Menko Muhadjir Effendy dan Gubernur Arinal Berbalas Apresiasi Terkait Pelayanan Arus Balik
Gubernur Arinal : Pelabuhan Panjang Alternatif Pelayanan Arus Balik
Gubernur Arinal Dampingi Tiga Menteri Tinjau Pelabuhan Panjang dan Bakauheni, Cek Kesiapan Arus Balik
Pemerintah Pusat Pertimbangkan Alihkan Angkutan Logistik dari Pelabuhan Merak
Gubernur Arinal Beserta Keluarga Sholat Ied di Aula Mahan Agung

Ketersediaan Sapi Potong di Lampung Aman Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1443
Mediarepublika.com – Lampung Tengah – Menjelang Idul Fitri 1443 H, Direktorat Jendral Peternakan dan Kesehatan Hewan, Kementerian Pertanian Tri Melasari, S.Pt., M.Si, memantau ketersediaan sapi potong di Provinsi Lampung, Sabtu (30/04/2022).
Dalam melaksanakan peninjauan tersebut Tri Melasari, S.Pt., M.Si, didampingi Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Lampung Ir. Lili Mawarti, M.Si dan Perwakilan Balai Veteriner Lampung drh. Tri Guntoro, MP.
Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Lampung Ir. Lili Mawarti, M.Si, menjelaskan, kegiatan tersebut dalam rangka memantau ketersediaan stock Sapi Potong menjelang Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1443 H di Provinsi Lampung yang merupakan salah satu daerah penghasil ternak sapi potong,
Pemantauan dilaksanakan di 2 feedloter Lampung yaitu PT. Karunia Alam Sentosa Abadi (KASA) di Kecamatan Bekri dan PT. Indo Prima Beef di Kecamatan Terbanggi Besar Kabupaten Lampung Tengah.
Jumlah populasi sapi potong di PT. KASA sebanyak 2.993 ekor sedangkan jumlah sapi siap jual sebanyak 580 ekor . Saat ini tim marketing PT. KASA masih terus menawarkan sapi yang siap dijual kepada pelanggannya.
Jumlah populasi sapi potong di PT. IPB sebanyak 1.800 ekor (terdiri atas 1.347 ekor sapi impor dan 453 ekor sapi lokal). Sedangkan jumlah sapi siap jual sebanyak 277 ekor.
“Data tersebut berasal baru dari 2 feedlot sementara feedlot yang ada di provinsi lampung ada 10 Feedlot” Kata Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Lampung Ir. Lili Mawarti, M.Si
Dalam hal ini disampaikan oleh Pimpinan PT. Indo Prima Beef sekaligus Ketua PPSKI (Perhimpunan Peternak Sapi Kerbau Indonesia) bahwa ketersediaan sapi potong di Lampung aman dan dapat memenuhi kebutuhan di luar daerah Provinsi Lampung. (Dinas Kominfotik Provinsi Lampung).
Alumni AKIP 47 Gelar Baksos Peduli Sesama Di Yayasan Cahaya Madani Indonesia
Dalam rangka memperingati hari Bakti Pemasyarakatan, sekaligus menyambut Hari Raya Idul Fitri 1443 H/ 2022 M, alumni Akademi ilmu Pemasyarakatan (AKIP 47) melaksanakan kegiatan Bakti Sosial Peduli Sesama dengan memberikan santunan di Yayasan Cahaya Madani Indonesia.
Santunan berupa bahan makanan pokok yang bersumber dari seluruh alumni AKIP-47 se-Nusantara itu, diberikan secara simbolis oleh perwakilan dari Alumni AKIP 47 kepada Ketua Yayasan Cahaya Madani Indonesia.
Perwakilan dari Alumni AKIP 47 Badrun Pora mengatakan, bakti sosial dengan memberikan bantuan bahan makanan pokok tersebut, bertujuan sebagai bentuk kepedulian terhadap anak yatim-piatu yang sedang menuntut ilmu agama yang di bina di Yayasan yang berlokasi di Bogor tersebut.
“Sedikit bantuan dari kami Alumni AKIP 47 ini, semoga dapat membantu meringankan beban anak-anak yatim-piatu yang ada di yayasan ini. Kami ingin berbagi kebahagiaan kepada anak-anak dibawah asuhan yayasan ini dalam merayakan Hari Raya Idul Fitri,” kata Badrun.
Badrun juga menyampaikan ungkapan terimakasih kepada rekan-rekan Alumni AKIP 47 yang telah bersama-sama membagi rezekinya untuk kegiatan bakti sosial tersebut.
“Juga ungkapan terimakasih kami kepada ketua yayasan yang telah bersedia memfasilitasi niat baik dari kawan-kawan semua, untuk dapat merealisasikan sedikit bantuan kami ini,” ungkapnya.
Badrun berharap, dengan bantuan tersebut anak-anak yatim-piatu yang sedang menuntut ilmu agama di Pondok Pesantren dibawah naungan Yayasan Cahaya Madani tersebut bisa bermanfaat dan menjadikan amal ibadah bagi semua.
“Berbagi kepada anak-anak yatim merupakan bentuk rasa syukur kita atas rezeki yang telah diberikan Allah SWT. Semoga dengan adanya kegiatan ini dapat memberikan banyak manfaat dan pahala yang berlimpah,” harapnya. (*).
Gubernur Arinal Ikuti Musrenbangnas Tahun 2022 bersama Presiden RI Joko Widodo Secara Virtual
Mediarepublika.com – BANDARLAMPUNG—Gubernur Lampung Arinal Djunaidi dan jajaran Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Provinsi Lampung mengikuti Musyawarah Rencana Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) Tahun 2022 bersama Presiden Republik Indonesia Joko Widodo secara virtual dari Istana Negara, di Mahan Agung, Rumah Dinas Gubernur Lampung, Bandar Lampung, Kamis (28/04/2022).
Murenbangnas 2022 digelar secara virtual dan diikuti oleh Presiden Joko Widodo, Wakil Presiden K. H. Ma’ruf Amin, Menteri Kabinet Indonesia Maju, dan Kepala Daerah Provinsi, Kabupaten, Kota, Se-Indonesia.
Presiden Joko Widodo yang akrab disapa Jokowi dalam arahannya menyampaikan bahwa tahun ini dan tahun depan kita berada pada situasi ekonomi dan politik global yang penuh dengan gejolak dan ketidakpastian.
Beberapa negara bahkan masih berjuang mengatasi pandemi Covid-19, perang Rusia-Ukraina memunculkan krisis energi dan krisis pangan yang berdampak pada inflasi global yang meningkat tajam serta penurunan pertumbuhan ekonomi global.
“Saat ini negara-negara mengalami kenaikan inflasi yang tinggi, India mencapai 61.1%, Amerika yang biasanya cuma 1% sekarang sudah mencapai 8.5%, negara kita Alhamdulillah masih berada diangka 2.6%, ini yang sama-sama harus kita perbaiki,” papar Jokowi.
Untuk itu menurut Presiden Jokowi dibutuhkan langkah-langkah antisipasi yang tepat, dan betul-betul siap jika krisis ini berlanjut hingga tahun depan
Dalam menghadapi krisis ekonomi global tahun 2023, menurut Jokowi ada beberapa langkah yang bisa dijadikan pegangan bersama, yakni :
Pertama bekerja fokus untuk peningkatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dengan mengarahkan semua pembelian kepada produk-produk dalam negeri dan mengurangi produk-produk impor, Kedua percepat proses hilirisasi industri, Ketiga tingkatkan kemandirian disektor pangan dan energi, keempat tingkatkan investasi dan lapangan kerja sebanyak-banyaknya, kelima tahun depan kita akan mulai melaksanakan ketentuan sesuai regulasi defisit dibawah 3%, keenam agenda-agenda peningkatan sumber daya manusia (SDM) harus terus berjalan.
Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional Suharso Monoarfa dalam laporannya menyampaikan bahwa tema dari Musrenbangnas tahun 2022 adalah Peningkatan Produktifitas Untuk Transformasi Ekonomi yang Inklusif dan Berkelanjutan yang dijabarkan dalam tujuh arah kebijakan prioritas RKP 2023.
Pada Musrenbangnas 2022 ini juga dilakukan pemberian Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) 2022. Sebagaimana diketahui, penghargaan ini merupakan kegiatan pemberian penghargaan kepada pemerintah daerah yang dilakukan oleh Kementerian PPN/Bappenas sejak tahun 2011 dengan nama Anugerah Pangripta Nusantara (APN) dan sejak tahun 2017 berubah nama menjadi Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD).
Tujuan dari PPD adalah mendorong pemerintah daerah untuk menyusun dokumen perencanaan yang konsisten, komprehensif, terukur, dan dapat dilaksanakan.
Adapun pemberian Penghargaan PPD tahun 2022 untuk Tingkat Provinsi Terbaik diberikan kepada Provinsi Bengkulu, Jawa Timur, dan Jawa Barat, Penghargaan untuk Kabupaten terbaik diberikan kepada Kabupaten Wonogiri, Sumedang, dan Bantaeng, sedangkan Penghargaan untuk Kota terbaik diberikan kepada Kota Malang, Pagar Alam, dan Kota Yogyakarta. (Dinas Kominfotik Provinsi Lampung)
Ketua PKD Lampung Serahkan Santunan Paket Sembako dan Uang Tunai Kepada 250 Penyandang Tuna Netra
Mediarepublika.com – Bandar Lampung — Ketua Umum Persatuan Komunitas Disabilitas (PKD) Provinsi Lampung, Riana Sari Arinal, bekerjasama dengan Radar Lampung Group berbagi berkah berupa pemberian santunan kepada Penyandang Tuna Netra, di Lapangan Radar Lampung Kedaton, Kamis (28/4).
Santunan yang diberikan berupa paket sembako dan uang tunai kepada 250 penyandang tuna netra di Provinsi Lampung, hasil kolaborasi dari para donatur.
Di awal sambutannya, Riana Sari Arinal menjelaskan bahwa Persatuan Komunitas Disabilitas Provinsi Lampung dibentuk dengan tujuan untuk membina, menyiapkan anak, remaja, dan orang dewasa dengan keterbatasan fisik, mental intelegensi dan sensori, agar di kemudian hari dapat hidup sebagai anggota masyarakat yang mandiri serta berkontribusi positif dalam pembangunan. Termasuk di dalamnya para penyandang tuna netra.
“Kami yakin dan percaya bahwa semua orang, terutama penyandang disabilitas, mempunyai peran penting, bakat, serta potensi yang luar biasa. Menjadi tugas kita yang diberikan anugerah kesempurnaan untuk mendorong agar potensi saudara-saudara kita ini dapat terasah dengan baik,” kata Ketua Umum PKD Provinsi Lampung.
Riana Sari juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama, bahu membahu, dan bergandengan tangan, mewujudkan Lampung yang inklusif dan ramah disabilitas.
“Hal ini pasti tidak semudah membalikkan telapak tangan, tetapi dengan semangat dan kerjasama kita semua, Insya Allah ini dapat diwujudkan,” ujar Riana Sari.
Riana Sari Arinal juga menegaskan bahwa membantu Penyandang Disabilitas bukanlah semata-mata tugas dari Pemerintah saja, namun juga merupakan tugas dari seluruh stakeholder dan masyarakat yang dianugerahi rezeki berlebih.
Sementara itu, Direktur Radar Lampung Group, Ardiansyah, mengungkapkan bahwa kegiatan ini sudah berlangsung hampir 20 tahun dan dilaksanakan tiap tahunnya di bulan ramadan oleh Radar Lampung.
Ardiansyah menjelaskan bahwa dirinya sengaja menyantuni para penyandang tuna netra tiap tahunnya karena dengan bergaul bersama mereka, memberikan rasa semangat dan optimis.
“Itulah yang membuat Radar Lampung di tengah-tengah berbagai tantangan selama ini, masih tetap eksis berdiri sampai hari ini. Ini berkat doa saudara-saudara kita yang hadir pada pagi hari ini,” terang Ardiansyah.
Ardiansyah juga meminta perhatian pemerintah, mengulurkan tangan membantu penyandang tuna netra di Lampung agar mandiri secara ekonomi. Selain itu, dirinya juga mengutarakan keinginannya untuk memberi bantuan berupa hunian tetap kepada penyandang tuna netra.
“Saya berharap kepada Pemerintah Kota atau Pemerintah Provinsi, mau membantu membangun perumahan bagi penyandang tuna netra. Saya yang akan menyumbangkan lahannya di pinggiran-pinggiran, 1 hektar. Pemerintah bantu bangun fisiknya, saya yang bantu siapkan lahannya,” ujar Ardiansyah.
Di akhir acara, Ardiansyah mengucapkan terimakasih bagi para donatur yang turut berpartisipasi dalam kegiatan ini.
Hadir dalam kegiatan anggota DPD RI Jihan Nurlela, Kadis Sosial Provinsi Lampung, Kadis PPPA Provinsi Lampung, Sekretaris Dinas Kominfotik Provinsi Lampung, Plt. Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemerintah Kota Bandar Lampung, Mantan Walikota Bandar Lampung. (Dinas Kominfotik Provinsi Lampung)
