Mingrum Gumay SH., MH Meminta Kepada Seluruh Element Organisasi Masyarakat Untuk Menciptakan Kondusifitas

Ketua DPRD Lampung menghadiri silaturahmi kebangsaan yang di ikuti sejumlah organisasi masyarakat (ormas) di ballroom swisbell, Kamis (06/10)

Ketua DPRD Lampung, Mingrum Gumay SH., MH meminta kepada seluruh element organisasi masyarakat untuk menciptakan kondusifitas dan harmonisasi ditengah tantangan dan perubahan yang begitu masif sehingga stabilitas pemerintahan yang juga akan berdampak terhadap ekonomi dan lainnya bisa dalam kondisi terjaga.

” perlunya sinergitas dan harmonisasi yang kuat antar lintas sektoral dalam menjaga,mengawal dan memastikan iklim di Provinsi Lampung dalam keadaan sejuk ” Ujarnya

ia juga mengajak untuk mengedepankan nilai pancasila dalam setiap tindakan dan perilaku sehingga akan terwujudnya kesejahteraan yang berdampak positif.

” seluruh nilai yang terkandung dalam pancasila memiliki makna yang sangat mendasar untuk menciptakan kondusifitas dalam bermasyarakat dan bernegara, untuk itu diharapkan setiap tindakan dan perilaku baik personal maupun organisasii mengacu kepada penerapan nilai pancasila itu sendiri ” Lanjutnya

Selain itu kepada seluruh element keterwakilan masyarakat untuk bersama melakukan kolaborasi yang diharapkan dapat menghasilkan satu karya atau inovasi bahkan solusi yang dihadirkan dalam rangka mengisi pembangunan di Provinsi Lampung.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Lampung M. Firsada, menjelaskan bahwa kegiatan ini dimaksudkan untuk mengembangkan kesadaran dan semangat kebersamaan dalam membangun bangsa, mendorong semua komponen untuk berkiprah lebih jauh dalam menunjang program-program pembangunan di daerah.

“Kegiatan ini bertujuan untuk mengatasi berbagai masalah yang timbul dalam kehidupan sehari-hari, dengan mengedepankan komunikasi yang baik antara elemen masyarakat tentang keragaman dalam berbangsa dan bernegara,” jelas Firsada

Gubernur Arinal Djunaidi Membuka Konferensi Kerja dan Pertemuan Ilmiah Tahunan Perhimpunan Nefrologi Indonesia Tahun 2022

Bandar Lampung — Gubernur Arinal Djunaidi membuka Konferensi Kerja dan Pertemuan Ilmiah Tahunan Perhimpunan Nefrologi Indonesia (PERNEFRI), di Hotel Novotel, Jumat (7/10/22).

Gubernur Arinal Djunaidi dalam sambutannya menyebutkan, penyelenggaraan Konferensi Kerja dan Pertemuan Ilmiah Tahunan Perhimpunan Nefrologi Indonesia yang diikuti 758 peserta ini merupakan terobosan karena dalam 2 tahun, kegiatan dilaksanakan secara Daring dan untuk tahun ini kegiatan pertemuan dilaksanakan secara Luring.

“Saya sangat mengapresiasi adanya kegiatan ini, khususnya karena dilaksanakan di Provinsi Lampung, sehingga dapat menggerakkan perekonomian di Provinsi Lampung dalam masa pemulihan ekonomi pasca Covid -19, disamping utamanya dapat meningkatkan Kompetensi Sumber Daya Manusia Kesehatan Provinsi Lampung dalam bidang ginjal dan hipertensi,” kata Gubernur Arinal.

Kemajuan ilmu dan teknologi di Bidang Ginjal dan Hipertensi, telah berkembang pesat. Gubernur Arinal mengungkapkan, Kementerian Kesehatan telah menempatkan Uro-Nefrologi ke dalam Layanan Prioritas disamping Jantung, Kanker dan Stroke. Hal ini, lanjut Gubernur, menunjukkan pentingnya bidang ginjal dan hipertensi dalam bidang Kesehatan, khususnya terkait peran dalam penurunan angka kesakitan dan kecacatan serta perpanjangan umur harapan hidup apabila penyakit ginjal dan hipertensi dapat ditangani secara dini.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur juga meminta dukungan atas rencana pembangunan RS bertaraf Internasional di Provinsi Lampung, diatas lahan seluas 114 Hektar. Gubernur menyebutkan, pembangunan Rumah Sakit tersebut dilakukan, salah satunya dilatarbelakangi oleh banyaknya pasien dalam negeri yang berobat ke luar negeri.

Di akhir sambutannya, Gubernur mengucapkan selamat atas pelaksanaan Konferensi Kerja dan Pertemuan Ilmiah Tahunan  Perhimpunan  Nefrologi Indonesia tahun 2022 di Provinsi Lampung.

“Kepada para Guru Besar dan narasumber lainnya, saya menitipkan Sumber Daya Manusia Provinsi Lampung, agar mendapatkan ilmu sebanyak-banyaknya, dengan harapan Bidang Ginjal dan Hipertensi dapat berkembang pesat di Indonesia umumnya dan Provinsi Lampung pada khususnya,” tutup Gubernur Arinal.

Ketua PB Pernefri dr. Aida Lydia, PhD, SpPD, K-GH dalam kesempatannya mengapresiasi dukungan pemerintah pusat dan daerah dalam percepatan dan peningkatan cakupan layanan penyakit ginjal di Indonesia.

dr. Aida Lydia juga menyampaikan ucapan terimakasih atas perhatian dan dukungan Gubernur Lampung atas terselenggaranya kegiatan konferensi kerja yang dilaksanakan tiap 2 tahun ini.

Seiring dengan bertambahnya penderita penyakit ginjal pada tiap tahunnya, kedepan, Ketua PB PERNEFRI mengajak seluruh peserta dan masyarakat melakukan upaya pencegahan agar dapat mengurangi pasien penyakit ginjal.

Hadir dalam acara Koordinator PERNEFRI Wilayah Sumatera Bagian Selatan dr. Ian Effendi, SpPD, K-GH,  Koordinator PERNEFRI seluruh wilayah, Kadis Kesehatan Provinsi Lampung, Direktur RSUD Abdul Moeloek, Ketua IDI Provinsi lampung, Seluruh Dokter Spesialis Penyakit Dalam Konsultan Ginjal Hipertensi seluruh Indonesia, Ketua seluruh organisasi profesi kedokteran Indonesia.

Gubernur Berharap Silaturahmi Kebangsaan Dapat Memperkuat Semangat Kebangsaan Guna Mencapai Kemakmuran

Bandar Lampung — Gubernur Lampung Arinal Djunaidi membuka acara Silaturahmi Kebangsaan bagi Organisasi Kemasyarakatan dengan tema “Menyikapi Dinamika Kehidupan Berbangsa dan Bernegara”, di Swisbell Hotel, Kamis (6/10/22).

Gubernur menyebutkan pandemi Covid-19 telah memberikan dampak terhadap perekonomian, antara lain melemahnya konsumsi rumah tangga atau melemahnya daya beli masyarakat secara luas.

Selain itu  juga menurunnya angka investasi di berbagai sektor usaha, terutama investasi di sektor pariwisata, hiburan, seni budaya, travel, transportasi dan kuliner. Dampak lainnya adalah pelemahan ekonomi daerah dan nasional. Penurunan penerimaan pajak, perlambatan pertumbuhan ekonomi menjadi tantangan bagi pemerintah daerah dan nasional dikala pandemi.

“Tekanan penerimaan sektor pajak mempengaruhi pendapatan yang diterima Pemerintah, sehingga cukup menghambat pendanaan program yang sudah direncanakan,” ujar Gubernur.

Berbagai ketidakpastian di tahun 2022, lanjutnya, memberikan tekanan pada pemulihan ekonomi dan meningkatkan kekhawatiran akan risiko resesi.

Dalam kesempatan itu Gubernur juga meminta seluruh unsur Pemerintah untuk memperluas Kerjasama untuk menjaga ketersediaan suplai komoditas.

Selain itu, Gubernur juga mengajak Ormas untuk ikut membantu dalam pelaksanaan Operasi Pasar dalam memastikan keterjangkauan harga serta pemanfaatan platform perdagangan digital untuk memperlancar distribusi.

Gubernur melanjutkan, mencermati pertumbuhan ekonomi Provinsi Lampung, kita bersama-sama telah mampu melakukan peningkatan di tahun 2021 menjadi 2,79 % (y-on-y), meningkat jika dibandingkan ekonomi Lampung Tahun 2020 yang berkontraksi sebesar 1,67 % (y-on-y). Selain itu, Gubernur juga mengungkapkan, Provinsi Lampung mampu mengendalikan inflasi pada angka yang cukup stabil dan aman.

Melalui kegiatan Silaturahmi Kebangsaan ini, Gubernur berharap dapat memperkuat semangat kebangsaan guna mencapai kemakmuran, khususnya dalam upaya mewujudkan Lampung Berjaya sebagai Provinsi yang Unggul dan Berdaya Saing di Tanah Air, bukan saja ditinjau dari aspek yang Berbasis Ekonomi Kerakyatan, tapi juga dari aspek Ketenteraman dan Ketertiban Masyarakat yang selalu Kondusif.

Selain itu Gubernur Arinal juga menyingung  menjelang tahun politik,  untuk menjaga kesejukan, keamanan dan kondusivitas di Provinsi Lampung.

Gubernur Arinal juga mengingatkan ormas untuk tidak melakukan tindakan permusuhan terhadap suku, agama, ras,  atau golongan; tidak melakukan penyalahgunaan, penistaan, atau penodaan terhadap agama yang dianut di Indonesia, tidak melakukan tindakan kekerasan, mengganggu ketenteraman dan ketertiban umum, atau merusak fasilitas umum dan fasilitas sosial; serta tidak melakukan kegiatan yang menjadi tugas dan wewenang penegak hukum sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Terkait kelestarian hutan Gubernur jmengajak seluruh ormas untuk menjaganya, karena dengan menjaga ekosistem hutan, juga telah menjaga pasokan air yang dibutuhkan bagi irigasi pertanian.

Gubernur mengungkapkan, sektor pertanian merupakan salah satu sektor unggulan lampung dimana lampung sebagai provinsi dengan produksi beras tertinggi se-Indonesia dan telah menyuplai beras ke provinsi lain seperti bangka belitung, sumatera barat, jakarta dan kalimantan.

“Saya mengajak seluruh ormas agar ikut menjaga hutan. Lawan orang-orang yang ingin merusak hutan demi kepentingan pribadi. Kepada aparat, bila ada yang merusak hutan, tangkap. Lebih baik kita selamatkan rakyat,” kata Gubernur.

Sementara Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Daerah Provinsi Lampung, M. Firsada mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk mengatasi berbagai permasalahan yang timbul dalam kehidupan sehari-hari dengan mengedepankan komunikasi dan dialog serta solusi yang baik antar organisasi atau elemen masyarakat tentang keberagaman berbangsa dan bernegara.

M.Firsada juga melaporkan, kegiatan Silaturahmi Kebangsaan ini dihadiri 162 ormas yang terdiri dari Ketua dan Sekretaris berbagai ormas sosial, ormas keagamaan, ormas budaya, dan ormas kepemudaan.

Hadir dalam kegiatan, Forkopimda Provinsi Lampung, Pejabat Tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung, dan Ketua Ormas di Provinsi Lampung.

Wakili Gubernur, Kadis Kominfotik Provinsi Lampung Dorong Wartawan Berperan Aktif dalam Pembangunan Nasional dan Daerah

Bandar Lampung — Gubernur Lampung Arinal Djunaidi yang diwakili oleh Kepala Dinas Kominfo dan Statistik Provinsi Lampung Ganjar Jationo, memberikan Sambutan pada Acara Diskusi Publik Dengan Tema “Macet Jalan Lintas Barat Apa Solusi nya?”, bertempat di Balai Wartawan H. Solfian Akhmad/PWI Lampung, Kamis (06/10/2022).

Hadir dalam Acara Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona K,S.T., MTr., I.P, Bupati Tanggamus Dewi Handajani, S.E., M.M, PJ. Bupati Pringsewu Adi Erlansyah, S.E., M.M, Komisi IV DPRD Provinsi Lampung, Ketua PWI Provinsi Lampung Wirahadikusumah, S.P, Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi, Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Bidang Bappeda.

Kepala Dinas Kominfo dan Statistik Provinsi Lampung, Ganjar Jationo, yang membacakan sambutan tertulis Gubernur Lampung,  menyampaikan bahwa Pemprov Lampung menyambut baik terselenggaranya acara Diskusi Publik pada hari ini sebagai ajang silaturahmi yang bersifat ilmiah antar berbagai pemangku kepentingan, antara Pemerintah dengan Media, Pemerintah dengan masyarakat, dan antara Pemerintah Provinsi dengan Pemerintah Kabupaten dan juga Pemerintah Pusat.

Diharapkan melalui  acara Diskusi Publik ini dapat mempererat rasa persaudaraan antar elemen pembangunan di Provinsi Lampung, sehingga semua pihak bisa saling bersinergi untuk bersama-sama mewujudkan Provinsi Lampung yang maju, berdaya saing, sejahtera dan berjaya.

Tema Diskusi Publik  “Macet Jalinbar Apa Solusinya?” merupakan wujud dari kepedulian serta keseriusan Persatuan Wartawan Indonesia Provinsi Lampung dalam mengawal dan mendukung proses-proses pembangunan yang ada di Provinsi Lampung.

Acara ini juga menjadi bukti bahwa peran wartawan tidak hanya sebagai jembatan dalam menyampaikan informasi antara pemerintah kepada masyarakat saja, melainkan ikut mendorong terlaksananya program-program pemerintah yang baik dan bermanfaat untuk kepentingan masyarakat.

Persatuan Wartawan Indonesia Provinsi Lampung sebagai wadah para jurnalis dan pewarta di Provinsi Lampung, harus terus berperan aktif turut serta menyumbangkan ide-ide kreatif dan inovatif dalam pembangunan nasional dan daerah, menyampaikan informasi yang benar dan jujur kepada masyarakat, dan turut membentuk opini publik yang baik, sehat dan dinamis sehingga mampu menumbuhkan optimisme bagi masyarakat.

Provinsi Lampung dengan jumlah penduduk terbanyak ke-2 di Sumatera, dan juga merupakan Provinsi penghasil pangan dan pendukung ketahanan pangan nasional, memerlukan jaringan infrastruktur yang handal sebagai urat nadi pembangunan.

Infrastruktur menjadi salah satu bagian terpenting dalam pembangunan, sebab kemajuan infrastruktur menjadi tolak ukur kemajuan bangsa dan daerah. Pembangunan infrastruktur  di Provinsi Lampung masih perlu perhatian lebih, masih terlihat beberapa pembangunan infrastruktur yang belum merata dan terhubung secara baik. Akibatnya distribusi logistik berbagai komoditas pertanian dan perkebunan yang menjadi andalan Provinsi Lampung mengalami gangguan.

Di bidang lain, akibat jaringan infrastruktur yang tidak terkoneksi dengan baik, akses terhadap fasilitas Pendidikan, Kesehatan dan Perekonomian masyarakat juga akan terganggu.

Oleh  karena itu, infrastruktur menjadi salah satu fokus arah kebijakan pembangunan Provinsi Lampung yaitu di dalam Misi ke-4 RPJMD Provinsi Lampung Tahun 2019-2024:  “Mengembangkan infrastruktur guna meningkatkan efisiensi produksi dan konektivitas wilayah”.

Jaringan jalan lintas barat sangat strategis bagi Provinsi Lampung karena menghubungkan wilayah-wilayah penting, Kabupaten Pesawaran, Pringsewu, Tanggamus dan Pesisir Barat.

Selain itu lalu lintas pada Jalan Lintas Barat telah menjadi jalur utama bagi Provinsi Bengkulu, Sumatera Barat sampai Mandailing Natal di Provinsi Sumatera Utara.

Seiring perkembangan, wilayah yang dilalui Jalan Lintas Barat tumbuh dengan pesat, mulai dari Bandar Lampung – Gedong Tataan – Kota Agung hingga Krui. Akibat kapasitas jalan yang belum standar (Sub Standard), yang mana sebagian besar masih dengan lebar 6 meter, di beberapa titik yang memiliki aktivitas tinggi akan mengalami kemacetan.

Kemacetan yang diakibatkan karena kurangnya kapasitas jalan menjadi permasalahan pada Jalan Lintas Barat pada hari ini. Padahal di sisi timur, Jalan Tol Trans Sumatera sudah siap untuk menerima distribusi berbagai barang dan komoditas dari wilayah barat Provinsi Lampung.

Oleh karena itu, pengembangan Jalan Lintas Barat (Jalinbar) harus mulai dipikirkan untuk mendukung keberadaan Jalan Tol, yang mana saat ini telah menjadi “Back Bone” di Sumatera.

Di Provinsi Bengkulu sudah ada “Fish Bone” yaitu di ruas Lubuk Linggau – Bengkulu. Sementara di Sumatera Barat sudah ada di ruas Padang – Duri (Riau). Untuk Lampung, sudah saatnya ruas dari Bandar Lampung – Gedong Tataan – Kota Agung hingga Krui dikembangkan menjadi “Fish Bone” nya.

Dalam kesempatan tersebut Gubernur mengajak untuk bersama-sama memikirkan jalan keluar terbaik guna meningkatkan kapasitas jalan yang ada di jalan lintas barat ini.

Diperlukan sinergitas antar  semua pihak, Pemerintah Pusat, Pemerintah Kabupaten dan juga Pemerintah Provinsi agar bergerak bersama-sama, dengan dibantu para akademisi, serta didorong oleh media.

Sementara itu dalam laporannya,  Ketua Pelaksana Andi S Panjaitan, menjelaskan bahwa acara diskusi ini bermula  dari keinginan untuk  percepatan pembangunan  provinsi lampung  dengan membangun kerjasama antara Pemerintah daerah dan media.

Dies Natalis ke-8 Itera, Gubernur Lampung Harapkan Itera Menjadi Penggerak dan Pelopor Kemajuan di Sumatera

LAMPUNGSELATAN—Gubernur Lampung Arinal Djunaidi diwakili oleh Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Fahrizal Darminto menghadiri Sidang Terbuka dalam rangka Dies Natalis Institut Teknologi Sumatera (Itera) Ke-8 yang dibuka langsung oleh Rektor Itera Prof. Dr. I Nyoman Pugeg Aryantha, di Aula Gedung Kuliah Bersama Itera, Kamis (10/06/2022).

Membacakan sambutan Gubernur Lampung, Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Fahrizal Darminto menyatakan bahwa atas nama Pemerintah Provinsi Lampung, Gubernur Arinal Djunaidi mengucapkan selamat memperingati Dies Natalis ITERA Ke-8, semoga ITERA dapat lebih berkembang guna menghadapi perubahan zaman yang semakin cepat.

Gubernur juga menyatakan bahwa Tema “Menata Harmoni, Meniti Mandiri” yang diusung dalam Dies Natalis Itera Ke-8 harus menjadi acuan bersama untuk mengembangkan ITERA dalam mewujudkan cita-cita kemandirian luhur, yakni terciptanya keharmonisan yang ber, menjadikesinambungan perintis kemandirian dan menjadi kampus yang kuat, memberikan manfaat bagi masyarakat, sehingga mampu menjadi perguruan yang bermartabat tinggi.

Selain itu, Menurut Gubernur, ITERA sebagai perguruan tinggi negeri yang sudah berdiri sejak 6 Oktober  2014 silam, telah menjadi penggerak dan pelopor kemajuan di Sumatera. Sejak berdirinya, ITERA terus berkembang untuk menanggapi perubahan-perubahan yang ada, dengan mendirikan berbagai program studi baru yang hanya ada di Indonesia, diantaranya Sains Atmosfir dan Keplanetan, Teknik Perkeretaapian, Sains Data, dan lain-lain, juga dibentuknya beberapa pusat riset dan inovasi seperti Purino Wisata Global Geopark dan Wisata Langit, Purino Kecerdasan Buatan, Purino Membran Nano, dan lain-lain.

Tidak hanya itu saja, Institut Teknologi Sumatera (ITERA) berhasil menempati peringkat ke-13 sebagai Kampus Paling Berkelanjutan di Indonesia dan peringkat 143 kampus berkelanjutan di tingkat global dalam UI Greenmetric World University Ranking tahun 2021.

ITERA pun berhasil naik enam peringkat, dari tahun sebelumnya yang menempati posisi ke-19, dan meraih predikat khusus The Most Sustainable Improved University. Itera menempati peringkat ke dua dari 15 perguruan tinggi negeri yang meraih predikat menuju informatif, dengan nilai 88,79.

“ITERA telah banyak pencapaian akademik di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Saya yakin dan percaya, alumni ITERA memiliki kualitas yang dapat mengisi pembangunan di kancah regional, nasional, bahkan internasional, serta mampu berkontribusi untuk melawan kerawanan pangan yang tengah terjadi,” ucap Fahrizal Darminto

Menurut Fahrizal, Gubernur juga berharap dengan perayaan satu windu berdirinya ITERA ini, ITERA mampu menjaga keselarasan visi dan misi dalam meniti kemandirian yang
berkesinambungan.

Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Akademik & Kemahasiswaan Prof. Dr. Eng. Khairurrijal, M.Si., saat membacakan sambutan Rektor Itera Prof. Dr. I Nyoman Pugeg Aryantha menyatakan bahwa Itera lahir atas kebutuhan tenaga enginer berkualitas di Indonesia yang disampaikan oleh Presiden Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono pada tahun 2011.

Berdasarkan kebutuhan tersebut pemerintah melakukan kajian dan dihasilkan rumusan bahwa jumlah perguruan tinggi di Indonesia yang fokus pada bidang teknik dan natural scince masih sangat sedikit dibandingkan dengan bidang-bidang lainnya.

“Menindaklanjuti hal tersebut pemerintah menetapkan untuk mendirikan 2 Intitut Teknologi baru yang salah satunya adalah Intitut Teknologi Sumatera atau Itera, dan dengan bantuan dari ITB maka Itera berhasil diresmikan pada tahun 2014,” ungkap Khairurrijal

Menurut Khairurrijal, 8 tahun pertama sejak Itera didirikan, segenap civitas akademika Itera bersama para Founding Father bahu-membahu bekerja keras untuk membangun Itera dengan membentuk pondasi awal yang kuat dan kokoh sebagai pijakan Itera untuk kemudian berkembang

“Untuk itu, dalam momen bahagia dies natalis Itera Ke-8 ini, kami menyampaikan rasa hormat dan penghargaan setingi-tingginya kepada para pendahulu Itera yang telah dengan penuh semangat dan dedikasi membangun kampus Itera tercinta,” ucapnya

Oleh karena itu, pada kesempatan tersebut Rektor Itera Prof. Dr. I Nyoman Pugeg Aryantha memberikan penghargaan Itera Adhikarsa Utama, Itera Adhiyasa Utama, Itera Adhikarsa Madya, Itera Adhiyasa Madya, Itera Adhikarsa Pratama, dan Itera Cendikia Utama, serta Itera Adhinayaka, Sebagai bentuk penghormatan dan penghargaan kepada para Tokoh dan Founding Father Itera yang telah berjasa dalam pembangunan Kampus Itera.

Mingrum Gumay SH., MH Meminta Kepada Seluruh Element Organisasi Masyarakat Untuk Menciptakan Kondusifitas

Ketua DPRD Lampung menghadiri silaturahmi kebangsaan yang di ikuti sejumlah organisasi masyarakat (ormas) di ballroom swisbell, Kamis (06/10)

Ketua DPRD Lampung, Mingrum Gumay SH., MH meminta kepada seluruh element organisasi masyarakat untuk menciptakan kondusifitas dan harmonisasi ditengah tantangan dan perubahan yang begitu masif sehingga stabilitas pemerintahan yang juga akan berdampak terhadap ekonomi dan lainnya bisa dalam kondisi terjaga.

” perlunya sinergitas dan harmonisasi yang kuat antar lintas sektoral dalam menjaga,mengawal dan memastikan iklim di Provinsi Lampung dalam keadaan sejuk ” Ujarnya

ia juga mengajak untuk mengedepankan nilai pancasila dalam setiap tindakan dan perilaku sehingga akan terwujudnya kesejahteraan yang berdampak positif.

” seluruh nilai yang terkandung dalam pancasila memiliki makna yang sangat mendasar untuk menciptakan kondusifitas dalam bermasyarakat dan bernegara, untuk itu diharapkan setiap tindakan dan perilaku baik personal maupun organisasii mengacu kepada penerapan nilai pancasila itu sendiri ” Lanjutnya

Selain itu kepada seluruh element keterwakilan masyarakat untuk bersama melakukan kolaborasi yang diharapkan dapat menghasilkan satu karya atau inovasi bahkan solusi yang dihadirkan dalam rangka mengisi pembangunan di Provinsi Lampung.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Lampung M. Firsada, menjelaskan bahwa kegiatan ini dimaksudkan untuk mengembangkan kesadaran dan semangat kebersamaan dalam membangun bangsa, mendorong semua komponen untuk berkiprah lebih jauh dalam menunjang program-program pembangunan di daerah.

“Kegiatan ini bertujuan untuk mengatasi berbagai masalah yang timbul dalam kehidupan sehari-hari, dengan mengedepankan komunikasi yang baik antara elemen masyarakat tentang keragaman dalam berbangsa dan bernegara,” jelas Firsada

Ismet Roni: Pelebaran JALINBAR Perjuangkan Bersama Untuk Diusulkan Ke Pemerintah Pusat

Komisi IV DPRD Lampung meminta seluruh pihak terkait untuk mendukung pelebaran pelebaran jalan lintas barat (jalinbar) untuk mengurangi kemacetan.

Menurut Ketua Komisi IV Ismet Roni, pelebaran jalan perlu diperjuangkan bersama untuk diusulkan ke pemerintah pusat melalui Gubernur Arinal Djunaidi.

“Saya kira ini perlu diperjuangkan bersama. Jadi nanti para bupati dan BPJN bisa mengusulkan ke pak gubernur. Supaya bisa diteruskan ke pemerintah pusat,” kata Ismet saat Diskusi Publik PWI Lampung, Kamis (6-10-2022).

Apalagi, dia menilai, Gubernur Arinal Djunaidi memiliki rekam jejak yang baik dalam lobi-lobi ke pemerintah pusat.

“Pak gubernur kita ini sangat luar biasa dalam berjuang. Tapi beliau harus mendapatkan dukungan kita semua,” terangnya.

Untuk itu, dia berharap, melalui diskusi publik PWI Lampung bisa memberikan solusi dalam mengatasi kemacetan di Jalinbar.

Sehingga, solusi tersebut bisa diusulkan ke Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) agar memprioritaskan jalinbar.

“Secara politik, Komisi IV DPRD Lampung juga siap mendukung dan mendorong solusi kemacetan di jalinbar,” tuturnya.

Selain itu, dia menyebutkan, perlu diberikan solusi jangka pendek terlebih dahulu dalam mengatasi kemacetan. Seperti rekayasa lalulintas.

Sinergi dan Kolaborasi Inklusi Keuangan Untuk Perekonomian Lampung

Otoritas Jasa Keuangan alias OJK Lampung terus bersinergi dengan berbagai pihak yang ada di industri jasa keuangan.

Tujuannya tak lain demi mewujudkan akses keuangan bagi semua lapisan masyarakat dan turut mendorong perekonomian daerah lebih baik lagi.

Kepala OJK Lampung Bambang Hermanto membeberkan, satu di antara upaya yang dilakukan untuk mewujudkan akses keuangan adalah melalui Bulan Inklusi Keuangan (BIK) yang diadakan rutin tiap Oktober.

Di mana untuk BIK tahun ini, OJK Lampung bersama lembaga jasa keuangan menggelar Gebyar Siger yang diisi dengan berbagai kegiatan yang bertujuan untuk menciptakan keuangan inklusif.

“Ini upaya bersama untuk mencapai target inklusi keuangan 90 persen tahun 2024, sehingga dibuat kegiatan yang dilakukan secara masif, serentak, dan juga menghadirkan berbagai program kegiatan yang menarik masyarakat untuk mengikuti transaksi keuangan,” jelas Bambang di depan awak media di kantor OJK Lampung, Kamis (6/10/2022).

Melalui Gebyar Siger diharapkan bisa terwujud sinergi dan kolaborasi inklusi keuangan untuk perekonomian Lampung. Selain itu juga diharapkan akan ada lebih banyak masyarakat yang melakukan transaksi keuangan khususnya mereka yang belum pernah melakukan transaksi.

“Kami harapkan produk atau layanan yang diberikan oleh rekan-rekan industri keuangan baik di sektor pasar modal, perbankan, hingga nonbank merupakan produk yang menarik, mudah dijangkau, diakses dan sesuai kebutuhan masyarakat,” papar dia.

“Tidak hanya masyarakat dari kalangan ekonomi menengah ke atas saja yang bisa melakukan transaksi keuangan, tetapi termasuk dari keluarga pra sejahtera,” sambungnya.

Beberapa yang sudah terwujud diantaranya adalah melalui keberadaan agen Laku Pandai yang mudah diakses masyarakat di pelosok-pelosok desa.

“Yang up to date saat ini adalah bahwa kita harus menyiapkan agar pencapaian target inklusi 90 persen dan literasi 50 persen, harus dibarengi dengan kegiatan literasi digital, ini sangat urgen,” katanya.

Lembaga jasa keuangan dalam hal ini menurutnya juga harus bertransformasi menyediakan produk dan layanan yang sudah berbasis digital.

“Kita sudah dorong kebijakan-kebijakan untuk bisa melayani masyarakat secara digital di sektor jasa keuangan, apalagi masyarakat saat ini semakin melek keuangan,” ujar Bambang.

Dari skala 1 sampai 5, preverensi kemampuan masyarakat untuk menggunakan internet atau handphone sudah di angka 3 lebih.

“Ini jadi potensi untuk mempercepat literasi dan inklusi keuangan di sektor jasa keuangan khususnya di Indonesia,” tandas dia.

Dia berharap dua tahun ke depan target inklusi dan literasi keuangan ini bisa diwujudkan bersama melalui bergama program yang digulirkan masing-masing industri jasa keuangan.

Empat Target

Lebih lanjut Bambang menjelaskan, ada empat target sasaran BIK tahun 2022 ini dimana yang paling pertama disasar adalah perempuan.

“Kenapa perempuan ditulis di paling pertama, itu karena perempuan merupakan pengatur keuangan setiap rumah tangga sehingga perlu dibekali informasi dan inklusi keuangan yang tepat,” papar Bambang.

Selanjutnya adalah pelaku UMKM, tujuannya agar mereka dapat naik kelas dalam mengembangkan usahanya. Lalu ada sekolah dan akademisi serta kaum milenial.

“Kalangan milenial ini sangat erat dengan digitalisasi sebagai pendorong penetrasi inklusi keuangan digital,” sambungnya.

Deputi Direktur Pengawasan Lembaga Jasa Keuangan OJK Lampung Aprianus John Risnad menjabarkan terkait rangkaian kegiatan yang digelar di BIK 2022. Di antaranya Kick Off BIK 2022 dan diskusi OJK bersama Ikatan Insinyur dan Sarjana Peternakan Indonesia (ISPI) Lampung membahas pembiayaan melalui fintech untuk akses permodalan petani dan peternak.

Lebih lanjut akan dilakukan kegiatan Pemberdayaan Bank Sampah di Tanggamus 11 Oktober 2022 bekerjasama dengan PT Pegadaian Lampung.

Ada juga webinar untuk pesantren putri dan muslimat NU bersama Pemprov, pegadaian dan Bursa Efek Indonesia (BEI) Lampung 18 Oktober 2022 di Islamic Centre Lampung Timur.

Termasuk akan ada Gerakan Desa Sadar Asuransi. Pilot project perdananya ada di Kecamatan Rajabasa di 19 Oktober 2022 menggandeng Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) dan BPJSTK.

“Hingga kegiatan Investival 2022 dengan rangkaian kegiatan menarik dan terakhir acara puncak BIK 2022 di UIN Raden Intan 27 Oktober 2022 mendatang,” papar John.

Libatkan Banyak Pihak

Untuk mewujudkan akses keuangan lebih baik lagi lewat BIK 2022, OJK Lampung menggandeng berbagai pelaku industri jasa keuangan. Diantaranya BEI Lampung, Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) Lampung, BTN, BPR EKA, dan BPR Utomo.

Kepala BEI Lampung Hendi Prayogi mengungkap, pihaknya akan menggelar beberapa kegiatan di BIK ini. Termasuk melakukan edukasi kepada para perawat di Kabupaten Mesuji untuk paham terkait pasar modal dan waspada dari investasi bodong.

“Apalagi tengah marak di sana investasi bodong di kalangan perawat, nanti kita bersama OJK akan menggelar sekolah pasar modal sekaligus pembukaan akun 200 peserta yang dimodali Rp 100 ribu untuk tiap akun,” papar Hendi.

“Harapannya para perawat ini sudah melek tentang investasi dan paham pasar modal dan bisa langsung bertransaksi di pasar modal dengan modal yang kami berikan,” sambungnya.

Selain itu menggalakkan pasar modal syariah melalui Capital Market Goes to Pesantren. Ada dua pesantren yang akan diedukasi yakni di Tegineneng dan di Tanggamus. Juga beragam kegiatan lainnya termasuk menyasar kalangan milenial.

“Karena berdasarkan data OJK dan BEI, 70 persen dari total investor di Lampung merupakan milenial. Total investor usia 18 sampai 30 tahun sekitar 56 ribuan, makanya kami masif untuk masuk ke kampus dan sekolah,” terang Hendi.

Pihaknya menarget selama rangkaian kegiatan BIK 2022, ada pembukaan rekening efek mencapai 2.500 akun.

Ketua AAUI Lampung Robi Amsyah dalam kesempatan yang sama mengatakan, pihaknya juga akan memberikan polis dari Jasaraharja kepada pegawai-pegawai rentan yang ada di Kecamatan Rajabasa, Bandar Lampung sebagai pilot project.

“Kegiatan ini dilakukan karena kami melihat kondisi dimana literasi dan inklusi asuransi masyarakat rendah terutama pada kaum rentan seperti petani, nelayan, buruh pasar atau pabrik, tenaga honorer maupun tenaga linmas,’ beber Robi.

Kondisi tersebut mendorong pihaknya berinisiatif untuk memberikan pengetahuan mengenai produk dengan mengadakan gerakan Desa Sadar Asuransi.

Bank Eka Bumi Artha (BPR Eka) bersama BPR Utomo dan BTN juga turut serta dalam memaksimalkan pencapaian tujuan di BIK 2022.

Bahkan BPR Eka menyasar para penghafal Alquran untuk memberikan pemahaman terkait literasi keuangan dan pembukaan rekening.

“Menanamkan kesadaran menabung dari generasi muda. Target market kami adalah mereka yang punya kelebihan sebagai penghafal Alquran agar paham keuangan, karena dunia nyata identik dengan tata kelola keuangan,” ungkap Direktur Utama BPR Eka, Eko Budiyono.

Pihaknya juga menghadirkan transaksi keuangan secara nontunai melalui Eka Pay untuk mengikuti update kekinian sehingga masyarakat bisa bertransaksi secara lebih aman dan nyaman.

Di penyaluran kredit atau pembiayaan, pihaknya juga sudah berkolaborasi dengan fintech Lahan Sikam.

“Kami sudah bekerjasama memang baru tahapan awal. Paling tidak bisa dibiayai 30-50 pengusaha mikro atau UMKM. Memang butuh prudential ekstra karena tanpa agunan, mudah-mudahan bisa lebih terakselerasi di BIK 2022 ini,” tandas Eko.

Di sisi lain, BTN bakal menghadirkan program bundling bekerjasama dengan Asosiasi REI terkait pameran expo di Lampung City Mall 25 Oktober – 7 November mendatang.

“Bakal hadir 40 pengembang perumahan subsidi dan komersil untuk membantu pengajuan KPR dengan proses yang mudah,” jelas Pimpinan Cabang BTN Lampung Bryan Andria Wijaya.

Termasuk dalam hal ini BTN memiliki layanan digital lewat aplikasi btnproperti.co.id untuk masyarakat bisa mengakses secara lebih cepat dan mudah terkait permohonan KPR, cek promo, dan lainnya.

“Kami juga ada program akad masal dan menargetkan akad masal KPR sampai 100 unit di 28 Oktober 2022,” tandas dia.

Untuk di fintech peer to peer (P2P) lending Lahan Sikam sendiri, memperlihatkan pertumbuhan layanan keuangan secara online yang cukup signifikan dari waktu ke waktu. Ini secara tidak langsung memperlihatkan masyarakat yang kian melek digital termasuk dalam memanfaatkan layanan pinjaman online yang legal.

Direktur yang juga Co- Founder Lahan Sikam Ade Sumaryadi mengatakan, pinjaman online yang disalurkan melalui Lahan Sikam di Lampung bahkan mencatatkan pembukuan fantastis mencapai Rp 168,5 miliar hingga Agustus 2022.

Diakuinya, sebagai perusahaan rintisan yang bergerak di bidang jasa keuangan berbasis teknologi, pihaknya telah memiliki ribuan peminjam (borrower) aktif.

“Sebanyak 3.706 peminjam aktif dikelola di Lahan Sikam dengan 8.096 akun pinjaman yang sudah terdanai (jumlah transaksi) hingga 12 Agustus 2022,” beber dia.

Dari angka tersebut, sebanyak 97,17 persen borrower tertib melakukan pembayaran. Tentu persentase tersebut secara tidak langsung memperlihatkan betapa tingginya kesadaran masyarakat dalam memenuhi kewajibannya pasca peminjaman dana.

Sementara untuk borrower bermasalah, diakuinya akibat dari beberapa sektor ekonomi yang masih terdampak pandemi sehingga pemulihannya berjalan agak lambat.

“Di fintech P2P lending yang fokus penyaluran produktif memang penyelesaian borrower bermasalah tidak secepat dibanding fintech p2p lending yang fokus di pembiayaan multiguna,” paparnya.

Secara spesifik, portofolio Lahan Sikam hampir semua bermain di pembiayaan produktif. Yakni calon peminjam atau borrower adalah wirausaha atau pelaku usaha. Baik itu pemilik warung, CV, PT, atau usaha dagang (UD).

“Di website kami akan ada penjelasan projectnya apa, kebutuhan pendanaannya berapa, bagi hasilnya berapa dan lokasi usahanya dimana, dan lainnya,” ujar Ade.

Proses peminjaman hingga dana diterima borrower juga terbilang cepat maksimal hanya 3 hari.

Dalam hal ini, kehadiran Lahan Sikam tentu turut memberi andil positif terhadap keuangan yang inklusif di Bumi Ruwa Jurai. Dengan menyediakan akses keuangan secara online bebas ribet tak berbatas ruang dan waktu, serta aman karena dijamin OJK.

Komisi V DPRD Provinsi Lampung Usul Program Guru Mengabdi untuk Semua Kabupaten/Kota di Lampung Artikel ini telah tayang di TribunLampung.co.id dengan judul Komisi V DPRD Provinsi Lampung Usul Program Guru Mengabdi untuk Semua Kabupaten/Kota di Lampung, https://lampung.tribunnews.com/2022/10/05/komisi-v-dprd-provinsi-lampung-usul-program-guru-mengabdi-untuk-semua-kabupatenkota-di-lampung. Penulis: Bayu Saputra | Editor: Indra Simanjuntak

Bandar Lampung – Anggota Komisi V DPRD Provinsi Lampung Deni Ribowo meminta program guru mengabdi dilakukan ke semua kabupaten/kota di Lampung.

Anggota Komisi V DPRD Provinsi Lampung Deni Ribowo menyayangkan program guru mengabdi hanya ada beberapa kecamatan saja di Provinsi Lampung.

“no, program guru mengabdi inikan bisa juga bisa dilakukan ke seluruh pelosok provinsi Lampung,” ujar anggota Komisi V DPRD Provinsi Lampung, Rabu (5/10/2022).

Menurut politisi Demokrat ini, program guru mengabdi Disdikbud Lampung sangat positif.

Program sangat bagus untuk meningkatkan kualitas dari pendidik dan anak didik.

“Pendanaan program guru mengabdi ini kalau diambil dari dana BOS (Bantuan Operasional Sekolah) pastinya kurang,” ujarnya.

Karena itu, perlu dukungan dari APBD untuk mensuport progam yang baik tersebut.

Karena yang pertama dilihat dari sistem zonasi PPDB (Pendaftaran Peserta Didik Baru) adalah pemerataan kualitas pendidikan.

Sehingga tidak ada lagi SMA atau SMK yang favorit atau sekolah unggulan.

“Seperti sekolah yang ada di daerah pilihan (dapil) saya itu seperti di Rebang Tangkas ada guru dari SMAN 2 Bandar Lampung yang memberikan pembelajaran kepada siswa,” kata Deni

 

 

Mingrum Gumay Nilai ITERA Telah Banyak Mengambil Peran Dan Berkontribusi Nyata

Ketua DPRD Lampung membuka pameran bonsai dalam rangka memperingati Dies Natalis Insitute Teknologi Sumatera (ITERA) di halaman gedung Itera. Selasa (05/10)

Dalam Sambutannya, Ketua DPRD Lampung Mingrum Gumay menyampaikan di usia ke 8 Tahun, Itera telah banyak mengambil peran dan berkontribusi nyata bagi keberlangsungan pembangunan, peningkatan SDM , sumbangsih pikiran, berbagai masukan serta kritikan kepada Provinsi Lampung merupakan bagian dari sinergitas dan kolaborasi yang terus dibangun dan ditingkatkan untuk saling menunjang satu sama lain.

” Pemerintah Provinsi Lampung melalui kelembagaan DPRD Lampung membuka diri se lebar-lebar nya dalam rangka menjalin komunikasi intensif, Kolaborasi dan sinergi bersama kampus ITERA untuk mewujudkan Tri Darma Perguruan tinggi yakni pendidikan dan pengajaran, penelitian dan pengembangan serta pengabdian kepada masyarakat ” Ujarnya

ia juga mengungkapkan perkembangan zaman di era moderenisasi akan semakin kompleks, masyarakat akan semakin terbuka, tingkat kompetisi akan semakin tajam, sehingga tidak ada ruang dan waktu untuk kita tidak memaksakan diri agar terus bergerak dan mengupgrade pengetahuan serta kemampuan secara terus-menerus.

” lulusan ITERA setidaknya memiliki kompetensi yang mumpuni untuk bersaing secara global, lulusan perguruan tinggi dituntut tidak hanya mampu bekerja di instansi pemerintah, perusahaan dan instansi lainnya, namun juga memiliki jiwa kewirausahaan untuk menciptakan lapangan pekerjaan baru dengan memanfaatkan peluang yang muncul dari revolusi industri 4.0. ” Lanjutnya

Mingrum Gumay juga mengingatkan bahwa perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi berdampak terhadap pergeseran pada sektor lapangan kerja, dan tuntutan baru di bidang penguasaan kompetensi, harus dapat diantisipasi secara cermat. Peluang dan tantangan kerja di tingkat lokal, domestik dan internasional harus diidentifikasi dan dijadikan rujukan dalam memilih jenis dan program yang akan dilaksanakan.

” tentunya ITERA sudah memiliki pondasi yang kokoh untuk membangun konstruksi peranan dunia Pendidikan berbasis Teori dan Praktek dari keilmuan yang dipelajari terkhusus perihal Tanaman Bonsai yang bermuara kepada nilai ekonomis yang dapat dijadikan salah satu sumber ekonomi kreatif yang sangat bernilai ” Tutupnya.