Miris.. Dengan Kondisi cacat Fisik, Camat Kotaagung Barat Akui lalai Pejabat pekon Tanjung Agung

Mediarepublika.com Tanggamus– Soal kondisi Supriatin alias Jumairah (20), warga Pekon Tanjung Agung, Kecamatan Kota Agung Barat, Kabupaten Tanggamus, yang didapati tinggal di gubuk milik warga setempat dengan kondisi yang cukup memprihatinkan, membuat banyak pihak bereaksi.

Dengan kondisinya yang cacat secara fisik, keadaan Supriatin semakin pelik manakala harus mengandung serta melahirkan dua orang anak dari laki-laki tidak bertanggungjawab yang sampai saat ini tidak diketahui keberadaannya.

Hidup dari keluarga yang kurang mampu, kehidupan Supriatin dapat dikata minim perhatian dari pemerintah. Hal tersebut dikuatkan dengan pengakuan Camat Kota Agung Barat, Erlan Dani Saputra

“Memang betul mas mengenai keadaan Supriatin, kami pihak pemerintah kecamatan kurang perhatian atas kejadian ini, ini adalah kesalahan kami,” kata Erlan, Senin (22/6/2020).

Erlan mengaku tidak mengetahui mengenai kehamilan Suprihatin hingga sampai dua kali melahirkan tanpa menikah.

“Saya tidak tau kalo Suprihatin itu sampai melahirkan anak dua kali diluar nikah mas,karena dari pemerintah Pekon tidak melapor ke kami. Tapi kami akan berupaya agar Suprihatin mendapatkan perhatian pemerintah. Langkah selanjutnya yang akan ditempuh soal Suprihatin yang telah melahirkan dua kali itu saya belum tau mas, akami akan komunikasikan ini ke tingkat pemerintah,” jelas Erlan

Sementara itu, Penjabat Kepala Pekon Tanjung Agung, Herwan Syah mengatakan, semua pengajuan disabilitas sudah diajukan ke kabupaten melalui kecamatan. Terkait dengan Suprihatin hamil hingga melahirkan dua kali di luar nikah, menurut keterangan Herwan Syah, itu disebabkan karna Jumiharti sering keluar rumah tanpa pamit serta susah diatur.

“Saya sudah ajukan mas untuk disabilitas, tapi belum ada juga tindaklanjutnya. Untuk masalah kehamilan hingga dua kali, itu nggak ada laporan mas,” terangnya.

“Untuk kedepan kami akan lebih tegas memantau Suprihatin agar tidak keluar-keluar, karna kalo dia tetap di Tanjung Agung, dia akan lebih aman,” tutup Herwan Syah. (Red)

Lomba Inovasi Digelar agar Daerah Menyiapkan Tatanan Normal Baru

Mediarepublika.com

*Jakarta*- Berbagai ahli kesehatan baik nasional maupun internasional berpendapat, bahwa pandemi Covid-19 berakhir dalam kurun waktu yang tak sebentar. Karenanya, dunia tengah mempersiapkan diri untuk beradaptasi dengan Covid-19. Berbagai negara melakukan inovasi untuk beradaptasi dengan tatanan kehidupan baru atau new normal life. Sebab, tidak mungkin untuk terus menerus melakukan pembatasan secara ketat apalagi lockdown, yang juga memberikan dampak negatif bagi kesehatan, ekonomi, psikologi sosial dan lain-lain. Hal itu diungkapkan Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, saat memberikan sambutan pada gelaran penganugerahan pemenang lomba inovasi daerah, dalam penyiapan tatanan normal baru produktif dan aman Covid-19, di Gedung Sasana Bhakti Praja, Kantor Kemendagri, Senin (22/6/2020).

Sebagai sesuatu yang baru, kata Mendagri, tatanan ini memerlukan tahap pengenalan atau pra kondisi agar seluruh masyarakat siap dan mampu beradaptasi. “Pra kondisi ini dilakukan dengan membuat protokol kesehatan di berbagai sektor kehidupan dan melakukan simulasi-simulasi,” ujarnya.

Oleh karena itu, Kemendagri bersama dengan Kementerian Keuangan, Kementerian Kesehatan, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Kementerian Pariwisata dan Ekomomi Kreatif, Kementerian Perdagangan, BNPB, BNPP, serta Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, berinisiatif mengadakan lomba antardaerah untuk membuat protokol kesehatan Covid-19 dan simulasinya di 7 sektor kehidupan. Sektor tersebut meliputi pasar tradisional, pasar modern, hotel, restoran, tempat wisata, transpotasi publik, dan pelayanan terpadu satu pintu (PTSP). “Agar adil maka lomba diadakan dengan membagi empat klaster Pemda, yaitu antarprovinsi, antarkota, antarkabupaten, dan antarkabupaten perbatasan atau tertinggal,” ujar Mendagri.

Semua Pemda, lanjut Mendagri, bebas mengikuti lomba dengan membuat video dengan durasi maksimal 1,5 menit yang menggambarkan protokol kesehatan dan simulasi di sektor yang dipertandingkan. Pemda bebas memilih untuk mengikuti sektor mana saja. Bahkan, mereka dapat mengirim video di semua sektor yang dilombakan. “Untuk membuat video tersebut tentunya Pemda harus menyusun protokol kesehatan dengan melibatkan ahli kesehatan dan bekerja sama dengan stakeholder yang digarapnya seperti operator pasar tradisional, hotel, restoran, dan sebagainya,” kata Mendagri.

Mendagri menyebutkan, video para pemenang akan disosialisasikan ke publik melalui media massa termasuk media sosial, sebagai model bagi Pemda lain, serta memberikan kesadaran masyarakat untuk berinovasi dan beradaptasi dengan tatanan baru yang produktif dan aman dari bahaya Covid-19.

Selain mendapat piagam penghargaan, setiap pemenang diberikan Dana Insentif Daerah (DID) dengan nominal beragam. Untuk pemenang pertama di setiap kategori dan setiap klaster, daerah diberikan DID sebesar Rp 3 miliar, pemenang kedua Rp 2 miliar, dan pemenang ketiga Rp 1 miliar. Sehingga total pemenang berjumlah 84, terdiri atas Pemenang I, Pemenang II dan Pemenang III pada 7 sektor dan 4 klaster Pemda dengan total hadiah DID Rp 168 miliar.(Red)

KNPI Bicara Peran Pemuda Dalam Bhinneka Tunggal Ika

Mediarepublika.com –  Menanggapi problematika rasisme yang kian ramai diperbincangkan baik di media sosial maupun media massa, Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Bandar Lampung angkat suara untuk berupaya menengahi persoalan tersebut. Melalui kegiatan diskusi daring atau webinar yang diselenggarakannya, KNPI Bandar Lampung mencoba mengingatkan kembali mengenai peran pemuda dalam menjaga persatuan dan kebhinekaan yang telah muncul sejak Sumpah Pemuda tahun 1928.

“KNPI ingin menegaskan bahwa secara historikal peran pemuda dalam persatuan Indonesia sangat besar melalui Sumpah Pemuda… sehingga tugas pemuda saat ini bukan lagi membicarakan perbedaan tetapi membahas tujuan yang sama dalam meningkatkan produktifitas pemuda terhadap Bhinneka Tunggal Ika dan pengembangan ekonomi di Indonesia” tegas Een Riansah, Sekretaris DPD KNPI Kota Bandar Lampung yang menjadi pemantik dalam diskusi daring tersebut. (19/06)

Tidak main-main, KNPI juga mengundang Rektor Universitas Lampung, Prof. Dr. Karomani, M.Si untuk hadir sebagai narasumber memberikan pandangannya terkait peran pemuda dalam merajut Bhinneka Tunggal Ika. Rektor Unila yang juga akrab disapa Aom Karomani menjelaskan bahwa terdapat beberapa penyebab rasisme seperti pemusatan sumber daya yang tidak proporsional, kapitalisme global, kapitalisme ruang konsumsi, globalisasi, relasi antar kuasa dan kelompok berbasis identitas, keterbelakangan masyarakat, era post-truth, hoaks, dan ujaran kebencian.

“Harus kita sadari bahwa ada pihak-pihak tertentu… baik di dalam dan pasti di luar yang tidak ingin Indonesia aman, damai, sejahtera. Mereka justru ingin Indonesia ini terjadi (konflik, red) seperti di belahan bumi lain yang jika itu terjadi maka penguasaan sumber daya alam kita akan beralih ke pihak mereka” jelas Aom Karomani.

Untuk itu, lanjutnya, diperlukan peran pemuda dalam merajut Bhinneka Tunggal Ika antara lain membangun gerakan budaya dari segala arah melibatkan semua pemuda untuk mengubah tatanan menjadi inklusif, mendorong solidaritas lintas batas, mendorong generasi muda lintas batas melalui kreativitas berorientasi masa depan dan menyindir rasisme.

“Perlu adanya netralitas Negara dan hukum untuk melindungi setiap warga dan kekerasan berbasis identitas atau latar belakang, dan perlu memfasilitasi tokoh pemuda seperti KNPI untuk terus membangun solidaritas antar kelompok ras, etnis, aliran agama, dan seterusnya” ungkapnya.

Rektor Unila tesebut juga tidak lupa berpesan kepada seluruh mahasiswa Papua agar jangan sampai menganggap Lampung sebagai tanah orang, tetapi sebagai tanah tumpah darah yang telah diperjuangkan bersama. “Oleh karena itu, kita perlu bersyukur dalam perbedaan yang sangat banyak namun tetap bersatu dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika” pesannya.

Hal ini juga dipertegas dengan penjelasan dan penyampaian oleh Tokoh Masyarakat dan Mahasiswa Papua di Provinsi Lampung, Pdt. Tonny RM Bettay, yang menjelaskan bahwa Presiden Joko Widodo sangat memperhatikan Papua. “Kami sangat berterima kasih karena (Presiden Jokowi) sangat giat dalam membangun di Papua, tapi masih saja ada pihak yang ingin Papua merdeka karena kelompok-kelompok politik yang berada di luar negeri” ungkap Tonny.

Tokoh Papua yang akrab disapa Otto itu juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada pemerintah khususnya Rektor Unila dan menitipkan mahasiswa Papua agar dapat berkuliah dengan nyaman di Unila. Hal tersebut langsung ditanggapi oleh Rektor Unila, “tidak perlu dititipkan, karena adik-adik Papua adalah bagian dari nafas kita, bagian dari badan-tubuh kita sebagai bangsa, sehingga tidak dititipkan pun akan tetap dijaga” jawabnya.

SMA Negeri 3 Bandar Lampung Terfavorit Di Lampung

Mediarepublika.com- Tahun ajaran baru 2020/2021 ini seluruh Sekolah Menengah Atas (SMA) di Bandar Lampung membuka pendaftaran secara serentak, mulai dari tanggal 15 Juni 2020 untuk pendaftaran siswa baru.

SMA Negeri 3 Bandar Lampung, merupakan salah satu sekolah yang banyak di favoritkan oleh para siswa untuk meneruskan pendidikan mereka yang berasal dari Sekolah Menengah Pertama. Hal ini dapat terlihat dari ramai nya pendaftaran di SMA 3 Bandar Lampung. Salah seorang calon siswa yang akan mendaftar yang bernama M. Fatir mengungkapkan “saya sangat ingin masuk di SMA negeri 3 ini karena dekat dari rumah saya, dan Alhamdulillah nilai saya juga lumayan besar serta merupakan sekolah favorit di Bandar Lampung”. Ungkap Fatir kepada awak media pada Selasa (12/6) didepan halaman SMA Negeri 3 Bandar Lampung.

SMA Negeri 3 Bandar Lampung selain sangat mudah di jangkau, dan memiliki fasilitas yang cukup lengkap serta mendapatkan nilai tertinggi untuk sekolah negeri di Bandar Lampung “SMA Negeri 3 Bandar Lampung ini kan mendapatkan nilai tertinggi untuk ujian nasional tingkat SMA pada 2020 ini di Bandar Lampung dan juga dekat dari rumah saya, serta bisa dijangkau dengan jalan kaki dari rumah, jadi insyaallah saya bisa di terima sekolah di sini”. Ujar Fatir kembali

Di tempat yang sama, salah seorang siswa kelas 11 bernama Iqbal juga mengungkapkan tentang fasilitas dan segala kelebihan SMPN 1 Bandar Lampung. “Alhamdulillah SMA negeri 3 ini punya fasilitas yang sangat lengkap, dan juga sekolah ini menjadi favorit banyak calon siswa karena selalu mencetak siswa yang berprestasi, dan hampir setiap tahun selalu mendapat nilai ujian nasional yang selalu tinggi”. Ujar Iqbal

#Redaksi

Rapat Paripurna DPRD Provinsi Lampung Penyusunan Program dan LKPJ

Mediarepublika.com – BANDARLAMPUNG —-Rapat paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Lampung tentang Pembicaraan Tingkat II Laporan Panitia Khusus LKPJ Kepala Daerah Provinsi Lampung Tahun 2019, di Ruang Sidang DPRD Provinsi Lampung, Bandarlampung, Rabu (03/06).

DPRD Provinsi Lampung dan  GubernurL  Arinal menindaklanjuti rekomendasi tersebut sebagai pertimbangan penyusunan program Eksekutif dan Legislatif.

“Kami yakin, bahwa penyampaian LKPJ Kepala Daerah dan pemberian Rekomendasi oleh DPRD pada hari ini, selain akan meningkatkan kinerja, fungsi dan tugas eksekutif dan legislatif itu sendiri, juga merupakan perwujudan penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Provinsi Lampung di segala bidang,” jelas Gubernur Arinal.

Gubernur juga menuturkan bahwa rekomendasi DPRD merupakan catatan-catatan strategis yang berisikan saran, masukan dan/atau koreksi terhadap penyelenggaraan urusan desentralisasi/konkuren, tugas pembantuan dan tugas umum pemerintahan.

“Rekomendasi ini juga sebagai bahan pertimbangan dalam menyusun program/kegiatan antara eksekutif dan legislatif ke depan, sehingga sasarannya benar-benar dapat terarah dan terukur kemajuannya sesuai dengan visi dan misi Provinsi Lampung,” ujar Gubernur.

Gubernur berharap rekomendasi ini dapat diimplementasikan dalam berbagai program termasuk program prioritas yang dilakukan oleh seluruh OPD di berbagai urusan penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Provinsi Lampung di tahun- tahun yang akan datang.

Gubernur juga menyinggung bahwa LKPJ Kepala Daerah tahun 2019 merupakan setengah perjalanan Tahun Anggaran Gubernur dan Wakil Gubernur (Periode 2014-2019) dan sejak tanggal 12 Juni 2019 kami mengemban amanah sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung periode 2019-2024.

“LKPJ Kepala Daerah Tahun 2019 berisikan 6 urusan wajib yang berkaitan dengan pelayanan dasar, 18 urusan non pelayanan dasar dan 8 urusan pilihan, penyelenggaraan tugas pembantuan dan tugas umum pemerintahan yang telah dioperasionalkan ke dalam berbagai program/kegiatan oleh OPD se-Provinsi Lampung di Tahun Anggaran 2019,” jelasnya.

Gubernur menjelaskan penyampaian LKPJ Tahun Anggaran 2019 disusun berdasarkan Pasal 69 ayat (1) Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah yang isinya menyebutkan bahwa, Kepala Daerah wajib melaporkan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Kepala Daerah, Laporan Penyelenggaran Pemerintahan Daerah dan Ringkasan Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah.

Sistematika, ruang lingkup dan muatan dalam penyusunan LKPJ berpedoman pada PP Nomor 13 Tahun 2019 Tentang Laporan dan Evaluasi Penyelenggaran Pemerintahan Daerah, Permendagri Nomor 18 tahun 2020 tentang Peraturan Pelaksanaan PP Nomor 13 Tahun 2019 tentang Laporan dan Evaluasi Penyelenggaraan Pemda dan Surat Menteri Dalam Negeri nomor 700/479/OTDA perihal Format Laporan Keterangan Pertanggungjawaban.

“Pada kesempatan pembahasan antara Pansus LKPJ dengan OPD yang telah dilaksanakan, sangat kami hargai oleh karena itu hal tersebut akan segera kami koordinasikan lebih lanjut ke lembaga pemerintah terkait dan perlu adanya pemikiran kita bersama, sehingga penyusunan LKPJ di tahun yang akan datang secara subtantif telah sesuai dengan ketentuan yang ada, komprehenship dan akuntabel,” ujar Gubernur Arinal. (Adv)

Mengenal Lebih Dekat Nisfu Apriana

Mediarepublika.com – Senyum, itu yang terlihat dari wajah pria kelahiran panjang 11 desember 1996 ini, saat wartawan lampung live bertemu Nisfu Apriana di salah satu rumah makan di bandar lampung belum lama ini. Nisfu Apriana yang merupakan anggota DPRD Kota Bandar Lampung periode 2019-2024.

Pria berkaca mata yang berlatar belakang keluarga sederhana tersebut membagikan kisahnya sampai bisa menduduki kursi Parlemen.
“Kita bisa berhasil menjadi anggota DPRD, yang penting niat, karena niat itu yang paling utama, Kalau niat kita baik Insyaallah berjalan dengan baik tapi kalau niat buruk tidak akan mungkin bisa ke sini,” Ungkap Rian sapaan akrabnya

Kemudian kunci sukses berikutnya adalah kerja keras dan meningkatkan ibadah. “Ya ibadah harus ditingkatkan dan dekat dengan Allah SWT supaya diberikan kemudahan, apalagi dalam suasana ramadhan ini, semoga kita tetap bisa beribadah dengan khusuk di rumah, di tengah wabah covid 19 ini, serta wabah corona ini bisa cepat berlalu. ” Harapnya

Di tengah pandemi covid 19 ini, nisfu apriana juga sangat peduli dengan nasib masyarakat bandar lampung yang terdampak,
“Kita belum lama ini juga membagikan masker khususnya ke pada masyarakat pesisir panjang yang ekonomi nya terdampak karena covid 19, dan insyaallah kita juga akan berbuat yang lebih baik lagi untuk masyarakat. ” Ujar Rian kembali

Yang membuat Rian terpanggil terjun di politik, ia mengaku bahwa karena di lingkupnya rata-rata nelayan, buruh dan kesehatan.
“Karena saya lihat di daerah saya itu nelayan. Jadi nelayan itu memang kurang perhatian misal banyak keinginan nelayan belum terpenuhi dan banyak masalah nelayan juga seperti bahan bakar, alat penangkap ikan dan lainnya, ” Ujarnya

Oleh karenanya, ia memang bertekad dan berniat mau membuat perubahan.
“Mudah-mudahan dengan saya yang baru jadi ini bisa membuat berubah Panjang dan selama berkampanye tidak pernah memberikan janji ke masyarakat, tapi intinya ingin buat perubahan yang lebih baik,” Ujar pria murah senyum ini kembali.

Untuk menampung aspirasi masyarakat, ia memanfaatkan dua hal yaitu informasi lewat media sosial (medsos) dan juga langsung turun ke masyarakat.
“Jadi bila ada yang butuh saya misalnya di kampung ini ada kerusakan ini silahkan mau DM saya ke Instagram @apriananispu, datang langsung ke rumah atau menghubungi lewat WA,” katanya.

Karena ia mengaku lebih suka bersinggungan langsung ke masyarakat daripada menyuruh orang lain sehingga masyarakat juga tahu kalau dewan itu tugasnya juga lebih banyak.
“Jadi memang sekalian ingin menghilangkan image buruk dewan di masyarakat. Tentunya melayani masyarakat siap 24 jam. Makanya kalau misal di rumah tidak bisa ketemu saya bisa ketemu kerabat atau keluarga saya,” tutup Rian sambil berpamitan dan akan melaksana tugas nya sebagai anggota legislatif di kota Bandar Lampung

Luar biasa, PDK Mart Diresmikan Oleh Kapolda Sumatera Selatan

Mediarepublika.com –  SumateraSelatan – Dalam rangka membantu Pemerintah menggerakkan ekonomi masyarakat dan sekaligus membantu mensejahterakan anggota kita, polda Sumsel bekerja sama dengan BRI dan Indogrosir telah mewujudkan PEDEKA mart ( singkatan dari PDK= Polisi Dulur Kito,Rabu (20/05),bertempat di jalan Lakitan kecamatan Ilir Timur I Palembang.

PDK Ini merupkan maskot kita di Sumsel, yang intinya agar polisi menjadi saudaranya rakyat, lebih dekat dengan rakyat.

PDK mart yang di kota Palembang, merupakan percontohan untuk kita kembangkan di seluruh Polres – Polres . Barang – barang yang dijual merupakan barang – kebutuhan pokok yg bisa dibeli oleh anggota Polri maupun masyarakat dikelola secara profesional dan melayani di tempat dan on line. Harga yang ditawarkan relatif lebih murah, karena kita beli di pusat-pusat grosir.

Keuntungan yang didapat akan digunakan sepenuhnya untuk kesejahteraan anggota kita.

“Mohon doanya ndan , semoga ini bisa terus berkembang.Terimakasih, ndan” Ujarnya.

OJK Lampung Akan Memberikan Sangsi Kepada Leasing Yang Nakal

Mediarepublika.com – BANDARLAMPUNG – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Lampung memastikan telah banyak memberikan sanksi terhadap leasing nakal, saat pendemi COVID-19.Hal itu dijelaskan oleh Ketua OJK Lampung Indra Krisna, kepada wartawan, dalam kegiatan Virtual Gathering Media OJK Lampung, mendukung kebijakan pemerintah pada pandemi COVID-19, Selasa (19/05).

“ Untuk mengansitipasi melemahnya pertumbuhan ekonomi terhadap kebijakan pemerintah terkait PSBB dan social distanting, selama pandemi COVID-19, dengan berbagai kebijakan. Terkait lesing yang tidak patuh atas kebijakan OJK, sudah banyak yang disangsi, kewenangan ada di Jakarta,” Ujar Indra Krisna saat melakukan telekonferensi bersama awak media.

Indra Krisna menyatakan terkait kebijakan Otoritas Jasa Keuangan mengeluarkan lima Peraturan OJK (POJK) tahun 2020, sebagai tindak lanjut kewenangan OJK dalam pelaksanaan Perppu No 1/2020 tentang Kebijakan Keuangan Negara dan Stabilitas Sistem Keuangan untuk Penanganan Pandemi Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) dalam rangka menghadapi ancaman yang membahayakan perekonomian Nasional dan stabilitas sistem keuangan.

Krisna menjabarkan POJK 2020 ini, untuk mendukung upaya menjaga stabilitas sistem keuangan dan mendorong tetap bergeraknya roda perekonomian nasional. Otoritas Jasa Keuangan pada tanggal 21 April 2020 telah menetapkan lima POJK yaitu:

Pertama, POJK Nomor 14/POJK.05/2020 Tentang Kebijakan Countercyclical Dampak Penyebaran Coronavirus Disease 2019 Bagi Lembaga Jasa Keuangan Nonbank, POJK ini merupakan ketentuan lanjutan bagi Industri Keuangan Non Bank (IKNB) dalam melakukan kebijakan relaksasi yang sebelumnya telah disampaikan melalui surat Kepala Eksekutif Pengawasan IKNB kepada pelaku usaha IKNB.

Kedua, POJK Nomor 15/POJK.04/2020 Tentang Rencana Dan Penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham Perusahaan Terbuka POJK ini merupakan perubahan dari Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 32/POJK.04/2014 tentang Rencana dan Penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Perusahaan Terbuka.

Ketiga, POJK Nomor 16/POJK.04/2020 Tentang Pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham Perusahaan Terbuka Secara Elektronik, POJK ini mengatur proses pengambilan keputusan bisnis korporasi yang cepat dan tepat dalam penyelenggaraan RUPS Perusahaan Terbuka melalui media telekonferensi, video konferensi, atau sarana media elektronik lainnya.

Keempat, POJK Nomor 17/POJK.04/2020 Tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha POJK ini dikeluarkan untuk mendukung amanat dalam Pasal 23 ayat (1) huruf b Perppu No. 1 Tahun 2020 dan merupakan perubahan Peraturan Bapepam dan LK Nomor IX.E.2 tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha Utama.

Dan kelima, POJK Nomor 18/POJK.03/2020 Tentang Perintah Tertulis Untuk Penanganan Permasalahan Bank POJK ini mengamanatkan OJK untuk mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk menjaga stabilitas sistem keuangan khususnya di sektor perbankan di tengah ancaman pelemahan ekonomi sebagai dampak penyebaran pandemik virus COVID-19.

UBL, GEMA TAAT dan JALAR Gelar Seminar Online Pentingnya Peran Milenial Hadapi Penyebaran Covid-19

Mediarepublika.com – Bandar Lampung—Pada dasarnya kaum milenial digagas untuk bisa berkontribusi dalam memutus rantai penyebaran COVID-19. Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah dengan menjalani perilaku hidup sehat dan mengedukasi masyarakat serta menyuguhkan hal-hal positif secara kreatif dan inovatif sebagai upaya memutus rantai penyebaran COVID-19. Hal ini terungkap dalam seminar online terkait peran kaum milenial dalam menghadapi COVID-19 dengan mengusung tema “Peran Kunci Milenial dalam Berperilaku Sehat Hadapi COVID-19”, Selasa (19/05) melalui media ZOOM. Seminar ini merupakan kerja sama antara Universitas Bandar Lampung (UBL), Gerakan Bersama Kita Kuat (GEMA TAAT), dan Jaringan Alumni Luar Negeri (JALAR).

Dr. Riris Andono Achmad selaku tim ahli Universitas Gadjah Mada (UGM), bersama Elvira F. Tanjung, Ph.D seorang peneliti di Kyungpook National University, Daegu – Korea Selatan, dan Achmad Aditya selaku perwakilan JALAR, hadir sebagai narasumber pada seminar kali ini. “Kaum milenial memegang peranan penting dalam mencegah penyebaran Covid-19, apabila anak muda terinfeksi virus ini sudah dipastikan orang-orang tua pun ikut terinfeksi. Hal ini dikarenakan masih banyaknya anak muda di Indonesia yang menetap atau tinggal bersama orang tuanya, apalagi dengan sifat sosial dari masyarakat Indonesia. Maka dari itu, saya menekankan sekali pentingnya melakukan social distancing dan physical distancing, serta protokol kesehatan lainnya yang telah dianjurkan oleh pemerintah di kalangan milenial,” ujar Riris

Dirinya juga mengatakan, bahwa dari grafik yang ada menunjukkan tingkatan munculnya gejala infeksi Covid-19 pada masing-masing usia. Pada grafik analisis yang tampilkan menunjukan kategori usia yang paling bergejala adalah kelompok umur tua, sedangkan anak-anak hampir tidak bergejala, lalu pada usia milenial relatif kecil gejala yang ditunjukan. Hal ini menggambarkan bahwa anak muda bisa terinfeksi tetapi sebagian besar dari mereka tanpa gejala, sehingga mereka masuk kelompok dengan resiko tinggi dalam penularan Covid-19.

Menanggapi hal ini, Achmad Aditya menyebutkan bahwa kaum milenial itu terkait dengan anak-anak muda yang memiliki semangat progresif. “Apa sebenarnya peran milenial dalam masa Covid-19 ini? Langkah yang dapat mereka lakukan yang pertama adalah edukasi, anak muda merupakan pengguna sosial media terbanyak, dari sini harapannya mereka dapat mengupdate berbagai informasi teraktual dan terpercaya sehingga mampu menyalurkannya informasi yang benar kepada masyarakat. Kedua adalah kontribusi, dalam hal ini anak-anak muda dapat terlibat dalam kegiatan sosial seperti berbagi peralatan medis, atau kebutuhan pokok. Lalu ketiga, mereka dapat secara aktif dalam bentuk aksi maupun mencari solusi bagi masyarakat yang terdampak. Bahkan ada beberapa kaum milenial yang menyalurkan masyarakat yang kehilangan pekerjaan ke perusahaan-perusahaan,” papar Achamad.

Para milenial memiliki peran besar dalam mencegah dan melakukan kesiapsiagaan terhadap Covid-19. Setiap orang bisa menjadi penyebar virus dengan kode SAR-CoV2 ini. Kesadaran terhadap penyebar potensial perlu mendapatkan perhatian bersama. Hal senada diungkapkan oleh Elvira F. Tanjung yang juga menyebutkan bahwa data di Korea Selatan per 18 Mei 2020 menunjukan jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 adalah rentang usia 20-29 tahun dan sebagian besar adalah kaum perempuan. “Oleh karena itu dalam mengambil perannya, kaum milenial harus benar-benar paham terlebih dahulu mulai konsep dari penularan virus ini, konsep social distancing, dan protokol lainnya,” pungkas Elvira.

Kapolda Lampung Berikan Penghargaan Kepada Personel Polda Lampung dan Jajaran yang Berprestasi

Mediarepublika.com –  Kapolda Lampung Irjen Pol Drs. Purwadi Arianto M.Si., Berikan Langsung penghargaan kepada Personil Polda Lampung yang berprestasi dalam perkembangan Update data New Sipp tahun 2020 serta anggota Polri yang berprestasi di bidang Pembinaan dan Operasional, Senin (18/05).

Penghargaan Kapolda Lampung diberikan Kepada personel atas Prestasi, dedikasi, Loyalitas, dan tanggung jawab dalam melaksanakan tugas sebagai anggota Polri. Penerima penghargaan berjumlah 173 (seratus tujuh puluh tiga) orang anta lain:
1. Akbp Henry Julius Pardomuan Siaahan,S. IK NRP 76070942 jabatan Wadansat Brimob Polda Lampung. Atas dedikasi dan loyalitas dalam melaksanakan tugas baik operasional maupun pembinaan.
2. Kompol Syukur Kersana, S. Sos., M.M NRP 68100070 jabatan Pamen Ditpamobvit Polda Lampung (Pelaksana tugas kepala dinas perhubungan kabupaten Lampung tengah). Atas prestasi penggunaan Smart Rider Terintegrasi dengan Kementrian Perhubungan untuk pertama di sumatera dan ke -13 Se indonesia .
3. Akp M Anis NRP 62090742 jabatan Kanit Turjawali Satlantas Polresta Bandar Lampung. Atas prestsi telah menangkap kepemilikan Narkotika jenis sabu pada saat razia/operasi zebra krakatau 2019.
4. Brigpol Rahmad Perdiansyah NRP 87100797 jabatan Bintara Satlantas Polresta Bandar Lampung. Atas prestasi telah menggagalkan pelaku curanmor di Jalan Tamin Tanjung Karang Barat Bandar Lampung.
5. Akbp Budiman Sulaksono, S. IK NRP 75110783 jabatan Kabagbinkar Ro Sdm Polda Lampung beserta 137 pers Polda Lampung atas prestsi ,Dedikasi dan loyalitas sebagai pengawas dalam update data New-Sipp terbaik dan dapat dipertanggung jawabkan.
6. Ipda Agus Jatmiko NRP 69080107 jabatan Kanit Dikyasa Satlantas Polresta Bandar Lampung beserta 3 pers Polda Lampung . Atas prestasi telah menangkap pelaku jambret di Jalan Thamrin Kelurahan Gotong Royong.
7. Akp Agustinus Rinto SE. M.H. NRP 74080634 jabatan Kasatlantas Polres Lampung Selatan beserta 11 pers Polda Lampung . Atas prestasi telah menangkap pelaku curat saat melaksanakan operasi zebra krakatau 2019.
8. Kompol Heru Adrian, S. IK M.M NRP 82070988 jabatan Kasubbag Sisinfalap beserta 18 pers Polda Lampung. Atas prestasi pelaporan giat Quick Wins secara tepat,cepat dan akurat sehingga meraih ranking 4 dari 33 Polda.

Dalam sambutannya Kapolda Lampung Irjen Pol Drs. Purwadi Arianto M.Si., Mengatakan penghargaan ini sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) tahun 2014-2020 yaitu “Meningkatkan Sumber Daya Manusia Yang Berkualitas Dan Berdaya saing”, TNI-POLRI sebagai garda terdepan
dalam percepatan penangan Covid-19 dipercaya sebagai jembatan penyalur bantuan sosial kepada masyarakat dan harus distribusikan tepat sasaran.

Mari kita bersama-sama memutus mata rantai penyebaran Covid-19 dengan tetap menjaga protokol kesehatan dengan menjaga jarak, menggunkan masker, cuci tangan, jaga diri dan jaga keluarga, semoga wabah ini segera berakhir.