Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pimpin Rapat Pengelolaan Kelembagaan Kartu Petani Berjaya

Bandar Lampung — Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kusnardi, Memimpin Rapat Pengelolaan Kelembagaan Kartu Petani Berjaya, bertempat di Ruang Rapat Asisten II, Rabu (06/07/2022).

Pengelolaan Kelembagaan KPB dilaksanakan Berdasarkan Peraturan Gubernur Nomor 14 tahun 2020 tentang Penugasan Kepada PT. Wahana Rahardja untuk  Pengelolaan Kartu Petani Berjaya, dan adanya Perjanjian Kerjasama antara PT. Wahana Raharja dengan PT. Bina Tani Berjaya.

Direncanakan akan dilaksanakan penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah, Aplikasi Kartu Petani Berjaya pada tanggal 11 Juli 2022 mendatang.

Saat ini progres KPB, yakni transaksi penebusan pupuk sebesar Rp8.666.285.950,- Realisasi penyaluran KUR melalui Program KPB, melalui Debitur sebesar Rp 179.948.000, (AUTP): 4.896,60 Ha, Asuransi Petani Lansia 1.175 petani, Bimbingan teknis Implementasi dan Transaksi pupuk subsidi, Kegiatan sosialisasi KPB oleh Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, Kegiatan sosialisasi KPB oleh Dinas Kehutanan.

Rapat tersebut juga membahas beberapa hal yang perlu ditindaklanjuti segera diantaranya terkait pendampingan oleh PT. Bina Tani Berjaya akan dilaksanakan selama 3 bulan setelah penyerahan aplikasi KPB.

Selain itu persiapan masa transisi, Penyiapan BUMD Pengelolaan transaksi KPB, Penyiapan system aplikasi KPB untuk menu-menu implementasi seluruh perangkat daerah, penyiapan aplikasi dan transaksi untuk pemasaran hasil pertanian.

Dalam arahannya Asisten Perekonomian dan Pembangunan  Kusnardi, menyampaikan, dari sisi pengelolaan pemerintahan mulai dari administrasi hingga hal lain, Pemprov Lampung siap menerima limpahan migrasi KPB dari UBL.

“Pelaksanaan percepatan melalui OPD, masih harus lebih banyak disektor pertanian, perkebunan, dan sekarang sedang mencoba disektor  peternakan dan perikanan.” kata Kusnardi.

Kusnardi, juga menegaskan bahwa mulai bulan Juli 2022  hingga kedepan,  fokus KPB adalah pada  sektor pertanian, perkebunan, peternakan dan perikanan.

“Aplikasi sudah disiapkan tinggal kesiapan dari OPD terkait saja,” ujarnya.

Hadir dalam Rapat Dr. Ir. Syopiansyah Jaya Putra, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi Lampung, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi Lampung, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Transmigrasi Provinsi Lampung, Kepala Dinas Komunikasi, Imformatika dan Statistik Provinsi Lampung, Kepala Dinas Ketahanan Pangan TPH Provinsi Lampung, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Lampung, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Lampung, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Lampung, Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Lampung, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Lampung, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Lampung, Kepala Dinas Sosial Provinsi Lampung, Plt. Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Lampung, Kepala Biro Perekonomian Setda Provinsi Lampung, Direktur PT. Wahana Rahardja. (Dinas Kominfo dan Statistik Provinsi Lampung)

Kriyanusa 2022 Bakal Digelar Di Jakarta, Lampung Jadi Icon

Bandarlampung – Dewan Kerajinan Nasional direncanakan akan menggelar Pameran Kriyanusa Kerajinan Nusantara yang akan berlangsung di Jakarta Convention Center (JCC) pada 21-25 September 2022. Dalam pameran tersebut, Provinsi Lampung akan menjadi Icon.

Kriyanusa 2022 diikuti seluruh Dekranasda Provinsi dan Kabupaten/Kota mengambil tema “Semangat Bertahan Perajin Berdaya Saing” dengan Tagline “Cinta Kriya dan Bangga Buatan Indonesia”.

Menyambut pelaksanaan Kriyanusa, Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) menggelar rapat secara virtual dengan pengurus Dekranasda Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Indonesia, Rabu (6/7/2022).

Rapat dipimpin oleh Ketua Pameran Liza Thohir, bersama LO Kriyanusa, Ketua Dekranasda Lampung diwakili Sekretaris Dekranasda Hj. Rusdiana Dewi.

Liza Thohir mengatakan, tujuan utama dari Pameran Kriyanusa adalah untuk membantu pemasaran produk-produk binaan Dekranasda. Dia berharap, seluruh perajin Nusantara bisa ditampilkan dalam Kriyanusa.

Liza berharap, pameran Dekranas dapat menyajikan produk berkualitas, karena itu, perlunya kurasi yang dilakukan Dekranasda Provinsi sehingga produk-produk yang dipamerkan bukan hanya sekadar banyak tapi juga sudah melalui proses kurasi serta berkualitas.

Desainer Nasional Mel Ahyar juga mengharapkan, agar provinsi tidak menonjolkan identitas masing-masing di bagian depan stand. Dekorasi diperbolehkan di bagian dalam stand.

“Karena kita ingin menonjolkan karya produk masing-masing bukan menonjolkan pada stand,” kata Mel Ahyar.

Sementara itu, Ketua Dekranasda Provinsi Lampung Riana Sari Arinal, didampingi Sekretaris Dekranasda Lampung Rusdiana Dewi menjelaskan, Kriyanusa yang merupakan Pameran Kerajinan berskala nasional, Provinsi Lampung akan menjadi icon.

Riana Sari mengatakan, icon yang diusung Provinsi Lampung dalam Kriyanusa berupa Motif Pucuk Rebung dan Motif Raja Medal.

Lebih lanjut Riana Sari menerangkan, Motif Kuncup Bambu ini umumnya dijumpai di kain-kain tenun Jawa dan Sumatera mengandung pepatah “Mulia di usia muda, lebih lagi di usia dewasa”. Bambu yang masih kuncup sangat lembut dan bergizi disantap. Namun setelah dewasa, ia berdiri kokoh, menjulang tinggi, namun merunduk rendah hati. Di Lampung, motif ini dikenakan perempuan yang sudah menikah dalam upacara adat dan melambangkan kesuburan.

Sedangkan Motif Raja Medal, adalah motif dengan bentuk kapal dan awaknya, menandakan pemakaiannya adalah seorang perempuan yang berderajat tinggi, seperti seorang istri penyumbang (Kapal Adat). Lambang kapal adalah penghormatan kepada masa lalu Lampung sebagai kekuatan maritim.

Tapis bermotif kapal ini langka karena pembuatannya membutuhkan ketekunan dan ketelitian luarbiasa. Kain-kain kehormatan bagi kaum terpandang dulu dibuat hanya dalam 3 ukuran; Pelepat (panjang 2M x lebar 60 Cm), Katibin (panjang 1M x lebar 60 Cm) dan Nampan (40cm x 40cm). (Dinas Kominfotik Provinsi Lampung).

Gubernur Lampung Arinal Djunaidi dan Ketua TP. PKK Provinsi Lampung Raih Penghargaan Manggala Karya Kencana 2022

Gubernur Lampung Arinal Djunaidi dan Ketua TP. PKK Provinsi Lampung meraih penghargaan Manggala Karya Kencana (MKK) 2022 dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN).

Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Gubernur Lampung Arinal Djunaidi dari Kepala BKKBN Hasto Wardoyo, pada rangkaian Acara Harganas ke-29 yang bertemakan ‘Ayo Cegah Stunting Agar Keluarga Bebas Stunting’.

Diraihnya penghargaan ini menjadi spesial, karena hanya Provinsi Lampung dimana Gubernur dan Ketua TP. PKK yang menerima Penghargaan MKK dalam waktu bersamaan, karena Program PKK juga sejalan dengan program Gubernur Lampung. Adapun Pemberian penghargaan, berlangsung di Hotel  Santika, Kota Medan, Rabu (6/7/2022).

Penghargaan MKK tersebut berdasarkan Surat Keputusan Kepala BKKBN Nomor: 81 / Kep / G2 / 2022 tentang Pemberian Penghargaan Manggala Karya Kencana, Wira Karya Kencana, Dharma Karya Kencana, dan Cipta Karya Kencana.

Gubernur Lampung Arinal Djunaidi dan Ketua TP. PKK Provinsi Lampung Riana Sari Arinal meraih penghargaan Manggala Karya Kencana karena dinilai mempunyai prestasi yang menonjol, komitmen, dukungan dan dharma baktinya yang besar serta kepemimpinan Gubernur Arinal Djunaidi bersama Ketua Tim Penggerak PKK Riana Sari Arinal dalam menggerakkan Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Berencana untuk Terwujudnya Keluarga Berkualitas dan Penduduk Tumbuh Seimbang.

Termasuk komitmen nyata Gubernur Arinal dan Ketua TP. PKK Provinsi Lampung Riana Sari Arinal dalam mencegah stunting agar keluarga dan masyarakat Lampung bebas stunting.

Dalam sambutannya, Kepala BKKBN Hasto Wardoyo, menyampaikan pesan khusus Presiden terkait Peraturan Presiden nomor 72 tahun 2021 dalam rangka untuk percepatan penurunan stunting menuju angka 14 persen ditahun 2024.
“Pesan khusus Presiden Jokowi adalah keluarga-keluarga muda harus menjadi perhatian utama. Karena keluarga-keluarga mudalah yang masih akan hamil dan melahirkan anak-anak stunting. Stunting menjadi ancaman kualitas generasi muda kita dan kualitas bangsa kita. Sehingga stunting harus kita turunkan secara bersama-sama,” ujar Hasto Wardoyo menyampaikan pesan Presiden.

Selain dua penghargaan tersebut, Lampung juga meraih penghargaan MKK yang diraih oleh Bupati Mesuji Saply, Ketua TP. PKK Kabupaten Mesuji Nelly Wati Saply, Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto, dan Ketua TP. PKK Kabupaten Lampung Selatan Winarni Nanang Ermanto.

Kemudian, Penghargaan Dharma Karya Kencana yang diterima oleh Ketua Pengurus Daerah IBI Provinsi Lampung Merry Destianty, dan Sekretaris Pokja IV TP. PKK Provinsi Lampung Syafrudin Bustami. (Dinas Kominfotik Provinsi Lampung.

Pemprov Lampung Gelar Lomba Masak Serba Ikan Tingkat Provinsi Lampung Tahun 2022

LAMPUNGSELATAN—Pemerintah Provinsi Lampung melalui Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Lampung bekerjasama dengan Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung menggelar kegiatan Lomba Masak Serba Ikan Tingkat Provinsi Lampung Tahun 2022 di PKK Agro Park Lampung, Sabah Balau, Lampung Selatan, Rabu (06/07/2022).

Agenda tahunan ini, digelar oleh Pemerintah Provinsi Lampung sebagai upaya untuk mendukung tumbuh dan berkembangnya ekonomi kreatif berbasis inovasi masakan atau kuliner berbahan baku ikan dan membantu upaya pencegahan bahaya stunting.

Selain itu, menurut Wakil Ketua III TP PKK Provinsi Lampung Ny. Erna Suud Hanan, kegiatan ini juga digelar untuk meningkatkan keterampilan memasak dengan bahan baku ikan, menghasilkan menu inovasi dan mengenalkan keanakaragaman masakan berbahan baku ikan kepada masyarakat luas.

Sehingga dapat memberikan pemahaman akan pentingnya gizi dan nutrisi ikan dalam meningkatkan imun untuk pencegahan penyebaran Covid-19 melalui budaya makan ikan.

Lomba yang mengusung tema “Menu Ikan Untuk Mencegah Stunting, Menuju Masyarakat Lampung Berjaya” ini diikuti oleh 15 regu perwakilan PKK dari 15 Kabupaten/Kota Se-Lampung.

Sementara itu Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Lampung Liza Darni, M.M., saat membacakan sambutan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi mengatakan bahwa prevalensi stunting pada balita di Provinsi Lampung menunjukkan trend yang positif, yaitu angka stunting pada tahun 2021 sebesar 18,5% yang menurun dari angka tahun 2019 dengan sebesar 26,26%. Pencapaian di tahun 2021 tersebut menempati peringkat ke-5 provinsi dengan stunting terendah se-Indonesia.

Oleh karenanya, melalui Lomba Masak Serba Ikan ini, diharapkan mampu menciptakan kreasi-kreasi menu berbahan ikan yang disukai masyarakat khususnya ibu hamil, remaja putri dan anak-anak, mudah pengolahannya serta bergizi tinggi.

“Dengan mengkonsumsi ikan, kita harapkan anak-anak kita akan lebih cerdas dan aktif karena dalam ikan terkandung omega 3, asam amino, vitamin dan mineral yang dapat mengoptimalkan pertumbuhan dan perkembangan otak anak,” ucapnya.

“Berkenaan dengan hal tersebut diatas, maka tema Lomba Masak Serba Ikan Tingkat Provinsi Lampung Tahun 2022 adalah “Menu Ikan untuk Mencegah Stunting menuju Masyarakat Lampung Berjaya,” lanjutnya.

Menurut Liza Darni, peningkatan konsumsi ikan memegang peranan penting dalam peningkatan status gizi masyarakat dan kualitas sumber daya manusia. Di sisi lain, peningkatan konsumsi ikan juga akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat khususnya ekonomi para nelayan, pembudidaya ikan dan pengolah hasil perikanan melalui optimalisasi potensi pasar dalam negeri.

Pada sambutannya yang dibacakan oleh Kadis Kelautan dan Perikanan Provinsi Lampung, Gubernur Arinal berpesan agar seluruh kader PKK dapat menjadi pelopor dalam kampanye gemar makan ikan, khususnya bagi ibu hamil dan balita sebagai upaya peningkatan status gizi masyarakat. Karena nasib negara ini di masa depan, sangat tergantung dari kualitas anak-anak kita saat ini.

“Kegiatan pada hari ini bukan hanya sekedar lomba untuk menciptakan kreasi menu baru, tetapi ke depan diharapkan juga dapat menjadi peluang bisnis baru dan peningkatan ketahanan keluarga dari sisi ekonomi. Apalagi jika kita melihat potensi produksi ikan tangkap dan budidaya di Provinsi Lampung yang sangat berlimpah,” pungkas Liza Darni. (Dinas Kominfotik Provinsi Lampung).

Rapat Paripurna Pandangan Umum Fraksi Terhadap Raperda tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD 2021

Wakil Gubernur Lampung Chusnunia, menghadiri Rapat Paripurna DPRD Provinsi Lampung, pembicaraan Tingkat I, pandangan umum dari fraksi-fraksi DPRD Provinsi Lampung terhadap Raperda tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Provinsi Lampung Tahun Anggaran 2021, bertempat di Ruang Sidang DPRD Provinsi Lampung, Selasa(05/07/2022).

Hadir dalam Rapat Plh. Sekretaris Daerah, Staf Ahli, Asisten, Ketua DPRD Provinsi Lampung, Kaban, Kadis, Karo, dan Kasatker.

Ketua DPRD Provinsi Lampung, Mingrum Gumay, secara resmi membuka rapat paripurna lanjutan terkait penyampaian pandangan umum dari fraksi-fraksi DPRD Provinsi Lampung.

Dalam kesempatan tersebut sebanyak 13 fraksi DPRD Provinsi Lampung hadir dan menyampaikan pandangan umumnya.

Beberapa point yang disampikan oleh masing-masing fraksi diantaranya dari sisi pendapatan maupun belanja daerah secara umum dapat terlaksana, seluruh program prioritas yang telah ditetapkan secara umum telah dapat terlaksana dengan baik.

Secara umum fraksi-fraksi menyebutkan bahwa menjadi tanggung jawab bersama untuk dapat mengambil bagian dengan melaksanakan peran dan tugasnya masing-masing agar berbagai aspek dapat dilakukan pembenahan dan pemecahan masalah.

Mingrum Gumay SH., MH menghadiri peringatan HUT Bhayangkara ke 76

Ketua DPRD Lampung Mingrum Gumay SH., MH mengatakan dalam rangka HUT Bhayangkara ke 76, di Lapangan Mapolda Lampung, Selasa (05/07/2022) atas nama Kelembagaan wakil rakyat Provinsi Lampung mengapresiasi sejumlah langkah kepolisian khususnya Polda Lampung dalam memberikan pelayanan yang humanis dan prima kepada masyarakat lampung.

” Apresiasi setinggi-tingginya atas layanan yang diberikan kepada masyarakat Lampung, tindakan Preventif dan mengedepankan restorative justice jajaran Polda Lampung memperkuat citra positif ditengah masyarakat ” Ujar Mingrum

Mingrum juga mengungkapkan sinergitas yang telah dibangun bersama DPRD Lampung dalam melakukan sejumlah langkah kolaborasi dalam pencegahan paham radikalisme di Provinsi Lampung terus ditingkatkan, terlebih beberapa daerah menjadi perhatian khusus kita bersama.

” DPRD Lampung melalui Program turun kebawah yakni Sosialisasi Peraturan Daerah (Sosper), Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaaan (IPWK), dan penyerapan aspirasi masyarakat (reses) kita terus lakukan komunikasi mengenai perkembangan di lapangan, kita berharap melalui fungsi masing-masing dalam bingkai kolaborasi dapat mewujudkan kamtibmas kondusif masyarakat semakin Produktif ”  Tutup Mingrum.

Gubernur Arinal Tinjau Danau Ranau Lampung Barat, Lokasi Investasi PT. Japfa Comfeed

Lampung Barat– Gubernur Lampung Arinal Djunaidi  meninjau langsung danau ranau di Pekon (Desa) Kagungan Kecamatan Lumbok Seminung,  Lampung Barat, yang menurut rencana akan menjadi lokasi investasi yang akan di lakukan oleh PT. Japfa Comfeed , Selasa (5/7/2022).

Gubernur Arinal bersama beberapa petinggi PT Japfa Comfeed, diantaranya Komisaris Utama sekaligus anggota Persatuan Purnawirawan TNI Angkatan Darat (PPAD) Syamsir Siregar.

Kemudian Direktut Operasional PT. Japfa Comfeed Rachmad Indrajaya, Renaldo Santosa anak pemilik PT. Japfa Comfeed, dan Ketua umum PPAD Doni Monardo dalam rangka rencana pengelolaan, pemanfaatan dan pelestarian Danau Ranau.

Arinal bersama rombongan berangkat dari Bandara Raden Intan ll dengan menggunakan Helikopter Jenis, H130.no.reg.pk-JTZ dengan operator Air Pasific Utama, rombongan tiba di lapangan Indrapati Cakra Negara di komplek Perkantoran Pemkab Lambar sekitar pukul 11:30 WIB.

Bupati Lampung Barat  Parosil Mabsus langsung menuju Helikopter untuk ikut dalam rombongan Gubernur Lampung dan petinggi Japfa Comfeed menuju Lumbok Seminung untuk melakukan peninjauan.

Danau Ranau terletak di perbatasan Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, Provinsi  Sumatera Selatan dan Kabupaten Lampung Barat Provinsi Lampung.

Dari 125.9 km² luas Danau Ranau 2/3 diantaranya masuk dalam wilayah Lampung Barat, tepatnya di Kecamatan Lumbok Seminung. Selain potensi pariwisata Danau Ranau juga sejak 10 tahun terakhir mulai dimanfaatkan masyarakat sekitar untuk budidaya ikan air tawar secara intensif yakni dengan sistem Keramba Jaring Apung (KJA).

Saat ini intensitas budidaya semakin meningkat bahkan lokasi pemasaran ikan air tawar hasil produksi KJA menjangkau seluruh wilayah Lampung dan sebagian wilayah Sumatera Selatan. (Dinas Kominfotik Provinsi Lampung).

Wakil Gubernur Chusnunia, Hadiri Rapat Paripurna Pandangan Umum Fraksi Terhadap Raperda tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD 2021

Bandar Lampung — Wakil Gubernur Lampung Chusnunia, menghadiri Rapat Paripurna DPRD Provinsi Lampung, pembicaraan Tingkat I, pandangan umum dari fraksi-fraksi DPRD Provinsi Lampung terhadap Raperda tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Provinsi Lampung Tahun Anggaran 2021, bertempat di Ruang Sidang DPRD Provinsi Lampung, Selasa(05/07/2022).

Hadir dalam Rapat Plh. Sekretaris Daerah, Staf Ahli, Asisten, Ketua DPRD Provinsi Lampung, Kaban, Kadis, Karo, dan Kasatker.

Ketua DPRD Provinsi Lampung, Mingrum Gumay, secara resmi membuka rapat paripurna lanjutan terkait penyampaian pandangan umum dari fraksi-fraksi DPRD Provinsi Lampung.

Dalam kesempatan tersebut sebanyak 13 fraksi DPRD Provinsi Lampung hadir dan menyampaikan pandangan umumnya.

Beberapa point yang disampikan oleh masing-masing fraksi diantaranya dari sisi pendapatan maupun belanja daerah secara umum dapat terlaksana, seluruh program prioritas yang telah ditetapkan secara umum telah dapat terlaksana dengan baik.

Secara umum fraksi-fraksi menyebutkan bahwa menjadi tanggung jawab bersama untuk dapat mengambil bagian dengan melaksanakan peran dan tugasnya masing-masing agar berbagai aspek dapat dilakukan pembenahan dan pemecahan masalah. (Dinas Kominfotik Provinsi Lampung)

Plh. Sekdaprov Lampung Pimpin Entry Meeting Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah

BANDAR LAMPUNG —Plh. Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Lampung, Fredy memimpin entry meeting pengawasan penyelenggaraan Pemerintah Daerah oleh Irjen Kemendagri Tahun Anggaran 2022 bertempat di Ruang Sakai Sambayan, Selasa (05/07/2022).

Dalam pembukaan entry meeting, Plh. Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, menyampaikan dasar dari pelaksanaan pengawasan yang dilakukan oleh Irjen Kemendagri. “Sesuai dengan PP, peran dari Inspektorat Jenderal ini melaksanakan pengawasan terhadap Pemerintah Daerah di Provinsi Lampung yang akan dilaksanakan selama 8 hari,” ucapnya.

Plh. Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, juga menyampaikan apresiasi kepada Kemendagri yang melaksanakan tugas dalam rangka pengawasan penyelenggaraan Pemerintah Daerah di Provinsi Lampung.

” Saya juga ingin menyampaikan apresiasi terhadap Kemendagri, mudah-mudahan pengawasan ini bisa berjalan lancar, rekomendasi yang akan disampaikan juga mampu meningkatkan kapasitas pemerintah daerah dalam tata kelola pemerintahan sehingga dapat tercapai Rakyat Lampung Berjaya.” tambahnya.

Sementara itu, Pengendali Teknis Itjen Kemendagri Tumonggi Siregar menyampaikan bahwa  pengawasan pada hari ini sesuai dengan UU nomor 23 tahun 2014.

“Kami mengawasi Provinsi lalu Provinsi mengawasi Kabupaten/Kota sebagai wakil pemerintahan pusat di daerah.” ungkapnya.

Pengendali Teknis Itjen Kemendagri Tumonggi Siregar juga menyampaikan, secara garis besar pengawasan ini bertujuan untuk memperoleh keyakinan bahwa penyelenggaraan pemerintahan berjalan secara efektif, efisien serta sesuai dengan tata kelola pemerintahan yang baik.

Hadir dalam Entry Meeting tersebut, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Samsurijal Ari, Kepala BPKAD Marindo Kurniawan, serta kepala dan perwakilan OPD terkait.(Dinas Kominfotik Provinsi Lampung).

Ketua DPRD Lampung Lepas Calon Jamaah Haji Kloter Pertama

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Mingrum Gumay melepas Calon Jamaah Haji (CJH) Provinsi Lampung Tahun 1443 H/2022 M di Gedung Madinatul Hujjaz, Asrama Haji Rajabasa Bandar Lampung, Minggu, (5/06/2022) malam.

Mingrum Gumay dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa pemerintah akan memberikan keamanan, kenyamanan dan kekhidmatan para calon jemaah haji dalam menjalankan ibadahnya serta mengantisipasi sedini mungkin setiap hambatan yang mungkin mengurangi ketertiban dan kelancaran penyelenggaraan ibadah haji, baik di tanah air maupun tanah suci.

“Melalui optimalisasi pelayanan haji,calon jamaah haji akan khusu menunaikan ibadah haji, karena segi kesehatan akan selalu di dampingi dokter pendamping, catering selama di mekkah dan juga transportasi,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan kepada para calon jemaah haji untuk menyiapkan diri beradaptasi dengan jutaan jemaah haji lain dari berbagai negara, melakukan ibadah yang sama, dalam waktu yang sama, dan di tempat tertentu secara bersamaan.

“Saya berpesan agar jemaah calon haji harus betul-betul menyiapkan diri untuk beradaptasi dengan situasi dan kondisi tersebut, tumbuhkan rasa kasih sayang dan semangat kebersamaan, perkuat persaudaraan, perkokoh persatuan, kembangkan jiwa solidaritas, pupuk sikap tolerasi dan saling menghormati,” tambahnya.

Pada kesempatan tersebut juga Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim menyampaikan pesan Gubernur, yang dimana ada beberapa hal yang harus diperhatikan oleh para calon jamaah haji, yakni menjaga kesehatan meskipun pandemi Covid-19 sudah mulai melandai.

“Bukan berarti tidak ada lagi virusnya, bukan hanya pada saat pandemi Covid, semuanya tetap wajib menerapkan protokol kesehatan agar selama menjalankan ibadah para jamaah diberikan kesehatan dan kekuatan,” pesannya.

Untuk diketahui, Calon Jama’ah Haji Provinsi Lampung Tahun 1443 H/2022 M berjumlah sebanyak 3.246 orang terdiri dari 3.214 Jamaah dan 32 Petugas Kloter yang terbagi dalam 9 Kloter pemberangkatan.

Kepala Kanwil Kemenag Lampung Puji Raharjo, dalam laporannya mengungkapkan rasa syukurnya karena baru di tahun 2022 ini calon jamaah haji provinsi Lampung dapat menunaikan Ibadah haji kembali.

“Alhamdulillah syukur yang sebesar-besarnya karena pada malam hari ini akhirnya kita bisa sama-sama menyaksikan dan melepas jamaah haji asal Provinsi lampung yang sudah 2 tahun lebih menunggu,” ucapnya.

Ditegaskannya, Kementerian Agama berkomitmen untuk memberikan pelayanan sebaik-baiknya kepada para calon jamaah haji.

Turut hadir dalam pelepasan tersebut, Ketua Komisi V DPRD Provinsi Lampung, Anggota Forkopimda Provinsi Lampung, Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Kakanwil Kemenag Provinsi Lampung, Kakanwil Kemenkumham Provinsi Lampung, dan Ketua MUI Lampung.