Bupati Lantik 9 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Pemkab Tanggamus

Mediarepublika. Com, Kotaagung — Bupati Tanggamus Hj Dewi Handajani melantik sembilan pejabat pada Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) atau Eselon II Pemkab Tanggamus, di Gedung Fasilitas Utama (GFU) Islamic Center Kotaagung, Senin sore (11/01/2021).

Adapun empat pejabat merupakan hasil Seleksi JPTP Pemkab Tanggamus, yakni Yadi Mulyadi sebagai Kepala Dinas Pendidikan, Suyanto sebagai Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Alkat Alamsyah sebagai Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, serta Dhani Riza Efriansyah sebagai Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan.

Lalu dua pejabat merupakan mutasi jabatan, yakni Firman Ranie  sebagai Kepala Badan Kesbangpol dan Idham Khalid sebagai Staf Ahli Bupati Bidang SDM dan Kemasyarakatan.

Sedangkan tiga pejabat yang dikukuhkan kembali karena perubahan nomenklatur Perangkat Daerah yang dipimpinnya, yakni Suratman sebagai Kasat Pol PP, Catur Agus Dewanto sebagai Kepala Dinas Pangan Pertanian dan Retno Noviana Damayanti sebagai Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan.

Bupati dalam sambutannya mengingatkan kepada pejabat yang baru dilantik dan diambil sumpahnya untuk memegang komitmen dari sumpah yang telah diucapkan.

“Jalankan tugas dengan sebaik-baiknya, kepercayaan ini mengandung harapan bahwa OPD yang Saudara pimpin harus berkontribusi untuk kemajuan Tanggamus dan masyarakat.”

“Maka dari itu buatlah program yang inovatif disesuaikan dengan kondisi sekarang,” tegas Bupati.

Bupati juga mengingatkan kepada JPTP yang menempati OPD baru hasil pemecahan, untuk terus berkoordinasi dengan OPD lama. Lalu kepada Dinas Pendidikan Bupati meminta agar dapat meningkatnya Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Tanggamus.

“Pejabat hasil Seleksi Terbuka JPTP harus tetap berkoordinasi dengan OPD lama, kendati sudah mecah, sehingga anggaran tepat sasaran, dan khusus Disdik agar tingkatkan IPM, mengayomi guru. Jadilah fasilitator dan mediator yang baik demi kemajuan pendidikan Tanggamus,” pungkas Bupati.

Pelantikan tersebut dilakukan berdasarkan Surat Keputusan Bupati Tanggamus Nomor: 821.2/002/39/2021 tentang Pemberhentian, Pemindahan dan Pengangkatan Pegawai Negeri Sipil dari dan Dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama dilingkungan Pemkab Tanggamus, serta Surat Keputusan Bupati Nomor 821.2/001/39/2021 Tentang Pengukuhan/Pengangkatan Kembali Pegawai Negeri Sipil Dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama dilingkungan Pemkab Tanggamus.

Turut hadir, Asisten Bidang Pembangunan Sukisno, Asisten Bidang Administrasi Jonsen Vanisa dan sejumlah Kepala OPD. ( andi jaya)

Wakapolda Lampung Brigjend Pol Drs Subiyanto Memimpin Upacara pelaksanaan serah terima jabatan Dir Intelkam Polda Lampung

Polda Lampung, mediarepublika.com —- Upacara serah terima jabatan Dir Intelkam Polda Lampung ini dilak sanakan di Aula GWS Polda Lampung Pada Pukul 10.00 wib.

Dalam Upacara tersebut Wakapolda Lampung Sebagai Inspektur Upacara melantik secara resmi Digantikan oleh Kombes Pol Drs Susilo Rahayu Irianto serta penandatanganan serah terima jabatan dan pakta intergritas serta anti narkoba.

Acara tersebut dihadiri PJU Polda Lampung dan Kasat Intelkam jajaran Polda Lampung.

Acara di lanjutkan dengan pemberian selamat Kepada Dir Intelkam Polda Lampung yang baru dan pemberian Cinderamata kepada Brigjend Pol Amran Ampulembang.(Red)

Tim Trauma Healing Biro SDM Polda Lampung dan DVi Biddokes Polda Lampung memberikan pendampingan psikologis kepada keluarga korban kecelakaan pesawat Sriwijaya Air

Tim Trauma Healing Biro SDM Polda Lampung dan DVi Biddokes Polda Lampung memberikan pendampingan psikologis kepada keluarga korban kecelakaan pesawat Sriwijaya Air.

Pendampingan psikologis dilakukan dengan menyambangi kediaman ketiga keluarga korban di Tiyuh (desa) Toto Makmur, Kecamatan Batu Putih, Tulang Bawang Barat, Senin (11/1/2021).

Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Zahwani Pandra Arsyad (Pandra) mengatakan, pendampingan ini adalah pertolongan pertama psikologis kepada keluarga korban Sriwijaya Air SJ182.

“Psikologi First Aid atau PFA ini dilakukan dengan hadir mendampingi keluarga korban baik secara fisik maupun psilologis,” kata Pandra ditemui di lokasi, Senin (11/1/2021).

Pendampingan ini dilakukan terhadap keluarga Sugino Effendi, Pipit Piyono, dan Yohanes.

Pandra menambahkan, harapan dari pendampingan ini mampu memfasilitasi keluarga korban dalam menghadapi kecemasan yang mungkin muncul saat masih menunggu kabar kejelasan informasi keberadaan keluarganya yang hilang dalam insiden jatuhnya pesawat Sriwijaya Air tersebut.

“Ada pendekatan khusus kepada para keluarga korban yang sedang menunggu hasil informasi resmi dari DVI,” kata Pandra.

Sementara itu, Ketua Tim Trauma Healing Biro SDM Polda Lampung, AKBP Yuni mengungkapkan pendampingan dilakukan dengan berkomunikasi secara langsung melalu proses konseling untuk memfasilitasi reaksi emosional.

“Seperti ungkapan rasa sedih, cemas, marah dan penuh harap dari keluarga kondisi anggota keluarganya yang hilang,” kata Yuni.

Yuni menambahkan, layanan dukungan psikososial ini, diharapkan bisa mengurangi beban psikologis keluarga korban agar bisa terus bersabar.

“Dan tetap berdoa terbaik akan nasib para keluarganya atas kecelakaan maut itu seraya mempersiapkan kondisi psikologis keluarga korban untuk menghadapi kemungkinan terburuk mengenai kondisi korban,” kata Yuni.

Pemkab Lamsel Lakukan Kerja Sama (MoU) Dengan Bank Lampung Tentang Pengelolaan Keuangan Daerah

KALIANDA, mediarepublika.com – Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan lakukan penandatanganan kesepakatan bersama (MoU) dengan PT. Bank Lampung tentang Pengelolaan Keuangan Daerah Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel) di Aula Krakatau Kantor Bupati Lamsel, Senin (11/1/2021).

MoU Kesepakatan Bersama yang ditandatangani oleh Bupati Lampung Selatan, H.Nanang Ermanto dan Direktur Utama PT. Bank Lampung, Presley Hutabarat dilakukan berdasarkan pada Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 22 Tahun 2020 tentang tata cara kerjasama daerah dengan daerah lain, dan kerjasama daerah dengan Pihak Ketiga. Dan Peraturan Bupati Lamsel Nomor 21 Tahun 2020 tentang tata cara Penyelenggaraan Kerjasama Daerah.

Turut hadir pada acara tersebut, Sekdakab Lamsel, Thamrin, S.Sos, MM, Kepala Cabang Bank Lampung Kalianda, Mala Tisno, Kabag Kerjasama, Badruzzaman dan Para Pejabat Struktural Pemkab Lamsel Lainnya.

Bupati Nanang Ermanto dalam sambutannya mengatakan, “tujuan kerjasama ini ialah dalam rangka melakukan pengelolaan keuangan daerah di Kabupaten Lampung Selatan, sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan masing-masing Pihak,” Ucapnya.

“Saya selaku kepala daerah mendukung PT. Bank Lampung, semoga kesepakatan bersama (MoU) antara Pemerintah Daerah Kabupaten Lampung Selatan dan PT. Bank Pembangunan Daerah Lampung dapat berjalan sukses dan lancar sesuai dengan harapan kita bersama,” Ujarnya.

Pada kesempatan yang sama Direktur Utama PT. Bank Lampung, Presley Hutabarat menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada pemerintah daerah dan masyarakat atas kepercayaannya kepada Bank Lampung.

“Bank Lampung berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya kepada para nasabah kami. sebagai pemegang kas daerah, Bank Lampung terus berupaya untuk menjadi pelopor terdepan dalam implementasi transaksi non tunai,” Ucapnya.

“Untuk itu, Bank Lampung akan terus meningkatkan kualitas pelayanan dalam rangka memberikan yang terbaik untuk seluruh stakeholder,” Jelasnya.

Sementara, Kabag Kerjasama Pemkab Lamsel, Badruzzaman mengatakan ruang lingkup kesepakatan bersama ini meliputi beberapa hal, diantaranya :

  1. Pengelolaan keuangan daerah;
  2. Pengembangan dan implementasi tekhnologi informasi pada sistem akuntansi keuangan daerah dan aset daerah;
  3. Penggunaan aplikasi e-Budgeting yang merupakan aplikasi perangkat lunak yang dirancang untuk mendukung efektivitas dan keakuratan kinerja pengelolaan keuangan daerah yang terkait dengan Rekening Kas Umum Daerah.(Red)

Seorang Bidan puskesmas Siringbetik Melapor ke Polres Tanggamus Karena merasa di lecehkan

Tanggamus – mediarepublika.com Merasa dilecehkan oleh oknum pegawai Puskesmas Siring Betik Kecamatan Wonosobo. Bidan berinisial RS (24) melaporkan dugaan tindak pidana tersebut ke Polres Tanggamus, Sabtu (9/1/21).

Pasalnya, oknum berinisial MZ (53) selaku senior korban telah melakukan perbuatan verbal dan non verbal yang mengarah kepada pelecehan atau pencabulan terhadap soerang perempuan yang merupakan bawahannya.

Pantaun di Polres Tanggamus, RS yang merupakan warga Wonosobo Kabupaten Tanggamus itu datang ditemani suaminya dan ayahnya melapor ke SPKT Polres Tanggamus.

Tak berselang lama, korban membawa tanda bukti laporan bernomor TBL/30/I/2021. Selanjutnya ia menjalani pemeriksaan Satreskrim Polres Tanggamus.

“Perkara Cabul, kejadian pada hari Kamis, tanggal 7 Januari 2021 pukul 17.30 Wib. Tempat kejadian Puskesmas Siring Betik Kecamatan Wonosobo Kabupaten Tanggamus,” tertulis dalam TBL tertanggal 9 Januari 2021 tersebut.

Usai pemeriksaan RS menyampaikan bahwa kejadian yang dilaporkannya tersebut bermula saat RS sedang tugas malam di Puskesmas Rawat Inap Puskesmas Siring Betik bersama dua orang orang petugas lain pada Kamis (7/1/21).

“Saya waktu itu lagi tugas jaga malam bersama rekan lain, lalu pak MZ datang memanggil saya masuk keruang kerjanya untuk input data,” kata RS kepada awak media .

Menurutnya, setelah di dalam ruangan MZ, korban ditanya terkait input data tentang dirinya sendiri dengan rangkaian kata-kata yang tidak pantas selaku senior.

“Kamu lagi hamil dan menyusui tidak”, kata RS menirukan ucapan MZ.

“Lalu saya bilang gaklah pak, anak saya sudah minum susu sambung. Bagus kalau gitu berarti susunya buat saya aja kata dia (MZ), sambil mengusap-usap perut saya. Saya sadar karena dia atasan saya,  sayapun berkelit untuk menghindar agar atasan saya tidak tersinggung,” ungkapnya.

Sambungnya, bahwa perkataan MZ tidak hanya sampai disitu, untuk memecah susana MZ lalu menyampaikan data dari laptop kepada RS dan mengucapkan selamat kepada RS sambil menyalami.

Dengan rasa hormat kepada seniornya, RSpun menyambut jabat tangan sambil diangkat tangan MZ ke keningnya.
Namun tanpa di duga justru tangannya dicium dua kali, kemudian merangkul dan mengusap-usap rambut RS yang pada waktu itu RS memaksi jilbab.

“Dia menyampaikan selamat sambil ngajak jabat tangan, lalu tangan saya di kecupnya dua kali sambil tangan kirinya menggerayang masuk kedalam jilbab sambil bilang rambutmu panjang ya,” tegasnya.

Atas laporan tersebut, RS berharap MZ dapat ditindak sesuai hukum yang berlaku sehingga tidak lagi terjadi prilaku yang tidak pantas kepada juniornya.

“Ya harus ditindak. Jika didiamkan saja, takunya akan ada korban lainnya,” tandasnya.

Sementara itu, KUPT Puskesmas Siring Betik Kecamatan Wonosobo, Lailawati saat di konfirmasi mengaku belum tau dan belum dapat laporan kejadian tersebut.

“Saya belum tau kalau ada masalah seperti itu, dan sampai sekarang saya belum dapat laporan dari anak buah saya,” kata Lailawati melalui chat instan.

Lailawati mengaku akan memanggil korban maupun MZ untuk menjelaskan kejadian sebenarnya.

“Besok Senin mereka berdua saya panggil untuk saya mintai keterangan untuk penyelesaian, dan Kepala KUPT serta Kasubag TU punya wewenang mengontrol kegiatan di malam hari, tapi saya tidak pernah memerintahkan JM untuk mengimput data pada malam hari, kalau ini benar itu sudah pelanggaran,” tegasnya.

Terpisah, MZ dalam keterangannya mengatakan bahwa dia belum faham atas apa yang dimaksud pelaporan dugaan perbuatan tidak menyenangkan yang diduga dilakukannya kepada RS, sebab ia mengaku sakit dan masih kontrol di RS.

“Saya masih kontrol di RS. Saya enggak tau, enggak ngerti dan masih sakit. Saya tidak masuk (kerja) sebab masih sakit,” kilahnya melalui sambungan telfon. (Red)

Tanam Perdana, Nanang Harap Pisang Barangan Merah Jadi Komoditi Unggulan Di Lamsel

PALAS, mediarepublika.com – Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto bersama Ketua Komisi IV DPR RI, Sudin, SE lakukan Penanaman Perdana Komoditi Pisang Barangan Merah di Kebun Nursery PT Talun Jaya Abadi Desa Tanjung Sari Kecamatan Palas, Jum’at(8/1/2021).

Turut dihadir pada acara tanam perdana tersebut, Sekretaris Daerah lamsel, Thamrin, S.Sos, MM, Kepala BPTP Prov. Lampung, Dr. Jekvi Hendra, Kepala Balit Kelimat Bangtan Bagar, Dr. Arifin Rifa, Pimpinan PT Talun Jaya Abadi, Adi Putra Prajitna, Anggota DPRD Lamsel Fraksi PDIP, Rosdiana, Ketua TP PKK Lamsel, Winarni Nanang Ermanto, Para Kepala OPD dan Camat Palas, Rika Wati.

Pada kesepatan itu, dalam sambutannya Bupati Nanang mengatakan ucapan selamat datang kepada Bapak Sudin, SE selaku Ketua Komisi IV DPR RI di Nursery Desa Tanjung Sari Kecamatan Palas.

Bupati Nanang juga mengatakan Desa Tanjung Sari sebagai Sentra Prioritas dalam meningkatkan produksi Pisang Barangan merah diharapkan menjadi salah satu komoditas unggulan Kabupaten Lampung Selatan.

“Pisang Barangan mempunyai prospek yang sangat baik untuk dikembangkan oleh masyarakat, karena memiliki nilai ekonomi tinggi juga memiliki potensi pasar yang masih terbuka luas,” Ucapnya.

“saya berpesan kepada para petani di Desa Tanjung Sari ini, untuk serius dalam mengembangkan Budidaya Pisang Barangan merah ini, jaga serta lakukan perawatan dengan maksimal. Dengan tekad yang kuat untuk maju, kita pasti akan berhasil mengembangkan jenis Pisang Barangan Merah ini di Daerah kita,” Tuturnya.

Sementara, Ketua Komisi IV, Sudin, SE mengatakan,”Saya sengaja mendatangkan investor ke lampung selatan dengan harapan dapat meningkatkan ekonomi dan ketahanan pangan untuk masyarakat palas,” Ujarnya.

“Saya pesan kepada PT. Talun Jaya untuk memperhatikan dan membantu masyarakat sekitarnya, Insya Allah yang dibantu pun tidak akan jadi hebat dan yang membantu pun tidak akan kekurangan. Tapi kita sudah berbuat kebaikan, Ini yang paling penting,” Ucapnya.

Sudin juga berpesan kepada warga desa palas untuk selalu menjaga kesehatan agar tidak terpapar covid-19 yang tengah meresahkan dunia.

Selanjutnya kegiatan dilanjutkan dengan memberikan santunan kepada anak-anak yatim piatu serta melakukan pemotongan tumpeng dengan harapan kesuksesan dapat diraih dan komoditi terserbut menjadi unggulan desa setempat.(RED)

Terima Audiensi Panitia Bulan Bakti Ubala ITB, Sekdaprov Fahrizal Dukung Diperkenalkannya Materi Indonesia Emas kepada Siswa SMA

BANDARLAMPUNG —– Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Fahrizal Darminto menerima audiensi Panitia Bulan Bakti Unit Budaya Lampung (Ubala) ITB XVII, di Ruang Kerja Sekda, Kantor Gubernur Lampung, Bandarlampung, Jum’at (8/1/2021).

Dalam kesempatan itu, Sekdaprov Fahrizal mendukung diperkenalkannya Materi Indonesia Emas kepada siswa Sekolah Menengah Atas (SMA).

Sekdaprov meminta agar dalam kegiatan tersebut para siswa diberikan materi yang mampu membangun emosi siswa, sehingga mereka memiliki keinginan kuat untuk menggapai cita-cita yang dinginkan.

“Materi Indonesia Emas bisa disampaikan, dan lebih dari itu harus ada materi yang mampu membangun emosi mereka,” ujar Sekdaprov Fahrizal.

Lebih lanjut, Sekdaprov Fahrizal meminta agar kegiatan seperti ini ke depannya diberikan sejak mereka mulai duduk di bangku kelas 1 SMA.

“Kalau bisa sejak kelas 1 SMA mereka sudah mulai diberikan kegiatan semacam ini, sehingga mereka dapat lebih semangat lagi,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Bulan Bakti Ubala ITB XVII Iqbal Almuntarie menjelaskan bahwa mahasiswa ITB dari Ubala akan menggelar Bulan Bakti Ubala (BBU) ITB XVII dengan main event yang akan diselenggarakan pada 16-17 Januari 2021 mendatang.

Ia menjelaskan bahwa sasaran kegiatan ini adalah pelajar sekolah menengah atas yang berada di daerah Lampung. Kegiatan ini dilakukan untuk memfasilitasi pelajar agar mendapatkan berbagai macam informasi tentang dunia perkuliahan dan nilai Indonesia Emas 2045 yang dibawakan tema BBU ITB kali ini.

Sebagai informasi, BBU ITB terdapat kegiatan pre event dan main event. Untuk pre event di antaranya, Talkshow Kehidupan Perkuliahan, Kelas Online, Roadshow Menuju Kampus Impian, Charity, Lomba Quizizz ITB dan Indonesia Emas 2045, dan Tiktok Challenge. Sedangkan untuk main event ada Try Out Online dan Webinar.
Main Event ini merupakan puncak acara dari seluruh rangkaian kegiatan BBU ITB XVII. Acara Main Event akan menghadirkan narasumber yang menginspirasi semangat para siswa untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045, yaitu Vincent Ricardo dan Indah Shafira Zata Dini.

Pada webinar kali ini juga akan memperkenalkan dua belas fakultas Institut Teknologi Bandung beserta sesi sharing dari mahasiswa tiap fakultas tersebut. Selain itu, ada pula penampilan Salam Ganesha serta penampilan budaya Lampung.

Acara ini juga akan dilanjutkan dengan try out online sebagai sarana memperkenalkan dan menginisiasi langkah siswa untuk menuju perguruan tinggi.(Red)

INFLASI IHK 2020 TERCATAT RENDAH, WASPADAI GEJOLAK HARGA BAHAN PANGAN AWAL TAHUN 2021

mediarepublika.com, —-  Inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) Provinsi Lampung tahun 2020 tercatat rendah pada batas bawah kisaran sasaran 3,0±1%. Capaian inflasi IHK tahun 2020 tercatat sebesar 2,00% (yoy) atau melambat dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 3,44% (yoy). Inflasi yang rendah tersebut dipengaruhi oleh permintaan masyarakat yang belum kuat sebagai dampak pandemi COVID-19, pasokan yang memadai, dan sinergi kebijakan melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dalam menjaga kestabilan harga. Meski demikian, capaian tersebut tercatat lebih tinggi dibandingkan inflasi Nasional dan Sumatera yaitu sebesar 1,69% (yoy) dan 1,90% (yoy).

Rendahnya realisasi inflasi pada tahun 2020 didukung oleh capaian kelompok inflasi yang terkendali. Inflasi kelompok inti terpantau menurun pada tingkat yang rendah, sebesar 1,52% (yoy) dibandingkan realisasi tahun sebelumnya sebesar 3,38% (yoy). Perkembangan tersebut terutama dipengaruhi oleh penurunan permintaan masyarakat akibat pandemi COVID-19 sejak Maret 2020. Sementara itu, inflasi kelompok volatile foods tercatat melambat sebesar 4,19% (yoy), atau lebih rendah dibandingkan tahun 2019 yakni 5,59% (yoy). Melambatnya inflasi pangan disebabkan oleh penurunan permintaan dari sektor hotel, restoran, dan katering (horeka) sebagai dampak merebaknya pandemi COVID-19. Efektivitas TPID dalam menjaga kecukupan pasokan bahan pangan strategis, semakin mendorong tercapainya inflasi volatile foods yang terkendali di tahun 2020. Di sisi lain, tekanan inflasi administered prices tahun 2020 relatif meningkat dari 0,76% (yoy) pada tahun 2019 menjadi 1,35% (yoy) seiring dengan kenaikan cukai rokok, tarif penyeberangan Merak-Bakauheni, dan bahan bakar rumah tangga.

Pada Desember 2020, inflasi IHK mengalami peningkatan dibandingkan dengan bulan sebelumnya. Inflasi IHK pada Desember 2020 tercatat sebesar 0,66% (mtm), lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya sebesar 0,12% (mtm). Pencapaian tersebut juga lebih tinggi dibandingkan inflasi Nasional yang tercatat sebesar 0,45% (mtm), namun lebih rendah dari inflasi Sumatera yang tercatat sebesar 0,72% (mtm). Secara spasial, dibandingkan 90 kota perhitungan inflasi nasional, inflasi Kota Bandar Lampung dan Kota Metro pada bulan Desember 2020 tergolong moderat dan masing-masing menempati urutan ke-29 dan ke-41.

Secara bulanan, inflasi pada bulan Desember 2020 meningkat didorong oleh kenaikan harga pada kelompok makanan, minuman, dan tembakau yang mencapai 2,28% (mtm) dengan andil tertinggi (0,65%). Adapun beberapa komoditas penyumbang inflasi terbesar antara lain cabai merah, cabai rawit, telur ayam ras, daging ayam ras, dan beras dengan andil masing-masing sebesar 0,31%, 0,13%, 0,09%, 0,05% dan 0,03%. Peningkatan tekanan inflasi, khususnya cabai merah dan cabai rawit disebabkan oleh terganggunya produksi seiring dengan meningkatnya curah hujan. Harga telur ayam ras dan daging ayam ras juga naik dipengaruhi oleh naiknya permintaan menjelang libur akhir tahun serta kenaikan harga pakan ternak, diantaranya jagung dan kedelai. Selain itu, kenaikan harga telur ayam disebabkan oleh terbatasnya pasokan day old chicken (DOC). Harga beras juga mengalami kenaikan seiring dengan berkurangnya pasokan memasuki masa tanam di beberapa daerah.

Meski demikian, inflasi yang lebih tinggi pada periode Desember 2020 tertahan oleh deflasi yang terjadi pada sebagian komoditas di antaranya telepon seluler, bawang merah, petai, cumi-cumi, dan emas perhiasan dengan andil masing-masing sebesar -0,06%, -0,04%, -0,02%, -0,01% dan -0,01%. Penurunan harga telepon seluler terjadi seiring dengan adanya diskon akhir tahun. Harga bawang merah mengalami penurunan seiring meningkatnya pasokan dari sentra produksi di Jawa. Peningkatan pasokan juga mendorong penurunan harga petai dan cumi-cumi. Sementara itu, harga emas perhiasan turun dipengaruhi oleh tren penurunan harga emas global didorong optimisme pasar terhadap kemajuan perkembangan vaksin COVID-19.

Nilai Tukar Petani (NTP) Desember 2020 tercatat lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya. Kenaikan NTP ini terjadi seiring dengan kenaikan harga pada komoditas subsektor tanaman pangan, antara lain jagung, beberapa jenis sayuran dan buah, kelapa, kopi, kakao, karet, kelapa sawit, beberapa jenis ternak dan unggas, serta beberapa jenis ikan tangkap dan budidaya yang mendorong peningkatan penerimaan petani (1,43%; mtm). Meskipun, di sisi lain, tekanan inflasi perdesaan juga tercatat naik sebesar 0,68% (mtm). Dengan demikian, NTP Desember 2020 tercatat naik sebesar 0,94% (mtm) dari 95,85 menjadi 96,75. Kenaikan NTP ini terjadi pada hampir semua subsektor, dengan kenaikan tertinggi pada subsektor hortikultura.

Ke depan, KPw BI Provinsi Lampung memandang bahwa inflasi akan tetap terkendali pada rentang sasaran 3±1%. Namun demikian, terdapat beberapa risiko yang perlu dimitigasi, antara lain: Pertama, ketidakseimbangan jumlah pasokan komoditas bahan pangan menghadapi normalisasi konsumsi masyarakat seiring dengan optimisme pulihnya aktivitas ekonomi. Pandemi COVID-19 telah berdampak pada menurunnya harga jual komoditas bahan pangan. Kondisi tersebut mengakibatkan turunnya pendapatan produsen, tergerusnya margin hingga kerugian yang menyebabkan berkurangnya modal dan terjadi disinsentif untuk berproduksi kembali. Menurunnya kemauan dan kemampuan untuk berproduksi akan menyebabkan penurunan pasokan dan berpotensi meningkatkan inflasi di masa yang akan datang. Kedua, berlanjutnya kenaikan harga cabai merah dan cabai rawit seiring kurang optimalnya produksi pada musim penghujan. Ketiga, kenaikan harga kedelai yang berisiko mendorong naiknya harga bahan makanan, termasuk harga produk peternakan. Keempat, berlanjutnya kenaikan harga beras seiring masuknya periode tanam di beberapa sentra produksi.

Dalam rangka mengantisipasi beberapa risiko tersebut, diperlukan langkah-langkah pengendalian inflasi yang konkrit terutama untuk menjaga inflasi yang tetap rendah dan stabil, yakni: Pertama, memastikan keterjangkauan harga, dengan cara melakukan pemantauan harga harian dan perbandingan harga dengan daerah lain, salah satunya melalui aplikasi Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (https://hargapangan.id/), untuk melihat perkembangan harga yang terjadi dan melakukan intervensi kebijakan yang diperlukan. Kedua, memastikan ketersediaan pasokan sebagai antisipasi lonjakan permintaan akibat optimisme masyarakat akan adanya vaksin COVID-19. Untuk itu, TPID Provinsi/Kabupaten/Kota perlu meningkatkan intensitas koordinasi, salah satunya melalui Kerjasama Antar Daerah (KAD) dalam hal pemenuhan komoditas pangan strategis menghadapi risiko kenaikan harga. Kota Bandar Lampung sebagai wilayah yang memiliki kontribusi besar pada inflasi Provinsi Lampung perlu mengupayakan KAD, khususnya untuk komoditas-komoditas utama penyumbang inflasi. Lebih lanjut, MoU tentang Kerjasama dalam rangka Peningkatan Perekonomian Daerah oleh 10 Gubernur di Sumatera pada tahun 2020 dapat menjadi dasar untuk penguatan Kerjasama Antar Daerah dalam pemenuhan pasokan bahan makanan di wilayah Sumatera. Pengawalan dalam pemberian bantuan sosial bagi kelompok masyarakat yang rentan terdampak COVID-19 juga perlu ditingkatkan, termasuk ketersediaan pasokan komoditasnya agar tidak mendorong kenaikan harga. Sementara itu, implementasi Program Kartu Petani Berjaya (KPB), selain dapat meningkatkan kesejahteraan petani, tentunya dapat mendukung upaya peningkatan produktivitas pertanian dan ketersediaan pasokan sehingga berdampak positif pada stabilitas harga. Ketiga, memastikan kelancaran distribusi melalui TPID dan Satgas Pangan dengan cara melakukan koordinasi untuk memastikan kembali kecukupan pasokan dan kelancaran akses distribusi bahan pokok. Selain untuk menjaga stabilitas harga, kelancaran distribusi dapat memudahkan petani memasarkan produk dan mendapatkan harga yang wajar. Keempat, meningkatkan komunikasi efektif terkait perkembangan harga, ketersediaan pasokan dan upaya pemerintah dalam pemenuhan pasokan perlu disampaikan oleh Pemerintah Daerah untuk menjaga ekspektasi positif bagi masyarakat dan menjaga stabilitas harga.

Serahkan SK Pengangkatan CPNS Formasi 2019, Bupati Nanang Ingin CPNS Lamsel Berkualitas dan Berdedikasi Baik

KALIANDA, mediarepublika.com – Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto secara langsung menyerahkan Surat Keputusan (SK) Petikan Bupati Lampung Selatan (Lamsel) tentang Pengangkatan CPNS Kabupaten Lampung Selatan di Aula Sebuku Rumah Dinas Bupati Lamsel, Kamis (7/1/2020).

SK tersebut diserahkan kepada 356 orang CPNS Formasi Tahun 2019 yang sebelumnya telah lulus seleksi pada penerimaan CPNS Lamsel Tahun 2019 yang lalu. Diantaranya, 287 Orang Tenaga Guru, 48 Orang Tenaga Kesehatan dan 21 Orang Tenaga Teknis.

Turut hadir pada acara serah terima tersebut, Sekdakab Lamsel, Thamrin, S.Sos, MM, Kepala BKD Lamsel, Puji Sukamto, Para Asisten, Para Staf Ahli Bupati dan Para Kepala OPD lainnya.

Pada kesempatan itu Bupati Lamsel, H. Nanang Ermanto Dalam Sambutannya mengatakan Dengan telah diterimanya SK CPNS tersebut, maka saudara-saudara telah menjadi bagian dari Aparatur Pemerintah Daerah Kabupaten Lampung Selatan.

Bupati Nanang juga berharap agar CPNS Lamsel dapat menunjukkan kinerja yang baik, Semangat Kerja Keras, Pengabdian, Kedisiplinan serta Loyalitas dalam bekerja dimanapun ditempatkan.

“Saya berpesan Jadilah Aparatur Sipil Negara (ASN) yang selalu siap menjalankan kewajiban dan tugas sebagai Abdi Negara dan Abdi Masyarakat di Kabupaten Lampung Selatan serta jauhkan diri dari pergaulan yang tidak baik,” Ucapnya.

“Ribuan bahkan Jutaan orang di Negeri ini bercita-cita ingin menjadi Aparatur Sipil Negara, namun tidak semua orang memperoleh kesempatan dan nasib yang sama. Jadi tunjukkan bahwa saudara-saudara adalah figur CPNS yang berkualitas, berdedikasi baik, bersih dari segala macam pengaruh pergaulan yang negatif. Jadilah suri tauladan bagi keluarga dan banyak orang,” Pungkasnya.

Sementara, Kepala BKD Lampung Selatan, Puji Sukamto mengatakan proses penerimaan CPNS Tahun 2019 ini merupakan proses terpanjang dimana tahapannya dimulai sejak tahun 2019 dan penerimaan SK nya di tahun 2021.

“Alhamdulillah setelah melalui proses yang panjang dikarenakan pandemi covid-19 ini, berdasarkan keputusan bupati lamsel No.800/792/V.05/2020 dan No.800/793/V.05/2020 tanggal 21 Desember 2020 Peserta hasil seleksi CPNS Kab Lamsel dapat diangkat menjadi CPNS di lingkungan Kab. Lamsel,” Ucapnya.

“Insya Allah SK yang akan dibagikan ini TMTnya 1 Desember 2020 dan SPMTnya sebagai dasar pembayaran gaji, Per-tanggal 4 januari 2021, Maka Insya Allah rekan-rekan CPNS dapat gajian dibulan januari ini,” Ujarnya disela dengan tepuk tangan dan senyum bahagia dari seluruh peserta.(Red)

Gubernur Arinal Terima Penyerahan SK Hutan Sosial dari Presiden untuk 37.728 KK di Provinsi Lampung

BANDARLAMPUNG — Gubernur Lampung Arinal Djunaidi menerima Surat Keputusan (SK) Hutan Sosial untuk 37.728 Kepala Keluarga (KK) di Provinsi Lampung, dengan jumlah 144 SK dengan lahan seluas 78.824 Ha.

SK diterima Gubernur secara virtual di Balai Keratun Lt. 3, Komplek Kantor Gubernur Lampung, Kamis (7/1/2021).

Penyerahan SK tersebut dipimpin langsung oleh Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) di Istana Negara, Jakarta Pusat dan diikuti oleh Provinsi lainnya, dibarengi dengan penyerahan SK Hutan Adat dan Tanah Obyek Reforma Agraria (Tora).

Pada penyerahan SK tersebut, Gubernur Arinal didampingi Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Fahrizal Darminto dan Staf Ahli Menteri Bidang Industri dan Perdagangan Internasional, Kementerian LHK Laksmi Dewanti.

Gubernur Arinal mengatakan bagi para penerima SK yang ada di Provinsi Lampung diharapkan bisa memberikan manfaat dan lahan tersebut benar-benar dipakai untuk kegiatan produktif sesuai amat Presiden Jokowi.

Untuk diketahui, Progres Hutan Sosial Lampung sampai saat ini, skema perhutanan sosial yang meliputi Hutan Kemasyarakatan, Hutan Tanaman Rakyat, Hutan Desa dan Kemitraan Kehutanan dengan jumlah izin 262 Izin/Pengakuan dan Perlindungan (Kulin), Hutan Lindung 155.132,42 Ha dan Hutan Produksi 30,781,51 Ha dengan jumlah luas 185,913.93 Ha dengan jumlah anggota 83.206 KK.

Presiden Jokowi mengatakan sejak lima tahun terkahir, pemerintah memiliki perhatian yang khusus kepada redistribusi aset.

Menurutnya, ini terkait dengan kemiskinan, ketimpangan ekonomi, khususnya di pedasaan dan dilingkungan sekitar hutan.

“Ini juga menjadi jawaban bagi banyaknya terjadi sengketa agraria. Pemerintah akan terus mendorong redistribusi aset ini baik melalui kebijakan perhutan sosial dan reforma agraria,” ujar Presiden Jokowi.

Jokowi menyebutkan pada kesempatan itu, diserahkan 2.929 SK perhutanan sosial diseluruh tanah air, dengan luas 3.442.000 Ha.

“Insya allah akan bermanfaat bagi kurang lebih 651.000 KK,” katanya.

Selain itu, juga diserahkan 35 SK hutan adat seluas 37.500 Ha dan 58 SK Tora seluas 72.000 Ha di 17 Provinsi.

Jokowi mengimbau agar lahan ini benar-benar dipakai untuk kegiatan produktif, sehingga memiliki manfaat yang besar bagi ekononomi masyarakat.

“Ini akan saya cek terus. Setelah merima SK ini agar benar-benar digunakan untuk kegiatan ekonomi yang produktif tetapi juga ramah lingkungan,” ujarnya.

Jokowi juga meminta agar SK itu jangan sampai dipindahtangankan keorang lain.

“Harus dimanfaatkan untuk menanam tanaman yang produktif yang memiliki nilai ekonomi,” katanya.

Menurutnya, banyak komoditi yang bisa dikembangkan. “Tidak hanya agroforestry tetapi bisa bisnis ekowisata, bio energi, hasil hutan bukan kayu dan industri kayu rakyat,” ujarnya.

Untuk itu, Jokowi berharap SK ini dapat bermanfaatkan oleh masyarakat Indonesia.

“Semoga SK ini manfaatnya bisa benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” katanya.

Dalam penyerahan SK ini, Presiden Jokowi turut didampingi Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya Bakar dan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian.(Red)