Walikota Eva Dwiana Sidak di Hari Pertama Kerja Tahun 2024

Mengawali hari kerja di awal tahun 2024 Walikota Bandar Lampung, Eva Dwiana melakukan inspeksi mendadak (Sidak) di Gedung Pelayanan Terpadu Satu Atap dan OPD yang berada di gedung tersebut. Selasa (2/1/2024)

Sidak ini dilakukan Walikota untuk melihat kedisiplinan Aparatur Sipil Negara di hari pertama kerja usai libur Natal dan Tahun Baru.

“Kalau masalah ketertiban alhamdulillah. Tapi ada beberapa yang izin sakit, mengantarkan anak sekolah SMA dan perguruan tinggi. Kita maklumi kalau mengurusi keluarga. Tapi rata-rata semua rajin,” kata Walikota didampingi Sekda dan Kepala OPD lainnya.

Walikota masih mentolerir ASN yang mengurus keluarga. Tapi jika ASN yang tidak hadir tanpa keterangan akan ditindak.

“Kalau yang tidak ada keterangan, kita ambil tindakan, sebagai upaya peningkatan kinerja ASN yang berada di lingkungan Pemerintah Kota,” ujarnya.

Selain itu, Walikota juga mengevaluasi pakaian ASN dan akan  menyeragamkan pakaian, “Pakaian juga kita evaluasi harus sesuai dan seragam, tidak beda-beda,” jelasnya.

Warga Kecamatan Marga Punduh dan Punduh Pedada Kabupaten Pesawaran Antusias Diimunisasi Rotavirus

Pesawaran – Masyarakat di Kecamatan Marga Punduh dan Kecamatan Punduh Pedada Kabupaten Pesawaran sangat antusias menyambut Gebyar Imunisasi Rotavirus.

Terlihat banyak masyarakat yang ikut serta dalam pemberian imunisasi Rotavirus di Balai Desa Kampung Baru Kecamatan Marga Punduh, Jumat (12/01/2024).

Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona yang diwakili Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum & Politik Chabrasman mengatakan hari ini hari terakhir memberikan Imunisasi Rotavirus.

“Gebyar Imunisasi dilaksanakan tiga hari di tiga kecamatan se – Kabupaten Pesawaran. Marathon kita laksanakan dari hari Rabu, Kamis dan terakhir hari ini (Jumat),” ucapnya.

Imunisasi Rotavirus yang diberikan kepada Bayi adalah untuk mencegah stunting di Kabupaten Pesawaran.

“Imunisasi memiliki peran penting, selain dalam menurunkan angka kematian anak, juga menurunkan risiko anak untuk mengalami stunting,” ucapnya.

Dirinya meminta Imunisasi RV ini harus lebih dikampanyekan kepada masyarakat.

“Agar memberikan pengetahuan, terutama pentingnya imunisasi RV sebagai upaya pencegahan diare yang dapat berdampak stunting pada bayi,” sambungnya.

Lebih lanjut Chabrasman juga berharap dengan Gebyar Imunisasi, semua bayi 2-4 bulan terimunisasi Rotavirus sehingga mempercepat capaian dengan target Nasional 100%.

“Semoga capaian sesuai dengan target, sehingga semua bayi dapat terimunisasi Rotavirus untuk mencegah penyakit Diare, yang pada akhirnya bayi di Kabupaten Pesawaran akan terhindar dari stunting,”tutupnya.

Turut hadir dalam kegiatan Para  Kepala OPD di lingkup Pemkab Pesawaran, Camat beserta Ketua TP PKK Kecamatan Marga Punduh dan Punduh Pedada, Para Kepala Desa beserta Ketua TP PKK Desa se-Kecamatan Marga Punduh dan Punduh Pedada.

Tiga Kecamatan di Kabupaten Pesawaran Jadi Lokus Imunisasi Rotavirus

Pesawaran – Setelah Kecamatan Tegineneng, Pemerintah Kabupaten Pesawaran kembali memberikan imunisasi melalui Gebyar Imunisasi Rotavirus kepada masyarakat di Kecamatan Negeri Katon pada Kamis (11/01/2024).

Bupati Pesawaran yang diwakili Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia Setdakab Pesawaran Joni Arizoni mengatakan lokus Pemkab Pesawaran memberikan Imunisasi Rotavirus di tiga kecamatan se – Kabupaten Pesawaran.

“Kemarin di Tegineneng, hari ini di Negeri Katon dan besok di Kecamatan Marga Punduh,” kata Joni di Balai Desa Lumbirejo, Negeri Katon.

Joni menerangkan Imunisasi Rotavirus diberikan kepada Bayi untuk mencegah stunting di Kabupaten Pesawaran.

“Imunisasi memiliki peran penting, selain dalam menurunkan angka kematian anak, juga menurunkan risiko anak untuk mengalami stunting,” sambungnya.

Tercatat anak dengan status imunisasi yang belum tuntas lebih berisiko mengalami stunting dibandingkan anak dengan status imunisasi lengkap.

Ia menjelaskan, pemberian imunisasi ini sesuai dengan rekomendasi WHO untuk melakukan pemberian imunisasi Rotavirus (RV) pada bayi di negara dengan tingkat kematian terkait Rotavirus Gastroenteritis (RVGE) yang tinggi.

Ia meminta imunisasi Rotavirus ini untuk lebih dikampanyekan kepada masyarakat.

“Capaian Imunisasi RV ini harus lebih dikampanyekan kepada masyarakat untuk memberikan pengetahuan, terutama pentingnya imunisasi RV sebagai upaya pencegahan diare yang dapat berdampak stunting pada bayi,” pungkasnya.

Ia pun berharap dengan Gebyar Imunisasi semua bayi 2-4 bulan terimuniasi Rotavirus serta dapat mempercepat capaian Imunisai Rotavirus dengan target Nasional 100%.

“Semoga capaian sesuai dengan target, sehingga semua bayi dapat terimunisasi Rotavirus untuk mencegah penyakit Diare yang pada akhirnya bayi di Kabupaten Pesawaran akan terhindar dari stunting,”tutupnya.

Cegah Resiko Stunting, Pemkab Pesawaran Gelar Gebyar Imunisasi Rotavirus

Pesawaran – Imunisasi memiliki peran penting, selain dalam menurunkan angka kematian anak, juga menurunkan risiko anak untuk mengalami stunting.

Demikian disampaikan Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona diwakili Asisten Administrasi Umum Setdakab Pesawaran Heriansyah saat membuka kegiatan Gebyar Imunisasi Rotavirus bagi Bayi untuk Mencegah Stunting di Kabupaten Pesawaran.

Heriansyah menjelaskan, didalam penelitian, tercatat anak dengan status imunisasi yang belum tuntas 1,78 kali lebih berisiko mengalami stunting dibandingkan anak dengan status imunisasi lengkap.

WHO telah merekomendasikan untuk melakukan pemberian imunisasi Rotavirus (RV) pada bayi kedalam program imunisasi Nasional pada semua negara, terutama dinegara-negara dengan tingkat kematian terkait Rotavirus Gastroenteritis (RVGE) yang tinggi.

“Sampai tahun 2023 terdapat 114 negara telah memasukkan imunisasi Rotavirus kedalam national immunization program,” ucapnya di Lapangan Kecamatan Tegineneng, Pesawaran, Rabu (10/01/24).

Ia meminta imunisasi Rotavirus ini untuk lebih dikampanyekan kepada masyarakat.

“Sampai saat ini, pelaksanaan imunisasi RV di Provinsi baru berjalan 9 bulan dengan lokus satu Kabupaten dari 6 Kabupaten/Kota, sehingga capaian imunisasi RV ini harus lebih dikampanyekan kepada masyarakat untuk memberikan pengetahuan terutama pentingnya imunisasi RV sebagai upaya pencegahan diare yang dapat berdampak stunting pada bayi,” katanya.

Dirinya mengatakan menurut data Kemenkes RI bahwa capaian imunisasi Rotavirus secara provinsi baru sebesar 5,23% dan capaian di Kabupten Pesawaran tergolong cukup rendah.

“Untuk Kabupaten Pesawaran sendiri, kita sudah melaksanakan mulai Agustus 2023 yang lalu, namun capaiannya masih rendah. Capaian Imunisasi Rotavirus pertama 16,8% (1.518 bayi) dan Iminusasi Rotavirus ke-2, capainnya  10,3% (928 bayi),” lanjutnya.

Untuk itu sambung Asisten, kegiatan Gebyar Imunisasi ini adalah program untuk mempercepat capaian Imunisai Rotavirus dan diharapkan kedepannya mencapai target Nasional 100% dan semua bayi 2-4 bulan terimunisasi Rotavirus.

“Semoga capaian sesuai dengan target, sehingga semua bayi dapat terimunisasi Rotavirus untuk mencegah penyakit Diare yang pada akhirnya bayi di Kabupaten Pesawaran akan terhindar dari stunting,”tutupnya.

Turut hadir dalam acara Para Kepala OPD di lingkup Pemkab Pesawaran, Camat beserta Ketua TP PKK Kecamatan Tegineneng, Para Kepala Desa beserta Ketua TP PKK Desa se-Kecamatan Tegineneng dan Para Kader.

Tinjau Logistik Pemilu, Bupati Dendi Minta Peningkatan Pengamanan Gudang Logistik

Pesawaran – Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona bersama dengan Forkopimda, KPU dan Bawaslu melakukan pemantauan, proses pelipatan surat suara Pemilu tahun 2024 di Desa Taman Sari, Kecamatan Gedong Tataan, Pesawaran pada Selasa ( 9/1/24).

Bupati Dendi menilai agar gudang logistik pemilu KPU Pesawaran perlu adanya peningkatan pengamanan.

Dirinya mengatakan ada sedikit kendala terkait logistik pemilu, karena KPU Kabupaten Pesawaran belum memiliki gudang logistik definitif.

“Saat ini harus sewa, tentu hal ini dalam segi keamanan perlu ada peningkatan baik pengawasan maupun pemantauanya, makanya tadi juga ibu Kapolres dan TNI menambah jumlah personil untuk pengamanannya,” ungkap Dendi.

Kendati demikian, sambung orang nomor satu di Kabupaten Pesawaran itu, untuk proses pelipatan dan sortir surat suara berjalan dengan baik.

“Sejauh ini tidak ada kendala proses pelipatan suaranya, namun memang ada surat suara yang rusak, tapi tidak bisa kami sebutkan. Karena prosesnya masih berjalan dan secara resmi nanti setelah selesai pemilu akan ada laporan dari KPU, untuk nantinya dimusnahkan,” imbuhnya..

Ia menambahkan, untuk hari ini sudah memasuki hari ke empat dan direncanakan akan selesai sampai 10 hari.

“ini tadi kita lihat, sekarang sudah masuk pelipatan kertas suara untuk DPR RI, yang sudah selesai DPRD Kabupaten dan Provinsi, kalau Capres dan DPD belum,” timpalnya.

Dendi juga menjelaskan, pada Pemilu 2024 setidaknya ada jutaan surat suara yang dikirim ke KPU Pesawaran.

“Total surat suara yang masuk ke Kabupaten Pesawaran untuk Pemilu 2024 berjumlah kurang lebih hampir 1,8 juta lembar untuk semua tingkatan mulai dari DPRD Kabupaten, Provinsi, DPR RI, DPD RI dan Presiden. Itu juga sudah termasuk untuk Pemilihan Suara Ulang (PSU) jika nanti ada TPS yang akan melakukan PSU,” jelasnya.

Ia pun berharap kepada penyelenggara dan pengawas Pemilu agar bisa menjaga kesehatan serta bertugas sesuai peraturan.

“Harapan saya semua yang terlibat dalam proses Pemilu 2024 bisa menjaga kesehatan, makanya kami selalu berdiskusi dengan KPU maupun Bawaslu mulai dari perekrutan baik itu PPS maupun KPPS perlu adanya skrining kesehatan meskipun sudah dimandatkan oleh peraturan KPU dan sudah tercover BPJS,” harapnya.

Sementara itu, Kapolres Pesawaran AKBP Maya Heni Hitijahubessy menuturkan Polres Pesawaran akan menambah jumlah personil yang ditempatkan di gudang logistik pemilu.

“Untuk di gudang KPU ini kita ada empat personil polisi dibantu TNI dan Pemda, tapi akan ada penambahan 10 personil polisi yang melekat sisanya preventif dua jam sekali juga dilakukan patroli oleh enam orang polisi,” tuturnya.

Kapolres juga menjelaskan, ada standar operasional prosedur khusus bagi pengamanan gudang logistik pemilu selama proses pelipatan dan sortir surat suara.

“Kami juga menempatkan tiga Polwan yang nantinya akan melakukan penggeledahan kepada petugas pelipatan suara sebelum masuk kedalam gudang karena memang didalam gudang harus steril, termasuk larangan penggunaan handphone, jam tangan ataupun benda lainnya, agar tidak merusak surat suara,” ucapnya.

Ia juga menegaskan melalui Dokkes Polres Pesawaran melakukan pemeriksaan kesehatan untuk mengantisipasi adanya hal-hal yang tidak diinginkan,” tutupnya.

Peresmian Jembatan KAWAGU, Bupati Dendi Berharap Dapat Mendukung Segala Bidang

Pesawaran – Pembangunan jembatan merupakan suatu solusi untuk memberikan kenyamanan dan keamanan baik bagi masyarakat Kabupaten Pesawaran maupun bagi semua komponen masyarakat.

Demikian dikatakan Bupati Pesawaran saat meresmikan jembatan KAWAGU (Kampung Sawah -Waylinti – Gunung rejo) yang menghubungkan Dusun Kampung Sawah, Dusun Way Linti dan Dusun Gunung Rejo di Desa Wiyono, Kecamatan Gedong Tataan, Senin (08/01/2024).

Bupati Dendi menjelaskan ketersediaan prasarana fisik jembatan merupakan faktor penunjang pengembangan suatu wilayah.

“Sebagai bagian dari sistem transportasi, jembatan tidak hanya mempunyai peranan penting terutama dalam mendukung bidang ekonomi, sosial dan budaya serta lingkungan,” ucap Dendi.

Bupati berharap jembatan ini dapat dimanfaatkan dan dipelihara dengan baik, sehingga apa yang dicita – citakan bersama dapat diwujudkan sesuai dengan visi dan misi didalam membangun Bumi Andan Jejama.

Lebih lanjut, orang nomor satu di Kabupaten Pesawaran itu mengingatkan masyarakat untuk bersama – sama menjaga dan mengawasi infrastruktur jembatan dan jalan yang telah dibangun oleh Pemerintah Daerah, Pemerintah Provinsi, maupun Pemerintah Pusat.

Selain itu, Dirinya juga mengajak masyarakat tetap menjunjung tinggi kerukunan antar warga dalam menanggapi Pemilu yang akan datang.

“Mari dijaga bersama – sama, kita awasi agar jembatan ini tidak dilewati oleh kendaraan yang beban muatannya berlebihan. Dan pada pemilu mendatang mari kita jaga kondusifitas yang sudah terjaga sampai saat ini,” pungkasnya.

Sementara Kepala Desa Wiyono Toha sangat mengapresiasi Bupati Pesawaran yang telah mendukung pembangunan jembatan KAWAGU.

“Atas nama masyarakat, kami ucapkan terima kasih yang setinggi – tingginya kepada Bapak Dendi Ramadhona. Dulu jembatan ini sangat memprihatinkan, hanya kayu yang disusun dengan rapih dan kalau banjir kayunya bisa hanyut terbawa air,” ucapnya.

Dirinya juga mengajak masyarakat agar dapat menjaga jembatan tersebut dengan baik.

Turut hadir Anggota DPRD Kabupaten Pesawaran, Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Dinas PUPR, Kepala Dinas Perkim, Kepala Dinas Kominfotiksan, Camat Gedongtataan, Kepala Desa Kebagusan, Kepala Desa Wiyono, serta warga sekitar.

Berikan Pengabdian, Mahasiswa Universitas Indonesia Akan Mangajar Di Kabupaten Pesawaran

Pesawaran – Gerakan UI Mengajar Angkatan 13 (GUIM 13) merupakan implementasi dari program Merdeka Belajar, Kampus Merdeka (MBKM) yaitu pengabdian masyarakat di bawah Departemen Sosial Masyarakat BEM UI 2023 yang juga dinaungi oleh Direktorat Kemahasiswaan UI.

Demikian Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona yang diwakili Sekretaris Daerah Kabupaten Pesawaran Wildan saat membuka Aksi Gerakan Universitas Indonesia Mengajar Angkatan 13 di Aula Pemerintah Kabupaten Pesawaran pada Jum’at (05/01/2024).

Wildan mengatakan program tersebut dengan mengusung tema “Kilaukan Asa, Maknai Cerita” sangat sejalan dengan Visi, Misi dan Program Pemerintah Kabupaten Pesawaran dalam mewujudkan visi misi Kabupaten Pesawaran Lebih Maju, Makmur Dan Sejahtera serta dalam rangka pemenuhan hak anak di Bumi Andan Jejama.

Dirinya mengapresiasi Direktorat Kemahasiswaan UI dan Departemen Sosial Masyarakat BEM UI 2023 yang telah memberikan kepercayaan dan menempatkan peserta GUIM 13 untuk melaksanakan pengabdian masyarakat di Bumi Wisata Sejuta Pesona Kabupaten Pesawaran.

Harapannya peserta GUIM 13 bisa menginspirasi anak-anak untuk terus belajar dalam memaknai mimpi-mimpinya.

“Sehingga dapat menjadi generasi penerus bangsa yang beriman, bertaqwa kepada Tuhan YME dan berakhlak mulia, mandiri, serta kreatif,”ujar Wildan.

Ia mengimbau kepada para Camat dan para Kepala Desa yang mana peserta GUIM berada dalam wilayah kerjanya, agar terus memonitor dan membantu tugas-tugas yang mereka laksanakan sehingga dapat diselesaikan dengan baik sesuai harapan.

Sementara Direktur Kemahasiswaan Universitas Indonesia Badrun Munir mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Pesawaran yang telah menerima Gerakan UI Mengajar Angkatan 13 (GUIM 13).

Munir berharap Semoga ilmu yang dimiliki oleh para Mahasiswa maupun Mahasiswi dapat memberikan manfaat bagi masyarakat khususnya di lokasi GUIM Kabupaten Pesawaran.

Ia menyebut sebanyak 96 mahasiswa/mahasiswi yang terdiri atas panitia dan peserta akan melakukan kegiatan GUIM selama 1 bulan mulai dari hari ini sampai tanggal 5 Februari untuk 4 Kecamatan di wilayah Kabupaten Pesawaran.

Turut hadir para Kepala OPD di lingkup Pemkab Pesawaran, Direktur Kemahasiswaan UI dan Project Officer GUIM 13, para Dosen Pembimbing Lapangan dan para Mahasiswa Peserta Gerakan UI Mengajar Angkatan 13 (GUIM 13).Camat Way Ratai, Negeri Katon, Tegineneng dan Way Khilau, Korwilcam Way Ratai, Negeri Katon, Tegineneng dan Way Khilau, Kepala Desa Bayas Jaya, Kepala Desa Ponco Kresno, Kepala Desa Gunung Sugih Baru, Kepala Desa Sumber Jaya dan Pesawaran Indah dan para Kepala Sekolah.

Hj. Eva Dwiana Pimpin Rapat Tim Gugus Kota Layak Anak Di Ruang Rapat Walikota Bandar Lampung

Walikota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana memimpin Rapat Tim Gugus Kota Layak Anak (KLA) Kota Bandar Lampung, di Ruang Rapat Walikota, pada Jum’at (12/01/2024).

Walikota Hj. Eva Dwiana berharap, agar melalui kegiatan ini, instansi yang terkait lembaga masyarakat dapat menyatukan langkah dan persepsi untuk menjadikan Kota Bandar Lampung sebagai Kota Layak Anak (KLA).

Dalam kegiatan ini evaluasi Kota Layak Anak menghadirkan Narasumber Prof. Dr. Dra. Sowiyah, M.Pd dan Rapat teknis dipimpin oleh Sekretaris Kota Bandar Lampung Iwan Gunawan.

Hj. Eva Dwiana, mengharapkan kota Bandar Lampung layak anak adalah kota yang mempunyai sistem pembangunan berbasis hak anak melalui integrasi komitmen secara menyeluruh dan berkelanjutan.

Keinginan Hj. Eva Dwiana agar melalui kegiatan ini, seluruh instansi yang terkait, kalangan dunia usaha, lembaga masyarakat serta para mahasiswa dapat menyatukan langkah dan persepsi untuk menjadikan Kota Bandar Lampung sebagai Kota Layak Anak (KLA).

Turut hadir pada rapat tersebut, Forkopimda Bandar Lampung, Kemenkumhan, Kemenag, Komnas Perlindungan Anak, Lembaga Pemberdayaan Anak, Sekda Kota Bandar Lampung Asisten Bidang Pemerintahan, Sejumlah Kadis Pemkot Bandar Lampung, Forum Anak Kota Bandar Lampung (KAWAT).

Walikota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana Resmikan SDB Negeri Pertama Di Indonesia

Walikota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana, meresmikan Sekolah Disabilitas Bunda (SDB), Program Sekolah Inklusi, yang berlokasi di Jalan Sukardi Hamdani Palapa 10, Kecamatan Langkapura, Bandarlampung, Senin (8/1/2024) Pagi.

Ditandai dengan penekanan tombol bersama yang dilakukan Hj. Eva Dwiana bersama Forum Koordinasi Pimpinan Kota (Forkopemko) Bandarlampung, SDB pertama Negeri Se Indonesia resmi di buka.

Diawali dengan lantunan pantun, Hj. Eva Dwiana, dalam sambutannya mengucapkan terimakasih kepada Forkopimko Bandarlampung yang telah bersama – sama dalam menyelesaikan SDB, sehingga pada ajaran baru tahun 2024 sudah bisa di manfaatkan.

Ia mengungkapkan, SDB yang diresmikan merupakan SDB Negeri pertama yang ada di Indonesia khususnya di Lampung.

Ia menjelaskan, Program SDB yang baru di resmikan sangat diminati oleh masyarakat yang memiliki anak disabilitas, hal ini terbukti dengan banyaknya siswa yang sudah mendaftar di SDB.

Melihat hal tersebut, Hj. Eva Dwiana meminta kepada Dinas Pendidikan terkhusus kepada kepala SDB agar memberikan pelayanan pengajaran yang terbaik untuk anak – anak disabilitas di Bandarlampung.

“SDB ini nantinya akan disiapkan psikolog khusus dan dokter profesional khusus untuk anak – anak disabilitas yang ada pada saat ini, supaya anak – anak ini mendapatkan pelayanan dan pengajaran yang maksimal, ” jelasnya.

Bunda Eva, sapaan akrabnya itu juga mengungkapkan bahwa jumlah anak – anak disabilitas di Bandarlampung cukup lumayan banyak, terutama anak – anak yang Autis.

Ia berharap dengan pelayanan pendidikan yang cukup di SDB, anak – anak disibalitas kedepanya dapat mengurusi dirinya sendiri, seperti makan dan minum sendiri.

Pada akhir kegiatan, Hj. Eva Dwiana menyempatkan diri untuk melakukan pengecekan keseluruhan ruangan kelas dan kantor SDB.

Hadir pada acara tersebut, Wakil Walikota Bandarlampung, Sekretaris Dewan Kota Bandarlampung, Kapolres Bandarlampung, Komandan Distrik Militer (Dandim) Bandarlampung, Kepala Dinas, Kepala Badan, Kepala Bagian, Kasat Polisi Pamong Praja( Pol-PP), Insfektorat, Para Staff Ahli, Plt. Dir. RSD, A. Dadi., para Pimpinan BUMD, Para Camat, Dan Para Kepala Sekolah Dasar dan Menengah Pertama se- Kota Bandarlampung, dan para Orang tua disabilitas (Kawat)

Lantik Pj. Kepala Desa Dantar, Bupati Pesawaran Tekankan Sikap Terbuka

Pesawaran – Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona melantik M. Subir sebagai Penjabat (pj) Kepala Desa Dantar Kecamatan Padang Cermin Kabupaten Pesawaran, Lampung di Aula Pemkab Pesawaran pada Rabu (03/01/24).

Bupati Dendi mengatakan pelantikan ini adalah untuk meneruskan tugas Penjabat (Pj) Kepala Desa Dantar sebelumnya yang menginjak masa pensiun.

Dirinya berpesan didalam menyelenggarakan pemerintahan desa, hendaknya dapat menumbuhkembangkan sikap terbuka atau transparansi baik kepada masyarakat maupun kepada Badan Permusyawaratan Desa (BPD).

Selain itu, Ia meminta segera lanjutkan tugas-tugas Penjabat Kepala Desa yang lama dan menciptakan suasana yang aman dan kondusif.

“Bermitralah dengan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) untuk kemajuan dan pembangunan Desa serta ciptakan inovasi untuk membawa perubahan Desa menjadi lebih baik. Saudara juga harus responsiv terhadap tuntutan dan kebutuhan warga desa,” pintanya.

Bupati Pesawaran yang juga Ketua Karang Taruna Prov. Lampung berharap kepada Kepala Desa Dantar yang baru agar terus berjuang, bahu membahu bersama seluruh pihak untuk Desa Dantar lebih baik lagi.

“Sebab Desa Dantar ini sangat berpotensi besar terkait sumber dayanya yang sangat diharapkan untuk membangun desa mandiri lebih baik dan maju,” imbuhnya.

Dendi memerintahkan pj. Kades Dantar untuj selalu berkonsultasi ke Camat apabila terdapat permasalahan di Desa ataupun hal-hal lain yang memerlukan petunjuk lebih lanjut.

“Saya yakin jika hal-hal ini dilaksanakan dengan sungguh-sungguh maka akan dapat membangun kepercayaaan masyarakat terhadap kinerja Pemerintah Desa,” tutupnya.

Ditengah seremoni pelantikan tersebut, diserahkan secara simbolis data kepenududukan berupa Kartu Keluarga dan KTP bagi warga Desa Dantar Kecamatan Padang Cermin, Desa Pujodadi dan Desa Grujukan Baru Kecamatan Negeri Katon.

Turut hadir dalam acara tersebut Jajaran Forkopimda Kabupaten Pesawaran, Para Pejabat Struktural terkait di Lingkungan Pemkab. Pesawaran, Camat beserta Jajaran Uspika Kec. Padang Cermin, Ketua BPD, Tokoh Masyarakat, Pengurus PKK Desa dan Perangkat Desa Dantar.