Ketua TP PKK Provinsi Lampung Salurkan Bantuan Sembako untuk Anak Berkebutuhan Khusus di Panti Asuhan

Bandar Lampung, – Ibu Riana Sari Arinal Selaku Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung Menyalurkan bantuan paket sembako untuk anak berkebutuhan khusus, di Panti Asuhan Dharmasari SLB Yatim Piatu Bandar Lampung.

Kegiatan yang bertajuk “Berbagi Itu Indah dan Berkah” ini bekerjasama dengan Pengurus Wilayah Perkumpulan Insinyur dan Sarjana Peternakan Indonesia (ISPI) Lampung. Kegiatan ini membagikan paket sembako berupa telur, minyak, beras, daging dan bahan pokok lainnya.(8/05/2021)

Ibu Riana mengapresiasi ISPI Karena telah peduli kepada anak-anak kebutuhan khusus yang ada di Provinsi Lampung. Ia berharap semoga kegiatan ini mendatangkan barokah untuk kita semua.

“Alhamdulillah kami hari ini mendapatkan bantuan dari ISPI yang begitu peduli dengan anak-anak yang ada di Provinsi Lampung yang pada kesempatan kali ini anak-anak berkebutuhan khusus. Mudah-mudahan kegiatan ini mendatangkan barokah untuk kita semua” ujar Ibu Riana.

Sementara itu, Ketua ISPI Aris Susanto mengatakan kegiatan ini diadakan serentak di 7 titik pada 5 Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung yaitu Bandar Lampung, Pesawaran, Metro, Lampung Timur dan Lampung selatan. Aris mengucapkan terima kasih kepada Ibu Riana Sari Arinal karena telah hadir untuk berbagi bersama dengan ISPI.

“Alhamdulillah untuk di kota Bandar Lampung bisa dihadiri oleh ibunda. Terima kasih bunda karena telah menyempatkan waktunya untuk berbagi bersama ISPI” ujar Aris

Ibu Wati selaku kepala pengurus Panti Asuhan Dharmasari SLB Yatim Piatu, menyampaikan ucapan terima kasih atas kepedulian dan bantuan yang diberikan oleh Ibu Riana Sari Arinal dan ISPI.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Ibu Riana Sari Arinal dan ISPI yang telah memberi bantuan kepada panti asuhan kami. Terima kasih sangat membantu sekali apalagi di saat pandemi Covid-19 ini” ujar Wati.(Red)

Hari ketiga Operasi Ketupat Krakatau 2021, Polda Lampung

Bandarlampung – Pelaksanaan Operasi (Ops) Ketupat Krakatau 2021 di hari ketigaa berjalan Lancar. Puluhan kendaraan yang ingin melewati posko diputarbalikkan Polda Lampung.

Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad selaku Kepala Satuan Tugas Bantuan Operasi (Kasatgas Banops) mengatakan, “hari kedua Operasi Ketupat Krakatau Tahun 2021 ini, kita dari Polda Lampung dan jajaran telah memutarbalik 58 kendaraan yang hendak melewati pos penyekatan guna melakukan mudik lebaran,” ujar Pandra, Sabtu (8/5/2021).

Berdasarkan data dari Posko Operasi Ketupat Krakatau 2021 Polda Lampung pada hari ketiga tanggal (8/5/2021) mulai dari pukul (18.00) WIB sampai dengan pukul (06.00) WIB pelaksanaan Operasi Ketupat Krakatau 2021, jumlah volume kendaraan yang melintas jalan tol trans Sumatera (Pos penyekatan exit tol Baksel) yang keluar dari pelabuhan Bakauheni sebanyak 972 kendaraan dan yang menuju pelabuhan Bakauheni sebanyak 1.655 kendaraan, sedangkan jumlah penumpang dan kendaraan bermotor yang menggunakan angkutan penyeberangan di pelabuhan Bakauheni, penumpang yang turun sebanyak 21 orang dan yang naik sebanyak nihil, untuk kendaraan pribadi yang turun sebanyak 242 kendaraan dan yang naik sebanyak 144 kendaraan, sedangkan kendaraan angkutan barang dan kendaraan khusus yang turun sebanyak 1.412 kendaraan dan yang naik sebanyak 828 kendaraan, kata Pandra.

Masih kata Pandra, untuk data jumlah penumpang di Bandara Raden Inten dan stasiun Kereta Api (KA) yang tiba dan yang berangkat nihil, sedangkan jumlah kendaraan yang disertai dokumen perjalanan sebanyak 842 kendaraan dan jumlah kendaraan yang diputar balik sebanyak 58 kendaraan.

Jumlah masyarakat yang dilakukan test Rapid Antigen secara random sebanyak 42 orang dengan hasil negatif.

Lanjut Pandra, “Kami mengimbau masyarakat untuk tidak melaksanakan mudik Lebaran mengingat saat ini pandemi Covid-19 masih sangat tinggi”.

“Sosialisasi penerapan protokol kesehatan terus kami lakukan dan juga pembagian masker gratis kepada masyarakat”, ucapnya.(Red)

IIB Darmajaya–PT Tunas Dwipa Matra Gelar Webinar Sharing Tips & Trik Self Branding

BANDARLAMPUNG – Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya bersama PT Tunas Dwipa Matra menggelar webinar Sharing Tips & Trik Self Branding pada, Kamis (6/5/2021).
Hadir sebagai pembicara Indra Pradya yang digelar melalui zoom meeting. Webinar dan diikuti 91 mahasiswa IIB Darmajaya. Kegiatan itu dibuka langsung Wakil Rektor 1 Bidang Akademik dan Riset Dr. R.Z. Abdul Aziz, S.T., M.T.

Abdul Aziz mengatakan kegiatan ini juga untuk menambah wawasan mahasiswa untuk mencitrakan diri lebih baik di hadapan publik. “Personal branding menjadi salah satu hal yang penting dalam bersosialisasi,” kata dia.

Sebagai mahasiswa, lanjut Warek 1, dapat diimplementasikan sejak dini untuk menarik perhatian pencari kerja. “Branding diri baik, maka perusahaan ataupun rekan menjadi pemasaran diri Anda akan memberikan rekomendasi baik kepada perekrut kerja. Materi ini juga sangat relevan kepada adik-adik yang akan memasuki lapangan kerja,” tuturnya.

Sementara, Indra Pradya dalam materinya menuturkan cara memperkuat personal branding, pertama kenali diri dengan melihat potensi lalu pahami personal value dari kelemahan dan kelebihan diri sendiri. “Tentukan untuk apa brand yang Anda bangun, mulai dari atribut, performa yang sesuai, sesuatu yang spesifik dan fokus,” ungkapnya.

Indra yang dikenal dengan Dunia Indra juga menyarankan untuk menentukan target audience dalam memperkuat personal branding. “Lakukan riset untuk menentukan hal apa yang harus dibangun dan ditingkatkan,” tuturnya.

Perhatikan kemampuan nyata dengan peran di setiap acara. “Bukan ngeksis, eksistensi bukan berarti hadir di semua acara, tetapi memiliki peran di setiap acara. Bangun laman digital yang positif dengan buat konten yang positif dan tidak membuat hal-hal negatif di media sosial,” ujarnya.

Memperluas jaringan, lanjut Indra, sangat penting dalam memperkuat personal branding. ”Karena dengan adanya pertemanan yang banyak juga membuat kita secara personal dapat membangun citra baik. Paling penting konsisten karena ketika melakukan sesuatu di awal harus sejalan ketika mencapai titik tertentu tujuan akhir personal branding,” imbuhnya.
Indra menambahkan terdapat empat investasi penting yang harus dilakukan sebagai mahasiswa atau milenial. “Edukasi, pengalaman, prestasi, dan jaringan. Keempat hal tersebut bagian harus diperoleh sejak muda untuk menjadi jalan kesuksesan,” pungkasnya. (**)

Hari kedua Operasi Ketupat Krakatau 2021, Polda Lampung

Bandarlampung – Hari kedua pelaksanaan Operasi Ketupat Krakatau 2021 berjalan lancar. Polda Lampung memutarbalikkan ratusan kendaraan yang hendak melewati pos penyekatan.

Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad selaku Kepala Satuan Tugas Bantuan Operasi (Kasatgas Banops) mengatakan, “hari kedua Operasi Ketupat Krakatau Tahun 2021 ini, kita dari Polda Lampung dan jajaran telah memutarbalik kendaraan yang hendak melewati pos penyekatan guna melakukan mudik lebaran,” ujar Pandra, Jumat (7/5/2021).

Berdasarkan data dari Posko Operasi Ketupat Krakatau 2021 Polda Lampung pada hari kedua tanggal (7/5/2021) mulai dari pukul (06.00) WIB sampai dengan pukul (18.00) WIB pelaksanaan Operasi Ketupat Krakatau 2021, jumlah volume kendaraan yang melintas jalan tol trans Sumatera (Pos penyekatan exit tol Baksel) yang keluar dari pelabuhan Bakauheni sebanyak 2.782 kendaraan dan yang menuju pelabuhan Bakauheni sebanyak 3.401 kendaraan, sedangkan jumlah penumpang dan kendaraan bermotor yang menggunakan angkutan penyeberangan di pelabuhan Bakauheni, penumpang yang turun sebanyak 33 orang dan yang naik sebanyak 9 orang, untuk kendaraan pribadi yang turun sebanyak 673 kendaraan dan yang naik sebanyak 613 kendaraan, sedangkan kendaraan angkutan barang dan kendaraan khusus yang turun sebanyak 2.708 kendaraan dan yang naik sebanyak 2.154 kendaraan, kata Pandra.

Masih kata Pandra, untuk data jumlah penumpang di Bandara Raden Inten yang tiba sebanyak 100 orang dan yang berangkat sebanyak 93 orang, untuk data jumlah penumpang distasiun kereta api (KA) yang tiba nihil dan yang berangkat berjumlah 24 orang, sedangkan jumlah kendaraan yang disertai dokumen perjalanan sebanyak 551 kendaraan.

Jumlah masyarakat yang dilakukan test Rapid Antigen secara random sebanyak 36 orang dengan hasil negatif.

Lanjut Pandra, “Kami mengimbau masyarakat untuk tidak melaksanakan mudik Lebaran mengingat saat ini pandemi Covid-19 masih sangat tinggi”.

“Sosialisasi penerapan protokol kesehatan terus kami lakukan dan juga pembagian masker gratis kepada masyarakat”, ucapnya.(Red)

Dandim 0410/KBL Kolonel Inf Romas Herlades, S.E.,M.Si.,M.M., Sambut Kunker Danrem 0410/Gatam

Bandar Lampung,
Komandan Kodim 0410/KBL Kolonel Inf Romas Herlades, S.E.,M.Si.,M.M., didampingi Ketua Persit KCK Cab. XXX Dim 0410/KBL Ny. Esa Romas Herlandes, menyambut kunjungan kerja Danrem 043/Gatam Brigjen TNI Drajad Brima Yoga, S.Ip.,M.H., dan Ketua Persit KCK Koorcab Rem 043 PD II/Swj Ny.Epie Drajad Brima Yoga bertempat di Kodim 0410/KBL Jln. Imam Bonjol Kel. Langkapura Kota Bandar Lampung. Jum’at (07/5/2021)

Turut hadir dalam kegiatan diantaranya, Walikota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana, Ketua DPRD Kota Bandar Lampung H. Wiyadi SP.,M.M., Kajari Kota Bandar Lampung Abdullah Noer Deny, S.H., M.H.,Kapolresta Balam diwakili Kompol Junaidi,Kasi Intel Kasrem 043/Gatam Kolonel Inf A. Wahyudi S.ip, Kasi Ops Kasrem 043/Gatam Kolonel Inf Selamet Winarto dan Kasi Pers Kasrem 043/Gatam Letkol Inf Erwin, Para Perwira, Bintara, Tamtama serta PNS jajaran Kodim 0410/KBL.

“Mengawali sambutannya Danrem 043/Gatam menyampaikan ucapan terima kasih atas penyambutannya,“ ini kunjungan yang pertama di makodim 0410/KBL walaupun dibulan Ramadhan Prajurit dan PNS Kodim 0410/KBL masih tetap semangat, sekali lagi saya mengucapkan terima kasih.” ungkapnya.

“Selain itu, Danrem 043/Gatam menekankan agar personel militer dan PNS Kodim 0410/KBL untuk menjaga kekompakan dalam bidang unit kerja dimanapun dan kapanpun itu, agar memberikan kenyamanan dibidang unit kerja itu sendiri. Tidak ada personel yang menggunakan narkoba dan hindari permasalahan lainnya, oleh karena itu jaga diri kalian dan keluarga dengan demikian saya yakin kalian akan menjaga Satuan kalian.” tegasnya.

“Lebih lanjut Danrem 043/Gatam menyampaikan, sebagai seorang Babinsa tingkatkan terus kemampuan dibidang teritorial, terus isi diri dengan menambah kemampuan dan pengetahuan lewat rajin membaca, serta melakukan komunikasi yang baik dengan masyarakat, apalagi sebagai Babinsa di Kota tentunya tingkat permasalahan sangat kompleks dengan masyarakat yang heterogen, kalian akan berhadapan dengan banyak orang yang lebih pintar dan berwawasan tinggi, untuk itu Babinsa terus belajar sehingga lebih percaya diri di masyarakat.“pungkas Brigjen TNI Drajad Brima Yoga S.I.P.,M.H.(Red)

Polda Lampung Laksanakan Operasi Ketupat Krakatau 2021 di Hari Pertama

Bandarlampung – Hari pertama pelaksanaan Operasi Ketupat Krakatau 2021 berjalan lancar. Polda Lampung memutarbalikkan puluhan kendaraan yang hendak melewati pos penyekatan.

Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad selaku Kepala Satuan Tugas Bantuan Operasi (Kasatgas Banops) mengatakan, jumlah kendaraan yang di putar balikkan yakni roda dua sebanyak 7 kendaraan dan roda empat sebanyak 18 kendaraan, terdiri atas mobil pribadi 16 unit, bus 2 unit.

“Hari pertama Operasi Ketupat Krakatau Tahun 2021 ini, kita dari Polda Lampung dan jajaran telah memutarbalik kendaraan yang hendak melewati pos penyekatan guna melakukan mudik lebaran,” ujar Pandra, Jumat (7/5/2021).

Berdasarkan data dari Direktorat Lalu Lintas Polda Lampung pada hari pertama pelaksanaan Operasi Ketupat Krakatau 2021, kendaraan yang dilakukan penilangan sebanyak 15 kendaraan karena berpotensi menyebabkan kecelakaan lalu lintas dan yang dilakukan teguran sebanyak 202 kali teguran. Sedangkan kegiatan penerangan dan penyuluhan baik melalui media cetak, media elektronik, media sosial dan tempat rawan kecelakaan dan pelanggaran sebanyak 506 kali.

Lanjut Pandra, untuk kegiatan Pengaturan, penjagaan, pengawalan dan patroli (Turjawali) sebanyak 2593 kali. Untuk kendaraan yang dilakukan pemeriksaan pada pos penyekatan terhadap sepeda motor sebanyak 474 kendaraan, mobil penumpang sebanyak 376 kendaraan, mobil bus sebanyak 91 kendaraan, mobil barang sebanyak 158 kendaraan dan kendaraan khusus sebanyak 21 kendaraan.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak melaksanakan mudik Lebaran mengingat saat ini pandemi Covid-19 masih sangat tinggi,” kata Pandra.

Menurut Pandra, Polda Lampung dan jajaran turut melaksanakan penerapan protokol kesehatan guna mencegah penyebaran Covid-19 dengan membagikan masker sebanyak 400 buah kepada masyarakat.(Red)

Tim II Pemprov Lampung Lakukan Monitoring PPKM Berbasis Mikro Di Lampung Utara

Lampung Utara — Tim II Pemerintah Provinsi Lampung yang dipimpin oleh Asisten Administrasi Umum, Minhairin, melakukan monitoring Pelaksanaan Penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berbasis mikro di Kabupaten Lampung Utara.
Turut serta dalam Tim Monitoring ini, Kepala Bappeda, Kepala Balitbangda, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Kepala Dinas Sosial, Kepala Biro Organisasi, dan Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan.

Gubernur Lampung dalam sambutannya yang disampaikan oleh Asisten Administrasi Umum Setdaprov Lampung menyampaikan bahwa tim monitoring ini bertugas untuk terjun langsung memonitor pelaksanaan Penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dan PPKM Berbasis Mikro di Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung agar bisa meminimalisir dampak penyebaran Covid-19 akibat libur panjang perayaan Hari Raya Idul Fitri dan Mudik.

Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1442 H, tren kasus Covid-19 di Indonesia mengalami kenaikan sebesar 2,03%. Hal ini disebabkan karena adanya peningkatan aktivitas masyarakat khususnya menjelang akhir bulan suci Ramadan dan hari raya Idul Fitri.

Terkait dengan kondisi tersebut, Gubernur Arinal memandang perlu untuk melakukan pemantauan guna memastikan seluruh Kabupaten/Kota mematuhi terlaksananya PPKM dan PPKM Mikro sebagaimana diatur dalam Instruksi Gubernur Nomor 1 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Mikro dan Mengoptimalkan Posko Penanganan Covid-19 di Tingkat Desa dan Kelurahan untuk Pengendalian Penyebaran Covid-19.

Tim ini juga sekaligus memonitor pelaksanaan Surat Edaran Gubernur Lampung Nomor 045.2/1652/VI.07/2021 tanggal 28 April 2021 tentang Peniadaan Mudik dan Pengetatan Pembatasan Perjalanan Orang dalam Masa Pandemi Covid-19 dan Surat Edaran Gubernur Lampung Nomor 045.2/1665/VI.07/2021 tentang Pelaksanaan Sholat Idul Fitri 1 Syawal 1442 H, Kenaikan Isa Al Masih dan Hari Raya Waisak dalam Situasi Pandemi Covid-19 di Provinsi Lampung.

Pemerintah telah mengambil kebijakan larangan mudik pada hari raya Idul Fitri 1442 H. Ini merupakan tahun kedua Pemerintah mengambil kebijakan tersebut karena situasi pandemi Covid-19 dengan berbagai macam pertimbangan, yaitu pengalaman terjadinya tren kenaikan kasus setelah pelaksanaan libur panjang, termasuk peningkatan kasus sebesar 93% setelah pelaksanaan libur Idul Fitri pada tahun 2020/1441 H.

Untuk itu, Gubernur meminta kepada Bupati/Walikota untuk mengoptimalkan pelaksanaan PPKM dan PPKM Mikro dan mengoptimalkan Posko Penanganan Covid-19 di Tingkat Desa dan Kelurahan untuk Pengendalian Penyebaran Covid-19, dengan melaksanakan Pencegahan Untuk mencegah terjadinya peningkatan penularan Covid-19 selama bulan Suci Ramadhan dan menjelang hari Raya Idul Fitri 1442 H/2021.

Langkah Pencegahan yang dimaksud diantaranya dengan melaksanakan Protokol Kesehatan 3M + 2M (Memakai Masker, Menjaga Jarak, Mencuci Tangan + Menjauhi Kerumunan dan Mengurangi Mobilitas), Work From Home, Kegiatan Belajar Mengajar secara Online, Pembatasan Jam Operasional Tempat Usaha/Mall dan Bisnis, Pengaturan kapasitas dan Jam Operasional Transportasi Umum.

Kemudian, Penanganan yaitu melakukan 3 T (Testing, Tracing dan Treatment) serta Pembinaan dengan mengoptimalkan Perangkat Pekon atau Kelurahan menjadi ujung tombak. Kepala Desa dengan perangkatnya dibantu Bhabinkamtibmas melakukan pendekatan atau sosialisasi dalam penanganan Covid-19 di daerah, serta melibatkan tokoh agama dan masyarakat dalam penanganan Covid-19, serta berkoordinasi dengan RT, RW, Babhinkamtibas dalam melaksanakan PPKM Mikro di lingkungannya.

Selain itu setiap Kabupaten/Kota harus mengoptimalkan setiap posko yang telah didirikan, antara lain dengan menyediakan tes swab antigen/Ge-nose, menyediakan ruang isolasi di setiap posko, serta Pendukung Pelaksanaan penanganan Covid-19 di tingkat desa dan kelurahan / Pelaporan. Kegiatan ini dilaksanakan dengan Optimalisasi penggunaan aplikasi Smart Village untuk mengupdate data terkait kasus Covid-19 di wilayahnya (Penderita baru, Penderita yang Sembuh, Pendatang baru, penerima vaksinasi).

Gubernur Arinal juga meminta Bupati/Walikota untuk mengingatkan masyarakat agar melaksanakan Surat Edaran Gubernur Lampung Nomor 045.2/1665/ VI.07/2021 tentang Pelaksanaan Sholat Idul Fitri 1 Syawal 1442 H, Kenaikan Isa Al Masih dan Hari Raya Waisak dalam Situasi Pandemi Covid-19 di Provinsi Lampung.

Dalam Surat Edaran tersebut, bahwa Pelaksanaan Sholat Idul Fitri 1 Syawal 1442 H tahun 2021 sangat dianjurkan di rumah/kediaman masing-masing dengan maksud untuk menghindari penularan Covid-19. Jika dilaksanakan di rumah ibadah atau di tanah lapang dikhawatirkan akan menimbulkan kerumunan dalam jumlah besar dan kontak erat antar jamaah yang sangat berisiko menularkan Covid-19.

Pemerintah Provinsi Lampung telah banyak melakukan tindakan komprehensif dalam meminimalisir penyebaran Covid-19, antara lain dengan disiplin tinggi dalam menerapkan Protokol Covid-19 dan penerapan PPKM dan PPKM Berbasis Mikro. Bahkan Pemerintah Pusat telah menganugerahi prestasi Juara kedua Provinsi terbaik di Indonesia yang berhasil menekan dan mengendalikan laju penyebaran virus Covid-19.

Gubernur Arinal berharap agar para Bupati dan Walikota se-Provinsi Lampung juga mempunyai motivasi yang lebih tinggi dari apa yang telah Pemerintah Provinsi lakukan, agar masyarakat terlindungi dari bahaya penularan Covid-19.(Red)

Gubernur Arinal Pimpin Rakor Bersama Dokter Dan Kepala RS Rujukan Covid

Bandar Lampung — Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi, memimpin Rapat Koordinasi Bersama Dokter dan Kepala Rumah Sakit Rujukan Covid-19 dalam rangka Pembahasan Langkah-Langkah Penanggulangan Covid-19 di Provinsi Lampung, bertempat di Mahan Agung, Kamis (06/05).

Rapat dihadiri oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, Wakil Direktur RSUDAM, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota serta Kepala Rumah Sakit Rujukan Covid-19 se-Provinsi Lampung secara daring dan SKPD terkait di lingkungan Pemprov Lampung.

Menyikapi perkembangan zona risiko terkait Covid-19 berdasarkan penilaian dari Satgas Pusat di Provinsi Lampung yang terus berubah tiap minggunya, maka Gubernur Arinal Djunaidi menginisiasi Rapat Koordinasi ini. Berdasarkan penilaian tersebut, diketahui bahwa di Provinsi Lampung tidak memiliki zona merah dan hijau.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, Reihana, mengimbau Direktur Rumah Sakit Rujukan Covid-19 agar memeriksakan terlebih dahulu setiap kasus kematian sebelum diinput ke dalam sistem online guna menghindari perbedaan laporan.

Dari hasil monitoring dan evaluasi Tim Dinas Kesehatan Provinsi Lampung terkait Pelayanan Covid-19, Reihana mengharapkan agar masalah limbah medis Covid-19 dapat teratasi dan cepat terselesaikan.

Gubernur Arinal dalam arahannya mengatakan, berkaca dari perkembangan situasi bahwa angka kematian kumulatif kasus konfirmasi positif Covid-19 di Provinsi Lampung yang kurang baik, maka Gubernur memandang perlu segera dicarikan solusi agar kasus kematian konfirmasi positif ini dapat segera diturunkan minimal dibawah angka kematian nasional atau dibawah 1%.

Gubernur juga mengatakan diperlukannya pembenahan terhadap pelayanan Rumah Sakit Rujukan, diantaranya seperti Sarana prasarana RS di Kabupaten/Kota
yang belum memenuhi standar. Ruang
perawatan pasien Covid-19 yang belum memenuhi standar, belum tersedianya ruang ICU Covid-19 di beberapa RS Kabupaten/Kota, Peralatan Ventilator, HFNC dan lain sebagainya.

Kemudian, SDM Tenaga Kesehatan seperti Dokter Penanggung Jawab Pelayanan/DPJP dalam hal ini Dokter Spesialis Paru belum tersedia di semua Kabupaten/Kota, masih kurangnya SDM Dokter Umum dan Perawat yang sudah memiliki kompetensi untuk Case Manajemen Covid-19.

Selain itu, hal lain yang perlu dilakukan pembenahan yaitu terkait Sarana laboratorium sebagai penunjang yang belum tersedia di setiap RS baik pemerintah dan swasta, Sistem Rujukan dengan aplikasi SISRUTE/Sistem Rujukan Terpadu yang belum berjalan optimal, Pencatatan dan pelaporan pada Rumah Sakit yang belum maksimal, Pengelolaan limbah medis, Pelaksanaan Triase pada Rumah Sakit, dan Petugas Surveillance pada Rumah Sakit yang belum optimal dalam melaksanakan tugas tracing.

Gubernur mengharapkan agar pihak Rumah Sakit terus mengikuti perkembangan terkait Pandemi Covid-19 dan ikut berperan aktif dalam mengatasi pandemi ini juga membantu melakukan analisa penyebab kematian dari pasien Covid-19. Rumah Sakit diharapkan agar tetap bersemangat ikut berjuang dalam menghadapi pandemi Covid-19 di Provinsi Lampung.

Di akhir arahannya, Gubernur Arinal mengapresiasi Rumah Sakit yang memberikan pelayanan bagi pasien Covid-19 di Provinsi Lampung.

“Harapan saya, agar Rumah Sakit dapat bekerjasama dengan pemerintah untuk meningkatkan kapasitas tempat tidur pemberi pelayanan Covid-19 apabila dibutuhkan, seandainya terjadi eskalasi kasus Covid-19, mengingat riwayat lonjakan kasus pada Idul Fitri 1441 H yang lalu,” ujar Gubernur.(red)

Lima PNS Meninggal Dunia, Ahli Waris Terima Santunan dari Bupati Lampung Selatan

KALIANDA, – Dewan Pengurus KORPRI Kabupaten Lampung Selatan menyerahkan santuan uang duka kepada keluarga Pegawai Negeri Sipil (PNS) dilingkup kabupaten setempat yang meninggal dunia.

Santunan berupa uang tunai masing-masing sebesar Rp.5 juta diserahkan langsung Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto kepada ahli waris di ruang kerjanya, Kamis (6/5/2021).

Hadir juga Kepala Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD) Puji Sukanto selaku Sekretaris Dewan Pengurus KORPRI Kabupaten Lampung Selatan beserta jajaran.

Puji Sukanto mengatakan, pemberian santunan itu merupakan program Dewan Pengurus KORPRI Kabupaten Lampung Selatan yang diberikan kepada seluruh anggota KORPRI yang meninggal dunia.

“Ini (santuan) merupakan bentuk ungkapan rasa belasungkawa atas meninggalnya PNS selaku anggota KORPRI,” kata Puji Sukanto.

Sementara itu, Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto sanggat mengapresiasi Dewan Pengurus KORPRI atas program-program yang telah berjalan selama ini.

Pada kesempatan itu, Nanang juga turut menyampaikan belasungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan. Nanang juga berpesan, santuan yang diberikan bisa dimanfaatkan dengan baik oleh ahli waris.

“Semoga pengabdian selama menjadi PNS akan dicatat menjadi amal ibadah yang diterima oleh Allah SWT, diampuni segala dosa dan kesalahannya, meninggal dalam keadaan husnul khotimah. Bagi keluarga yang ditinggalkan senantiasa diberi kesabaran, ketabahan dan keikhlasan dalam menghadapi musibah ini,” kata Nanang.(Red)

OJK SIAP DUKUNG PROGRAM TABUNGAN PERUMAHAN RAKYAT (TAPERA) DI PROVINSI LAMPUNG

Bandar Lampung, 7 Mei 2021. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP TAPERA) bersinergi dengan Pemerintah Daerah serta Pelaku Industri Jasa Keuangan dalam program kepemilikan rumah yang layak dan terjangkau bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) di Provinsi Lampung.

Pemerintah telah menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 25 Tahun 2020 tentang Penyelenggaraan Tapera. Berdasarkan PP tersebut, BP Tapera akan segera menghimpun dan menyediakan dana murah jangka panjang untuk pembiayaan perumahan serta memenuhi kebutuhan rumah yang layak dan terjangkau.

Penyelenggaraan program ini akan diperuntukkan bagi seluruh segmen pekerja dengan azas gotong royong. Dalam pelaksanaannya, pelayanan program Tapera pada tahap awal akan difokuskan pada PNS, eks peserta Taperum-PNS, maupun PNS baru.
Selanjutnya, perluasan kepesertaan akan dilakukan secara bertahap untuk segmen Pekerja Penerima Upah (PPU) di BUMN/BUMD/BUMDes, TNI/Polri, pekerja swasta, hingga pekerja mandiri dan pekerja sektor informal.

Dalam rangka memperkenalkan program Tapera kepada pemangku kepentingan dan masyarakat di Provinsi Lampung, OJK Lampung memfasilitasi BP Tapera beraudiensi langsung dengan beberapa pimpinan daerah antara lain Sekda Provinsi Lampung, Walikota Bandar Lampung, Bupati Pesawaran, Bupati Lampung Selatan, Wakil Bupati Pringsewu dan pelaku perbankan serta pasar modal di Provinsi Lampung.
OJK Lampung juga memfasilitasi kegiatan Focus Group Discussion mengenai Pembahasan Program Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera) dan Pembiayaan Infrastruktur di Provinsi Lampung yang telah dilaksanakan pada tanggal 5 Mei 2021 di hotel Radisson, yang dihadiri oleh Kepala OJK Provinsi Lampung – Bp. Bambang Hermanto, Deputi Komisioner Bidang Pengerahan Dana BP Tapera – Bp. Eko Ariantoro, Deputi Komisioner Bidang Pemanfaatan Dana BP Tapera – Bp. Ariev Baginda Siregar, Perwakilan Bapeda Provinsi Lampung- Bp. Bobby Irawan, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung – Bp. Budiharto Setyawan, serta beberapa perwakilan perbankan serta pelaku industri pasar modal di Provinsi Lampung.

Dalam kesempatan tersebut, Eko Ariantoro mengatakan, “Dana Tapera merupakan milik Peserta yang akan dikelola oleh BP Tapera dengan memperhatikan kepada 12 (dua belas) asas yaitu: kegotongroyongan, kemanfaatan, nirlaba, kehati-hatian, keterjangkauan dan kemudahan, kemandirian, keadilan, keberlanjutan, akuntabilitas, keterbukaan, portabilitas, dan dana amanat, yang dalam pelaksanaannya diawasi oleh Komite Tapera dan OJK. Salah satu bentuk dari asas keterbukaan tersebut, Peserta dapat mengakses informasi tabungan melalui Portal Kepesertaan yang disediakan oleh BP Tapera.”

Besaran simpanan Peserta adalah sebesar 3% (tiga persen), yang terdiri dari 2,5% (dua setengah persen) ditanggung oleh Pekerja dan 0,5% (setengah persen) ditanggung oleh Pemberi Kerja. Pada akhir masa kepesertaan, seluruh tabungan beserta imbal hasil akan dikembalikan kepada Peserta. Dengan demikian, Tabungan milik Peserta tidak digunakan sebagai dana operasional BP Tapera.

Ariev Baginda Siregar menambahkan “manfaat pembiayaan perumahan melalui program Tapera tidak hanya terbatas pada pembiayaan untuk membeli rumah tetapi juga diperuntukkan untuk pembiayaan pembangunan dan renovasi atau perbaikan rumah sehingga peserta nantinya bisa menyesuaikan dengan kebutuhan mereka masing-masing.”

“OJK Lampung sangat mendukung program Tapera untuk ASN yang selanjutnya secara bertahap akan mencakup TNI POLRI, BUMN/BUMD/BUMDES, Pekerja mandiri/informal serta Pekerja Swasta. Program ini juga akan meningkatkan inklusi keuangan dengan akan didaftarkannya peserta Tapera sebagai investor retail di Pasar Modal melalui Kontrak Pengelolaan Dana Tapera yang didalamnya terdapat Kontrak Investasi Kolektif. Selain itu juga program Tapera ini dapat menghidupkan kegiatan di sektor riil khususnya sektor perumahan dan sektor konstruksi pengembang perumahan” kata Bambang Hermanto.

Saat ini BP Tapera sedang melakukan penjajakan rencana initial project pembiayaan KPR murah di Kabupaten Pesawaran untuk ASN yang berpenghasilan dibawah Rp. 8 juta. Saat ini pemerintah daerah bersama BP Tapera sedang melakukan pendataan ASN sebagai penabung dan penerima fasilitas pembiayaan KPR murah dengan bunga hanya 5 sd 7 %. Harapannya dengan hadirnya program Tapera ini, menjadi salah satu solusi pendanaan perumahan dan mempercepat realisasi program 1 juta rumah.(Red)