Buka Acara Puncak GenRe Award 2022, Ketua TP. PKK Provinsi Lampung Ajak Generasi Muda Wujudkan Generasi Remaja Berkualitas

BANDARLAMPUNG — Ketua TP PKK Provinsi Lampung Riana Sari Arinal, membuka Acara Puncak GenRe (Generasi Berencana) Awards Provinsi Lampung Tahun 2022, bertempat di Swiss Bell Hotel Bandar Lampung, Kamis (23/06/2022).

Hadir dalam acara Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Provinsi Lampung, Fitrianita Damhuri, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Lampung Drs. Rudy Budiman, Kepala BNN Provinsi Lampung, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung, Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di Lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung dan Kabupaten/Kota se Provinsi Lampung, Pimpinan Perguruan Tinggi dan sekolah di Provinsi Lampung, Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Lampung.

Ketua TP PKK Provinsi Lampung, Riana Sari Arinal saat menyampaikan sambutan mengatakan bahwa Program Generasi Berencana (GenRe) merupakan program yang dikembangkan oleh BKKBN sebagai salah satu upaya untuk membantu remaja agar memiliki perencanaan kehidupan yang baik serta memiliki pengetahuan, kesadaran sikap serta perilaku kehidupan yang sehat dan bertanggung jawab.

Berbagai kegiatan yang dilakukan dalam Program GenRe difokuskan pada Penyiapan Kehidupan Berkeluarga bagi Remaja (PKBR) dengan tujuan agar remaja terhindar dari perilaku beresiko, yaitu  Pernikahan usia anak, dimana usia ideal untuk menikah adalah 21 tahun bagi perempuan dan 25 tahun bagi laki- laki, seks sebelum menikah, dan penyalahgunaan NAPZA.

Saat ini, pemerintah Indonesia sedang menggalakkan upaya penurunan prevalensi stunting dimana ditargetkan menjadi 14% di tahun 2024. Kondisi anak yang stunting sulit untuk diperbaiki, sehingga menjadi hal yang sangat penting adalah bagaimana mencegah terjadinya stunting. Dan dalam hal ini, remaja memiliki peran yang penting dalam pencegahan kondisi stunting di Indonesia, yaitu melalui Penyiapan Kehidupan Berkeluarga bagi Remaja (PKBR).

Sebagai upaya dalam mencapai generasi remaja yang berkualitas melalui promosi dan pemahaman program GenRe, maka diperlukan figur motivator dari dari kalangan remaja. Figur motivator inilah yang akan menjadi wakil atau Duta GenRe.

Dengan adanya Duta GenRe, sosialisasi dan promosi program di lingkungan remaja akan lebih efektif karena komunikasi yang terjalin dilakukan dengan pendekatan dari, oleh dan untuk remaja.

“Melalui kesempatan yang baik ini, saya berharap kepada seluruh peserta agar mampu menjadi agen pembaharuan yang dapat membantu mempromosikan dan mensosialisasikan program GenRe kepada remaja di Provinsi Lampung, demi menyongsong Bonus Demografi dan Generasi EMAS 2045. Ibu yakin bahwa anak-anakku yang hadir hari ini adalah putra putri Lampung terbaik,” paparnya.

Riana Sari Arinal  juga menyampaikan apresiasi dan  ucapan selamat kepada kelompok Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK R), Bina Keluarga Remaja (BKR), Forum GenRe dan GenRe Competition yang telah terpilih sebagai pemenang.  (Dinas Kominfo dan Statistik Provinsi Lampung)

Dorong Industri UMKM, Kementerian Perindustrian RI Gelar Kegiatan Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia Lagawi Fest Di Provinsi Lampung

Pesawaran —- Kementerian Perindustrian Republik Indonesia menggelar Gernas BBI di Provinsi Lampung dengan tema Lagawi Fest, Lampung Bangga Wirausaha Industri dan tagline Satu Bumi Juta Karya. Acara ini digelar di Pulau Tegal Mas Pesawaran, Kamis (23/6). Lagawi Fest dibuka sejak 17 Maret lalu, bertepatan dengan perayaan Hari Ulang Tahun ke-58 Provinsi Lampung.

Tiga tujuan utama dilaksanakannya program Gernas BBI Lagawi Fest ini, kata Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita adalah untuk meningkatkan jumlah industri kecil dan menengah yang on boarding, pendampingan wirausaha industri, dan peningkatan transaksi penjualan para IKM.

Di acara tersebut juga diumumkan 5 IKM Champions BBI Lagawi Fest 2022. Juara pertama diraih oleh Lampung Ethnica asal Lampung Timur. Kemudian secara berurutan diikuti oleh Pisang Shamiya, Littlemono, Rafins Snack dan Askha Jaya.

“Saya berharap, champion terpilih dapat diberi pendampingan lanjutan oleh Pemerintah Daerah. Harapannya, pada 2023 mereka sudah merambah masuk ke pasar global. IKM unggulan hasil BBI juga akan dipilih untuk berpartisipasi pada agenda G20 tahun ini,” tutur Menperin.

Pada acara Harvesting BBI Lagawi Fest ini, juga diresmikan Desa Devisa Lada Hitam Lampung Timur yang merupakan implementasi kerja sama Ditjen IKMA Kemenperin dengan Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia untuk meningkatkan kapasitas, memperluas akses pasar dan meningkatkan ekspor IKM yang berkelanjutan.

Di kesempatan yang sama, Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan, meminta para Kepala Daerah untuk segera membuat e-katalog lokal untuk menampung produk-produk lokal atau domestik dan juga sebagai etalase bagi UMK untuk dapat memajang produk terbaik mereka sehingga bisa dibeli oleh pemerintah daerah setempat.

“Dampaknya korupsi akan berkurang, biaya menurun, penerimaan negara akan naik, industri UMKM domestik akan berjalan. Itu dampaknya semua, jadi holistik penyelesaiannya,” ujar Menko Luhut.

Selanjutnya, Menko Luhut menjelaskan bahwa dalam 8 tahun terakhir, Indonesia telah mentransformasi ekonomi menjadi lebih efisien, lebih maju dan tak terlalu bergantung pada komoditas. Hal ini dicapai melalui hilirisasi industri, peningkatan efisiensi, dan transformasi desa.

Selain itu, menurut Menko Luhut, dengan adanya peningkatan Dana Desa yang diberikan kepada 74.901 desa, merupakan salah satu yang mengakibatkan kondisi perekonomian negara menjadi kuat.

“Silakan saja dicek, salah satu dampaknya yaitu jalan-jalan di perkampungan menjadi baik,” kata Menko Luhut. (Dinas Kominfotik Provinsi Lampung)

Dampingi Menteri Perindustrian RI Pada Puncak Acara Gernas BBI, Gubernur Arinal Dorong IKM/UKM Hasilkan Produk Berkualitas

Pesawaran — Gubernur Arinal Djunaidi mendampingi Menteri Perindustrian RI pada acara Harvesting Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia Lagawifest Tahun 2022, di Pulau Tegal Mas, 23 Juni 2022.

Mengawali sambutannya, Gubernur menyampaikan apresiasi dan ucapan terimakasih karena Provinsi Lampung terpilih menjadi salah satu tuan rumah Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia Tahun 2022 melalui event Lampung Begawi Festival atau Lagawi Fest dengan tema Satu Bumi Juta Karya.

Gubernur Arinal mengatakan bahwa pasca pandemi, Industri Kecil Menengah IKM/UKM bangkit dari kelesuan dan terus melesat dengan semakin meningkatnya pasar baik di dalam maupun dari luar negeri, terutama dengan adanya Gernas BBI.

Gubernur menyebutkan, di Provinsi Lampung saat ini terdapat sebanyak 95.401 IKM, didominasi oleh Industri Makanan dan Minuman, terbanyak berada di Kabupaten Lampung Tengah dan Lampung Timur. Pada Tahun 2021, sektor industri pengolahan mengalami pertumbuhan sebesar 4,57 %, sektor ini juga berkontribusi sebesar 19,65 %, atau sebagai sektor kedua terbesar yang berkontribusi terhadap PDRB Provinsi Lampung.

Di kesempatan tersebut, Gubernur Arinal memohon dukungan dari Menteri Perindustrian RI untuk berupaya menaikkan kelas para IKM / UKM melalui pelatihan peningkatan kualitas, sertifikasi mutu, disain kemasan, bantuan alat, pemasaran, dan akses pembiayaan.

“Provinsi Lampung sangat mendukung kemajuan dari IKM/UKM melalui Gernas BBI. Dengan Gernas BBI di Provinsi Lampung, IKM/UKM terpacu untuk menghasilkan produk yang berkualitas, dan masyarakat akan lebih mencintai dan bangga akan produk buatan dalam negeri,” kata Gubernur Arinal.

Gubernur kemudian berharap, Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia tidak hanya seremonial saja, tapi terus digencarkan secara kontinyu dan berkelanjutan. Selain itu IKM/UKM diharapkan menjadi salah satu komponen penggerak roda perekonomian Lampung, yang juga akan menjadi stimulus pemulihan perekonomian nasional.

“Saya mengajak masyarakat Lampung, mari kita Bangga akan Buatan Indonesia, khususnya produk UMKM Lampung karena memakai produk lokal akan membantu pemulihan ekonomi, dan mensejahterakan bangsa,” pungkas Gubernur Arinal.

Hadir dalam acara Menteri Perindustrian, Wakil Menteri Perdagangan, Kepala Perwakilan BI Provinsi Lampung, Kepala OJK Provinsi Lampung, Bupati Pesawaran, Bupati Lampung Timur, Bupati Tanggamus, Walikota Metro, Bupati Tulangbawang, Bupati Way Kanan, Forkopimda Provinsi Lampung, Para Pejabat di lingkungan Kementerian, Lembaga dan Bank Indonesia, serta Para Pejabat Tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung dan Kabupaten Pesawaran. (Dinas Kominfotik Provinsi Lampung)

Provinsi Lampung Sukses Gelar Gernas Bangga Buatan Indonesia di Kabupaten Pesawaran

Bandar Lampung, — Program Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI) dan Gerakan Bangga Berwisata Indonesia (BBWI) yang dilaksanakan di  Pulau Tegal Mas, Kabupaten Pesawaran, berlangsung sukses dan meriah, Kamis (23/6/2022).

Gernas BBI merupakan Program yang mengajak masyarakat Indonesia untuk bangga menggunakan produk lokal. Melalui kampanye gerakan ini, diharapkan perekonomian domestik dapat meningkat.

Sementara Gerakan Bangga Berwisata Indonesia (BBWI) adalah upaya Pemerintah Indonesia untuk memulihkan perekonomian, terutama di masa pandemi Covid-19 dengan mengkampanyekan gerakan Bangga Berwisata di Indonesia.

Pulau Tegal Mas dipilih oleh Kemenperin sebagai lokasi acara penyelenggaraan Gernas BBI dan Gernas BBWI Lagawi Fest 2022, selain untuk mendukung kemajuan UMKM lokal juga untuk mendukung kebangkitan sektor pariwisata domestik.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Karta Sasmita, mengungkapkan, dalam rangka mendukung tujuan Gernas BBI untuk menaikkan jumlah Artisan Indonesia (UMKM/IKM) hingga 30 juta yang onboarding di _marketplace_  pada tahun 2023, Kementerian Perindustrian konsisten memberdayakan pelaku IKM melalui penguasaan teknologi _e-business_ melalui Program e-Smart IKM.

“Program e-Smart IKM Kemenperin telah berjalan sejak tahun 2017, dan sampai saat ini telah melatih 22.515 pelaku Industri Kecil dan Menengah di seluruh Indonesia,” kata Menperin.

Merujuk laman esmartikm.id ini pula, Kemenperin menggelar penjaringan IKM Lampung pada tanggal 27 Februari – 6 Maret 2022 dan menghasilkan 478 IKM pendaftar.

Selanjutnya, tim Ditjen IKMA Kemenperin bersama Bank Indonesia Lampung, Dekranasda Provinsi Lampung, Dinas Perindag Provinsi Lampung menggelar kurasi pada 13-14 Maret 2022 untuk menentukan 30 IKM terpilih yang berhak menjalani pendampingan intensif.

Adapun pendampingan intensif yang diberikan berupa pendampingan digital dan pendampingan untuk peningkatan kualitas dan daya saing, fasilitasi (HACCP, SKKNI, TKDN, _test report_, Desain Kemasan dan Merek), serta publikasi melalui berbagai media. Selain itu, 30 IKM terpilih Lagawi Fest juga difasilitasi dengan pameran offline pada tanggal 1 – 6 Juni 2022 di Mall Kota Kasablanka Jakarta, yang menghasilkan total penjualan selama 5 hari sebesar Rp210,9 juta.

Selama pendampingan intensif, total penjualan 30 IKM dipantau secara online dan offline oleh Kemenperin, pada 20 Maret hingga 17 Juni 2022 tercatat total penjualan 30 IKM sebesar Rp5,23 miliar.

Kemudian berdasarkan kriteria penilaian, pada acara Harvesting BBI Lagawi Fest ini ditetapkan lima IKM _champion_  yang berhak ikut serta dalam BBI _Award_ 2022. Lima IKM _champion_  tersebut adalah Lampung Ethnica, Pisang Shamiya, Littlemono Rafins Snack, dan Askha Jaya.

“Ini buah hasil para IKM yang sejak _kick off_ mendapatkan berbagai macam pendampingan baik digital dan fisik serta dukungan media. Kami mengajak hadirin untuk bangga dan membeli produk dalam negeri, khususnya produk Lampung yang dipamerkan hari ini,” ucap Menperin.

Sementara Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan, mengapresiasi  ide penyelenggaraan Lagawi Fest 2022 yang dilaksanakan  di Pulau Tegal Mas yang merupakan salah satu destinasi wisata di Provinsi Lampung. “Idenya unik, karena selama ini acara dilakukan di darat, ” kata Luhut.

Menteri Koordinator bidang Maritim dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan juga mengatakan bahwa Gubernur Lampung yang telah mengingatkan untuk tidak mengimpor barang-barang atau makanan yang bisa diproduksi di dalam negeri.

“Seperti singkong, kopi, nanti akan kita atur dengan Menteri Perdagangan, Menteri Perindustrian supaya nanti kita kedepankan produk-produk dalam negeri dan kita harus bangga itu semua,” kata Menko Luhut.

Dalam sambutan secara virtual  Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mengungkapkan Lagawi Fest diharapkan menjadi pendorong penggunaan produk artisan lampung sekaligus memperluas pasar di domestik dan mancanegara.

Untuk mendorong pemanfaatan produk lokal ini, Perry Warjiyo menyebutkan bahwa kantor BI telah menjalankan business matching ekspor sebesar Rp177,3 miliar, _business matching_  pembiayaan Rp 2,2 triliun, dan transaksi ekspor Rp 5,74 miliar.

“Akselerasi digitalisasi UMKM menjadi suatu keharusan. Hal ini dapat ditempuh melalui kemudahan transaksi pembayaran UMKM dengan memanfaatkan QR Indonesia Standard (QRIS),” ungkap Perry Warjiyo.

Kadis Perindag Provinsi Lampung Elvira Umihanni, menambahkan, bahwa stan yang direncanakan untuk diikutsertakan dalam acara tersebut semuanya terisi penuh.

“Bila ukuran keberhasilan acara tersebut diukur dari jumlah stan, acara tersebut memang direncanakan diikuti oleh 36 stan dan semuanya terisi penuh,” jelas Elvira.

Elvira melanjutkan, setiap transaksi dalam perhelatan BBI tersebut mengarah kepada transaksi digital, sehingga pembeli tidak harus secara langsung berada di lokasi ketika acara berlangsung.

“Yang terkait BBI ini mengarah kepada transaksi digital, sehingga pembeli tidak harus ada di lokasi, ” Kata Elvira.

“Sekarang yang lebih dikedepankan itu _on boarding_ IKM. Kriteria IKM _Champion_ juga adalah kriteria secara online. Oleh karena itu, Lampung Ethnic itu bisa menang, karena dia bisa jualan ke Malaysia dan Singapura secara digital,” terang Elvira.

Sebelumnya, Dinas Perindag Provinsi Lampung menggelar kurasi pada 13-14 Maret 2022 untuk menentukan IKM terpilih yang berhak menjalani pendampingan intensif. Adapun pendampingan intensif yang diberikan berupa pendampingan digital dan pendampingan untuk peningkatan kualitas dan daya saing. (Dinas Kominfotik Provinsi Lampung).

Pemprov Lampung Gelar Operasi Komoditi Cabe dan Bawang Merah Ditiga Lokasi Wilayah Bandar Lampung

Bandar Lampung– Pemerintah Provinsi Lampung kembali menggelar kegiatan operasi pasar komoditi cabe di beberapa pasar diwilayah Kota Bandar Lampung, Rabu (22/06/2022).

Assisten Perekonomian dan Pembangunan, Kusnardi  meninjau pelaksanaan operasi pasar yang di dampingi  Assisten II Kota Bandar Lampung, Kepala Dinas Koperindag dan jajaran, Kabid Pengelolaan Komunikasi Publik Diskominfotik,  Kabag pada  Biro Hukum,  Kadis perdagangan.

Pada peninjauan operasi pasar yang digelar  di pasar tugu, komoditas yang disiapkan  yakni komoditas cabe merah yang dijual dengan harga Rp70 ribu/kg sementara harga umum atau harga pasar Rp90 ribu/kg dan komoditas bawang merah yang di jual Rp50 ribu/kg, sementara harga pasar Rp60 ribu/kg.

Assisten Perekonomian dan Pembangunan, Kusnardi, dalam kesempatan tersebut mengatakan, operasi pasar dilaksanakan menyusul naiknya harga komoditi cabe dan bawang merah diseluruh wilayah Indonesia. “Dengan operasi pasar diharapkan dapat membantu masyarakat yang terdampak naiknya harga ini, ” ucapnya.

Operasi pasar dilaksanakan oleh tim pengendali inflasi bekerjasama dengan beberapa kelompok tani dan Gapoktan  yang sedang melaksanalan panen jenis komoditi cabe dan bawang merah.

Hari ini tambahnya, operasi pasar akan digelar ditiga titik lokasi yakni pasar tugu, pasar kangkung dan pasar gintung. “Kedepan kalau harga masih melonjak akan dilaksanakan kembali operasi pasar terutama didaerah yang kebutuhan masyarakatnya tinggi ” pungkasnya. (Dinas Kominfotik Provinsi Lampung).

Wakil Menteri Perdagangan RI Tinjau Pasar Jatimulyo Lampung Selatan

LAMPUNGSELATAN—Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Lampung Elvira Umihanni, mendampingi Wakil Menteri Perdagangan Indonesia Jerry Sambuaga, melakukan peninjauan Pasar di Pasar Jatimulyo, Kecamatan Jati Agung, Lampung Selatan, Rabu (22/06/2022).

Menurut Wamendag Jerry Sambuaga, peninjauan pasar tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi di lapangan mengenai harga-harga dan ketersedian bahan pokok makanan yang ada di beberapa pasar di Lampung.

“Tadi kita sudah mampir dibeberapa pasar, dan sekarang di Pasar Jatimulyo, dari pengecekan langsung kami temui bahwa harga-harga untuk komoditi seperti cabe merah keriting, bawang, dan telur harganya relatif stabil, dengan ketersediaan yang cukup dan aman,” ucap Wamendag

“Cuma tadi kita sempat menemui panjual minyak goreng curah bersubsidi yang harganya sedikit lebih mahal, yakni Rp.15.000/Liter dari yang seharusnya menurut ketentuan pemerintah sebesar Rp.14.000/Liter,” lanjutnya.

Menurut Jerry Sambuaga, operasi pasar ini juga dilakukan untuk mengetahui harga-harga bahan pokok di pasaran secara real, sebagai bahan laporan dan evaluasi dalam pengambilan kebijakan pemerintah.

“Saya bersama-sama pemerintah daerah, baik Provinsi, Kabupaten/Kota aktif memantau secara langsung harga-harga dipasar supaya kita juga tahu dan dapat segera mengambil kebijakan, kalau kita tidak tahu nanti masyarakat yang mengalami kesulitan,” pungkasnya. (Dinas Kominfotik Provinsi Lampung)

Pemprov Lampung Selenggarakan Sosialisasi Pemantauan dan Evaluasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE)

BANDAR LAMPUNG – Plh. Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Lampung, Freddy membuka Acara Sosialisasi Pemantauan dan Evaluasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), bertempat di Hotel Golden Tulip Springhill, Rabu (22/06/2022).

Hadir dalam Acara Sekretaris Bappeda, Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (Diskominfotik), Karo Organisasi, Sekretaris Inspektorat, dan perwakilan dari Dinas Kominfo Kabupaten/Kota se Provinsi Lampung.

Kepala Dinas Kominfotik Provinsi Lampung dalam laporannya menyampaikan tujuan dari  diselenggarakannya  kegiatan Sosialisasi Pemantauan dan Evaluasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik ini adalah untuk  mengukur capaian penerapan SPBE pada Pemerintah Provinsi Lampung Kabupaten Kota se-Provinsi Lampung, dan pemerintah, Meningkatkan Pemahaman terhadap Kepatuhan SPBE yaitu Peta rencana SPBE, Arsitektur SPBE, dan pedoman Manajeman SPBE untuk menuju indeks SPBE yang optimal, dan merencanakan kinerja SPBE/ Penerapan SPBE melalui Prioritas Tematik Layanan Digital.

Adapun narasumber pada kegiatan Workshop ini berasal dari  Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.

Kegiatan sosialisasi diikuti sebanyak 40 orang yang berasal dari Perangkat Daerah terkait di Lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung dan Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung.

Plh. Sekdaprov Lampung, Fredy dalam sambutannya menyampaikan bahwa akselerasi pembangunan aparatur negara dilakukan melalui program reformasi birokrasi sebagaimana ditetapkan dalam Grand Design Reformasi Birokrasi 2010-2025 dalam rangka mencapai birokrasi berkelas dunia, dimana tata kelola pemerintahan semakin efektif, efisien, transparan, dan akuntabel serta kualitas pelayanan publik semakin mudah, cepat, dan terjangkau.

Dengan perkembangan teknologi 4.0, program reformasi birokrasi didorong melalui penerapan SPBE, yaitu penyelenggaraan pemerintahan yang memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk memberikan layanan kepada Instansi Pemerintah, Aparatur Sipil Negara, pelaku usaha, dan masyarakat.

Pemantauan dan Evaluasi SPBE 2022  bertujuan untuk menilai sejauh mana penerapan SPBE pada Pemerintah Kabupaten/ Kota dapat berkontribusi pada kemajuan reformasi birokrasi. Pemantauan dan Evaluasi SPBE ini, dilakukan dengan mengukur tingkat kematangan (maturity level) penerapan SPBE pada yang direpresentasikan dalam bentuk nilai indeks SPBE.

Menurutnya, kunci sukses penyelenggaraaan SPBE yang baik terletak pada bagaimana mengelola penyelenggaraan pemerintahan pada praktek manajemen yang dilaksanakan oleh para penyelenggara pemerintahan. Dengan menerapkan dan mengutamakan peningkatan pelayanan dan kesejahteraan masyarakat.

Oleh karena itu, peningkatan pelayanan publik melalui SPBE merupakan muara/outcome pelaksanaan reformasi birokrasi, dengan standar pelayanan yang baik yang diharapkan dapat mendorong percepatan terwujudnya meningkatkan kualitas dan good governance untuk pemerataan pelayanan publik melalui SPBE. (Dinas Kominfo dan Statistik Provinsi Lampung)

Gubernur Arinal Djunaidi Silaturahmi Bersama Forkopimda, KPU, Bawaslu, Ketua Partai Politik dan Pimpinan Media Massa Lampung

BANDARLAMPUNG—Guna mewujudkan kondusifitas iklim politik yang aman dan nyaman menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2024, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi menggelar silaturahmi bersama jajaran Forkopimda, KPU, Bawaslu, Ketua Partai Politik dan Pimpinan Media Massa Lampung, di Mahan Agung, Bandarlampung, Rabu (22/06/2022).

Menurut Gubernur, dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah sesuai UUD 1945, telah dibentuk UU No. 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah yang mengatur kedudukan Gubernur sebagai Wakil Pemerintah Pusat dalam pelaksanaan otonomi daerah di Kabupaten/Kota, memiliki fungsi pembinaan, pengawasan dan koordinasi urusan otonomi di daerah serta tugas pembantuan (Pasal 38 Ayat 1). NKRI adalah negara kesatuan dengan sistem desentralisasi.

Sedangkan dalam kedudukannnya sebagai Wakil Pemerintah Pusat di daerah, Gubernur memiliki fungsi untuk mengadakan pengawasan dan pengkoordinasian pada penyelenggaraan urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan Kabupaten/Kota.

“Kewenangan Gubernur sebagai Wakil Pemerintah Pusat juga bertumpu pada pelimpahan wewenang yang diberikan oleh pemerintah pusat sesuai prinsip dekonsentrasi,” ucap Gubernur

Oleh karena itu, dalam kerangka menyambut Pemilihan Presiden dan Pemilihan Legislatif, serta Pilkada Serentak Nasional tahun 2024, Gubernur mengajak seluruh komponen bangsa, untuk memiliki kesadaran bersama dalam memelihara iklim dan kondisi yang kondusif, tetap terjaga dalam ruang yang dinamis, kompetisi sehat dan demokratis.

Gubernur juga mengimbau kepada Pimpinan Partai Politik agar segera mempersiapkan diri memenuhi persyaratan-persyaratan sesuai undang undang dan Peraturan Komisi Pemilihan Umum dalam rangka proses verifikasi, baik administrasi maupun faktual serta secara online untuk dapat ditetapkan menjadi partai politik peserta pemilu tahun 2024.

Kemudian Kepada Forkopimda, Gubernur mengimbau agar tetap melaksanakan tugas dan tanggung jawab masing-masing dengan sebaik-baiknya.

“Dalam rangka penyelenggaraan pemilihan umum presiden dan legislatif serta pemilihan Gubernur, Bupati dan Walikota serentak nasional seluruh Aparat Sipil Negara baik PNS (Pegawai Negeri Sipil) maupun PPPK (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian tetap mematuhi peraturan perundang-undangan yakni bersikap netral, tidak menampilkan keberpihakan pada peserta pemilu dan pilkada, dan mendorong terciptanya situasi dan kondisi yang kondusif, tertib dan aman,” ucapnya

“Kepada KPU dan Bawaslu, saya menghimbau sungguh-sungguh agar sebagai penyelenggara Pemilu dan Pilkada Serentak Nasional, teguh dan konsisten melaksanakan tahapan Pemilu dan Pilkada berdasarkan UU dan PKPU,” imbau Gubernur

Kemudian Kepada FKDM (Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat) sebagai unsur masyarakat, Gubernur Arinal meminta agar betul-betul memberi perhatian penuh terhadap proses penyelenggaraan pesta demokrasi sehingga terbangun suasana yang tertib, aman, penuh etika, dan penuh kedamaian.

Adapun kepada Pimpinan Media Massa dan organisasi kewartawanan yang hadir, Gubernur mengimbau agar dapat melaksanakan tugas masing-masing sesuai azas-azas pemberitaan yang memenuhi rasa keadilan, objektif dan berimbang, serta konsisten berpihak pada kebenaran. (Dinas Kominfotik Provinsi Lampung)

Workshop Skrining Awal Autisme, Ketua PKDL Harapkan Penderita Autisme di Lampung Mendapatkan Penanganan Yang Baik

Bandar Lampung, — Ketua Umum Persatuan Komunitas Disabilitas (PKD) Provinsi Lampung, Riana Sari Arinal,  diwakili oleh Ketua Harian Yunita Viriya menghadiri acara workshop  Belajar Bersama Tentang Skrining Awal Autisme dan Penanggannya bertempat di Rumah Kayu Bandar Lampung, Selasa (21/6/2022).

Kegiatan tersebut menghadirkan  narasumber dr. Yulita Lea Lestari, MBA, ACAS, ABAPT beserta tim.

dr. Yulita Lea Lestari, menjelaskan dengan intervensi sejak dini melalui skrining Awal Autisme dan penangganan yang tepat,  Penyandang autisme dapat dikatakan sembuh dengan tidak adanya ciri – ciri autisme seperti, Tidak bermasalah dikomunikasi sosial dan bisa berbicara;  Tidak bermasalah di interaksi sosial dengan bisa bergaul dengan orang lain dan  Tidak bermasalah diperilaku.

Selain dihadiri oleh orang tua penyandang autis, acara ini juga dihadiri oleh terapis dan guru pendamping sekolah.

“Semoga dengan adanya acara ini, dapat membantu anak – anak yang belum mendapatkan penanganan dan intervensi, ” Kata Ketua Harian Yunita Viriya. (Dinas Kominfotik Provinsi Lampung).

Pemprov Lampung Mengikuti Rapat Koordinasi Percepatan Realisasi APBD Tahun 2022

Bandar Lampung– Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Lampung, Fredy, yang juga Kepala Inspektorat  mengikuti Rapat Koordinasi Percepatan Realisasi APBD Tahun 2022 bersama Ditjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri secara virtual bertempat di Ruang Video Conference Dinas Kominfotik Provinsi Lampung, Senin (20/06/2022).

Dalam rapat tersebut terungkap bahwa Pemerintah Provinsi Lampung menempati posisi ke 13 dalam Realisasi Pendapatan APBD provinsi se-Indonesia dengan perolehan persentase 35,24%, lalu pada Realisasi Belanja APBD dalam tingkat Kabupaten se-Indonesia Kabupaten Lampung Selatan menempati posisi ke 9 dengan  persentase 31,9%, Kota Metro juga menempati posisi ke 17 pada Realisasi Belanja APBD dalam tingkat Kota se-Indonesia dengan persentase 27,20%.

Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Keuangan Daerah (Keuda) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Agus Fatoni, menyampaikan pentingnya realisasi belanja dan pendapatan yang menjadi perhatian Presiden RI, Menteri Keuangan, Menteri Dalam Negeri dan Kementerian lainnya  karena realisasi belanja dan pendapatan  akan menentukan keberhasilan  penyelenggaraan Pemerintahan.

“Akan terlaksana dengan baik, akan tercapai tujuan otonomi daerah, apabila realisasi belanja dan pendapatan ini bisa maksimal,” ungkapnya.

Hadir mendampingi plh. Sekdaprov, Kepala BPKAD Provinsi Lampung Marindo Kurniawan, Kadis BMBK Provinsi Lampung Febrizal Levi Sukmana, Sekretaris Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), Sekdis Kesehatan, Sekdis Pendidikan dan Kebudayaan. (Dinas Kominfotik Provinsi Lampung)