Terima Kunjungan Komisi VIII DPR RI, Gubernur Arinal : Lampung Siap Laksanakan Pembelajaran Tatap Muka

BANDARLAMPUNG—Gubernur Lampung Arinal Djunaidi menerima kunjungan kerja Komisi VIII DPR RI dalam rangka Kebijakan Pemerintah Daerah Dalam Persiapan Pembelajaran Tatap Muka dan Implementasi Bantuan Sosial di masa Pandemi Covid-19, di Mahan Agung, Rumah Dinas Gubernur Lampung, Kamis (30/09)

Gubernur Arinal Djunaidi dalam sambutannya mengucapkan Selamat Datang kepada Ketua Rombongan Kunjungan Kerja Komisi VIII DPR-RI, I Komang Koheri, S.E beserta rombongan di Provinsi Lampung.

“Semoga selama melaksanakan kunjungan kerja di wilayah paling Selatan pulau Sumatera ini dapat menghasilkan suatu rumusan dan masukan serta dapat berjalan lancar dan sukses mencapai sasaran, khususnya mengenai Kebijakan Pemerintah Daerah dalam pembelajaran Tatap Muka dan Implementasi Bantuan Sosial di Kota Bandar Lampung,” ucap Gubernur.

Menurut Gubernur, Pada awal pandemi covid-19, penerapan protokol kesehatan oleh masyarakat masih sulit dilaksanakan. Namun setelah adanya Peraturan Gubernur Nomor 45 Tahun 2020 yang kemudian ditingkatkan menjadi Peraturan Daerah Nomor 3 Tahun 2020 dan juga peran dari Satgas COVID-19 dalam hal pendisiplinan (TNI, POLRI, Satpol PP, Satgas COVID-19), maka kesadaran dari masyarakat terus meningkat.

Kemudian mengenai Pembelajaran Tatap Muka, lanjut Gubernur, Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di wilayah level satu sampai dengan tiga, telah membuka kesempatan bagi satuan pendidikan melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas dengan izin dari Pemerintah Daerah.

“Untuk di Provinsi Lampung, ada beberapa Sekolah yang telah melakukan Pembelajaran Tatap Muka yang tentunya sudah berkoordinasi dengan Satgas Covid-19 terkait dan menerapkan protokol kesehatan yang ketat,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Rombongan Kunjungan Kerja Komisi VIII DRP RI, I Komang Koheri, S.E mengucapkan terimakasih kepada Gubernur Arinal Djunaidi kerena telah menerima dan menyambut baik rombongan Komisi VIII DPR RI di Provinsi Lampung.

“Saya ucapkan terimakasih kepada Pak Gubernur karena kami telah disambut dengan baik oleh Pak Gubernur di Provinsi Lampung. Kami juga sangat bangga dan mengapresiasi kinerja Pak Gubernur Arinal, karena di bawah kepemimpinannya pembangunan di Provinsi Lampung dapat berjalan dengan baik, meskipun dalam kondisi pandemi covid-19.” ucap I Komang Koheri.

Menurut Komang, Provinsi Lampung memiliki letak yang sangat startegis, oleh karenanya pembangunan di Provinsi Lampung dapat menjadi salah satu penopang pembanguanan nasional, terutama untuk Pulau Jawa.

“Posisi Lampung sangat strategis, ada tiga proyek strategis nasional yang dibangun di Lampung, ini artinya Presiden sangat percaya dengan Provinsi Lampung, kalau bukan karena kinerja Pak Gubernur, belum tentu ini akan terjadi,” tutur Komang.

“Untuk itu kami dari Komisi VIII DPR RI siap membantu mensukseskan program pembangunan di Provinsi Lampung,” pungkasnya.

Pada kunjungan kerja tersebut juga dilakukan diskusi terkait strategi penanganan Covid-19 di Provinsi Lampung. Terutama dalam kaitannya dengan proses Pembelajaran Tatap Muka. Diskusi dipimpin oleh Asisten I Pemerintah Provinsi Lampung Qudrotul Ikhwan.

Pada paparan terkait kondisi terkini penanganan covid-19 di Provinsi Lampung, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung Dr. dr. Hj. Reihana, M. Kes, menuturkan bahwa kasus positif dan kematian dalam 3 minggu terakhir telah terjadi penurunan lebih dari 50% di 15 Kab /Kota, namun tetap terus waspada karena Lampung belum mencapai Herd Immunity.

Adapun Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Lampung Drs Sulpakar MM, terkait persiapan Provinsi Lampung dalam melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM), untuk mencegah kluster baru penyebaran covid-19, telah disusun Prosedur Pembelajaran Tatap Muka yang meliputi syarat-syarat pelaksanaan PTM, vaksinasi Tenaga Pendidik dan Kependidikan.

Adapun Pola Penyelenggaraan Pendidikan di Provinsi Lampung saat ini menerapkan Pola Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ)/Belajar dari Rumah, Pola Belajar Kombinasi/Campuran antara Belajar dari Rumah dan Shift (Blended Learning) , Pola Belajar secara Bergantian/Shift, dan Pola Belajar dengan Tatap Muka Terbatas (PTM).

Pada diskusi tersebut juga dipaparkan secara singkat kesiapan Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung dalam melaksanakan pembejaran tatap muka oleh Rektor UIN Lampung Prof Moh Mukri.

Sementara itu Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung Drs. Juanda Naim, M.H juga memaparkan kesiapan pemberlakuan pembelajaran tatap muka pada pondok-pondok Pesantren, Madrasah, dan TPA/TPQ.

Kegiatan kemudian diakhiri dengan penyerahan bantuan dari Kementerian Agama RI berupa 5 Unit Ambulan untuk Pesantren di Provinsi Lampung, Ruang Kelas senilai Rp.210.000.000 untuk pesantren Tribakti Alfalah, Bantuan Operasional Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Lampung sebesar Rp.50.000.000, untuk Ormas Rp.50.000.000, kemudian bantuan dari Kementerian Sosial RI untuk program keserasian sosial sebesar Rp.150.000.000. (Dinas Kominfotik Provinsi Lampung)

Ketua TP. PKK Provinsi Lampung Kunjungan Kerja Ke Kabupaten Mesuji, bangun Sinergitas Organisasi

Mesuji, — Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung, Riana Sari Arinal melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Mesuji, Kamis, (30/09/2021)

Kunjungan kerja tersebut merupakan kunjungan Kerja ketiga dalam rangkaian Kunjungan Kerja Ketua TP. PKK Provinsi Lampung beserta Jajaran Pengurus ke seluruh Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung, dimana sebelumnya Kabupaten Tulangbawang Barat dan Tulang Bawang telah dikunjungi pada hari Rabu tanggal 22 September 2021.

Kegiatan diawali dengan melakukan Senam Lampung Berjaya bersama di Taman Kehati Kabupaten Mesuji yang dikoordinir oleh Perwosi Provinsi Lampung bekerjasama dengan Perwosi Kabupaten Mesuji.

Kunjungan kerja dilaksanakan dalam rangka pembinaan kepada jajaran organisasi yang dipimpin Riana Sari Arinal yang berada di Kabupaten Mesuji.

Kehadiran Ketua Tim Penggerak Provinsi Lampung beserta rombongan disambut langsung oleh Bupati Mesuji, Saply TH, didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Mesuji, Nellywaty Saply, Wakil Bupati Mesuji dan Sekretaris Daerah Kabupaten Mesuji beserta jajaran pengurus TP. PKK Kabupaten Mesuji.

Sementara itu saat menyambut kehadiran Ketua TP. PKK, Bupati Mesuji menyampaikan ucapan terimakasih dan berharap kunjungan Kerja Ketua TP. PKK Provinsi Lampung ke Kabupaten Mesuji memberikan energi untuk mendorong seluruh jajaran Pengurus TP. PKK Kabupaten Mesuji dalam turut berperan serta aktif mensejahterakan rakyat melalui program kerja yang telah ditetapkan.

“Semoga kunjungan kerja ini dapat menjadi motivasi bagi kami dan sarana untuk saling berkoordinasi dan sinkronisasi program yang bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ungkap Bupati Saply.

Berbagai kegiatan digelar dan diikuti masyarakat dalam rangka Kunjungan Kerja Ketua TP. PKK di Kabupeten Mesuji diantaranya, Pengobatan gratis, pemberian bantuan sembako, gelar produk lokal dan aksi donor darah.

Adapun stand yang turut berpartisipasi menggelar aksi, yaitu : Stand Perwosi Kabupaten Mesuji, Stand LKKS Kabupaten Mesuji, Stand Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Kabupaten Mesuji, Stand PMI Kabupaten Mesuji, Stand Pokja III TP. PKK Kabupaten Mesuji, Stand Pokja Bunda PAUD Kabupaten Mesuji, Stand Pokja I TP. PKK Kabupaten Mesuji, Stand Dekranasda Kabupaten Mesuji, Stand Pokja II TP.PKK kabupaten Mesuji, Mobil Perpustakaan Keliling dan Mobil Alih Teknologi dan Informasi Dinas Kautan dan Perikanan Provinsi Lampung.

Terlihat antusiasme masyarakat pada momen kunjungan kerja Ketua TP. PKK Provinsi Lampung untuk turut berpartisipasi dalam berbagai kegiatan sosial seperti Donor Darah dan Pemeriksaan Kesehatan yang diikuti warga masyarakat Mesuji.

Kegiatan yang digelar di Kabupaten Mesuji adalah hasil kolaborasi antar organisasi – organisasi dibawah kepemimpinan Riana Sari Arinal yang dikoordinir oleh TP. Penggerak PKK Provinsi Lampung dan masing – masing organisasi induk di Provinsi.

Dalam kesempatan tersebut diserahkan bantuan pembinaan organisasi di Kabupaten Mesuji yang diserahkan secara simbolis oleh Ketua TP. PKK, diantaranya kepada perwakilan Pondok pesantren berupa bantuan sembako, Panti Asuhan berupa sembako, kepada Perempuan korban kekerasan berupa mukena, Al Qur’an dan buku motivasi, kepada Anak korban kekerasan berupa boneka dan alat tulis, kepada perpustakaan desa, sejumlah 26 buah buku bacaan, Ibu Hamil berupa sembako, kepada perwakilan desa berupa Bibit Tanaman dan Budidaya ikan dalam ember, bantuan sosial untuk korban Covid-19 berupa sembako, bantuan untuk pengrajin bantuan untuk masyarakat tidak mampu (lansia dan Balita), bantuan untuk Atlit anak disabilitas, serta bantuan untuk Anak Sekolah Dasar di Kabupaten Mesuji.

Sementara itu dalam arahannya, Ketua TP. PKK menyampaikan apresiasi dan ucapan terimakasih kepada Bupati Mesuji, Ketua TP. PKK Kabupaten Mesuji beserta jajaran yang telah memfasilitasi kegiatan hari ini dengan tema “Gerakan keluarga pelopor perubahan”.

Diungkapkan Setelah hampir 2 tahun dalam masa Pandemi Covid-19 tentu menimbulkan dampak yang luar biasa dalam berbagai sendi kehidupan, terutama perekonomian.

Untuk itu, Riana Sari berharap agar PKK dapat menjalankan perannya untuk membantu warga masyarakat yang terdampak Covid-19.

“Gerakan PKK diharapkan menjadi gerakan yang mampu menginisiasi perubahan bagi masyarakat, terutama dimasa pandemi ini,” ucap Riana.

Saat ini TP. PKK Provinsi Lampung terintegrasi dengan 6 organisasi lain, dibawah kepemimpinan Riana Sari Arinal, yaitu Dekranasda, LKKS, PMI, PAUD, YJI, dan Perwosi.

“Saya berharap agar dapat terjalin kerjasama dan koordinasi antar organisasi sebagai mitra pemerintah dalam turut serta mensukseskan pembangunan menuju Rakyat Lampung Berjaya,” pungkasnya.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan peninjauan stand – stand yang turut berpartisipasi pada acara Kunjungan Kerja Ketua TP. PKK Provinsi Lampung.

Menutup rangkaian kegiatan Kunjungan Kerja di Kabupaten Mesuji, Ketua TP. PKK Provinsi Lampung didampingi Ketua TP. PKK Kabupaten Mesuji melakukan peninjauan dan panen Sayur hasil kebun yang dikelola Kelompok Wanita Tani (KWT) Melati Makmur desa Berasan Makmur Kecamatan Tanjung Raya Kabupaten Mesuji. (Dinas Kominfotik Provinsi Lampung).

Ketua PMI Provinsi Lampung Tinjau Pelaksanaan Aksi Donor Darah di Kabupaten Mesuji

Mesuji, — Ketua PMI Provinsi Lampung, Riana Sari Arinal melakukan peninjauan pelaksanaan kegiatan aksi Donor Darah di Kabupaten Mesuji, bertempat di Gedung Serba Guna (GSG) Taman Kehati desa Mekarsari Kabupaten Mesuji, Kamis (30/09/2021).

Peninjauan dilaksanakan disela – sela Kunjungan Kerja ke Kabupaten Mesuji.

Kegiatan Donor darah digelar oleh PMI Provinsi Lampung berkolaborasi dengan PMI Kabupaten Mesuji tersebut diselenggarakan dalam rangka menggugah kesadaran masyarakat dan penggalangan darah untuk kemanusiaan.

Sebagaimana diungkapkan Ketua PMI Provinsi Lampung pada setiap kesempatan, bahwa saat ini ketersediaan darah perlu terus digalang guna memenuhi kebutuhan darah dengan membangun kesadaran masyarakat untuk mendonorkan darahnya.

Masyarakat Kabupaten Mesuji terlihat sangat antusias mengikuti kegiatan donor darah, total darah yang terkumpul sebanyak 31 Kantong, dengan total jumlah pendaftar sebanyak 56 orang, namun karena alasan kesehatan dan hal lainnya terdapat sebanyak 25 orang yang tidak memenuhi syarat untuk menjadi pendonor.

Adapun rincian darah yang terkumpul dari kegiatan Donor darah di Kabupaten Mesuji, yaitu :

Golongan darah A, sebanyak 4 kantong, golongan darah B sebanyak 16 Kantong, golongan darah AB sebanyak 5 kantong dan golongan darah O sebanyak 6 kantong.(Dinas Kominfotik Provinsi Lampung).

Sekdaprov Hadir di Papua, Tim Softball Lampung Cetak Sejarah Pertama Kali Masuk Final PON

JAYAPURA—Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, di wakili oleh Sekdaprov Lampung, Ir. Fahrizal Darminto, MA. tiba di Jayapura, Papua, guna menyemangati kontingen PON XX Provinsi Lampung, Kamis (30/09).

Tampak menyertai Fahrizal Darminto, Ketua DPRD Provinsi Lampung, Mingrum Gumay, Ketua Umum KONI Lampung, Prof. Yusuf Barusman dan Ketua Komisi 5 DPRD Lampung, Yanuar Irawan.

Usai prosesi penyambutan oleh Panitia dan melakukan registrasi A-Hac Sekdaprov Lampung dan rombongan menuju lokasi pertandingan Semi Final Cabang Olahraga Softball untuk menyaksikan Tim Softball Putra Provinsi Lampung berlaga menghadapi Tim Softball Provinsi DKI.

Pada pertandingan tersebut, Tim Softball Lampung menang telak 9-1 atas DKI Jakarta dan berhak melaju ke babak Grand final yang rencananya akan dilakukan pada tanggal 3 Oktober sehari setelah Opening Ceremony.

Pertandingan ini sangat berbeda dengan sebelumnya, dimana tim softball Lampung banyak tertekan dan kalah dalam 7 inning dengan skor 4-7 dari DKI Jakarta pada babak penyisihan. Namun kali ini DKI Jakarta hanya mampu membuat 1 run di inning ke lima, dan harus dilakukan line up, karena Lampung sudah lebih dahulu mengoleksi 9 run, sehingga posisi skor 9-1.

Kemenangan ini bukan saja mengukir sejarah namun menambah semangat anak-anak Softball Lampung untuk meneruskan trend positif hingga menuntaskan medali emas di cabang ini untuk pertama kalinya.

Dalam kesempatan usai kemenangan tim Lampung itu, Sekdaprov Lampung, Fahrizal Darminto meminta kepada tim ini agar tidak lengah sedikitpun untuk partai puncak. “Tinggal selangkah lagi kalian medali emas. Maka jangan lengah sedikitpun, dan jangan remehkan lawan yang pernah kita kalahkan. Fokus di setiap pertandingan dan raih kemenangan dengan gemilang,” kata Fahrizal.

Usai berfoto bersama tim Softball putra Lampung, Sekdaprov langsung menuju ke venue pertandingan yang lainnya untuk memberikan dukungan moril kepada para atlet. (Dinas Kominfotik Provinsi Lampung)

Lomba Bhayangkara Mural Festival 2021 Piala Kapolri Tingkat Polda Lampung Berhadiah Puluhan Juta Rupiah

Bandar Lampung — Polda Lampung akan menggelar Bhayangkara Mural Festival 2021 piala Kapolri dengan hadiah puluhan juta rupiah dalam rangka memberikan inspirasi semangat pergerakan dalam menyampaikan pesan positif melalui media mural.

Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad mengatakan, Bhayangkara Mural Festival (BMF) 2021 ini adalah festival/lomba yang diselenggarakan oleh Mabes Polri yang akan dilaksanakan secara serentak oleh Polda-Polda se-Indonesia untuk mempertemukan berbagai komunitas dan pegiat mural ke dalam budaya mural Indonesia.

“Point utamanya yaitu untuk komunitas dan pegiat mural agar bisa mempresentasikan karya mereka ke panggung yang tepat”, kata Pandra di ruang kerjanya, Rabu (29/9/2021).

Lanjut Pandra, tema BMF 2021 ini yaitu “Peran generasi muda untuk berkreasi dalam penyampaian informasi yang positif di masa pandemi covif-19”.

Sedangkan untuk sub temanya adalah :
1. Peduli sesama di masa pandemi covid-19.
2. Bersama menjalankan Prokes.
3. Indonesia sehat dan kuat.
4. Bebas dari covid-19.
5. Bersama menjaga Indonesia.

BMF Polda Lampung 2021 ini akan dilaksanakan pada 30 hingga 31 Oktober 2021 bertempat di area PKOR Way Halim Bandar Lampung.

Pendaftaran akan dibuka pada 27 September hingga 17 Oktober melalui online ataupun offline di ruang Subbid Multi Media Bid Humas Polda Lampung Teluk Betung, untuk kategori kelompok maksimal 2 orang.

Pada saat mendaftar, peserta wajib mengirimkan konsep mural (design) dalam bentuk PDF dalam satuan ukuran pixel maksimal 2.500 pixel dengan rasio media ukuran 2.44 m x 3.66 m ke panitia untuk diseleksi oleh dewan juri yang berkompeten.

“Karena media tembok untuk peserta lomba terbatas jadi tidak semua peserta dapat diakomodir untuk mengikuti lomba BMF 2021, dewan juri akan melakukan tahap seleksi penyisihan”, kata Pandra.

Pada tanggal 18-20 Oktober, design yang dikirim peserta akan diseleksi oleh dewan juri untuk di pilih 5 terbaik utk dikirim dan diseleksi pada tingkat Mabes.

Pada 24 Oktober, Mabes Polri akan memilih 1 yang terbaik untuk di ikut sertakan pada lomba BMF 2021 tingkat Mabes bersama peserta dari 34 Polda lainnya.

Sedangkan 4 peserta yang tidak terpilih di tingkat Mabes akan mengikuti lomba BMF Polda Lampung 2021 bersama peserta yang lolos seleksi dewan juri di area PKOR Way Halim Bandar Lampung pada tanggal 30-31 Oktober dan pada tanggal 1 November, Kapolda Lampung Irjen Pol Hendro Sugiatno bersama Waka Polda Lampung Brigjen Pol Subiyanto dan Pejabat Utama Polda Lampung akan meninjau karya mural peserta sekaligus menyerakan hadiah lomba kepada pemenang.

Untuk lebih jelasnya dipersilahkan kepada masyarakat pegiat mural yang ingin mendaftar menghubungi contact person Kompol Andre (WA : 0821-7996-9633), tutup Pandra. (Red)

Ketua Dewan Pembina IWAPI Lampung, resmikan Rumah “BETIK”

Bandar Lampung, — Ketua Dewan Pembina Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Provinsi Lampung, Riana Sari Arinal meresmikan Rumah Betik IWAPI, bertempat di Aula Global Surya , Rabu, (29/09/2021).

Pada kegiatan peresmian Rumah Betik IWAPI juga digelar bakti sosial Donor darah oleh PMI Provinsi Lampung dan gelar produk Usaha Kecil Menengah (UKM).

Ketua Panitia , Diana Misani dalam laporannya mengungkapkan, bahwa Rumah BETIK (Belanja Ekonomis untuk Industri Kreatif) merupakan sebuah tempat dimana produk – produk UMKM binaan DPD IWAPI Lampung dipasarkan.

Ketua DPD IWAPI Lampung.
Dr. Ir. Hj. Armalia Reny Madrie, AS, MM, mengungkapkan bahwa kegiatan donor darah yang digelar pada kesempatan ini merupakan kerjasama antara DPD IWAPI Lampung, PMI dan Global Surya yang akan dilakukan secara berkesinambungan

“Semoga program ini mendatangkan manfaat bagi kita semua,” ucapnya

Menurut Armalia , salah satu persoalan besar dalam mengembangkan usaha adalah pemasaran, untuk itu Rumah BETIK merupakan solusi untuk menjadi pusat promosi produk UMKM yang sangat membantu para pengusaha mikro di Provinsi Lampung.

Ketua Dewan Pembina IWAPI Provinsi Lampung berharap agar kegiatan ini benar – benar menjadi sarana memajukan ekonomi, khususnya para pelaku Usaha Kecil Menengah.

“Semoga kegiatan ini dapat terus digalakkan di setiap kesempatan dan jadikanlah sebagai pendorong pembangunan menuju Rakyat Lampung Berjaya,” pungkasnya.

Kegiatan dilanjutkan dengan peninjauan donor darah oleh Riana Sari Arinal yang juga sebagai Ketua PMI Provinsi Lampung dan pengguntingan pita sebagai ditandainya pembukaan Rumah “BETIK”.

Acara dihadiri Ketua DPC IWAPI Kabupaten/Kota se Provinsi Lampung, Pejabat Tinggi Pratama dilingkungan Pemerintah Provinsi Lampung, serta segenap jajaran Pengurus DPD IWAPI Provinsi Lampung. (Dinas Kominfotik Provinsi Lampung).

Sekertaris Daerah Provinsi Lampung Pimpin Rapat Persiapan Kerjasama antara Pemprov. Lampung dan Pemprov Bangka Belitung

Bandar Lampung — Sekertaris Daerah, Fahrizal Darminto, MA memimpin Rapat Persiapan Kerja Sama Perdagangan Provinsi Lampung dan Provinsi Bangka Belitung, bertempat di Ruang Sakai Sambayan, Rabu (29/09)

Hadir dalam Rapat Kepala Bappeda, Kadis Peternakan dan Keswan, Kadis Kelautan dan Perikanan, Kadis Kehutanan, Kadis Perindustrian dan Perdagangan, Kadis Koperasi dan UKM, Kadis Perhubungan, Karo Perekonomian, Plt. Kadis Perkebunan, Kabid KPTPH, Kabag Biro Pem dan OtDa

Dalam rapat dibahas terkait rencana kerjasama antara Pemerintah Provinsi Lampung dengan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang saat ini mengalami defisit untuk komoditas pangan strategis seperti Beras.

Produksi dalam daerah belum dapat  mencukupi kebutuhan pasar di Provinsi Bangka Belitung yang hanya mencukupi sekitar 35% dari kebutuhan masyarakatnya.

Kerja sama daerah dengan daerah (KSDD) yang dapat dibentuk antara Pemerintah Provinsi Lampung dan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung adalah dalam rangka penyelenggaraan urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan daerah namun dipandang lebih efektif jika dilaksanakan dengan bekerja sama.

Setiap tahunnya sekitar 70 ribu sampai dengan 100 ribu ton beras didatangkan dari luar Provinsi Kepulauan Bangka Belitung untuk memenuhi  kebutuhan konsumsi masyarakatnya, yang disuplai dari Jakarta melalui Pelabuhan Tanjung Priok ke Pelabuhan Pangkal Balam Pangkal Pinang, adapun beras tersebut berasal dari Provinsi Jawa Barat dan sekitarnya. Selain beras, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung membutuhkan bawang merah, bawang putih yang di suplai dari Provinsi Sumatera Barat, sedangkan daging sapi, daging ayam dan telur di suplai dari Provinsi Sumatera Utara, Sumatera Barat, Jambi, Sumsel dan Lampung. Untuk cabai merah, cabai rawit Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengalami surplus tetapi tetap di suplai dari Provinsi Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Bengkulu dan Sumatera Selatan.

Selain Kebutuhan komoditas
tersebut diatas, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung membutuhkan bibit karet yang bersertifikat, bibit nanas, pisang, buah naga, porang dan jahe merah. Selain membutuhkan
bibit-bibit tersebut, sedangkan provinsi Kepulauan Bangka Belitung mempunyai bibit durian unggul yang telah bersertifikasi.

Sekertaris Daerah menyampaikan hasil kesepakatan antara Gubernur Lampung dengan Gubernur se- Sumatera terkait tindak lanjut pembicaraan kerjasama antar Provinsi Lampung dan Provinsi Bangka Belitung.

“Atas persetujuan Bapak Gubernur ini merupakan hasil dari kesepakatan Gubernur se-Sumatra pada saat melakukan rapat di Bengkulu, rapat antar Pak Gubernur Lampung dan Bangka Belitung yang melakukan tindak lanjut pembicaraan kerja sama antara Lampung dan Bangka Belitung. Lampung yang sudah kita ketahui surplus dalam bidang perkebunan, peternakan dan lainnya. Sedangkan Bangka Belitung butuh akomodasi kita,” ungkap Fahrizal.

Pada bidang perikanan, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung membutuhkan ikan olahan air
tawar, seperti ikan asin, ikan asap dan ikan air tawar segar lainnya. Provinsi Kepulauan Bangka Belitung termasuk Daerah tambak udang vaname dan Provinsi Larmpung merupakan salah satu daerah tujuan perdagangan udang vaname.

Rencana kerja sama antara Pemerintah Provinsi Lampung dengan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sebelumnya pernah dibahas pada tanggal 4 Oktober 2019 difasilitasi oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Provinsi Lampung dengan melibatkan perangkat daerah Provinsi Lampung, KADIN, HIPMI, BI Kantor Perwakilan Lampung, BPS dan PT. Lampung Jasa Utama dengan fokus pembahasan meliputi konsep Sumatera Commodities Trading House (SCTH) kerja sama perdagangan Lampung-Bangka Belitung diawali identifikasi data potensi dan kebutuhan komoditi yang dapat dikerjasamakan dan skema kerja sama dan alternatif peluang Lampung-Bangka Belitung.

Sekertaris Daerah, Fahrizal Darminto mengungkapkan bahwa Pemerintah Provinsi Lampung memiliki surplus disetiap bidang dan saat ini tengah melakukan pemetaan untuk data kuantitatif dan kualitatif.

“Kita sudah tau bahwa Pemerintah Provinsi Lampung memang memiliki surplus pada tiap-tiap bidang. Dan hal tersebut akan diambil tindakan pemetaan agar bisa mendata dan bisa terbagi kuantitatif dan kualitatifnya,”

Sekertaris Daerah menyebutkan bahwa proses MoU terkait hal ini akan segera dilakukan guna percepatan terwujudnya kerjasama antar Pemerintah daerah. (Diskominfotik Provinsi Lampung).

Gubernur Arinal Djunaidi : Pemprov Lampung Berkomitmen Dalam Pemberantasan Narkoba, dan Penegakan Hukum di Lampung

BANDARLAMPUNG—Gubernur Lampung Arinal Djunaidi melakukan Rapat Koordinasi dengan Kantor Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia Provinsi Lampung bersama Perangkat Hukum lainnya, terkait penegakan hukum di Provinsi Lampung. Rakor dilaksanakan di Hotel Novotel, Bandar Lampung, Rabu (29/09).

Hadir pada kegiatan tersebut Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, Kakanwil Kemenkumham Provinsi Lampung, Kapolda Provinsi Lampung, Kajati Lampung, Kepala BNNP Lampung, Pengadilan Tinggi, Korem, dan BIN Provinsi Lampung, serta Biro Hukum Provinsi Lampung.

Gubernur lampung Arinal Djunaidi mengatakan bahwa tujuan diselengarakannya rakor tersebut sebagai wahana untuk meningkatkan koordinasi, konsolidasi dan sinergitas terkait pelaksanaan penegakan hukum di Institusi masing-masing, sehingga akan tercipta keselarasan yang membentuk suatu sinergitas yang kuat guna mencapai kepastian hukum bagi masyarakat di Provinsi Lampung.

Diketahui, bahwa berdasarkan Sistem Database Pemasyarakatan pada Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Lampung bisa kita lihat bahwa jumlah penghuni Lapas dan Rutan yang ada di wilayah Lampung sebanyak 8.919 Orang dengan kasus narkotika jumlah paling besar yaitu sebanyak 4.305 Orang yang terdiri dari 1.045 Orang dengan kasus Narkoba Pemakai dan 3.260 dengan kasus sebagai Pengedar/Bandar.

Oleh karena itu, Dalam pemberantasan Narkoba, menurut Gubernur Arinal, Pemerintah Provinsi Lampung telah membentuk tim Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) dan Prekursor Narkotika Provinsi Lampung

“P4GN ini bertujuan untuk meningkatkan koordinasi antara instansi terkait dalam menciptakan persamaan persepsi antara penegak hukum dalam ketatalaksanaan system peradilan pidana, mewujudkan harmonisasi dan sinkronisasi dalam upaya penegakan hukum dan hak asasi manusia, serta menghindari penyalahgunaan wewenang dalam proses penegakan hukum serta memenuhi rasa keadilan masyarakat dalam rangka penegakan hukum,” paparnya.

Dalam melakukan fasilitasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) dan Prekursor Narkotika Pemerintah Provinsi Lampung Tahun 2021 di antaranya :

1. Penyusunan Peraturan Daerah Provinsi
Lampung No. 1 Tahun 2019 tentang Fasilitasi Narkoba, Lainnya; Pencegahan Psikotropika, Penyalahgunaan Dan Zat Adiktif

2. Penyusunan Peraturan Gubernur Lampung Nomor 44 Tahun 2019 Tentang Peraturan Pelaksana Peraturan Daerah No 1 Tahun 2019 Tentang Fasilitasi Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba, Psikotropika, dan Zat Adiktif Lainnya;

3. Menerbitkan SK TIMDU P4GN No. G/217/VI.07/HK/2021, SK RENCANA AKSI DAERAH (RAD) P4GN NO. G/218/VI. 07/Hk/2021.

Gubernur Arinal Djunaidi menyatakan bahwa Pemerintah Provinsi Lampung berkomitmen untuk memerangi kejahatan peredaran gelap Narkoba. Salah satu komitmen tersebut, tertuang di dalam 33 janji kerja “Rakyat Lampung Berjaya” yaitu Lampung Menuju Bebas Narkoba, yakni melalui

1. Mencegah penggunaan narkoba melalui pembinaan berbasis keluarga dan tokoh tokoh agama.
2. Memberantas kejahatan, peredaran gelap dan penyalahgunaan narkoba melalui sinergi semua pemangku kepentingan.
3.Menyelamatkan korban-korban penyalahgunaan narkoba melalui upaya rehabilitasi.

“Pemberantasan narkoba merupakan komitmen bersama yang harus tetap dijaga konsistensinya. Mari kita buktikan komitmen perang terhadap narkoba di Provinsi Lampung,” pungkas Arinal (Dinas Kominfotik Provinsi Lampung)

Pemprov Lampung gelar Peringatan Hari Rabies Sedunia

Metro, — Kepala Dinas Peternakan dan Keswan Provinsi Lampung, Ir. Lili Mawarti, M.Si bersama Walikota Metro Dr. Hi. Wahdi,Sp.OG, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Metro Hery Wiratno,SP serta Ketua Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Wilayah Lampung, drh. Nanang Purus Subendro hadir dalam acara Puncak Peringatan Hari Rabies Sedunia (World Rabies Day) Provinsi Lampung di Kota Metro, Selasa (28/09).

Peringatan WRD ini bertujuan untuk mengkampanyekan upaya pencegahan dan pengendalian Penyakit Rabies di Provinsi Lampung menuju Indonesia Bebas Rabies 2030.

Ada 2 Pulau di Provinsi Lampung yang sudah mendapatkan status Bebas Rabies yaitu Pulau Pisang-Kabupaten Pesisir Barat dan Pulau Tabuan Kabupaten Tanggamus, sedangkan 1 Pulau dalam proses pembebasan yaitu Pulau Sebesi Kabupaten Lampung Selatan.

Dipilihnya Metro sebagai lokasi Acara Puncak Peringatan WRD Provinsi Lampung karena Metro akan di usulkan sebagai Role Model Pembebasan Rabies berbasis kawasan/Kompartemen.

Dukungan Sarana dan Prasarana pendukung sektor peternakan dan kesehatan hewan cukup lengkap, dukungan pemerintah daerah cukup baik untuk pencegahan dan pengendalian penyakit serta cakupan vaksinasi Rabies telah mencapai 70%.(Diskominfotik Provinsi Lampung).

SKD Penerimaan CPNS di Lingkungan Kemenkumham Lampung TA. 2021 Resmi digelar

LAMPUNG_INFO – Seleksi Kompetensi Dasar berbasis Computer Assisted Test (CAT) bagi Peserta Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Lampung TA. 2021 resmi digelar. Selasa (28/09/2021) Pada hari ini, dari 600 peserta di Sesi I 495 peserta mengikuti ujian dan 105 peserta tidak hadir.
Kegiatan SKD ini akan dilaksanakan selama 8 (delapan) hari pada tanggal 28 September 2021 hingga 05 Oktober 2021. Dari 13.784 peserta SKD dengan Kualifikasi Pendidikan Non-SLTA sebanyak 1.050 peserta dan SLTA sebanyak 12.734 peserta. Para peserta ini nantinya akan diterima sebanyak 55 Pria dan 4 Wanita.
Sebelum memasuki Ruangan Tes SKD para peserta sebelumnya diperiksa Surat Deklarasi Kesehatan, surat tes rapid antigen atau swab dengan hasil negative atau non reaktif, dan pengecekan suhu, dilanjutkan dengan pemeriksaan dokumen dengan memperlihatkan KTP pada masing-masing peserta, melakukan penitipan barang-barang agar memastikan barang yang dibawa di ruangan hanya kartu ujian, KTP serta pensil, selanjutnya penggeledahan badan, dan pemberian PIN ujian, sebelum memasuki ruangan tes para peserta menunggu di area steril sambal diperelihatkan tata tertib ujian di dalam ruangan.
Kepala Biro Humas, Hukum dan Kerjasama Sekretariat Jenderal Kemenkumham, Heni Susila Wardoyo turut hadir dalam pembukaan kegiatan Tes SKD di Lingkungan Kantor Wilayah Kemenkumham Lampung. Kegiatan dibuka secara resmi oleh Plt. Kepala Kantor Wilayah, Iwan Santoso yang didampingi dengan Kepala Divisi Pemasyarakatan, Farid Junaedi, Kepala Divisi Keimigrasian, Is Edy Ekoputranto, Kepala Divisi Pelayanan Hukum dan Kepala Bagian Umum, Hadiyanto.
Iwan Santoso menyampaikan agar para peserta fokus dan percaya pada kemampuan diri sendiri. “Jangan percaya dengan pihak-pihak manapun yang menawarkan untuk kelulusan, semuanya HOAX” tegas Iwan
Menyemangati para peserta, “Semoga sukses dalam Tes SKD dan bisa bergabung menjadi bagian dari Keluarga Besar Kementerian Hukum dan HAM” ujar Iwan
Selanjutnya perwakilan dari Badan Kepegawai Negara menyampaikan untuk selalu senantiasa berdoa sebelum memulai ujian serta berusaha dengan semaksimal mungkin.
Sebagai Informasi, Pada Kegiatan SKD ini dibagi menjadi 3 (tiga) sesi perharinya dimana pelaksanaan waktu ujian pada Sesi I jam 08.00 s.d. 09.50, Sesi II jam 11.00 s.d. 12.50, Sesi III jam 14.00 s.d. 15.50 dengan soal sebanyak 110 dan waktu 100 menit. Untuk ambang batas nilai yang ditetapkan yaitu untuk TWK: 65, TIU: 80, TKP: 165 dengan total kumulatif: 331. (HUMAS KEMENKUMHAM LAMPUNG)