokes) ketat. Jam sekolah dan aktivitas murid masih dibatasi. Selain itu terus mengejar ketertinggalan pembelajaran.

Kepala KSOP Kelas I Panjang Buka Program Apdat Karya

Mesiarepublika.com – Bandar Lampung,

Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas 1 Panjang gelar program padat karya dengan mengusung tema Peran Ditjen Perhubungan Laut Dalam Pemulihan Ekonomi dan Pahlawan Ekonomi Masyarakat. Acara pembukaan yang di hadiri oleh Anggota DPR-RI komisi V Tamanuri di wakili Oleh Heru Listianto, BPKP Perwakilan Provinsi Lampung di wakili Oleh Sinaga.

Selanjutnya , dalam sambutannya Kepala KSOP kelas 1 Panjang Kapten Hendri Ginting Mengungkapkan program padat karya ini karena sangat bermanfaat bagi warga sekitar kantor KSOP Kelas 1 Panjang.

“Program padat karya ini sangat bermanfaat bagi warga sekitar kantor KSOP Panjang, karena di masa pandemi Covid 19 pendapat serta perkonomian masyarakat menurut, semoga dengan program ini bisa membantu warga sekitar”. ujar Hendri Ginting

Berikutnya, Hendri juga berharap agar agar program padat karya ini dapat berkesinambungan bagi warga sekitar.

“Saya berharap program ini dapat berkesinambungan, karna selain dapat bermanfaat membantu perekonomian warga, kantor kita juga bisa terjaga kebersihannya.” harap Kepala KSOP kembali

Kadafi Hadiri Workshop Pendidikan Di Radisson

Bandar Lampung-

Kementerian pendidikan yang merupakan mitra kerja Komisi X DPR RI berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pesawaran mempersiapkan tiga sekolah percontohan penggerak dikabupaten Pesawaran.

 

Saat media ini mewawancarai anggota Komisi X DPR-RI Muhammad Khadafi mengungkapkan bahwa ada persyaratan persyaratan maupun pemberkaasan sekolah penggerak yang harus di penuhi

 

“Saat ini guru penggerak sudah banyak di Pesawaran. Sebab itu, saya berharap dengan program sekolah penggerak nantinya kualitas pendidikan di Pesawaran semakin baik.” ujar Kadafi di Hotel Radisson (16/11/2021)

 

Selanjutnya ,di tempat yang Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona Kaligis mengatakan workshop Pendidikan ini luar biasa, karena undangan guru-guru di Pesawaran untuk meningkatkan standarisasi dan kemampuan mengajar pascapandemi Covid-19.

 

“Kita memandang perlu sentuhan program Kementerian dan DPR RI untuk mengupgrade standarisasi pendidikan di masa pandemi, di mana dinamika pendidikan terus berkembang,” jelas Dendi

 

Berikutnya, workshop pendidikan ini nantinya membahas dan menghasilkan solusi dalam upaya meningkatkan pendidikan di Pesawaran.

 

“Insyallah akan dibedah bersama dan mengeluarkan solusi terbaik dalam upaya standarisiasi pembelajaran,” kata Dendi kembali

 

Dendi juga menjelaskan, saat ini Pesawaran sudah zona hijau dan menyelenggarakan pembelajaran tatap muka (PTM) dengan protokol kesehatan (prokes) ketat. Jam sekolah dan aktivitas murid masih dibatasi. Selain itu terus mengejar ketertinggalan pembelajaran. (Red)

Bantu UMK Pasarkan Produk, PLN Sediakan Marketplace Lewat PLN Mobile

Pelanggan PLN bisa langsung berbelanja produk UMK sambil memenuhi kebutuhan listrik lewat PLN Mobile

Jakarta, 14 November 2021 – PT PLN (Persero) terus mendorong para pelaku Usaha Mikro Kecil (UMK) untuk mengembangkan bisnisnya. Salah satunya dengan menyediakan fitur marketplace yang terintegrasi dengan PLN Mobile untuk memudahkan para UMK binaan mempromosikan produknya langsung ke genggaman pelanggan.

EVP Komunikasi Korporat dan TJSL PLN Agung Murdifi mengajak para UMK mitra binaan PLN bisa bergabung dalam marketplace ini. Harapannya, dapat memudahkan dan memperluas pemasaran produk para UMK.

Wadah marketplace UMK ini juga menjadi wujud pembinaan dan pengembangan agar naik kelas yang merupakan bagian dari tujuan program tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan.

Selain itu, bagi pelanggan PLN, dengan terintegrasi bersama PLN Mobile, masyarakat bisa langsung berbelanja sambil memenuhi kebutuhan listriknya.

“Ini sebuah integrasi yang sangat baik sehingga kami dari PLN bukan hanya memberikan pendampingan dan modal saja bagi para mitra binaan tetapi juga langsung memberikan wadah pemasaran produk melalui PLN Mobile,” ujar Agung.

Bagaimana caranya bergabung? Bagi mitra binaan PLN, pertama, perlu mengunduh aplikasi PLN Mobile. Kemudian buka PLN TJSL Marketplace. Klik menu profile saya dan daftar untuk akun toko baru. Para mitra binaan bisa langsung melengkapi profil tersebut dengan mengisi jenis produk berserta harganya.

Untuk memastikan kualitas penjualan tidak abal-abal para mitra binaan wajib melengkapi dokumen pribadi seperti KTP, NPWP ataupun NIB Perusahaan. Pendaftaran selesai, tinggal menunggu email konfirmasi dari PLN untuk mendapatkan kode username dan password.

Nantinya, para mitra binaan juga akan langsung terhubung dengan platform ICONCASH, di mana sistem pembayaran dan bonus serta pendapatan bisa langsung terintegrasi dengan platform ICONCASH.