Kabupaten Lampung Tengah, 28 Juni 2022. Kantor Otoritas Jasa Keuangan Provinsi Lampung, bekerja sama dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Lampung Tengah, menyelenggarakan Sosialisasi Literasi dan Inklusi Keuangan dalam rangka Survey Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan Tahun 2022, yang dihadiri Bupati Kabupaten Lampung Tengah, Bapak Hi. Musa Ahmad, S.Sos., Bunda Literasi Kabupaten Lampung Tengah, Ibu Mardiana Musa Ahmad, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Lampung Tengah, Ibu Yulita Nirlan dan Bunda Literasi Kecamatan/Kampung se-Kabupaten Lampung Tengah, Dinas dan Instansi terkait di Kabupaten Lampung Tengah, Kepala Bappeda, Bapak Drs. Rusmadi, M.M., Kepala BPKAD, Bapak Edrin Indra Putra, S.Sos., M.M., Selasa (28/6) bertempat di Gedung Nuwo Balak, Kabupaten Lampung Tengah.
“Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) merupakan survei berskala nasional yang diselenggarakan secara tiga tahunan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), untuk memetakan keadaan terkini dari tingkat literasi dan inklusi keuangan masyarakat Indonesia” demikian disampaikan Deputi Direktur Pengawasan Lembaga Jasa Keuangan, Kantor OJK Provinsi Lampung, Aprianus John Risnad pada kesempatan tersebut.
SNLIK 2022 merupakan survei keempat yang dilaksanakan setelah survei tahun 2019 terhadap 12.773 responden, survei 2016 terhadap 9.680 responden dan survei 2013 terhadap 8.000 responden. Pada tahun 2022, SNLIK dilakukan dengan jumlah responden yang lebih banyak dan sebaran wilayah yang lebih luas yaitu 15.634 responden berusia 15 tahun keatas di 34 Provinsi yang tersebar di 76 Kabupaten/Kota.
Dalam sambutannya, Aprianus John Risnad menyampaikan perlunya edukasi literasi keuangan kepada masyarakat selain sebagai instrument dalam meningkatkan indeks literasi keuangan juga sebagai tindakan preventif agar masyarakat tidak mudah percaya dan tertipu dengan entitas atau pihak-pihak yang mencari keuntungan dengan memanfaatkan kelemahan masyarakan dalam menggunakan produk jasa Keuangan.
Pentingnya pemberian edukasi literasi keuangan kepada masyarakat bertujuan agar masyarakat dapat mengelola keuangannya dengan bijak, dapat membedakan keinginan dan kebutuhan. Masyarakat juga tidak perlu takut dan ragu untuk menggunakan produk jasa keuangan formal dan memahami literasi keuangan sebelum mengakses produk Keuangan (inklusi). Dengan melek Keuangan, maka masyarakat dapat mengelola Keuangan secara teratur dan mampu mencapai kesejahteraan hidup.
Dalam kesempatan yang sama, Aprianus John Risnad juga berterima kasih kepada Bupati Kabupaten Lampung Tengah dan seluruh jajarannya yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan sosialisasi ini.
Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) tahun 2019 menunjukkan indeks literasi keuangan sebesar 38,03% dan indeks inklusi keuangan sebesar 76,19%. Meskipun tergolong masih rendah, angka tersebut meningkat dibanding hasil SNLIK tahun 2016, yaitu indeks literasi keuangan sebesar 29,7% dan indeks inklusi keuangan sebesar 67,8%. Hal ini menunjukkan masyarakat Indonesia secara umum belum memahami dengan baik karakteristik berbagai produk dan layanan jasa keuangan yang ditawarkan oleh lembaga jasa keuangan formal, padahal literasi keuangan merupakan keterampilan yang penting dalam rangka pemberdayaan masyarakat, kesejahteraan individu, perlindungan konsumen, dan peningkatan inklusi keuangan.
Data hasil SNLIK selanjutnya digunakan oleh OJK sebagai materi dasar dalam penyusunan dan penyempurnaan strategi kebijakan dalam rangka peningkatan literasi dan inklusi keuangan yang tertuang dalam Strategi Nasional Literasi Keuangan Indonesia (SNLKI). Lebih lanjut, survei tersebut juga diperlukan sebagai alat ukur untuk mengevaluasi efektivitas dan efisiensi program literasi dan inklusi keuangan yang telah diupayakan bersama baik dari OJK maupun industri jasa keuangan.
Diharapkan, pada pelaksanaan survei tahun 2022 ini, dapat diperoleh hasil yang lebih baik dibandingkan pelaksanaan survey sebelumnya, baik di Provinsi Lampung maupun provinsi-provinsi lainnya di Indonesia pada umumnya dan masyarakat Kabupaten Lampung Tengah pada khususnya. Masyarakat dengan tingkat literasi dan inklusi Keuangan yang baik, akan mendorong kesadaran masyarakat dalam mengelola Keuangannya secara bijak, sehingga tujuan-tujuan Keuangan masyarakat dapat terpenuhi dengan baik dan masyarakat dapat terhindar dari hal-hal yang merugikan seperti entitas-entitas illegal yang saat ini sering terjadi ditengah-tengah masyarakat. “Dengan kehadiran bunda literasi kecamatan dan perwakilan bunda literasi kampung, akan semakin memudahkan dalam penyampaian informasi kepada masyarakat di kampung-kampung. Selain itu dibutuhkan peran serta, sinergi dan kolaborasi semua pihak yang berkepentingan dalam upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Lampung Tengah melalui pembentukan masyarakat yang well literate terhadap Keuangan” tandas Aprianus John Risnad.
Kapolres Pesawaran memimpin kegiatan Upacara Penutupan Siswa Latja Diktukba Polri T.A 2022 SPN Polda Lampung
Pesawaran – Polda Lampung
Kapolres Pesawaran AKBP Pratomo Widodo, S.Ik., M.Si (Han) diwakili Wakapolres Pesawaran Kompol Muhammad Riza T, S.H., M.H., memimpin kegiatan Upacara Penutupan Siswa Latja Diktukba Polri T.A 2022 SPN Polda Lampung di Lapangan Apel Mapolres Pesawaran, Selasa (28/06/22) Pukul 07.30 Wib.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut para Kabag, Kasat, Kasi, Perwira, Personel dan ASN serta instruktur pendamping dan Siswa Latja Diktukba Polri T.A 2022 SPN Polda Lampung.
Penutupan sebanyak 20 Siswa ditandai oleh pernyataan penutupan dilanjutkan penanggalan tanda pengenal peserta Latja Siswa pada perwakilan Siswa dan Mentor oleh inspektur upacara.
Dalam amanatnya Wakapolres Pesawaran menyampaikan, Program Latihan kerja yang dilaksanakan disetiap akhir pendidikan pembentukan Bintara Polri bertujuan untuk dapat mengaplikasikan teori yang disampaikan dengan kegiatan nyata dilapangan.
“Kepada Siswa Diktuk Bintara Polri TA. 2022 yang telah melaksanakan Latja, kegiatan yang telah saudara laksanakan ini, hendaknya dapat dijadikan bekal awal saudara, dalam menempuh tugas kedepan sebagai Anggota Polri yang Profesional baik pada Fungsi Intelkam, Fungsi Reserse, Fungsi Binmas, Fungsi Sabhara maupun Fungsi Lantas, Program Latja di Polres Pesawaran yang telah saudara lakukan hanyalah bersifat pengenalan, selanjutnya saudara dapat mengembangkan inisiatif dan kreaktif sendiri dalam Pelaksanaan tugas Polri dilapangan,” ungkap Wakapolres.
Tugas Polri kedepan semakin berat dan diperlukan Bintara Polri yang sesuai harapan masa depan, yaitu Polri yang kreatif, Polri yang terampil, Polri yang Profesional dan Patuh Hukum serta Polri yang Prediktif, Responsibilitas, dan Transparani berkeadilan (Presisi).
“Selama ini saudara-saudara telah dilatih dengan berbagai teori dan praktek agar bisa membentuk kemampuan dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas diri, kewenangan Kepolisian akan melekat pada diri saudara, gunakan kewenangan itu untuk Melayani, Mengayomi, dan Melindungi masyarakat serta bekerjalah dengan sungguh-sungguh dan ikhlas sehingga akan bernilai amal ibadah,” lanjutnya.
Kepada Siswa Bintara Latja diharapkan yang telah melaksanakan tugas khususnya di Polres Pesawaran, agar dapat mempergunakan momen ini sebagai sarana untuk benar-benar memahami dan mampu melaksanakan tugas-tugas Polri kedepan.
“Saya ingatkan bahwa menjadi Polri bukan sekedar jadikan jalan untuk mengabdi kepada Profesi, namun Masyarakat, Bangsa dan Negara, terakhir saya berpesan kepada saudara-saudara agar tidak melakukan pelanggaran sekecil apapun dan hindari prilaku tidak terpuji karena ini akan dapat menurunkan citra serta harga diri Polri dimata masyarakat,” terangnya.
“Pada hari ini, selasa tanggal 28 Juni 2022 pelaksanaan Latihan Kerja Siswa Diktukba Polri TA. 2022 di Polres Pesawaran saya nyatakan ditutup, demikian amanat saya, semoga tuhan yang maha esa senantiasa memberikan rahmat, taufik dan hidayahnya, atas perhatiannya saya ucapkan terima kasih,” tutupnya.
Kegiatan Upacara Penutupan Siswa Latja Diktukba Polri T.A 2022 SPN Polda Lampung tersebut selesai pada Pukul 08.30 Wib berjalan dengan aman dan kondusif kemudian dilanjutkan dengan sesi foto bersama Wakapolres Pesawaran bersama para pejabat utama Polres Pesawaran.
Hadirkan Narsum dari Malaysia dan TDM, Prodi Manajemen IIB Darmajaya Gelar Kuliah Umum Human Resource Management
BANDARLAMPUNG – Program Studi (Prodi) Manajemen Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya menggelar Kuliah Umum ‘The Effective Human Resource Management in an Organization” secara daring, Senin (27/6/22).
Hadir sebagai narasumber Senior Lecture University Malaysia Perlis, Dr. Mohd Fitri Mansor dan General Manager Marketing PT Tunas Dwipa Matra (TDM) Dony Ronaldo. Kuliah umum yang dimoderatori Betty Magdalena, S.Pd., M.M. dan diikuti oleh 100-an mahasiswa Prodi Manajemen.
Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) IIB Darmajaya, Aswin, S.E., M.M., mengatakan kegiatan kuliah umum ini juga sebagai bagian dari pembelajaran kepada mahasiswa untuk menggali ilmu Manajemen Sumber Daya Manusia dari dosen luar dan praktisi. “Kuliah yang diikuti oleh mahasiswa peminatan manajemen SDM ini juga menjadi knowledge tambahan,” ungkapnya.
Sementara itu, Kaprodi Manajemen Susanti, S.E., M.M. berharap mahasiswa dapat menyimak dengan baik yang disampaikan narasumber mengenai tataran praktis maupun konsep bagaimana manajemen SDM dalam sebuah organisasi.
“Kita ucapkan terima kasih kepada Dr. Mohd Fitri Mansor dan GM Marketing TDM Dony Ronaldo yang bersedia membagikan ilmunya kepada mahasiswa IIB Darmajaya,” tuturnya.
Sementara, Dr. Mohd Fitri Mansor menjelaskan Manajemen Sumber Daya Manusia adalah pengembangan dan implementasi sistem dalam sebuah organisasi untuk menarik, mengembangkan dan mempertahankan tenaga kerja berkinerja tinggi.
Menurutnya, semua fungsi SDM harus terintegrasi bersama dengan strategi bisnis untuk mencapai efektivitasnya. Kerjasama lintas fungsi antar departemen akan memfasilitasi departemen SDM untuk mencapai individu dan bisnis tujuan.
“Serta, meningkatkan kinerja organisasi. Pemimpin SDM harus berpikir out of the box daripada berfokus pada fungsi SDM semata-mata untuk menjadi organisasi kelas dunia,” tuturnya
Dalam kesempatan yang sama, Dony Ronaldo mengatakan leadership adalah sikap yang dimiliki seseorang untuk bisa mengajak mempengaruhi untuk melakukan sesuatu secara berkala yang berhasilnya bisa terukur dengan goal yang dicapai. “Saya sebagai GM, pengaruh saya base on jabatan saya. Otoritas yang saya gunakan ini berdasarkan jabatan,” ungkapnya.
Pemimpin itu, lanjut dia, bukan berdasarkan jabatan tetapi yang kamu dapatkan dari proses. “Prinsip manajemen itu dilakukan karena keterbatasan yang ada. Makanya kita harus mengelolanya dengan baik,” ujarnya.
Dony–biasa dia disapa–juga menjelaskan mengenai tipe-tipe kepemimpinan dan dan pentingnya menjadi leader bagi diri sendiri. “Pemimpin yang baik harus memiliki perencanaan dan mampu menjadi pembelajar bagi diri sendiri maupun orang lain,” tandasnya. (Red)
Pimpin Sertijab, Kapolda Lampung :Jaga Marwah Polda Lampung Dengan Baik Dan Layani Masyarakat
Mediarepublika.com – BANDAR LAMPUNG, Kapolda Lampung, Irjen Pol Hendro Sugiatno, pimpin upacara serah terima jabatan (Sertijab) empat pejabat utama di Polda Lampung, Senin (27/6/2022). Ada pun pejabat yang sertijab yakni Karo Ops, Direktur Intelkam, Kabid Dokkes dan Kapolres Lampung Barat.
Para pejabat yang diserah terimakan ini, berdasarkan Keputusan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor /Kep/762,763,764/VI/ 2022/ Tanggal 20 Juni 2022. Ada pun nama-nama yang dilantik yakni Kombes Pol Nowo Hadi Nugroho, dilantik menjadi Direktur Intelkam Polda Lampung, menggantikan Kombes Pol Susilo Rahayu Irianto, yang diangkat dalam jabatan baru Pamen Polda Lampung, dalam rangka pensiun.
Kemudian Kombes Pol Amiludin Roemtaat, dilantik dalam jabatan barunya sebagai Karo Ops Polda Lampung, menggantikan Kombes Pol Wahyu Bintono Hari Bawono. Sementara Kombes Pol Wahyu, dilantik dalam jabatan baru sebagai Kabagjiansis Rojianstra Sops Polri.
Selanjutnya AKBP Mardi Sudarman, dilantik dalam jabatan baru sebagai Kabid Dokkes Polda Lampung, menggantikan Kombes Pol Andri Bandarsyah, yang dilantik sebagai Ahli Utama Rumkit Bhyangkara TK I Pusdokes Polri .
Terakhir ada Kapolres Lampung Barat, dijabat AKBP Heri Sugeng Priyantho, yang sebelumnya menjabat Kasi Tapstandar Subdit Dakgar Ditgakkum Korlantas Polri. Sementara pejabat lama yakni AKBP Hadi Saepul Rahman, diangkat dalam jabatan baru sebagai Wakil Komandan Satuan Brimob Polda Banten.
“Kepada pejabat yang memasuki masa pensiun, saya ucapkan selamat, karena telah lulus menjalankan tugas di Polda Lampung. Kepada pejabat baru, maka laksanakan tugas dengan baik, pelajari situasi di Lampung ini, agar bisa cepat menyesuaikan diri,” kata Irjen Pol Hendro Sugiatno.
Khusus untuk Kapolres Lampung Barat, Kapolda meminta pejabat baru agar bisa memanajemen tugasnya dengan baik. Sebab wilayah Polres Lampung Barat meliputi dua kabupaten yakni Lampung Barat dan Pesisir Barat.
“Jaga kondisi yang aman, nyaman, dan berbuat baiklah dalam bekerja. Jaga marwah Polda Lampung dengan baik, layani masyarakat sebagaimana mestinya,” ujar Hendro Sugiatno.
Disisi lain, Hendro Sugiatno juga meminta maaf, apabila selama kepemimpinannya di Polda Lampung, ada perbuatan yang tidak berkenan. Sebab dirinya juga kena mutasi jabatan oleh Mabes Polri. (dn/penmas)
KABIDHUMAS POLDA LAMPUNG
Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad S.H.,M.Si.,
Email : humaspoldalampung@gmail.com
Twitter: @humaspoldalpg
FB: humas_poldalampung
IG: @humas_poldalampung
Gubernur Arinal Djunaidi Melepas Kontingen Provinsi Lampung Mengikuti Festival Olahraga Rekreasi Nasional VI
BANDARLAMPUNG—Gubernur Lampung Arinal Djunaidi bersama Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (Kormi) Lampung melepas 542 peserta kontingen Festival Olahraga Rekreasi Nasional (Fornas) VI di Sumatera Selatan, pelepasan dilakukan di halaman Rumah Dinas Gubernur Lampung, Bandarlampung, Jumat (24/06/2022).
Pada kesempatan tersebut Gubernur Arinal Djunaidi menyerahkan Bendera Kormi kepada Ketua Kormi Lampung dan mengenakan Jaket Fornas kepada perwakilan peserta sebagai tanda pelepasan kontingen Kormi Lampung.
Gubernur berpesan, sekalipun Fornas sifatnya adalah Festival dan bukan jenjang prestasi seperti halnya PON, namun Gubernur meminta agar peserta Fornas Lampung dapat tetap memberikan prestasi dan menjaga nama baik Provinsi Lampung.
“Memang bukan jenjang prestasi, sifatnya festival, tapi menjaga hubungan baik antar provinsi, menjaga nama baik provinsi, itu juga prestasi yang sangat membanggakan,” ucap Gubernur.
“Saya sengaja ingin melakukan pelepasan secara langsung, karena saya ingin oleh raga ini menjadi media dalam merekatkan rasa persaudaraan,” lanjut Gubernur.
Kemudian, Gubernur juga berharap agar target 5 besar Nasional yang ditargetkan Kormi pada ajang Fornas VI di Sumsel dapat diraih.
“Koni Lampung kemarin PON masuk 10 Besar, Nah sekarang Kormi target 5 besar, semoga Kormi bisa betul-betul membuktikan dan mengharumkan nama Lampung,” tegas Arinal
Sementara itu, menurut Ketua Umum Kormi Lampung, Ansori Djausal, FORNAS VI akan di selenggarakan 1-7 Juli 2022, di Kabupaten Ogan Ilir tepatnya di KPT Tanjung Senai.
Untuk itu, Kormi mengirimkan 542 peserta Kontingen Fornas VI, yang terdiri dari atlet dan official, yang rencananya akan mengikuti kompetisi di 36 Induk Olahraga (Inorga) dari 55 Inorga yang dilombakan.
“Hari ini pak Gubernur melepas 542 peserta kontingen Fornas VI, semoga kita bisa memberikan yang terbaik, dan target 5 besar nasional bisa kita raih,” pungkas Ansori Djausal. (Dinas Kominfotik Provinsi Lampung)
Dinsos Lampung Rapat Usulan Gelar Pahlawan Nasional KH Ahmad Hanafiah, Gubernur Minta Diperjuangkan
BANDARLAMPUNG –Dinas Sosial Provinsi Lampung bersama Dinas Sosial Kabupaten Lampung Timur, Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan, dan Tim Peneliti, Pengkaji Gelar Daerah (TP2GD) Lampung, menggelar rapat membahas tentang pengusulan gelar pahlawan nasional KH. Ahmad Hanafiah. Rapat berlangsung di Aula Dinas Sosial Provinsi Lampung, Jumat (24/6/2022).
Rapat dipimpin Kepala Dinas Sosial Provinsi Lampung Drs Aswarodi M.Si, Kepala Dinas Kabupaten Lampung Timur Agus Subagyo, Wakil Rektor III UIN Raden Intan Bidang Kerjasama, Dr. Idrus Ruslan M.AG, dan Ketua TP2GD Lampung Drs. Maskun.
Dalam rapat tersebut, kadis sosial Aswarodi juga didampingi Sekretaris Drs. Wiwied Priyanto M.IP, serta Kabid Dayasos Maria Tamtina, dan turut hadir juga dari pihak ahli waris.
Kadis Sosial Aswarodi dalam rapat tersebut menyampaikan, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi sangat mendukung, dan diimplementasikan dianggarkan untuk prosesnya. Beliau meminta diperjuangkan agar gelar pahlawan nasional asal provinsi Lampung bisa bertambah menjadi 2, yang sementara ini baru ada satu.
“Pak gubernur sangat mensuport, ia meminta diperjuangkan, semakin banyak semakin memberikan inspirasi,” ujar kadis seraya mengingat Instruksi Gubernur Lampung Arinal Djunaidi yang meminta untuk memperjuangkan Gelar Pahlawan Nasional asal Lampung tersebut.
Kadis menambahkan, pengusulan gelar pahlawan nasional atas nama KH Hanafiah belum pernah diajukan ke Kemensos RI, saat ini masih dalam tahapan proses pengumpulan data serta bukti-bukti rekam jejak perjuangannya, yang dikumpulkan oleh TP2GD, UIN Raden Intan, serta Ahli Waris.
Ketua TP. PKK Provinsi Lampung dan Kepala BNN Provinsi Lampung Tandantangani Kerjasama Penguatan Keluarga Dalam Upaya Pencegahan Penyalahgunaan Narkotika
Bandar Lampung — Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga ( TP. PKK) Provinsi Lampung Riana Sari Arinal bersama Kepala BNN Provinsi Lampung melaksanakan Penandatanganan Kerjasama Penguatan Keluarga Dalam Upaya Pencegahan Penyalahgunaan Narkotika, bertempat di Gedung TP. PKK Provinsi Lampung, Jumat (24/06/2022).
Perjanjian Kerjasama ini merupakan tindak lanjut dari Perjanjian Kerjasama yang telah ditandatangani TP PKK Pusat dengan Kepala BNN RI tentang Penguatan Keluarga Dalam Upaya Pencegahan Penyalahgunaan Narkotika pada acara peringatan Hari Kesatuan Gerak PKK Ke-50 tanggal 8 Maret 2022 yang lalu.
Dalam sambutannya, Riana Sari Arinal memberikan apresiasi dan menyampaikan ucapan terimakasih kepada BNN Provinsi Lampung yang telah berupaya secara bersama – sama dengan seluruh jajaran pengurus PKK Provinsi Lampung untuk melakukan pencegahan penyalahgunaan Narkotika yang salah satunya melalui upaya sosialisasi dan sinkronisasi program yang merujuk pada kerjasama yang telah dilakukan oleh TP. PKK Pusat dan BNN RI.
“Penandatanganan perjanjian kerja sama ini merupakan perwujudan kebulatan tekad dan komitmen Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung dalam upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika melalui penguatan keluarga”, ucap Riana Sari Arinal.
Dalam kesempatan tersebut Ketua TP. PKK juga berharap momen ini dapat menjadi sinergi antara TP. PKK Provinsi Lampung dan BNN Provinsi Lampung. “Semoga momen ini menjadi awal sinergi yang lebih baik antara TP PKK Provinsi Lampung dengan BNN Provinsi Lampung dalam mewujudkan Keluarga Sehat, Cerdas, Berdaya, Beriman dan Bertaqwa Menuju Indonesia Maju”, pungkasnya.
Sementara Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Lampung Brigjen Pol Drs. Edi Swasono juga menyampaikan ungkapan terimakasihnya, “Kami, BNN mengucapkan terimakasih atas perhatian yang diberikan, mudah-mudahan dengan kehadiran kolaborasi dengan PKK ini dapat menciptakan keluarga yang sehat, keluarga yang tangguh, dan keluarga yang bebas narkoba.” ucapnya.
Hadir dalam acara, Jajaran Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Lampung dan segenap jajaran Pengurus TP. PKK Provinsi Lampung. (Diskominfotik Provinsi Lampung)
Ketua TP. PKK Provinsi Lampung dan Kepala BNN Provinsi Lampung Tandantangani Kerjasama Penguatan Keluarga Dalam Upaya Pencegahan Penyalahgunaan Narkotika
Bandar Lampung — Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga ( TP. PKK) Provinsi Lampung Riana Sari Arinal bersama Kepala BNN Provinsi Lampung melaksanakan Penandatanganan Kerjasama Penguatan Keluarga Dalam Upaya Pencegahan Penyalahgunaan Narkotika, bertempat di Gedung TP. PKK Provinsi Lampung, Jumat (24/06/2022).
Perjanjian Kerjasama ini merupakan tindak lanjut dari Perjanjian Kerjasama yang telah ditandatangani TP PKK Pusat dengan Kepala BNN RI tentang Penguatan Keluarga Dalam Upaya Pencegahan Penyalahgunaan Narkotika pada acara peringatan Hari Kesatuan Gerak PKK Ke-50 tanggal 8 Maret 2022 yang lalu.
Dalam sambutannya, Riana Sari Arinal memberikan apresiasi dan menyampaikan ucapan terimakasih kepada BNN Provinsi Lampung yang telah berupaya secara bersama – sama dengan seluruh jajaran pengurus PKK Provinsi Lampung untuk melakukan pencegahan penyalahgunaan Narkotika yang salah satunya melalui upaya sosialisasi dan sinkronisasi program yang merujuk pada kerjasama yang telah dilakukan oleh TP. PKK Pusat dan BNN RI.
“Penandatanganan perjanjian kerja sama ini merupakan perwujudan kebulatan tekad dan komitmen Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung dalam upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika melalui penguatan keluarga”, ucap Riana Sari Arinal.
Dalam kesempatan tersebut Ketua TP. PKK juga berharap momen ini dapat menjadi sinergi antara TP. PKK Provinsi Lampung dan BNN Provinsi Lampung. “Semoga momen ini menjadi awal sinergi yang lebih baik antara TP PKK Provinsi Lampung dengan BNN Provinsi Lampung dalam mewujudkan Keluarga Sehat, Cerdas, Berdaya, Beriman dan Bertaqwa Menuju Indonesia Maju”, pungkasnya.
Sementara Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Lampung Brigjen Pol Drs. Edi Swasono juga menyampaikan ungkapan terimakasihnya, “Kami, BNN mengucapkan terimakasih atas perhatian yang diberikan, mudah-mudahan dengan kehadiran kolaborasi dengan PKK ini dapat menciptakan keluarga yang sehat, keluarga yang tangguh, dan keluarga yang bebas narkoba.” ucapnya.
Hadir dalam acara, Jajaran Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Lampung dan segenap jajaran Pengurus TP. PKK Provinsi Lampung. (Diskominfotik Provinsi Lampung)
Sekretaris TP PKK Provinsi Lampung Pimpin Rapat Bahas Persiapan Kunjungan Kerja Penanganan dan Pencegahan Stunting
BANDARLAMPUNG — Sekretaris TP PKK Provinsi Lampung, Fitrianita Damhuri, mempimpin rapat dalam rangka Implementasi Desa atau Kelurahan Model Konvergensi Penanganan dan Pencegahan Stunting sekaligus Desa atau Kelurahan Ramah Perempuan dan Peduli Anak di Kantor TP PKK Provinsi Lampung, Jumat (24/06/2022).
Hadir dalam rapat Kepala Perwakilan BKKBN, Kakanwil Kementerian Agama, Kadis Kesehatan, Kadis Pendidikan dan Kebudayaan, Kadis Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Transmigrasi, Kadis Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Kadis Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura, Kadis Kelautan dan Perikanan, Kadis Peternakan dan Kesehatan Hewan, Kabid Komunikasi, Informatika dan Statistik Provinsi Lampung, Karo Administrasi Pimpinan Setda, Ketua Palang Merah Indonesia (PMI), POKJA PAUD Provinsi Lampung.
Rapat membahas terkait rencana dilaksanakannya kunjungan kerja untuk memonitoring dan mengevaluasi pelaksanaan program atau kegiatan. Kunjungan kerja direncanakan akan dilaksanakan pada Senin 19 Juli 2022, bertempat di Pekon Tanjung Jati, Kecamatan Kota Agung Timur Kabupaten Tanggamus. Pemilihan desa berdasarkan data desa prioritas penanganan stunting. (Dinas Kominfo dan Statistik Provinsi Lampung)
Ketua TP. PKK Provinsi Lampung Bersama PT Pelindo Persero Regional II Panjang Salurkan Bantuan Program SIGER
Bandar Lampung — Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP. PKK) Provinsi Lampung Riana Sari Arinal kembali menyalurkan bantuan 170 paket sembako melalui program Saatnya Ikut berGErak untuk Rakyat (SIGER ) bertempat di Gedung TP. PKK Provinsi Lampung, Jumat (24/06/2022).
Gerakan SIGER (Saatnya Ikut berGErak untuk Rakyat) adalah kegiatan yang diinisiasi oleh Ketua TP. PKK Provinsi Lampung Riana Sari Arinal, kegiatan ini berupa bakti sosial yang membantu menyalurkan bahan pokok dan tali kasih kepada masyarakat yang membutuhkan.
Ketua TP. PKK Riana Sari Arinal menyerahkan bantuan secara simbolis berupa Bahan Pokok kepada perwakilan Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, perwakilan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, perwakilan Dinas Tenaga Kerja, dan perwakilan Biro Umum Setda Provinsi Lampung.
Dalam kesempatan yang sama, PT Pelindo Persero Regional II Panjang juga memberikan bantuan melalui kegiatan SIGER.
Penyerahan bantuan ini merupakan bentuk tanggung jawab sosial dan lingkungan PT Pelindo Persero Regional II Panjang dalam program peningkatan kapasitas disabilitas.
PT Pelindo Persero Regional II Panjang melalui kegiatan SIGER memberikan bantuan berupa 20 kursi roda anak, 20 kursi roda dewasa, 20 alat bantu dengar, 20 tripot. Penyerahan bantuan secara simbolis diserahkan langsung oleh Ketua TP. PKK Provinsi Lampung kepada perwakilan penerima.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua TP. PKK Provinsi Lampung menyampaikan apresiasi dan ucapan terimakasih atas kerjasama semua pihak.
“Terima kasih dan apresiasi saya sampaikan kepada PT Pelindo (Persero) Regional II Panjang, yang dalam kesempatan ini memberikan bantuan peralatan bagi para penyandang disabilitas sebagai bentuk Tanggung Jawab Sosial Perusahaan.”ungkapnya.
“Insya Allah dengan semangat dan kerjasama kita semua, kita akan mampu mewujudkan kesejahteraan masyarakat yang lebih baik menuju Lampung Berjaya.” tambahnya.
Hadir dalam kegiatan tersebut, Direktur Keuangan & SDM PT Pelindo (Persero) Regional II Panjang Bedjo Waluyo, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, Kepala Dinas Sosial Provinsi Lampung, Dinas Tenaga Kerja, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Lampung, Perwakilan Dinas Tenaga Kerja Provinsi Lampung, Perwakilan Biro Umum Setda Provinsi Lampung, dan segenap jajaran pengurus TP. PKK Provinsi Lampung.(Diskominfotik Provinsi Lampung)
