Ike Edwin, Sang Jenderal Pengagum Sejarah

Bandar Lampung | Kecintaan lrjend Pol. Dr. Hi. lke Edwin, SIK., SH., MH., MM., kepada Budaya Nusantara patut di acungi jempol dan patut menjadi tauladan bagi tokoh Bangsa lainnya, karena kearifan lokal kekuatan yang sangat  mudah di terima oleh Masyarakat Indonesia. Hal ini bisa di buktikan saat Dang Ike (panggilanAkrab lke Edwin) berdinas di Polda Sulawesi Selatan, beliau merangkul Raja-Raja di Sulawesi Selatan untuk menjaga Kamtibmas dan sukses besar. Masyarakat merasa terhormat dan dihargai, sehingga dengan sukarela mendukung Polri dan Pemerintah Daerah dalam menjaga Kamtibmas dan Pembangunan sehingga Provinsi Sulawesi Selatan menjadi Provinsi yang paling maju di wilayah Indonesia wilayah timur.

Ini timbul dari jiwa Dang Ike yang sangat menyukai sejarah, sehingga dengan mudah mantan Wakapolda Sulawesi Selatan ini merangkul masyarakat dengan tulus dan ikhlas dan menghormati serta diterima dengan baik dengan sukacita oleh masyarakat Sulawesi Selatan.

Sampai saat ini walau pun Sang Jenderal telah pindah tugas, namun selalu berkomunikasi dengan baik dan setiap ada event penting selalu di undang’.

Pembangunan tanpa keamanan omong kosong kata Presiden Presiden Jokowi, tanpa keamanan pemerintah akan terhambat membangun. Untuk itulah setiap pemerintah di dunia ini membutuhkan keamanan dan rasa aman dalam membangun.

Keamanan itu sendiri bersumber dari dalam masyarakatnya sendiri, jadi sangat patut kalau masyarakat yang mempunyai kearifan lokal di rangkul dan di berdayakan oleh pemerintah pusat dan pemerintah daerah untuk mencapai masyarakat yang adil dan makmur sesuai dengan cita-cita Proklamasi.

Untuk tanah kelahiran Provinsi Lampung, Dang Ike sebagai Anak Bangsawan Tinggi Lampung dan begitu cintanya dengan Budaya kearifan lokal, maka didirikanlah Lamban Kuning katanya saat menerima Mahasiswa Universitas lslam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung yang sedang melakukan Studi Kebudayaan di Lamban Kuning, Jumat (15/11/19).

Lebih lanjut Sang Jenderal mengatakan, ”Ini kita masih dalam heroik memperingati hari Pahlawan 10 November, sejarah membuktikan bahwa yang melawan dan mengusir penjajah adalah Bangsawan Nusantara dan Hulu Balang (Tentara Kerajaan) dan para Ulama seperti Teuku Umar, Cut Nyak Din, Bangsawan dari Aceh, Tuanku lmam Bonjol Bangsawan dari Sumatera Barat, Sultan Taha Bangsawan dari Jambi, Sultan Badaruddin Bangsawan dari Sumatera Selatan, Pangeran Suhaimi Bangsawan dari Lampung, Pangeran Diponogoro Bangsawan dari Pulau Jawa, Sultan Hasanuddin dari Sulawesi, l Gusti Ngurah Rai dari Pulau  Bali, Patimura dari Maluku, KH. Dewantara Ulama dari Yogyakarta, Sultan Hamangkubuwono Bangsawan dari Yogyakarta, dan ribuan lagi Bangsawan yang tercatat dengan tinta emas sejarah Republik Indonesia. Dan menjadi suhada untuk menegakkan Negara tercinta ini,” katanya.

Kini kehidupan para Ahli Waris pejuang ini sangat perlu menjadi perhatian pemerintah, karena sejak tahun 1948 pemerintah kerajaan Adat telah dihapuskan dan diganti dengan Presiden, Gubernur, Bupati/Walikota, Camat, Lurah/Kepala Desa/Pekon, dan wewenang kerajaan Adat untuk mencetak uang juga di cabut, penguasaan tanah juga di cabut sejak 1960 sehingga praktis kehidupan para Tokoh Adat sangat berat, sementara tanggung jawab sosial tidak bisa di lepaskan, karena apabila dilepaskan maka wibawa seorang Tokoh Adat akan ditinggalkan oleh pengikutnya.  Apabila seorang Tokoh Adat ditinggalkan oleh pengikutnya, maka sirnalah kearifan lokal itu.

Untuk itulah maka Dang Ike seorang jenderal yang  suka sejarah ini mendirikan Lamban Kuning untuk melestarikan dan mensosialisasikan kearifan Lampung kepada Masyarakat dan Generasi muda, agar Adat Lampung tetap hanggum (bangga) dengan Adat dan Budaya Lampung. | red

Ini Alasan AKBP Doni Setiawan Raih Penghargaan Duta Polisi Peduli Anak dan Polisi Teladan

Kota Padang, Kapolres Payakumbuh, AKBP Doni Setiawan meraih Penghargaan dari Komisi Nasional Perlindungan Anak Indonesia sebagai Duta Polisi Peduli Anak  di Mapolda Sumbar, Kamis, 7 November 2019 yang diserahakan oleh Wakapolda Sumbar, Brigjen Pol. Drs. DAMISNUR. AM, S.H., M.M. usai upacara Sertijab Kabid Humas Polda Sumbar.

Selain penghargaan Duta Polisi Peduli Anak, AKBP Doni Setiawan, SIK, MH., Kapolres Payakumbuh yang juga Mantan Kapolres Solok Kota, juga menerima penghargaan dari Kapolda Sumbar, Irjen Pol. Drs. Fakhrizal, M.Hum., sebagai Juara I Polisi Teladan Sebagai Penggerak Revolusi Mental dan Pelopor Tertib Sosial Diruang Publik Tingkat Pamen TA. 2019 Polda Sumbar.

Dalam catatan Komisi Nasional Perlindungan Anak, disampaikan oleh Arist Merdeka Sirait, Ketua Komnas Perlindungan Anak Indonesia Menilai bahwa sosok AKBP Doni Setiawan, SIK, MH, Sejak menjabat Kapolres Solok Kota dan Kini Menjabat Kapolres Payakumbuh telah membuat berbagai Gebrakan program termasuk program Polres Ramah Anak, menjadikan Polres tidak lagi menjadi Momok menakutkan bagi Masyarakat justru Masyarakat bahkan anak-anak semakin gemar Ke Polres, baik permain atau hanya sekedar berkunjung

Kemudian banyak giat Polisi Sahabat Anak digaungkan baik memalui Bhabinkamtibmas maupun Giat Kapolres sendiri yang selalu merangkul Anak sehingga Bapak Kapolres menjadi Idola bagi masyarakat, pelajar hingga anak-anak

Kemudian , Lanjut Arist, dalam penanganan kasus terhadap anak, AKBP Doni Setiawan, SIK, MH., selalu sigap dan tanggap dalam menyelesaiakan kasus anak dengan mengedepankan dan mencari solusi yang terbaik untuk anak, baik anak sebagai pelaku maupun anak sebagai korban.

“Penilaian Komnas sudah dilakukan sejak 1 Tahun yang lalu baik melalu Media Sosial, Media Massa hingga Laporan Perwakilan Komnas Perlindungan Anak Indonesia di Provinsi Sumbar”, ujar Arist Merdeka Sirait.

AKBP Doni Setiawan, SIK, MH., merasa bersyukur dan akan menjadikan motivasi dirinya untuk semakin meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. “Syukur Alhamdulillagh dan Saya bertekad untuk menjaga dan terus meningkatkan kinerja kedepannya”, tandasDoni Setiawan.

Doni menambahkan bahwa penghargaan ini diberikan juga atas dasar upaya Polres Solok Kota dalam membangun Zona Integritas menuju Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) yang dibuktikan dengan terwujudnya peningkatan kinerja, kualitas pelayanan publik dan kepercayaan masyarakat.

“Penghargaan ini karya seluruh personel Polres Solok Kota, Saya hanya mewakili saja menerimanya. Saya bersyukur dan akan menjaga amanah ini sebaik-baiknya.  Saya ucapkan terima kasih atas dukungan, dedikasi dan pengorganan seluruh personel Polres Solok Kota. Semoga akan lebih motivasi untuk terus berkarya memberikan pengabdian yang terbaik untuk masyarkat”, tutup Doni Setiawan. | red

Dang Ike Hadiri Undangan GRN Lomba Melukis Kreatif Anak

Bandar Lampung | Irjend Pol. Dr. Hi. lke Edwin, SlK., SH., MH., MM., hadiri lomba melukis kreatif di Elephant Park (Taman Gajah) Bandar Lampung. Minggu 03/11/2019, yang diadakan Ormas Gerakan Rakyat Nusantara (GRN) Provinsi Lampung pimpinan Maya Shopa, SH.

Ribuan Anak-Anak, orang tua dan penonton yang hadir dengan ceria dan suka cita menyambut Dang lke (panggilan akrab Irjend Pol. Dr. Hi. lke Edwin, SlK., SH., MH., MM.) yang saat ini menjabat Staf Ahli Kapolri di Jakarta. Dang lke dengan senang hati dan bahagia berinteraksi bersama peserta dan pengunjung, tanpa canggung Jenderal ini duduk di kursi antik yang terbuat dari botol air bekas. Dengan senyum ramah yang menjadi ciri khas suami dari Dr. Aida Shopina dan Ayah dari Gusti Kanjeng Sai Batin dan Puan Azia ini melayani permintaan foto bersama sehingga acara semakin meriah dan berkesan bagi orang tua dan anak-anak,  apa lagi setelah Bangsawan Tinggi Lampung ini memberikan pertanyaan (kuis) dengan hadiah uang tunai, suasana semakin heboh dan bersemangat di minggu ceria ini. Ribuan peserta dan penonton berebut menjawab saat dimulai dengan pertanyaan siapa Walikota Bandar Lampung saat ini?, dengan tangkas seorang anak berumur 5 tahun berbaju biru menjawab Herman HN, “Betul..,” kata Dang Gusti Ike dan langsung diberi hadiah Rp. 50.000,-.

Maya Shopa yang juga Tokoh terkemuka perempuan Provinsi Lampung mengatakan, acara ini murni kegiatan sosial, peserta tanpa di pungut biaya. Peserta kebanyakan dari masyarakat bawah atau kurang mampu, sehingga mereka merasa ada yang memperhatikan, sehingga bisa menatap masa depan dengan lebih percaya diri dan bersemangat.

Niat baik ketua GRN Provinsi  Lampung dan ribuan anggotanya yang tersebar di seluruh Wilayah Lampung ini tentunya sumbangan yang sangat bagus untuk pembangunan sumberdaya Manusia di Provinsi Lampung yang mempunyai penduduk hampir 10 juta jiwa ini, perjuangan GRN ini patut diacungi jempol, karena dengan dana swadaya dan minim sponsor bisa berjalan dengan baik serta bisa menghadiri Tokoh Nasional dan Tokoh Adat terkemuka Provinsi Lampung Irjend Pol. Dr. Hi. lke Edwin, SlK., SH., MH., MM., yang sekarang menjadi Pejabat Utama (PjU) Mabes Polri ini.

Dan suatu hal yang luar biasa di tengah kesibukan Sang Jenderal di Mabes Polri Jakarta bisa menghadiri kegiatan sosial yang diadakan oleh Gerakan Rakyat Nusantara Provinsi Lampung. | red/je

Hadiri & Sukseskan. 7 Juli 2019 Reuni SLTP 5 Bandar Lampung

Mediarepublika.com – Reuni merupakan ajang bersilaturahmi nya teman teman semasa sekolah, dengan cara berkumpul dan melakukan hal-hal positif. Begitu juga dengan para alumni Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama Negeri (SLTPN) 5 Bandar Lampung yang sekarang di sebut dengan Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 5 Bandar Lampung (Balam), yang tergabung dalam Ikatan Keluarga Alumni (IKA) 2001 SMPN 5 Balam.

Setelah 18 tahun tamat sekolah para IKA 2001 SMPN 5 Balam ini sepakat akan melakukan Reuni Akbar yang akan dilaksanakan pada 7 Juli 2019 di Umah Bone Resto Jl way ngison no 3 Pahoman enggal Bandar Lampung. Novis Pawarman sebagai ketua panitia acara reuni mengungkapkan, “Insya kita akan melaksanakan Reuni Akbar IKA 2001 SMPN 5 Balam, pada tanggal 7 Juli 2019 yang lokasinya di Omah Bone Pahoman, dengan mengusung tema: Merajut Kembali Seragam Putih Biru, Sampai Dengan Nanti Punya Anak dan Cucu.” Ujar Novis di Umah Bone Rabu (19/6)

IKA 2001 SMPN 5 Balam yang berjumlah 243 orang dan tersebar di seluruh wilayah Indonesia serta bekerja dan usaha di berbagai macam bidang, semoga dapat berkumpul bersama pada saat acara Reuni Akbar. “Saya berharap pada saat acara kita nanti semua teman IKA 2001 SMPN dapat berkumpul semua, baik itu yang di Bandar Lampung dan juga di luar kota dapat hadir dan mensukseskan acara kita ini, karna mungkin ada yang dari lulus sekolah, belum sempat bertemu karna kesibukan dan berbagai rutinitas lain, jadi semoga dengan acara ini semua teman yang sudah lama tidak bertemu dapat kembali berkumpul dan menyambung kembali tali silaturahmi serta dapat mengenang kembali kelucuan pada saat masa SMP dulu.” Jelas Novis kembali.

Di tempat yang sama, Sigit Setiawan merupakan salah pencetus ide di laksanakannya Reuni Akbar dan sekaligus Sekertaris panitia acara reuni ini juga mengharapkan kehadiran seluruh teman teman agar acara tak terlupakan, “kita akan buat acara reuni ini semenarik mungkin dan insyaallah tak kan terlupakan semua teman teman, kita akan mengundang guru SMPN 5 Balam, hadirkan makanan khas sewaktu sekolah dulu, kita akan adakan door prize yang berhadiah menarik, mulai dari voucher belanja sampai dengan sovenir menarik lainnya, yang pasti akan kita kemas menjadi hal yang mengesankan, walaupun dengan cara sederhana.” Jelas Sigit kepada wartawan.

Reuni yang merupakan ajang bersilaturahmi dengan sesama teman dan juga sebagai cara agar menyatukan perbedaan dan dapat temu kangen tanpa ada pembatas, “saya sangat berharap ini adalah event reuni pertama kita dan kedepannya akan kita buat dalam skala yang lebih besar lagi, seperti reuni 5 tahun angkatan, reuni alumni dari tahun 1999 sampai dengan 2003. Atau kita buat reuni semenjak didirikan nya SMPN 5 Bandar Lampung sampai dengan alumni 2019 ini, agar almamter SMPN 5 dapat saling mengenal, dan dapat saling support dalam segala bidang.” Harap Sigit kembali.

Lokasi Minggu, 7 Juli 2019, pukul 09.00 bertempat di Umah Bone Resto jl way ngison no 3 Pahoman Bandar Lampung