Ketua YJI Provinsi Lampung Buka Rakerda YJI Cabang Provinsi Lampung

Bandar Lampung — Ketua Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Provinsi Lampung, Riana Sari Arinal yang diwakili oleh Wakil Ketua Bidang Pengembangan Dana, Mamiyani Fahrizal membuka Rapat Kerja Daerah (RAKERDA) Yayasan Jantung Indonesia Cabang Provinsi Lampung di Balai Keratun, Rabu (15/2/2023).

Dalam sambutan tertulis  Ketua YJI Provinsi Lampung yang dibacakan oleh Mamiyani Fahrizal, mengajak seluruh pengurus agar mampu menerjemahkan program-program YJI ke dalam kegiatan-kegiatan yang langsung menyentuh ke masyarakat sehingga masyarakat dapat langsung merasakan dampaknya.

“Untuk itu kita harus memiliki target kinerja yang jelas sehingga rencana kerja dan kebutuhan anggaran dapat kita hitung dengan sebaik-baiknya sesuai dengan target yang ingin kita capai,” ucapnya.

Menutup sambutannya Ketua YJI berharap melalui rapat kerja YJI,  dapat saling berbagi tentang rencana kerja yang akan dilakukan sehingga dalam pelaksanaannya dapat bekerja sama, bahu membahu untuk mewujudkan visi dan misi YJI dan mendiskusikan masalah di lapangan agar dapat diselesaikan.

Sebagaimana diketahui, YJI merupakan organisasi non pemerintah yang bertujuan untuk mendukung upaya pemerintah dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat khususnya dalam pencegahan penyakit jantung dan pembuluh darah dengan memasyarakatkan Panca Usaha Jantung.

Dengan mengusung visi pelopor gaya hidup sehat, YJI memiliki misi promosi dan prevensi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pencegahan penyakit jantung dan pembuluh darah melalui Panca Usaha jantung sehat, pelayanan kuratif dan rehabilitatif penyakit jantung bawaan, penyedia kesehatan jantung, tata kelola yang baik dan terbuka.

Untuk mewujudkan visi dan misi tersebut YJI memerlukan suatu program yang efektif dan efisien dengan kegiatan-kegiatan yang lebih fokus dan terarah sehingga dapat membantu pemerintah dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

Beberapa program yang telah ditetapkan antara lain : pengembangan klub jantung sehat (KJS), pengembangan Klub Jantung Sehat Remaja  (KJSR), Heart at School, Heart at Work dan bantuan hidup dasar.

Pengembangan KJS dan KJSR merupakan kunci utama YJI untuk meningkatkan jejaring YJI di masyarakat karena semakin banyak terbentuknya KJS dan KJSR jumlah masyarakat yang bergabung akan semakin banyak.

Sementara itu program Bantuan Hidup Dasar (BHD) dan pengembangan dana merupakan wujud kepedulian YJI kepada masyarakat untuk menyelamatkan sesama dari kematian akibat penyakit jantung dan pembuluh darah.

Hadir pada acara,  Direktur RSUDAM, Perwakilan Pejabat Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Perwakilan Kepala Dinas Kesehatan, Ketua Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Lampung, Ketua dan pengurus YJI Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung.

Bunda PAUD Provinsi Lampung Buka Konferensi Kerja Provinsi Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia

Bandar Lampung — Bunda PAUD Provinsi Lampung, Riana Sari Arinal membuka acara  Konferensi Kerja Provinsi (Konkerprov) Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI)-PGRI masa bakti 2022-2027, di Hotel Horison, Kamis (9/2/2023).

Dalam acara Konkerprov yang mengusung tema “Meningkatkan soliditas dan solidaritas anggota dan pengurus IGTKI-PGRI dengan program kerja yang kolaboratif dan inovatif”,  Riana Sari Arinal menyampaikan bahwa IGTKI-PGRI merupakan organisasi mitra kerja Pemerintah dan Bunda PAUD dalam mewujudkan generasi penerus yang cerdas, sehat dan berakhlak baik.

“Untuk itu saya meminta agar koordinasi, kerjasama dan sinergi dapat terus kita tingkatkan,” ucap Riana.

Selanjutnya Riana Sari Arinal menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya konkerprov ini.

“Ucapan terima kasih dan penghargaan yang tinggi saya sampaikan kepada seluruh pendidik dan tenaga kependidikan Taman Kanak-Kanak di Provinsi Lampung, yang telah menunjukkan dedikasi, pengorbanan, keikhlasan, dan pengabdiannya dalam menumbuhkembangkan pendidikan di Bumi Ruwa Jurai yang kita cintai ini,” ucap Riana Sari Arinal.

Riana Sari Arinal berharap agar konferensi kerja ini dapat menghasilkan pemikiran dan inovasi serta program kerja yang lebih baik dalam memperkuat eksistensi IGTKI-PGRI Provinsi Lampung serta mewujudkan guru TK yang profesional dan bermartabat.

“Teruslah semangat dalam bekerja dan semoga bisa meningkatkan kualitas dan layanan Taman Kanak-Kanak demi terwujudnya Lampung berjaya, ” lanjutnya.

Mengakhiri sambutannya, Riana Sari Arinal mengingatkan kepada para orang tua dan guru pengajar untuk lebih memperhatikan aspek moral dalam pendidikan anak-anak, baik di rumah maupun di sekolah terlebih dengan maraknya kejadian pelecehan anak, penculikan anak dan hal- hal negatif lainnya.

“Hal ini harus menjadi perhatian kita semua baik orang tua di rumah  maupun guru di sekolah, misalnya dengan mengadakan pertemuan rutin antara guru dan orang tua murid sebagai sarana untuk mengingatkan terhadap hal-hal negatif yang terjadi pada anak” tutup Riana Sari Arinal.

Acara dihadri oleh 113 peserta yang terdiri dari Perwaklian Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Perhubungan, Dewan penasehat, pengurus dan anggota IGTKI-PGRI Kecamatan dan Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung.

Bupati Lampung Selatan Terima Audiensi Kepala Lapas Kelas II A Kalianda

Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto menyambut baik audiensi sekaligus kunjungan silaturahmi Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Kalianda Tetra Distorie, di ruang kerja bupati setempat, Selasa (14/02/2023).

Tetra Distorie menyampaikan, tujuan dari audiensi tersebut yaitu untuk menyampaikan program kerja Lapas Kelas II A Kalianda Tahun 2023. Program itu diantaranya ingin menjadikan Lapas sebagai Lembaga Pendidikan Keterampilan.

Tetra Distorie berharap, program tersebut mendapatkan dukungan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan. Sehingga, sertifikat hasil pelatihan selama menjadi warga binaan di Lapas Kelas II A Kalianda dapat diakui oleh Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi setempat.

“Dalam tiga bulan pertama ini kami ada target bahwa Lapas itu harus menjadi Lembaga Pendidikan Keterampilan. Tujuannya agar teman-teman warga binaan di dalam ini ketika kita kasih pelatihan, kami bisa menunjukkan sertifikat yang diakui oleh Dinas Tenaga Kerja. Jadi ketika mereka keluar nanti, bermodalkan sertifikat nanti bisa untuk cari kerja,” ujarnya.

Tetra menjelaskan, saat ini penghuni Lapas Kelas II A Kalianda didominasi warga binaan dengan kategori usia produktif. Oleh karena itu, dirinya berharap, setelah menyelesaikan masa hukumannya, warga binaan sudah mempunyai keterampilan yang memadai.

“Anak-anak di dalam ini potensinya besar, apalagi kebanyakan warga yang didalam ini kategori usianya masih muda. Karena itu kami ingin ketika mereka keluar sudah tidak ada lagi mereka gelisah dengan kedepannya seperti apa, itu yang kami harapkan,” tuturnya.

Sementara itu, Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto menyambut baik dan mendukung program pembinaan dari Lapas Kelas II A Kalianda Tahun 2023. Dirinya berharap, program itu mampu meningkatkan taraf hidup warga binaan setelah menyelesaikan masa hukuman.

“Nanti akan langsung ditindaklanjuti oleh dinas terkait. Saya sangat tertarik dengan program ini, karena memang ini yang paling dibutuhkan oleh warga binaan. Sehingga, nanti ketika mereka keluar dari Lapas tidak kehilangan arah. Sudah ada gambaran apa yang akan dilakukan kedepannya,” kata

Nanang Ermanto Jadi Orang Pertama Yang di Coklit KPU Lampung Selatan

Tahapan pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 sudah mulai dilaksanakan. Saat ini memasuki tahapan Pencocokan dan Penelitian (Coklit) data pemilih.

Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto menjadi orang pertama yang di-Coklit hak pilih. Coklit dilakukan Petugas Pemutakhiran Daftar Pemilih (Pantarlih) dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Lampung Selatan di rumah dinas bupati setempat, Selasa sore (14/02/2023).

Selain Bupati Lampung Selatan, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Lampung Selatan Hj. Winarni juga menjadi sasaran Coklit Petugas Pantarlih KPU Lampung Selatan.

Kedatangan Petugas Pantarlih didampingi langsung Ketua KPU Lampung Selatan Ansurasta Razak serta Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKKP) Provinsi Lampung Titik Sutriningsih.

Hadir juga perwakilan PPK Kecamatan Tanjung Bintang, anggota PPS dan Pantarlih Desa Way Galih Kecamatan Tanjung Bintang serta perwakilan Bawaslu Kabupaten Lampung Selatan.

Ketua KPU Lampung Selatan Ansurasta Razak mengatakan, saat ini tahapan Pemilu 2024 berada pada tahapan pencocokan dan penelitian (Coklit).

“Petugas Pantarlih akan melakukan Coklit data pemilih dengan mendatangi rumah warga satu per satu sejak 12 Februari hingga 14 Maret 2023 secara serentak di seluruh Indonesia,” ujar Aan sapaan akrab Ketua KPU Lampung Selatan.

Aan menambahkan, diawal tahapan Coklit dilakukan, menyasar sejumlah tokoh publik termasuk Bupati Lampung Selatan sebagai contoh kepada masyarakat.

“Kita melaksanakan salah satu tahapan penyelenggaraan Pemilu yaitu Coklit yang dilakukan oleh teman-teman Pnatarlih kepada pak bupati dan keluarga,”ucap Ansurasta.

Sementara itu, Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto mengapresiasi kerja penyelenggara dan pengawas pemilu. Nanang mengimbau kepada masyarakat Kabupaten Lampung Selatan untuk ikut menyukseskan salah satu tahapan penting Pemilu tersebut.

Sebab menurut Nanang Ermanto, Coklit sangat penting untuk memastikan jumlah daftar pemilih yang akan mencoblos dalam Pemilu 2024 mendatang.

“Mari masyarakat Kabupaten Lampung Selatan bersama ikut menyukseskan dan mempermudah pencoklitan dengan memberikan data yang benar kepada petugas. Tentunya untuk kepentingan kita bersama kedepan,” pesan Nanang.

Sekdaprov Fahrizal Darminto, Pimpin Rapat Evaluasi Pelayanan Publik PANRB dan Ombudsman

BANDARLAMPUNG—Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Fahrizal Darminto, memimpin rapat evaluasi pelayanan publik PANRB dan Ombudsman, di ruang rapat Sakai Sambayan, Selasa (14/02/2023).

Karo Organisasi Sekretariat Daerah Provinsi Lampung, Lukman memaparkan materi terkait rapat, diantaranya perangkat daerah yang dievaluasi yaitu Sistem Manunggal Satu Atap/Samsat (UPTD Wilayah I Bandar Lampung/Bapenda Prov. Lampung) dan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi Lampung.

Hasil dan rekomendasi yang diperoleh Samsat Bandar Lampung, indeks 4.50 dengan kategori A-. Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu Provinsi Lampung, indeks 4.11 dengan kategori A-.

Hasil pemantauan evaluasi kinerja penyelenggaraan pelayanan publik tahun 2022, unit kerja Bapenda Provinsi Lampung dan Dinas PMPTSP Provinsi Lampung dengan capaian indeks A- dengan aspek penilaian diantaranya kebijakan layanan, profesionalisme SDM, sarana prasarana, sistem informasi pelayanan publik, konsultasi dan pengaduan, inovasi.

Sementara hasil penilaian kepatuhan standar pelayanan publik provinsi lampung tahun 2022 yang dilaksanakan Ombudsman RI terhadap Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu Provinsi Lampung (70,95); dan Dinas Sosial Provinsi Lampung (63,27).

Untuk menindaklanjuti hasil penilaian tersebut, Ombudsman Republik Indonesia Mendorong untuk memberikan apresiasi kepada pimpinan dan pegawai yang bertugas pada unit yang menyelenggarakan pelayanan publik dengan katagori A dan B sebagai bentuk penghargaan atas komitmen dan kompetensi dalam menyelenggarakan pelayanan publik; dan Melakukan pembinaan kepada pimpinan dan pegawai yang bertugas pada unit yang menyelenggarakan pelayanan publik dengan katagori C,D, dan E untuk memastikan pemahaman terhadap regulasi dan konsep penyelenggaraan pelayanan publik.

Kemudian memanfaatkan hasil Penilaian Kepatuhan Tahun 2022 sebagai bahan evaluasi dalam pemenuhan standar pelayanan sesuai amanat Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik;

Selanjutnya  melakukan Koordinasi dengan Perwakilan Ombudsman Republik Indonesia setempat guna memperoleh pendampingan dalam rangka perbaikan atau penyempurnaan pemenuhan amanat Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik khususnya dalam menyusun, menetapkan dan menerapkan standar pelayanan publik.

Terakhir Memantau konsistensi perbaikan dan penyempurnaan penyelenggaraan pelayanan publik dalam rangka peningkatan kualitas pelayanan publik.

Menanggapi hal tersebut Sekdaprov Fahrizal Darminto meminta pihak terkait untuk meningkatkan semua penunjang kekurangan penilaian hingga bisa mendekati sempurna. Semua indikator yang diperlukan segera dipenuhi. Aspek-aspek pendukung diperhatikan agar bisa mencukupi nilai sempurna tersebut sehingga indeks bisa A bukan A- lagi.

“Semua arsip dikumpulkan tiap akan dilakukan penilaian di tiap indikator, jadi itu bisa membuktikan bahwa tidak hanya objek saja yang jadi penilaian,” tutup Sekdaprov.

Hadir dalam rapat Kadis Penanaman Modal dan PTSP Yudhi Alfadri, Kadis Sosial Aswarodi, Karo Organisasi Lukman

Gubernur Arinal Djunaidi Silaturahmi Dengan Pengurus Cabang Olahraga dan KONI Provinsi Lampung Serta Kabupaten/Kota

Bandar Lampung — Gubernur Arinal Djunaidi selaku Pembina Olahraga Provinsi Lampung bersilaturahmi dengan Pengurus Cabang Olahraga dan KONI Provinsi Lampung serta Kabupaten/Kota, di Mahan Agung, Selasa (14/2/23).

Mengawali sambutannya, Gubernur Arinal mengucapkan terima kasih kepada seluruh ketua dan pengurus cabang olahraga di Provinsi Lampung yang sudah mampu merawat organisasi cabang olahraga dengan baik dan sekuat tenaga. Gubernur juga mengucapkan terima kasih karena pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi telah dilaksanakan dengan baik.

Gubernur juga menyebutkan, KONI Provinsi Lampung masih mempunyai tugas dan kewajiban untuk kembali mengantarkan olahraga Lampung ke tingkat nasional dalam kondisi prestasi yang jauh lebih baik, di PON Sumut-Aceh Tahun 2024, melalui berbagai upaya baik Pra PON maupun PORWIL.

“Tugas berat itu harus kita emban bersama-sama dengan kompak dan saling mendukung satu sama lain, antara KONI Provinsi Lampung, KONI Kabupaten dan Kota, dan seluruh cabang olahraga anggota KONI Provinsi Lampung,” kata Gubernur Arinal.

Selain itu, Gubernur juga mengungkapkan bahwa KONI Provinsi Lampung yang akan habis masa baktinya di Tahun 2023, harus segera melaksanakan Musyawarah Provinsi untuk memilih Ketua Umum KONI Lampung dan kemudian ketua terpilih akan menyusun kabinet kerja.

Gubernur berharap KONI Kabupaten/Kota dan Pengurus Cabang Olahraga yang ada benar-benar berkomitmen secara bulat untuk menentukan pilihan yang diyakini dapat membawa Olahraga Lampung lebih Berjaya di masa depan.

Sementara itu, Ketua KONI Provinsi Lampung Yusuf Barusman dalam kesempatannya mengucapkan terimakasih kepada Gubernur Lampung atas kepemimpinan dan komitmen yang kuat dalam mendukung pembangunan olahraga di Provinsi Lampung.

Menurut Yusuf Barusman, selain dengan diraihnya posisi 10 besar dalam perhelatan PON Papua yang lalu, bukti komitmen Gubernur Arinal dalam memajukan olahraga di Provinsi Lampung yaitu dengan rencana pembangunan Sport Center diatas lahan seluas 170 Hektar di Lampung Selatan.

“Ini merupakan suatu komitmen yang harus didukung semua pihak dan menjadi variabel penting sebagai bagian dari prestasi olahraga Provinsi Lampung,” kata Ketua KONI Provinsi Lampung.

Menyongsong berbagai perhelatan olahraga kedepan seperti Porwil, pra PON, PON Sumut-Aceh serta melanjutkan pembangunan di bidang olahraga, Yusuf Barusman mengungkapkan bahwa diperlukan kepemimpinan dan komitmen yang kuat, baik kekuatan sumberdaya khususnya anggaran, politik, serta dukungan semua pihak untuk mencapai kejayaan olahraga Provinsi Lampung.

Oleh karenanya, dihadapan para Pengurus Cabang Olahraga dan Pengurus KONI Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung, Yusuf Barusman memohon kesediaan Gubernur Arinal Djunaidi untuk menakhodai KONI Provinsi Lampung masa bakti 2023-2027 secara langsung.

“Kami telah berdiskusi dengan berbagai pihak, pilihan bulat, satu-satunya ada pada Ir. Arinal Djunaidi. Ini permohonan kami, supaya Bapak Gubernur bersedia menakhodai KONI secara langsung,” kata Yusuf Barusman.

Tahapan Pemilu Serentak 2024, KPU Lampung Laksanakan Coklit kepada Gubernur Arinal Djunaidi di Mahan Agung

BANDAR LAMPUNG – Komisi Pemilih Umum (KPU) Provinsi Lampung melaksanakan Pencocokan dan Penelitian (Coklit) kepada Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, di Mahan Agung, Rumah Dinas Gubernur, Selasa (14/2/2023).

Coklit merupakan salah satu proses tahapan penyelenggaraan Pemilu yang telah dimulai secara serentak dari tanggal 12 Februari lalu hingga 14 Maret 2023 di Provinsi Lampung oleh Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (Pantarlih).

Untuk pelaksanaaan tahapan Pemilu 2024 tersebut KPU Lampung  melibatkan sebanyak 25.675 petugas Pemutakhiran Data Pemilih (Pantarlih) yang tersebar se-Provinsi Lampung.

Dalam kesempatan tersebut Gubernur melengkapi Daftar Pemilih Tetap (DPT) KPU Bandar Lampung Kecamatan Labuhan Ratu, Kelurahan Sepang Jaya sesuai dengan alamat yang tertera pada E-KTP Gubernur Arinal.

Selain itu Gubernur Arinal juga memyambut baik diadakannya proses Coklit ini dan ia mengatakan hal ini tidak terlepas dari tahapan-tahapan yang sudah ditetapkan oleh KPU.

Menurut Gubernur Pemilu serentak tahun 2024 akan berjalan dengan baik jika ada sinergitas yang baik antara Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kabupaten/Kota, KPU, Bawaslu dan juga Partai.

“Pelaksanaan ini bisa menjadi tidak sesuai dengan harapan apabila komunikasi dan koordinasinya kurang bagus, oleh karena itulah KPU hari ini hadir disini dalam rangka Coklit,” ujarnya.

Gubernur Arinal berharap kedepan komunikasi dan koordinasi ini akan terus terjalin baik demi terjaganya kondusifitas Pemilu 2024 di Provinsi Lampung

Ketua KPU Lampung Erwan Bustami mengatakan proses Coklit ini dilaksanakan Pantarlih dari rumah ke rumah bertemu langsung dengan para pemilih tetap.

Ia melanjutkan jika terdapat kendala dalam proses Coklit ini, Pantarlih akan berkoordinasi dengan Ketua RT setempat terutama dalam validasi data pemilih dan data kependudukan.

Wagub Chusnunia Mengikuti Rapat Paripurna DPRD Provinsi Lampung Lanjutan Pembicaraan Tingkat I

Bandar Lampung — Wakil Gubernur Lampung Chusnunia mengikuti Rapat Paripurna DPRD Provinsi Lampung Lanjutan Tingkat 1 Pandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD Provinsi Lampung terhadap 3 (tiga) Raperda Prakarsa Pemerintah Provinsi Lampung, bertempat di Ruang Sidang DPRD Provinsi Lampung, Selasa (14/02/2023).

Dalam rapat paripurna yang dipimpin oleh Ketua DPRD Provinsi Lampung Mingrum Gumay, Wagub mendengarkan pemandangan umum Fraksi-Fraksi DPRD terhadap 3 (tiga) Raperda Prakarsa Pemerintah Provinsi Lampung yang telah diajukan oleh Pemerintah Provinsi Lampung.

Diketahui sebelumnya, dalam sidang paripurna yang telah dilaksanakan pada Senin 13 Februari 2023 lalu, Gubernur Lampung telah menyampaikan 3 (tiga) Raperda Prakarsa Pemerintah Provinsi Lampung terkait Program Pembentukan Peraturan Daerah Tahun 2023 Prakarsa Pemerintah Provinsi Lampung, yaitu : pertama Raperda Pajak Daerah Dan Retribusi Daerah; kedua Raperda Rencana Tata Ruang Provinsi Lampung Tahun 2023-2043; dan ketiga Raperda Perubahaan Perda Provinsi Lampung Nomor 2 Tahun 2009 Tentang Pembentukan BUMD PT. Lampung Jasa Utama.

Rapat paripurna selanjutnya dijadwalkan akan digelar pada tanggal 15 Februari 2023 dengan agenda Jawaban Gubernur terhadap pemandangan umum Fraksi-Fraksi DPRD terhadap 3 (tiga) Raperda Prakarsa Pemerintah Provinsi Lampung yang telah diajukan oleh Pemerintah Provinsi Lampung.

Gubernur Arinal Djunaidi Tingkatkan Mutu Pendidikan Di Provinsi Lampung Melalui Program Kepala Sekolah Mengabdi

BANDARLAMPUNG—Tingkatkan mutu pendidikan Provinsi Lampung, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi melepas 57 Kepala Sekolah Tingkat SMA dalam Program Kepala Sekolah Mengabdi Angkatan I, di Mahan Agung, Selasa (14/02/2023).

Gubernur menyatakan bahwa Kepemimpinan merupakan salah satu faktor yang sangat penting dalam suatu organisasi karena sebagian besar keberhasilan dan kegagalan suatu organisasi ditentukan oleh kepemimpinan dalam organisasi tersebut, begitu juga dengan Sekolah, dimana Kepala Sekolah sebagai Pemimpinnya.

Menurut Gubernur, Program Kepala Sekolah mengabdi merupakan bagian dari upaya untuk menularkan tata cara pengelolaan sekolah yang baik ke sekolah-sekolah yang lain di Kabupaten.

“Program Kepala Sekolah mengabdi merupakan suatu terobosan yang sangat baik, silahkan bapak, ibu semua mengimplementasikan pengalaman dalam hal Manajemen Pendidikan Berbasis Sekolah. Lakukan diskusi bersama dengan Kepala Sekolah dan guru-guru setempat. Bagaimana melakukan perencanaan program sekolah yang baik dimulai dari evaluasi diri sekolah tersebut,” ucap Gubernur.

Gubernur meminta agar para Kepala Sekolah yang terlibat dapat saling bertukar pengalaman dan pengetahuan dalam mengelola satuan pendidikan, terutama dalam hal kemampuan manajerial, supervisi dan kewirausahaan.

Dengan dilaksanakannya Program Kepala Sekolah Mengabdi ini diharapkan sekolah akan lebih memahami program yang memfokuskan pada bidang pembelajaran di sekolah.

Secara luas program ini dapat diartikan sebagai usaha untuk meningkatkan mutu Sekolah Menengah Atas (SMA) yang ada di Provinsi Lampung secara merata melalui pengiriman Kepala Sekolah untuk mengikuti kegiatan berupa pengamatan langsung kultur sekolah, pengamatan untuk peningkatan kompetensi pedagogik, kepribadian dan sosial dari sekolah peserta ke sekolah tujuan.

“Saya berharap kepada seluruh Kepala Sekolah Mengabdi SMA Provinsi Lampung untuk dapat bekerja sebagai Kepala Sekolah yang humanis dengan menyampaikan ilmu yang sudah didapat selama puluhan tahun kepada peserta didik dan tenaga pendidik di sekolah tujuan Bapak Ibu,” harap Gubernur.

“Saya juga mengucapkan terima kasih kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung beserta jajaran, yang terus melakukan terobosan dan inovasi di bidang pendidikan, sehingga mutu, dan kualitas pendidikan di Provinsi Lampung dapat semakin meningkat,” tutup Gubernur

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Lampung Sulpakar dalam laporannya menyatakan bahwa ada 57 orang Kepala Sekolah yang telah dipilih secara khusus untuk mengikuti Program Kepala Sekolah Mengabdi, yaitu dari SMA Negeri Bandar Lampung 15 Kepala Sekolah, SMA Negeri Lampung Selatan 6 Kepala Sekolah, SMA Negeri Lampung Tengah 7 Kepala Sekolah, SMA Negeri Lampung Timur 5 Kepala Sekolah, SMA Negeri Lampung Utara 5 Kepala Sekolah, SMA Negeri Metro 5 Kepala Sekolah, SMA Negeri Pesawaran 3 Kepala Sekolah,
SMA Negeri Pringsewu 6 Kepala Sekolah, SMA Negeri Tanggamus 5 Kepala Sekolah, SMA Negeri Tulang Bawang 1 Kepala Sekolah, dan SMA Negeri Tulang Bawang Barat 2 Kepala Sekolah.

Adapun, 57 Kepala Sekolah tersebut akan di tempatkan di 4 Kabupaten, yakni 9 Kepala Sekolah di Kabupaten Pesisir Barat, 15 Kepala Sekolah di Kabupaten Lampung Barat, 24 Kepala Sekolah di Kabupaten Way Kanan, dan 9 Kepala Sekolah di Kabupaten Mesuji.

Menurut Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Lampung, Program Kepala Sekolah mengabdi ini bertujuan untuk meningkatkan pemerataan mutu pendidikan, memberikan pengalaman yang baik dalam pengelolaan pendidikan bagi kepala sekolah dan guru, serta mengurangi kesenjangan kualitas pendidikan di Provinsi Lampung.

Rakor Bunda Literasi Provinsi dan Kabupaten/Kota Resmi Dibuka, Gubernur Harapkan Sinergitas Program Literasi Provinsi dengan Literasi Kabupaten/Kota

Bandar Lampung — Gubernur Lampung yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Fahrizal Darminto membuka acara Rapat Koordinasi Bunda Literasi Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung bersama Tim Literasi Provinsi Lampung di Ruang Pusiban, Selasa (14/2/2023).

Gubernur Lampung dalam sambutan tertulis yang dibacakan Sekdaprov Lampung  sangat mendukung diselenggarakannya Rapat Koordinasi yang mengusung tema “Peningkatan Indeks Literasi untuk kesejahteraan masyarakat Provinsi Lampung,” sebagai media komunikasi untuk berkoordinasi, berkonsolidasi dan bersinkronisasi terhadap program  peningkatan Budaya Literasi Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung.

Saat ini angka Indek Pembangunan  Literasi Masyarakat (IPLM) Provinsi Lampung tahun 2022 yaitu 59.99, dibawah IPLM rata-rata yaitu 64.48 sedangkan tahun sebelumnya  adalah 60.90. Hal tersebut menunjukkan Indeks Literasi Provinsi Lampung menurun. Tentunya menjadi perhatian dan tantangan kita bersama,  agar kedepan IPLM Provinsi Lampung dapat semakin meningkat.

“Banyak indikator yang mempengaruhinya dan hal itu tidaklah mudah. Saya berkeyakinan dengan adanya Bunda Literasi Kabupaten/Kota bahkan sampai dengan Bunda Literasi Pekon/Desa,  dapat bekerja bersama-sama untuk meningkatkan indeks Literasi sesuai dengan harapan kita,” ucapnya.

Dalam meningkatkan Budaya Literasi diperlukan kolaborasi dengan berbagai sektor terkait, begitu juga dalam pembentukan Tim Literasi.

Tim Literasi  memiliki peran penting dalam upaya mewujudkan Sumber Daya Manusia yang unggul, mandiri dan mampu berdaya saing,  untuk membangun Daerah Lampung menjadi lebih baik dimasa yang akan datang, sebagaimana tertuang dalam Visi Provinsi Lampung Tahun 2019-2024 yaitu “Rakyat Lampung Berjaya”.

Gubernur berharap melalui Rapat Koordinasi yang dilaksanakan hari ini dapat tercipta sinergitas antara Program Literasi Provinsi dengan Literasi Kabupaten/Kota. Sehingga kegiatan  dapat terlaksana dengan baik mulai dari perencanaan, penyusunan, pelaksanaan, monitoring, dan evaluasi.

Acara ini turut dihadiri oleh Kepala Dinas Komunikasi Informasi dan Statistik, Plt. Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Kepala Dinas PP dan PA, Perwakilan Bunda Literasi dan Tim Literasi seluruh Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung.