Gubernur dan Pimpinan DPRD Lampung Tandatangani Nota Kesepakatan KUA PPAS Tahun 2023

Gubernur Lampung Arinal Djunaidi dan Ketua DPRD Provinsi Lampung Mingrum Gumay, yang diwakili Wakil Ketua I DPRD Provinsi Lampung Elly Wahyuni menandatangani Nota Kesepakatan Kebijakan Umum APBD (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Provinsi Lampung tahun 2023 di Ruang Sidang DPRD Provinsi Lampung Jumat (14/10/2023).

Dalam Nota Kesepakatan itu
struktur Rancangan APBD Tahun Anggaran 2023 disepakati sebagai berikut:
Pendapatan Daerah sebesar Rp7,41 triliun. Dengan komponen, Pendapatan Asli Daerah Rp4, 14 triliun, Pendapatan Transfer Rp3,25 triliun, Lain-lain Pendapatan Daerah yang Sah Rp14,6 miliar.
Kedua, Belanja Daerah sebesar Rp7,38 triliun.

Gubernur Lampung Arinal Djunaidi menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang setingginya kepada Pimpinan dan anggota DPRD Provinsi Lampung yang telah bersama-sama dalam rangkaian proses penyusunan Rancangan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2023 dari awal sampai ditandatanganinya nota kesepakatan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2023.

Paripurna ini merupakan tahap lanjutan dari pembahasan antara Pemerintah Daerah dan DPRD dalam memformulasikan Kebijakan Umum APBD serta Prioritas Plafon Anggaran Sementara yang akan menjadi bagian dalam menyusun Rancangan Peraturan Daerah tentang APBD Provinsi Lampung Tahun Anggaran 2023.

Secara umum, lanjut Gubernur Arinal, target asumsi makro pembangunan daerah Provinsi Lampung tahun 2023, berdasarkan hasil pembahasan bersama antara Tim Anggaran Pemerintah Daerah dan Badan Anggaran DPRD menyepakati Asumsi Makro Ekonomi Provinsi Lampung, pada Kebijakan Umum APBD dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara Tahun Anggaran 2023, sebagai berikut:
1. Pertumbuhan Ekonomi Lampung diproyeksikan tumbuh 3,5 sampai dengan 4,5 persen
2. Laju inflasi akan dipertahankan pada tingkat 2 hingga 4 persen
3. Pendapatan per kapita penduduk pada kisaran 43 hingga 44 juta rupiah
4. Tingkat Pengangguran Terbuka berkisar pada 4,3 hingga 4,0 persen; dan
5. Persentase Penduduk Miskin pada rentang 11,9 hingga 11,4 persen

6. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) pada level angka 70,3 sampai dengan 70,6
7. Indeks Gini berkisar pada 0,302 sampai dengan 0,319
8. Nilai Tukar Petani (NTP) sebesar 104 hingga 105;
9. Tingkat pertumbuhan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar 9,55 persen, dan
10. Kondisi Jalan yang menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi ditargetkan 77 persen dalam kondisi mantap; serta
11. Penurunan Emisi Gas Rumah Kaca pada level 7,066 persen.

Berdasarkan rencana Pendapatan Daerah dan Belanja Daerah maka terdapat Surplus anggaran pada Rancangan Struktur APBD Tahun Anggaran 2023 sebesar Rp30,8 miliar yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan Pembiayaan Netto sebesar Rp 30,8 miliar.

Gubernur Arinal Djunaidi Harapkan Dukungan Persi Lampung Bersama Pemerintah, Berikan Pelayanan Prima Terkait Kesehatan Kepada Masyarakat

Bandar Lampung — Gubernur Arinal Djunaidi menerima audiensi Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (Persi) Wilayah Lampung, di Mahan Agung, Jumat (14/10/22).

Ketua Persi Lampung dr. Arief Yulizar, MARS, menjelaskan bahwa maksud audiensi ini, selain sebagai sarana silaturahmi dan perkenalan pengurus Persi Lampung, juga untuk mengundang Gubernur Lampung dalam kegiatan pelantikan Persi Wilayah Lampung tanggal 6 November 2022 di Hotel Golden Tulip.

dr. Arief juga mengungkapkan, selama 2 tahun ini Persi Lampung vakum dari kegiatan dikarenakan pandemi Covid. Oleh karenanya, pada kepengurusan yang baru ini, Persi Lampung akan segera melakukan kegiatan akreditasi ke seluruh rumah sakit, agar pelayanan lebih terarah dan semua masyarakat Lampung dapat terlayani dengan baik.

Gubernur Arinal Djunaidi dalam arahannya menginginkan agar seluruh rumah sakit dapat memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat. Oleh karenanya, diharapkan Persi Lampung memperhatikan ketersediaan fasilitas, para dokter dan tenaga kesehatan serta sarana dan prasarana pendukung di tiap rumah sakit.

Selain itu, Gubernur juga mengharapkan dukungan Persi Lampung dan seluruh dokter serta tenaga kesehatan bersama pemerintah, untuk memberikan pelayanan kesehatan yang prima pada Puskesmas dan daerah-daerah yang terpencil di Provinsi Lampung.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Arinal juga mengungkapkan rencana pembangunan Rumah Sakit bertaraf Internasional yang digagas oleh Menteri BUMN, Erick Thohir. Kehadiran rumah sakit tersebut guna memberikan pelayanan kesehatan dengan standar yang terbaik, sehingga diharapkan masyarakat tidak perlu lagi melakukan pemeriksaan kesehatan ke luar negeri.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung Reihanna melaporkan, saat ini Provinsi Lampung memiliki 81 Rumah Sakit yang terdiri dari 22 Rumah Sakit Umum Daerah dan 59 Rumah Sakit Swasta.

Reihana juga mengungkapkan penghargaan yang baru saja diraih Gubernur Lampung atas keberhasilan cakupan kepesertaan BPJS di  Provinsi Lampung dari Kabupaten/kota per Oktober 2022 yang mencapai  86,08 persen dengan peserta JKN 7.662.171 jiwa, dari 8.901.566 jiwa penduduk.

Hadir dalam kegiatan Direktur RSUD Abdul Moeloek serta para Pengurus Persi Lampung diantaranya, Wakil Ketua Persi Lampung dr. Elitha Martharina Utari, MARS, Sekretaris Persi Lampung Dr. Edwin Rusli MKM, Bendahara Persi Lampung dr. Daniel Novian, MARS.

Gubernur Arinal Djunaidi Buka Pra Pekan Olahraga Pelajar Nasional Zona II Lampung Tahun 2022

BANDARLAMPUNG—Gubernur Lampung Arinal Djunaidi secara resmi membuka Pra Pekan Olahraga Pelajar Nasional (PRA POPNAS) Zona II Lampung Tahun 2022, di Gedung Bagas Raya, Bandar Lampung, Kamis (13/10/2022).

Pra POPNAS merupakan ajang pembibitan atlet muda daerah menuju pentas olahraga Nasional dan Internasional. Pra POPNAS Zona II Lampung diikuti oleh Kontingen dari Provinsi Lampung, DKI Jakarta, Jawa Barat, Bengkulu dan Kalimantan Barat.

Pra POPNAS Zona II Lampung akan berlangsung mulai dari tanggal 13 hingga 20 Oktober 2022 dengan mempertandingkan 8 Cabang Olahraga yakni Bola Basket, Bola Voli Indoor, Bulu Tangkis, Pencak Silat, Sepak Bola, Sepak Takraw, Tenis dan Tinju.

Pra POPNAS sendiri akan dibagi menjadi lima zona, yaitu Zona 1 akan dilaksanakan di Jakarta, Zona 2 di Lampung, Zona 3 Kalimantan Selatan, Zona 4 Kalimantan Timur, dan Zona 5 Sulawesi Tenggara.

Mengawali sambutannya, Gubernur Arinal Djunaidi mengucapkan selamat datang kepada Kementerian Pemuda dan Olahraga, serta kepada seluruh Kontingen peserta Pra Pekan Olahraga Nasional (PRA POPNAS) Zona II tahun 2022, yang berasal dari Provinsi DKI Jakarta, Jawa Barat, Bengkulu dan Kalimantan Barat.

“Alhamdulillah, Pemerintah Provinsi Lampung pada tahun 2022 diberikan kepercayaan oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga RI untuk    menyelenggarakan Multi Event PRA POPNAS Zona II. Insya Allah kami dapat mensukseskan penyelenggaraan Pra POPNAS Zona II tahun 2022,” ucap Gubernur.

Pada kesempatan tersebut Gubernur juga menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Lampung mendukung penuh berkembangnya dunia olahraga dan prestasi para atlet Lampung.

“Pemerintah Provinsi Lampung dalam waktu dekat ini, Insya Allah pada tahun 2023 akan membangun sport center yang akan menjadi bagian dari event-event olahraga baik ditingkat Nasional maupun Internasional,” lanjutnya.

Event Pra POPNAS ini, menurut Gubernur selain sebagai ajang mengukur kemampuan dan mengukir prestasi, juga diharapkan akan melahirkan calon atlet nasional yang akan membela Merah Putih di kompetisi olahraga dunia.

“Kepada seluruh peserta yang bertanding, saya minta untuk menunjukan kemampuan terbaik, junjung tinggi sportivitas dan fair play, selama mengikuti kejuaraan, semoga event ini akan membuka jalan bagi kalian untuk menunjukkan bakat dan potensi diri dengan dengan meraih prestasi terbaik,” ucap Gubernur.

Sementara itu, Staf Ahli Bidang Hukum Kementerian Pemuda dan Olahraga RI Dr. Samsudin, M.Pd. pada sambutannya mengajak segenap peserta yang hadir untuk mengheningkan cipta sejenak dan berdoa untuk saudara-saudara kita yang telah meninggal dunia pada tragedi Kanjuruhan Malang beberapa waktu yang lalu.

Samsudin juga menyampaikan bahwa saat ini Pemerintah sedang melakukan reformasi dibidang olehraga dengan mengganti Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2005 dengan Undang-Undang Nomor 11 tahun 2022 tentang Olahraga, yang mana undang-Undang tersebut mencakup Desain Besar Olahraga Nasional, seperti pembinaan atlet sedini mungkin dengan perioritas pada cabang olahraga tertentu, dan adanya lembaga independen/mandiri tentang penyelesaian sengketa olahraga.

Adapun, Plt Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Lampung, Descatama Paksi Moeda mengatakan bahwa tujuan dari diadakannya PRA POPNAS ini adalah sebagai bahan evaluasi pembinaan olahraga pelajar di daerah menuju POPNAS tahun 2023.

“PRA POPNAS ini juga sebagai babak kualifikasi 8 cabang olahraga untuk lolos mengikuti POPNAS tahun 2023 di Sumatera Selatan dan Bangka Belitung, serta menumbuhkembangkan semangat persahabatan diantara peserta PRA POPNAS Zona II Tahun 2022,” tutupnya.

Kunjungi Desa Model Konvergensi Penanganan dan Pencegahan Stunting di Kota Metro, TP PKK Provinsi Lampung Lakukan Pembinaan dan Serahkan Bantuan

METRO, — Ketua TP. PKK Provinsi Lampung diwakili Ketua Bidang II TP. PKK Provinsi Lampung Rusdiana Adi Erlansyah melakukan Kunjungan Kerja  ke Kelurahan Ganjar Agung, Kota Metro, Kamis (13/10/2022).

Kedatangan  Tim Penggerak  PKK Provinsi Lampung tersebut dalam rangka rangkaian kegiatan  Kunjungan Kerja ke Desa Model Konvergensi Penanganan dan Pencegahan Stunting sekaligus Desa/Kelurahan Ramah Perempuan dan Peduli Anak di 15 Kabupaten/Kota se Provinsi Lampung.

Ketua Bidang II TP. PKK Provinsi Lampung Rusdiana Adi Erlansyah dan rombongan dalam kunjungannya disambut dan didampingi oleh Walikota Metro Wahdi Siradjuddin dan Ketua TP. PKK Kota Metro Silfia Naharani Wahdi beserta jajaran pengurus TP. PKK Kota Metro.

Pemerintah Provinsi Lampung melalui TP PKK Provinsi Lampung, OPD dan organisasi terkait lainnya menyerahkan sejumlah bantuan, diantaranya: TP. PKK Provinsi Lampung memberikan bantuan berupa mesin jahit portabel, Oven, kursi roda dewasa, alat bantu jalan, dan alat bantu dengar.

Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Lampung memberikan bantuan berupa 3.000 butir telur dan bantuan 200 bibit ayam DOC KUB;  BKKBN Provinsi Lampung memberikan bantuan berupa alat masak;  Dinas PP dan PA Provinsi Lampung bantuan berupa 20 rompi dan 20 paket kelengkapan sekolah dan alat tulis.

Selanjutnya bantuan dari Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Lampung  berupa Pemberian Makanan Tambahan Anak Sekolah (PMTAS) berbahan dasar ikan serta 20 paket budikdamber;  Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura memberikan bantuan berupa paket buah dan sayuran; dan  PMII Provinsi Lampung memberikan bantuan berupa Kursi Roda.

Selain pemberian bantuan, Ketua Bidang II TP. PKK Provinsi Lampung Rusdiana Adi Erlansyah beserta Walikota Metro Wahdi Siradjuddin juga menyaksikan Penandatanganan Perjanjian Kerjasama Tentang Penguatan Kebijakan, Koordinasi, Dukungan dan Pendampingan bagi Calon Pengantin, Ibu Hamil, dan Ibu Pasca Salin oleh Tim Pendamping Keluarga Dalam Rangka Pencegahan dan Penurunan Stunting.

Dalam kunjungan Kerjanya, Ketua bidang II TP PKK Provinsi Lampung melakukan peninjauan di berbagai titik lokasi di Kota Metro, diantaranya: Paud Pertiwi, UPT Puskesmas Ganjar Agung, KWT Mekar Sari, SMKN 2 Metro serta SLB Insan Madani.

Ketua bidang II TP PKK Provinsi Lampung bersama Bunda Paud Kota Metro juga menyempatkan bermain permainan anak yang dapat melatih literasi, literasi budaya serta melatih motorik dan sensorik  bersama anak anak Paud Pertiwi. Selain itu, menyerahkan bingkisan dan dana sebesar Rp 100 ribu kepada anak-anak Paud untuk membiasakan anak menabung sejak dini.

Melalui kunjungan ini, Ketua bidang II TP PKK Provinsi Lampung  berharap agar Kelurahan Ganjar Agung ini dapat menjadi tempat belajar sekaligus memotivasi kelurahan lain yang ada di Kota Metro dalam pemberdayaan perempuan, pemenuhan hak anak, dan percepatan penurunan angka stunting di Provinsi Lampung.

Sementara itu Walikota Metro, Wahdi Siradjuddin menyampaikan harapannya agar Kota Metro dan Pemerintah Provinsi Lampung dapat saling mengisi dan bersinergi, serta pemerintah Kota Metro dapat mereplikasi Program lain yang dapat membangun Kota Metro menjadi lebih baik lagi.

Selain itu dalam Kunjungan Kerja tersebut,  Ketua PMI Provinsi Lampung yang di Wakili oleh Ketua Bidang  Pelayanan Darah dr. Mars Dwi Cahyo, SP.U, Sekretaris Fitrianita Damhuri, S.STP.,MM dan Wakil Sekretaris Drs. Sutoyo,  memberikan bantuan Kursi Roda kepada Rizki Tabah (11 tahun) Siswa SLB Insani Madani dan menggelar kegiatan SIGER Donor Darah.

Hadir dalam kegiatan kunjungan kerja di Kota Metro,  Sekretaris Daerah Kota Metro, Forkompimda Kota Metro, Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dilingkungan Pemerintah Provinsi Lampung dan Kota Metro.

Hadiri Pelantikan dan Rapat Kerja KNPI Lampung, Gubernur Arinal: Pemuda Harus Memiliki Talenta dan Potensi Hebat

Bandar Lampung–  Gubernur Lampung Arinal Djunaidi menghadiri acara Pelantikan dan Rapat Kerja Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Provinsi Lampung Periode 2022-2025, di Ballroom Swissbel Hotel, Bandar Lampung, Kamis (13/10/2022).

Atas nama Pemerintah Provinsi Lampung, Gubernur Arinal Djunaidi mengucapkan selamat atas dilantiknya Dewan Pengurus KNPI Provinsi Lampung.

“Mudah-mudahan KNPI Lampung dibawah kepemimpinan Iqbal mampu berjalan sebagaimana mestinya, dan Pemprov Lampung akan mensupport,” ujar Gubernur Arinal.

Pelantikan dan Rapat Kerja yang mengambil  tema Wujudkan Pemuda Kreatif Untuk Lampung Berjaya, Gubernur  Arinal menegaskan bahwa pemuda harus memiliki talenta dan potensi hebat, sebab diketahui pemuda berada pada semua ruang, ekonomi, politik, budaya, dan birokrasi.

Dalam kesempatan itu Gubernur Arinal mengharapkan semangat kepeloporan dapat dijadikan sebagai semangat DPD KNPI Provinsi Lampung untuk merumuskan program-program kerjanya. Program kerja tersebut hendaknya dapat menyentuh langsung kepentingan pemuda dan masyarakat Lampung.

Selain itu Gubernur Arinal juga mengajak KNPI Provinsi Lampung dapat bersinergi dalam mensukseskan berbagai program pembangunan di Provinsi Lampung, seperti dalam menggerakkan sektor UMKM, dan lainnya.

Pelantikan DPD KNPI Provinsi Lampung periode 2022 – 2025 secara langsung dilakukan oleh Ketua Umum DPP KNPI Haris Pertama. Adapun susunan kepengurusan DPD KNPI Provinsi Lampung periode 2022 – 2025 antara lain Iqbal Ardiansyah (Ketua), Eka Setiawan (Sekretaris), Fajar Pratama (Bendahara), dan Wawan Sah (Ketua Harian).

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum DPP KNPI Haris Pertama menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus yang baru saja dilantik. “Setelah enam tahun KNPI Lampung tidak berjalan dikarenakan konflik, hari ini bisa bersatu di bawah kepemimpinan Bung Iqbal,” ujar Bung Haris.

Sementara Ketua KNPI Provinsi Lampung, Iqbal Ardiansyah meminta dukungan seluruh pihak terutama Gubernur Lampung Arinal Djunaidi agar KNPI Lampung dapat melaksanakan berbagai program KNPI dalam mendukung berbagai program pembangunan di Provinsi Lampung, terutama membawa pemuda pemudi untuk lebih kreatif.

Gubernur Arinal Djunaidi Mengajak Pemuda Katolik Lampung Jalin Sinergi, Perkuat Pembangunan Ekonomi, Sosial, Budaya dan Berkontribusi bagi Pembangunan Provinsi Lampung

Bandar Lampung — Gubernur Arinal Djunaidi menerima audiensi Pengurus Komisariat Daerah Pemuda Katolik Lampung, di Mahan Agung, Kamis (13/10/22).

Audiensi tersebut memperbincangkan langkah strategis antara kedua pihak untuk pembangunan daerah.

Di awal pertemuan tersebut, Ketua Komisariat Daerah Pemuda Katolik Lampung Markus Budi Santoso menyatakan bahwa, Pemuda Katolik Lampung mengapresiasi kepemimpinan Gubernur Arinal Djunaidi yang telah banyak menuai
keberhasilan untuk masyarakat Lampung melalui program-program dan kebijakan pembangunan ekonomi, infrastuktur hingga sosial budaya yang diwujudkan dalam beragam penghargaan yang diterima.

Diantaranya penghargaan Abdi Bakti Tani Tahun 2021, dan yang terbaru, penghargaan dari BPJS Kesehatan dalam mendukung optimalisasi pelaksanaan program jaminan kesehatan nasional, serta penghargaan-penghargaan lainnya.

“Kita ingin adanya kolaborasi strategis antara Pemuda Katolik Lampung dengan pemerintah daerah untuk Lampung yang lebih Berjaya,”  kata Markus.

Selanjutnya, Markus Budi Santoso menjelaskan, bahwa maksud lain audiensi Pemuda Katolik Lampung dalam kesempatan tersebut yaitu untuk mengundang Gubernur Arinal Djunaidi dalam acara Rapat Pimpinan Daerah (Rapimda) Pemuda Katolik Lampung.

Rapimda Pemuda Katolik Lampung itu akan digelar pada tanggal 29-30 Oktober 2022 di Hotel Arinas Bandar Lampung.

Rapimda tersebut akan dihadiri Pengurus Pusat Pemuda Katolik dan Komisariat Cabang se-Lampung.

“Rapimda bertujuan untuk menyelaraskan tujuan organisasi antara pusat, daerah hingga cabang-cabang serta Pemerintah Provinsi Lampung,” jelas dia.

Selain itu juga untuk menghadirkan beberapa rekomendasi yang bersifat ekternal dan internal agar Pemuda Katolik se-Lampung tetap menjadi organisasi yang kontekstual dengan kondisi masyarakat terkini.

Kemudian, Markus Budi Santoso juga melaporkan Rapimda akan diisi juga dengan seminar yang bertema “Memperkokoh Moderasi Beragama Dalam Mewujudkan Sejuknya Pemilu 2024 Untuk Lampung Berjaya”.

Tujuannya agar tercipta pembangunan sumber daya manusia Provinsi Lampung yang melek akan pendidikan politik.

Senada dengan itu, Gubernur Arinal dalam arahannya menyerukan kepada Pemuda Katolik Lampung serta Organisasi Kepemudaan lainnya untuk ikut menjaga kesejukan, kondusivitas serta stabilitas keamanan di Provinsi Lampung menjelang tahun politik.

Mengenai sinergisitas, Gubernur juga mengajak Pemuda Katolik Lampung agar aktif menjalin sinergi dengan organisasi kepemudaan lain untuk memperkuat pembangunan bidang ekonomi, sosial dan budaya dan berkontribusi bagi pembangunan Provinsi Lampung.

Gubernur selanjutnya mengimbau Pemuda Katolik Lampung untuk terus melakukan pembinaan organisasi, kaderisasi serta regenerasi karena kelak para pemuda lah yang akan menggantikan kepemimpinan dan meneruskan pembangunan di masa yang akan datang.

“Jangan sampai kalian keliru, karena kalau kalian keliru, Katolik-nya yang akan terkena imbasnya,” kata Gubernur Arinal.

Hadir dalam kegiatan para Pengurus Komisariat Daerah Pemuda Katolik Lampung diantaranya Sekretaris Antonius Mustaim, Wakil Sekretaris Vincensius Soma Ferrer, Kabid Hubungan Internal Katolik Yosep Adi Prayoga, Kabid Budaya Rawi Gulita, Wakabid Hukum dan HAM Ignatius Yudha Adi Nugraha, Ketua Komcab Bandar Lampung Lorentius Wendi serta Perwakilan Badan Kesbangpol Provinsi Lampung.

Wagub Chusnunia Buka Rakor Tim Audit Stunting Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung

Bandar Lampung— Tim Audit Stunting Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung menggelar Rapat Koordinas yang dibuka oleh Wakil Gubernur Lampung Chusnunia, bertempat di Hotel Emersia, Rabu (12/10/2022).

Dalam arahannya Wakil Gubernur Lampung Chusnunia menyampaikan, bahwa peran BKKBN sebagai aktor sentral dalam membangun ketahanan keluarga Indonesia secara utuh tentu sangat penting kaitannya dengan isu anak, terkhusus isu penanganan stunting.

Pemerintah Indonesia telah menetapkan stunting sebagai isu prioritas nasional. Komitmen ini terwujud dalam masuknya stunting ke dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024 dengan target penurunan yang cukup signifikan dari kondisi 27,6 persen pada tahun 2019 diharapkan menjadi 14 persen pada tahun 2024.

Wagub Chusnunia melanjutkan Stunting di Provinsi Lampung sendiri sudah turun cukup signifikan dibanding dari data awal angka stunting yang dihitung Nasional. Penurunan angka stunting yang cukup tinggi di Provinsi Lampung itu tidak terlepas dari keterlibatan dan perhatian semua pihak, peran stakeholder yang bergerak dalam penurunan angka stunting.

Dalam kesempatan itu, Wagub juga menekankan bahwa Permasalahan stunting harus ditangani secara serius karena stunting bukan hanya tentang masalah gagal tumbuh secara fisik. Lebih dari itu, stunting dapat mematikan masa depan seorang anak bahkan sebelum ia tumbuh dewasa karena stunting mengindikasikan kemampuan kognitifnya. Padahal human capital sangat menentukan keberhasilan pembangunan.

Wakil Gubernur juga menyampaikan bahwa permasalahan stunting ini juga sangat berpengaruh pada masa depan bangsa Indonesia.
“Persoalan Stunting ini juga menentukan keberhasilan atau masa depan bangsa Indonesia. Bila nyaris 24% anak Indonesia stunting, artinya 24% kekuatan pembangunan Indonesia di masa depan terancam hilang. Sehingga kita harus bergerak bersama agar tidak ada berapa persen-pun masa depan anak hilang akibat stunting,”ujarnya.

Salah satu terobosan BKKBN dalam menurunkan prevalensi stunting di Indonesia melalui pendampingan keluarga, pendampingan dilakukan berkesinambungan mulai dari calon pengantin, ibu hamil dan pasca persalinan serta bayi hingga usia 2 (dua) tahun. Dengan pendampingan yang melekat pada Keluarga diharapkan semua faktor risiko stunting dapat diidentifikasi sejak dini dan dilakukan upaya untuk meminimalisir faktor risiko tersebut.

Masih kata Wagub, Berbagai upaya  menurunkan prevalensi stunting di setiap Kabupaten/kota menemui beragam dinamika dan problematika yang unik, khas, dan kasuistik. Dari pemahaman ini maka diperlukan treatments dan intervensi aksi yang lebih detail, spesifik, serta intens.

“Diperlukan kegiatan khusus secara berkala dalam rangka mengelola, menelusuri kesulitan serta mendapatkan solusi jika terdapat kendala.” Ungkapnya.

Diakhir, Wakil Gubernur Lampung menyampaikan bahwa Konvergensi dalam percepatan penurunan stunting ini mudah diucapkan tetapi tidak mudah direalisasikan. Membutuhkan komitmen, kerja keras, dan kesediaan para pihak untuk mengesampingkan kepentingannya demi mencapai tujuan bersama. Program, kegiatan dan anggaran diharapkan akan saling melengkapi, sehingga intervensi yang diberikan betul-betul diterima oleh rumah tangga sasaran.

Hadir dalam Rapat Koordinasi,  Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Lampung Ni Gusti Putu Meiridha, Ketua Ikatan Dokter Anak Cabang Lampung dr. Ferdiansyah, Perwakilan FOGI Cabang Lampung dr. Ratna Dewi.

Sekdaprov Fahrizal Darminto Pimpin Rapat Forum Komunikasi Para Pemangku Kepentingan Utama Tingkat Provinsi

Bandar Lampung — Sekretaris Daerah Fahrizal Darminto, memimpin Rapat Forum Komunikasi Para Pemangku Kepentingan Utama Tingkat Provinsi Semester II Tahun 2022, bertempat di Ruang Rapat Sakai Sambayan, Rabu (12/10/2022).

Hadir dalam Rapat Kepala BPKAD, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Kependudukan dan Capil, Kadis Penanaman Modal dan PTSP, Plt. Kepala BKD, Sekretaris Bapenda, Sekretaris Dinas PMDes dan Transmigrasi, Sekdis Tenaga Kerja, Kabid pada Bappeda, Kabid pada Dinas Sosial, Kabid pada  Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.

Hadir pula perwakilan dari BPJS Kesehatan Deputi BPJS Kesehatan Wilayah Banten Kalimantan Barat dan Lampung Lisa Nurena, Kepala Evaluasi Perencanaan Kinerja Dr Sandra Sari, Kepala Cabang Bandar Lampung Agus Wibowo, Kepala Cabang Metro Wahyudi.

Kepala Evaluasi Perencanaan Kinerja Dr Sandra Sari memaparkan bahwa pelayanan kesehatan diberikan sesuai standard dan mutu kesinambungan program dan kepuasan peserta sesuai UU Nomor 40 Tahun 2004 dan UU Nomor 24 Tahun 2011 tentang wajib menjadi peserta.

Cakupan kepesertaan Nasional dan Provinsi Lampung per-Oktober 2022, sebanyak 275.361.267 jiwa 89,35% sudah terdaftar BPJS Kesehatan. Sedangkan Lampung sebanyak 8.901.566 jiwa 86,08% sudah terdaftar BPJS Kesehatan.

Menuju UHC 2024 INPRES 1 Tahun 2022 sudah diberi penugasan khusus kepada 2 kemenko, 26 k/l, para gubernur, bupati dan walikota. Mengambil langkah-langkah yang diperlukan sesuai tugas, fungsi dan kewenangan masing-masing untuk melakukan optimalisasi pelaksanaan Program Jaminan Kesehatan Nasional. Rencana Aksi Impelementasi Inpres 1/2022 (aspek : peserta, regulasi, kajian, wasrik, sosialisasi, data dan pelayanan).

Ia juga menyebutkan Program Inovasi Pendanaan Masyarakat Peduli JKN (PIPMPJ) merupakan suatu gerakan gotong royong melalui partisipasi masyarakat, badan usaha, badan hukum lainnya untuk memberikan proteksi finansial dengan mendaftarkan peserta baru dan untuk pembayaran iuran peserta PBPU dan atau BP Mandiri Program JKN yang menunggak.

Dukungan yang diharapkan pihak BPJS Kesehatan kepada Pemerintah Provinsi Lampung ialah  aspek penganggaran kepesertaan JKN-KIS, memastikan alokasi anggaran untuk segmen kontribusi bantuan iuran untuk segmen PBI-JK telah dianggarkan, iuran PBU-PEMDA (peserta yang didaftarkan pemerintah daerah) telah dianggarkan, kontribusi bantuan iuran untuk segmen PBPU-aktif kelas III telah dianggarkan, iuran untuk segmen PPUN telah dianggarkan, Iuran untuk segmen KP-DESA telah dianggarkan.

BPJS Kesehatan bisa di akses melalui JKN Mobile aplikasi dapat di unduh pada Play Store atau App Store. Terdapat call center yang bisa dihubungi dengan nomor 165.

Sementara Sekretaris Daerah Fahrizal Darminto menanggapi paparan tersebut,  mengatakan data proporsi kepesertaan pekerja bukan penerima upah istilahnya honor, di 15 Kabupaten/Kota Provinsi Lampung diharapkan tidak terlalu jauh dari proporsi nasional. Pastikan saja bahwa PBPU tidak jauh tertinggal dari nasional.

Tingkat kepuasan diukur dari kepuasan pasien, di Lampung kalau bisa diadakan data-data yang spesifik untuk melihat perbandingan di tiap tahun dan mengkelompokkan pasien-pasien dengan masing-masing penyakit yang diderita. Agar dapat mengetahui permasalahan dan bisa mendorong program-program yang Dinas Kesehatan lakukan.

“Dari segi akses untuk memberi pelayanan saya kira sudah cukup bagus, dengan adanya aplikasi dan call center bisa membantu untuk mengakses langsung ke Rumah Sakit, masalah antrian atau hal lain yang bisa ditanyakan melalui call center tertera,” lanjutnya.

Gubernur Arinal Terima Penghargaan dari BPJS Kesehatan Atas Cakupan 86,08 Persen Kepesertaan

Bandar Lampung– Gubernur Lampung Arinal Djunaidi  menerima penghargaan dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan atas capaian _Universal Health Coverage_ (UHC) Tahun 2022, bertempat di Mahan Agung, Rabu (12/10/2022).

Penghargan tersebut diberikan kepada Gubernur Lampung atas keberhasilan cakupan kepesertaan BPJS di  Provinsi Lampung dari Kabupaten/kota per Oktober 2022 yang mencapai  86,08 persen dengan peserta JKN 7.662.171  jiwa, dari 8.901.566 jiwa penduduk. (Sumber :_BPJS Kesehatan_)

Deputi Direksi Wilayah Banten, Kalimantan Barat dan Lampung, Liza Nurena, menyerahkan penghargaan untuk Pemerintah Provinsi Lampung tersebut dan diterima Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi.

Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, dalam kesempatan tersebut berharap hal  ini bisa dicontoh oleh Kabupaten/kota dan menjadi motivasi  untuk memperbaiki tata kelola anggarannya sehingga bisa melindungi masyarakatnya dari sisi kesehatan.

Sementara Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD)  Marindo, menjelaskan bahwa data DPA jaminan Kesehatan Pemerintah  Daerah tahun 2022 adalah sebesar Rp. 227.718.670.536 dengan rekening objek belanja yakni  Belanja luran Jaminan Kesehatan PNS; Belanja luran Jaminan Kesehatan PPPK; Belanja luran Jaminan Kesehatan DPRD;  Belanja luran Jaminan Kesehatan Kepala Daerah/Wakil Kepala Daerah; Belanja luran Jamkes Kades & Perangkat Desa;

Selanjutnya Belanja Kontribusi Jamkes bagi PBI JK (Belanja Premi Asuransi Kesehatan JKN);  Belanja Kontribusi Jamkes bagi PBI JK (Belanja Premi Asuransi Kesehatan JK);  Belanja Kontribusi Jamkes bagi PBPU dan BP Kelas 3; Belanja Bantuan Juran Jamkes bagi PBPU dan BP Mandiri dan bagi PNPNSD.

Sementara itu Kepala Bappeda Provinsi Lampung, Mulyadi Irsan mengatakan bahwa hingga saat ini BPJS telah memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan kesehatan yang baik di Provinsi Lampung, dan  diharapkan BPJS dapat melakukan transformasi pelayanan yang profesional untuk memberikan peningkatan pelayanan kesehatan yang lebih baik.

Penghargaan dari BPJS yang diberikan  kepada Gubernur Lampung merupakan bukti bahwa Pemerintah Provinsi Lampung  hadir dalam memberikan perlindungan kesehatan kepada masyarakat Lampung.

Mulyadi menambahkan, bahwa ketercapaian  Universal Health Coverage (UHC) ini merupakan salah satu  wujud nyata komitmen dan kehadiran Pemerintah Provinsi Lampung dalam memberikan jaminan kesehatan bagi masyarakat Lampung.

“Penghargaan Ini bentuk kepedulian Pemerintah yang hadir untuk memberikan perlindungan kesehatan bagi masyarakat,” ujarnya.