Mikdar Ilyas Prihatin Terhadap Marak Tawuran dan Geng Motor Pelajar

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Lampung, Anggota Komisi V Mikdar Ilyas, menyoroti maraknya kasus kenakalan remaja seperti geng motor, tawuran, hingga kasus kekerasan seksual. Mikdar Ilyas merasa prihatin, dengan kondisi penyimpangan perilaku negatif remaja saat ini.

“Kami sangat menyayangkan, prihatin, dan juga sedih dengan banyaknya kasus kekerasan seksual anak di bawah umur dan kenakalan remaja. Perlunya ekstra lebih keras lagi, bagi guru dalam mengingatkan dan memperhatikan gerak-gerik prilaku anak,” kata Mikdar Ilyas, Selasa (7/2/2023).

Mikdar Ikyas menilai, guru lebih ekstra lagi dalam mengingatkan anaknya agar tidak terjerumus untuk berbuat hal-hal yang dapat merugikan dirinya dan keluarga. Selain itu, peran pengawasan orang tua ke anaknya, untuk lebih diperhatikan dan diawasi lagi.

“Orang tua sangat berperan penting, memang sebagai orang tua bertugas mencari nafkah, akan tetapi jangan lupakan perhatian ke anak. Berikan anak edukasi tentang nilai-nilai moral, agar jangan sampai terjerumus,” ujar politisi Partai Gerindra ini.

Dilangsir dari Lampungpro Wakil rakyat dari daerah pemilihan (Dapil) Tulang Bawang dan Mesuji ini menyarankan, anak remaja seharusnya padatkan aktifitas dengan hal-hal positif, seperti Pramuka, mengaji, dan ikut ekstrakurikuler lainnya di sekolah. Namun kegiatan tersebut, jangan luput dari pandangan dan pengawasan orang tua.

Mewakili Ketua DPRD Lampung Mingrum Gumay, Tenaga Ahli M. Alkautsar Hadiri HPN

Tenaga Ahli Ketua DPRD Lampung hadiri rangkaian Hari Pers Nasional (HPN) ke 28 yang diselenggarakan pada tanggal 7-9 Februari di Kota Medan. Selasa (07/02/2023)

Mewakili Ketua DPRD Lampung Mingrum Gumay SH, MH , Tenaga Ahli Ketua DPRD Lampung M. Alkautsar menyebutkan bahwa Hari Pers Nasional merupakan ajang silaturahmi pers di seluruh tanah air serta menjadi momentum perayaan keberhasilan dan konsistensi dalam menjaga dan merawat ruang demokrasi di indonesia.

“ Negara yang menganut system demokrasi ini akan terlaksana dengan baik bilamana pers melakukan fungsi controling sebagai pengingat sekaligus mitra kerja pemerintah dalam rangka mengisi pembangunan melalui karya jurnalistik yang akan menjadi konsumsi, referensi dan literasi masyarakat di seluruh tanah air“ Ujar Alkausar

Ia juga menyebutkan Ketua DPRD Lampung Mingrum Gumay mengapresiasi rangkaian HPN tahun 2023 dengan tema “ Pers Bebas, Demokrasi Bermartabat “

“ Tema ini selaras dengan makna demokrasi, diharapkan semua pers khususnya yang mewakili Lampung dapat membawa sebuah informasi, masukan, kritik dan saran kepada Lembaga DPRD Lampung untuk menjadi sebuah telaah an yang kemudian dapat menghasilkan suatu produk daerah “ Tutupnya

Adapun rangkaian kegiatan HPN 2023 yakni workshop Literasi Digital:

Media Sosial Dan Entrepreneurship
Untuk Generasi Milenial, Seminar Seruan Pers dari Sumatera Utara: Pers Bebas,
Demokrasi Bermartabat, Seminar Anugerah Jurnalistik Adinegoro, Seminar Internasional: Disrupsi Digital dan Tata Ulang Ekosistem Media Yang
Berkelanjutan, Seminar menyusuri Jejak
Sumatera sebagai pelopor
Pers Perempuan di Indonesia.

Kemudian seminar Kolaborasi dan Inovasi untuk Kemandirian Pers Indonesia, Dialog Anugerah Kebudayaan PWI 2023, Kongres XXVI SPS, pembukaan acara pameran HPN dan beberapa kegiatan lainnya.

Diketahui ratusan Pers dari Kota/Kabupaten ikut meramaikan kegiatan HPN yang terdiri dari beberapa unsur organisasi Pers yang ada di Lampung.

Polresta Bandar Lampung Tangkap Ayah yang Culik anak Tiri

Bandar Lampung. Satuan Reskrim Polisi Resor Kota (Polresta) Bandar lampung Polda Lampung menangkap seorang pria berinisial DY (41) di Kota Bandar Lampung yang tega menculik dan mencabuli anak tirinya yang masih berusia dibawah umur atau masih duduk di bangku sekolah dasar (SD).

Kasat Reskrim Polresta Bandar Lampung Kompol Denis Arya Putra, S.IK., S.H., M.H. yang mewakili Kapolresta Bandar Lampung Kombes Pol Ino Harianto, S.I.K., M.M., Senin (06/02/2023) membenarkan dan mengatakan bahwa pelaku tersebut telah diamankan di Polresta Bandar Lampung.

“Aksi penculikan yang disertai pencabulan tersebut itu dilaporkan ibu korban atau istri DY ke Polresta Bandar Lampung. Pelaku pun diringkus dan kini mendekam di sel tahananan Polresta Bandar lampung,” Ucap Kasat.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, pelaku melakukan penculikan terhadap korban pada hari minggu tanggal 23 Januari 2023 ketika korban yang tinggal dengan neneknya dihampiri oleh pelaku dan memaksa korban untuk ikut dengannya ke Jakarta dan sampai di kosan Pelaku diwilayah pasar minggu jakarta selatan korban di sekap dan disana juga korban mendapatkan perlakuan berupa penganiayaan dan juga pencabulan dimana pelaku pada saat melakukan terhadap korban memfotonya untuk kemudian di kirimkan kepada ibu korban.

Kemudian setelah mendapatkan laporan penculikan dari ibu korban tersebut Satuan Reserse Kriminal Polresta Bandar Lampung langsung melakukan penyelidikan dan berkoordinasi dengan keluarga korban sampai akhirnya pada tanggal 3 Februari 2023 pelaku berhasil di tangkap di jakarta selatan dan juga korban segera diamankan.

Berdasarkan keterangan pelaku, dirinya melakukan penculikan tersebut dikarenakan pelaku cemburu dengan ibu korban (istrinya) yang tinggal dijakarta dan ingin meminta cerai sehingga pelaku mengatakan kepada ibu korban bahwa jika tetap ingin berpisah maka anaknya akan tetap dibawa lari.

Terhadap korban kini sekarang mendapatkan perawatan oleh TP2A untuk dilakukan pemberian bantuan berupa penyembuhan untuk mengatasi gangguan psikologis atau traumahealing.

Dari kejadian tersebut diamankan barang bukti berupa 1 stel pakaian korban dan terhadap kejahatan tersebut pelaku terancam sebagaimana dimaksud dalam Pasal 83 UU RI No.35 Tahun 2014 tentang perubahan atas UU No.23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak dengan ancaman pidana penjara paling sedikit 3 tahun dan paling lama 15 tahun penjara.

Tinjau Kegiatan Donor Darah, Riana Sari Arinal Berharap Donor Darah Dapat Menumbuhkan Empati Anak Muda Lampung

Bandar Lampung — Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Lampung Riana Sari Arinal, meninjau langsung kegiatan donor darah sub rayon 17 SMA Bandar Lampung bertempat di SMA Negeri 2 Bandar Lampung, Senin (06/02/2022).

Dalam kesempatan tersebut Ketua PMI Provinsi Lampung Riana Sari Arinal  menyampaikan apresiasi atas terlaksananya kegiatan donor darah tersebut.

“Saya mengucapkan terimakasih atas terselenggaranya acara ini, dan kepada anak-anak, saya juga mengucapkan terimakasih. Mudah-mudahan melalui kegiatan ini dapat menjadi amal ibadah bagi kita semua.” ucapnya.

Ketua PMI Provinsi Lampung Riana Sari Arinal berharap  melalui kegiatan ini  dapat menumbuhkan rasa empati pada anak-anak muda di Provinsi Lampung.

“Melalui kegiatan ini juga diharapkan dapat menumbuhkan rasa empati dalam diri anak muda untuk berbagi, membantu sesama dengan setetes darah. Mudah-mudahan kegiatan ini akan terus kita laksanakan di Provinsi Lampung ini.” lanjutnya.

Dalam kesempatan tersebut, PMI Provinsi Lampung bekerja sama dengan Yayasan Jantung Indonesia, menyelenggarakan kegiatan sosialisasi bantuan hidup dasar serta senam Hip Heart yang diharapkan mampu mengedukasi anak muda untuk membiasakan diri menerapkan pola hidup sehat.

Kegiatan Donor Darah ini diikuti oleh tujuh sekolah yang tergabung dalam Sub Rayon 17 SMA Bandar Lampung, yaitu : SMA Negeri 2 Bandar Lampung, SMA Negeri 11 Bandar Lampung, SMA YP Unila, SMA Pelita Bangsa, SMA Immanuel, SMA Arjuna, dan SMA Muhammadiyah 2.

Wagub Chusnunia Mengikuti Pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan 2023 dan Arahan Presiden Joko Widodo

Bandar Lampung —- Wakil Gubernur Lampung, Chusnunia, didampingi Kepala OJK Provinsi Lampung dan Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Lampung mengikuti Pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan 2023 secara virtual dari Mahan Agung, Senin (6/2/23).

Dalam arahannya, Presiden Joko Widodo meminta agar Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memberikan perhatian dan dukungan pada sektor UMKM mengingat peran usaha kecil pada perekonomian nasional yang sangat besar dan menjadi kekuatan ekonomi Indonesia.

“Jangan dilupakan yang kecil-kecil. Jangan dilupakan yang mikro, kecil, dan menengah. Berikan suntikan kepada mereka sebanyak-banyaknya, tentunya dengan kehatian-hatian yang tinggi,” kata Presiden.

Presiden kemudian meminta dukungan yang konkrit pada sektor hilirisasi di semua komoditas, seperti CPO, Minerba, Sumber Daya Alam Laut. Presiden mengatakan bahwa konsistensi hilirisasi  merupakan kunci Indonesia untuk melompat menjadi negara maju.

“Hilirisasi itu menjadi kunci, konsistensi kita di dalam industrialisasi, hilirisasi menjadi kunci,” kata Presiden.

Menurut Presiden, nilai tambah yang dihasilkan oleh hilirisasi sangat besar. Proyeksi dampak hilirisasi minerba dan gas akan menambah Produk Domestik Bruto (PDB) dan membuka lapangan kerja hingga 9,6 juta.

Di akhir arahannya, Presiden Joko Widodo meminta OJK memberi perhatian terkait perlindungan terhadap produk jasa keuangan, baik asuransi, pinjaman online, investasi, tur haji dan umroh, karena langsung bersentuhan dengan kepentingan masyarakat. Presiden juga meminta agar pengawasan terkait pinjaman online hingga investasi ditingkatkan.

“Hati-hati, yang kita bangun adalah trust. Kalau sudah kehilangan itu, sulit membangun kembali. Saya yakin, OJK yang sekarang, bisa,” kata Presiden Jokowi.

Turut hadir dalam kegiatan yang bertemakan “Penguatan Sektor Jasa Keuangan Dalam Menjaga Pertumbuhan Ekonomi” tersebut, Kepala Bappeda Provinsi Lampung, Kepala BPKAD, Plt Karo Perekonomian

Menjadi Inspektur Upacara Gabungan Forkopimda, Sekdaprov Sampaikan Enam Kebijakan yang Akan Dilaksanakan Pemprov Lampung Tahun 2023

Bandar Lampung — Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Fahrizal Darminto, mewakili Gubernur Lampung menjadi Inspektur Upacara (Irup) pada pelaksanan upacara gabungan Forkopimda Provinsi Lampung, di Lapangan Korpri, Senin (06/02/2023).

Gubernur Lampung dalam sambutan tertulis yang dibacakan Sekdaprov menyampaikan  bahwa Pemerintah Provinsi Lampung terus berupaya  mewujudkan pembangunan infrastruktur berkelanjutan melalui Visi-Misi ke-4 Gubernur Lampung yaitu : “Peningkatan Infrastruktur untuk konektivitas dan efisiensi produksi dan konektivitas wilayah”.

Program pembangunan Provinsi Lampung Tahun 2023 diselaraskan dan sejalan dengan program pembangunan nasional.

Pemerintah Provinsi Lampung pada tahun 2023 setidaknya akan melaksanakan 6 (enam) kebijakan terkait pembangunan, yaitu : Penguatan kualitas SDM;  Akselerasi reformasi sistem perlindungan sosial; Melanjutkan pembangunan infrastruktur prioritas, khususnya infrastruktur pendukung transformasi ekonomi;  Pembangunan infrastruktur untuk menumbuhkan sentra-sentra ekonomi baru; Revitalisasi industri dengan terus mendorong hilirisasi; dan  Pemantapan reformasi birokrasi dan penyederhanaan regulasi.

Pembangunan infrastruktur untuk menumbuhkan sentra-sentra ekonomi baru telah  dijalankan yang didahului dengan dibangunnya jalur dan trotoar jalan Mayjend Ryacudu Korpri sepanjang 3,315 Km kearah Gerbang Tol Kota Baru, sebagai wajah Ibu Kota Provinsi dan telah diresmikan pada Kamis 5 Januari 2023 yang juga berfungsi sebagai akses menuju ataupun keluar Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) ruas Bakauheni-Terbanggi besar.

“Cita-Cita mulia Provinsi Lampung dalam waktu dekat memiliki Masjid Raya Provinsi Lampung dan tidak meninggalkan fungsi spiritual dan fungsi sosial. Pembangunan tersebut direncanakan akan dibangun di Eks lokasi GOR Saburai Bandar Lampung,” ucap Sekdaprov.

Sebagai pengganti GOR Saburai Pemerintah Provinsi Lampung akan memusatkan dan memaksimalkan Pusat Kegiatan Olahraga di (PKOR) Way Halim Bandar Lampung serta membangun Sport Center di Wilayah Administrasi Lampung Selatan tepatnya diwilayah Kecamatan Jati Agung Desa Way Huwi, Kecamatan Tanjung Bintang Desa Way Galih dan Desa Sabah Balau.

Dengan membangun Sport Center di Wilayah Administrasi Lampung Selatan ini akan berdampak baik memajukan pembangunan dan menumbuhkan sentra-sentra ekonomi baru.

Sejalan dengan pembangunan tersebut tentunya setiap pembangunan perlu dijaga dan dikawal agar hasil pembangunan dapat dirasakan manfaatnya bagi masyarakat Lampung.

Sekdaprov melanjutkan untuk itu, Pemerintah Provinsi Lampung menerbitkan Peraturan Daerah Provinsi Lampung Nomor 3 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat serta Pelindungan Masyarakat.

Peraturan Daerah harus di Implementasi dengan baik oleh Satuan Polisi Pamong Praja.

“Satuan Polisi Pamong Praja  Provinsi Lampung, saya harapkan dapat menjalankan Peraturan Daerah tersebut dengan baik bersama stakeholder lainnya agar hasil pembangunan dapat terjaga dengan baik, Masyarakat dapat merasakan hasil pembangunan tersebut untuk kepentingan Masyarakat luas,” tambah Sekdaprov.

Sebagaimana diketahui,  kejadian bencana dan fenomena iklim ekstrim terasa meningkat frekuensi dan intensitasnya selama beberapa waktu terakhir.

Salah satu yang menjadi perhatian khusus adalah Bencana Hidrometeorologi dalam bentuk Banjir, Cuaca Ekstrim dan Tanah Longsor yang dalam 1 dekade terakhir menjadi ancaman terbesar kejadian bencana.

Pada bulan Oktober tahun 2022 yang lalu, data BNPB menunjukkan telah terjadi 3.288 kejadian Bencana di Indonesia, dan 68 Kejadian diantaranya terjadi di Provinsi Lampung, dengan dampak ekonomi sosial hingga korban jiwa yang tidak dapat dinilai dengan materi atau penghitungan untung rugi. Dan baru –baru ini, telah terjadi erupsi Gunung Anak Krakatau.

Tidak ada wilayah di Indonesia yang bebas bencana termasuk di Provinsi Lampung yang memiliki kelas risiko bencana tinggi secara Nasional.

Untuk itu, Gubernur meminta kepada Perangkat Daerah terkait dan didukung oleh Forkopimda Provinsi Lampung, untuk bersama-sama bersinergi dan berkolaborasi dalam mengantisipasi penanggulangan bencana di Provinsi Lampung.

Diakhir sambutannya, Gubernur mengajak kepada seluruh  ASN untuk terus meningkatkan disiplin, loyalitas, dedikasi, motivasi dan etos kerja serta membudayakan untuk berfikir kreatif, inovatif, solutif sebagai upaya untuk menunjang pelaksanaan tugas.

Hadir sebagai peserta upacara, mewakili Forkopimda, Inspektur, para Staf Ahli, para Asisten, Kepala Badan, Kepala Dinas, Kepala Biro, unsur TNI, unsur POLRI,  Satuan Polisi Pamong Praja, Pejabat Administrator, Pejabat Fungsional dan ASN dilingkungan Pemerintah Provinsi Lampung.

Jabatan Danlanud BNY Diserahterimakan

Jakarta, Lanud BNY. Jabatan Komandan Pangkalan TNI AU Pangeran M. Bun Yamin (Danlanud BNY) diserahterimakan dari Letkol Pas Yoseph M. Purba, M.Avn.Mgt., M.M.S, pcsc., kepada Letkol Pnb Yosi Hadi Wiyanto di Gedung Roesmin Nurjadin Makoopsud I, Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Senin (6/2/2023).

Upacara serah terima jabatan Danlanud BNY dipimpin langsung Panglima Komando Operasi Udara I Marsda TNI Bambang Gunarto, S.T., M.M., M.Sc., bersamaan dengan serah terima jabatan tiga Danlanud lainnya yakni Danlanud Husein Sastranegara Bandung, Danlanud Iskandar Kalimantan Tengah, dan Danlanud Hang Nadim Batam.

Pangkoopsud I dalam amanatnya menyampaikan, serah terima jabatan pada hakekatnya adalah regenerasi kepemimpinan, agar menghasilkan kualitas pelaksanaan tugas dan kinerja satuan ke arah yang lebih baik.

“Koopsud I harus senantiasa berada dalam kondisi siap operasi, guna menghadapi setiap kemungkinan kontijensi yang dapat terjadi, eksistensi pangkalan TNI AU menjadi suatu yang vital dan strategis sebagai penindak terhadap persepsi ancaman, baik sebagai pangkalan operasi maupun dukungan operasi udara,” tegas Pangkoopsud I.

Pangkopsud I berharap, para Komandan Lanud yang baru dilantik, dapat memiliki dedikasi, loyalitas, disiplin, dan integritas yang tinggi terhadap tugas-tugas yang diemban, sehingga Koopsud I mampu menjadi Kotama yang profesional sesuai harapan bersama.

Danlanud BNY Letkol Pnb Yosi Hadi Wiyanto merupakan alumni Akademi Angkatan Udara 2004 yang memiliki kualifikasi Penerbang Tempur T-50i Golden Eagle dari Skadron Udara 15, sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Operasi Lanud Raden Sadjad Natuna dan pernah memperoleh penghargaan siswa terbaik “Award of Excellence” dari Commander of Air University Brigadier General Kim, Kwang-Jin dalam menyelesaikan pendidikan Sesko Gabungan Darat, Laut, Udara di Korea Selatan.

Selanjutnya Letkol Pas Yoseph M. Purba, M.Avn.Mgt., M.M.S, pcsc., akan menempuh pendidikan S3 program Doktoral PhD in Aviation di Griffith University, Australia. Selama menjabat sebagai Danlanud Letkol Pas Purba mendapatkan penghargaan dari Pangkoopsud I atas kinerja dan dedikasi dalam membina hubungan teritorial dengan masyarakat, menjaga aset, dan Pensertifikatan tanah milik negara.

Musrenbangcam Way Sulan, Nanang Minta Camat Buat Program Fokus Pemulihan Ekonomi

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan kembali melaksanakan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Way Sulan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2024.

Kegiatan yang berlangsung di Kantor Kecamatan Way Sulan, Desa Karang Pucung ini, menjadi titik lokasi ke-8 dalam pelaksanaan Musrenbang tingkat kecamatan tahun 2023.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto meminta kepada para camat dan kepala desa agar dapat membuat program-program yang berfokus pada pemulihan ekonomi dan penguatan infrastruktur.

Sebab menurut Nanang, salah satu hal yang bisa dilakukan untuk mendorong terjadinya pemulihan ekonomi yaitu dengan mengoptimalkan potensi pada masing-masing desa. Baik dari sektor pariwsiata maupun Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

“Kita ngak harus punya pantai, laut, gunung. Bagaimana kita desain mengoptimalkan potensi yang ada disekitar kita, kepedulian kita untuk kesejahteraan masyarakat. Maka visi misi harus selaras. Ketika visi misi selaras antara kecamatan dan kabupaten, jalannya enak satu arah,” kata Nanang dalam sambutannya.

Pada kesempatan itu, Nanang juga menyoal situasi ketidakstabilan perekonomian dunia yang diakibatkan oleh pandemi Covid-19 serta inflasi pada beberapa negara. Apabila kondisi tersebut tidak segera diatasi dikhawatirkan akan terjadi tingkat kemiskinan yang cukup ekstrem.

“Dalam situasi Covid-19, pertumbuhan ekonomi hancur, pendapatan masyarakat hancur. Inilah keadaan bangsa pada saat itu, dimana ini terjadinya penurunan pertumbuhan ekonomi. Setelah mengalami situasi krisis ini bagaimana kita terus bangkit. Saya selalu katakan gali potensi daerah, ini penting, jadi pak kades harus melihat potensi desanya,” kata Nanang.

Sementara, Camat Way Sulan, Munir menyampaikan, bahwa Kecamatan Way Sulan memiliki luas wilayah 4.529,6 hektar terbagi menjadi 8 desa dengan jumlah penduduk 24.258 jiwa.

Munir mengungkakan, program pembangunan Kecamatan Way Sulan Tahun 2024 diprioritaskan kepada pembangunan infrastruktur jalan poros yang menjadi penghubung antara Kecamatan Way Sulan dan Kecamatan Kalianda.

Selain itu, dirinya juga ingin mengupayakan kesejahtraan masyarakat melalui program bedah rumah tingkat desa dan Badan Usaha Milik Desa Bersama (BUMDesma).

“Kami mengupayakan satu desa satu rumah, mudah-mudahan tahun 2024 bisa terealisasi 8 rumah di 8 desa ini. Kami juga ingin membuat organisasi yang akan membantu pengelolaan BUMDesma. Mudah-mudahan dengan demikian dapat dikelola ke depannya. Sehingga Bumdesma ini dapat maju, dapat meningkatkan dan membantu masyarakat,” ujarnya.

Pelantikan, Camat Kalianda dan Camat Bakauheni Di Rolling

Bupati Lampung Selatan kembali melakukan pergeseran pejabat, Senin, 6 Februari 2023. Dari rolling kali ini, ada dua camat yang berganti.

Kedua camat itu yakni, Camat Bakauheni Prima Romayansyah digantikan Furqonuddin. Sedangkan Prima Romayansyah menjabat sebagai Camat Kalianda menggantikan Zaidan.

Selain itu, dalam pelantikan yang dilakukan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lampung Selatan Thamrin, di ruang kerja Sekda setempat, Senin (6/2/2023), juga dilakukan pelantikan Pejabat Administrator (eselon III) dan Pejabat Pengawas (eselon IV).

Mereka yakni, Alfanizar sebagai Sekretaris Camat Bakauheni. Kemudian Lia Saraswati Putu Nila sebagai Kepala Sub Bagian Tata Usaha UPTD Pengelolaan Sampah Zona 2 Dinas Lingkungan Hidup.

Adapun pelantikan itu berdasarkan Surat Keputusan Bupati Lampung Selatan Nomor : 821.27/145/V.05/2023, Nomor : 821.23/146/V.05/2023, dan Nomor : 821.24/147/V.05/2023 tentang Pemberhentian, Pemindahan, dan Pengangkatan Pegawai Negeri Sipil dalam Jabatan Administrator Eselon III dan Pejabat Pengawas Eselon IV di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan.

Usai melantik dan mengambil sumpah jabatan, Sekda Kabupaten Lampung Selatan Thamrin mengucapkan selamat kepada para pejabat yang baru dilantik.

Thamrin berharap, para pejabat yang dilantik dapat lebih menunjukkan komitmen, dedikasi dan loyalitas yang tinggi terhadap tugas dan tanggung jawab yang diemban.

“Saya ucapkan selamat kepada para pejabat yang telah dilantik. Saya berharap untuk lebih bekerja keras dan menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya, sehingga dapat terwujud pemerintahan yang baik di Kabupaten Lampung Selatan,” pesan Thamrin.

Lebih lanjut Tamrin menegaskan, bahwa seorang pejabat harus mampu menyusun perencanaan-perencanaan kerja yang sesuai dengan peraturan yang ada.

“Tertib administrasi adalah kunci dalam pelaksanaan pemerintahan yang baik saat ini. Oleh karena itu diharapkan saudara-saudara dapat melaksanakannya sehingga kegiatan-kegiatan dapat berjalan dengan baik serta dapat dipertanggungjawabkan secara hukum,” imbuhnya.

Diakhir sambutannya, Thamrin meminta pejabat untuk terus menciptakan inovasi-inovasi yang dapat mendukung suksesnya pembangunan di Kabupaten Lampung Selatan.

“Saya sangat berharap saudara dapat berprestasi, serta mempunyai jiwa kepemimpinan yang dapat mengayomi dan melayani masyarakat. Serta bekerja lebih keras, selalu ciptakan inovasi-inovasi baru yang dapat memajukan Kabupaten Lampung Selatan,” pungkasnya.

Thamrin : Absensi Sidik Jari Tolak Ukur Kedisiplinan Pegawai

Pemberlakukan absensi sidik jari (finger print) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan menjadi tolak ukur dalam menilai kedisiplinan dan kinerja para Aparatur Sipil Negara (ASN).

Demikian disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekkab) Lampung Selatan Thamrin, S.Sos, MM, saat menjadi pembina apel mingguan di lingkungan Pemkab Lampung Selatan yang digelar di Lapangan Korpri, Pemkab setempat, Senin pagi (06/02/2023).

“Kembali saya ingatkan, selalu tingkatkan disiplin. Disiplin ini harus ditanamkan dalam diri kita. Kita tidak akan mampu meningkatkan etos kerja jika tidak mematuhi aturan yang diterapkan oleh pemerintah daerah,” ujar Thamrin menyampaikan amanat Bupati Lampung Selatan.

Menurut Thamrin, tingkat persentase kepatuhan ASN akan menjadi tolak ukur untuk pemberian Reward and Punishment, apabila capaian kepatuhannya sesuai dengan tingkat kehadiran.

“Oleh karena itu, ASN harus memiliki sikap disiplin yang tinggi. Karena kerja tidak akan maksimal dengan tingkat kepatuhan yang rendah. Keberhasilan tidak akan kita raih, mimpi jauh dari harapan, jika kita tidak punya kedisiplinan dan progres didalam bekerja,” imbuhnya.

Pada kesempatan itu, Thamrin mengungkapkan, bahwa pemberlakukan absensi sidik jari yang telah diterapkan masih belum maksimal. Walau ada peningkatan dari bulan sebelumnya.

“Berdasarkan perbandingan data absensi bulan Desember 2022 dengan data absensi bulan Januari 2023, maka penerapan absensi sidik jari berdampak sangat positif bagi peningkatan kedisiplinan para ASN dalam mematuhi jam kerja,” tutur Thamrin.

Thamrin menyebut, dampak positif itu dilihat dari persentase kepatuhan absensi para Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama terhadap ketentuan jam kerja bernilai BAIK, yakni mencapai 80%.

Adapun, persentase absensi terbaik para Pejabat Administrator (Eselon III) di lingkup OPD adalah; pertama, SATPOL PP dengan Persentase Kepatuhan 98%. Kedua, BPPRD Persentase Kepatuhan 95%. Dan ketiga, DINAS PERHUBUNGAN dengan Persentase Kepatuhan 90%.

Keempat, DPMPPTSP dengan Persentase Kepatuhan 90%. Dan kelima, DINAS KETAHANAN PANGAN dengan tingkat Persentase Kepatuhannya 90%,” ungkap Thamrin.

Lebih lanjut Thamrin menyampaikan, dari seluruh data yang disampaikan diatas, dirinya memberikan apresiasi kepada para Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Pejabat Administrator Eselon III, dan  Pegawai di Lingkup Bagian yang tingkat kepatuhannya mencapai 80%.

“Tingkat kepatuhan ini hendaknya dapat terus ditingkatkan lagi, dan diharapkan dapat menjadi contoh yang baik bagi yang lainnya. Saya juga minta Kepala OPD untuk diberikan pembinaan disiplin secara administratif atau memberikan teguran tegas kepada pegawai yang kepatuhan absensi rendah, dengan tingkat kepatuhan dibawah 50%,” tukas Thamrin.