Bupati Pesawaran Dendi Romadhona Berharap Kepada Para Petani Bisa Berorientasi Dalam Kualitas Hidup

Pesawaran — Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona mengharapkan, dengan perkembangan zaman yang saat ini terus berkembang, konsep pembangunan dalam sektor pertanian tidak hanya berorientasi kepada pemenuhan kebutuhan pangan semata melalui peningkatan produksi, akan tetapi sudah berorientasi kepada peningkatan kualitas hidup masyarakat tani melalui peningkatan pendapatan.

Dendi mengatakan, sejalan dengan program Gubernur Lampung di sektor pertanian yaitu Petani Berjaya, dimana petani dituntut untuk menciptakan peluang bisnis dari usaha taninya, sehingga tidak hanya berorientasi usaha tani subsistem tetapi sekaligus berpikir skala ekonomi dari usaha tani yang dilakukannya.

“Maka dari itu diperlukan terobosan dalam hal pemilihan komoditas pertanian untuk dikembangkan, dengan pertimbangan tingginya permintaan dan memiliki nilai ekonomi yang tinggi. Dalam hal ini, Komoditas hortikultura merupakan salah satu komoditas pertanian yang memiliki nilai ekonomi dan permintaan yang tinggi seiring dengan semakin meningkatnya kesadaran masyarakat untuk mengkonsumsi buah dan sayur,” ujarnya saat menghadiri panen perdana Melon Sulton Green House Pondok Pesantren Al-Hidayat di Desa Gerning Kecamatan Tegineneng. Kamis 14 Juli 2022.

Dirinya mengatakan, peluang usaha yang menjanjikan dari komoditas hortikultura ini, didukung dengan letak geografis dan kondisi alam Kabupaten Pesawaran yang sangat mendukung untuk pengembangan kawasan hortikultura, terutama bagi buah tropis seperti Melon.

“Komoditas Melon di Provinsi Lampung saat ini di
dominasi oleh tiga kabupaten, yaitu Lampung Tengah, Lampung Timur dan Kota Metro. Jika melihat potensi alam yang ada di Kabupaten Pesawaran, kita dapat meyakini bahwa Kabupaten Pesawaran dapat ikut berkontribusi kepada ketersediaan buah tropis di Provinsi Lampung,” ujar dia.

Menurutnya, Kabupaten Pesawaran saya menyambut baik apa yang telah dilakukan oleh Pondok Pesantren Al Hidayat Gerning, dalam upaya mengembangkan komoditas hortikultura Melon. Ini juga merupakan langkah untuk menjadikan Kabupaten setempat sebagai salah satu wilayah penghasil Melon.

“Dengan adanya perkebunan melon itu juga diharapkan dapat berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Pesawaran. Di masa mendatang diharapkan akan muncul lebih banyak komoditas hortikultura lain, sehingga dari sektor pertanian Kabupaten Pesawaran tidak hanya dikenal sebagai penghasil komoditas tanaman pangan, tetapi juga penghasil komoditas hortikultura,” kata dia.

Dirinya juga mengharapkan kerjasama dari pihak ketiga, untuk dapat memfasilitasi sarana produksi dan terutama pemasaran hasil petani. Dalam hal ini Pemerintah Kabupaten Pesawaran akan selalu mendukung aktivitas yang terkait dengan kesejahteraan masyarakat petani melalui bimbingan dan fasilitasi, sehingga pembangunan di bidang Pertanian serta terciptanya optimalisasi Sumberdaya Alam untuk kesejahteraan masyarakat dapat terwujud.

“Bertani tidak hanya dapat dilakukan oleh Petani saja, namun juga semua lapisan masyarakat tanpa terkecuali termasuk warga Pondok Pesantren Al Hidayat Gerning yang berlatar belakang dan basic sebagai ulama,” katanya.

Pemprov Lampung Dukung Pembangunan Bendungan Margatiga Lampung Timur Menjadi Kawasan Proyek Strategis Nasional

Bandar Lampung— Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi Lampung,Yudi Alfadri, mewakili Pemerintah Provinsi Lampung mengikuti Rapat Percepatan Penyelesaian Pelaksanaan Pengadaan Tanah pada Lahan Hak Guna Usaha (HGU) dan Transmigrasi pada Pembangunan Infrastruktur Sektor Sumber Daya Air.

Kegiatan dilaksanakan secara Hybrid bertempat di Ruang Video Conference Lt.I Gedung Diskominfotik Provinsi Lampung, Kamis (14/07/2022).

Heriantono Waluyadi  dari Direktorat Sistem dan Strategi Pengelolaan Sumber Daya Air ((SSPSDA) Kementerian PUPR RI, menyampaikan progress pengadaan tanah di 4 bendungan yang masuk dalam Proyek Strategis Nasional (PSN), yaitu; Bendungan Marangkayu, Bendungan Margatiga, Bendungan Karian dan Bendungan Bulango Ulu.

Selain itu Heriantono Waluyadi  juga menjelaskan  progress pengadaan tanah di Bendungan Margatiga yang terletak di Kabupaten Lampung Timur, Provinsi Lampung yang memiliki lahan sebanyak 60,72% luas tanah sudah dalam status bebas, dan sebanyak 39,28% tersisa, akan ada rencana Impounding pada tahun 2023.

Sementara Yudi Alfadri Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi Lampung, dalan kesempatan tersebut  menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Lampung mendukung pembangunan Bendungan di Margatiga Lampung Timur yang akan menjadi Kawasan Proyek Strategis Nasional.

“Pemerintah Provinsi Lampung mendukung PSN di Bendungan Margatiga Provinsi Lampung dengan memberikan rekomendasi persetujuan pelepasan hutan untuk menjadi Kawasan Proyek Strategis Nasional Bendungan Margatiga, Lampung Timur.” ungkapnya.

Hadir dalam rapat tersebut, perwakilan Dinas PSDA Provinsi Lampung, Dinas PKP dan Cipta Karya Provinsi Lampung, Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Provinsi Lampung, Biro  Pemerintahan dan Otonomi Daerah Provinsi Lampung, dan Biro Hukum Provinsi Lampung.

Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih Jajaki Kerjasama Bidang Pariwisata Di Provinsi Lampung

Bandar Lampung — Gubernur Arinal Djunaidi menerima audiensi Perwakilan Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih (YPP) dan GEM Solution, di Mahan Agung, Jumat (15/7).

Perwakilan Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih Abbas Yahya menjelaskan maksud kedatangan audiensi ini, selain untuk bersilaturahmi dan membangun komunikasi juga untuk menjajaki kerjasama di bidang pariwisata.

Abbas Yahya menjelaskan, kerjasama yang dimaksud dengan menerapkan digitalisasi destinasi pariwisata lampung sekaligus melakukan kegiatan sosial, hasil kerjasama YPP dengan GEM Solution.

Hasil kerjasama tersebut berupa promosi dan publikasi destinasi wisata lampung di skala nasional bahkan internasional serta mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah.

Dalam kesempatan yang sama, Gubernur Lampung pada prinsipnya menyetujui terkait kerjasama di bidang pariwisata ini, namun harus dilakukan pengkajian lebih lanjut terkait pola kerjasama antara Pemerintah Provinsi Lampung dengan YPP.

Gubernur juga menjelaskan, saat ini Provinsi Lampung sedang gencar melakukan pembangunan di bidang pariwisata. Salah satunya yaitu pembangunan Bakauheni Harbour City.

Hadir dalam audiensi Staf Ahli Gubernur bidang IT, Kepala Bappeda, Kadis Kominfotik, Karo Pemerintahan & Otda, Plt. Kadis Pariwisata & Ekraf.

KPU Provinsi Lampung Minta Dukungan Penggunaan IT Dalam Rangka Pelaksanan Tahapan Pemilu 2024

BANDARLAMPUNG—Kepala Dinas Kominfo Provinsi Lampung Ganjar Jationo menerima kunjungan KPU Provinsi Lampung di lt.2 Ruang Command Center Kantor Diskominfotik Provinsi Lampung, Kamis (14/07/2022).

Pada pertemuan tersebut KPU Provinsi Lampung menyampaikan bahwa berdasarkan Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 3 Tahun 2022 tentang Tahapan dan Penyelenggaraan Pemilihan Umum Tahun 2024, maka tahapan Pemilu 2024 telah dimulai pada tanggal 14 Juni 2022 lalu dengan agenda tahapan perencanaan program dan anggaran serta penyusunan peraturan pelaksanaan penyelenggaraan pemilu.

Terkait dengan hal tersebut, Komisioner KPU Lampung Antoniyus Cahyalana mengatakan bahwa Kampanye kedepan akan lebih banyak dilakukan secara digital dan mulai meninggalkan kampanye secara konvensional, oleh karenanya KPU meminta bantuan Dinas Kominfotik Provinsi Lampung untuk berperan serta dalam menangkal berita-berita hoaks, termasuk dukungan dalam penggunaan IT di daerah-daerah terpencil.

Sementara itu Kepala Dinas Kominfotik Provinsi Lampung Ganjar Jationo menyatakan bahwa tim IT Kominfo Lampung dalam kontek digital siap membantu, namun dalam hal pengaturan tetap mengikuti arahan dari KPU.

“Jadi kami hanya sebagai supporting, silahkan berdiskusi dengan Tim Ahli kami, jika masuk kedalam sistem KPU setahu saya tidak boleh, karena instansinya vertikal, tapi jika hanya bertukar pikiran tentu boleh-boleh saja,” ucap Ganjar.

Kemudian terkait sosialisasi Tahapan Pemilu 2024, Ganjar Jationo menyatakan Kominfo siap membantu mensosialisasikan dan mempublikasikannya melalui semua kanal informasi yang dimiliki oleh Dinas Kominfotik Provinsi Lampung.

Kegiatan kemudian ditutup dengan penyerahan Surat Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 3 Tahun 2022 tentang Tahapan dan Penyelenggaraan Pemilihan Umum Tahun 2024 oleh Komisioner KPU Lampung Antoniyus Cahyalana kepada Kepala Dinas Kominfotik Provinsi Lampung Ganjar Jationo.

Provinsi Lampung Pilot Projek Uji coba Penggunaan Frekuensi Radio HF Untuk Komunikasi Nelayan

BANDARLAMPUNG—Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Provinsi Lampung Ganjar Jationo mendampingi Direktur Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika, Kementerian Kominfo Dr. Dwi Handoko, M. Eng pada Peluncuran Uji Coba Frekuensi HF untuk Komunikasi Nelayan, di Hotel Novotel, Kamis (14/07/2022).

Ganjar Jationo menyatakan bahwa Pemerintah Provinsi Lampung, sangat bersyukur dan berterimakasih pada Ditjen SDPPI yang telah memilih Lampung sebagai pilot projek dalam rangka peluncuran uji coba penggunaan frekuensi radio HF untuk komunikasi nelayan.

Menurut Ganjar, secara geografis sebagian besar wilayah Provinsi Lampung memiliki topografi Daerah Pantai dengan luas perairan laut   ± 16.625,3 km persegi, dengan Panjang garis pantai :  ±  1.105 km dan jumlah masyarakat nelayan ± 28.540 orang berdasarkan data statistik 2020.

“Sektor Nelayan merupakan salah satu penunjang perekonomian masyarakat daerah pesisir pantai. Dalam menjalankan aktivitas di laut sangat kita sadari bahwa nelayan berhadapan dengan tingkat resiko tinggi. Sehingga para nelayan sangat membutuhkan alat  komunikasi agar mereka dapat menyampaikan informasi yang berkaitan dengan situasi dan kondisi baik dalam situasi marabahaya ataupun komunikasi dengan unsur nelayan lain seperti antar kapal nelayan, komunikasi dengan keluarga ataupun yang ada di pelabuhan,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Balai Monitor Spektrum Frekuensi Radio (Balmon SFR) kelas II Lampung, Enik Sarjumanah mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah Provinsi Lampung yang telah ikut melaksanakan peluncuran Frekuensi HF untuk komunikasi nelayan yang sebelumnya sudah didahului dengan bimbingan teknis agar para nelayan maupun pemilik kapal dapat menggunakan frekuensi HF yang diberikan.

Adapun, Direktur Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika, Kementerian Kominfo Dr. Dwi Handoko, M. Eng mengatakan bahwa Kominfo sebagai administrator frekuensi di Indonesia, banyak menerima pengaduan dari masyarakat frekuensi internasional, seperti Amerika, Jepang, dan Australia yang melaporkan bahwa jika pesawat melintas diatas Indonesia ada yang terganggu, setelah diselidiki sebagian memang sumbernya berasal dari masyarakat nelayan.

“Waktu itu kita sudah melakukan berbagai upaya tetapi masih berupa kegiatan sosialisasi agar tidak menggunakan frekuensi yang bukan peruntukannya, tetapi memang belum ada frekuensi khusus untuk nelayan. Jadi sekarang kami coba untuk memfasilitasi dengan memberikan frekuensi khusus nelayan agar bisa berkomunikasi,” ungkapnya.

“Akan tetapi memang tidak bisa kita kasih frekuensinya terus langsung bisa dipakai, ada beberapa aturan yang harus diikuti bersama, yaitu yang disebut dengan Izin Komunikasi Radio Antar Nelayan (IKRAN) dan tata kelolanya kami sebut dengan Sertifikasi Komunikasi Jarak Jauh,” ujarnya

Adapun menurut Dwi Handoko, kenapa uji coba dilakukan di Lampung, karena di Lampung Sosialisasinya sudah sangat mendalam sehingga memudahkan Kominfo, selain itu, masyarakat nelayan di Lampung ini juga sudah memahami bagaimana menggunakan radio dengan baik dan benar.

“Oleh karena itu, kami berterimakasih sekali pada jajaran Pemerintah Provinsi Lampung yang telah bersama-sama kami mensosialisasikan tentang frekuensi ini kepada para nelayan di Lampung, kedepan setelah diujicobakan di
Lampung, selanjutnya akan ujicobakan juga diwilayah-wilayah yang banyak kantung nelayan, seperti Pantura dan Makasar,” pungkasnya

Gubernur Arinal Djunaidi Membuka Kegiatan Sosialisasi dan Bimtek e-KPB, Ajak Mahasiswa Membangun Desa melalui Berbagai Program Pemerintah

Bandar Lampung — Gubernur Arinal Djunaidi membuka kegiatan Sosialisasi dan Bimbingan Teknis e-KPB bagi Duta KPB, anak petani berprestasi penerima beasiswa KPB, di Aula Fakultas Pertanian Unila, Kamis (14/7).

Gubernur Arinal dalam sambutannya mengatakan bahwa Provinsi Lampung memiliki potensi sumber daya alam yang besar dan melimpah di sektor perikanan dan pertanian di antaranya padi, jagung, ubikayu, buah-buahan (nanas, pisang, pepaya), tebu, serta beberapa komoditas lainnya (kopi, lada, kakao, kelapa sawit, karet, sapi potong, dan ternak kambing).

Gubernur menyebutkan, saat ini banyak tantangan yang dihadapi sektor pertanian, salah satunya dari sisi sumber daya manusia yaitu jumlah petani semakin berkurang dan didominasi petani tua, rendahnya minat pemuda untuk bertani, serta semakin sedikitnya jumlah penyuluh.

“Saya menginisiasi untuk menumbuhkan gairah generasi muda agar dapat berperan serta di sektor pertanian dengan pemberian beasiswa bagi anak petani yang tidak mampu, sehingga dapat kuliah di bidang Pertanian melalui Program Kartu Petani Berjaya (KPB), yang saat ini terus dikembangkan dan menjadi bagian dari Agenda Kerja Utama Pemerintah Provinsi Lampung,” kata Gubernur.

Program KPB secara umum bertujuan untuk meningkatkan pendapatan petani menuju     kesejahteraan melalui upaya penyelesaian permasalahan secara terstruktur, sistematis dan terintegrasi melalui pemanfaatan sistem teknologi informasi untuk memudahkan para petani.

Dalam hal meningkatkan pendapatan petani, kata Gubernur, Program KPB memberikan jaminan kepastian antara lain ketersediaan sarana produksi pertanian, akses permodalan, pembinaan manajemen usaha dan teknologi, penanganan panen dan pasca panen, dan pemasaran hasil usaha pertanian.

Dalam hal meningkatkan kesejahteraan petani, lanjut Gubernur, Program KPB memberikan jaminan sosial bagi petani miskin, tidak mampu dan beasiswa pendidikan keluarga petani miskin dan tidak mampu sesuai dengan kewenangan pemerintah daerah.

Gubernur kemudian menjelaskan, progres pelaksanaan Program KPB hingga saat ini yaitu Transaksi penebusan pupuk Rp. 8.7 Milyar, Realisasi penyaluran KUR melalui Program KPB (melalui bank BNI) kepada 5.289 Debitur sebesar Rp 180 Milyar dan Pemberian Beasiswa bagi 100 Mahasiswa Unila dan 122 Mahasiswa Polinela.

“Progres Implementasi KPB ini perlu akselerasi dan dukungan semua stakeholder termasuk Perguruan Tinggi, Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo), BPJS Ketenagakerjaan dan para Duta KPB, agar manfaatnya dapat dirasakan secara luas baik petani, pekebun, peternak, nelayan, masyarakat sekitar hutan dan pelaku usaha di Provinsi Lampung,” kata Gubernur.

Selanjutnya Gubernur Arinal mengungkapkan bahwa pelaksanaan Program Kartu Petani Berjaya telah mendapat berbagai apresiasi dari pemerintah pusat. Hal ini terbukti, Provinsi Lampung berhasil meraih Penghargaan Provinsi Terbaik dalam Inovasi Pengembangan Akses Keuangan di Sektor Pertanian pada TPAKD Award 2021, juga mendapat Piagam Penghargaan Pembangunan Daerah 2021.

Selain itu juga mendapat Peringkat Pertama Penghargaan Abdi Bakti Tani Tahun 2021 yang diserahkan Wakil Presiden RI, sebagai Provinsi Terbaik dalam Peningkatan Produksi Padi Tahun 2019-2020.

Di akhir sambutannya, Gubernur mengatakan bahwa sosialisasi dan pembinaan kepada petani sangat diperlukan untuk dapat memanfaatkan teknologi, baik teknologi budidaya maupun teknologi informasi guna meningkatkan kesejahteraan. Peran Duta KPB khususnya mahasiswa/ mahasiswi sangat ditunggu untuk dapat mewujudkan pertanian yang modern.

Gubernur mengajak para mahasiswa agar bersama-sama membangun desa melalui berbagai program pemerintah seperti KPB, Smart Village, BUMDes, e-Samdes, dan Desamart.

Gubernur juga mengungkapkan kegembiraannya dapat berjumpa dengan para Duta Kartu Petani Berjaya (KPB), kaum milenial yang diharapkan dapat menjadi role model yang menginspirasi, memotivasi kalangan anak muda di Provinsi Lampung untuk ikut membangun sektor pertanian.

“Setelah nanti lulus, kembali ke desa. Bangun desa itu bersama saya. Kartu Petani Berjaya milik semua petani, milik rakyat lampung, dan suatu saat akan bermanfaat untuk Indonesia,” pungkas Gubernur Arinal.

Dekan Fakultas Pertanian Unila, Irwan Sukri Banuwa, dalam kesempatannya mengatakan bahwa KPB merupakan penghubung dari seluruh kepentingan pertanian yang ujungnya adalah kesejahteraan para petani termasuk yang terlibat dalam sektor pertanian.

Irwan Sukri Banuwa kemudian menjelaskan, mahasiswa penerima beasiswa diundang dalam acara ini sebagai Duta KPB agar proses percepatan program KPB bisa dioptimalkan sekaligus menjadi pendorong keberhasilan program KPB.

“Tekuni program KPB dengan sebaik-baiknya. Setelah selesai perkuliahan, bisa menapaki atau bergabung dengan berbagai program yang telah digagas Gubernur seperti Smart Village, BUMDes atau lainnya,” pesan Irwan.

Dalam acara tersebut, Gubernur Arinal juga melakukan penyerahan asuransi secara simbolis bagi petani, pekebun, peternak dan nelayan, diantaranya yaitu Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) 4896 Hektare, Asuransi Usaha Ternak Sapi Kerbau 2500 ekor, Asuransi bagi 1175 Petani Lansia, Asuransi BPJS Ketenagakerjaan bagi 1000 pekebun dan Asuransi Nelayan Berjaya bagi 1150 nelayan.

Hadir dalam acara Ketua KTNA Provinsi Lampung, Plh. Sekdaprov Lampung, Dekan Fakultas Pertanian Unila, Wakil Direktur III Polinela, Asisten Perekonomian & Pembangunan, Staf Ahli IT Gubernur, Kadis Perindustrian & Perdagangan, Kadis Peternakan & Kesehatan Hewan, Kadis Kelautan & Perikanan, Plt. Kadis Perkebunan, Plt. Karo Perekonomian, Pimpinan Asuransi Jasindo, Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan, Tim Satgas KPB.

Audiensi Bersama ICMI Orwil Lampung, Gubernur Arinal Djunaidi Minta ICMI Aktif Edukasi Masyarakat Tentang Bahaya Pemahaman Radikal

BANDARLAMPUNG—Gubernur Lampung Arinal Djunaidi meminta agar Pengurus Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Organisasi Wilayah (Orwil) Lampung untuk lebih aktif memberikan edukasi kepada masyarakat terkait bahaya dari pemahaman radikal.

“Saya harap ICMI Lampung bisa berperan dalam mencerdaskan umat dengan berbagai kegiatan, bekerja sama dengan Pemerintah Daerah dan BNPT, jangan sampai ada paham-paham radikal seperti di teluk (penangkapan terduga teroris diduga berafiliasi atau kelompok jaringan Jamaah Islamiyah (JI),” tutur Gubernur saat menerima Audiensi dari ICMI Orwil Lampung di Mahan Agung, Kamis (14/07/2022).

“Lampung hari ini telah menjadi perhatian Pemerintah Pusat karena pembangunannya, pertumbuhan ekonomi Provinsi Lampung sangat luar biasa, tapi membangun itu harus dari semua lini, secara bersama-sama. ICMI, MUI, NU, Muhammadiyah, BNPT, bersama-sama Pemerintah Daerah,” tegas Gubernur.

Sementara itu, Ketua ICMI Orwil Lampung Yusuf Barusman menyampaikan bahwa selama ini ICMI Orwil Lampung telah banyak melaksanakan kegiatan, baik yang berupa saran pemikiran maupun program-program sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat

“Beberapa waktu lalu ICMI Lampung secara intensif telah melakukan berbagai kegiatan edukasi, salah satunya melalui Gerakan Bersama Kita Kuat (Gema Taat), selain itu juga ICMI melalui program respon bencana, aktif melakukan penggalangan bantuan bencana,” ungkap Barusman.

“Kedepan saya juga berharap ICMI bisa menjadi Hub atau penghubung, atau koordinator dari berbagai Forum Keagamaan yang ada,” lanjutnya.

Pada kesempatan tersebut, Yusuf barusman juga menyampaikan kepada Gubernur bahwa dirinya akan dikukuhkan kembali sebagai Ketua ICMI Orwil Lampung masa bakti 2022-2027, melalui Musyawarah Wilayah (Muswil) pada 27 Juli 2022 mendatang.

Pada muswil tersebut rencananya akan diisi dengan kegiatan Dialog kebangsaan oleh Kepala BNPT Pusat.

Kanit Reskim Polsek Batanghari Nuban Sabet Penghargaan Direskrimum Polda Lampung

LAMPUNG TIMUR, personel Polres Lampung Timur Memperoleh Reward dari Dir Krimum Polda Lampung.(14/7)

Kanit Reskrim Polsek Batanghari Nuban Bripka Dedi Kurniawan, ranking 1 sejajaran Polres di Polda Lampung dalam rangka pengisian E- MP (Elektronik Manajemen Penyidikan) terbanyak di seluruh Polda Lampung.

Reward ini adalah bentuk penghargaan kepada anggota yang berprestasi di jajaran Polda Lampung.

Ditempat terpisah Kapolres Lampung Timur AKBP Zaky Alkazar Nasution mengucapkan “Selamat atas penghargaan yang diterima oleh Bripka Dedi Kurniawan, yang telah mendapatkan ranking 1 dalam pengisian E-MP terbanyak Polsek seluruh Polda Lampung”.

“Tingkatkan terus prestasi dalam berdinas,dan untuk anggota yang belum mendapat penghargaan untuk ditingkatkan kembali kinerjanya”Tambah Kapolres Lampung Timur.(Red)

Rutan Kelas I Bandar Lampung Gelar Upacara Pembukaan Perlombaan dan Pertandingan Dalam Rangka Peringatan HDKD ke-77

BandarLampung,mediarepublika- Jum’at, 14 Juli bertempat di Lapangan Rutan Kelas I Bandar Lampung menggelar Upacara pembukaan perlombaan dan pertandingan dalam rangka peringatan HDKD ke-77.

Upacara pembukaan perlombaan dan pertandingan dalam rangka peringatan HDKD ke-77 ini dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Lampung, Edi Kurniadi, dan diikuti oleh seluruh Pimpinan Tinggi Kantor Wilayah beserta seluruh Ka.UPT se Lampung dan beberapa perwakilan pegawai dari masing-masing UPT.

Dalam amanatnya beliau menyampaikan pesan dari bapak Sekjen Kemenkumham RI agar kita semua diharapkan untuk memeriahkan perayaan HDKD yang ke-77 tahun ini, karena ini pertama kalinya dilaksanakan dan juga bertepatan dengan rangkaian kegiatan hari Kemerdekaan Republik Indonesia.

Upacara diawali dengan pembacaan janji wasit dan janji atlet, dan melepaskan balon ke udara yang menandakan bahwa kegiatan perlombaan dan pertandingan dalam rangka menyambut HDKD ke-77 dibuka secara resmi.

Setelah kegiatan upacara selesai, dibuka dengan pertandingan ekshibisi tarik tambang antara pimpinan tinggi kantor wilayah kemenkumham lampung melawan Ka.UPT se-Lampung.

Kemudian dilanjutkan dengan beberapa cabang perlombaan yang diikuti oleh perwakilan masing-masing UPT.

Diakhir amanatnya Ka.Kanwil Edi Kurniadi berpesan untuk tetap menjaga protokol kesehatan covid-19 dan tetap berikan pelayanan terbaik untuk masyarakat.

Komisi IV DPR RI Minta BPTP Lampung Membantu Penguatan Kerjasama Inovasi Budidaya Lada

Ketua Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Sudin meminta Kepala BPTP Lampung Jekvy Hendra, untuk membantu terkait penguatan kerjasama inovasi budidaya lada yaitu bibit lada perdu untuk mendukung revitalisasi lada di Provinsi Lampung.

Permintaan tersebut disampakan dihadapan Gubernur Lampung pada kunjungannya di Provinsi Lampung dalam kegiatan reses masa sidang V tahun 2021-2022 di Mahan Agung Rumah Dinas Gubernur Lampung, Rabu (13/7/2022).

“Saya minta tahun ini, harus disiapkan 120.000 batang. Saya sudah bicara dengan Dirjen Perkebunan,” kata Sudin.

Hadir juga dalam kegiatan tersebut Anggota Komisi IV DPR RI lainnya yakni Firman Soebagyo, Hermanto, Luluk Nur Hamidah, Dwita Ria Gunadi, Hanan Rozak, Vita Ervina, Maria Lestari, Ema Umiyyatul Chusnah, Endang Setyawati Thohari.

Terkait PMK, Sudin meminta kepada pemerintah daerah untuk membantu memberikan data yang valid dan akurat terkait jumlah ternak yang terinfeksi PMK agar tidak menjadi momok bagi masyarakat.

Dalam pertemuan tersebut, Sudin meminta Kementan melalui Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan untuk mendukung Lampung dalam penanganan PMK, yaitu berupa bantuan vaksin, obat-obatan, dan vitamin.

Di akhir acara, Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian menyerahkan bantuan Vaksin PMK tahap II kepada Gubernur Lampung sebanyak 50.000 dosis.

Anggota Komisi IV DPR RI Firman Soebagyo, memberikan apresiasi kepada Gubernur Lampung yang telah menyampaikan secara rinci terkait berbagai capaian dan masalah pembangunan sektor pertanian, kehutanan dan perikanan di Provinsi Lampung.

Firman juga menyebutkan bahwa Provinsi Lampung saat ini merupakan penyokong atau penyangga pangan nasional. Untuk itu, Firman mengatakan bahwa kunjungan kerja Komisi IV DPR RI ini untuk membangun komitmen, menyerap berbagai aspirasi dan memberikan dukungan agar Lampung menjadi salah satu Provinsi Penyangga Pangan Nasional.

“Konsumen pangan terbesar, baik itu beras daging dan sebagainya adalah Pulau Jawa. Penyangga pangan nasional didominasi oleh lima provinsi, yaitu NTB, Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Sulawesi Selatan. Akhir-akhir ini, Lampung sudah masuk dalam lima besar,” kata Firman.