Bunda Winarni Hadiri Pengajian Bulanan BMKT Kecamatan Palas

Ketua Tim penggerak PKK Kabupaten Lampung Selatan Hj. Winarni Nanang Ermanto menghadiri kegiatan Pengajian Bulanan Badan Kontak Majelis Ta’lim (BKMT) Kecamatan Palas, Senin (20/12/2022).

Pengajian yang berlangsung di Desa Palas Jaya Kecamatan Palas tersebut merupakan pengajian bulanan yang di selenggarakan oleh BKMT Kecamatan Palas.

Turut mendampingi Winarni pada pengajian itu, Staf Ahli Bidang Keuangan Samsyiah, Kepala Dinas Dalduk dan KB Rika Wati, Kepala Bagian Perekonomian Karena, Camat Palas Rosalina beserta Forkopicam Kecamatan Palas, Kepala Desa se-Kecamatan Palas, Ketua DWP Lampung Selatan Yani Thamrin.

Kepala Desa Palas Jaya Sugiarto dalam sambutannya menyampaikan dengan adanya acara ini kita bisa menjalin silaturahmi yang erat antar masyarakat di Desa Pala Jaya.

Dirinya berterimakasih kepada pengurus pengajian BKMT kecamatan Palas yang telah menjadikan Palas Jaya sebagai tempat untuk melaksanakan pengajian tersebut.

“Pengajian ini semoga menjadi jalan untuk mempererat silaturahmi kita khususnya desa Palas Jaya,” ujarnya.

Sementara Winarni mengungkapkan pengajian BKMT di Palas sudah baik dan kompak terlihat dari para ibu ibu pengajian hadir selalu ramai. Dirinya menambahkan perlu dilakukan pembinaan kepada putra putrinya dirumah terutama dalam hal pembinaan kerohanian.

“Jangan hanya ibu ibu saja yang ngaji, anak anaknya dirumah juga diajari diajak ngaji biar mereka juga punya bekal ilmu agama yang baik,” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, Winarni juga meminta agar setiap Desa dapat dibentuk Organisasi Remaja Islam Masjid (RISMA), sehingga para pemuda juga bisa aktif dan mempunyai kegiatan kerohanian.

“Pak kades nanti tolong dibentuk RISMA di Masjid di Desanya biar para remaja ini juga punya kegiatan kerohanian dan punya ilmu agama yang baik. Jika ada kegiatan pengajian para remaja ini bisa membantu dalam para ibu ibu dalam menyiapkan kegiatan kegiatan,” kata Winarni.

Sambangi Rumah Warga Roboh Terdampak Angin Kencang, Bupati Lampung Selatan Beri Bantuan

Kebahagiaan dirasakan oleh Udin Bahri (47), warga Desa Pangkul Kecamatan Rajabasa yang rumahnya roboh akibat terpaan angin kencang pada Kamis malam tanggal 15 Desember lalu.

“Alhamdulillah, terima kasih untuk semua yang telah membantu untuk membangun rumah tempat tinggal kami. Terima kasih Pak Bupati,” ujar Udin Bahri di rumahnya saat menerima bantuan yang diserahkan langsung oleh Bupati Lamsel, Selasa (20/12/2022).

Rumahnya yang belum permanen rusak parah terutama dibagian dapur dan dinding bagian depan serta bagian tengahpun ikut rusak karena kejadian itu.

Udin yang sedang berada dirumah pada saat kejadian, dirinya pun turut tertimpa material rumahnya yang rubuh terkena angin yang mengakibatkan luka ringan dibagian kepala, punggung dan kaki.

”Kejadiannya sekitar jam 9 malam sedang dirumah anginnya memang kencang tiba tiba atap rumah dan dinding rumah rubuh dan menimpah saya,” ucap Udin.

Pada kesempatan itu, Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto menyerahkan sejumlah bantuan dan santunan kepada Udin Bahri untuk membantu pembangunan rumahnya dan keperluan sehari-hari.

“Kami Pemerintah Daerah Kabupaten Lampung Selatan memberikan bantuan uang tunai sebesar 20 juta rupiah, ada kompor, kasur serta sembako, semoga ini bisa bermanfaat pak,” kata Nanang.

Bupati juga menjelaskan uang tunai sebesar 20 juta rupiah tersebut dilimpahkan kepada Camat Rajabasa dan forkopimcam setempat untuk di koordinir dalam pembelian bahan bangunan untuk membangun rumah kembali.

“Ini uangnya saya berikan kepada pak Camat untuk dibelikan bahan bangunan dibantu dengan Forkopimcam,” kata Bupati Nanang Ermanto.

“Pak Kades, para Kepala UPT warganya juga diajak untuk gotong royong membantu agar pembangunannya lebih cepat,” tambah Nanang.

Bupati Lampung Selatan Resmikan Pura Desa Bali Agung Kecamatan Palas

Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto meresmikan Pura Pasek Gelgel Songan Desa Bali Agung, Kecamatan Palas Kabupaten Lampung Selatan, pada Selasa (20/12/2022).

Peresmian rumah ibadah bagi umat Hindu itu juga dihadiri para pewakilan Pejabat dan Kepala Perangkat Daerah dilingkup Pemda Lampung Selatan serta dihadiri oleh Camat Palas, Forkompincam Kecamatan Palas, tokoh masyarakat serta tokoh agama.

Mewakili keluarga besar Umat Hindu Desa Bali Agung sekaligus sebagai tuan rumah Nyoman Supat Widya A.Md, menyampaikan rasa haru dan terimakasih atas perhatian dari Pemerintah Kab. Lampung Selatan khususnya Bupati Lampung Selatan sebagai Kepala Daerah kepada Umat Hindu di desa Bali Agung.

“Pak Bupati terimakasih atas kehadirannya, ini merupakan kehormatan bagi kami, karena pak bupati dan rombongan menyempatkan meluangkan waktu hadir ditengah-tengah kami para Umat Hindu,” kata Nyoman.

Disamping itu, dirinya juga mengatakan bahwa warga dan umat Hindu Desa Bali Agung siap bersinergi dengan Pemerintah Daerah dalam memajukan Lampung Selatan.

Sementara itu, Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto mengucapkan selamat atas peresmian Pura Desa Bali Agung. Beliau berpesan, semoga pura tersebut dapat dijadikan pusat sarana beribadah Umat Hindu dan menambah kekhusuyu’an saat beribadah.

“Ini merupakan suatu kebahagian atas peresmian pura, mudah-mudahan adanya pura ini makin meningkatkan ibadah kita kepada Sang Pencipta,” ucap Nanang.

Bupati Nanang mengaku, merasa bahagia dan tersentuh atas suksesnya pembangunan Pura tersebut, karena menurut Nanang hal ini menunjukan kerjasama dan gotong-royong yang baik dalam pembangunan tempat ibadah di Lampung Selatan.

Pemkab Lampung Selatan Bersama Baznas Berikan Bantuan Bedah Rumah Kepada Warganya Di Kecamatan Way Panji

Dalam rangka mengentaskan rumah tidak layak huni Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan bersama dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Lampung Selatan mengulirkan bantuan bedah rumah kepada warga yang membutuhkan.

Kali ini, bantuan bedah rumah untuk rumah tidak layak huni itu, membedah rumah milikEko (43) yang berlokasi di Dusun II RT/RW 01/01, Desa Sidoharjo, Kecamatan Way Panji, Selasa (20/12/2022).

Pada kesempatan itu, Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto memberikan bantuan secara langsung berupa uang tunai sebesar 20 juta rupiah, karpet tidur, selimut, kompor dan juga sembako.

“Ini kami Pemerintah Daerah kabupaten Lampung Selatan bersama Baznas turun langsung untuk bertemu pak Eko. Ini ada uang 20 juta rupiah nanti berkoordinasi dengan camat untuk dibelikan material,” kata Nanang.

Nanang berharap, bantuan tersebut dapat memberikan manfaat yang positif bagi Eko beserta keluarga. Juga mengatakan akan terus berupaya dan berusaha, untuk membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat dalam berbagai sektor.

“Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan bersama Baznas dalam menuntaskan rumah tidak layak huni menjadi layak huni,” ucapnya.

“Semoga bantuan ini bermanfaat untuk bapak sekeluarga, kami dari pemerintah daerah khususnya akan terus berusaha, bagaimana mensejahterakan masyarakat Lampung Selatan,” harap Nanang.

Sementara itu, Eko (43) penerima bantuan bedah rumah merasa sangat bersyukur atas bantuan, yang telah diberikan oleh Bupati Lampung Selatan bersama Baznas.

“Terima kasih pak Bupati beserta jajaran. Terimakasih atas bantuan bedah rumah yang telah diberikan kepada keluarga kami, Alhamdulillah saya beserta keluarga sangat bersyukur sekali, juga merasa sangat kagum karena mendapatkan perhatian yang luar biasa dari Pemerintah Lampung Selatan dan Baznas,” ungkapnya.

Bupati Lampung Selatan Bersama Baznas Serahkan Bantuan RTLH Kepada Warga Kecamatan Kalianda

Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto bersama Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kab. Lampung Selatan Mukhlisin melaksanakan kegiatan bedah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di 3 Kecamatan yang berada di wilayah Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan, Selasa (20/12/2022).

Adapun 3 kecamatan tersebut yakni Kecamatan Kalianda yang bertempat di Jati dalam Kelurahan Way Urang, Kecamatan Way Panji di desa Sidoharjo dan Kecamatan Palas Jaya Desa Palas Jaya.

Dalam kondisi hujan lebat yang tak kunjung reda sejak pagi tadi tidak menyurutkan langkah Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto bersama jajaran terkait untuk langsung memberikan bantuan tersebut kepada warga penerima bantuan bedah RTLH.

Seperti diketahui, bantuan yang diberikan berupa uang tunai sebesar 20 juta rupiah serta beberapa keperluan rumah seperti kompor, karpet, kasur serta beberapa sembako.

“Ini ada bantuan sebesar 20 juta dari Baznas, tapi nanti yang mengkoordinir pak camat untuk membelikan semua material pembangunan rumah dan nanti kalo ada kekurangan saya minta aparatur kecamatan dan desa untuk turut membantu juga agar pembangunannya cepat,”ucapnya.

Dirinya juga mengatakan, bantuan RTLH ini merupakan bentuk kepedulian Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan bersama BAZNAS dalam penuntasan RTLH menjadi rumah yang layak untuk dihuni.

” Mudah-mudahan bantuan ini dapat bermanfaat untuk masa tua bapak dan ibu sehingga kalau nanti rumahnya sudah jadi enak ditempati oleh anak-anak bapak yang menjenguk bersama cucu-cucu ya,”tuturnya.

Bantuan bedan RTLH tersebut diberikan kepada Sumadi (65) dan Supatmi (62) pasangan suami-isteri yang lahir di Desa Bugel, Kabupaten Purwodadi,Jawa Tengah yang merupakan warga Jati Dalam Kelurahan Way Urang Kecamatan Kalianda mengucapkan terimakasih atas bantuan bedah rumah yang telah diberikan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan bersama BAZNAS.

“Kami sekeluarga mengucapkan terimakasih kepada bapak Bupati dan jajaran semoga bantuan ini menjadi ladang amal serta bupati juga selalu diberikan kesehatan,”pungkasnya.

Tingkatkan Gizi dan Perekonomian Warga, Serdadu Wira Ajarkan Ini

Keerom – Dalam rangka meningkatkan gizi dan perekonomian masyarakat, Satgas Pamtas Yonif 143/TWEJ Pos Tatakra mengajarkan cara membuat Tempe kepada mama – mama ujung timur Indonesia di Kampung Tatakra, Distrik Web, Kab. Keerom, Papua, Selasa ( 20/12/2022).

Siapa yang tidak kenal Tempe, makanan yang terbuat dari kacang kedelai atau beberapa bahan lain yang diproses melalui fermentasi menggunakan mikroorganisme kapang Rhizop sebagai lauk hidangan dan sebagai makanan ringan ini sangat familiar sering dijumpai hampir diseluruh rumah makan dan toko jajanan.

Bertempat di rumah bapak Ricard Ball, Serdadu wira mengajarkan cara pembuatan tempe kepada mama – mama mulai dari penyiapan, pengolahan sampai dengan pengemasan untuk menjadi tempe.

Dansatgas Yonif 143/TWEJ Letkol Ari Iswoyo Timor, S.Hub.Int. dalam keterangan membenarkan aksi para prajuritnya.

“Kegiatan ini disamping untuk meningkatkan hubungan emosional juga dalam rangka meningkatkan gizi dan ekonomi masyarakat dimana bahan dan cara membuatnya cukup sederhana namun membutuhkan ketelitian,” ungkapnya.

“Kami berkeinginan warga perbatasan Papua sejajar disegala bidang dengan daerah lain, termasuk pengetahuan dan keterampilan membuat makanan Tempe guna meningkatkan gizi dan perekonomian keluarga. Harapan kami masyarakat dapat terpacu untuk meningkatkan kesejahteraan mereka,” tegas Dansatgas.

Mama – mama yang hadir menyambut dengan antusias dan menyimak dengan seksama tahap demi tahap proses pembuatan tempe tersebut.

Mama Delta Ball (30), salah satu mama yang ikut dalam kegiatan itu menyampaikan ketertarikanya dan menyatakan baru mengetahui bagaimana cara pembuatan dan rasa dari makanan tempe.

“Terimakasih TNI telah ajarkan mama – mama cara buat tempe, sa baru tahu ternyata tempe pu rasa enak sekali, kami tertarik sekali untuk kembangkan” ucapnya.

Selanjutnya bapak Richard Ball Ondo Api Kampung Tatakra menyampaikan ucapan terimakasih kepada Satgas Yonif 143/TWEJ yang telah membimbing dan mengajarkan cara pembuatan tempe di kampungnya.

“Sa ucapkan terimakasih kepada bapak TNI telah ajari mama – mama kampung cara membuat tempe, bagus dia punya peluang kami semua tertarik sekali untuk meningkatkan ekonomi”, ungkapnya.

“Semoga pemerintah dapat membantu penyediaan kacang kedelai sebagai bahan baku yang tentunya di daerah kami cukup sulit didapatkan”, imbuh ondo.

Autentifikasi : Pen Satgas Yonif 143/TWEJ.

OJK TINGKATKAN EDUKASI DAN PERLINDUNGAN KONSUMEN DALAM KASUS PENIPUAN BERKEDOK INVESTASI DI IPB

Jakarta, 19 Desember 2022. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyampaikan bahwa para

mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB) yang menjadi korban penipuan berkedok kerja

sama penjualan online telah berhasil mendapat keringanan atau restrukturisasi

pinjaman dari empat platform penyedia pinjaman dana yang digunakan saat kejadian.

Jumlah korban mahasiswa yang mendapatkan keringanan 121 orang dengan 197

pinjaman, dengan total pinjaman Rp650,19 juta (tagihan tertinggi Rp16,09 juta). Angka

ini merupakan data yang berhasil dihimpun Posko Pengaduan Satgas Waspada Investasi

(SWI) yang berada di kampus IPB sampai 23 November 2022 lalu.

Rincian jumlah korban berdasarkan pinjaman di tiga perusahaan pembiayaan dan satu

fintech peer to peer lending:

a. Akulaku 31 mahasiswa dengan outstanding Rp66,17 juta.

b. Kredivo 74 mahasiswa dengan outstanding Rp240,55 juta.

c. Spaylater 51 mahasiswa dengan outstanding Rp201,65 juta.

d. Spinjam 41 mahasiswa dengan outstanding Rp141,81 juta.

Dari data ini, OJK kemudian memfasilitasi komunikasi mahasiswa dengan tiga

perusahaan pembiayaan dan satu platform penyedia pinjaman itu untuk

dipertimbangkan mendapatkan penyelesaian terbaik. Selanjutnya, empat perusahaan

dimaksud telah menyetujui memberikan relaksasi melalui restrukturisasi penghapusan

pokok, bunga, dan denda sesuai kebijaksanaan dari masing-masing perusahaan/

platform.

OJK juga sudah melakukan pendalaman terhadap empat perusahaan tersebut dan tidak

menemukan indikasi pelanggaran perlindungan konsumen dari pihak Pelaku Usaha

Jasa Keuangan (PUJK) kepada konsumen atau korban.

Kasus ini merupakan penipuan berkedok investasi dengan mengarahkan para

mahasiswa untuk melakukan pinjaman di perusahaan pembiayaan dan fintech peer to

peer lending legal yang kemudian uangnya digunakan untuk transaksi di toko online

yang diindikasikan terafiliasi dengan pelaku penipuan.

Meski demikian, OJK sudah melakukan pembinaan dan meminta kepada empat

perusahaan tersebut untuk meningkatkan manajemen risiko melalui penguatan analisis

data calon peminjam serta meningkatkan sistem early warning fraud detection.

Literasi Keuangan

Dari sisi literasi keuangan, OJK melihat kejadian yang menimpa mahasiswa IPB

merupakan pelajaran dan catatan penting karena menimpa kalangan mahasiswa yang

seharusnya sudah memiliki literasi keuangan yang baik.

Hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan 2022 menunjukkan indeks literasi

keuangan masyarakat Indonesia sebesar 49,68 persen, naik dibanding tahun 2019 yang

hanya 38,03 persen.

Sementara indeks inklusi keuangan tahun ini mencapai 85,10 persen meningkat

dibanding survei sebelumnya di 2019 yaitu 76,19 persen. Hal tersebut menunjukkan

jarak antara tingkat literasi dan tingkat inklusi semakin menurun, dari 38,16 persen di

2019 menjadi 35,42 persen di 2022. Namun demikian jarak tersebut harus terus

diturunkan.

Kejadian di kampus IPB ini juga menunjukkan bahwa peningkatan literasi keuangan

masyarakat harus terus digerakkan bersama-sama oleh semua kalangan termasuk para

pimpinan akademisi. Peningkatan keilmuan mahasiswa harus juga diikuti penguatan

pemahaman terhadap produk dan layanan sektor jasa keuangan, sehingga para

mahasiswa justru bisa menjadi pelopor atau agen literasi keuangan bagi masyarakat

dalam memahami dan menggunakan produk dan layanan sektor jasa keuangan secara

bijak dan benar.

OJK akan terus memperkuat dan memperluas program literasi keuangan di masyarakat

melalui kegiatan sosialisasi dan edukasi secara offline, online, serta melalui kampanye

nasional yang masif dan penguatan sinergi serta aliansi strategis dengan berbagai pihak.

Di 2023, OJK akan fokus membangun literasi keuangan masyarakat desa melalui aliansi

strategis dengan Kementerian/Lembaga Terkait, Perangkat Desa dan penggerak PKK

Desa, dan Mahasiswa KKN serta intensifikasi pemanfaatan Learning Management

System Edukasi Keuangan (LMS Edukasi Keuangan) khususnya bagi kalangan pelajar

dan mahasiswa.

Selain itu, sasaran prioritas literasi keuangan tahun 2023 adalah pelajar/santri, UMKM,

penyandang disabilitas dan masyarakat daerah 3T (Terdepan, Terluar dan Tertinggal).

Sedangkan sasaran prioritas inklusi keuangan tahun 2023 adalah segmen perempuan,

pelajar, mahasiswa dan UMKM, masyarakat di wilayah perdesaan, dan sektor jasa

keuangan syariah.

Di sisi perlindungan konsumen, OJK juga terus memperkuat program dan kebijakannya

untuk membantu masyarakat menyelesaikan permasalahannya dengan pelaku usaha

jasa keuangan.

Dari 1 Januari – 9 Desember 2022, OJK melayani sebanyak 298.627 layanan dengan

rincian sebanyak 88,38 persen adalah pertanyaan, 6,98 persen laporan dan 4,63 persen

pengaduan dari semua sektor. Tingkat penyelesaian pengaduan OJK adalah sebesar 89

persen. Sektor terbanyak yang dilayani oleh OJK adalah mengenai fintech sebesar 21.54

persen.

Lima topik utama pengaduan fintech yang diterima OJK adalah mengenai perilaku

petugas pengaduan, restrukturisasi, penipuan (soceng, skimming), kegagalan dan

keterlambatan transaksi dan permasalahan bunga/denda/pinalti.

Peran SWI

Satgas Waspada Investasi (SWI) yang beranggotakan 12 Kementerian/Lembaga

menegaskan komitmennya untuk terus berupaya mencegah jatuhnya korban di

masyarakat akibat penipuan berkedok investasi ataupun pinjaman online ilegal.

Dalam kasus di IPB, setelah mendapatkan informasi dari masyarakat, SWI langsung

bergerak membuka posko pengaduan dan melakukan sosialisasi kepada mahasiswa di

IPB untuk mencegah jatuhnya korban lebih banyak.

Dari temuan SWI, jumlah korban penipuan berkedok investasi di lingkungan Bogor

sebanyak 317 orang termasuk 121 orang mahasiswa IPB dengan kerugian sebanyak

Rp2,3 miliar yang kasusnya sudah ditangani oleh Polresta Bogor.

SWI kembali berpesan kepada masyarakat yang ingin melakukan investasi agar selalu

mengingat rumus 2L yaitu Legal dan Logis. Legal artinya perusahaan atau usaha

investasi memiliki izin resmi dari lembaga yang berwenang dan masyarakat harus

memastikan perusahan investasi tersebut melakukan penawaran dengan izin yang

diberikan.

Kemudian, perusahaan investasi harus memenuhi prinsip logis dalam artian perusahaan

menjanjikan tingkat imbal hasil yang wajar. Ciri utama penipuan berkedok investasi

biasanya menjanjikan tingkat imbal hasil yang tinggi dalam waktu singkat.

Selain itu, masyarakat juga harus ingat bahwa dalam berinvestasi selalu ada

kemungkinan kerugian, sehingga masyarakat juga perlu mempersiapkan kemungkinan

itu.

Sedangkan mengenai pinjaman online, masyarakat juga harus memastikan legalitas

aplikasi pinjaman online, memastikan besaran bunga yang dikenakan, memilih jangka

waktu dan jumlah pinjaman sesuai kebutuhan, besaran biaya administrasi penagihan

(denda) dan keamanan data. Pinjamlah untuk tujuan yang produktif atau kebutuhan

mendesak dan hindari meminjam untuk tujuan konsumtif.

Jika menemukan tawaran investasi di sektor jasa keuangan yang mencurigakan dan

pinjaman online yang ilegal, masyarakat dapat mengkonsultasikan atau melaporkan

kepada Layanan Konsumen OJK 157 atau WA 081157157157, email

konsumen@ojk.go.id atau waspadainvestasi@ojk.go.id.

Polda Lampung ungkap tindak Pidana penambangan tanpa ijin

Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Dit Reskrimsus) Polda Lampung memproses pelaku pertambangan Mineral dan Batubara (Minerba) tanpa ijin.

Ada tiga perkara dalam tahun ini yang sudah diproses, dua perkara sudah dilimpahkan ke tahap II karena dinyatakan lengkap P21 dan saat ini ditangani oleh kejaksaan, kata Kapolda Lampung Irjen Pol Akhmad Wiyagus melalui Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad di Mapolda Lampung, Lampung Selatan, Senin 19/12/22 yang sudah dilakukan konfirmasi dengan Direktur Reserse kriminal khusus Kombes Pol Arie Rachman.

Dia melanjutkan tersangka Sugiyanto inisial, (S), umur 52 tahun jenis kelamin laki-laki, alamat desa Dono Mulyo, Banjit, waykanan, melakukan penambangan emas tanpa memiliki ijin usaha pertambangan di Desa Dono Mulyo, Banjit, Way Kanan.

Untuk di Desa Dono Mulyo, pihaknya mengamankan barang bukti berupa satu set mesin gelundung, empat stick mesin gelundung, air raksa, semen, satu set regulator, dan gas koi.

Untuk tersangka,(S), dipersangkakan melanggar Pasal 158 UU RI No.3 Tahun 2020 tentang perubahan atas UU RI No.4 Tahun 2009 Tentang Pertambangan Mineral dan Batubara dengan ancaman lima tahun penjara dan denda Rp100 miliar. Perkara kini di proses sidik dan P 21 juga telah dilakukan tahap II ke kejaksaan pada Oktober 2022, kata dia.

Untuk penindakan penanganan pasir yang tidak memiliki ijin usaha petambangan di Desa Sukorahayu, Lampung Timur melibatkan tersangka, Tukiman inisial ( T), umur 49 tahun, alamat dusun II desa Sukorahayu, labuhan Maringgai, Lampung timur

Barang bukti yang diamankan di antaranya satu unit alat sedot mesin diesel dan satu unit alkon.

Pasal yang dipersangkakan yakni Pasal 158 UU RI No.3 Tahun 2020 tentang perubahan atas UU RI No.4 Tahun 2009 Tentang Pertambangan Mineral dan Batubara dengan ancaman penjara lima tahun dan denda Rp100 miliar. Perkara telah diproses sidik dan P21 juga telah dilakukan tahap II ke kejaksaan pada Oktober 2022, kata dia lagi.

Pandra menambahkan untuk penindakan penambangan emas yang tidak memiliki ijin usaha di kabupaten Pesawaran milik PT Lampung Sejahtera Bersama sudah habis masa ijin.

Pihaknya mengamankan barang bukti berupa satu senter kepala, satu jack hammer, dua karung 25 kilogram, akta pendirian, surat ijin, tanda daftar perusahaan, dan surat keterangan domisili.

Pasal yang dipersangkakan yakni Pasal 158 UU RI No.3 Tahun 2020 tentang perubahan atas UU RI No.4 Tahun 2009 Tentang Pertambangan Mineral dan Batubara dengan ancaman penjara selama lima tahun dan denda Rp100 miliar. Perkara tersebut saat ini masih dalam proses penyidikan.

Sudah Melakukan pemeriksaan saksi- saksi dan juga Sudah dilakukan pemeriksaan dari ahli pertambangan dan ahli hukum, katanya.

Jelang Natal, Satgas Yonif 143/TWEJ Di Pedalaman Papua Lakukan Ini

Keerom – Satgas Yonif 143/TWEJ bekerjasama dengan Puskesmas Towe Hitam mengadakan Bakti Sosial pengobatan massal untuk warga masyarakat di Kampung Bias, Distrik Towe Hitam, Kab. Keerom, Papua, Senin ( 19/12/2022).

Kolaborasi kedua instansi tersebut adalah wujud selarasnya visi dan misi pengabdian kepada masyarakat dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat di bidang Kesehatan yang berada diwilayah perbatasan RI-PNG.

Turut hadir Dankipur III Satgas Yonif 143/TWEJ Kapten Inf Tukiran, Kapuskesmas Towe Hitam Bapak Alpius Wakur, Amd.Kep., Kepala Suku Kampung Bias Bapak Silas Waky, Para Nakes dan Kader Kesehatan Kampung Towe Hitam.

Disela kegiatan, Dankipur III Satgas Yonif 143/TWEJ Kapten Inf Tukiran mengatakan dalam rangka menyambut Natal dirinya berinisiatif kerjasama dengan Puskesmas setempat untuk menggelar Bakti sosial berupa pengobatan massal kepada warga masyarakat.

“Kami bersyukur mendapat respon sehingga acara ini dapat berjalan lancar,” ungkapnya.

“Pengobatan massal gratis ini merupakan wujud kepedulian dan rasa cinta kasih kita kepada masyarakat agar selalu sehat sehingga dapat merayakan Natal dengan penuh suka cita,” tambahnya.

Sementara pada kesempatan yang sama Kapuskesmas Towe Hitam Bapak Alpius Wakur, Amd.Kep. menyampaikan ucapan terimakasih kepada anggota Satgas Pamtas Yonif 143/TWEJ yang telah berkolaborasi dengan Puskesmas Towe.

“Terimakasih Bapak Danki, Sa bersyukur dapat bermitra dengan Satgas Yonif 143/TWEJ dalam melayani kesehatan masyarakat yang ada di wilayah kami,” jelasnya.

Kampung bias cukup sulit ditempuh dengan kendaraan, terlebih saat hujan karena terhalang aliran sungai yang belum dibangun jembatan tetapi hal ini tidak menyurutkan semangat para Prajurit Wira untuk melakukan yang terbaik demi masyarakat.

Perjuangan para Prajurit Wira terbayar dengan ramai dan antusiasnya warga yang mengikuti pengobatan masal yang diadakan oleh Satgas Yonif 143/TWEJ dan puskesmas towe.

Bapak Silas Waky, Kepala Suku Kampung Bias mengucapkan terima kasih kepada Satgas Yonif 143/TWEJ dan Puskesmas Towe Hitam atas bantuan pengobatan masal yang diberikan.

“Terimakasih banyak Satgas Yonif 143/TWEJ dan Puskesmas Towe atas bantuan pengobatan yg diberikan, kami yakin ini merupakan berkah Natal. Semoga Tuhan selalu memberi kesuksesan dan keselamatan untuk Bapak”, ucap kepala suku.

Danlanud BNY Hadiri Pelantikan Pejabat Bupati Tulang Bawang dan Lampung Barat

Bandar Lampung, Lanud BNY. Komandan Pangkalan TNI AU Pangeran M. Bun Yamin (Danlanud BNY) Letkol Pas Yoseph M. Purba, M.Avn.Mgt., M.M.S., pcsc., menghadiri pelantikan pejabat Bupati Tulang Bawang dan pejabat Bupati Lampung Barat di Balai Keratun Pemprov. Lampung, Tanjung Karang, Bandar Lampung, Minggu (18/12/2022).

Pada kesempatan tersebut, Wakil Gubernur Lampung Hj. Chusnunia Chalim, S.H., M.Si., M.Kn., Ph.D., melantik secara resmi pejabat Bupati Tulang Bawang Drs. Qudrotul Ikhwan, M.M. dan pejabat Bupati Lampung Barat yakni Drs. Nukman, M.M.

Sebelumnya Drs. Qudrotul Ikhwan, M.M., menduduki jabatan Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Pemprov Lampung sedangkan Drs. Nukman, M.M. menjabat sebagai Sekretaris Daerah Lampung Barat.

Pelantikan dua pejabat tersebut berdasarkan Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor: 100.2.1.3 – 6268 Tahun 2022 tentang Pengangkatan Penjabat Bupati Tulang Bawang serta Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor : 100.2.1.3 – 6269 tahun 2022 tentang pengangkatan pejabat Bupati Lampung Barat.

Diketahui ambang masa jabatan (AMJ) Winarti dan Hendriwansyah sebagai Bupati Tulang Bawang dan Wabup Definitif habis pada hari ini, sementara AMJ Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus dan Wabup Mad Hasanurin berakhir pada 11 Desember 2022.