Puncak Festival Wisata Hutan Lampung Tahun 2022, Gubernur : Konsep Wisata Hutan, Wisata Minat khusus. kelestarian Hutan Agar Tetap Dijaga

Bandar Lampung —- Sektor yang terdampak buruk oleh Pandemi Covid-19 selama dua tahun terakhir, salah satunya adalah sektor pariwisata. Hal tersebut diungkapkan Gubernur Arinal Djunaidi saat membuka acara Puncak Festival Wisata Hutan Lampung Tahun 2022, di Taman Hutan Rakyat (Tahura) Wan Abdul Rachman (WAR) Kemiling, Kamis (4/8).

“Dengan melandainya pandemi Covid saat ini, maka tahun 2022 menjadi tahun dimulainya pemulihan sektor pariwisata di Provinsi Lampung,” kata Gubernur Arinal.

Hal tersebut menjadi bagian dari program dalam agenda kerja utama Pemerintah Provinsi Lampung yang tercantum dalam RPJMD Provinsi Lampung 2019-2024, yaitu Lampung Kaya Festival dan menjadikan Lampung sebagai salah satu tujuan utama ekowisata.

Selama pandemi Covid-19, telah terjadi pergeseran perilaku wisatawan dari destinasi wisata yang bersifat massal dalam satu kawasan yang luas ke sejumlah daerah wisata ruang terbuka dengan ruang lingkup yang lebih kecil seperti desa wisata di ruang terbuka.

“Sejalan dengan konsep wisata hutan, dimana tidak bersifat massif tetapi lebih kepada wisata minat khusus. Dengan demikian kelestarian hutan akan tetap terjaga dengan baik,” kata Gubernur Arinal.

Sebagai bagian dari agenda Festival Krakatau Tahun 2022, Gubernur mengharapkan agar Festival Wisata Hutan Lampung ini menjadi agenda rutin setiap tahun dengan inovasi-inovasi yang berbeda.

Gubernur Arinal juga berpesan kepada media, agar media dapat bertindak sebagai penyuluh informasi tentang pentingnya kawasan hutan dan pentingnya potensi ekonomi yang berasal dari fungsi-fungsi hutan.

“Karena tidak semua masyarakat itu paham dan dengan membacanya, diharapkan masyarakat akan mengerti,” kata Gubernur.

Sementara itu, Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Lampung Yayan Ruchyansyah menjelaskan, dari luas Kawasan Hutan Provinsi Lampung seluas 1.004.735 hektar, saat ini diberikan kewenangan pengelolaannya kepada Provinsi seluas 564.000 hektar, karena saat ini sudah tidak ada lagi Dinas Kehutanan di Kabupaten.

Dengan luas kawasan hutan Lampung yang luas, Yayan berharap agar dalam pengelolaannya berkelanjutan supaya potensi-potensi dalam hutan, baik potensi wisata, ekonomi dan lainnya tidak hilang serta kelestarian hutan tetap terjaga.

“Wisata hutan menjual keindahan alam, kesejukan udara, kejernihan air dan manfaat-manfaat lainnya yang dapat disokong bila kondisi hutannya tetap bagus. Bila pengelolaannya tidak berkelanjutan, dikhawatirkan potensi itu akan rusak,” kata Yayan Ruchyansyah.

Selain itu melalui kegiatan ini, Kadis Kehutanan Provinsi Lampung berharap dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat dalam menjaga dan memanfaatkan kawasan hutan

Ketua TP PKK Provinsi Lampung Hadiri Pengajian Akbar Harlah Muslimat NU ke-76 di Way Kanan

WAYKANAN—Ketua TP PKK Provinsi Lampung Riana Sari Arinal menghadiri kegiatan Pengajian Akbar dalam rangka Hari Lahir (Harlah) Muslimat NU Ke-76, di Gedung Serba Guna (GSG) Pemerintah Kabupaten Way Kanan, Kamis (04/08/2022).

Pada kesempatan tersebut Riana Sari Arinal mengucapkan selamat dan sukses atas Harlah Muslimat Nadhlatul Ulama ke-76.

“Semoga Muslimat NU dapat terus bersinergi dengan Pemerintah, menebar manfaat dan keberkahan bagi masyarakat, bangsa, negara dan agama,” ucapnya.

Riana Sari Arinal juga berharap, dengan adanya kegiatan hari ini dapat mempererat tali silaturahmi serta persaudaraan masyarakat Way Kanan, khususnya kepada Muslimat NU Way Kanan.

“Alhamdulillah kita masih diberi kesehatan dan kesempatan untuk bisa bersilaturahmi dalam acara pengajian Harlah Muslimat NU ke-76 hari ini, Semoga pengajian hari ini, dapat mempererat tali silaturahmi kita, dan ilmu yang didapat akan semakin memperkuat keimanan dan ketakwaan kita kepada Allah SWT,” ucap Riana

Pada kesempatan tersebut Riana Sari Arinal juga menyampaikan salam dari Gubernur Lampung Arinal Djunaidi untuk masyarakat Way Kanan.

“Salam sayang dan salam hormat dari Bapak Gubernur untuk seluruh masyarakat Way Kanan, tadi beliau WA saya, kalau kamu nanti sambutan tolong sampaikan salam saya kepada masyarakat Way Kanan, dan mohon doanya semoga perbaikan jalan di Way Kanan segera bisa dimulai, mana jalan yang paling penting, pak Bupati sampaikan kepada Pak Gubernur, agar dapat diprioritaskan,” tutup Riana Sari Arinal.

Sementara itu Bupati Way Kanan yang diwakili oleh Wakil Bupati Way Kanan Drs. Ali Rahman, S.T., M.T. dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat datang kepada Ketua TP PKK Provinsi Lampung Riana Sari Arinal di Kabupaten Way Kanan.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Way Kanan, saya mewakili Pak Bupati mengucapkan selamat datang di Kabupaten Way Kanan, dalam rangka menghadiri Harlah Ke-76 Muslimat NU, semoga kegiatan ini dapat meningkatkan jalinan silaturahmi dan mempererat tali persaudaraan kita semua,” ucapnya.

Wabup juga mengatakan bahwa Muslimat NU telah banyak memberikan warna dan peran dalam pembangunan di Way Kanan, khususnya pada peningkatan sumberdaya manusia.

Sementara itu Ketua Pengurus Cabang Muslimat NU Dra. Binti Muslikah S.Pd.I, menyampaikan, bahwa memeriahkan kegiatan harlah tersebut telah dilaksanakan beberapa rangkaian kegiatan, diantaranya adalah Lomba Paduan Suara, Lomba Rebana/Qasidah, dan Lomba Masak Nasi Tumpeng.

Pada kegiatan tersebut juga dilakukan Pemotongan tumpeng oleh ketua PCMNU Way Kanan Dra. Binti Muslikah S.Pd.I, yang kemudian diberikan kepada ketua TP PKK Provinsi Lampung Riana Sari Arinal dan Ketua TP PKK Kabupaten Way Kanan Dessy Afriyanti.

Jelang Penilaian Penyelenggaraan Pelayanan Publik Tahun 2022, Pemkab Lamsel Tinjau Sejumlah UPTD Puskesmas

KALIANDA, – Jelang penilaian penyelenggaraan pelayanan publik tahun 2022, Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan melakukan peninjauan secara langsung sejumlah UPTD Puskesmas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan.

Peninjauan tersebut dengan menyasar tiga UPTD Puskesmas yaitu UPTD Puskesmas Way Urang, UPTD Puskesmas Kalianda dan UPTD Puskesmas Penengahan, pada Kamis (4/8/2022).

Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Selatan, Thamrin S.Sos. M.M yang dalam hal itu selaku kordinator penilaian evaluasi di tingkat Kabupaten mengatakan, tujuan kegiatan tersebut untuk melihat langsung dan mengevaluasi standar pelayanan publik di UPTD Puskesmas.

“Tadi kita sudah melihat beberapa hal yang menjadi persyaratan mengenai penilaian pelayan publik ini, bukan hanya fisik atau offlen dan onlen saja, tetapi lebih dari itu, agar kita dapat memberikan pelayanan prima bagi masyarakat,” terang Thamrin.

Dirinya berpesan, bahwa peningkatan kualitas pelayanan publik ini tidak hanya dilakukan pada saat adanya penilaian saja, namun harus senantiasa dilakukan dan diterapkan sebagai tugas dan tanggung jawab bersama.

“Pemerintahan kita harus siap terhadap penilaian ini, walau waktunya belum dipastikan kapan, insyaAllah dalam waktu dekat. Oleh karena itu ketiga Puskesmas ini adalah corong Puskesmas se-Lampung Selatan. Kalau kita dinilai buruk maka kita akan nilai buruk semua, namanya pelayanan itu, terkait pada kepuasan masyarakat,” pintanya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Kesehatan Lampung Selatan Joniansyah menambahkan, bahwa penilaian pelayanan publik yang dilakukan Ombudsman nantinya dengan metode teknik pengumpulan data melalui wawancara dan observasi langsung tanpa pemberitahuan terlebih dahulu.

“Kami sampaikan dan tekankan kapabilitas rekan-rekan disini harus dikuasai karna akan ada wawancara langsung, kita akan buat SOP secara menyeluruh. Sarana dan prasarana mohon tiap puskes dapat diperbaiki dan dilengkapi dan juga fasilitas online melalui website dilihat lagi,” ucapnya.

Ia juga menambahkan, standar pelayanan publik menjadi ukuran baku yang wajib disediakan oleh penyelenggara pelayanan sebagai bentuk pemenuhan asas-asas transparansi dan akuntabilitas sesuai kebutuhan dan harapan masyarakat.

“Tim dari Dinas Kesehatan juga sudah melakukan perbaikan baik dari segi fasilitas maupun peningkatan kapasitas sdm dengan bimtek-bimtek, walaupun memang yang menjadi penilaian nantinya ada tiga puskes namun kami juga sudah menyiapkan puskes yang lain,” tambahnya lebih lanjut.

Wujud Pengabdian Kepada Masyakat Melalui TMMD Ke-114, Masyarakat Babakan Loa : Terimakasih TNI 0421/LS

Kodim 0421/LS – Satuan tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-114 Kodim 0421/LS hadir membantu masyarakat Desa Babakan Loa, Kecamatan Kedondong, Kabupaten Pesawaran, agar lebih sejahtera dalam segala sektor, Kamis (4/8/2022).

Menerapkan sistem gotong royong guna meningkatkan sikap persatuan dan kesatuan ditengah masyarakat, pengabdian TNI di Desa Babakan Loa berhasil mendapatkan perhatian dan dicintai masyarakat desa.

Kapten CBA Siswoko selaku Dan SSK Satgas TMMD ke-114 menyampaikan, pelaksanaan TMMD ke-114 Kodim 0421/LS di Desa Babakan Loa sudah berjalan dengan baik, lancar dan aman.

Dirinya mengungkapkan, hal tersebut merupakan salah satu kewajiban TNI untuk hadir membantu masyarakat dan tugas pemerintah daerah Pesawaran tanpa batas, mengabdi untuk rakyat agar lebih sejahtera.

“Kita bekerja maksimal dan ikhlas di wilayah pembinaan teritorial, kemanunggalan TNI dan masyarakat, peduli berbuat dan bertanggungjawab, dalam rangka mewujudkan ketahanan nasional dan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Kepala Desa Babakan Loa Ahmad Rosyid menyampaikan rasa bangga dan terimakasih atas kehadiran TNI Kodim 0421/LS dalam program TMMD ke-114 di wilayahnya.

“Saya mengucapkan terimakasih kepada Kodim 0421/LS pada kegiatan TMMD ke-114 ini sudah membantu mensejahterakan desa kami. Ini membuktikan kehadiran TNI sangat penting dan selalu diperlukan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” katanya.

Ahmad mengungkapkan, TNI mempunyai peranan penting dalam perubahan sosial ditengah masyakat Desa Babakan Loa. Dimana, dalam program TMMD ke-114 ini, TNI selalu mengajarkan masyarakat untuk selalu menerapkan sikap kebersamaan dan gotong royong.

“Mampu beradaptasi dan bersama masyarakat mendorong dan menciptakan perubahan pembangunan di desa kami. Harapan saya, kemanunggalan TNI dan masyarakat harus tetap terjaga, sebagai bukti TNI berasal dari rakyat dan untuk rakyat. Sekali lagi kami merasa bangga kehadiran TMMD ke 114 Kodim 0421/LS ini saya ucapkan terimakasih,” pungkasnya. (KMF).

AKBP ZAKY MEMBINA POCIL LAMTIM UNTUK PERLOMBAAN

Lampung Timur — Mengenang 3 tahun silam, Polisi Cilik atau Pocil Lampung Timur berhasil mencatat sejarah kemenangan dalam lomba Pocil tingkat Propinsi Lampung, dimana lomba tersebut di tahun setelahnya tidak dapat dilaksanakan kembali karena Pandemi Covid-19.

Di tahun ini, Polda Lampung kembali menggelar perlombaan Polisi Cilik.

Mendasari hal tersebut, Pocil Lampung Timur kembali mempersiapkan diri untuk kembali berjuang mempertahankan gelar juaranya. Berfokus pada hal tersebut, Kapolres Lampung Timur AKBP Zaky Alkazar Nasution melalui Kasat Lantas Polres Lampung Timur Iptu Bima Alief yang diwakilkan kepada Kanit Turjawali Iptu Kadek Andi selaku Pembina Pocil Lampung Timur terlihat terjun langsung dalam membina dan melatih Pocil Lampung Timur pada Rabu (3/7/2022) di Polres Lampung Timur.

“Tentunya kami berusaha semaksimal mungkin untuk tetap mempertahankan juara Pocil yang berada di tangan kami saat ini. Pastinya lebih sulit ya mempertahankannya, maka dari itu kami terjun langsung membina dan melatih anak-anak ini yang tentunya juga dengan memperhitungkan cara dan waktu karena mereka juga berstatus pelajar.” ucap Kadek.

Terlihat juga keantusiasan anak-anak Pocil saat berlatih. Kegigihan dan semangat anak-anak Pocil membuat suasana latihan cukup berenergi.

Kapolres berharap Pocil Lampung Timur tetap berfokus diri untuk tampil secara maksimal. (Humas Polres Lampung Timur)

Pemprov Lampung Sambut Baik Program Koperasi HKTI Tamara untuk Bersinergi dan Berkolaborasi dengan Kartu Petani Berjaya

Bandar Lampung– Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kusnardi menerima audiensi dari Koperasi Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Tani Makmur Sejahtera (Tamara) yang dilakukan secara Hybrid bertempat di Ruang Video Conference Lt.I  Diskominfotik Provinsi Lampung, Selasa (02/08/2022).

Dalam kesempatan tersebut, Febriana Nasrul Perwakilan Koperasi HKTI menyampaikan maksud dari pertemuan,  yakni  dalam  rangka Sosialisasi program Agrosolusi dan Makmur dari BUMN.

“Melalui forum ini kami ucapkan terimakasih kepada Pemerintah Provinsi Lampung karena sudah memberikan kesempatan dan memfasilitasi pertemuan ini .” ungkapnya.

Febriana Nasrul juga melanjutkan bahwa melalui forum ini pihaknya akan melakukan pemetaan dan identifikasi lahan yang berpotensi untuk dilakukan penanaman di Provinsi Lampung.

Pada forum ini, Febriana juga menyampaikan harapannya kepada Pemerintah Provinsi Lampung untuk dapat menjadi fasilitator atau pengawal dalam menjalankan program.

Merespon hal tersebut, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kusnardi menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Lampung menyambut baik program tersebut.

“Kami menyambut baik program tersebut karena pemerintah Provinsi Lampung sendiri memiliki program Kartu Petani Berjaya yang mana dari program tersebut mirip dengan program Makmur itu sendiri.” ucap Kusnardi.

Kusnardi juga mengharapkan program Makmur dapat bersinergi dengan program Kartu Petani Berjaya,

“Dalam pelaksanaanya, kami harap Program Makmur dapat bersinergi dan berkolaborasi dengan Program Kartu Petani Berjaya.” pungkasnya.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Lampung Samsurijal Ari, Plt Kepala Biro Perekonomian Provinsi Lampung Rinva Yanti, Plt Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Lampung Yuliastuti serta Dinas KPTPH Provinsi Lampung.

Rakor Perangkat Daerah Lingkup Pemerintahan dan Kesra untuk Percepatan Penyerapan Realisasi Anggaran Program dan Kegiatan

Bandar Lampung — Asisten Pemerintahan dan Kesra, Qudratul Ikhwan, memimpin Rapat Koordinasi Perangkat Daerah Lingkup Asisten Pemerintahan dan Kesra, bertempat di Ruang Rapat Staf Ahli, Rabu (03/08/2022).

Hadir dalam Rapat Kepala BPBD, Kadis Kesehatan, Kadis Sosial, Kadis Tenaga Kerja, Kadis PP & PA, Kadis PKP & Cipta Karya Sekretaris DPRD, Direktur RSUDAM, Kasat Pol PP, Karo Pemerintahan & Otda, Karo Hukum, Plt. Kadis Pemuda & Olahraga, Sekdis PMDes & Transmigrasi, Kabid Kesbangpol, Kabid Dinas Pendidikan & Kebudayaan, Kabid Dinas Kependudukan & Capil, dan  Kabag pada Biro Kesra.

Rapat Koordinasi dilaksanakan guna  mendorong Kepala OPD untuk melakukan percepatan penyerapan realisasi anggaran program dan kegiatan yang telah ditetapkan dengan meningkatkan koordinasi kepada setiap stakeholder.

Penyakit Mulut dan Kuku di Provinsi Lampung menuju Zona Hijau, Pemprov Lampung lakukan Berbagai Upaya

Bandar Lampung, — Pemerintah Provinsi Lampung terus melakukan berbagai upaya agar seluruh Wilayah di Provinsi Lampung bebas dari Penyakit Mulut dan Kuku (Zero Kasus) menuju Zona Hijau.

Adapun upaya-upaya yang dilakukan untuk menuju zero kasus diantaranya dengan melakukan potong bersyarat untuk ternak yang terpapar PMK, mempercepat cakupan vaksinasi, melakukan pengobatan dan desinfeksi kandang dan lingkungan (Biosecurity yang ketat) serta pengawasan lalulintas ternak dan produknya.

Berdasarkan Surat Edaran Satgas Penanganan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) Nomor 4 Tahun 2022 tentang Pengendalian Lalu Lintas Hewan Rentan PMK dan Produk Hewan Rentan PMK berbasis Zonasi tanggal 19 Juli 2022 dikatakan bahwa, Kabupaten/ Kota Zona merah adalah Kabupaten/ Kota yang sudah tercatat ditemukan adanya kasus PMK dan berada di Pulau Zona Merah.

Kemudian, Pulau Zona Merah adalah Pulau yang wilayah Administrasinya sudah mencatatkan adanya kasus PMK. (Berdasarkan lampiran SE tersebut, yang termasuk ke dalam Pulau Zona Merah adalah Pulau Sumatera, Pulau Jawa, Pulau Kalimantan, Pulau Bali)

Berdasarkan data terbaru per tanggal 3 Agustus 2022, dari 11 Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung yang terpapar kasus PMK, sebanyak 7 Kabupaten/ Kota tidak terjadi penambahan kasus PMK (Zero Kasus).

Ketujuh Kabupaten/Kota tersebut diantaranya yaitu Metro, Tulang Bawang Barat, Tulang Bawang, Mesuji, Lampung Selatan, Lampung Timur dan Bandar Lampung.

Sementara itu, 4 Kabupaten lainnya saat ini masih dalam tahap penyembuhan, dengan jumlah yang belum sembuh sebanyak 169 Kasus. Keempat Kabupaten tersebut yaitu Lampung Tengah, Lampung Utara, Lampung Timur, Way Kanan.

Sebelumnya, 11 Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung terpapar kasus PMK. Kesebelas Kabupaten/Kota tersebut yaitu Tulang Bawang Barat, Mesuji, Kota Metro, Pesawaran, Tulang Bawang, Lampung Timur, Lampung Tengah, Way Kanan, Lampung Selatan, Kota Bandar Lampung, dan Lampung Utara.

Pemprov Lampung Persiapkan Pawai Kirab Marching Band dalam Rangka Hut RI ke-77

Bandar Lampung– Asisten Administrasi Umum Sekdaprov Lampung Senen Mustakim memimpin rapat rencana Pawai Kirab Marching Band dalam Rangka Hut RI ke-77. Kegiatan rapat ini dilaksanakan pada Rabu (03/08/2022).

Dalam pengantarnya Asisten Administrasi Umum menyampaikan, bahwa dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun Ri ke-77 di tahun 2022, Pemprov Lampung akan menggelar beberapa agenda dalam rangka memeriahkan HUT RI-77 dan pada rapat  dibahas mengenai Pawai/ Kirab dalam rangka peringatan HUT RI ke-77.

Kegiatan Pawai direncanakan akan diadakan pada tanggal 14 Agustus 2022 bertepatan dengan hari Pramuka,  dengan Rute awal Mahan Agung dan Rute Akhir Lapangan Saburai.

Asisten Administrasi Umum  menginstruksikan pembagian tugas kepada OPD  dalam rangka persiapan acara tersebut, yakni Dinas pendidikan, diharapkan berkomunikasi dengan sekolah dan  membuat surat untuk pembentukan grup Marching Band.

Dinas kesehatan  diharapkan untuk mempersiapkan tim kesehatan serta ambulan untuk mengawal kegiatan acara dari awal hingga akhir;  Dinas pariwisata, diharapkan untuk mempersiapkan dan memastikan unsur daerah untuk ditampilkan dalam acara nanti.

Selanjutnya  Dinas perhubungan, diharapkan untuk membantu mengatur lalulintas, dan mencari jalan alternatif untuk digunakan pada saat acara ; Satpol PP, diharapkan untuk melakukan pengamanan dari lokasi awal hingga lokasi akhir, Satpol PP juga diharapkan untuk berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan  dan Poslantas.

Kemudian Biro organisasi diharapkan untuk mengorganisir persiapan acara tersebut; Biro umum diharapkan untuk mempersiapkan logistik serta hal-hal yang diperlukan dalam persiapan acara tersebut.

Biro Adpim diharapkan untuk dapat menyiapkan jadwal Gubernur, Ketua TP PKK serta pejabat-pejabat untuk hadir dalam acara tersebut; Kominfo diharapkan untuk melakukan publikasi dalam persiapan dan  jalannya acara,  dan Satgas Covid juga diharapkan untuk membantu menertibkan Acara tersebut.

Hadir dalam rapat, Karo Adpim, Karo Organisasi, Sekdis Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Lampung, Dinas Perhubungan Provinsi Lampung, Dinas PP dan PA Provinsi Lampung, Satpol PP Provinsi Lampung, Biro Umum Provinsi Lampung, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung, Dinas Kominfotik Provinsi Lampung, serta Satlantas Polresta Bandar Lampung

Pemprov Lampung Bersama Kementerian KKP Matangkan Rencana Pembangunan Balai Benih Ikan Air Tawar

Bandar Lampung — Gubernur Arinal Djunaidi memimpin Rapat Percepatan Pembangunan Balai Benih Ikan Air Tawar (BBAT) Mesuji, di Mahan Agung, Selasa (2/8).

Kepala Dinas Kelautan & Perikanan Provinsi Lampung, Liza Derni, menjelaskan bahwa pembangunan BBAT yang diinisiasi oleh Gubernur Arinal tersebut berlokasi di Desa Bukoposo Kecamatan Way Serdang Kabupaten Mesuji, diatas lahan seluas 47.669 m², guna pengembangan ikan endemik Lampung (Jalabat, Belida, Baung).

Lokasi pembangunan BBAT tersebut strategis, karena hanya berjarak 5 Km dari pintu tol Way Serdang dan telah tersedia jalan produksi yang dapat dilalui oleh kendaraan roda empat. Terkait sumber daya air, berasal dari Embung Way Bukoposo.

Terkait percepatan pembangunan BBAT Mesuji, Direktur Perbenihan Kementerian Kelautan & Perikanan (KKP) Nono Hartanto dalam kesempatannya menjelaskan, kehadiran KKP di rapat kali ini untuk menggali terkait masalah lahan lokasi pembangunan BBAT.

Nono Hartanto meminta agar proses penyelesaian masalah hibah lahan oleh Pemerintah Daerah segera dirampungkan, mulai dari proses ganti rugi, sertifikasi sampai kepada lahan tersebut masuk sebagai Aset Daerah Pemerintah Kabupaten Mesuji untuk kemudian dihibahkan kepada KKP.

Selain itu, dengan selesainya proses hibah lahan, proses awal pembangunan BBAT Mesuji (_Feasibility Study_ dan _Masterplan_) dapat dilaksanakan di tahun 2022 ini. Sementara DED dan Proses awal  Pembangunan Infrastruktur BBAT dapat dilakukan di tahun 2023.

“KKP bisa membangun itu, bila pembangunan berada di tanahnya KKP. Itu sebagai syarat agar kita bisa mengeksekusi anggaran,” terang Nono Hartanto.

Dirjen Perikanan Budidaya KKP, TB Haeru Rahayu yang terhubung secara daring menyatakan, pada prinsipnya KKP siap mendukung Pembangunan BBAT Mesuji. Terkait hibah lahan pembangunan, Haeru Rahayu meminta agar segera bisa diselesaikan dan tidak bermasalah di kemudian hari.

Sementara itu, Gubernur Arinal mengatakan bahwa terkait lahan, pada dasarnya masyarakat sudah bersedia untuk menghibahkan. Oleh karenanya, Gubernur meminta Pemerintah Kabupaten Mesuji berkoordinasi dengan Pemerintah Kecamatan Way Serdang dan Kepala Desa Bukoposo bersama BPN Provinsi Lampung dan BPKP Provinsi Lampung segera menyelesaikan proses administrasi hibah lahan.

Gubernur juga menjelaskan, BBAT Mesuji ini merupakan Balai Benih Ikan Air Tawar kelima se-Indonesia. Gubernur juga mengungkapkan, melalui Pembangunan BBAT ini, Kabupaten Mesuji akan menjadi sentra perikanan di Provinsi Lampung.

“Saya butuh balai ini untuk solusi benih ikan yang mudah didapat, murah dibayar dan bagus harganya. Saya sangat mendambakan Balai ini, Mesuji akan menjadi Kabupaten Perikanan,” kata Gubernur Arinal.

Rapat dihadiri oleh Pj. Bupati Mesuji, Kakanwil BPN Provinsi Lampung, Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Lampung, Asisten Perekonomian & Pembangunan, Kepala Bappeda, Kepala BPKAD, Kadis Kelautan & Perikanan, Kadis BM & BK, Kadis PSDA.