Idul Adha 1446 H: Gubernur Lampung Ajak Masyarakat Aktualisasikan Nilai Keikhlasan dan Pengorbanan

Bandar Lampung — Gubernur Rahmat Mirzani Djausal bersama keluarga melaksanakan Salat Idul Adha 1446 H / Tahun 2025, di Lapangan Saburai, Enggal Bandar Lampung, Jumat (6/6/2025).

Wakil Gubernur Jihan Nurlela dan sejumlah Pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung juga tampak hadir melaksanakan salat id di Lapangan Saburai.

Bertindak sebagai Khatib, Yusuf Baihaqi dari UIN Radin Inten Lampung. Kemudian Imam, Arimbi Kusairi Guru Agama MAN I Bandar Lampung dan Bilal, Kodri dari Kanwil Kemenag Provinsi Lampung.

Gubernur Rahmat Mirzani Djausal dalam kesempatan tersebut menyampaikan ucapan selamat hari raya Idul Adha 1446 H kepada segenap jemaah Salat Idul Adha yang hadir serta seluruh warga masyarakat.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Lampung, Saya mengucapkan selamat Idul Adha 1446 Hijriah, Minal ‘Aidin wal-Faizin, mohon maaf lahir dan batin. Semoga nikmat keikhlasan dan pengorbanan Idul Adha senantiasa kita aktualisasikan dalam setiap aspek kehidupan,” ucap Gubernur.

Gubernur mengatakan bahwa Idul Adha merupakan momentum spiritual yang mengajak seluruh umat untuk merenung lebih dalam tentang hakikat pengorbanan, hakikat keikhlasan dan solidaritas.

Nilai-nilai ini sejatinya menjadi pondasi dalam kehidupan bermasyarakat, terlebih bagi seluruh masyarakat di Provinsi Lampung, provinsi yang kaya akan keberagaman, potensi alam dan kekuatan budaya lokal.

Gubernur juga menyebutkan, semangat berkurban merupakan simbol dari keikhlasan untuk berbagi yang bila diterapkan secara kolektif, akan memperkuat ikatan manusia dengan manusia dan juga mempercepat menuju Lampung Maju Indonesia Emas.

Pada hari raya idul adha tahun 2025, Pemerintah Provinsi Lampung untuk pertama kalinya mendapatkan 16 sapi kurban dari Presiden RI, Prabowo Subianto dan telah disalurkan di 15 kabupaten/kota dan provinsi.

Selain itu, Pemerintah Provinsi Lampung juga telah menghimpun dan menyalurkan hewan kurban sebanyak 65 ekor sapi yang telah didistribusikan kepada masyarakat yang berhak menerimanya.

Di kesempatan yang sama, Gubernur meminta seluruh umat untuk mendoakan jemaah haji yang sedang berada di tanah suci.

“Semoga saudara-saudara kita yang sedang melaksanakan ibadah haji selalu diberi kesehatan, diberi keselamatan, diberi perlindungan serta mempunyai kemampuan untuk menunaikan seluruh rangkaian ibadah haji dan mereka kembali ke tanah air dengan selamat dan menjadi haji yang mabrur dan mabrurah,” pungkas Gubernur.

Usai melaksanakan Salat Id, Gubernur Mirza didampingi Ketua TP PKK Provinsi Lampung Purnama Wulan Sari Mirza kemudian menggelar silaturahmi dan halalbihalal di Mahan Agung. (Dinas Kominfotik Provinsi Lampung).

H Zarkasyi, Mantan Terpidana Yang Masuk Data KPU di Pilkada Lhokseumawe

Lhokseumawe , – Fenomena bakal calon kepala daerah yang memiliki riwayat mantan narapidana dalam pemilihan kepada daerah (Pilkada), menuntut masyarakat harus selektif dalam memilih kepala daerah, Sabtu, 05 Oktober 2024.

Situasi ini juga diperburuk dengan minimnya pendidikan politik yang dilakukan partai politik (parpol) kepada masyarakat menjelang Pilkada 2024 mendatang,

Dari data tersebut kami menyisir beberapa variabel, salah satunya adalah riwayat hukum para kontestan. Berdasarkan data tersebut terdapat 64 calon pemimpin daerah yang merupakan mantan terpidana Salah satunya H Zarkasyi maju sebagai calon wakil walikota mendampingi H Fathani.

Indra selaku ketua milenial seunambong endatu mengatakan mau dibawa kemana Lhokseumawe apabila nantinya pemimpin kita mantan narapidana, masyarakat harus teliti dalam memilih karena ini persoalan Lhokseumawe bukan persoalan individu, sungguh sirna harapan dan keinginan masyarakat apabila Lhokseumawe jatuh pada tangan pemimpin yang pernah tersandung kasus dimasa lalu,” Tegas Indra

Namun berdasarkan UU No 10 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua atas Perppu No 1 Tahun 2014 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Wali Kota, ada keterangan tambahan mengenai persyaratan maju calon kepala daerah bagi mantan narapidana.

Syaratnya adalah sudah mengumumkan kepada masyarakat luas bahwa yang bersangkutan pernah menjadi terpidana berdasarkan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum.

Indra juga menambahkan sampai detik ini belum ada pengumuman secara resmi terhadap salah satu calon wakil walikota Lhokseumawe yaitu H Zarkasyi bahwa beliau mantan narapidana,” Tutup Indra. (*/Red)