Walikota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana Sepulang Dari Mengikuti Retreat di Magelang Langsung Membagikan bantuan Untuk Korban Banjir

Walikota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana Sepulang dari mengikuti retreat di Magelang mulai dari 21-28 Februari 2025, Walikota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana langsung membagikan bantuan untuk korban bencana, Sabtu 1 Maret 2025.

Walikota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana membagikan bantuan ke warga yang terdampak banjir di Sukamaju, Kecamatan Teluk Betung Timur, Bandar Lampung.

“Kita langsung memberikan berupa beras dan sembako lainnya kepada warga kecamatan Teluk Betung Timur yang terdampak banjir,” katanya.

Dilokasi yang sama Walikota Bandar Lampung menyebutkan akan melakukan
normalisasi sungai.

“Bunda sudah pantau tadi dan sudah lihat keadaannya langsung, nanti bakal kita lakukan normalisasi sungai agar banjir besar ini tidak terjadi lagi,” ujarnya.

Selain itu juga Pemkot akan membongkar Empat rumah yang berdiri diatas sungai.

“Nanti bakal ada empat rumah mau dirubuhin, yang punya rumah juga sudah bersedia dan sudah berkoordinasi dengan bunda,” jelasnya.

Selain rumah warga yang akan dirubuhkan, Eva memaparkan, Pemkot Bandar Lampung juga bakal melakukan pelebaran terhadap siring agar menampung lebih banyak debit air.

“Kita juga bakal melebarkan siring yang ada di lokasi banjir ini (Sukamaju, Teluk Betung Timur) 30 senti (cm) biar lebih lebar lagi jadi bisa nampung air lebih banyak,” tutupnya

Ribuan Paket Pekerjaan Jalan PSU Provinsi Banten Diduga Ada Penggelembungan Upah Dilaporkan Ke Kejati Banten

Banten, – Disinyalir adanya dugaan Mark’up pada Proyek Pembangunan Jalan Lingkungan Paving block yang marak dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi Banten melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) banyak menjadi sorotan berbagai elemen masyarakat. Persoalan dugaan mutu material, sistem pengawasan dan juga upah tenaga kerja yang diborongkan dengan harga yang sangat murah masif menjadi tema pemberitaan media.

 

Masalah upah tenaga kerja, baru baru ini dilaporkan Hudaya seorang warga Kecamatan Tunjung Teja Kabupaten Serang (24/02) kemarin, tentang dugaan penggelembungan upah tenaga kerja seluruh paket Pekerjaan Pembangunan/Peningkatan Kualitas PSU jalan lingkungan. Detailnya upah tenaga kerja pekerjaan pemasangan paving block yang dilakukan oleh DPRKP Provinsi Banten dari tahun 2022 sampai Tahun 2024.

“Saya telah melaporkan masalah upah tenaga kerja Proyek Pembangunan Jalan Paving Blok yang diduga ada penggelembungan Upah Ke Kejati Banten,” Katanya.

Hudaya menyampaikan, bahwa perhitungan dugaan kerugian Negara yang di laporkan tersebut, merupakan hasil analisa data-data yang dia pegang atau kuasai dari sumber yang akuntabel dan kredibel setelah disesuaikan dengan fakta dilapangan.

Selain itu, Hudaya mengatakan bahwa hasil pekerjaan seluruh paket pekerjaan pembangunan atau Peningkatan Kualitas PSU Permukiman jalan lingkungan paving block se-Provinsi Banten yang dilaksanakan DPRKP Provinsi Banten diduga tidak memenuhi standar teknis keciptakaryaan.

Kemudian, dirinya tidak menyatakan gagal kontruksi, tetapi kelebihan penganggaran upah tenaga kerja yang dia pertajam dalam isi analisa laporannya.

“Pola pemasangan paving block yang simpel dan sederhana hasil pekerjaan DPRKP Provinsi Banten yaitu menggunakan pola anyam tikar yang notabene diduga tidak berstandar teknis sesuai peraturan, secara teori akan lebih murah upah kerja permeter perseginya dibandingkan dengan dengan pola tulangan ikan yang diharuskan oleh peraturan dn SNI untuk pekerjaan Paving block peruntukan jalan lingkungan. Apalagi berdasarkan Hasil wawancara bahwa pekerjaan hanya membutuhkan waktu 10 sampai 15 hari,”tuturnya.

Sebagai Pendekatan Hudaya memberikan ilustrasi perbedaan harga bilik bambu anyaman biasa harganya lebih murah dibandingkan harga bilik bambu anyaman motif, karena bilik motif rumit dan tentunya memakan waktu lebih lama dalam proses pengerjaannya. (Red/Heriadi)

Baksos Presisi Sambut Ramadhan, Polresta Bandar Lampung Gandeng Mahasiswa-OKP Bagikan Ratusan Paket Sembako

Bandar Lampung, – Polresta Bandar Lampung bersama organisasi kemasyarakatan pemuda (OKP) dan elemen mahasiswa menggelar bakti sosial (baksos). Sebanyak 250 paket sembako akan dibagikan di wilayah Kelurahan Jaga Baya II, Way Halim dan Kelurahan Raja Basa Raya, Bandar Lampung,

Baksos yang digelar pada Kamis, (27/2/2025) ini, menyasar sejumlah warga yang terdampak bencana banjir di kota Bandar Lampung.

Kapolresta Bandar Lampung, Kombes Pol Alfret Jacob Tilukay bersama perwakilan Forkopimda secara simbolis menyerahkan paket sembako kepada 9 perwakilan OKP di Bandar Lampung.

“Ini merupakan salah satu program bapak Kapolri, bersama sama mengajak semua elemen mahasiswa maupun OKP, melakukan bakti sosial menyambut bulan suci ramadhan,” Kata Kapolresta Bandar Lampung, Kombes Pol Alfrety Jacob Tilukay, Kamis (27/2/2025).

Kapolresta berharap kejadian bencana di Kota Bandar Lampung bisa tertangani dan bantuan yang diberikan dapat meringkan beban masyarakat yang saat ini tertimpa musibah.

“Langkah langkah mitigasi itu penting, membutuhkan kalaborasi baik dari Forkompimda, dari teman teman mahasiswa sekalian, sehingga kedepannnya ini menjadi orkestasi yang baik di kota Bandar Lampung,” tambah Kombes Pol Alfret.

Ketua HMI cabang Kota Bandar Lampung, Tohir Bahnan mengapresiasi langkah Kepolisian dan pemerintah dalam upaya memitigasi maupun dalam hal membantu meringkan beban masyarakat yang saat ini sedang tertimpa musibah.

Ratusan paket sembako ini berisi beras, minyak goreng, gula pasir dan mie instant. Ratusan sembako ini akan dibawa ke dua kelurahan terdampak bencana banjir kemudian dibagikan kepada warga dilokasi.

Sambut Ramadhan 1446 Hijriah, Polda Lampung Gandeng Elemen Mahasiswa Distribusikan 4.500 Paket Sembako

Bandar Lampung – Sebanyak 4.500 paket sembako disalurkan Polda Lampung dan Polres/ta jajaran dalam rangka menyambut bulan Suci Ramadhan 2025 Masehi/1446 Hijriah, Kamis (27/2/2025).

Ribuan paket sembako terdiri dari beras 5 Kg, gula 1 Kg, minyak goreng 1 liter, dan mie instan 10 bungkus ini dilepas langsung oleh Kapolda Lampung, Irjen Pol Helmy Santika usai melaksanakan dialog virtual bersama Kapolri di Aula Presisi Mapolda Lampung, Kamis (27/2/2025).

Kapolda Helmy mengatakan, kegiatan pembagian paket sembako ini dilaksanakan kepolisian daerah setempat dengan menggandeng elemen mahasiswa, aliansi BEM, hingga Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP).

“Hari ini Polri melaksanakan kegiatan ini secara serentak, termasuk di Polda Lampung menyiapkan 4.500 paket sembako, dimana kegiatan ini tentunya dilakukan dalam menyambut bulan suci Ramadhan 1446 Hijriah,” ujarnya saat menyampaikan arahan.

Helmy melanjutkan sekaligus mengharapkan, kolaborasi mengajak elemen mahasiswa dan OKP Cipayung Plus ini diharapkan kian memperkuat dan menjaga sinergitas yang sudah terjalin bersama kepolisian daerah di Lampung.

Selain di Polda Lampung, kegiatan pembagian sembako menyambut bulan Ramadan di tahun ini juga digelar serentak di oleh masing-masing 15 Polres/ta dan Polsek jajarannya.

Dalam pelaksanaannya, pendistribusian paket sembako ini kepolisian turut melibatkan sebanyak 75 mahasiswa gubungan dari berbagai perguruan tinggi.

“Kegiatan semacam ini harus terus ditingkatkan, dan perlu ditegaskan, langkah ini bukan merupakan pengkondisian atas kegiatan-kegiatan mahasiswa,” tegasnya.

Helmy menyebutkan, ribuan paket sembako ini bakal menyasar mahasiswa hingga masyarakat berada di sekitar lingkungan kampus yang membutuhkan.

Termasuk, para masyarakat korban terdampak banjir semisal di wilayah Tanjung Senang dan Way Halim, Bandar Lampung yang juga akan segera menyambut bulan suci Ramadhan.

“Silahkan menyampaikan aspirasi dengan kegiatan aksi demonstrasi, tapi kegiatan bhakti sosial juga merupakan kegiatan ibadah guna membantu sesama masyarakat yang membutuhkan,” kata jenderal bintang dua tersebut.

Pj. Sekdaprov Lampung Fredy Menerima Kunjungan Kerja Badan Legislasi DPR RI

Bandar Lampung —- Pj. Sekdaprov Lampung, Fredy, menerima kunjungan kerja Badan Legislasi Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) dalam rangka penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Perubahan Ketiga atas Undang-Undang (UU) Nomor 18 Tahun 2017 tentang Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (PMI), di Ruang Rapat Utama, Kamis (27/2/2025).

Kunjungan kerja ini dipimpin oleh Wakil Ketua Badan Legislasi DPR RI sekaligus Ketua Rombongan, Iman Sukri, dan dihadiri oleh sejumlah anggota DPR RI, antara lain Ahmad Doli Kurnia, Siti Aisyah, Hilman Mufidi, Ashari Tambunan, Al Muzzammil Yusuf, dr. Gamal, dan Wahyu Sanjaya.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Lampung, pada Agustus 2024, jumlah angkatan kerja di Lampung mencapai 4.996.750 orang, dengan 4.787.590 orang di antaranya merupakan penduduk yang bekerja dan 209.160 orang menganggur. Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Provinsi Lampung per Agustus 2024 tercatat sebesar 4,19 persen. Sektor pertanian masih menjadi penyerap tenaga kerja terbesar, sementara proporsi penduduk yang bekerja di sektor formal terus meningkat.

Provinsi Lampung juga dikenal sebagai salah satu daerah pengirim Pekerja Migran Indonesia (PMI) terbesar di Indonesia, menempati peringkat kelima setelah Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, dan Nusa Tenggara Barat (NTB). Pada tahun 2024, tercatat 24.375 PMI asal Lampung yang bekerja di luar negeri, terdiri dari 9.093 PMI formal dan 15.172 PMI informal.

Pj. Sekdaprov Fredy menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Lampung telah memberikan pelayanan optimal dalam melindungi PMI, termasuk upaya pencegahan terhadap penempatan PMI secara non-prosedural. Selain itu, pemerintah provinsi secara konsisten melakukan perlindungan terhadap PMI mulai dari sebelum bekerja, selama bekerja, hingga setelah bekerja. Untuk memperkuat upaya tersebut, Pemerintah Provinsi Lampung telah menetapkan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 6 Tahun 2023 tentang Penyelenggaraan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia.

“Tujuan perlindungan PMI adalah menjamin pemenuhan dan penegakan hak asasi manusia sebagai warga negara, serta menjamin perlindungan hukum, ekonomi, dan sosial bagi PMI dan keluarganya. Selain itu, upaya ini juga bertujuan untuk mencegah praktik-praktik pemberangkatan PMI secara non-prosedural,” tegas Pj. Sekdaprov.

Sementara itu, Wakil Ketua Badan Legislasi DPR RI Iman Sukri, menjelaskan bahwa Provinsi Lampung dipilih sebagai tujuan kunjungan kerja karena merupakan salah satu daerah pengirim PMI terbesar di Indonesia.

“Lampung memiliki peran strategis dalam pengiriman PMI, sehingga masukan dari provinsi ini sangat penting dalam penyusunan RUU tentang perubahan ketiga atas UU Nomor 18 Tahun 2017,” ujar Iman Sukri.

Ia menambahkan bahwa kunjungan kerja ini bertujuan untuk mendapatkan masukan dalam penyusunan RUU, mengidentifikasi pengaturan dan pelaksanaan kebijakan pemerintah pusat dan daerah dalam melindungi PMI, serta menyempurnakan pokok-pokok substansi yang perlu diatur dalam perubahan ketiga atas UU tersebut.

“Kami berharap RUU ini dapat lebih sesuai dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat, khususnya dalam memberikan perlindungan yang komprehensif bagi PMI,” pungkasnya.

Penempatan PMI memiliki kontribusi signifikan terhadap perekonomian, baik di tingkat nasional maupun daerah, serta dalam perluasan kesempatan kerja. Menurut UU Nomor 18 Tahun 2017, Calon Pekerja Migran Indonesia adalah setiap tenaga kerja Indonesia yang memenuhi syarat sebagai pencari kerja yang akan bekerja di luar negeri dan terdaftar di instansi pemerintah kabupaten/kota yang bertanggung jawab di bidang ketenagakerjaan.

Dengan adanya RUU perubahan ketiga ini, diharapkan perlindungan terhadap PMI dapat semakin ditingkatkan, sehingga hak-hak mereka sebagai warga negara dan pekerja dapat terpenuhi secara optimal.

Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung Pastikan Penanganan Pasca Banjir di Provinsi Lampung Berjalan Optimal

Bandar Lampung, — Sejak awal terjadinya bencana banjir di sejumlah wilayah di Provinsi Lampung pada tanggal 22 Februari 2025, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal dan Wakil Gubernur Jihan Nurlela bergerak cepat dalam menanggulangi dampak bencana serta menyusun langkah solusi jangka panjang.

Meskipun tengah menjalankan tugas retreat di Magelang, Gubernur Mirza tetap aktif memantau perkembangan situasi banjir. Gubernur terus berkoordinasi dengan Wakil Gubernur dan memberikan arahan strategis kepada perangkat daerah terkait.

Di bawah arahan langsung Gubernur Mirza, Pemerintah Provinsi Lampung segera berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bandar Lampung serta Balai Besar Wilayah Sungai Mesuji Sekampung (BBWS-MS) untuk menangani sedimentasi di aliran sungai guna mengurangi risiko banjir lebih lanjut. Selain itu, Dinas BMBK Provinsi Lampung mengerahkan alat berat guna mengatasi tumpukan sampah yang menyumbat saluran utama di Bandar Lampung. TNI dan Polri juga saling bersinergi turut dalam penanganan pasca bencana banjir.

Gubernur Mirza juga mengajukan permohonan bantuan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang diharapkan dapat secara cepat dan efektif untuk meminimalkan dampak bencana yang terjadi di wilayah Provinsi Lampung.

Wakil Gubernur Jihan Nurlela turun langsung ke lokasi terdampak banjir, meninjau posko kesehatan, memastikan kesiapan alat berat, serta menyalurkan bantuan bagi warga terdampak. Selain itu, merespon secara cepat, Wagub Jihan menggelar Rapat Percepatan Penanganan Banjir di Kantor BPBD Provinsi Lampung pada 23 Februari 2025.

Hasil dari rapat tersebut, Gubernur Mirza menetapkan status tanggap darurat bencana banjir selama 14 hari di Provinsi Lampung melalui Surat Keputusan Nomor: G/160/VI.08/HK/2025 tertanggal 24 Februari 2025. Dengan adanya status tanggap darurat ini, langkah penanggulangan banjir semakin intensif dan masif dilakukan melalui sinergi, koordinasi dan kolaborasi dengan seluruh pihak terkait.

Wakil Gubernur Lampung didampingi sejumlah Kepala OPD terkait seperti Kepala BPBD Rudy Syawal, Kepala Dinas Pengelolaan Sumberdaya Air Budi Darmawan, Kadis Kominfotik Achmad Syaifulloh dan pejabat lainnya, meninjau secara langsung lokasi banjir, guna memastikan penanganan dampak banjir dan pelayanan kesehatan berjalan dengan optimal, Selasa (25/02/2025).

Penanganan bencana banjir juga telah dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi Lampung bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Pesawaran, Kabupaten Lampung Selatan, Kabupaten Pringsewu, Kabupaten Lampung Timur dan juga Kota Bandar Lampung pada kesempatan pertama pasca terjadinya bencana.

Khusus di Kota Bandar Lampung, terdapat 3 korban meninggal dunia, Kementerian Sosial RI melalui Dinas Sosial Provinsi Lampung telah memberikan bantuan sebesar Rp. 15 juta yang diterima keluarga korban.

Sebagai bentuk dukungan pemerintah pusat terhadap penanganan banjir di Lampung, Presiden RI melalui Kementerian Sosial Republik Indonesia juga menyalurkan bantuan sosial senilai Rp. 2,1 miliar. Bantuan tersebut diserahkan oleh anggota Komisi VIII DPR RI, Aprozi Alam, di Lapangan Korpri, Komplek Kantor Gubernur, pada Senin (24/2/2025). Adapun rinciannya, Rp. 1,495 miliar dialokasikan untuk buffer stock logistik di tingkat provinsi, sementara Rp. 613 juta diberikan untuk bantuan logistik tanggap darurat di Kota Bandar Lampung.

Upaya cepat dan terukur ini mencerminkan komitmen Pemerintah Provinsi Lampung bersama Pemerintah Kabupaten/Kota dan seluruh stakeholder dalam memastikan keselamatan masyarakat serta mendukung program pemerintah pusat dalam penanggulangan bencana.

Selain itu, berbagai langkah dan kebijakan strategis yang diambil menunjukkan komitmen nyata dalam mewujudkan harapan masyarakat terhadap kepemimpinan Gubernur Rahmat Mirzani Djausal dan Wakil Gubernur Jihan Nurlela.

Sinergi dan kolaborasi yang ditunjukkan oleh Pemerintah Provinsi Lampung bersama Kabupaten/Kota serta lembaga terkait dalam menghadapi bencana alam menjadi kekuatan dan kunci keberhasilan penanganan bencana banjir di Provinsi Lampung.

Dengan cepat dan sigap, para Pemimpin Daerah mengambil langkah kebijakan strategis yang menunjukkan komitmennya untuk memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh masyarakat Lampung.

Gubernur Mirza dan Wakil Gubernur Jihan Nurlela bertekad terus mengawal proses pemulihan dan memastikan masyarakat yang terdampak mendapatkan bantuan serta solusi yang berkelanjutan.

Pastikan SPKLU Siap jelang Ramadhan, PLN dan Komunitas Kosmik Lampung gelar Sunmori Motor Listrik

Metro, 26 Februari 2025 – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Lampung melalui Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Metro kegiatan Sunday Morning Riding (Sunmori) bersama Komunitas EV Kosmik Lampung dengan rute Bandar Lampung – Bandar Jaya dan finish di Kota Metro, tepatnya di Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) PLN di Taman Merdeka Kota Metro.

Kegiatan digelar dengan tujuan untuk menyosialisasikan penggunaan motor listrik kepada masyarakat serta memastikan kesiapan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) jelang bulan Ramadhan.

General Manager PLN UID Lampung Muhammad Joharifin mengungkapkan, PLN mendukung penuh kegiatan Sunmori yang diikuti oleh anggota komunitas EV di Kota Metro dengan menyiapkan infrastruktur pendukung seperti Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) sebagai sarana pengisian daya baterai kendaraan listrik yang siap dan nyaman bagi penggunanya.

“Kegiatan Sunday Morning Riding atau Sunmori sangat baik untuk dilakukan sebagai upaya kampanye kepada masyarakat terkait penggunaan motor listrik sebagai kendaraan yang efisien dan ramah lingkungan. Tentunya, PLN sangat siap mendorong akselerasi pertumbuhan ekosistem Kendaraan Listrik Berbasis Baterai di masyarakat,” ujarnya.

Menjelang Ramadhan 1446 Hijriah, SPKLU yang beroperasi dan siap melayani pengguna kendaraan listrik di Provinsi Lampung sebanyak 55 unit di 34 titik strategis, baik yang berada di kantor-kantor layanan PLN, Jalan Lintas Sumatera non tol ataupun di Rest Area tol Trans Sumatera.

Di lokasi kegiatan, peserta Sunmori disambut oleh manajemen PLN UP3 Metro dan Unit Layanan Pelanggan (ULP) Kota Metro. Berbagai informasi terkait kemudahan PLN Mobile, produk unggulan PLN berupa promo diskon tambah daya listrik hingga promo pembelian motor listrik juga disosialisasikan kepada seluruh peserta Sunmori.

Andrie Pandji Indra, Ketua Komunitas Motor Listrik Kosmik Lampung yang telah berdiri sejak tahun 2023 turut mengungkapkan tujuan dari kegiatan tersebut.

“Pada kegiatan ini, kami melakukan sesi Mini Riding keliling kota dengan tujuan mengkampanyekan pengalaman langsung dalam menggunakan motor listrik dari berbagai merek produsen kendaraan listrik hingga motor-motor konversi,” terangnya.

Menurutnya, Sunmori tidak hanya menjadi wadah untuk memperkenalkan motor listrik, tetapi juga mengedukasi masyarakat tentang keberlanjutan dan manfaat kendaraan listrik yan ramah lingkungan, efisien dan mudah, sebab infrastruktur pengisian baterai kendaraan listrik telah tersedia di berbagai titik lokasi.

Polda Lampung Gagalkan Penyelundupan 24 Kg Sabu di Pelabuhan Bakauheni

Lampung, 26 Februari 2025 – Polda Lampung berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkoba jenis sabu di Pelabuhan Bakauheni. Dalam operasi ini, petugas mengamankan seorang pelaku berinisial MS (39), warga Jawa Timur, serta barang bukti sebanyak 24 kilogram sabu yang disembunyikan di dalam ban serep mobil.

Pengungkapan kasus ini terjadi pada Sabtu (22/2/2025) setelah polisi menerima informasi dari masyarakat terkait adanya rencana penyelundupan narkoba melalui jalur darat.

Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Yuni Iswandari menginformasikan pengungkapan tersebut. “Benar, pengungkapan itu terjadi pada Sabtu kemarin oleh jajaran Ditresnarkoba Polda Lampung. Memang benar pelaku ini menyembunyikan sabu-sabu di dalam ban serep,” ujarnya, Rabu (26/2/2025).

Tim kepolisian menghentikan kendaraan pelaku, sebuah Mitsubishi Pajero Sport putih dengan nomor polisi A 1044 SN, untuk dilakukan pemeriksaan. Saat penggeledahan, petugas mencurigai ban serep mobil tersebut yang tampak memiliki sayatan. Ban kemudian dibawa ke bengkel untuk dibongkar, dan ditemukan total 22 paket sabu.

“Selain di ban serep, tim juga menemukan sabu yang disimpan di balik body tutup mesin. Pelaku menyelipkan satu plastik besar berisi 1 kilogram sabu di sana,” lanjut Yuni.

Pelaku dan Barang Bukti Diamankan
Saat ini, pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Mapolda Lampung untuk proses penyelidikan lebih lanjut. Polisi masih mendalami apakah ada jaringan lain yang terlibat dalam upaya penyelundupan ini.

Keberhasilan pengungkapan ini menambah daftar panjang upaya Polda Lampung dalam memberantas peredaran narkoba di wilayah perbatasan Sumatera dan Jawa. Polisi mengimbau masyarakat untuk terus berperan aktif dalam memberikan informasi guna memutus mata rantai perdagangan narkotika.

Hasil Musyawarah Bersama, Masyarakat Putuskan Norman Kamaru Sebagai Ketua RT 39/06 Kp.BCP 2 Ranjeng

Ciruas, – Dalam menjalankan Roda Pemerintahan Desa yang Maju dan Berkembang, Herman Jalu Ketua Panitia Pelaksana serta Masyarakat BCP 2 Desa Ranjeng Kecamatan Ciruas Kabupaten Serang Banten, menunjuk Norman Kamaru sebagai Ketua RT dalam pemilihan Ketua RT 39 RW 06, Kamis (27/02/25) di Lapangan BCP 2.

Keputusan itu berdasarkan hasil dari musyawarah Masyarakat yang di sepakati oleh beberapa Tokoh penting untuk Kampung yang bersih dan Transparan.

“Kita telah putuskan dan telah sepakat bahwa Ketua RT terpilih yaitu bapak Norman Kamaru. Hasil putusan ini telah melewati berbagai pertimbangan yang maksimal agar Kampung BCP 2 bisa membantu menjalankan roda pemerintahan Desa,” Kata Herman Jalu.

Kemudian Herman Jalu berpesan agar Ketua RT terpilih dalam menjalankam aktivitas secara maksimal dalam membantu melayani masyarakat dari segala penjuru.

“Tujuannya sudah jelas, bahwa kita sangat butuh Ketua RT yang sanggup membantu warga dalam membantu kebutuhan Administrasi Kependudukan serta membangun kambung bersih dan nyaman. Kami semua berharap kepada Ketua RT terpilih agar dapat mewujudkan keinginan warga,” Harapnya.

Dipenghujung acara yang bertema Pemilihan Ketua RT dari hasil musyawarah itu, di akhiri dengan Halal Bihalal mengingat Penyambutan Bulan Suci Ramadhan 1446 H pada beberapa hari lagi.

Laporan : Red/Ibnu/Herman Jalu

BPPKB DPAC Mancak Menggelar Halal Bihalal Sambut Bulan Suci Ramadhan 1446 H

Serang, – Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan 1446 H, Badan Pembinaan Potensi Keluarga Besar (BPPKB) Banten DPAC Mancak menggelar acara halal bi halal yang dipimpin oleh Dedi Kelana selaku Ketua serta Pengurus dan Anggota, di Kediaman Welly Supratman Wakil Ketua, tepatnya di Kampung Cipanas Desa Mancak, Rabu (26/02/25).

Menurut Dedi Kelana, selain menyambut Bulan suci Ramadhan, acara tersebut bertujuan untuk saling menjaga persaudaraan, saling mengingatkan, saling mengikat tali silaturahmi dan tidak pernah putus Komunikasi.

“Kita sebagai umat muslim dan muslimah tentunya wajib menjalankan ibadah baik Sunah ataupun Fardu, lebih penting lagi kita harus saling menjaga agar terus mengikat dan bisa membantu orang banyak,” Kata Ketua Dedi.

BPPKB Banten DPAC Mancak yang terstruktur sebanyak 40 orang, baik KSB, Pengurus maupun Anggota. Selalu menjadi garda terdepan dalam menjaga marwah yang berakhlakul karimah sesuai moto. Dalam menyambut bulan suci Ramadhan kali ini, Ketua Dedi bersama jajarannya tetap akan melaksanakan tugas marwah dalam membantu umat muslim, seperti bagi bagi takjil, santunan dan lain sebagainya.

“Insyaallah, kalau kita diberikan kekuatan dan  rizki yang berlimpah, BPPKB DPAC Mancak akan memberikan manfaat kepada Masyarakat khususnya umat muslim dan muslimah yang sedang beribadah puasa nantinya. Dan Program ini sudah kesekian kalinya digelar di wilayah Mancak,” Tuturnya.

Diakhiri dengan Makan bersama serta bersalam salaman, Ketua Dedi berharap agar BPPKB DPAC Mancak selalu Kompak dan selalu memberikan banyak manfaat untuk rakyat.

“Semoga momentum ini selalu dapat terlaksana dengan baik dan semakin mengikat perasaudaraan, Marhaban ya Ramadhan, Mohon maaf apabila kami dan jajaran terdapat banyak kesalahan. Semoga Ramadhan Kareem 1446 H memberikan manfaat yang lebih luas,” Tutup ketua Dedi. (Ibnu)