DANREM 043/GATAM MENGIKUTI VICON YANG DIPIMPIN ITJENAD

Bandar Lampung Komandan Korem 043/Garuda Hitam Brigjen TNI Toto Jumariono, S.S, M.I.Kom di dampingi para Kasi Kasrem 043/Gatam dan para perwira staf mengikuti Vidio Converence yang dipimpin oleh Inspektorat Jenderal Angkatan Darat (Itjenad) Letjen TNI Benny Susianto, S.I.P. di aula A.Yani Korem 043/Gatam, selasa (9/2/2021).

Pengawasan post audit Itjenad memiliki arti penting dan nilai manfaat yang besar dalam upaya meningkatkan kinerja organisasi, kegiatan pengawasan merupakan aplikasi dari salah satu fungsi manajemen, yaitu fungsi kontrol dan sebagai alat kendali bagi penyelenggaraan serta mekanisme kerja organisasi.

Tim pengawasan post audit memiliki otoritas untuk melakukan pengawasan terhadap penyelenggaraan program kerja dan anggaran TA 2020.

Gubernur Arinal Djunaidi Menerima Penghargaan Sebagai Inisiator Program Kartu Petani Berjaya Dari PWI Provinsi Lampung

BANDARLAMPUNG — Gubernur Lampung Arinal Djunaidi menghadiri kegiatan puncak Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2021 dan HUT Ke-75 Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) di Aula Balai Wartawan, Kantor PWI Provinsi Lampung, Selasa (09/02).

Kegiatan yang digelar oleh PWI Provinsi Lampung tersebut juga terhubung secara daring dengan Peringatan HPN PWI Pusat di Jakarta yang juga dihadiri oleh Presiden Joko Widodo secara virtual dari Istana Merdeka.

Selain itu, kegiatan yang mengusung tema “Bangkit Dari Pandemi, Pers Sebagai Akselerator Perubahan dan Pemulihan Ekonomi” ini juga diikuti secara virtual oleh ribuan wartawan anggota PWI dari seluruh Indonesia serta anggota organisasi konstituen Dewan Pers.

Dalam arahannya, Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa pandemi Covid-19 telah berdampak pada semua sektor, termasuk industri media. Untuk itu Pemerintah Pusat telah membuat beberapa kebijakan terkait pajak dan keringanan biaya operasional seperti listrik dan lain sebagainya. Selain itu, Presiden Jokowi juga telah menjadwalkan vaksinasi tahap pertama pada bulan Februari hingga Maret sebanyak 5000 vaksin untuk insan pers.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur Arinal Djunaidi menerima Penghargaan Khusus dari PWI Provinsi Lampung sebagai Tokoh Inisiator Program Kartu Petani Berjaya. Selain Gubernur, Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Lampung Kusnardi, Rektor UBL M. Yusuf Sulfarano Barusman, dan Ketua KTNA Provinsi Lampung Hanan A Rozak juga menerima penghargaan sebagai Tokoh Penggerak Kartu Petani Berjaya.

Menurut Ketua PWI Provinsi Lampung Supriyadi Alfian, Penghargaan tersebut diberikan kepada Tokoh-Tokoh di Provinsi Lampung yang berjasa terhadap pembangunan. PWI Lampung juga memberikan Penghargaan Sofian Akhmas dan Anugerah Tjindarbumi kepada beberapa tokoh lainnya.

Sementara itu dalam sambutannya, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi berharap agar Insan Pers dapat meningkatkan perannya dalam memberikan informasi yang positif kepada masyarakat.

“Bertepatan dengan Peringatan HPN, saya berharap PWI dapat menjadikan ini sebagai momentum dalam mengevaluasi dan menyusun program kerja guna menyukseskan program kerja nasional dan daerah,” ucapnya.

Pada kesempatan tersebut Gubernur Arinal juga menerima potongan tumpeng pertama dari Ketua PWI Lampung sebagai bentuk rasa syukur atas HUT PWI yang ke-75.(Red)

Selamat Hari Pers Nasional

mediarepublika.com, —-

Sobat OJK, pers adalah mitra strategis OJK yang sangat penting dalam menyampaikan kebijakan, informasi aktual, terpercaya dan mengedukasi masyarakat khususnya untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan dan membangkitkan semangat optimisme pemulihan ekonomi di masa pandemi.

Selamat Hari Pers Nasional, 9 Februari 2021.
Jaya Selalu Pers Indonesia, Teruslah Berkontribusi Membangun Negeri.

DPRD Lampung Selatan Gelar Sidang Perdana di 2021, Nanang Sampaikan Dua Paket Raperda tentang BUMD

KALIANDA, mediarepublika.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lampung Selatan menggelar rapat paripurna perdana di 2021.

Dalam rapat paripurna itu, Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto menyampaikan dua Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) kepada DPRD.

Nanang Ermanto menyampaikan Raperda tersebut dalam rapat paripurna DPRD Kabupaten Lampung Selatan secara daring melalui aplikasi zoom meeting dari Aula Rajabasa, kantor bupati setempat, Senin (8/2/2021) siang.

Sedangkan, rapat paripurna yang berlangsung di gedung DPRD setempat, dipimpin langsung Ketua DPRD Kabupaten Lampung Selatan H. Hendry Rosyadi didampingi Wakil Ketua I Agus Sartono dan Wakil Ketua II Agus Sutanto serta dihadiri 40 anggota DPRD setempat.

“Dari jumlah 49 orang anggota dewan, hadir secara fisik sebanyak 14 orang, hadir melalui aplikasi virtual meeting 26 orang, dan tidak hadir dengan keterangan izin 9 orang,” tutur Sekretaris Dewan, Samsurizal.

Hadir juga jajaran anggota Forkopimda Lampung Selatan, Sekretaris Daerah Kabupaten Thamrin, S.Sos, MM beserta para Staf Ahli Bupati, Asisten, dan Kepala OPD serta Camat dilingkup Pemkab Lampung Selatan.

Adapun kegiatan rapat paripurna yang dilaksanakan ditengah pandemi tersebut telah menerapkan Protokol Kesehatan Covid-19 secara ketat.

Sementara itu, dalam nota pengantarnya, Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto menyampaikan dan menjelaskan mengenai dua Raperda tersebut.

Pertama tentang pendirian  Badan Usaha Milik Daerah (BUMD)  Kabupaten Lampung Selatan, “Perseroan Daerah (Perseroda) Lampung Selatan Maju”.

Dan kedua, Rancangan Peraturan Daerah Kabupaten Lampung Selatan tentang Penyertaan Modal pada Perseroan Daerah Lampung Selatan Maju.

Selanjutnya, dalam kesempatan itu, Nanang menyampaikan beberapa hal yang menjadi dasar pemikiran tentang pendirian BUMD.

Nanang menjelaskan, Kabupaten Lampung Selatan yang merupakan pintu gerbang Sumatera merupakan daerah yang memiliki letak sangat strategis.

Seperti adanya Pelabuhan Penyeberangan Bakauheni, Bandara Radin Inten sebagai bandara internasional, ditunjang jalan tol Bakauheni-Terbangi Besar.

“Tentunya, kondisi ini sangat menguntungkan dan memberikan peluang bagi Kabupaten Lampung Selatan untuk meningkatkan dan menumbuhkan iklim usaha dan pertumbuhan perekonomian daerah,” papar Nanang.

Nanang melanjutkan,  secara empiris Kabupaten Lampung Selatan juga memiliki banyak potensi dan keunggulan. Terutama bidang pariwisata, pertanian, peternakan perikanan, industri dan bidang-bidang lainnya.

Menurutnya, potensi dan keunggulan tersebut belum mampu dikelola secara optimal. Dan secara ekonomis belum sepenuhnya memberikan manfaat yang  besar bagi daerah atau masyarakat.

“Sehingga  pemerintah daerah perlu menggali potensi ekonomi daerah dan mengembangkan sumber daya daerah melalui pendirian BUMD,” tutur Nanang.

Pada sisi lain kata Nanang, banyak peluang investasi atau kerjasama antar daerah yang ditawarkan oleh pelaku-pelaku ekonomi dan BUMN. Namun pemerintah daerah belum bisa memanfaatkan peluang tersebut.

“untuk itu, melalui pendirian BUMD ini, kita harapkan mampu memanfaatkan peluang investasi dan kerjasama antar daerah yang dapat menguntungkan Kabupaten Lampung Selatan,” harapnya.

Nanang menambahkan, adanya pembangunan daerah dibidang pariwisata, seperti pembangunan wisata terintegrasi Bakauheni Harbour City, juga diharapkan memberikan manfaat yang besar bagi daerah atau masyarakat.

“Kedepannya diharapkan pemerintah daerah melalui BUMD dapat ikut andil dan berperan aktif dalam memanfaatkan peluang tersebut,” kata Nanang.

“Sebagai pertimbangan lain, asas keadilan sosial bagi masyarakat. Sehingga diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan bagi masyarakat melalui pemanfaatan dan penyerapan  tenaga kerja,” tambah Nanang.

Atas dasar pemikiran itu, lanjut Nanang, pendirian BUMD didasarkan atas kebutuhan bukan berdasarkan keinginan.

Dimana BUMD itu memiliki tujuan yakni, memberikan manfaat perkembangan ekonomi daerah pada umumnya, serta memperoleh laba dan atau keuntungan.

Kemudian, menyelenggarakan kemanfaatan umum berupa penyediaan barang dan/atau jasa yang bermutu bagi pemenuhan hajat hidup masyarakat  sesuai kondisi, krakteristik dan potensi daerah yang berdasarkan tata kelola perusahaan yang baik.

Lebih lanjut Nanang menyampaikan, sesuai dengan ketentuan Peraturan Pemerintah Nomor  54 tahun 2017 tentang Badan Usaha Milik Daerah, pendirian  BUMD harus didahului dengan studi kelayakan.

Untuk itu, pihaknya telah melakukan pengkajian dan Studi kelayakan usaha, bekerjasama dengan Universitas Lampung (UNILA) dan telah mendapat penilaian dari Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia melalui surat Nomor : 539/4774/SJ tanggal 25 Agustus 2020.

“Adapun nama BUMD Kabupaten Lampung Selatan adalah Perseroan Daerah (Perseroda) Lampung Selatan Maju. Dengan kegiatan usaha meliputi Bidang Perdagangan, Parawisata dan Agrobisnis,” tutur Nanang.

Sementara modal dasar Perseroan Daerah tersebut adalah sebesar Rp 12.600.000.000 (Dua Belas Miliar Enam Ratus Juta Rupiah).

“Melalui paripurna dewan yang terhormat ini, kiranya modal dasar BUMD ini dapat kita berikan melalui Penyertaan Modal kepada BUMD,” kata Nanang.

Pihaknya pun berharap, melalui penyertaan modal yang diberikan pada BUMD tersebut, akan dapat meningkatkan PAD sekaligus penyumbang penerimaan daerah. Baik dalam bentuk pajak, deviden maupun bentuk manfaat lainnya.

“Dengan telah disampaikannya Raperda tentang BUMD ini, kami berharap masukan dari pandangan umum Fraksi-Fraksi DPRD. Selain itu, Raperda ini dapat dibahas bersama-sama eksekutif dan Badan Pembentukan Peraturan Daerah DPRD Kabupaten Lampung Selatan,” pungkasnya.

Usai mendengarkan pengantar Raperda yang disampaikan Bupati Lampung Selatan, delapan Fraksi yang di DPRD Lampung Selatan menyampaikan pandangan umumnya. Berbagai masukan, arahan dan saran disampaikan terkait Raperda dimaksud.

Secara berturut-turut, masing-masing Fraksi yang menyampaikan pandangan umumnya yakni, Fraksi PDI Perjuangan, Fraksi PAN, Fraksi Golkar, Fraksi Gerindra, Fraksi PKS, Fraksi Demokrat, Fraksi dan Fraksi Nasdem Hanura Perindo.(Red)

Tim Opsnal Subdit Berhasil Ungak Kasus TP Narkotika Jenis Sabu

BANDARLAMPUNG – Ungkap Kasus TP Narkotika Jenis Sabu Subdit 1 Ditres Narkoba Polda Lampung oleh Tim Opsnal Subdit 1 yang dipimpin oleh Kasubidt 1 Ditres Narkoba Kompol Hendriansyah, SH. Melakukan penangkapan terhadap inisial HY, AF, RPN, RS. Pada Senin, (08/02/2020) Pukul 13.00 Wib Way Halim Bandar Lampung.

Penangkapan pelaku tersebut dilakukan di dalam Mobil Toyota Kijang Inova denga No Pol. BE 2107 YT yang sedang berhenti di pelataran parkir RS.Urip Sumaharjo Kec. Way Halim Bandar Lampung. Penangkapan tersebut diamankan Barang Bukti Narkotika sebanyak 1 Bungkus Plastik Klip Bening, Berdasarkan keterangan keduanya bahwa mereka telah mengonsumsi Narkotika dikediaman Sdr. RPN bersama dengan Sdr. GR.

Pukul 15.30 pada hari yang sama Tim Opsnal Subdit 1 yang dipimpin oleh Kasubdit 1 Ditres Narkoba Polda Lampung Kompol Hendriansyah melakukan pengembangan kasus dan berhasil melakukan penangkapan Sdr. RPN, dikediamannya di Jalan Belitung No. 38 Lk. 1 Rt. 003 Kel. Sukabumi Kec. Sukabumi Bandar Lampung. Pada saat penangkapan terdapat Barang Bukti Berupa 1 Perangkat alat hisab sabu, 6 Buah plastik klip bekas pakai, 1 unit timbangan digital, 1 buah plastik klip berisi biji ganja, 1 buah korek api gas yang sudah dimodivikasi dan 8 butir peluru tajam. Sekitar pukul 20.00 Wib. Tim Opsnal kembali melakukan penangkapan Sdr. RS di depan Masjid di Jl. Sukarame Kec. Sukarame Bandar Lampung, di temukan barang bukti 4 paket sabu miliknya.

Pasal yang di sangkakan terduga Sdr. Hy dan AF dipersangkakan Pasal 132 Ayat 1 Jo Pasal 114 Ayat 1 Sub Pasal 112 Ayat 1 dan 127 Ayat 1 Huruf A Undang-Undang No 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika.

Terduga Sdr. RPN dikenakan Pasal 111 Ayat 1 dan Pasal 113 Ayat 1 Sub Pasal 127 Ayat 1 Huruf A Undang-Undang No 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika.

Terduga Sdr. RS dikenakan Pasal 114 Ayat 1 Sub Pasal 112 Ayat 1 dan Pasal 127 Ayat 1 Huruf A Jo Pasal 132 Undang-Undang No 35 Tahun 2019 Tentang Narkotika.

Nelayang Pancing Berhasil Dievakuasi Karena Terbaliknya Sebuah Perahu Nelayan

KOTAAGUNG, mediarepublika.com — Cuaca buruk yang terjadi di Perairan Teluk Semaka, Senin sore (8/2) menyebabkan perahu nelayan jenis katir terbalik. Beruntung tidak ada korban dalam peristiwa tersebut, dua orang nelayan warga Kotaagung berhasil diselamatkan

Menurut Anggota Pangkalan Kapal Polisi C 3 XXV-1011 Kotaagung, Brigpol Zam-zam Firdaus, kedua nelayan tersebut bernama Setiawan alias Ujang (39) alamat RT 5, Kelurahan Baros, Kecamatan Kota Agung dan Suyanto (45) Laki-laki, alamat Way Taman Kel. Pasar Madang Kota Agung.

“Kedua orang nelayan pancing tersebut berhasil dievakuiasi dan dinaikan ke atas kapal tagboat Amazon dengan selamat,” kata Zam Zam mewakili Komandan Kapal Polisi C 3 XXV-1011 Kotaagung, Bripka Sudarwanto, Senin malam (8/2)

Menurut Zam zam kronologis kejadian pada Senin 8 Februari 2021, terjadi angin barat yang kencang dengan kecepatan angin mencapai 49.0 knot sekira pukul 16.15 WIB. Lalu tinggi gelombang juga mencapai dua meter.

Lalu Pos II Security PT Pertamina Marine Teluk Semaka menerima informasi dari tagboat Amazon Harbour adanya perahu pancing jenis katir terbalik dengan dua orang awak perahu.

“Lokasi kejadian di titik koordinat 5 derajat-33.784 lintang selatan dan 104 derajat-38.203 lintang timur. Informasi tersebut diteruskan ke pangkalan kapal Polisi nomor C3 XXV-1011 Kota Agung,” jelasnya.

Usai diselamatkan kepala tugboat Amazon, kedua nelayan kemudian dievakuiasi ke darat melalui Dermaga Pelabuhan Perhubungan Kota Agung. Kedua korban selamat selanjutnya diperbolehkan pulang kekediamannya.

Sementara pemilik perahu Setiawan mengatakan bahwa perahunya terbalik setelah dihantam gelombang disertai angin kencang.”Saat terbalik untung ada tugboat yang melintas sehingga kami berhasil diselamatkan,” katanya.

Ia juga mengatakan bahwa, untuk perahu saat itu tidak memungkinkan untuk dievaluasi mengingat cuaca sedang tidak bersahabat.”Jadi ditinggalkan begitu saja, perahu itu sudah hanyut terbawa derasnya arus, dan akan diupayakan untuk dicari,” ujar Setiawan.( andi jaya )

Korem 043/Gatam Laksanakan Latihan Perorangan (Latosar) TW I tahun 2021

Bandar Lampung 08/02/2021, —- Bertempat di Lapangan apel Makorem 043/Gatam Jalan Tengku Umar No 85 Kelurahan Penengahan Kecamatan Kedaton Kota Bandar Lampung, Prajurit Makorem 043/Gatam mengikuti kegiatan Latihan Dasar Perorangan Triwulan I tahun 2021.

Kegiatan Latihan Dasar Perorangan ini dilaksanakan dengan tujuan memelihara dan meningkatkan kemampuan Prajurit tingkat Perorangan agar mampu menyiapkan Ruang, Alat dan Kondisi Juang yang Tangguh diwilayah yang menjadi tanggung jawabnya dengan perpedoman BPUP 2 s.d BPUP 7 (Buku Pedoman Umum Pelaksana) Pangkat Prajurit Dua hingga Pangkat Pembantu Letnan Satu.

Dengan materi diantaranya Pengetahuan Teritorial, sikap Ter, Kemampuan Komsos, Temu cepat lapor Cepat, Puldata, Pengawasan Pembuatan Produk Sisrendal Binter, Mengawasi pembuatan rencana Penyuluhan serta melaksanakan Pengawasan pembuatan rencana Karya Bhakti.

Koordinator kegiatan Latihan Kapten CBA Mohali dan Pemateri Lettu CHB Sudarman, Letda Inf Eka Suhendri, Letda Inf Sudarto, Letda Inf Atang Sutisna dan Pengawas Latihan Mayor Inf Solikhul Ma’ruf Perwira Seksi Latihan staf Operasi Kasrem 043/ Gatam.

Ketua Dekranasda Riana Sari Arinal Bangkitkan Tenun Lampung Asal Tanggamus, Jadi Icon Lampung Craft 2021

Bandarlampung – Pandemi Covid-19 yang melanda dunia termasuk Indonesia, sangat berdampak pada ekonomi global. Tak terkecuali pelaku ekonomi lokal termasuk industri kerajinan.

Oleh karena itu, pada kegiatan Lampung Craft 2021 yang akan digelar Maret nanti, Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah Provinsi Lampung Hj. Riana Sari Arinal, SH, mendorong kerajinan Lampung tetap bangkit di tengah pandemi Covid-19.

Salah satu langkah yang dilakukan Ketua Dekranasda Riana Sari Arinal dengan mengangkat Tenun Lampung asal Kabupaten Tanggamus sebagai Icon dalam event Lampung Craft 2021.

Dijadikannya Tenun Lampung asal Tanggamus menjadi icon Lampung Craft, karena Kabupaten Tanggamus sevagai tuan rumah dalam event Lampung Craft 2021. Selain itu, lanjut Riana Sari, pihaknya terus mendorong agar kerajinan di Lampung tetap bangkit termasuk Tenun Lampung meski dalam situasi pandemi Covid-19. Terlebih Tenun Lampung saat ini langka sehingga melalui event Lampung Craft Tenun Lampung akan bangkit dan lebih berkembang.

Pengrajin Tenun Lampung Hedri Dunan, beberapa hari lalu sudah mempresentasikan berbagai motif dan keunggulan Tenun Lampung hasil produksinya di depan Ketua Dekranasda Riana Sari Arinal, Wakil Ketua Dekranasda Maminyani Fahrizal Darminto dan Sekretaris Rusdiana Adi Erlansyah, di Galeri Dekranasda.

Hendri Dunan menceritakan, Tenun Lampung yang dikerjakan sekarang merupakan satu-satunya di Lampung. Karena untuk mewujudkan kerajinan ini harus melibatkan tenaga cukup banyak. Satu alat tenun harus didukung 4-5 orang dengan membutuhkan waktu dua bulan untuk menjadi satu lembar kain Tenun Lampung.

Hendri Dunan mendirikan usahanya ini sejak tahun 2017. Tekad besar untuk mempertahankan usahanya di kampung Sailing Sumberejo Tanggamus Menjadi desa wisata tenun. Sehingga dengan berbagai cara dilakukan agar Tenun Lampung tetap bertahan.

Lebih lanjut Hendri menceritakan, dulu Lampung ada budaya tenun. Tapi sekarang punah. Karena itulah ia tetap bertahan menggeluti usaha ini untuk mempertahankan Tenun Lampung. Salah satu langkah yang dilakukan mempertahankan SDM yang ada.
Dengan cara memperkerjakan pengrajin lokal untuk merajut kembali motif-motif etnik
Lampung. Mereka yang kebanyakan dari masyarakat di kampunya.

Hendri Dunan bertekad untuk berkreasi demi menjaga niat luhur, melestarikan, dan mengembangkan motif dan budaya khas masyarakat Lampung. “Kami berharap eksistensi yang kami jaga dapat menggugah kesadaran masyarakat, khususnya Provinsi Lampung untuk dapat turut andil melestarikan budaya yang tak ternilai harganya ini,” kata Hendri Dunan Founder Tenun Lampung ini.

Meski banyak kendala dan tantangan yang dihadapi, Hendri Dunan terus bertekad
untuk semakin melambungkan motif-motif Tenun Lampung di kancah nasional.

Usaha Tenun Lampung yang Hedri Dunan tekuni sejak tahun 2017, sekarang sudah memberdayakan 30 Penenun dan
pengrajin kain tapis, Memiliki Galeri, dan selalu menjadi pusat perhatian dalam kegiatan pameran, baik tingkat kabupaten, Provinsi, maupun Nasional.

Sesuai dengan visinya, Hendri mengharapkan usahanya ini bisa mengintegrasikan potensi wisata Tanggamus, khususnya Kecamatan Sumberejo dan Sekitarnya. Bisa membangun lapangan pekerjaan seluas-luasnya. Menciptakan atmosfer wisata edukasi kerajinan yang berdampingan dengan Agro Wisata dan Wisata alam lainnya. Dan tentunya menjaga dan melestarikan serta mengembangkan motif khas Lampung.(Red)

Gelar Bakti Sosial, Winarni Hadiri Anniversary Slanik Water Park Ke 5

JATI AGUNG – Ketua Tim Penggerak (TP) Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kabupaten Lampung Selatan hadiri Anniversary Slanik Water Park Ke 5, Sabtu (62/2021).

Slanik Water Park yang terletak di Desa Karang Anyar Kecamatan Jati Agung merayakan Anniversary Slanik Water Park yang Ke 5 Tahun.

Dalam kegiatan tersebut Nurpita Sari selaku Direksi Slanik Water Park menjelaskan, “dalam Anniversary kali ini kami mengadakan kegiatan bakti sosial seperti Sunatan Massal, Donor Darah, Pemberian Reward, Bersih Maksimal dan Penanaman Pohon”, ujarnya.

“Kami mengucapkan selamat datang kepada Ibu Winarni Nanang Ermanto beserta rombongan. Kami juga masih ingat, yang meresmikan Slanik Water Park adalah Ibu Winarni Nanang Ermanto, kami mengucapkan terima kasih kepada Ibu Winarni Nanang Ermanto yang berkesempatan hadir pada Anniversary Slanic Water Park yang ke 5 (lima) pada tahun 2020 ini”, papar Nurpita Sari.

“telah banyak perubahan dari 5 tahun yang lalu, hingga saat ini mendapat sebutan “Dufannya Lampung”, selain memperbaiki sarana Wahananya, kami juga memperbaiki pengetahuan para pekerja dengan mengikutsertakan pekerja Slanik Water Park di pelatihan-pelatihan”, tandas Nurpita Sari.

“Selain itu kami juga membantu masyarakat sekitar dengan memberikan bantuan pembangunan masjid, pembuatan sumur bor, santunan anak yatim piatu bagi masyarakat sekitar Slanic Water Park”, ungkap Nurpita Sari.

“kami berharap di masa Pandemi ini dan seterusnya kami dapat terus memberikan CSR bagi masyarakat sekitar”, kata Nurpita Sari.

Sementara itu Hj. Winarni Nanang Ermanto selaku Ketua TP PKK Kabupaten Lampung Selatan mengucapkan Selamat Ulang Tahun Ke 5 Kepada Slanik Water Park.

“Pak Bupati yang diagendakan hadir pada kesempatan ini menyampaikan permohonan maaf karena ada agenda yang harus dihadirinya”, ungkap Winarni Nanang Ermanto.

“Beliau juga menitipkan salam untuk seluruh Management Slanik Water Park, mewakili Bupati Lampung Selatan, atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Lampung Selatan, saya mengucapkan Selamat Ulang Tahun Ke 5 kepada Wahana Wisata Slanic Water Park”, pungkas Winarni Nanang Ermanto.

“Semoga pada usia yang Ke 5 tahun ini, Slanic Water Park dapat terus berkembang lebih maju serta dapat memberikan kontribusi dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Lampung Selatan”, harap Winarni Nanang Ermanto.

“Tentunya obyek Wisata Air ini tentunya menjadi kebanggaan Daerah kita, khususnya bagi masyarakat Desa Karang Anyar. Keberadaan obyek wisata ini sangat memberikan manfaat yang besar, terutama bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat Desa karang Anyar dan sekitarnya, yang saat ini sedang menurun akibat Pandemi Covid-19”, lanjut Winarni Nanang Ermanto.

“Dengan banyaknya pengunjung tentunya akan meningkat keuntungan secara finansial, sebab masyarakat sekitar obyek wisata dapat memberikan peluang usaha, seperti warung kuliner, warung souvenir dan bermacam jenis usaha lainnya”, cetus Winarni Nanang Ermanto.

“Memasuki usianya yang Ke 5 tahun ini, saya berharap Slanik Water Park ini ke depan dapat menjadi destinasi wisata terbaik yang ada di Provinsi Lampung, khususnya di Kabupaten Lampung Selatan”, harap Winarni Nanang Ermanto.

“Sehingga masyarakat Kabupaten Lampung Selatan tidak perlu jauh untuk berwisata bersama keluarga dan Slanik Water Park ini juga sangat strategis dengan Pusat Perkotaan Provinsi Lampung, jaraknya yang dekat memudahkan masyarakat untuk mengakses tempat wisata ini”, sambung Winarni Nanang Ermanto.

“Pada kesempatan ini saya juga memberikan apresiasi yang besar dan ucapan terima kasih atas diselenggarakannya beberapa rangkaian kegiatan yang sangat positif, seperti Khitanan Massal, Donor Darah, Pembagian Reward, dan kegiatan Bersih Maksimal serta Penanaman Pohon”, tandas Winarni Nanang Ermanto.

“Berbagai kegiatan ini adalah bentuk kepedulian Manajemen Slanik Water Park di hari jadinya yang Ke 5 kepada masyarakat sekitarnya”, ujar Winarni Nanang Ermanto mengakhiri sambutannya.

Hadir pada kesempatan tersebut Anggota DPRD Fraksi PDI Perjuangan Rosdiana, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Lampung Selatan Yani Thamrin, Komisaris Slanik Water Park Slamet beserta Istri Nanik Kosmiyati, Direksi Slanik Water Park Nurpita Sari, Camat Jati Agung Joni.(Red)

Pemerintah Provinsi Lampung lakukan Peninjauan lokasi pengembangan perkebunan Dataran Tinggi, peternakan dan Infrastruktur jalan di Lampung Barat

Lampung Barat, —- Pemerintah Provinsi Lampung melaksanakan peninjauan lokasi pengembangan perkebunan dataran tinggi, peternakan dan infrastruktur jalan di Kabupaten Lampung Barat pada Jum’at (5/02).

Setelah sebelumnya meninjau lokasi pengembangan pembangunan perkebunan dataran tinggi di wilayah Tanggamus dan Pesisir Barat, pada hari ini Tim yang dipimpin oleh Asisten II Setda Provinsi Lampung, Ediyanto kembali melaksanakan peninjauan lokasi yang terletak di Kabupaten Lampung Barat.

Asisten II Setda Provinsi Lampung dalam kunjungan tersebut didampingi Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Lampung,. Achmad Chrisna Putra,.Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air, Dinas Bina Marga & Bina Konstruksi, Kadis Peternakan & Keswan, Biro Perekonomian, Bappeda dan Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan & Hortikultura.

Rombongan diterima langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Barat, Akmal Abd Nasir, beserta jajaran Pemerintah Kabupaten Lampung Barat.

Kegiatan ini dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi Lampung sebagai tindak lanjut dari arahan Menko Kemaritiman dan Investasi RI, Luhut B. Pandjaitan, pada Rapat Koordinasi Pembangunan Infrastruktur dan Transportasi di Provinsi Lampung pada 26 Januari yang lalu. Dalam rapat tersebut, Menko Kemaritiman dan Investasi meminta pengembangan pada sektor pertanian khususnya sektor hortikultura di Provinsi Lampung, mengidentifikasi calon lokasi pengembangan pertanian dan perkebunan pada wilayah dengan topografi berada pada ketinggian 800-1200 meter di atas permukaan laut, serta rencana pembangunan Pusat Kegiatan Olahraga (Sport Center).

Peninjauan lapangan dimaksudkan untuk mengetahui secara langsung kondisi lahan yang akan digunakan untuk pengembangan perkebunan dan pertanian dataran tinggi karena di dalam penentuan potensi pengembangan kawasan diperlukan kajian guna tersedianya data dan informasi sumber daya lahan, terutama data sparsial yang menyajikan karakteristik tanah/lahan, potensi dan tingkat kesesuaian lahan, distribusi dan luasannya.

Peninjauan lapangan juga dilakukan di peternakan Sapi dan Kambing Kelompok Usaha Bersama (KUBE) yang berlokasi di Way Tenong, peninjauan perkebunan Sayur dan buah berlokasi di Kecamatan Sukau dan peninjauan ke Sekolah Kopi dan peekebunan Kopi. Selain melihat rencana jalan Suoh-Wonosobo.

Provinsi Lampung memiliki potensi sektor pertanian yang luar biasa, salah satunya adalah sektor hortikultura dan perkebunan, antara lain: bawang putih, merah, cabai, sayuran, pisang, alpukat, kopi dan lada.

Potensi pengembangan komoditas sektor pertanian khususnya hortikultura dan perkebunan akan fokus pada pengembangan wilayah dengan topografi berada pada ketinggian 800-1200 meter di atas permukaan laut, seperti di Kabupaten Tanggamus, Kabupaten Lampung Barat dan Kabupaten Pesisir Barat.