Dukung Pembangunan Sektor Pertanian, Perikanan, Peternakan dan Kehutanan, Komisi IV DPR RI Lakukan Kunjungan Kerja Di Provinsi Lampung

Bandar Lampung — Gubernur Arinal Djunaidi menerima Kunjungan Kerja Komisi IV DPR RI ke Provinsi Lampung dalam rangka Reses Masa Sidang V tahun 2021-2022, di Mahan Agung, Rabu (13/7).

Hadir dalam kunjungan kerja ke Provinsi Lampung Ketua Komisi IV DPR RI, Sudin,  Anggota Komisi IV DPR RI diantaranya Firman Soebagyo, Hermanto, Luluk Nur Hamidah, Dwita Ria Gunadi, Hanan Rozak, Vita Ervina, Maria Lestari, Ema Umiyyatul Chusnah, dan Endang Setyawati Thohari.

Hadir juga Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian, Dirjen Perikanan Budidaya Kementerian Kelautan dan Perikanan, Sekjen Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Ketua DPRD Provinsi Lampung, Wakapolda Lampung, Dirut Pusri, Kepala BPTP Lampung, para Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung.

Dalam kesempatan tersebut Gubernur menyampaikan berbagai capaian pembangunan yang dilaksanakan di Provinsi Lampung,  kinerja pembangunan Ekonomi daerah juga tetap baik meskipun di tahun 2021 pandemi Covid-19 masih terjadi. Hal ini ditandai dengan indikator pertumbuhan ekonomi Lampung yang terus semakin membaik sepanjang tahun 2021.

Sementara itu Komisi IV DPR RI saat bertemu Gubernur Lampung bersama jajaran menyampaikan dukungannya pada pembangunan  berbagai sektor yang dilaksanakan di Provinsi Lampung.

Terkait Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), Sudin meminta kepada pemerintah daerah untuk membantu memberikan data yang valid dan akurat terkait jumlah ternak yang terinfeksi PMK agar tidak menjadi momok bagi masyarakat.

Dalam pertemuan tersebut, Sudin juga meminta Kementan melalui Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan untuk mendukung Lampung dalam penanganan PMK, yaitu berupa bantuan vaksin, obat-obatan, dan vitamin.

Ketua Komisi IV DPR RI, Sudin juga meminta komitmen Dirjen Perikanan Budidaya Kementerian Kelautan dan Perikanan TB Haeru Rahayu untuk membantu Provinsi Lampung terkait pengembangan Balai Benih Air Tawar di Mesuji.

Anggota Komisi IV DPR RI Firman Soebagyo, memberikan apresiasi kepada Gubernur Lampung yang telah menyampaikan secara rinci terkait berbagai capaian dan masalah pembangunan sektor pertanian, peternakan, perikanan, dan kehutanan di Provinsi Lampung.

Firman juga menyebutkan bahwa Provinsi Lampung saat ini merupakan penyokong atau penyangga pangan nasional. Untuk itu, Firman mengatakan bahwa kunjungan kerja Komisi IV DPR RI ini untuk membangun komitmen, menyerap berbagai aspirasi dan memberikan dukungan agar Lampung menjadi salah satu Provinsi Penyangga Pangan Nasional.

“Konsumen pangan terbesar, baik itu beras daging dan sebagainya adalah Pulau Jawa. Penyangga pangan nasional didominasi oleh lima provinsi, yaitu NTB, Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Sulawesi Selatan. Akhir-akhir ini, Lampung sudah masuk dalam lima besar,” kata Firman.

Sementara itu Anggota Komisi IV DPR RI Lulu Hamid mengapresiasi Gubernur Lampung terkait penurunan angka stunting tahun 2021 yang sangat mengesankan dan signifikan (berdasar data SSGI turun 26,26% dibanding tahun 2019, red-), sementara di daerah lain di periode yang sama justru terjadi kenaikan.

Di akhir acara, Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian menyerahkan bantuan Vaksin PMK tahap II kepada Gubernur Lampung sebanyak 50.000 dosis.

Gubernur Arinal Djunaidi Menerima Kunjungan Kerja Komisi IV DPR RI, Sampaikan Berbagai Capaian Pembangunan Di Provinsi Lampung

Bandar Lampung — Gubernur Arinal Djunadi menerima Kunjungan Kerja Komisi IV DPR RI ke Provinsi Lampung dalam rangka Reses Masa Sidang V tahun 2021-2022, di Mahan Agung, Rabu (13/7).

Dalam pertemuan tersebut, Gubernur Arinal menyampaikan bahwa hingga triwulan pertama tahun 2022, masih dihadapkan pada tantangan dalam penanggulangan Covid-19. Berbagai upaya terus dilakukan, bersinergi dengan Kebjakan Pemerintah Pusat serta mobilisasi langkah dan dukungan seluruh komponen masyarakat Lampung.

“Alhamdulillah upaya ini menunjukkan keberhasilannya, dimana saat ini seluruh Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung merupakan zona dengan resiko rendah dan tidak ada tambahan kasus baru yang terkonfirmasi,” kata Gubernur.

Di sisi lain, kata Gubernur, kinerja pembangunan Ekonomi daerah juga tetap baik meskipun di tahun 2021 pandemi Covid-19 masih terjadi. Hal ini ditandai dengan indikator pertumbuhan ekonomi Lampung yang terus semakin membaik sepanjang tahun 2021.

Menurut Gubernur Arinal, Kinerja pertumbuhan ekonomi Lampung kedepan diprediksi akan semakin membaik dengan didorong oleh beberapa faktor, antara lain:

Pertama, kinerja sektor pertanian tanaman pangan dan perkebunan yang di proyeksi terus tumbuh positif, dengan dukungan kinerja program-program pembangunan di bidang pertanian. Salah satu program pendukung utamanya adalah e-KPB. Program ini diinisiasi untuk menjawab permasalahan dan kebutuhan petani di lapangan yang belum mampu dipenuhi oleh program Kartu Tani Kementerian Pertanian.

Kedua, semakin membaiknya sisi konsumsi masyarakat sejalan dengan meningkatnya mobilisasi sumberdaya ekonomi, pergerakan masyarakat serta aktivitas dan transaksi ekonomi sejalan dengan semakin rendahnya resiko pandemi Covid-19.

Ketiga, meningkatnya produksi dan kinerja sektor industri (Hilirisasi sumber daya alam)  maupun ekonomi kerakyatan (UMKM) serta peningkatan nilai ekspor Luar Negeri Provinsi Lampung.

Gubernur Arinal kemudian menambahkan, Poin penting dari capaian pembangunan ekonomi tersebut adalah turunnya tingkat kemiskinan atau persentase penduduk miskin di Provinsi Lampung.

Peringkat Provinsi Lampung terhadap angka kemiskinan dalam riliis BPS terakhir naik 2 level, dari urutan 12 menjadi 14 (persentase penduduk miskin 11,67%). Angka ini lebih tinggi dari Provinsi Sumatera bagian Selatan yaitu Sumsel yang berada di peringkat 11 (persentase penduduk miskin 12,79%), Bengkulu (persentase  penduduk miskin 14,43%) serta Provinsi Aceh (persentase penduduk miskin 15,53%). Bahkan Angka Kemiskinan Lampung tersebut lebih baik dari Provinsi DI Yogyakarta dengan persentase penduduk miskinnya mencapai 11,91%.

Sejalan dengan menurunnya tingkat kemiskinan, tingkat pengangguran juga semakin berkurang. Capaian Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) tahun 2021 Lampung mencapai 4,69 persen jauh lebih baik dari pada capaian rata-rata Nasional yang mencapai 6,49%.

“Keberhasilan capaian indikator makro pembangunan tersebut didukung oleh pembangunan infrastruktur dan penguatan konektivitas serta dukungan terhadap pelayanan infrastruktur dasar yang meliputi penyediaan air bersih, sanitasi, pengurangan kawasan kumuh guna mencapai Standar Pelayanan Minimal (SPM) di Provinsi Lampung,” kata Gubernur.

Komisi IV DPR RI Minta BPTP Lampung Membantu Penguatan Kerjasama Inovasi Budidaya Lada untuk Mendukung Revitalisasi

Bandar Lampung– Ketua Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Sudin meminta Kepala BPTP Lampung Jekvy Hendra, untuk membantu terkait penguatan kerjasama inovasi budidaya lada yaitu bibit lada perdu untuk mendukung revitalisasi lada di Provinsi Lampung.

Permintaan tersebut disampakan dihadapan Gubernur Lampung pada kunjungannya di Provinsi Lampung dalam kegiatan  reses masa sidang V tahun 2021-2022 di Mahan Agung Rumah Dinas Gubernur Lampung, Rabu (13/7/2022).

“Saya minta tahun ini, harus disiapkan 120.000 batang. Saya sudah bicara dengan Dirjen Perkebunan,” kata Sudin.

Hadir juga dalam kegiatan tersebut Anggota Komisi IV DPR RI lainnya  yakni Firman Soebagyo, Hermanto, Luluk Nur Hamidah, Dwita Ria Gunadi, Hanan Rozak, Vita Ervina, Maria Lestari, Ema Umiyyatul Chusnah, Endang Setyawati Thohari.

Terkait PMK, Sudin meminta kepada pemerintah daerah untuk membantu memberikan data yang valid dan akurat terkait jumlah ternak yang terinfeksi PMK agar tidak menjadi momok bagi masyarakat.

Dalam pertemuan tersebut, Sudin meminta Kementan melalui Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan untuk mendukung Lampung dalam penanganan PMK, yaitu berupa bantuan vaksin, obat-obatan, dan vitamin.

Di akhir acara, Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian menyerahkan bantuan Vaksin PMK tahap II kepada Gubernur Lampung sebanyak 50.000 dosis.

Anggota Komisi IV DPR RI Firman Soebagyo, memberikan apresiasi kepada Gubernur Lampung yang telah menyampaikan secara rinci terkait berbagai capaian dan masalah pembangunan sektor pertanian, kehutanan dan perikanan di Provinsi Lampung.

Firman juga menyebutkan bahwa Provinsi Lampung saat ini merupakan penyokong atau penyangga pangan nasional. Untuk itu, Firman mengatakan bahwa kunjungan kerja Komisi IV DPR RI ini untuk membangun komitmen, menyerap berbagai aspirasi dan memberikan dukungan agar Lampung menjadi salah satu Provinsi Penyangga Pangan Nasional.

“Konsumen pangan terbesar, baik itu beras daging dan sebagainya adalah Pulau Jawa. Penyangga pangan nasional didominasi oleh lima provinsi, yaitu NTB, Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Sulawesi Selatan. Akhir-akhir ini, Lampung sudah masuk dalam lima besar,” kata Firman.

Ketua Dekranasda Provinsi Lampung Membuka Kegiatan Pendampingan dan Kurasi Produk Kerajinan Lampung Untuk Event Nasional Pameran Kriyanusa 2022

Bandar Lampung, — Ketua Dekranasda Provinsi Lampung, Riana Sari Arinal membuka  kegiatan Pendampingan dan Kurasi Produk Kerajinan Dekranasda Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung bertempat di Dekranasda Provinsi Lampung, Rabu (13/07/2022).

Kegiatan Pendampingan dan Kurasi Produk kerajinan dihadiri langsung oleh Mel Ahyar yang merupakan  salah satu Tim kurator  dan Pengurus Dewan Kerajinan Nasional Pusat.

Kegiatan pendampingan dan kurasi Produk kerajinan Dekranasda Kabupaten/Kota se Provinsi Lampung digelar dalam rangka persiapan pameran Kriyanusa Tahun 2022 yang direncanakan akan diikuti perwakilan Kabupaten/Kota hasil kurasi.

Kriyanusa Tahun 2022 direncanakan diselenggarakan pada tanggal 21 September 2022 hingga 25 September 2022 di Jakarta dengan tema “Semangat Bertahan Perajin Berdaya Saing”  dengan Tagline “Cinta Kriya dan Bangga Buatan Indonesia”.

Ketua Dekranasda Provinsi Lampung berkomitmen untuk memajukan wastra Lampung bersama Ketua Dekranasda Kabupaten/Kota agar  produk – produk kerajinan daerahnya masing – masing  dapat bersaing dan dikenal, baik di tingkat nasional maupun internasional.

“Inilah bentuk kepedulian Ketua Dekranasda Provinsi Lampung dan Ketua Dekranasda kabupaten/kota, dengan memberikan kesempatan dan panggung, sekaligus mengangkat perajin yang ada didaerahnya masing – masing”, ucap Riana Sari.

“Kurasi pada hari ini menjadi momentum untuk memperbaiki produk kerajinan, perhatikan dengan seksama terkait kualitas produk”, pesan Riana Sari.

Disampaikan Ketua Dekranasda Provinsi Lampung, bahwa Dekranasda Pusat memberikan perhatian dan apresiasi kepada Provinsi Lampung sehingga pada pelaksanaan  _event_ Kriyanusa Tahun 2022, provinsi menjadi ikon.

“Dan yang sangat membanggakan adalah ikon  Pameran Kriyanusa 2022 ialah
budaya Lampung dengan Tema Motif Raja Medal dan Motif Pucuk Rebung
khas Lampung akan terpampang secara visual pada pameran nanti”, terangnya.

Riana Sari mengajak dan mendorong seluruh peserta yang mengikuti kurasi untuk memperhatikan dengan seksama dan memperhatikan hal – hal detil yang disampaikan kurator, menurutnya ini adalah  saatnya bagi para perajin di Provinsi Lampung untuk naik kelas.

“Kepada para peserta kurasi, pesan saya agar apa yang akan dikurasi oleh Ibu Mel Ahyar
diperhatikan dengan seksama dan dipelajari untuk perubahan hasil dan mutu kerajinan yang baik, dan kepada Ibu Mel Ahyar, saya ucapkan terimakasih dan berharap agar kurasi ini menjadi
momentum bagi para perajin Lampung untuk lebih memperhatikan secara detail produk
kerajinannya”, pungkasnya.

Sementara itu Mel Ahyar, salah satu Tim Kurator yang merupakan  Anggota Dewan Kerajinan Nasional Pusat pada  Divisi Daya Saing   yang juga seorang  Profesional Desainer, memberikan pendampingan dan  kurasi kepada para perajin dari 15 Kabupaten/Kota.

“Hari ini saya sangat bahagia karena bisa bertemu langsung dengan Pengurus Dekranasda  Provinsi Lampung dan para perajin setelah sebelumnya kita hanya bisa bertemu secara virtual”, ucapnya.

Menurut Mel Ahyar, Provinsi Lampung memiliki kesempatan untuk melakukan pengembangan produk kerajinan hingga September 2022 mendatang sebelum pelaksanaan event Kriyanusa dengan menampilkan produk – produk kerajinan yang benar – benar berkualitas dan memiliki nilai jual yang tinggi.

Mel menekankan bahwa edukasi kepada masyarakat terkait belanja produk  di Indonesia sudah menunjukan tren yang baik, masyarakat sudah sangat selektif memilih produk – produk berkualitas, sehingga  dirinya merekomendasikan kepada para perajin untuk menampilkan dan  menjual produk berkualitas dengan harga yang disesuaikan.

Menurutnya saat ini yang menjadi ukuran keberhasilan penyelenggaraan _event_ pameran adalah dari jumlah produk yang berhasil dijual dan nilai transaksi yang terjadi.

Masih menurut Mel Ahyar, produk kerajinan Lampung saat ini telah menjadi bahan perbincangan di tingkat nasional dengan kain Tapisnya dan bermacam produk kerajinan lainnya, sehingga Kriyanusa Tahun 2022   merupakan peluang bagi Provinsi Lampung untuk menampilkan  produk – produk kerajinan yang berkualitas untuk  mengangkat Kerajinan Lampung.

Gubernur Arinal Djunaidi Dampingi Menteri Perdagangan RI Dalam Arahan dan Dialog Bersama Walikota Se-Provinsi Lampung

BANDARLAMPUNG—Gubernur Lampung Arinal Djunaidi menerima Kunjungan Kerja Menteri Perdagangan Republik Indonesia Zulkifli Hasan dalam rangka kegiatan Dialog Bersama Gubernur Lampung dan Bupati/Walikota Se-Provinsi Lampung, di Mahan Agung, Rumah Dinas Gubernur Lampung, Bandar Lampung, Selasa (12/07/2022).

Pada kesempatan tersebut Gubernur Arinal menyampaikan ucapan selamat datang kepada Menteri Perdagangan RI, H. Zulkifli Hasan, S.E., M.M., dan terimakasih karena selalu mendukung dalam memajukan daerah Provinsi Lampung.

“Kunjungan kerja hari ini merupakan momentum bagi kita untuk mempererat rasa persaudaraan. Hari ini, merupakan suatu kehormatan bagi Provinsi Lampung atas kehadiran Bapak Menteri Perdagangan RI, yang juga merupakan Putera Daerah kebanggaan Lampung, dan tentunya juga Bapak Ibu para tamu undangan, akan menjadi kekuatan dan motivasi bagi kita semua untuk bisa saling bekerjasama dalam membangun Provinsi Lampung tercinta ini,” ucap Gubernur.

Gubernur juga menyampaikan bahwa sejak beberapa waktu yang lalu Pemerintah Provinsi Lampung telah bekerja keras dengan terus berupaya menjaga kestabilan harga dan stok bahan baku di Provinsi Lampung, terutama dalam menjamin kesediaan stok Minyak Goreng dengan harga yang terjangkau oleh masyarakat.

Selain itu, Pemerintah Provinsi Lampung juga melakukan penguatan pasar dalam negeri melalui Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia.

“Untuk mendukung gerakan tersebut, Pemerintah Provinsi Lampung telah memberikan berbagai stimulus baik dari segi kebijakan maupun dukungan anggaran, sebagai upaya pemberdayaan UKM daerah yang unggul, sehingga bisa mengurangi penggunaan produk impor,” tegas Gubernur

Gubernur juga menyampaikan beberapa isu strategis yang dihadapi oleh Provinsi Lampung, diantaranya produk ekspor Lampung yang masih didominasi oleh bahan mentah sehingga masih rendah dari segi peningkatan nilai tambah, kemudian belum adanya perjanjian bilateral dengan China dan Amerika Serikat yang merupakan negara tujuan utama ekspor Provinsi Lampung.

Selain itu, juga terdapat beberapa isu strategis terkait Implementasi Minyak Goreng Curah Rakyat (MGCR), yaitu belum optimalnya pelaksanaan aturan pembatasan penjualan MGC kepada konsumen sebanyak 10 Kg per hari, yang menyebabkan harga tidak sesuai HET yang ditentukan, kemudian terdapat kendala di tingkat pengecer terkait penginputan Nomor Induk Kependudukan (NIK) konsumen ke aplikasi SIMIRAH, sehingga memperlambat distribusi minyak goreng curah tersebut.

Dengan disampaikannya isu-isu strategis tersebut, Gubernur berharap agar dapat menjadi bahan pertimbangan Pemerintah Pusat terutama Kementerian Perdagangan dalam mengambil kebijakan kedepan.

Adapun Menteri Perdagangan RI Zulkifli Hasan dalam arahannya menyampaikan bahwa saat ini Indonesia masih menghadapi tantangan yang tidak ringan, Karena saat ini masih terjadi krisis dunia, diantaranya disebabkan oleh gagal panen gandum di beberapa negara seperti Amerika dan Australia, kemudian perang yang terjadi antara Rusia dan Ukraina, dan lain sebagainya yang pada akhirnya berpengaruh pada stabilitas harga-harga.

“Kita saat ini menghadapi tantangan yang tidak ringan, oleh karenanya Saya diminta Pak Presiden untuk menjaga stabilitas harga,” ucapnya.

“Saya kemarin sudah keliling, Alhamdulillah harga-harga di Lampung cukup relatif stabil, hanya masih ada di beberapa tempat, minyak goreng curah bersubsidi yang diatas HET, yang seharusnya 14 ribu, tapi masih ada yang harga 15 sampai 16 ribu, nanti kita akan kita banjiri agar harga kembali normal,” lanjutnya.

Kemudian terkait aplikasi SIMIRAH, menurut Mendag, peraturan pada aplikasi tersebut dibuat untuk meminimalisir kebocoran, tapi dapat dilakukan pengecualian pada kondisi tertentu.

“kita akan lakukan relaksasi sehingga ada kelonggaran untuk Provinsi Lampung, mungkin dengan fotocopy KTP saja sudah cukup, sehingga dalam waktu dekat minyak di Lampung bisa segera stabil,” pungkasnya (Dinas Kominfotik Provinsi Lampung).

Pemprov Lampung Ikuti Rapat Monitoring dan Evaluasi Progress Pembangunan Kawasan Industri Proyek Strategis Nasional

Bandar Lampung — Staff Ahli Bidang Ekubang Zainal Abidin mengikuti Rapat Monitoring dan Evaluasi Progress Pembangunan Kawasan Industri Proyek Strategis Nasional (Kuartal II-2022) yang dilakukan secara Hybrid bertempat di Ruang Command Center Lt.II Gedung Diskominfotik Provinsi Lampung, Selasa (12/07/2022).

Dalam rapat monitoring dan evaluasi ini, Asdep Kemenko Kartika Listriana menyampaikan latar belakang dari percepatan Proyek Strategis Nasional (PSN) yang sesuai dengan arahan Presiden pada rapat terbatas tentang percepatan Proyek Strategis Nasional (PSN) dalam Masa pandemi Covid-19 yang dilaksanakan Jum‘at, 16 Juli 2021.

Rapat terbatas itu juga membahas sejumlah isu, diantaranya terkait usulan perubahan Daftar PSN, yaitu: Evaluasi terhadap PSN, diprioritaskan untuk PSN yang dapat diselesaikan hingga tahun 2024 dan mendukung Percepatan Pemulihan Ekonomi Nasional dan terhadap usulan PSN karena keterbatasan APBN diprioritaskan untuk usulan yang tidak menggunakan dana APBN/D.

Selain itu, dalam Perpres No 109/2020, presiden juga menetapkan bahwa diperlukan Evaluasi dan Peninjauan kembali terhadap proyek-proyek PSN.

Asdep Kemenko Kartika Listriana dalam rapat monitoring dan evaluasi ini juga menyampaikan bahwa terdapat 16 Kawasan Industri (KI) Proyek Strategis Nasional (PSN) yang tersebar di seluruh Indonesia sesuai dengan Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Nomor 7/2021 tentang perubahan Daftar Proyek Strategis Nasional, dimana salah satu KI PSN dengan status Persiapan terdapat di Kabupaten Tanggamus, Provinsi Lampung.

Asdep Kemenko Kartika Listriana juga menyampaikan Daftar Isu yang menjadi permasalahan utama yang dihadapi oleh kawasan KI serta tindak lanjut dalam menyelesaikan permasalahan tersebut.

Hadir dalam kesempatan tersebut, Perwakilan Bappeda Provinsi Lampung, Perwakilan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Lampung. (Dinas Kominfotik Provinsi Lampung)

Wagub Chusnunia Melantik Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan Pejabat Administrasi di Lingkungan Pemprov Lampung

Bandar Lampung — Wakil Gubernur Lampung Chusnunia melantik dan mengambil sumpah jabatan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan Pejabat Administrasi di Lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung, di Gedung Pusiban, Selasa (12/7).

Dua Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, dua  Pejabat Administrator dan dua Pejabat Pengawas dilantik berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Lampung Nomor: 821.21/338/VI.04/2022 ;  Nomor: 821.22/339/VI.04/2022 ; dan Nomor: 821.23/340/VI.04/2022 tentang Pengangkatan, Perpindahan dan Pemberhentian Pegawai Negeri Sipil Dalam dan Dari Jabatan Administrator dan Pengawas di Lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung.

Keenam pejabat yang dilantik tersebut adalah:
1. Yurnalis S.IP, sebelumnya menjabat sebagai Kepala Badan Kepegawaian Daerah dilantik menjadi Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah Provinsi Lampung
2. Dr. H. Senen Mustakim S.Sos., M.Si., sebelumnya menjabat sebagai Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia dilantik menjadi Asisten Administrasi Umum Setdaprov Lampung
3. Dr. Elip Hildan A.P., M.Si., dilantik menjadi Sekretaris Dinas Perhubungan Provinsi Lampung
4. Aris Padila S.E., dilantik menjadi Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah IV pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung
5. Supriadi S.H., M.M., dilantik menjadi Kepala Seksi Pembinaan Keselamatan Prasarana pada bidang Keaelamatan Transportasi Dinas Perhubungan Provinsi Lampung
6. Agus Supriyanti S.Pd., M.M., dilantik menjadi Kepala Seksi Pelayanan Pendidikan Sekolah Menengah Atas pada Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VI Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung

Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Lampung Chusnunia, mengucapkan selamat kepada para Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan Pejabat Administrasi yang dilantik.

Wagub Chusnunia meminta kepada para pejabat yang dilantik untuk dapat bekerja dengan semangat dan penuh rasa tanggung jawab yang tinggi, sesuai dengan tugas pokok dan fungsi di lingkungan perangkat daerah masing masing.

“Berikan dedikasi dan loyalitas yang tinggi dalam bekerja demi memberikan pelayan yang berkualitas kepada masyarakat. Mari bekerja secara maksimal, jangan sia-siakan jabatan yang kita emban,” kata Wagub Chusnunia.

Wagub menerangkan bahwa Pelantikan pada hari ini dilakukan berdasarkan pasal 132 ayat (1) PP Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen PNS yang menyebutkan bahwa Pengisian JPT melalui mutasi dari satu JPT ke JPT yang lain dapat dilakukan melalui uji kompetensi diantara pejabat pimpinan tinggi dalam satu instansi.

Wagub Chusnunia juga menjelaskan bahwa pelantikan ini merupakan pelantikan susulan terhadap 2 orang PNS hasil dari uji kompetensi PPT Pratama di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung dan 4 orang Pejabat Administrasi, dengan rincian Jabatan Administrator sebanyak 2 orang dan Jabatan Pengawas sebanyak 2 orang.

“Untuk pelantikan Pejabat Administrasi dilakukan guna mengisi jabatan yang lowong karena Pejabat lama memasuki batas Usia Pensiun dan mutasi ke jabatan lain, pelantikan Pejabat Administrasi dilakukan sesuai PerMenpanRB Nomor 22 tahun 2021 tentang Pola Karir PNS,” kata Wagub Chusnunia.

Hadir dalam acara pelantikan Plh. Sekdaprov Lampung, para Asisten Setdaprov Lampung serta para Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di Lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung. (Dinas Kominfotik Provinsi Lampung)

Pemprov. Lampung laksanakan Sosialisasi Pengukuran Indeks Pengelolaan Keuangan Daerah (IPKD)

Bertempat di Gedung Pusiban Kantor Gubernur Lampung, Gubernur Lampung yang diwakili oleh Kepala Badan Litbangnovda Prov. Lampung, Amartoni Ahadis, membuka secara resmi Sosialisasi Pengukuran Indeks Pengelolaan Keuangan Daerah (IPKD).

Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2017 Menteri Dalam Negeri mempunyai fungsi sebagai koordinator pembinaan dan pengawasan penyelenggaraan pemerintahan daerah, termasuk di antaranya di bidang keuangan daerah.

Kemendagri telah menetapkan Permendagri No: 19 Tahun 2020 Tentang Pengukuran IPKD. IPKD bertujuan untuk menilai kinerja tata kelola keuangan daerah. IPKD Provinsi diukur oleh Menteri melalui Kepala Balitbang sedangkan IPKD Kabupaten/Kota diukur oleh Gubernur.

Kemendagri telah mengembangkan aplikasi untuk pengukuran IPKD Provinsi dan Kabupaten. Perangkat Daerah terkait diharapkan agar dapat melakukan input  di aplikasi sesuai dengan tupoksi masing-masing.

Kemendagri akan memberikan reward dan punishmen atas kinerja pengelolaan keuangan daerah. Hasil penilaian dikelompokan dalam 3 kategori yaitu:

Kategori A : Baik

Kategori B : Perlu Perbaikan

Kategori C : Sangat perlu Perbaikan

Kemendagri mengharapkan IPKD dapat memacu dan memotivasi daerah untuk meningkatkan Kinerja Pengelolaan Keuangan Daerah.

Hadir dalam kegiatan tersebut Narasumber dari Kemendagri, dan para peserta sosialisasi dari beberapa PD dilingkungan Pemprov. Lampung dan Kab/Kota se Prov Lampung. (11/7).

Dinsos Lampung Kurban 3 Sapi dan 2 Kambing, Aswarodi Apresiasi Pegawai Semangat Berkurban

Hari Raya Idul Adha 1443 Hijriah Dinas Sosial Provinsi Lampung melaksanakan penyembelihan 3 Ekor Sapi dan 2 Ekor Kambing, berlangsung di halaman kantor Dinas Sosial Provinsi Lampung, Senin (11/7/2022).

Daging hewan kurban selanjutnya akan dibagikan ke warga sekitar kantor, dan UPTD, serta para klien Dinas Sosial Provinsi Lampung.

Kepala Dinas Sosial Provinsi Lampung Drs. Aswarodi dalam kesempatan itu menyampaikan, apresiasinya kepada para pegawai yang  melaksanakan ibadah kurban.

Ia menyampaikan sesungguhnya semangat berkurban bisa kita implementasikan di kehidupan sehari-hari.

“Dalam tugas sebagai pegawai di Lingkungan Pemerintah Provisi Lampung, melalui Dinas Sosial, kita harus mengutamakan kepentingan organisasi, masyarakat orang banyak, terutama sasaran tupoksi kita yakni Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) daripada kepentingan pribadi,” ujar Kadis.

Sumber : Dinas Sosial Provinsi Lampung
(Dinas Kominfotik Provinsi Lampung).

Pemprov Lampung Matangkan Persiapan Kegiatan Festival Literasi

Bandar Lampung — Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Lampung, Ratna Dewi, Memimpin Rapat Literasi terkait Pembagian Tugas dan Peranan OPD dalam Kegiatan Festival Literasi, bertempat di Aula Rapat Lt.II Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Lampung, Senin (11/07/2022).

Hadir dalam Rapat, Sekretaris Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Lampung, Kepala Bidang Pengelolaan Komunikasi Publik Diskominfotik, Perwakilan dari Kantor Bahasa, Perwakilan dari Bappeda, Perwakilan dari Dinas Pemuda dan Olahraga, Perwakilan Dinas Pariwisata & Ekraf, perwakilan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, dan Perwakilan Dinas PP&PA.

Tugas OPD tersebut diantaranya Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik, mempunyai tugas dan peranan untuk liputan/publikasi, menyediakan jaringan internet, juga membuat tayangan video terkait acara tersebut.

Selanjutmya Dinas pariwisata menyiapkan tarian beserta alat musik seperti kolintang juga gong, Dinas pemberdayaan masyarakat desa menyiapkan tim literasi dan Dinas pendidikan dan kebudayaan membina tim literasi dan menghadirkan guru serta siswa siswi untuk hadir pada acara tersebut.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan menyampaikan kepada para peserta rapat bahwa, rapat kali ini dalam rangka kesiapan pemantapan Festival dan Jambore Literasi.

“Acara ini kolaborasi dengan Kantor Bahasa, kalau perpustakaan festival literasi sedangkan kantor bahasa jambore literasi, ” kata Ratna Dewi.

Kegiatan direncanakan akan dilaksanakan pada tanggal 19 sampai 21 Juli,  pada 19 Juli merupakan persiapan terakhir, acara pembukaan dilakukan pada tanggal 20 dan penutupan pada 21. Akan mengundang Kabupaten Kota sebanyak 15 orang bunda literasinya.

Sedangkan cara yang akan ditampilkan yaitu launching buku menulis bersama bunda, pemberian hadiah dari kegiatan lomba tata boga dan pemberian piagam penghargaan kepada beberapa komunitas.(Dinas Kominfo dan Statistik Provinsi Lampung)