392 Mahasiswa IIB Darmajaya Wisuda

institut Informatika Bisnis (IIB) Darmajaya mewisuda 392 mahasiswa periode ke-39, Di Gedung Bagasraya, Rabu (09/07)

Wisudawan tersebut diantaranya adalah Salah satu mantan Danrem 043 Garam Yaitu Brigjen TNI Iwan Ma’ruf Zainuddin.

Rektor IIB Darmajaya, RZ Abdul Aziz mengatakan, pihaknya mewisuda 392 mahasiswa pada wisuda periode ke-39.

“Alhamdulillah 392 mahasiswa yang kami lakukan wisuda pada hari ini,” Ujar Rektor IIB Darmajaya, RZ Abdul Aziz saat menyampaikan sambutannya pada prosesi wisuda, Rabu (09/07) Bagasraya.

Sebanyak 392 mahasiswa yang diwisuda yakni terdiri dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis sebanyak 261 wisudawan.

Untuk strata 2 (S2) yakni Prodi Magister Manajemen 42 lulusan dan Prodi Magister Manajemen Teknologi (MMT) dua lulusan.

Prodi Magister Teknik Informatika sebanyak 38 lulusan.

Lulusan strata satu (S1) terdiri dari Prodi Teknik Informatika (43), Prodi Sistem Informasi/Inovasi Digital (49) dan Prodi Sistem Komputer (Internet of Things) sebanyak satu lulusan.

Prodi Manajemen sebanyak 119 lulusan, prodi Akuntansi atau Accountpreneurship 77 lulusan.

Prodi Bisnis Digital ada 21 orang lulusan, Fakultas Ilmu Komputer sebanyak 131 lulusan.

Aziz mengatakan, lulusan terbaik tingkat program studi strata dua (S2) yakni Fitra Salam S Nagalay dengan IPK 3,98 (Prodi Magister Teknik Informatika).

Nur Rohmat Soni S dengan IPK 4,00 (Prodi Magister Manajemen), Mentari Puji Lestari dengan IPK 4,00 (Prodi Magister Manajemen Teknologi).

Untuk prodi strata satu (S1) yakni M Edwin Firjatulloh dengan IPK 3,96 dari Prodi Teknik Informatika, Novriyan Ferdiyanto dengan IPK 3,97 (Prodi Sistem Informasi/Inovasi Digital).

Pemerintah Kabupaten Pesawaran Dorong Penguatan Kelembagaan dan Sinergi Percepatan Perhutanan Sosial

Pesawaran, 09 Juli 2025 – Dalam rangka pembenahan kelembagaan serta percepatan program Perhutanan Sosial, Pemerintah Kabupaten Pesawaran melalui Bagian Sumber Daya Alam mengadakan kegiatan pembinaan kepada Kelompok Tani Hutan (KTH) di Desa Maja, Kecamatan Marga Punduh pada Rabu, (09/07/25).

Kegiatan ini diikuti oleh tiga kelompok tani hutan yang ada di Desa Maja, yakni KTH Karya Tani, Karya Mandiri, dan Tani Makmur. Selain itu turut hadir juga Kepala Bagian Sumber Daya Alam (SDA) Kabupaten Pesawaran beserta staf, Kepala KPH Pesawaran beserta staf, perwakilan Kecamatan Marga Punduh, dan Kepala Desa Maja.

Kepala Bagian Sumber Daya Alam Setdakab Pesawaran Alkholid mengatakan langkah ini sejalan dengan amanat Peraturan Presiden No. 28 Tahun 2023 tentang Perencanaan Terpadu Percepatan Pengelolaan Perhutanan Sosial, serta diperkuat oleh strategi sinergi dan kolaborasi lintas sektor yang tertuang dalam dokumen IAD (Integrated Area Development).

“Pemerintah juga telah menegaskan komitmen lebih lanjut melalui terbitnya Peraturan Presiden Tahun 2025 tentang Penertiban Kawasan Hutan, yang menyertakan unsur TNI, Kepolisian, serta Pemerintah Pusat hingga Daerah, sebagai Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan,” lanjutnya.

Peraturan tersebut menegaskan bahwa pengelolaan kawasan hutan tanpa izin resmi akan dikenakan sanksi administratif, dan bisa dikenai penugasan ulang. Oleh karena itu, keberadaan izin resmi Perhutanan Sosial menjadi bentuk perlindungan hukum yang sangat penting bagi masyarakat penggarap kawasan hutan.

“Kami mengajak seluruh masyarakat penggarap yang belum memiliki izin untuk segera bergabung dan mengikuti proses legalisasi melalui skema Perhutanan Sosial. Ini adalah peluang besar yang harus dimanfaatkan demi masa depan hutan dan kesejahteraan bersama,” tutupnya.

Pendaftaran SMA Siger Bandar Lampung Dibuka, Catat Jadwalnya

Bandar Lampung – Pemerintah Kota Bandar Lampung membuka sistem penerimaan murid baru tahun 2025/2026 jenjang sekolah menengah atas (SMA) di Yayasan Siger Prakarsa Bunda, pendaftaran dibuka dari tanggal 9 hingga 10 Juli 2025.

Sekolah Menengah Atas (SMA) dibangun oleh Pemerintah Kota Bandar Lampung untuk mengakomodir lulusan SMP yang tidak tertampung di SMA Negeri di kota bandar lampung.

Pada selasa 8 juli 2025 kepada awak media Wali kota bandar lampung Hj. Eva Dwiana mengatakan, “Alhamdulillah pendaftaran sekolah gratis untuk jenjang SMA akan dibuka Rabu. Bunda meminta kepada sekolah menampung anak belum mampu untuk melanjutkan sekolah”.

Wali kota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana menyatakan pihaknya menggratiskan bagi seluruh masyarakat belum mampu untuk bersekolah di Sekolah Siger Bandar Lampung.

“Ini semuanya gratis, tanpa dipungut biaya. Jadi tidak alasan bagi warga Bandar Lampung yang tidak Sekolah dikarenakan tidak ada biaya,” tambah Bunda Eva sapaan akrab wali kota bandar lampung.

Lokasi SMA Siger Bandar Lampung:

– SMA 1 Siger Bandar Lampung berada di Jalan Ikan Sembilang, No.16 Kecamatan Bumiwaras (SMPN 38 Bandar Lampung).

– SMA Siger 2 Bandar Lampung berada di Jalan Soekarno Hatta No. 18 (SMPN 39 Bandar Lampung).

– SMA Siger 3 Bandar Lampung berada di Jalan Pulau Button Raya (SMPN 44 Bandar Lampung)

– SMA Siger 4 Bandar Lampung berada di Jalan Padat Karya, Kecamatan Rajabasa (SMPN 45 Bandar Lampung)

Masyarakat yang hendak sekolah di Yayasan Siger Prakarsa Bunda harus melampirkan persyaratan berupa, Domisili Bandar Lampung, Fotokopi Kartu Keluarga, Akte, KTP orang tua, Surat Keterangan lulus, surat keterangan tidak mampu dari kelurahan dan foto berwarna 3×4 (3 Lembar).

Gubernur Lampung Resmi Tutup Kejurnas Softball Outsiders Inc Cup 2025

Bandar Lampung — Gubernur Lampung yang diwakili Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan menutup Kejuaraan Nasional Softball Outsiders Inc Cup Tahun 2025, bertempat di Lapangan Emas Softball Pusat Kegiatan Olah Raga (POR) Way Halim Bandar Lampung, Minggu (29/06/2025).

Kejuaraan yang berlangsung sejak tanggal 22 hingga 29 Juni 2025 ini tidak hanya menyuguhkan kompetisi yang kompetitif dan seru, tetapi juga menjadi ajang memupuk semangat, kerja keras, dan sportivitas.

Gubernur Lampung dalam sambutan tertulis  yang dibacakan Sekdaprov Lampung, Marindo Kurniawan menyampaikan bahwa Olahraga merupakan bagian dari pembangunan sumber daya manusia yang salah satu tujuannya adalah untuk membentuk manusia yang sehat.

“Kita menyadari bahwa pembangunan itu tidak hanya infrastruktur tapi juga pembangunan Sumber daya manusia juga menjadi fokus untuk dilakukan pembangunan” ucap Sekdaprov.

Dengan diselenggarakannya Kejuaraan Nasional Softball ini diharapkan akan meningkatkan kemampuan para atlet softball, khususnya para atlet Softball kebanggaan Provinsi Lampung secara berkelanjutan.

Selanjutnya, Sekdaprov berharap pada ajang SEA Games mendatang, tim Softball Lampung akan mampu untuk dapat meraih medali emas.

Dalam kejuaraan tersebut, Klub Softball asal Lampung, Two Pillars, berhasil meraih juara pertama, sementara itu, klub asal Banten, Tiger Shark, meraih juara kedua, dan klub asal Kota Metro berhasil menempati posisi ketiga.
(Dinas Kominfotik Provinsi Lampung).

Polda Lampung Bongkar Komunitas Gay di Facebook, 3 Orang Ditangkap

Bandar Lampung – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Lampung membongkar aktivitas komunitas gay yang beroperasi lewat grup Facebook. Tiga orang ditangkap.

Direktur Ditreskrimsus Polda Lampung, Kombes Dery Agung Wijaya mengatakan, pengungkapan kasus ini berawal dari laporan masyarakat yang resah dengan keberadaan grup-grup tersebut di media sosial.

“Tim Cybercrime Ditreskrimsus Polda Lampung melakukan penyelidikan berdasarkan informasi dari masyarakat. Hasilnya, kami amankan tiga tersangka yang merupakan admin dan penyebar konten sesama jenis,” kata Dery kepada wartawan, Senin (7/7/2025).

Ketiga tersangka yang diamankan masing-masing berinisial JM (53), warga Lampung Selatan; MS (18), warga Pesawaran; dan SR (28), warga Bandar Lampung. Ketiganya memiliki peran berbeda dalam mengelola dan menyebarkan konten di grup Facebook tersebut.

“JM merupakan admin utama grup. Sementara MS dan SR berperan menyebarkan video sesama jenis,” jelas Dery.

Polisi menyebut, ada dua grup Facebook yang menjadi fokus penyelidikan, yaitu Grup Gay Lampung dan Grup Gay Bandar Lampung. Kedua grup ini telah ada sejak 2017 dan kini memiliki puluhan ribu anggota.

“Grup ini sudah cukup lama aktif, sejak tahun 2017. Awalnya menggunakan nama lain sebelum akhirnya berubah menjadi Gay Lampung,” ujar Dery.

Dari penelusuran, grup-grup tersebut kerap digunakan untuk ajakan mencari pasangan sejenis hingga permintaan inap oleh sesama anggota. Bahkan, dalam salah satu unggahan ditemukan kalimat bernada mencurigakan seperti “Absen siapa pecinta bocil SMP”.

Polda Lampung memastikan penyelidikan masih terus berjalan. Polisi kini memburu anggota aktif lainnya serta menelusuri grup serupa yang masih tersebar di media sosial.

“Kami terus dalami dan tidak menutup kemungkinan akan ada tersangka tambahan,” tegas Dery.

DPRD Pesawaran Usulkan Pengesahan Bupati dan Wakil Bupati Terpilih Hasil PSU 2025

Pesawaran, 4 Juli 2025 – Transisi pemerintahan di Kabupaten Pesawaran memasuki babak baru. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pesawaran secara resmi mengusulkan pengesahan dan pengangkatan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati terpilih hasil Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada 2024. Usulan ini diumumkan dalam rapat paripurna yang digelar di Ruang Sidang Utama DPRD, Jumat (4/7/2025).

Rapat Paripurna tersebut dilaksanakan sebagai tindak lanjut atas penetapan resmi KPU Kabupaten Pesawaran yang menetapkan pasangan nomor urut 02 Nanda Indira Bastian dan Antonius Muhammad Ali sebagai peraih suara terbanyak, dengan total 128.715 suara atau 59,26 persen dari total suara sah. Penetapan ini merupakan hasil PSU yang digelar sebagai bagian dari mekanisme penyelesaian sengketa hasil Pilkada Serentak 2024.

Ketua DPRD Pesawaran Ahmad Rico Julian, selaku pimpinan rapat menyebut bahwa rapat paripurna ini penting sebagai bagian dari mekanisme konstitusional dalam sistem pemerintahan daerah.

Sebagai lembaga legislatif, DPRD menjalankan amanat undang-undang sesuai dengan ketentuan dalam Pasal 34 ayat (2) Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2014 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Walikota, bahwa pengesahan calon Bupati dan calon Walikota diusulkan dengan surat pimpinan DPRD Kabupaten/Kota kepada Menteri melalui Gubernur keputusan DPRD paling lambat 3 hari setelah Keputusan DPRD kabupaten/kota tentang penetapan calon Bupati dan calon Walikota.

Selain membahas usulan penetapan Bupati dan Wakil Bupati terpilih, agenda ini juga memuat pengumuman akhir masa jabatan Bupati dan Wakil Bupati Pesawaran periode 2020–2025.

Rancangan surat keputusan DPRD yang memuat usulan pengesahan calon terpilih dan pengumuman akhir masa jabatan petahana dibacakan oleh Sekretaris Dewan, Toto Sumedi dan disetujui oleh seluruh anggota fraksi DPRD. Dokumen tersebut kini menjadi keputusan resmi DPRD Pesawaran yang akan disampaikan kepada Kementerian Dalam Negeri melalui Gubernur.

Ketua KPU Pesawaran Ferry Ikhsan, dalam menyampaikan bahwa penetapan pasangan calon terpilih dilakukan melalui Rapat Pleno Terbuka pada 30 Juni 2025. Keesokan harinya, surat resmi pengusulan pengesahan dan pengangkatan dikirimkan ke DPRD, sebagai dasar agenda rapat hari ini.

“Rangkaian ini merupakan penutup dari proses panjang Pilkada yang sempat mengalami perselisihan. Dengan PSU dan keputusan hari ini, kita kembali meneguhkan prinsip demokrasi yang sehat dan transparan,” ujar Ferry.

Turut hadir dalam rapat paripurna ini Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona, Sekretaris Daerah Wildan, unsur Forkopimda, pasangan calon terpilih Nanda Indira Bastian dan Antonius Muhammad Ali, jajaran kepala OPD, Ketua KPU dan Bawaslu Kabupaten Pesawaran, serta 32 anggota DPRD.

DPRD Lampung terus pantau pengerjaan proyek infrastruktur jalan

DPRD Lampung terus pantau pengerjaan proyek infrastruktur jalan

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Lampung terus melakukan pengawasan terhadap proyek pengerjaan infrastruktur jalan yang merupakan program prioritas Pemerintah Provinsi Lampung.

“Kami terus melakukan pengawasan langsung proses pengerjaannya bersama dinas yang bersangkutan dan Gubernur Lampung,” ujar Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Lampung Lesty Putri Utami di Bandarlampung, Rabu.

Ia mengatakan, selain pengawasan yang dilakukan bersama, pihaknya pun melakukan pengawasan proses pengerjaan jalan tersebut secara mandiri berdasarkan laporan, serta aduan langsung dari masyarakat.

“Di beberapa titik jalan rusak yang sempat viral kami secara rutin mengumpulkan laporan dari masyarakat. Sebab saya membuka secara langsung komunikasi dengan masyarakat,” katanya.

Lesty menjelaskan pelaksanaan pengawasan tersebut dilakukan untuk memastikan semua proses pengerjaan perbaikan infrastruktur jalan di Lampung terlaksana sesuai dengan standar operasional prosedur, spesifikasi material, dan sesuai dengan peraturan yang berlaku.

“Kalau dinas atau yang mengerjakan proyek tidak benar, maka kami langsung tegur. Selain itu pengawasan aktif ini juga dilakukan melalui rapat dengar pendapat dengan seluruh Komisi IV. Dan di forum ini kami bahas juga pengerjaan di lapangan, agar sesuai dengan standar. Tujuannya agar di Lampung tidak terjadi kejadian seperti di Sumatera Utara,” ucap dia.

Tanggapan atas adanya pengawasan pengerjaan proyek infrastruktur juga dikatakan Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Lampung Marindo Kurniawan yang memastikan pentingnya integritas dalam pelaksanaan pengelolaan pemerintahan.

“Seperti yang kita ketahui bahwa ada operasi tangkap tangan di Sumatera Utara terkait pembangunan infrastruktur jalan. Jadi untuk mencegah hal serupa terjadi, kami akan selalu menjaga integritas dalam pengelolaan pemerintahan,” ujar Marindo.

Ia menjelaskan Pemerintah Provinsi Lampung menjadi salah satu daerah yang fokus pada program perbaikan infrastruktur, sehingga dalam melaksanakan program tersebut akan tetap berlandaskan pada prinsip tata kelola pemerintahan yang baik.

“Untuk mencegah kejadian seperti yang di Sumatera Utara, maka Pemerintah Provinsi Lampung sebagai pengelola negara akan melaksanakan tata kelola pemerintahan yang baik agar tidak terjadi kasus serupa disini,” tambahnya.

Diketahui Provinsi Lampung telah menjadikan perbaikan infrastruktur sebagai salah satu fokus pemerintah daerah untuk mempercepat pembenahan konektivitas jalan.

Enam ruas jalan provinsi yang menjadi prioritas pengerjaan di awal tahun ini yakni ruas jalan Pringsewu-Kalirejo, ruas jalan Kalirejo-Bangunrejo, ruas jalan Bandar Jaya-Mandala, ruas jalan Kotabumi-Bandarlampung, ruas jalan Jabung-Labuhan Maringgai dan ruas jalan Metro-Tanjung Karang.

Sebelumnya, KPK telah melakukan operasi tangkap tangan (OTT) pada 26 Juni 2025 terkait kasus dugaan korupsi dalam proyek pembangunan jalan di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Sumut, dan Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah I Sumut.

DPRD Lampung sebut terdapat 16 raperda yang dibahas pada 2025

DPRD Lampung sebut terdapat 16 raperda yang dibahas pada 2025

Bandarlampung (ANTARA) – Juru Bicara Badan Pembentukan Peraturan Daerah Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Lampung Budhi Condrowati mengatakan terdapat 16 rancangan peraturan daerah (raperda) yang akan dibahas dalam tahapan perencanaan pembentukan peraturan daerah (Propemperda) pada 2025.

“Terbentuknya suatu peraturan daerah yang sinergis dengan sistem hukum nasional, rencana pembangunan jangka panjang daerah, otonomi daerah, dan tugas pembantuan adalah hal yang diinginkan oleh setiap komponen bangsa terutama di daerah,” ujar Budhi Condrowati saat Rapat Paripurna DPRD Provinsi Lampung dalam Rangka pembicaraan Tingkat I Penyampaian Dua Raperda Prakarsa Pemprov Lampung di Bandarlampung, Senin.

Ia melanjutkan perencanaan pembentukan peraturan daerah harus mampu menjadi pintu gerbang awal, dalam menyeleksi rancangan peraturan daerah agar selaras dengan empat komponen pembangunan hukum yaitu sistem hukum nasional, RPJMD, otonomi daerah, dan tugas pembentukan yang diemban oleh daerah.

“Kami mengharapkan kepada seluruh pimpinan dan anggota DPRD Provinsi Lampung agar dapat menyetujui perubahan program perencanaan pembentukan peraturan daerah Provinsi Lampung, yang semula berjumlah 14 rancangan peraturan daerah, menjadi 16 rancangan peraturan daerah,” katanya.

Ia menjelaskan 16 raperda tersebut terdiri dari delapan rancangan peraturan daerah prakarsa DPRD Provinsi Lampung, dan delapan rancangan peraturan daerah prakarsa Pemerintah Provinsi Lampung yang nantinya dibahas ke tahapan selanjutnya.

Terkait hal tersebut, DPRD Provinsi Lampung melalui Badan Pembentukan Peraturan Daerah Provinsi Lampung telah melakukan pembahasan atas perubahan program pembentukan peraturan daerah Provinsi Lampung tahun 2025 atas keputusan DPRD Provinsi Lampung nomor 17/DPRD.Lampung/301.2024 tentang program pembentukan peraturan daerah Provinsi Lampung tahun 2025 dan PJ Gubernur Lampung nomor 100.3.1.2/032/03/2025 pada 20 Januari 2025 perihal usul rancangan peraturan daerah untuk ditetapkan dalam program pembentukan peraturan daerah tahun 2025.

Sebagai langkah awal, dua raperda yang akan ditetapkan dalam perubahan program pembentukan peraturan daerah tahun 2025 prakarsa Pemerintah Provinsi Lampung adalah rancangan peraturan daerah pemberian insentif dan kemudahan penanaman modal, serta rancangan peraturan daerah Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Lampung 2025-2029.

“Dengan adanya perubahan, program pembentukan rancangan peraturan daerah 2025 ini dapat segera diselesaikan tepat waktu, dalam rangka percepatan penyelenggaraan pemerintahan di daerah dan pembangunan di Provinsi Lampung,” tambahnya.

DPRD Lampung Rapat Paripurna, Pemprov Dorong Transparansi dan Investasi Lewat Raperda Strategis

Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela mengikuti Rapat Paripurna DPRD Provinsi Lampung yang dipimpin oleh Ketua DPRD Provinsi Lampung Ahmad Giri Akbar, bertempat di Ruang Sidang DPRD Provinsi Lampung, Senin (30/06/2025).

Rapat Paripurna DPRD Provinsi Lampung dilaksanakan dalam rangka Penjelasan Pembentukan Perubahan Program Peraturan Daerah (PROPEMPERDA) Provinsi Lampung Tahun 2025 oleh Badan Pembentukan Peraturan Daerah (BAPEMPERDA), Pembicaraan Tingkat I Penyampaian Raperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Provinsi Lampung Tahun Anggaran 2024 serta Pembicaraan Tingkat I Penyampaian terhadap 2 (Dua) Raperda Prakarsa Pemerintah Provinsi Lampung.

Terkait Raperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Provinsi Lampung Tahun Anggaran 2024, Wakil Gubernur Lampung dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa Penyampaian Rancangan Peraturan Daerah tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Provinsi Lampung Tahun Anggaran 2024 beserta lampiran telah diaudit oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia Perwakilan Provinsi Lampung, hal ini ditandai dengan telah diserahkannya Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Provinsi Lampung pada tanggal 23 Mei
2025.

“Berkat usaha dan komitmen kita bersama untuk mematuhi regulasi baik yang ditetapkan oleh pemerintah maupun pemerintah daerah yaitu petunjuk pelaksanaan teknis tentang kebijakan Akuntansi, Sistem Akuntansi serta Pernyataan Standar Akuntansi Pemerintah, Syukur Alhamdulillah Laporan Keuangan Pemerintah Provinsi Lampung Tahun Anggaran 2024 mendapat Opini Wajar Tanpa Pengecualian,” ucapnya.

Kejurnas KWRI Cup II, Pemprov Lampung Dorong Ekosistem Sepak Bola Sejak Dini

Bandar Lampung – Pemerintah Provinsi Lampung menunjukkan komitmen dalam mendukung pembinaan sepak bola usia dini dengan mendukung perhelatan Kejuaraan Nasional Sepak Bola Anak Usia Dini Komite Wartawan Reformasi Indonesia (KWRI) Cup II Tahun 2025, bertempat di Lapangan Baruna Panjang, Sabtu (28/06/2025).

Gubernur Lampung, diwakili oleh Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfotik) Provinsi Lampung, Ganjar Jationo, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas terselenggaranya ajang ini.

Gubernur Lampung dalam sambutan tertulis yang dibacakan Kepala Dinas Kominfotik Provinsi Lampung menitipkan pesan dukungan dan harapan besar bagi masa depan sepak bola Lampung.

“Hari ini merupakan hari yang luar biasa. Anak-anak di usia 10, 11, dan 12 tahun, yang memang masanya adalah masa bermain, juga dipersiapkan untuk kesehatan dirinya yang utama dan meraih prestasi,” ujar Gubernur.

“Kegiatan olahraga merupakan sarana pembelajaran yang baik untuk menumbuhkan semangat juang, apalagi ini olahraga berkelompok. Kita bisa belajar apa arti kerja sama tim, menghargai lawan, menghargai kawan, dan kelegaan jiwa satria menerima apapun hasil pertandingan.” tambahnya.

Lebih lanjut, Gubernur juga menyoroti pentingnya aktivitas fisik di tengah fenomena kecanduan gawai pada anak-anak.

“Yang paling penting adalah menjaga kesehatan, melakukan aktivitas fisik di tengah fenomena kecanduan bermain gadget di kalangan anak-anak,” tambahnya.

Gubernur juga mengapresiasi KWRI dan segenap elemen yang telah menyukseskan acara ini, khususnya dalam upaya pembinaan ekosistem sepak bola usia dini di Lampung.

Senada dengan dukungan pemerintah provinsi Lampung, Ketua Panitia Pelaksana, Devi, menyampaikan rasa syukur atas partisipasi 49 tim dari berbagai daerah di Pulau Jawa dan Sumatera.

“Kami mengucapkan selamat datang kepada seluruh peserta tamu undangan yang mendukung kegiatan ini. Kehadiran peserta dari berbagai daerah adalah untuk mengembangkan bakat-bakat sepak bola,” ujar Devi.

Devi juga berharap kepada pemerintah daerah terus mendukung kegiatan olahraga sepak bola, terlebih dengan hadirnya klub Liga 1 yang menjadikan Lampung sebagai home base.

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Provinsi Lampung, Ganjar Jationo, dalam wawancaranya menegaskan bahwa kegiatan olahraga seperti ini harus diprakarsai oleh masyarakat, dengan pemerintah berperan sebagai pendorong dan fasilitator.

“Pembinaan sepak bola usia dini difokuskan untuk mencegah kecanduan digital pada anak-anak dengan pendekatan yang lebih proaktif,” jelas Ganjar.

Kadis Kominfotik juga menyebutkan kolaborasi KWRI dengan PSSI dan klub-klub Sekolah Sepak Bola (SSB) untuk menjaring bibit unggul.

Secara simbolis, pembukaan Kejuaraan Nasional Sepak Bola Anak Usia Dini KWRI Cup II Tahun 2025 ditandai dengan tendangan kick-off pertama oleh Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Provinsi Lampung, Ketua DPP KWRI Provinsi Lampung, dan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Bandar Lampung.

Kejurnas KWRI Cup II Tahun 2025 ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga momentum untuk memperkenalkan Lampung kepada lebih banyak orang dan yang terpenting, menjaga kesehatan serta mengembangkan fisik dan mental anak-anak melalui olahraga. (Dinas Kominfotik  Provinsi Lampung).