Dua Narapidana Terorisme Lapas Kotaagung Bebas, Aktif Jalani Program Deradikalisasi dan Berikrar NKRI

Tanggamus, – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kotaagung resmi bebaskan secara bersyarat dua narapidana tindak pidana terorisme (Napiter) berinisial AF dan S pada Senin (26/5/2025) setelah dinyatakan memenuhi syarat administratif dan substantif, serta menunjukkan komitmen rehabilitasi melalui program deradikalisasi pembinaan dan telah berikrar setia kepada NKRI.

Pembebasan ini merupakan tanda keberhasilan Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP) Rubyanto dan Angga Pratama selaku Pamong Napiter dalam melaksanakan program deradikalisasi sebagai upaya reintegrasi sosial yang diberikan kepada AF dan S selama di Lapas Kotaagung.

AF dan S selama di Lapas Kotaagung telah menunjukkan partisipasi aktif dalam program pembinaan kepribadian dan kemandirian, yakni rutin mengikuti kegiatan keagamaan di masjid Lapas hingga berinovasi menanam kentang dalam karung dalam kegiatan pertanian.

Tak hanya itu, pada 16 Januari 2025, AF dan S juga telah mengikrarkan kesetiaan kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) bersama satu narapidana terorisme lainnya, yaitu MH (telah bebas PB pada 8 Mei lalu) disaksikan berbagai stakeholder dan Aparat Penegak Hukum terkait.

Pembebasan Bersyarat (PB) kedua Napiter ini dilaksanakan sesuai Keputusan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Nomor PAS-830.PK.05.09 Tahun 2025 tertanggal 23 Mei 2025. AF dan S selanjutnya wajib lapor ke Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Pekanbaru hingga masa percobaannya dinyatakan selesai.

AF dan S telah menjalani masa pembinaan 5 bulan di Lapas Kotaagung. Sebelum nya, kedua Napiter tersebut divonis 3 (tiga) tahun penjara oleh Pengadilan Negeri Jakarta Timur pada September 2023 dan ditahan di Rutan Mako Brimob Cikeas sampai dengan 24 Oktober 2024.

Proses serah terima PB dilaksanakan oleh Kasubsi Regbimkemas Khoirulloh kepada Kompol. Sumarna dari Tim Idensos Densus 88 A/T Satgaswil Lampung disaksikan oleh jajaran Polres Tanggamus, Kodim 0424/Tanggamus, dan BIN Daerah Lampung. Kedua Napiter tersebut dibawa ke Bapas Kelas II Pringsewu sebelum dipulangkan ke kediamannya di Riau. (Red)

Deklarasikan Anti Halinar Disaksikan APH, Komitmen Nyata Kalapas Kotaagung dan Jajaran Bebas dari Peredaran HP, Pungli, dan Narkoba

Tanggamus –  Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kotaagung Andi Gunawan dan seluruh jajaran deklarasikan zero Halinar (Handphone, Pungli, dan Narkoba) dihadapan saksi-saksi Aparat Penegak Hukum (APH) kabupaten Tanggamus. Deklarasi ini menjadi komitmen jajaran Lapas Kotaagung dalam mengimplementasikan 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Kamis (22/5/2025).

 

Selaku pembina Apel, Kepala Lapas Kotaagung memimpin pembacaan ikrar diikuti oleh seluruh pejabat manajerial, staf, dan pengamanan dan dilanjutkan dengan penandatanganan komitmen bersama secara simbolis langsung dihadapan Kapolres Tanggamus AKBP Rahmat Sujatmiko, Kepala BNN Kabupaten Tanggamus Diani Indramaya, Pasi Intel Kodim 0424/Tanggamus Letda. Inf. Yudi Pinalosa, dan Kasubsi Tipidum Kejari Tanggamus Andy Labanta.

 

Dalam amanatnya, Kepala Lapas Kotaagung menegaskan bahwa deklarasi ini menjadi komitmen nyata seluruh petugas Lapas Kotaagung memberantas segala bentuk peredaran Handphone, Pungli, dan Narkoba yang menjadi penyebab utama terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban. Andi Gunawan juga meminta APH untuk menindak tegas secara hukum terhadap oknum petugas yang terlibat dengan Narkoba.

 

“Jangan ada lagi petugas yang masih melakukan pembiaran terhadap adanya Handphone, Pungutan Liar, apalagi Narkoba di dalam Lapas. Sudah banyak contoh di luar sana oknum petugas yang sudah dijatuhi hukuman disiplin hingga dipecat dan terancam hukuman pidana akibat perbuatan cela tersebut,” pungkas Andi Gunawan. (*)

Soal Penahanan Ijazah SMK Muhammadiyah, Heriadi: Informasi Yang Disajikan Harus Berimbang 

Lampung, – Menyikapi adanya Pemberitaan di salah satu media tentang penahanan Ijazah oleh pihak Sekolah SMK Muhammadiyah Kotaagung menuai banyak sorotan publik, dimana pemicu utama terjadi saat salah satu Wali Murid sekolah tersebut yang ingin mengambil Ijazah namun tertunda karena adanya Biaya Administrasi yang belum terselesaikan.

Dalam hal ini, Heriadi Kepala Divisi Inteligen dan Investigasi Gabungan Wartawan Indonesia (GWI) Pusat menuturkan bahwa insiden tersebut mestinya dapat memberikan informasi yang lebih akurat dan berimbang.

“Kita hanya melihat di satu sisi pada Pihak Wali Murid, Sedangkan Pihak Kepala Sekolah belum di berikan hak Jawab. Disini kita sama sama bisa mengambil bukan memutuskan dimana letak kesalahannya, namun kita lihat di mana letak Upaya yang telah di berikan oleh pihak Sekolah, yaitu dengan memberikan kebijakan,”kata Heriadi saat dikonfirmasi, Senin (19/05).

 

Sebagai insan Pers, lanjut Heriadi, tentunya kita berhak untuk mendapatkan informasi yang lebih akurat tanpa menyudutkan salah satu Pihak. Kita tetap menjaga Marwah Kode Etik Jurnalistik, dimana insan Pers wajib mentaati aturan tersebut, sehingga informasi yang kita sajikan tidak menyulut kebencian terhadap semua pihak. Pada dasarnya, masalah tersebut hanya membutuhkan waktu dari berbagai pihak terkait agar bisa menyelesaikan masalah, tutup Heriadi.

 

Melansir pada berita sebelumnya, diketahui bahwa Wali Murid sudah pernah memohon untuk meminta diberikan photo copy legalisir ijazah, dan pihak sekolah mengabulkan memberikannya, namun wali siswa dimaksud seperti kacang yang lupa pada kulitnya, bukannya ucapan terima kasih yang didapat pihak SMK Muhammadiyah 1 kotaagung, melainkan nyinyir di media online melalui pemberitaan yang kedua kalinya, dengan membuat statment kepala SMK Muhammadiyah I Kotaagung melakukan penipuan ijazah kepadanya.

 

Saat dikonfirmasi, Saipi Samba Kepala Sekolah SMK Muhammadiyah Kotaagung menjelaskan bahwa dirinya sudah melakukan upaya dalam memberikan kebijakan dengan memberikan Legalisir Foto Copy Ijazah sesuai keinginan Wali Murid.

 

“Bukankah sudah jelas, berdasarkan keputusan dari kepala dinas pendidikan kebudayaan provinsi lampung, untuk saat ini, terkait adanya ijazah siswa yang belum bisa diberikan semua masih dalam tahap pembahasan dan adapun. Keputusan terkait ijazah siswa yang masih bermasalah, semua dapat di mufakatkan melalui kebijakan dari tiap lembaga sekolah yang sifatnya swasta,”tukasnya.

(Ibnu/Red)

Diduga Bantuan Pupuk Bersubsidi Dan Kedelai Th.2022-2023 Disunat Oknum KUPT dan PPL Pesawaran

Pesawaran — Program bantuan Pupuk Bersubsidi Dan Kedelai yang di gulirkan oleh pemerintah Kab.Pesawaran melalui dinas terkait, tampak nya menjadi surga dan lahan Korupsi bagi oknum KUPT dan PPL Pertanian untuk melakukan tindak pidan korupsi secara berjamaah di bumi Andan Jejama.

Hal ini terungkap setelah awak media ini melakukan investigasi dengan bersilaturahmi kepada beberapa ketua kelompok tani ( POKTAN ) Penerima manfaat di beberapa kecamatan dan desa.

Dan mereka para ketua POKTAN membenarkan terkait adanya pemotongan Bantuan Pupuk Npk MPS sebesar 30 PERSEN yang dilakukan oleh oknum PPL Berinisial HR dan oknum KUPT berinisial AS yang juga disebut sebagai Koordinator, bahkan bukan hanya pupuk yang mereka garap bantuan Kedelai juga dilakukan pemotongan sebesar 30 persen, hal itu dilakukan di hampir setiap desa yg menerima bantuan. Ungkap ketua POKTAN yang enggan disebutkan nama nya.

Adapun beberapa yang disebutkan oleh ketua POKTAN yang bertindak sebagai Nara sumber diantaranya di kec. NEGERI KATON Desa lumbir, sidomulyo tresnomaju, Pujo Rahayu. Sidomulyo Pak Timan Lumbir, Pak Sarmin Tresno Maju, Pak Pardi Sinar Bandung, Pak Saefudin Tri Rahayu Pak Topik. Kecamatan Punduh Pidada Desa Bangun Rejo, Suka Jaya, Suka Maju, Kecamatan Padang Cermin ada Desa Tri Mulyo, Banjaran, Khepong Jaya, Paya, Way urang. Kecamatan Tegi Neneng ada Desa Margo Mulyo, Margi Rejo, Rejo Agung, Sinar Jati L, Tri Mulyo, Kresno Widodo. dan masih banyak lagi.

Ditempat terpisah awak media ini juga sempat meng konfirmasi terkait pemotongan yg dilakukan oknum PPL kepada H.Dendi Maradona Yg saat itu msh menjabat Bupati pesawaran, Dendi sangat mengutuk keras tindak pidana korupsi yg dilakukan oknum PPL Berinisial HR mengingat dia selalu mengingat kan bahwa Penyimpangan pelaksanaan pupuk bersubsidi harus dapat diminimalisir bahkan harus dihilangkan, sehingga peredaran pupuk bersubsidi dapat berjalan sesuai ketentuan dan tepat sasaran yaitu para petani,” ujar Dendi.

 

selain memantau pelaksanaan pupuk bersubsidi di wilayah Kabupaten Pesawaran, ia juga ingin melakukan pembinaan kepada seluruh kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) /Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) baik di Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura, Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Pesawaran, serta seluruh distributor pupuk bersubsidi di wilayah Kabupaten Pesawaran yang merupakan salah satu ujung tombak penyaluran pupuk bersubsidi untuk para petani.

 

Dirinya berharap dapat mengetahui dan memastikan penyaluran pupuk bersubsidi di Kabupaten Pesawaran sesuai dengan aturan yang berlaku sekaligus dapat mengetahui permasalahan apa saja yang terjadi di lapangan, sehingga dapat mendiskusikan alternativ solusi yang dapat dilaksanakan.

 

Dalam pengawasan maupun pelaksanaan pupuk bersubsidi, dirinya menghimbau kepada kios pupuk bersubsidi yang ditunjuk oleh distributor resmi untuk memahami prosedur penyaluran pupuk bersubsidi kepada petani.Dendi mengatakan akan menindak lanjuti laporan yg telah disampaikan dan akan melakukan koordinasi kepada pihak yang berkompeten guna memberantas oknum KUPT serta PPL nakal yg meresahkan para penerima manfaat setelah PILKADA Kab.Pesawaran terlaksana ” ungkap Dendi

Dendi mengatakan akan menindak lanjuti laporan yg telah disampaikan dan akan melakukan koordinasi kepada pihak yang berkompeten guna memberantas oknum KUPT serta PPL nakal yg meresahkan para penerima manfaat setelah PILKADA Kab.Pesawaran terlaksana,”pungkasnya Dendi. (TIM)

PARAH !!! DIDUGA BELUM MENGANTONGI IZIN, “PEDE KALI” MENDIRIKAN BANGUNAN DI TPI HIGIENIS

Kota agung ,layaknya bangunan yang berdiri di atas lahan pemerintah tanpa terkecuali di lahan TPI higienis kota agung yang dikelola dinas kelautan dan perikanan (DKP) provinsi lampung melalui unit pelaksana tekhnis daerah (UPTD ) pelabuhan perikanan PP kota agung dan dinas perikanan tanggamus

Ditengah upaya semua pihak terkait penataan di pelabuhan perikanan kota agung ,
Pemandangan terbalik dilihat dilapangan ,tampak bangunan berdiri bentuknya terbuka menghadap kelaut dengan lebar 5 meter dan panjang 3 meter
Tampak terlihat lantai tertimbun batu krokos serta dinding TPI yang dijebol untuk dipergunakan sebagai jalan alternatif /senin 14 oktober 2024

Sukarsono dalam wawancara di kantor UPTD PP menegaskan bahwa kalau memang terlihat tidak mendukung upaya penataan akan dikenai sanksi.

Sementara itu yeni melia selaku kepala seksi pengusahaan UPTD PP kota agung ketika dikonfirmasi via whats app terkait izin bangunan tersebut mangatakan bahwa perizinan sedang naik permohonan nya serta dalam proses.

Sementara itu jeni pemilik bangunan ketika dikonfirmasi ulang terkait perizinan bangunan tersebut di nomor wa 0897 4770 xxx terkait perizinan bangunan tersebut sampai berita ini ditayangkan tidak menjawab /team /balung

Lapas Perempuan Laksanakan Kegiatan Apel Deklarasi Zero Halilintar

Bandar Lampung – Info_PAS – Bertempat di Lapangan Upacara Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIA Bandar Lampung, Kepala Lapas Bandar Lampung Putranti Rahayu dan seluruh jajaran menggelar kegiatan Apel Deklarasi Zero Halinar bersama dengan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Perempuan Bandar Lampung pada Rabu (17/5/2023).

Apel Deklarasi “ZERO HALINAR” yang diambil langsung oleh Kepala Lapas Perempuan Bandar Lampung sebagai pembina Apel dengan peserta seluruh jajaran pejabat struktural, staf, dan petugas pengamanan. Kegiatan Apel Deklarasi “ZERO HALINAR” merupakan bentuk komitmen dalam pemberantasan dan bebas dari peredaran (ZERO) Handphone, Pungutan Liar (Pungli), dan Narkoba (HALINAR) di lingkungan Lapas Perempuan Kelas IIA Bandar Lampung.

Dalam deklarasi tertulis yang dibacakan oleh Kepala Lapas dan diikuti seluruh pegawai Lapas Perempuan Bandar Lampung, tertuang janji untuk tidak terlibat dan berperan aktif memberantas penggunaan Handphone, Pungutan Liar, dan Narkoba di lingkungan Lapas Perempuan Bandar Lampung Kemudian, penandatanganan oleh seluruh pegawai yang secara simbolis oleh para Kasi dan jajaran Kasubsi disusul para WBP perwakilan dari seluruh kamar hunian. Penandatanganan ini disaksikan langsung dan diakhiri tanda tangan oleh Kepala Lapas Perempuan Bandar Lampung.

Dalam amanatnya, Putranti menegaskan petugas yang terlibat halinar akan ditindak berat dan jika ada Warga Binaan yang terlibat Halinar akan diberikan hukuman berat bahkan dapat dipindahkan ke lapas maximum.

Selanjutnya, Putranti kembali menegaskan bahwa Deklarasi Zero Halinar ini tak sekadar seremonial ucapan dan tanda tangan saja, namun juga diimplementasikan dalam bertugas dengan penuh tanggung jawab.

PYM SPDB Pangeran Edward Syah Pernong Ziarah ke Makam Presiden RI Ke-2

Jawa Tengah, – Paduka Yang Mulia Saibatin Puniakan Dalom Beliau (PYM SPDB) Pangeran Edward Syah Pernong Sultan Sekala Brak yang Dipertuan ke – 23 Kepaksian Pernong Lampung berziarah ke makam Astana Mangadeg dan Astana Giribangun, bersama jajaran perangkat Adat Kerajaan Adat Paksi Pak Sekala Brak Kepaksian Pernong Lampung, Jum’at (17/02/23).

Sebelumnya, Astana Mangadeg terletak di desa Karang Bangun Kecamatan Matesih yang merupakan komplek makam raja – raja dari istana Mangkunegaran Surakarta. Raja -raja Mangkunegaran yang dimakamkan di astana Mangadeg adalah Raja Mangkunegara I atau Pangeran Samber Nyawa dan lebih dikenal dengan nama Raden Mas Said yang memiliki kesaktian luar biasa dan pada masa pemerintahanya sangat gigih melawan penjajah Belanda,selain itu terdapat makam Raja Mangkunegara II, III, serta kerabat raja dan orang-orang yang berjasa melawan VOC juga dimakamkan di Astana ini.

Dengan pengawalan yang penuh semangat, Pun Edward Syah Pernong lebih bersemangat lagi dalam mendaki menuju lokasi makam raja raja tersebut dengan perjalanan yang cukup menantang nyali lokasi tinggi dan berliku – liku.

Sebelum memasuki Makam, Pun Edward Syah Pernong bersama perangkat adatnya mendengarkan intruksi juru kunci.

“Ada beberapa yang dilarang saat masuk ke makam ini, yang pertama tidak boleh memotret atau mengambil gambar, kedua bagi perempuan agar menggunakan selendang yang telah dipersiapkan,” Kata Juru Kunci makam keluarga Raja Mangkunegara.

Selepas itu, Pun Edward Syah Pernong dipersilahkan masuk bersama perangkat adatnya untuk memberikan do’a atau Ziarah kepada arwah Keluarga Raja Mangku Negara juga dinilai sebagai pahlawan yang telah berjuang meraih kemerdekaan.

Kemudian, Pun Edward Syah Pernong kembali berziarah ke makam Presiden Republik Indonesia yang ke -2, Alm Soeharto di Astana Giribangun.

Astana Giribangun berada di Desa Girilayu, Kecamatan Matesih. Tak hanya Soeharto, tapi juga Tien Soeharto, serta keluarga dan kerabatnya dimakamkan di kompleks permakaman tersebut.

Kompleks permakaman Soeharto ini berada di 40 km arah timur Kota Solo.Mangadeg Makam Soeharto Astana Giribangun yang dibangun pada tahun 1974 dan diresmikan pada tahun 1976 menurut sejarah (dikutip dari salah satu Media sejarah)

Astana Giribangun yang berada di bawah Astana Mangadeg menunjukkan arti masih terdapat garis keturunan antara Sri Hartinah atau Bu Tien Soeharto dengan keluarga Mangkunegaran III.

Kompleks permakaman Soeharto ini berada di atas bukit Ngaglik seluas kurang lebih 4,3 hektare. Gaya arsitektur di kompleks permakaman Soeharto ini bergaya Jawa yakni Joglo yang sangat kental. Selain itu, kompleks permakaman ini dipenuhi dengan pepohonan, sehingga suasananya tenang dan sejuk.

Usai memberikan do’a dan menaburkan bunga pada makam keluarga Alm Soeharto, Pun Edward Syah Pernong menyampaikan pesan singkatnya.

“Alm Pak Soeharto ini adalah salah satu Pahlawan pada masa memperjuangkan Kemerdekaan Republik Indonesia, dan sejarah pada tahun 1969, beliau juga pernah berjuang menumpas kejahatan PKI,” Kata Pun Edward Syah Pernong.

Lanjutnya, “Oleh karena itu, maka kita juga harus bisa menjadi seperti para pahlawan yang berjiwa kesatria, setia kepada NKRI, menjaga kedaulatan, Saya yakin kita semua bisa menjadi seperti para pahlawan,” tukasnya. (Mas’ud)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Wk Panglima Penggitokh Alam Tanggamus Kawal PYM SPDB Pangeran Edward Syah Pernong ke Keraton Hadiningrat

Surakarta, Jateng – Mirza YB WK Panglima Penggitokh Alam Wilayah Tanggamus bersama jajarannya tampil sangat kompak, sigap dan beringas dalam membersamai perangkat kerajaan adat lainnya, Kerajaan Adat Paksi Pak Sekala Brak Kepaksian Pernong Lampung ikut mengawal Paduka Yang Mulia Saibatin Puniakan Dalom Beliau (PYM SPDB) Pangeran Edward Syah Pernong Sultan Sekala Brak Yang Dipertuan ke-23 Kepaksian Pernong Lampung dalam pertemuan Majelis Adat Kerajaan Nusantara (MAKN) di Keraton Hadiningrat Surakarta Jawa Tengah, Kamis (16/02/23).

Dalam pengawalan, Mirza YB bersama pasukan Puting Beliung, Tumenggung, Bahatur, Tekhakkot Pedang dan Jajakh Itton dari Tanggamus berkisar 120 orang sangat antusias menjaga PYM SPDB Pangeran Edward Syah Pernong dengan penuh meriah dan penjagaan keamanan ketat. Selain Mirza YB, turut hadir pula Panglima Kerajaan Adat Kepaksian Pernong Lampung lainnya yaitu, Panglima Penggitokh Alam, Panglima Alif Jaya, Panglima Sindang Kunyayan dan Panglima Tapak Belang.

Sebelum memasuki keraton, PYM SPDB Pangeran Edward Syah Pernong Bersama jajaran MAKN di arak oleh pasukan Kerajaan Adat Kepaksian Pernong Lampung tanda mengantarkan Kesultanan Adat dengan pengawalan pengamanan keselamatan sampai ke tujuannya

Tiba dimuka Keraton, PYM SPDB Pangeran Edward Syah Pernong pun mengucap salam pembuka untuk bersiltaurahmi kepada SISKS Paku Buwono XIII dalam taradisi peringatan kenaikan takhta ke-19 raja tersebut.

Pun, sapaan takzim Edward pun tidak lupa mengucapkan selamat terhadap prosesi Tingalan Dalem Jumenengan ke-19 SISKS Paku Buwono (PB) XIII diselenggarakan di Dalem Ageng Probosuyasa itu.

“Kami dari 13 kesultanan dan delapan raja yang hadir memohon izin masuk ke Keraton. Selain memenuhi undangan dalam acara Tingalan Jumenengan Dalem juga untuk bersilaturahmi dengan para kerabat di keraton Surakarta ini,” ujar Pun Edward.

Para Sultan dan raja se-Nusantara yang hadir itu diterima KGPH Hangabehi, anak kandung PB XIII.

“Selamat datang Kori Kamandungan Keraton Surakarta Hadiningrat merupakan suatu kehormatan dan kebanggaan bagi lembaga Dewan Adat Keraton Surakarta Hadiningrat beserta seluruh keluarga besar pada hari ini Kamis Pon 16 Februari 2023 telah kedatangan tamu dari keluarga besar majelis adat keraton majelis adat kerajaan Nusantara,” katanya. (Mas’ud)

 

 

 

 

 

DPRD Lampung Reses, Warga Lampung Timur Keluhkan Infrastruktur Jalan

Warga di Kecamatan Braja Selebah dan Labuhan Maringgai, Kabupaten Lampung Timur mengeluhkan infrastruktur jalan yang kondisinya saat ini sangat memprihatinkan.

Hal itu terungkap saat Anggota DPRD Provinsi Lampung Noverisman Subing menerima aspirasi masyarakat di wilayah tersebut dalam acara Reses. Jalan tersebut kondisinya saat ini sangat memprihatinkan, terlebih lagi saat hujan turun.

“Masyarakat di sana mengeluhkan insfrastruktur jalan. Sebab, jalan itu memprihatinkan,” ungkap Noverisman Subing, Selasa (31/5/2022).

Terkait persoalan itu, seorang warga yang mengikuti acara Reses, Iksan berharap Gubernur Lampung dan Bupati Lampung Timur segera memperbaiki jalan yang menghubungkan tiga Kecamatan itu.

“Kami memohon kiranya Pak Gubernur Lampung dan Pak Bupati Lampung Timur bisa memperbaiki jalan utama yang menghubungkan Kecamatan Way Jepara, Kecamatan Brajaselebah dan Kecamatan Labuhan Maringgai,” harap Iksan.

Selain jalan, ada tanggul sepanjang sekitar 1.000 meter antara Desa Braja Luhur, Kecamatan Brajaselebah dengan Desa Karang Anyar, Kecamatan Labuhan Maringgai.

“Bahkan, kendaraan roda empat sekarang jarang melintas dijalur itu karena takut selip masuk ke rawa sebelah kiri atau ke kanan tanggul,” ungkapnya. (*)

Wakil Gubernur dan Ketua TP. PKK Provinsi Lampung Menghadiri Harlah Ke-76 Muslimat NU Pringsewu

Pringsewu — Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim, dan Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung, Riana Sari Arinal menghadiri Acara Harlah Ke-76 Muslimat Nahdatul Ulama (NU) Kabupaten Pringsewu, pada Minggu (29/05/2022).

Kegiatan yang dilaksanakan di Stadion Mini, Desa Bandung Baru Kabupaten Pringsewu, tersebut dihadiri Pj. Bupati Pringsewu Adi Erlansyah didampingi Ketua TP. PKK Kabupaten Pringsewu, Rusdiana Dewi, Sekretaris Daerah Pringsewu, Kepala Dinas PP dan PA Provinsi Lampung Fitrianita Damhuri, Perwakilan Pimpinan Wilayah Muslimat NU, Ani Fitriani Sobri ketua Muslimat NU Pringsewu, Hanik Maftuhah Ketua Jamiyah Perempuan Pengasuh Pondok Pesantren dan Mubalighoh (JP3M), pejabat daerah, tokoh masyarakat serta tokoh agama, anggota DPR RI Muhammad Kadafi dan anggota DPD RI Jihan Nurlela.

Pada Peringatan Harlah ke-76 Muslimat NU yang mengambil tema ‘Membangun Karakter Muslimah Ber-akhlaqul Karimah dan Cerdas di Era Digital’ juga dilaksanakan pelantikan pengurus Pimpinan Cabang Muslimat NU Pringsewu Periode Tahun 2022-2026.

Peringatan Hari Lahir Muslimat NU Kabupaten Pringsewu ke 76 ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung, Riana Sari Arinal, dilanjutkan oleh Wagub Chusnunia didampingi Ketua TP. PKK Kabupaten Pringsewu dan Pengurus Wilayah NU Provinsi Lampung.

Selain itu dalam kesempatan yang sama juga dilangsungkan beberapa kegiatan, yaitu wisuda ibu-ibu Hafidzah juz 30 sebanyak 152 orang, pemberian santunan kepada anak yatim sebanyak 100 anak, santunan lansia, pembagian hadiah lomba dalam rangka memperingati harlah Muslimat NU, dan pemberian sertifikat kepada 9 pejuang PAC (Pengurus Anak Cabang) Muslimat NU.

Sementara itu dalam sambutannya, Pj. Bupati Pringsewu Adi Erlansyah berpesan kepada segenap yang hadir untuk menjaga kerukunan antar umat beragama dan menciptakan suasana kondusif khususnya di wilayah Kabupaten Pringsewu, Adi Erlansyah menambahkan agar muslimat NU turut berperan serta aktif dalam pembangunan di Kabupaten Pringsewu.

“Saya ucapkan selamat, semoga dengan bertambahnya usia, organisasi keagamaan NU ini semakin melebarkan syiar Islam, menggemakan kebesaran Allah SWT serta menjadi mitra yang baik bagi pemerintah Pringsewu dalam membentuk masyarakat agamis yang Uswatun Hasanah serta mencetak insan-insan berkualitas.” Ungkapnya.

Kegiatan peringatan Harlah ke-76 Muslimat NU Kabupaten Pringsewu ditutup dengan ceramah oleh Ketua Jamiyah Perempuan Pengasuh Pondok Pesantren dan Mubalighoh (JP3M) Nusantara Hj.Hanik Maftuhah.