Rahmat Mirzani Djausal, Serap Aspirasi Warga Sukabumi dari Infrastruktur Jalan, Pendidika , dan Air Bersih

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Lampung, Rahmat Mirzani Djausal menggelar serap aspirasi di Kecamatan Sukabumi, Kota Bandar Lampung, pada Selasa (5/9/2023). Ia mendapat beberapa keluhan dari masyarakat mulai dari insfrastruktur jalan, pendidikan, hingga kesulitan air bersih.

Seperti, Gunawan warga Jalan Bukit, Kelurahan Sukabumi yang mengeluhkan kondisi jalan yang cepat rusak. “Ini kan sebagai jalan poros Pak, tapi sudah rusak jadi diperlukan perbaikan jalan secepatnya,” ungkapnya.

Hal senada juga dikeluhkan oleh Rozi warga Kelurahan Way Gubak yang mengeluhkan jalanan yang rusak. “Jadi jalan tembusan ke Gampang Raya ini, sudah rusak parah dan tidak layak lagi,” kata Rozi.

Kemudian, ada juga Rosidin yang mengeluhkan terkait sistem penerimaan siswa didik baru di Sekolah SMA. “Banyak anak-anak pintar yang ada di Sukabumi ini, tapi mereka tidak masuk karena zonasi. Kami minta agar tetap seperti dulu, anak-anak bisa diakomodir di sekolah negeri di Sukabumi ini,” ungkapnya.

Lanjut, ada juga aduan dari warga Puskud Sukabumi, Bernard yang melaporkan kesulitan air bersih. “Kami kesulitan air bersih, jadi harus sampai beli lewat Tangki. Itupun baru bisa masuk ke kami satu Minggu sekali, Mohon solusinya,” ujarnya.

Menanggapi dari laporan warga yang ada, Mirza yang juga Ketua DPD Gerindra Lampung akan melakukan koordinasi dengan pemerintah setempat. “Aduan ini akan saya tampung dan akan saya sampaikan dalam e-pokir dewan. Diharapkan akan ada solusi untuk kesulitan yang diadukan,” kata Rahmat Mirzani Djausal.

Tanggapan Kepala Daerah terhadap 12 Raperda Inisiatif DPRD Dalam Sidang Paripurna

Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim menyampaikan tanggapan kepala daerah terhadap usul 12 Rancangan Perturan Daerah (Raperda) inisiatif Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Lampung di Ruang Rapat Sidang Paripurna DPRD Provinsi Lampung, Senin (21/8/2023).

Seperti diketahui, DPRD Provinsi Lampung melalui Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) telah menyampaikan sebanyak 12 usul inisiatif Raperda pada Rapat Paripuran tanggal 15 Agustus 2023 yang lalu.

Atas disampaikannya 12 Raperda tersebut, Wagub Nunik menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada DPRD Provinsi Lampung.

Ia meyakini 12 Raperda tersebut tentunya telah melalui kajian yang mendalam dalam rangka mendukung pelaksanaan tugas-tugas umum pemerintahan dan pembangunan daerah untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat di Provinsi Lampung sesuai dengan aspirasi dan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

“Pada prinsipnya kami dapat memahami dan menerima kiranya hal tersebut dapat dilanjutkan pembahasannya dalam pembicaraan tingkat selanjutnya,” ujar Wagub Nunik.

Secara umum, Wagub Nunik menyampaikan beberapa poin saran serta pertimbangan terhadap Raperda usul inisiatif DPRD Provinsi Lampung.

Ia mengatakan Pemerintah maupun DPRD harus memastikan bahwa substansi Raperda harus sesuai dengan urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan Provinsi.

Menurutnya, substansi Raperda bukan merupakan copy paste terhadap peraturan perundang-undangan yang telah ada dan tidak bertentangan dengan peraturan perundang-undangan yang lebih tinggi, ketertiban umum dan kesusilaan serta tidak berlaku secara diskriminatif.

“Kita harus dapat menjamin Raperda yang akan disusun merupakan amanat atas pelaksanaan peraturan perundang-undangan yang lebih tinggi,” ujarnya.

Selanjutnya, Wagub Nunik mengatakan dalam rangka mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, Raperda yang berkaitan dengan masyarakat harus dipastikan mengarah untuk meningkatkan kualitas dan pemerataan pelayanan publik di Provinsi Lampung.

Khusus terhadap Raperda yang memiliki kesamaan pengaturan terhadap Perda Provinsi yang sudah ada, Wagub Nunik menegaskan bahwa pengaturannya harus diarahkan untuk memperkuat Perda yang sudah ada agar dapat lebih dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Ia juga mengatakan bahwa Raperda yang berkaitan dengan iklim investasi dan kemudahan berusaha untuk disesuaikan dengan Undang-undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang Nomor 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja menjadi Undang-undang dan peraturan turunannya.

Wagub Nunik mengatakan Pemerintah Provinsi Lampung mendukung Program Legislasi Daerah yang menjadi tugas pokok DPRD Provinsi Lampung yang dituangkan dalam bentuk 12 Raperda usul inisiatif tersebut.

Ia berharap Raperda yang akan dibahas dapat memberikan akses seluas-luasnya kepada masyarakat, akademisi, praktisi, organisasi masyarakat dan pemangku kepentingan (Stakeholder) lainnya untuk memberikan saran, masukan dan kritikannya agar Peraturan Daerah yang nantinya dihasilkan dapat berlaku efektif dan memberikan manfaat, kepastian hukum ditengah-tengah masyarakat.

Pengangkatan PAW Anggota DPRD Lampung

Gubernur Lampung Arinal Djunaidi Hadiri Pengangkatan PAW Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Lampung Muhammad Junaidi Menggantikan Raden Muhammad Ismail

Gubernur Lampung Arinal Djunaidi menghadiri Rapat Paripurna Istimewa Peresmian Pemberhentian dan Pengangkatan Pengganti Antar Waktu (PAW) Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Lampung sisa masa jabatan 2019-2024, di Ruang Rapat Paripurna DPRD Provinsi Lampung, Kamis (24/08/2023).

Ketua DPRD Provinsi Lampung Mingrum Gumai secara resmi melantik Muhammad Juanidi sebagai PAW Anggota DPRD Provinsi Lampung.

Muhammad Junaidi mengisi kekosongan jabatan yang sebelumnya diisi oleh Raden Muhammad Ismail. (Adpim)

Anggota DPRD Provinsi Lampung Budhi Condrowati Menjadi Narasumber Pentingnya Cegah Stunting

Budhi Condrowati menekankan pentingnya pencegahan stunting dengan cara memperhatikan asupan gizi anggota keluarga. Selain itu ia mengingatkan masyarakat agar setiap bayi yang baru lahir diberikan Air Susu Ibu (ASI) eksklusif dan rutin membawa balita ke posyandu.

“Di posyandu balita akan dicek tumbuh-kembang dan diberikan vitamin. Jadi terpantau pertumbuhan dan perkembangannya. Kalau ada yang terindikasi anak tersebut stunting cepat dilakukan intervensi,” ujarnya.

Srikandi PDI Perjuangan ini juga terus mengupayakan program percepatan penurunan stunting yang dapat langsung menyentuh masyarakat. Selain itu ia juga menyampaikan pentingnya pemanfaatan pangan lokal sebagai asupan gizi dalam pencegahan stunting yang potensinya sangat melimpah di Kabupaten Mesuji.

Sementara itu, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Lampung yg diwakili Ketua tim kerja Kampung Keluarga Berkualitas Perwk. BKKBN Prov.Lampung
(Ibu Dra. Sri Rejeki WH, MH)mengungkapkan BKKBN memiliki banyak program yang menyasar balita, remaja, hingga lansia. Saat ini, BKKBN tidak lagi berjuang mengendalikan jumlah penduduk, namun lebih pada meningkatan kualitas penduduk.

“Kegiatan ini bertujuan memperkuat komitmen dan sinergitas dengan mitra strategis. Mitra atau stakeholder ini akan mendukung percepatan penurunan stunting secara efektif, konvergen dan terintegrasi sebagai langkah meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bahaya dan penyebab dari stunting,” jelasnya.

Salah satu yang ditempuh oleh BKKBN dalam Program Percepatan Penurunan Stunting adalah dengan melakukan sosialisasi dan advokasi serta KIE dalam pencegahan stunting kepada masyarakat. Pendampingan keluarga stunting serta pemberian bantuan makanan bergizi dan penuh protein, seperti telur, ikan dan sayuran.

Disinilah kemudian peran BKKBN melalui Program Bangga Kencana untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia melalui perencanaan di tiap tahap atau siklus kehidupan dengan baik. Antara lain Pendewasaan Usia Perkawinan dan Penyiapan Kehidupan Bagi Remaja melalui Program GenRe (Generasi Berencana),” tandasnya.

Ketua DPRD Lampung Telah Meluncurkan “GOT CHALLENGE,” Khusus Pelajar Lampung

Kabar gembira bagi para pemuda dan terkhusus pelajar Lampung! Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lampung telah meluncurkan “GOT CHALLENGE,” sebuah inisiatif kreatif yang tidak hanya memberikan peluang untuk mengekspresikan bakat unik, tetapi juga peluang untuk meraih beasiswa S1 yang bergengsi.

Menggali Bakat dengan GOT CHALLENGE

GOT CHALLENGE adalah panggilan kepada para pemuda kreatif dan berbakat di Lampung untuk menunjukkan kepiawaian mereka dalam tiga bidang menarik: poster, fotografi, dan video vlog. Kompetisi ini memberikan platform yang unik bagi peserta untuk mengekspresikan pesan mereka tentang pentingnya literasi di era digital melalui media yang beragam.

Beragam Bakat, Satu Tujuan: Literasi Era Digital

Ketua DPRD Lampung, dalam pernyataannya, menjelaskan tujuan dari GOT CHALLENGE ini dirinya ingin merangkul pemuda Lampung yang berbakat dan memberikan mereka kesempatan untuk berbicara tentang literasi dalam konteks era digital. Melalui poster, fotografi, dan video vlog, kami mengundang pemuda kami untuk berbicara tentang pentingnya literasi dan cara menerapkan literasi ini dalam kehidupan sehari-hari mereka.

Peluang Beasiswa S1 Menarik

Salah satu aspek paling menarik dari GOT CHALLENGE adalah peluang untuk meraih beasiswa S1. Ketua DPRD Lampung, dalam semangat mendukung pendidikan dan perkembangan pemuda, telah menyediakan beasiswa bagi pemenang kompetisi. Ini adalah kesempatan langka untuk mewujudkan impian pendidikan tinggi tanpa beban finansial yang berlebihan.

Detail Lomba:

Poster: Peserta diundang untuk merancang poster yang menggambarkan makna literasi era digital. Poster ini harus mampu menyampaikan pesan kuat dengan menggunakan elemen visual yang menarik.

Fotografi: Bagi pecinta fotografi, kompetisi ini adalah peluang untuk mengabadikan momen yang menggambarkan bagaimana literasi berperan dalam kehidupan sehari-hari di era digital.

Video Vlog: Peserta dapat merangkai pesan literasi mereka dalam format video vlog yang inspiratif. Kolaborasi dengan Ketua DPRD Lampung juga menjadi daya tarik tersendiri dalam kompetisi ini.

Sub Tema

1. Pembangunan Daerah:
Poster: Poster dapat menggambarkan visi pembangunan yang berfokus pada infrastruktur, pertumbuhan ekonomi, dan perubahan positif dalam komunitas.
Fotografi: Fotografi dapat menunjukkan perubahan fisik suatu daerah akibat pembangunan, seperti perbandingan sebelum dan sesudah proyek-proyek pembangunan.
Video Vlog: Video vlog dapat merangkum proyek pembangunan yang sedang berlangsung, memberi penjelasan tentang manfaatnya, serta mendokumentasikan pendapat masyarakat tentang perubahan tersebut.

2. Pendidikan:
Poster: Poster dapat mengilustrasikan pentingnya pendidikan dalam membangun masyarakat yang cerdas dan terdidik.
Fotografi: Fotografi dapat menampilkan momen-momen bersejarah dalam pendidikan lokal, seperti perayaan kelulusan atau kegiatan belajar mengajar yang menarik.
Video Vlog: Video vlog dapat mengikuti perjalanan seorang siswa atau pendidik, menyoroti tantangan dan prestasi dalam dunia pendidikan.

3. UMKM:
Poster: Poster dapat memvisualisasikan peran UMKM dalam ekonomi lokal dan bagaimana mereka memberi dampak pada pembangunan daerah.
Fotografi: Fotografi dapat menampilkan produk-produk UMKM yang unik, pengusaha lokal yang berdedikasi, dan toko-toko kecil yang menambah warna pada lingkungan.
Video Vlog: Video vlog dapat menampilkan wawancara dengan pemilik UMKM, menggambarkan perjalanan bisnis mereka, dan memperlihatkan kontribusi mereka pada komunitas.

4. Desa Wisata:
Poster: Poster dapat merangkum daya tarik desa wisata, seperti pemandangan alam, budaya lokal, dan pengalaman unik yang ditawarkan.
Fotografi: Fotografi dapat menangkap pesona visual desa wisata dan momen-momen unik saat wisatawan berinteraksi dengan lingkungan sekitar.
Video Vlog: Video vlog dapat mengajak penonton berkeliling desa wisata, menceritakan kisah-kisah lokal, dan memamerkan keindahan tempat tersebut.

5. Kebersihan Lingkungan:
Poster: Poster dapat mengingatkan tentang pentingnya menjaga lingkungan, dengan menggambarkan konsekuensi positif dari lingkungan yang bersih dan sehat.
Fotografi: Fotografi dapat menyoroti aktivitas masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan, seperti aksi bersih-bersih dan pengelolaan sampah.
Video Vlog: Video vlog dapat memberikan panduan praktis tentang bagaimana menjaga kebersihan lingkungan sehari-hari, termasuk tindakan yang dapat diambil oleh individu.

6. Kesehatan:
Poster: Poster dapat mengajak masyarakat untuk menjaga kesehatan dan merayakan prestasi dalam bidang kesehatan lokal.
Fotografi: Fotografi dapat menampilkan momen-momen penting dalam perawatan kesehatan, seperti pemeriksaan medis atau kampanye kesehatan masyarakat.
Video Vlog: Video vlog dapat memberikan informasi tentang pentingnya gaya hidup sehat, serta mengangkat kisah-kisah pahlawan kesehatan lokal.

7. Kearifan Lokal:
Poster: Poster dapat merangkum nilai-nilai dan tradisi kearifan lokal yang mempengaruhi cara masyarakat melihat pembangunan dan perkembangan daerah.
Fotografi: Fotografi dapat menangkap momen-momen yang mencerminkan kearifan lokal dalam kehidupan sehari-hari masyarakat.
Video Vlog: Video vlog dapat menjelaskan makna dan peran kearifan lokal dalam pembangunan, serta mengangkat tokoh-tokoh yang menjaga warisan budaya tersebut.

Cara Berpartisipasi

Berpartisipasi dalam GOT CHALLENGE sangatlah mudah. Pilihlah bidang ekspresi Anda, apakah itu melalui poster, fotografi, dan video vlog. Buatlah karya yang merefleksikan bakat unik dan pesan inspiratif Anda. Setelah karya Anda siap, unggahlah ke platform resmi https://mingrumgumay.id/challenge/ dan ikuti langkah-langkah pendaftaran yang telah ditentukan.

Panduan Penilaian

Para juri yang terdiri dari ahli dan tokoh terkemuka dalam berbagai bidang akan menilai karya-karya peserta berdasarkan kreativitas, pesan yang disampaikan, dan eksekusi secara keseluruhan. Kriteria ini memberikan peluang yang adil bagi semua peserta, terlepas dari latar belakang atau pengalaman sebelumnya.

Tantang Diri Anda dan Raih Impian

GOT CHALLENGE adalah panggilan bagi semua pemuda Lampung untuk berani menghadapi tantangan, mengekspresikan bakat mereka, dan mewujudkan impian meraih pendidikan tinggi. Ini adalah kesempatan yang tak terhingga untuk berbagi cerita Anda, memotivasi orang lain, dan menjadi bagian dari gerakan inspiratif.

Pendaftaran untuk GOT CHALLENGE telah resmi dibuka sejak 28 Agustus 2023 dan akan berakhir pada 28 September 2023. Jangan lewatkan kesempatan emas ini untuk berani tampil, berbagi, dan meraih beasiswa S1 yang akan membuka pintu menuju masa depan yang gemilang.

Untuk informasi lebih lanjut, panduan pendaftaran, dan ketentuan kompetisi, kunjungi situs resmi https://mingrumgumay.id/challenge/ atau hubungi panitia kompetisi Cp: 085839332526 (Pras)

Ratusan Pelajar Grudug DPRD Lampung, Mingrum Gumay Sampaikan Pesan Positif

Ketua DPRD Lampung, Mingrum Gumay SH., MH, menyambut kunjungan ratusan pelajar dari SMA N 1 Seputih Raman di ruang rapat Komisi Besar DPRD Lampung. Kunjungan ini dilakukan dalam rangka penguatan profil pelajar terhadap ideologi Pancasila. Rabu, (30/8/2023).

Dalam sambutannya, Ketua DPRD Lampung, Mingrum Gumay SH., MH, mengungkapkan bahwa Gedung DPRD ini adalah rumah bagi seluruh rakyat, tempat aspirasi disampaikan, dan kemudian ditindaklanjuti sesuai dengan tugas pokok dan fungsi DPRD yang diamanahkan oleh Undang-Undang No 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.

“Gedung DPRD ini terbuka bagi siapa pun, terutama generasi muda seperti kalian. Kita tidaklah selalu sempurna dalam melaksanakan tugas dan amanah ini, dan kita tidak bisa melakukannya sendiri. Kita butuh kerjasama dari semua pihak, termasuk pelajar,” ujar Mingrum.

Sebagai Inisiator Pembinaan Ideologi Pancasila di Lingkungan DPRD Lampung, Mingrum Gumay berharap program penguatan Pancasila ini tidak hanya berhenti di lingkungan pelajar saja. Menurutnya, pesan-pesan positif ini harus disampaikan lebih luas, terutama di lingkungan terdekat seperti keluarga. Tujuannya adalah untuk menciptakan suasana kondusif dan harmonis dalam konteks bernegara, berbangsa, dan bermasyarakat.

Selain itu, Mingrum juga mengingatkan pelajar tentang pentingnya memahami demokrasi Indonesia dengan konteksnya sendiri. “Anak-anak perlu diingatkan bahwa demokrasi Indonesia berbeda dengan demokrasi di luar negeri. Kita menjunjung tinggi adat, budaya, dan adab dalam demokrasi kita. Kebebasan menyampaikan pendapat harus dilakukan dengan cara yang bijaksana, bukan untuk merendahkan atau menghina orang lain. Ingatlah, kita adalah bangsa Indonesia,” tegasnya.

Dalam akhir kunjungan ini, para pelajar dan anggota DPRD saling berjabat tangan sebagai tanda kerjasama dan semangat bersama. Kunjungan ini menjadi bukti konkret bahwa kolaborasi antara pemuda dan pemimpin dapat menghasilkan efek positif yang signifikan dalam pembangunan masyarakat dan daerah.

Di waktu yang terpisah, Ketua DPRD Lampung mengatakan bahwa dirinya telah merespon positif terhadap pesan-pesan yang disampaikan oleh para pelajar. Ia mengakui bahwa kontribusi generasi muda sangatlah penting dalam menciptakan perubahan positif dalam masyarakat.

“Para pelajar itu adalah agen perubahan yang bisa membawa Lampung menuju masa depan yang lebih cerah. Kami siap mendukung langkah-langkah positif mereka,” ujar ketua DPRD Lampung saat ditemui.

Didampingi Kiky The Potter M. Junaidi Awali Reses Perdana di Sabah Balau

Anggota Komisi 3 DPRD Lampung, M. Junaidi, SH menggelar kunjungan dapil (reses) perdana di dusun 1C, Desa Sabah Balau, Kecamatan Tanjung Bintang, Lampung Selatan, Senin (04/09/2023).

Anggota Fraksi Partai Demokrat yang dikenal dekat dengan awak media itu tidak datang sendiri. Dia membawa serta artis ibu kota asal Bandar Lampung Kiki The Potters.

Pada kesempatan tersebut Kiki turut memeriahkan acara dengan mendendangkan beberapa lagu hitsnya, yang dulu sempat melambungkan namanya.

Sementara itu Bung Adi panggilan akrabnya, saat memberikan sambutan menjelaskan kepada para konstituen yang hadir tujuan dari kunjungan dapil yang wajib dilakukannya selaku anggota dewan.

“Saya hadir di sini untuk menjalankan tugas dan kewajiban sebagai wakil rakyat untuk menyerap aspirasi dari bapak ibu sekalian. Jika ada yang hendak disampaikan saya persilakan,” ujarnya.

Aspirasi yang disampaikan masyarakat tersebut nantinya akan dibawa untuk disampaikan ke fraksi dan akan dimasukkan atau di usulkan pada paripurna dewan.

“Dengan demikian nanti jika aspirasi bapak ibu tersebut di setujui, pembangunannya akan kami perjuangkan agar bisa direalisasikan melalui anggaran daerah, ” urainya.

Di tempat yang sama Sukadi, salah satu warga mengucapkan banyak terimakasih atas kunjungan dapil yang dilakukan Ketua DPC Partai Demokrat Lampung Selatan tersebut. Dia berharap aspirasi yang telah mereka sampaikan bisa didengar oleh para wakil rakyat, dan dapat direalisasikan.

“Ya kami banyak terimakasih atas kedatangan Pak M. Junaidi ini. Semoga desa kami ke depan bisa lebih maju lagi dengan adanya perhatian beliau kepada kami. Harapanya aspirasi kami dapat disampaikan dan direalisasikan,” ujarnya singkat.

Pada kesempatan tersebut, alumni Fakultas Hukum Unila itu juga memberikan bantuan untuk para ibu-ibu pengajian setempat berupa seperangkat pengeras suara yang bisa digunakan untuk berbagai acara.

Selain itu untuk menjaga kebugaran para warga setempat diserahkan juga bantuan berupa seperangkat bola volly lengkap dengan jaring net nya.

Mingrum Gumay Beri Apresiasi Mantan Napiter di Sidang Paripurna Istimewa

Ketua DPRD Lampung Mingrum Gumay SH., MH membuka sidang paripurna istimewa dalam rangka HUT RI ke 78 tahun di ruang sidang DPRD Provinsi Lampung. Rabu (16/08)

Dalam sidang istimewa kali ini , ada hal yang sangat menarik melalui pengeras suara, Ketua DPRD Provinsi Lampung mengucapkan terimakasih kepada mantan Narapidana Teroris (Napiter) yang sudah hadir dalam sidang paripurna istimewa hari ini.

“ Kita semua bagian dari bangsa indonesia , tidak ada tawar menawar tentang ideologi pancasila, Terimakasih kepada saudara-saudaraku dari mantan Napiter yang telah berkenan hadir bersama merayakan peringatan HUT Kemerdekaan ke 78 tahun, lembaga DPRD Provinsi Lampung bersedia menerima aspirasi yang ingin disampaikan “ Ungkapnya

Selain itu, Ketua DPRD Lampung Mingrum Gumay SH.,MH mengatakan sidang paripurna istimewa ini harus dijadikan momentum untuk saling menguatkan dan mendorong percepatan pembangunan yang ada di Provinsi Lampung.

“ Dengan bergotong royong kita bisa lakukan ini secara cepat dan tepat di akhir perjalanan pengabdian ini, sama seperti apa yang disampaikan Presiden Jokowi tadi bahwa mengurus negara ini tidak bisa sendiri , harus bergandengan tangan semuanya “ Imbuhnya

Mingrum juga mengucapkan terimakasih kepada keluarga besae Veteran, Forkopimda, Alim-ulama, tokoh agama, tokoh masyarakat, pemimpin adat, dewan guru, budayawan, pimpinan partai politik, pengamat, TNI/Polri, dan seluruh element dan lapisan masyarakat yang terus menerus menjaga harmonisasi dan stabilitas di Provinsi Lampunng.

“ Pentingnya harmonisasi dan stabilitas daerah merupakan kunci kesuksesaan dalam mengisi dan melanjutkan pembangunan di Provinsi Lampung “ Tutupnya.

Mingrum Gumay : DPRD Miliki Peran Dalam Memelihara Persatuan dan Kesatuan Bangsa

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) provinsi Lampung, Mingrum Gumay, S.H., M.H, bertugas memimpin Pembacaan Teks Proklamasi saat upacara Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia yang ke-78, di Lapangan Korpri, Bandar Lampung, Kamis (17/8/2023).

Mingrum Gumay mengungkapkan bahwa dirinya bersyukur di beri kesempatan untuk menjadi petugas pembacaan teks Proklamasi HUT RI ke 78 pada tahun ini.

“Alhamdulillah hari ini diberikan kesempatan kembali untuk berdiri ditengah perayaan HUT RI ke 78 sebagai petugas pembacaan teks proklamasi di hadapan seluruh peserta upacara dari berbagai element yang ada di Provinsi Lampung,” ujar Ketua DPRD Provinsi Lampung saat di temui usai upacara.

Di hadapan peserta HUT, Mingrum Gumay telihat khidmat dalam membacakan teks proklamasi yang menggugah semangat persatuan dan kesatuan bagi peserta yang mengikuti kegiatan tersebur.

“Saya merasakan betapa dahsyatnya kata demi kata yang digabungkan menjadi satu narasi yang memiliki kandungan dan makna yang sangat mendalam sehingga mampu membentuk energi dan semangat bagi seluruh lapisan masyarakat dalam upaya memperjuangkan kemerdekaan dan berdiri diatas kakinya sendiri,” kata Mingrum Gumay.

Ketua DPRD Provinsi mengingatkan pentingnya semangat kemerdekaan dan perjuangan para pahlawan dalam merebut kemerdekaan Indonesia. Ia menekankan bahwa semangat tersebut harus terus ditanamkan kepada generasi muda agar mereka dapat melanjutkan pembangunan bangsa dan mempertahankan nilai-nilai persatuan.

“Kita hanya menjaga dan melanjutkan apa yang menjadi cita-cita dan harapan para pendiri bangsa ini, terus jaga persaudaraan, kesatuan dan persatuan agar bangsa ini dapat mengingat bagaimana perjuangan, pengorbanan jiwa dan raga para pahlawan terdahulu dalam memperjuangkan kemerdekaan bangsa ini tidak diraih dengan mudah, melainkan jiwa dan raga menjadi pertaruhannya,” pungkasnya.

Sebagai Ketua DPRD Provinsi yang telah dipercaya oleh rakyat, perannya sebagai petugas pembacaan teks Proklamasi menjadi suatu simbol yang kuat, bahwa kekuatan dan tanggung jawab kepemimpinan tidak hanya terletak pada fungsi legislasi, tetapi juga dalam memelihara dan memperkuat nilai-nilai nasionalisme.

Dihadapan Ratusan Wali Murid, Mingrum Minta Dukung Upaya Guru Cerdaskan Anak Bangsa

Ketua DPRD Lampung Mingrum Gumay SH., MH menggelar Sosialisasi Peraturan Daerah (Sosperda) yang dilaksanakan di SMK Pelita Bangun Rejo. Sabtu (19/08/2023)

Dalam kesempatan tersebut, Mingrum Gumay juga menandatangani sekaligus meresmikan secara simbolis bantuan pengadaan sumur bor di SMK Pelita dan masyarakat kampung sripurnomo.

Ketua DPRD Lampung Mingrum Gumay dalam pemaparannya menyebutkan bahwa pentingnya sosialisasi ini dilakukan agar bagi sejumlah pihak yang akan bersinggungan dan melaksanakan perda ini untuk memahami sepenuhnya agar tidak ada kesalahan dalam penafsirannya dikemudian hari.

“ Pada pertemuan kali ini kita memaparkan Perda no 9 Tahun 2016 mengenai pengembalian kewenangan tingkat SMA/SMK sederajat kepada Pemprov Lampung jadi saat ini koordinasinya dilakukan dengan dinas pendidikan provinsi Lampung “ Ujarnya

Dihadapan Ratusan para wali murid juga, Mingrum menyinggung tentang mekanisme dalam membentuk karakter generasi penerus bangsa melalui sekolah tidak boleh ditafsir hal yang berbeda sepanjang itu dalam konteks memberikan pembelajaran bagi para siswanya.

“ Kita tidak boleh menyimpulkan secara prematur langkah-langkah yang dilalui oleh bapak/ibu dewan guru dalam melakukan tindakan yang mendidik selalu dalam kontek kekerasan dan lainnya, kita harus bijak menyikapi itu , bahkan kita harus mendukung upayanya sepanjang itu tujuannya jelas dan dapat dipertanggungjawabkan “ Ujar Politisi Senior PDI Perjuangan Lampung tersebut

Terakhir, Mingrum menegaskan dirinya tidak membedakan dalam memberikan perhatian sekolah dengan status Negeri, Swasta Atau Yayasan sekalipun, karena baginya Pemerintah Provinsi Lampung bertanggung jawab penuh atas keberlangsungan dan masa depan generasi anak bangsa.

“ Ndak Ndak, boleh ditanya dengan rekan rekan kepala sekolah yang pernah saya kunjungi, saya tidak melihat status sekolahnya, bahkan apa yang bisa saya berikan akan saya berikan, ini bicara tanggung jawab moral bukan ego sektoral atau kepentingan tertentu “ Tutupnya.