Pos Bantuan Hukum di Cilegon Diperluas, Kini Targetkan 43 Kelurahan

CILEGON – Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Banten bersama Pemerintah Kota Cilegon terus memperluas akses bantuan hukum bagi masyarakat. Langkah ini diwujudkan melalui sosialisasi pembentukan Pos Bantuan Hukum (Posbakum) yang melibatkan seluruh camat dan lurah di Kota Cilegon.

 

Kegiatan ini merupakan sosialisasi pembentukan Pos Bantuan Hukum (Posbakum) di Kota Cilegon. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kesadaran dan akses masyarakat terhadap layanan bantuan hukum, khususnya bagi mereka yang kurang mampu.

 

Sosialisasi ini dihadiri oleh epala Kanwil Kemenkumham Banten,Dr pagar Butar butar Kadiv peraturan perundang-undangan dan pembinaan Hukum,Marsinta St. Simanjuntak S.E., M.M., M.H., serta seluruh camat dan lurah se-Kota Cilegon. Turut hadir juga Asda 1, Stakeholder.19-05-2025

 

Sosialisasi ini dilaksanakan di Kota Cilegon, dengan partisipasi seluruh camat dan lurah di wilayah tersebut.

 

Pembentukan Posbakum ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat miskin yang memerlukan bantuan hukum, baik dalam kasus litigasi (di pengadilan) maupun non-litigasi (di luar pengadilan). Pembentukan pos ini merupakan tindak lanjut dari kesepakatan antara Walikota Cilegon dan Kepala Kanwil Kemenkumham Banten.

 

Selain itu, langkah ini didukung penuh oleh Gubernur Banten melalui surat dukungan untuk pembentukan Posbakum di seluruh kabupaten/kota se-Provinsi Banten.

 

Saat ini, sudah terbentuk sembilan Posbakum di Cilegon, dan pemerintah menargetkan 43 kelurahan dapat memiliki pos tersebut. Para lurah dan camat yang akan menjadi paralegal akan diberikan pelatihan khusus oleh Badan Pembinaan Hukum Nasional Kemenkumham.

 

Proses pembentukan Posbakum melibatkan tahapan administrasi yang harus dipenuhi oleh para camat dan lurah.

 

Setelah terbentuk, Posbakum ini akan bermitra dengan organisasi bantuan hukum yang bekerja sama dengan Kanwil Kemenkumham Banten. Para lurah dan camat yang sudah dilatih sebagai paralegal akan menjadi garda terdepan dalam memberikan bantuan hukum kepada masyarakat di wilayah mereka. (Ibnu/Tim)

KDRT Akibat Nikah Siri, Suami Tega Tinggalkan Anak Dan Istri

Cilegon, – Seorang Istri berinisial (M) warga Rokal Cilegon bersama Anaknya mengaku sudah setahun Lebih di tinggalkan oleh suaminya (MZ) warga Perumnas Cilegon. Menurut Pengakuan M dirinya bersama MZ sudah lama tinggal bersama dengan status menikah Siri.

“Sudah ada sekitar 1 (satu) tahun 2 (dua) bulan MZ meninggalkan kami setelah saya melahirkan anak,”kata M kepada tim Media, Senin (16 Juni 2025).

Diketahui bahwa sebelumnya Hubungan antara M dan MZ dengan status Nikah Siri dianggap tidak dalam kondisi baik, Pasalnya M mengakui bahwa MZ pernah melakukan tindakan kekerasan terhadap M dalam kondisi Hamil.

“Dulu pernah ribut dan saya sudah mau melaporkan kepada Polisi, tapi di halang oleh MZ dan Keluarganya dengan Musyawarah. Karena saya tidak mau di perpanjang dan ingin hubungan kami baik baik saja akhirnya saya menyetujui agar tidak melaporkan kejadian itu. Akan tetapi, Setelah saya melahirkan anak, MZ malah pergi tanpa kabar meninggalkan kami berdua,”ungkap M.

Masih kata M, “Selama kami ditinggalkan, orang tua MZ pernah memberikan uang untuk anak saya, Namun saya sedikit kaget karena ucapan orang tua MZ yang menyuruh untuk meninggalkan MZ dan mencari laki laki lain,”tuturnya.

Atas kejadian tersebut, M merasakan Trauma yang cukup mendalam, M pun  berharap agar MZ dapat bertanggung jawab dan menceraikan dirinya.

“Saya harap hubungan ini bisa selesai secara jelas, dan ada pertanggungjawaban dari MZ. Karena mau bagaimanapun, Anak ini adalah anak kandung MZ, dan pastinya sangat memerlukan perhatian Ayahnya,”tutup M.

Sampai ditayangkan berita ini, Keluarga MZ serta Pihak berwenang belum dikonfirmasi lebih lanjut.

(Heriadi)

Momentum Hari Raya Idhul Adha 1446 H, Pemotongan Hewan Kurban di Lingkungan Acing RT 03, RW 05 Kelurahan Panggung Rawi Berjalan Lancar

CILEGON, Mediarepublika.com – Perayaan Hari Raya Idul Adha adalah salah satu hari raya besar dalam agama Islam yang diperingati oleh umat Muslim di seluruh dunia. Hari raya ini jatuh pada tanggal 10 Dzulhijjah dalam kalender Hijriyah dan berlangsung selama beberapa hari Yang disertai Pemotongan hewan kurban.

Begitu juga dilingkungan acing RW 05 link Acing kelurahan panggung rawi kecamatan Jombang yang setiap tahun melakukan pemotongan hewan kurban.

ketua DKM Mushola Al Hidayah Al Khairiyah ustadz Suyud yg juga ketua RT 03 RW 05 dan di dampingi oleh Angga Tukadi Tokoh masyarakat RT 03 Link ACING kelurahan Panggung Rawi kecamatan Jombang kota Cilegon.

”Alhamdulilah kami di mushola al Khairiyah sebetulnya biasanya kita pas hari pelaksanaannya 10 dzulhijah, dengan pertimbangan waktu kalau jumat itu agak mepet ke jumatan jadi kita putuskan bersama musyawarah untuk pemotongan kurban dihari sabtu, toh ini masih dalam rangka atau momen lebaran hari tasrik,” ucapnya.

Hari ini alhamdulilah semakin banyak yang kurban nih yang kemarin kemarin hanya 1 sapi sama 1 kambing! sekarang alhamdulilah ada 2 kerbau dan ada 5 kambing alhamdulilah barakallah,” ujarnya.

Turut hadir juga Bustomi Wijaya ketua RT 02 membantu pelaksanaan acara Kurban di Mushola Al Hidayah Al Khairiyah.

Ketua pelaksana Toha di bantu oleh Suheli dan Endin mengatakan bahwa pelaksanaan penyembelihan hewan Qurban sampai pembagian nya berjalan dengan baik dan lancar.

”Alhamdulillah kurban hari ini lancar saya selaku ketua pelaksana mengucapkan terima kasih kepada masyarakat link acing yang terlibat dalam proses kurban ini,” ujarnya.

Idul Adha menjadi kesempatan bagi umat Muslim untuk mempererat silaturahmi dengan keluarga, teman, dan tetangga, Idul Adha juga menjadi kesempatan bagi umat Muslim untuk melakukan sedekah dan membantu orang-orang yang membutuhkan.

Sementara itu Ketua RW 05 Haryono mengatakan Alhamdulillah meskipun kami melaksanakan Kurban di 2 tempat yaitu Di Mushola At Taqwa yg kemarin sudah di laksanakan dan di Mushola Al Hidayah Al Khairiyah hari ini sedang dilaksanakan.

”Alhamdulillah semuanya berjalan dengan lancar dan aman,saya sangat senang ke dua Mushola masing masing bisa melaksanakan Kurban,dan tetap kondusif aman, lancar, semoga tahun depan acara kurban bisa meningkat lebih baik lagi,” Ucapnya.

Idul Adha juga menjadi momen refleksi diri bagi umat Muslim untuk meningkatkan kesadaran spiritual dan memperbaiki diri.

Dengan demikian, Idul Adha diharapkan dapat membawa perubahan positif dalam diri umat Muslim dan masyarakat, serta meningkatkan kualitas iman dan amal shaleh.

”Kami Masyarakat Link Acing RT 03 RW 05 Mengucapkan selamat hari raya Idhul Adha 1446 H, Minal aidzin wal Faidzin mohon maaf lahir dan batin,” pungkasnya. (Red)

Haryono Terpilih Sebagai Ketua Koperasi “MERAH PUTIH” Kelurahan Panggung Rawi , Langkah Awal Kemandirian Desa

Cilegon, Mediarepubilka.com – Berdasarkan Petunjuk Pelaksanaan Menteri Koperasi Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2025 tentang Pembentukan Koperasi Desa Merah Putih, Sehubungan dengan hal tersebut Pemerintah Kelurahan panggung rawi melaksanakan kegiatan Musyawarah Desa Khusus Pembentukan Koperasi Desa Merah Putih pada hari Rabu,21 Mei2025. Jam 08:30 s/d selesai, di Aula Kantor Kelurahan panggung rawi.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Dinas Koperasi Sarim,Lurah panggung rawi sulelah, Seklur Taufik Hidayat ,Kasi dan Staff kelurahan, Ketua RT dan RW ,Risma kelurahan Panggung Rawi, kader kelurahan Panggung Rawi.

Sulelah selaku Lurah panggung rawi menyampaikan Selamat kepada pak Haryono sebagai ketua koprasi merah putih kelurahan panggung rawi.

” Selamat kepada pak Haryono,Semoga koperasi kelurahan panggung rawi lebih eksis, maju dan jaya dalam meningkatkan ketahanan pangan sesuai instruksi presiden RI bapak prabowo, Masyarakat panggung rawi bisa lebih sejahtera,” Ucapnya.

Beliau berharap terkait Ketua Koperasi Desa Merah Putih di kelurahan panggung rawi yang dipilih adalah yang berkompeten dan siap melaksanakan tugas dengan sebaik mungkin dalam pengelolaan Koperasi nantinya dan diharapkan sudah memiliki pemikiran yang matang dan dapat bekerja secara produktif untuk kemajuan Koperasi Desa Merah Putih di kelurahan panggung rawi Dinas koperasi kota Cilegon Sarim memaparkan materi terkait Koperasi Desa Merah Putih.

Dalam rangka memperkuat ekonomi rakyat dari akar rumput, Presiden Republik Indonesia menegaskan komitmennya terhadap pemberdayaan desa melalui program Koperasi Desa Merah Putih dengan menargetkan terbentuk 70.000 – 80.000 Koperasi Desa di seluruh Indonesia.

Koperasi Merah Putih adalah koperasi yang dibentuk di tingkat desa atau kelurahan sesuai instruksi Presiden No. 9 Tahun 2025. Tujuannya mempercepat penguatan ekonomi desa melalui usaha kolektif berbasis kebutuhan lokal, seperti simpan pinjam, logistik, atau klinik desa.

 

Mengapa Harus Dibentuk?

Yang pertama Instruksi Presiden: Program ini merupakan tindak lanjut dari Inpres No. 9/2025 untuk pemerataan ekonomi desa. Dukungan Regulasi: Ada Surat Edaran Menteri Koperasi No. 1/2025 dan SK Menteri No. 9/2025 yang memastikan proses pembentukan jelas dan terarah. DanBidang Usaha Fleksibel: Koperasi bisa mengelola usaha mulai dari sembako, klinik, hingga logistik (sesuai KBLI 2025).

 

Berikut Susunan Pengurus Koperasi Merah Putih Kelurahan Panggung Rawi :

Ketua : Haryono

Wakil Ketua Bidang Usaha : H. Amin Soleh

Wakil Ketua Bidang Keanggotaan : Helmi

Sekretaris : Yuliana, ST

Bendahara : Hj. Subekti Lestari

 

 

Pengawas :

1. Lurah Panggung Rawi

2. Wanto

3. Juheri

Haryono menegaskan setelah terbentuk nya koperasi ini dalam waktu dekat akan segera melakukan rapat internal untuk membahas kerja koperasi merah putih,” Pungkasnya. (Red)

Riung Mungpulung Meriahkan Hari Jadi Kota Cilegon ke-26.

CILEGON,Mediarepublika.com– Memperingati hari jadi ke-26, Kota Cilegon menggelar Riung Mungpulung di Alun-alun Kota Cilegon, inggu 27 April 2025. Acara ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus refleksi capaian pembangunan Kota Cilegon.

Wali Kota Cilegon Robinsar dalam sambutannya mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh hadirin. “Semoga di usia ke-26 tahun ini, Kota Cilegon senantiasa menjadi tempat yang aman, nyaman, dan menjadi tempat bergantungnya harapan seluruh masyarakat,” ujarnya.

Robinsar juga menyampaikan penghargaan kepada para pemimpin terdahulu atas dedikasi dalam membangun Kota Cilegon. “Kami ucapkan terima kasih kepada para pemimpin sebelumnya kami ucapkan apresiasi atas dedikasi bapak ibu semua dalam rangka membangun kota Cilegon saya yakini bapak ibu semua punya niat baik dan kerja keras dedikasi Bapak Ibu Semoga apa yang Bapak Ibu telah lakukan untuk kemajuan kota Cilegon,” ujarnya.

Dalam kesempatan ini, Robinsar mengajak seluruh jajaran pemerintah dan masyarakat untuk bersama-sama menghadapi berbagai tantangan yang masih ada, seperti perbaikan jalan, penanganan banjir, pengelolaan sampah, dan penerangan jalan. “Permasalahan di Cilegon masih banyak, Masih banyak jalan yang rusak, masih banyak jalan utama yang gelap, masih banyak titik banjir, masih banyak sampah, maka dengan momentum riung mungpulung ini, saya mengajak kepada seluruh jajaran untuk bersama-sama memperbaiki semua permasalahan ini, tentunya dengan kerja sama yang baik apa yang menjadi harapan bisa kita wujudkan,” tegasnya.

“Kami siap menerima kritik dan saran membangun untuk kemajuan Kota Cilegon. Dengan kekompakan seluruh stakeholder, Insya Allah apa yang menjadi harapan masyarakat dapat terwujud,” tambah Robinsar.

Sementara itu, tokoh masyarakat Tb. Iman Ariyadi juga menyampaikan harapannya agar Cilegon terus berbenah. Ia menekankan pentingnya mengambil kelebihan dari kepemimpinan terdahulu dan mengevaluasi kekurangan.

“Mudah mudahan di usia ke 26 Cilegon terus berbenah, Cilegon terus mengevaluasi di Kepemimpinan sebelumnya baik Pa Aat, Saya dan Pa Edi, Pa Edi dan Bu Ati, Pa Helldy dan Pa Sanuji, tentu ada kelebihan, kelebihannya diambil, dipertahankan,  kekurangannya dievaluasi, itu menjadi sebuah kekuatan, jika seluruh kekuatan kepemimpinan itu diambil menjadi satu kekuatan Insya Allah Kota Cilegon bisa menjadi maju berkembang dengan sebaik-baiknya,” terangnya.

“Dengan kepemimpinan muda saat ini, kami berharap pembangunan bisa lebih enerjik dan akseleratif sesuai harapan rakyat,” sambungnya.

Iman juga menyoroti pentingnya pengembangan kawasan Warnasari untuk mendukung peningkatan pendapatan daerah. “Saya ingin menyampaikan masukan, kebutuhan pembangunan Kota Cilegon dari tahun ke tahun semakin meningkat, akan tetapi pendapatan retribusi pajak daerah dari situ situ saja, oleh karena itu saya mengusulkan kepada Wali Kota dan Wakil Wali Kota, Ketua DPRD dan anggota DPRD, saya berharap lahan Warnasari secepatnya dibangun dalam rangka memenuhi pembangunan Kota Cilegon agar bisa tercapai kesejahteraan masyarakat Kota Cilegon,” terangnya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua pelaksana kegiatan Syafrudin yang juga menjabat Plt Asda III Kota Cilegon menyampaikan bahwa di tengah keterbatasan anggaran, semangat untuk memperingati Hari Jadi Kota Cilegon tetap tinggi. “Di tengah efisiensi kita tetap berupaya untuk melaksanakan kegiatan ini, agar seremonial dari Peringatan Hari Jadi Kota Cilegon tetap terlaksana,” katanya.

“Bertambahnya usia Kota Cilegon diharapkan juga bertambah kesejahteraan masyarakatnya,” tambahnya.

Rangkaian kegiatan Hari Jadi Kota Cilegon ke-26 meliputi Istighosah, Riung Mungpulung, Sidang Paripurna Istimewa DPRD, Ziarah ke Makam Tb. Aat Syafaat, serta malam puncak perayaan yang akan dimeriahkan oleh penyanyi Wawes.

(Ibnu/Red).

Pelaku Penipuan Modus Koperasi Rugikan Nasabah Milyaran Rupiah

SERANG, – Merasa ditipu dan dirugikan, H. Sunohdi S.E ketua Direktur Koperasi (Baitul Maal wat Tamwil) BMT Muamaroh Anyer melaporkan Desty Angrum Anisyah diduga Pelaku Pemalsuan Tanda tangan serta penggelapan Uang Deposito Nasabah Koperasi kepada Polres Cilegon, Kamis (20/03/2025). Pasalnya, beberapa Nasabah yang menjadi korban penipuan oleh pelaku meminta pertanggung jawaban Koperasi BMT Muamaroh yang terletak di Jalan Raya Anyer no.5 Pasar Anyer.

 

Berdasarkan hasil dari Laporan Polisi Nomor : LP/B/60/III/2025/Res Cilegon/Polda Banten. H. Sunohdi melaporkan perkara tersebut dengan ketentuan tindak Pidana Pemalsuan Tanda Tangan, Pemalsuan Dokumen dan Penggelapan Uang sebagaimana dimaksud dalam pasal 374 KUHP Pidana dan atau pasal 263 KUHP Pidana.

 

“Pada tanggal 24 Febuari saat saya hendak ke kantor bersama karyawan lainnya, saya didatangi oleh beberapa orang masyarakat yang mengaku sebagai anggota Koperasi BMT Muamaroh yang melakukan Deposito dan hendak menarik hasil Deposito. Namun setelah saya cek pada sistem Komputer mereka tidak terdaftar pada Koperasi, dan pada saat itu mereka menunjukkan Warkat Deposito Berjangka yang diketahui bahwa Warkat tersebut bukan Koperasi yang mengeluarkan, dan tanda tangan Direktur BMT Muamaroh yang seharusnya ditandatangani oleh saya telah dipalsukan oleh saudari Desty sebagai manager Operasional. Saat saya konfirmasi kepada Desty, dirinya mengaku bahwa warkat tersebut dibuat olehnya berikut pemalsuan tanda tangan saya,”ujar H. Sunohdi.

 

Menurutnya, hingga saat ini Korban yang merasa dirugikan dan di tarik uangnya oleh pelaku sebanyak 25 orang. “Jadi, Permasalah ini bermula dari pelaku yang menjanjikan kepada nasabah bahwa tanggal 20 Maret 2025 ini akan mengembalikan semuanya, namun pelaku malah kabur. Atas kejadian ini saya merasa dirugikan karena semua korban meminta pertanggung jawaban kepada saya, dan saya tetap akan bertanggung jawab menyelesaikan masalah ini,” Ucap H. Sunohdi.

 

Sebelumnya, Desty yang sudah 18 tahun di didik oleh H. Sunohdi baru diketahui olehnya atas tindakan yang menyangkut kerugian atas nama baiknya. Kemudian, kesalahan ini bermula dari beberapa data verifikasi Nasabah yang memberikan Deposit kepada pelaku, bukan kepada pihak Koperasi BMT Muamaroh.

 

“Awalnya saya tidak mengetahui kalau ada Nasabah yang memasukkan uang tabungan dan lain sebagainya sebagai bentuk Deposit kepada Koperasi, setelah saya selidiki Nasabah ini memberikan tabungan dan Deposit melalui Pelaku baik berupa uang tunai ataupun Transfer ke Rekening Desty bukan ke Koperasi BMT, sehingga kejadian ini memicu kepada Koperasi. Masalah ini tentu akan menjadi tanggung jawab saya, dan saya sangat berharap kepada Polres Cilegon agar dapat memproses dan ditindaklanjuti perkara ini sesuai aturan hukum yang berlaku,” Harap H. Sunohdi.

 

Disisi lain, AM Korban penipuan Modus Koperasi menyampaikan bahwa kejadian ini sudah berlarut-larut hingga tiba saatnya para korban merasa tertipu oleh janji manis pelaku.

 

“Jadi, ayah saya yang sudah melakukan deposit ingin mengambil uang. Nah pada saat tiba waktunya pencairan, pelaku ini mengulur – ulur waktu dengan alasan tutup buku, uang belum ada dan lain sebagainya,” Kata AM kepada Awak Media.

 

Selain Deposito uang Tunai, beberapa nasabah juga menggunakan surat tanah sebagai transaksi Deposit pada koperasi tersebut. Atas kejadian ini Pihak Korban berharap pelaku dapat mengembalikan hak Deposit yang di perkirakan mencapai Puluhan Milyar Rupiah.

 

“Bukan Uang tunai saja, ada yang memakai surat tanah sebagai bentuk Deposit. Kami sangat berharap pelaku dapat mempertanggung jawabkan dan mengembalikan semua yang menjadi hak kami, dan kami tidak ingin pilih-pilih kalau ingin dicairkan yang tabungan semua harus dicairkan, bukan hanya tabungan saja. Dan ini bukan nilai yang sedikit, diperkirakan untuk semua nasabah itu mencapai 30 Milyar Rupiah lebih,” terangnya.

 

Dikesempatan yang berbeda, Sahril sebagai Mitra Koperasi BMT Muamaroh juga berupaya ikut mempertanggung jawabkan masalah tersebut dengan mensuplay atau memberikan Donatur kepada Koperasi.

 

“Atas kejadian ini, Kita akan berupaya melakukan suplay Dana kepada Koperasi agar bisa menyelesaikan masalah ini, dan harapan untuk kedepannya Masalah ini tidak terulang lagi,” Kata Sahril saat dikonfirmasi.

 

Sampai ditayangkan berita ini, Polres Cilegon belum dikonfirmasi.

(Ibnu/Tim GWI).

Kadinkes Cilegon Dan RS Kurnia Diduga Ada Main Mata, LBH KIS Layangkan Surat Somasi

Cilegon,- Menindaklanjuti pemberitaan yang beredar tentang Pelayanan Rumah Sakit Kurnia Kota Cilegon yang dinilai Bobrok, Kepala Dinas Kesehatan setempat Menolak memberikan keterangan perihal tersebut dan terkesan acuh. Menanggapi hal ini, Lembaga Bantuan Hukum Kesehatan Indonesia Sejahtera (LBH-KIS) melalui Habinsaran Lubis S.H Ketua Bidang Hukum Kesehatan Masyarakat bersama Tim Gabungnya Wartawan Indonesia (GWI) DPC Kota Cilegon akan melayangkan surat Somasi kepada Dinas Kesehatan, Kamis (13/03/25).

Penolakan yang dilakukan Kepala Dinas melalui Humas Dinas Kesehatan dengan alasan tidak ingin memberikan informasi mengenai keterangan Klarifikasi antara Pihak RS Kurnia dengan Dinas Kesehatan Kota Cilegon.

“Ibu lagi sibuk dan masih ada Tamu, pesan beliau tidak ingin memberikan keterangan kepada siapapun mengenai RS Kurnia,”katanya usai keluar dari ruangan Kepala Dinas Kesehatan.

Sebelumnya penolakan sudah berulang kali terjadi Dinkes Cilegon kepada awak media, untuk melaporkan terkait Buruknya Pelayanan RS Kurnia terhadap pasien masyarakat Cilegon. Bahkan beberapa korban pasien memberikan informasi ke awak media, bahwa Penolakan Pasien rata rata mengunakan kartu BPJS.

Dalam hal ini, Habinsaran Lubis S.H menyimpulkan bahwa adanya Pelayanan Kesehatan Masyarakat di RS Kurnia yang dinilai Bobrok itu tidak membuahkan hasil. Kemudian Habinsaran Lubis akan melayangkan surat Somasi kepada Dinas Kesehatan Kota Cilegon tentang penolakan dalam memberikan keterangan mengenai Pelayanan RS Kurnia.

“Sangat disayangkan, bahwasanya pada hari ini kita ingin silaturahmi dan bertemu langsung dengan Kepala Dinas akan tetapi kehadiran kami kesini tidak di tanggapi dengan baik. Dan untuk mempersingkat waktu, nanti akan kita layangkan surat Somasi,”ujarnya.

Mengutip pada laman berita sebelumnya, Dalam keterangan Andika salah salah satu orang tua Pasien bernama Nadia mengeluhkan pelayanan dari Rumah Sakit Kurnia Cilegon yang dinilainya sangat bobrok dan lambat serta pilih-pilih pasien. Keluhan tersebut berawal ketika Andika membawa anak nya yang sedang sakit mata ke Rumah Sakit Kurnia Cilegon, Kamis (20/02/2025).

“Ketika saya datang ke RS Kurnia Cilegon sekitar jam 14.00 wib dengan mendaftarkan anak saya sebagai pasien umum dengan berharap akan mendapatkan fasilitas baik dari RS Kurnia, tapi nyatanya saya harus menunggu berjam-jam untuk mengantri, itupun saya belum mendapatkan pelayanan dari RS tersebut,” ucapnya kesal.

Sampai ditayangkan Berita ini, Walikota Cilegon Belum dikonfirmasi.

(Ibnu/Tim GWI)

Tim Media GWI DPC Cilegon, Krocek RS Kurnia Diduga Lalainya Pelayanan

CILEGON,Mediarepublka.com- tim media DPC Cilegon, Gabungnya wartawan Indonesia (GWI). Bersilaturahmi ke RS Kurnia Cilegon, sekaligus menanyakan laporan dari masyarakat mengenai pelayanannya diduga kurang baik. Senin (24/02/2025).

 

Rizky Slaku Humas Rumah Sakit Kurnia Cilegon, menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan dan pelayanan yang kurang memuaskan kepada pasien dan masyarakat Cilegon. Ia menegaskan bahwa insiden ini menjadi pelajaran berharga untuk meningkatkan kualitas pelayanan ke depannya.

 

Rumah Sakit Kurnia Cilegon berkomitmen untuk menindaklanjuti masalah ini dengan melakukan evaluasi terhadap petugas yang bertugas pada saat kejadian tersebut. kami Upayakan perbaikan akan mencakup pelatihan kembali bagi staf,” baik di area pelayanan depan maupun dalam proses pemulangan pasien.

 

“Rizky menegaskan bahwa tindakan disiplin akan diberikan sesuai dengan prosedur yang berlaku, termasuk teguran dan pelatihan ulang. Jika diperlukan, sanksi administratif seperti SP 1, SP 2, atau SP 3 akan diterapkan sesuai dengan SOP rumah sakit.

 

dugaan pelayanan tersebut yang diduga kurang baik itu hanya miskomunikasi saja, karna kalau memang terbukti staf saya seperti itu maka saya ambil tindakan tegas. kalau memang pelayanannya tidak baik terhadap masyarakat sama saja itu merugikan pihak rumah sakit juga nama baik RS Kurnia ini. Ucap,’ humas Rezki.

 

Rumah Sakit Kurnia Cilegon berusaha untuk memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat Cilegon. kalau memang ada pelayanan petugas kami kurang maksimal atau kurang baik. kami memohon maaf atas kekurangan petugas kami dan kami berjanji akan memperbaiki dalam pelayanan RS Kurnia ini,’ Pungkasnya.

 

(Red).

Sistem Pelayanan RS Kurnia Cilegon Dinilai Sangat Bobrok, Walikota Harus Sidak!

Cilegon – Rumah sakit merupakan institusi pelayanan kesehatan bagi masyarakat, yang harus mampu meningkatkan pelayanan yang lebih bermutu dan terjangkau, Namun hal itu rupanya tidak di indahkan dan tidak laksanakan oleh Rumah Sakit Kurnia Cilegon (RSKC).

Dalam keterangan salah satu orang tua Andika pasien yang membawa anaknya bernama Nadia, mengeluhkan pelayanan dari Rumah Sakit Kurnia Cilegon yang dinilainya sangat bobrok dan lambat serta pilih-pilih pasien.

Keluhan tersebut berawal ketika Andika membawa anak nya yang sedang sakit mata ke Rumah Sakit Kurnia Cilegon, Kamis (20/02/2025).

“Beliau menceritakan ketika saya datang ke RS Kurnia Cilegon sekitar jam 14.00 wib dengan mendaftarkan anak saya sebagai pasien umum dengan berharap akan mendapatkan fasilitas baik dari RS Kurnia, tapi nyatanya saya harus menunggu berjam-jam untuk mengantri, itupun saya belum mendapatkan pelayanan dari RS tersebut,” ucapnya kesal.

Bertambah lagi rasa kekecewaan itu berlanjut ketika ada salah seorang pasien orang cina yang baru datang dan tidak lama kemudian langsung masuk ruangan untuk di periksa oleh dokter rumah sakit tersebut.

“Sementara saya yang dari tadi menunggu lama tidak di layani, tapi orang cina yang baru datang sudah langsung masuk untuk di periksa,” Bebernya.

Selanjutnya saya mempertanyakan fungsi perawat yang berdiri di depan ruangan yang dinilainya tidak berguna, seharusnya perawat yang berdiri di depan ruangan bisa menjelaskan kepada pasien yang datang untuk berobat.

“Ini tidak perawat yang berdiri di depan pintu bukan nya menjelaskan kepada pasien malah hanya diam saja, jadi apa fungsi perawat berdiri disitu,” tegasnya.

Merasa tidak diperlakukan pelayanan dengan baik saya mencoba melaporkan keluhan itu terhadap pihak Menejemen RS Kurnia, namun sangat disayangkan laporan nya kurang di gubris baik oleh pihak menejemen RS Kurnia Cilegon.

“Dan yang lebih mencengangkan lagi ketika saya baru sampai rumah pukul 17.00 wib, tiba-tiba ada telpon masuk dari personal asisten RSKC bernama Tia, agar saya segera membayar pelayanan yang di berikan oleh rumah sakit dengan alasan data saya sudah masuk input, jadi ini menurut saya sangat aneh dilayani saja tidak kok malah di suruh bayar,” Sambungnya.

“Saya selaku masyarakat kota Cilegon meminta kepada Walikota Cilegon H. Robinsar dan wakil Walikota Cilegon Fajar serta dinas kesehatan Kota Cilegon untuk melakukan sidak dan menegur RS Kurnia Cilegon atas pelayanan yang sangat buruk yang diberikan kepada pasiennya,” tutup Andika. (Red/Ibnu)

KPU Umumkan Penetapan Walikota Terpilih Periode 2025-2030 H. Robinsar Dan Fajar Segera Di Lantik

Cilegon,- Usai Pesta Demokrasi Pemilihan Walikota Cilegon 2024, H. Robinsar dan Fajar Hadi Prabowo secara resmi di tetapkan oleh Komisaris Pemilihan Umum (KPU) Kota Cilegon sebagai Walikota dan Wakil Walikota Cilegon terpilih untuk periode 2025-2030

Penetapan itu di umumkan dalam sebuah acara di mana Faturochman Ketua KPU Kota Cilegon menyampaikan berita acara dan SK resmi, Kamis 09 Januari 2025, di Hotel Royal Krakatau.

Dalam pernyataannya, Faturochman menyampaikan bahwa surat akan segera dikirimkan kepada DPRD Kota Cilegon melalui Sekretaris Dewan (Sekwan) untuk memproses pelantikan. Meskipun semua pasangan calon diundang, beberapa dari mereka tidak dapat hadir karena kesibukan lain.

“Ketidakhadiran pasangan calon yang terpilih tidak menjadi masalah, asalkan proses pelantikan berjalan sesuai dengan regulasi yang ada,” ungkap Ketua KPU.

Pada kesempatan itu, H. Robinsar mengungkapkan rasa syukur atas penetapannya sebagai Walikota Terlipih Pada periode mendatang. Ia berterima kasih kepada masyarakat Kota Cilegon yang telah memberikan kepercayaan. Menurutnya, fokus utama adalah mensejahterakan masyarakat dan meningkatkan kemajuan kota.

“Kita tidak membedakan nomor urut, tapi bekerja untuk kemajuan bersama. Semoga semangat ini terus berlanjut selama lima tahun ke depan,” kata H. Robinsar.

Ditambahkan Fajar Hadi Prabowo Wakil Walikota terpilih, bahwa program kerja untuk tahun 2025 akan disesuaikan dengan APBD Kota Cilegon. Mereka berkomitmen untuk merangkul semua pihak dalam pembangunan kota.

“Kita harus bekerja sama dengan semua stakeholder dan OPD terkait untuk membangun Kota Cilegon yang lebih baik,”pungkas Walikota Terpilih Periode 2025-2030.

Dengan penetapan ini, H. Robinsar dan Fajar Hadi Prabowo siap untuk memimpin Cilegon dan berharap dapat bekerja sama dengan semua elemen masyarakat untuk mencapai kemajuan yang lebih baik.

Ibnu/Red