Walikota Bandar Lampung Hj Eva Dwiana Akan Bangun Taman Untuk Masyarakat Campang Jaya

Bandar Lampung – Walikota Bandar Lampung, Eva Dwiana, membeli rumah di Gang Muhamad Saleh, Kelurahan Campang Jaya, Kecamatan Sukabumi. Rumah tersebut nantinya akan dibangun menjadi taman untuk kepentingan warga setempat.

“Ini rumahnya dijual? Kalau boleh, Bunda beli. Nanti akan dijadikan ruang terbuka dan taman untuk masyarakat di sini,” tanya Walikota Bandar Lampung, Eva Dwiana.

Rumah berukuran sekitar 15×20 meter tersebut berada di daerah rawan banjir karena letaknya persis di samping aliran air.

“Bunda sudah berdialog dengan warga di sini. Sepanjang 100 meter rencananya saluran air akan dilebarkan satu meter. Rumah warga yang terkena pelebaran akan kembali dibangun oleh Pemkot,” ungkap Eva Dwiana.

Eva menyebutkan, bencana banjir di kawasan ini disebabkan oleh adanya bangunan semipermanen dan penyempitan saluran air.

“Secara bertahap kita bersama cari solusi untuk mengatasi banjir di Kota Bandar Lampung,” tambah Eva Dwiana.

Muhamad Saleh, pemilik rumah, mengaku rumah miliknya sudah hampir dua tahun dalam kondisi kosong dan disewakan.

“Alhamdulillah, senang sekali rumah saya dibeli dan akan dijadikan taman oleh Bunda Eva,” ungkap Saleh.

Dokumentasi kegiatan bisa di lihat juga di instagram kominfo bandar lampung.

Walikota Eva Dwiana meninjau lokasi banjir di Kelurahan Campang Jaya

Akibat adanya pembangunan ilegal, Sungai Way Kecapi terlihat menyempit di area permukiman padat, sehingga saat hujan dengan intensitas tinggi turun, air tidak tertampung dan meluap ke permukiman.

“Ada 11 KK yang rumahnya akan kita rapikan agar tidak memakan badan sungai. Bunda juga mengucapkan terima kasih kepada yang sudah mengunggah ke media sosial hingga viral,” ucapnya.Eva Dwiana berkomitmen bahwa pihaknya akan terus menindaklanjuti bangunan ilegal yang berdiri di atas sungai.“Kita sudah berkomitmen untuk hal itu agar ke depan tidak menimbulkan dampak buruk bagi masyarakat,” pungkasnya.

Walikota Bandar Lampung Lakukan Sidak Disejumlah OPD dan Mal Pelayanan Publik

Hari pertama masuk kerja usai libur dan cuti bersama Ramadhan tahun 2025, Walikota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana melakukan inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah OPD dan Mal Pelayanan Publik Pemkot Bandar Lampung, Selasa (8/4/2025).

Inspeksi mendadak (sidak) dilakukan untuk memastikan kedisiplinan pegawai OPD yang hadir, sakit, atau tidak masuk tanpa keterangan di hari pertama masuk pasca-libur Ramadhan.

“Alhamdulillah, hari pertama masuk kerja, pegawai ASN di wilayah Sekretariat Pemkot Bandar Lampung sudah masuk dan kembali bertugas seperti biasa. Namun, ada sejumlah pegawai yang sakit dan juga izin dengan keterangan yang dapat dimaklumi,” ujar Walikota.

Beliau juga menambahkan bahwa bagi pegawai yang tidak masuk tanpa keterangan akan diberikan sanksi sesuai peraturan.

“Ini merupakan instruksi dari pusat untuk memantau dan melihat seluruh ASN yang bekerja pada hari pertama usai libur dan cuti bersama Ramadhan,” tambah Walikota Bandar Lampung.

Dengan adanya sidak ini, Pemerintah Kota berharap seluruh pegawai dapat bekerja dengan baik dan memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat.

Dokumentasi kegiatan bisa di lihat juga di instagram kominfo bandar lampung.

Semipermanen di Atas Sungai

Bandar Lampung – Pemerintah Kota Bandar Lampung membongkar bangunan liar semipermanen yang berdiri di atas saluran air di Kelurahan Campang Jaya, Kecamatan Sukabumi. Total ada sekitar 10 bangunan liar yang dibongkar.

“Kami sudah memberikan peringatan dan sosialisasi sebelumnya. Pembongkaran ini merupakan langkah terakhir setelah semua prosedur dilalui,” ungkap Camat Sukabumi, Syahrial, pada Selasa, 8 April 2025.

Syahrial menyebutkan, sebelum pembongkaran, Walikota Bandar Lampung, Bunda Eva Dwiana, telah datang ke lokasi untuk berdialog bersama masyarakat.

“Kemarin Bunda datang ke sini, melihat kondisi sungai. Setelah dialog, rencananya anak sungai di Jalan Hatta akan dilebarkan 1 meter,” ungkap Syahrial.

Kepala Dinas PU Kota Bandar Lampung, Dedi Sutioso, mengatakan bahwa puluhan bangunan semipermanen yang berdiri di sepanjang bantaran sungai ditertibkan menggunakan alat berat.

“Kita terjunkan alat berat untuk mempercepat perapihan. Selain mengganggu keindahan, bangunan liar tersebut juga menyebabkan bencana banjir,” jelas Dedi.

Dedi Sutioso menambahkan, langkah ini penting demi menciptakan kota yang tertib, nyaman, dan untuk menekan risiko bencana banjir di Kota Bandar Lampung.

Dokumentasi kegiatan bisa di lihat juga di instagram kominfo bandar lampung.

Pemerintah Kota Bandar Lampung Melaksanakan Apel Mingguan Perdana Pasca Cuti Hari Raya Idul fitri 1446 H/Tahun 2025 yang Dirangkaikan Dengan Halal Bihalal Seluruh Pegawai di lingkungan Pemerintah Kota Bandar Lampung

Pemerintah Kota Bandar Lampung melaksanakan apel mingguan perdana pasca cuti Hari Raya Idul fitri 1446 H/Tahun 2025 yang dirangkaikan dengan Halal Bihalal seluruh pegawai di lingkungan Pemerintah Kota Bandar Lampung, Selasa (8/4/2025).

Dihadiri oleh Walikota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana bersama Wakil Walikota Bandar Lampung Drs. Hi. Deddy Amarullah dan jajaran pimpinan Sekretaris Daerah, Para Asisten, Inspektur, Kepala OPD dan BUMD di lingkungan Pemerintah Kota Bandar Lampung. Acara berlangsung di halaman kantor Walikota, pada hari selasa, (08/04/2025).

Dalam amanatnya, Walikota menyampaikan pentingnya memanfaatkan momentum pasca-Lebaran sebagai awal baru untuk meningkatkan kinerja dan inovasi.

Kegiatan yang diikuti oleh seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan non-ASN ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga evaluasi kinerja perangkat daerah dan untuk mempererat hubungan antar pegawai.

Rangkaian acara ditutup dengan kegiatan halal bihalal, saling bermaaf-maafan antar pegawai, mengingatkan pentingnya menjaga kebersamaan sebagai abdi masyarakat. Dengan semangat baru pasca cuti hara raya idul fitri, Pemerintah Kota Bandar lampung berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan publik dan pembangunan kota.

Petani Lampung Sambut Gembira Panen Raya, Pemerintah Pastikan Harga Gabah Menguntungkan

Lampung Tengah — Ribuan petani di Lampung turut merayakan keberhasilan panen raya padi serentak yang digelar di Kelurahan Adipuro, Kecamatan Trimurjo, Senin (7/4/2025).

Acara ini diikuti oleh 14 provinsi sentra pangan di Indonesia, termasuk Lampung, dan dihadiri secara virtual oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, serta Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman.

Para petani menyambut gembira kebijakan pemerintah yang menetapkan harga gabah di kisaran Rp4.500–Rp6.500 per kilogram.

Meikurnianto, salah seorang petani yang hadir, mengungkapkan rasa syukurnya.

“Kami bersyukur, harga Rp6.500/kg ini benar-benar membantu kami. Semoga penyerapan gabah oleh Bulog bisa lebih maksimal ke depannya,” ujarnya.

Presiden Prabowo dalam sambutannya, menegaskan kembali komitmennya untuk terus meningkatkan kesejahteraan petani melalui berbagai kebijakan yang berpihak kepada mereka dan menjaga stabilitas harga pangan.

“Saudara adalah tulang punggung bangsa. Tanpa pangan, tidak ada negara. Saya ingin menjadi presiden yang berhasil menurunkan harga pangan untuk rakyat Indonesia. Ini adalah keinginan daripada semua menteri, semua gubernur, semua bupati, dan seluruh rakyat,” tegasnya.

Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, menyatakan bahwa kebijakan penetapan harga gabah ini telah memberikan dampak nyata. Namun, ia juga mengingatkan ancaman spekulasi pedagang saat panen raya.

Gubernur kemudian mengharapkan kerjasama dari para Bupati dan Bulog untuk bekerja secara maksimal dalam upaya menstabilkan harga gabah.

Di lapangan, petani masih menghadapi sejumlah tantangan. Bupati Lampung Tengah, Ardito Wijaya, menyoroti masalah irigasi dan penyerapan gabah.

“Jadwal air belum optimal, jaringan irigasi butuh perbaikan. Kami harap ada sinergi lebih kuat antara pusat dan daerah,” katanya.

Acara ditutup dengan panen simbolis menggunakan Combine Harvester dan transaksi serap gabah oleh Bulog, sebagai bukti nyata dukungan pemerintah terhadap petani.

Panen raya ini menjadi momentum penting bagi petani Lampung, yang produksi padinya terus meningkat. Dengan dukungan mekanisasi pertanian dan kebijakan harga yang menguntungkan, kesejahteraan petani diharapankan menjadi lebih baik.

Walikota Bandar Lampung Tinjau Arus Balik

Walikota Bandar Lampung Tinjau Arus Balik Lebaran 2025 di Pool Damri Stasiun Tanjung Karang, Minggu (6/04/2025)

Peninjauan arus balik Lebaran malam ini dipimpin langsung oleh Walikota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana bersama Kapolresta Bandar Lampung Kombes Pol Alfred Jacob Tilukay, didampingi Plt. Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra, Kadis Kominfo, Ka. BPBD, Kasat Pol PP, Kadis Damkar, Kadis Perhubungan, serta para camat.

“Harapan kita, arus balik ini semuanya aman, nyaman, lancar, dan juga bagi warga yang kembali bekerja ke luar daerah, insyaallah mereka berjalan dengan aman, nyaman, dan damai kembali ke tempat mereka masing-masing,”
ujar Walikota.

Walikota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana menambahkan, antrean yang terjadi di Pool Damri Stasiun Tanjung Karang malam ini disebabkan oleh adanya aturan yang memprioritaskan kendaraan pribadi di Pelabuhan Bakauheni.

“Ini karena di pelabuhan yang diprioritaskan itu kendaraan pribadi, untuk yang bus belakangan. Jadi, ada sedikit keterlambatan. Namun, bus akan tetap diberangkatkan. Tapi malam ini semua akan selesai,” pungkasnya.

Dokumentasi kegiatan bisa di lihat juga di instagram kominfo bandar lampung.

Pemprov Lampung Siap Kawal Puncak Arus Balik Lebaran 2025 dengan Sinergi dan Layanan Maksimal

Lampung Selatan — Pemerintah Provinsi Lampung bersama Forkopimda dan stakeholder terkait telah melakukan berbagai langkah antisipasi permasalahan-permasalahan yang terjadi di masyarakat selama bulan ramadan dan lebaran tahun 2025, seperti mengendalikan laju inflasi, menjaga ketersediaan dan harga kebutuhan pokok serta kesiapan arus mudik.

Hal serupa juga dilakukan Pemerintah Provinsi Lampung bersinergi dengan Polda Lampung dan Korem 043 Gatam melakukan berbagai langkah persiapan pengamanan dan antisipasi puncak arus balik lebaran tahun 2025.

Menurut perkiraan, puncak arus balik akan terjadi pada tanggal 5,6 dan 7 April 2025 dengan jumlah penumpang sebanyak 522.000 orang dan 128.000 kendaraan, berdasarkan data yang dihimpun Dinas Perhubungan Provinsi Lampung sampai dengan 3 April.

“Mari sama-sama kita hantarkan seluruh masyarakat dengan rasa puas dan mereka merasa terlayani dengan baik oleh negara. Sinergisitas kita, kekompakan kita, pelayanan kita adalah pelayanan negara,” ujar Gubernur Rahmat Mirzani Djausal pada Rapat Terbatas Kesiapan Arus Balik Lebaran 2025, Jumat (4/4/2025).

Berbagai langkah juga telah dipersiapkan untuk mendukung kelancaran arus balik seperti penerapan delay system, buffer zone di rest area tol dan jalan arteri untuk mengurai penumpukan kendaraan, skrining tiket, dan kesiapsiagaan posko kesehatan.

“Ini semua karena negara ingin agar masyarakatnya terpuaskan, karena negara ingin melayani masyarakat dengan sebaik-baiknya,” ucap Gubernur Mirza.

Selain melakukan persiapan antisipasi puncak arus balik, Gubernur Mirza bersama seluruh stakeholder terkait juga mempersiapkan berbagai langkah untuk mendukung kelancaran menuju tempat wisata di Provinsi Lampung.

Sesudah mengikuti Ratas, Gubernur Mirza meninjau langsung dua posko mudik lebaran untuk memastikan kesiapan dan memfasilitasi pemudik selama melakukan perjalanan arus balik agar tetap aman dan nyaman. Kedua posko tersebut yaitu Pos Pelayanan Terpadu Begadang V Bypass dan Posko LHR Panjang.

Di Pos Pelayanan Terpadu Begadang V Bypass, Gubernur Mirza meninjau kesiapan posko tersebut yang juga difasilitasi dengan Pos Pelayanan Medis dan tempat beristirahat yang nyaman.

Sedangkan di Posko LHR Panjang, Gubernur Mirza menyempatkan untuk berbincang langsung dengan  pemudik yang sedang beristirahat di posko tersebut. Salah satunya merupakan pemudik roda dua yang akan kembali ke Kota Salatiga, Jawa Tengah.

Gubernur berpesan agar seluruh pemudik tetap memprioritaskan keamanan berkendara selama perjalanan serta menjaga kesehatan dan stamina tubuh.

Sementara itu, Kapolda Lampung Irjen Pol. Helmy Santika menyebutkan berdasarkan pantauan udara sampai dengan H+4 pukul 08.00 WIB, situasi penyeberangan di seluruh dermaga Pelabuhan Bakauheni masih dalam kondisi landai.

Meski demikian, Kapolda meminta agar 5 Rest Area di jalan tol jalur B tetap bersiaga untuk mengantisipasi segala kemungkinan walaupun delay system belum diterapkan.

“Ada atau tidak ada delay system, mereka bekerja,” kata Kapolda Lampung.

Pemprov Lampung dan Brigif 4 Marinir/BS Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Gempa Myanmar

Bandar Lampung – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung bersama Brigade Infanteri (Brigif) 4 Marinir/Berdiri Sendiri (MAR/BS) menunjukkan solidaritas tinggi dengan menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi korban gempa bumi dahsyat yang mengguncang Myanmar pada 28 Maret 2025. Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis di Posko Bantuan Kemanusiaan Tugu Adipura, Bandar Lampung, pada Rabu (2/4/2025).

Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,5 tersebut telah menyebabkan lebih dari 2.700 orang tewas dan ribuan lainnya kehilangan tempat tinggal. Dilansir dari CNN Indonesia, para korban sangat membutuhkan bantuan makanan, air bersih, dan tempat berlindung.

Pemprov Lampung bersama Brigif 4 MAR/BS bergerak cepat menggalang bantuan dari berbagai pihak di Lampung.

Bantuan yang terkumpul meliputi :

*Dari Pemerintah Provinsi Lampung :*

Genset 2 unit, Tenda keluarga 3 unit, Selimut 160 buah, Matras 150 buah Sembako 200 paket (beras 5 kg, minyak goreng 1 liter, gula 1 kg), Obat-obatan dari RSUD Abdul Moeloek.

*Dari Brigif 4 MAR/BS :* Beras 1 ton.

*Dari Sahabat Marinir:*

Suhu Riki : Terpal 100 buah, Tikar 100 buah, Tali tampar 100 buah.
Dr. Imam Ghazali : Beras 1 ton, Indomie 100 dus.

Gubernur Lampung dalam sambutannya menyampaikan bahwa bantuan untuk Myanmar telah diserahkan kepada TNI yang diwakili oleh Danbrigif Tarigan. Presiden juga menginstruksikan TNI-AD untuk segera melaksanakan misi kemanusiaan ke Myanmar, dengan rencana keberangkatan dijadwalkan esok hari.

Kolaborasi berbagai pihak untuk mengumpulkan bantuan diharapkan dapat meringankan beban korban bencana di Myanmar.

“Rekan-rekan, hari ini kami dari Pemprov Lampung, mewakili rekan-rekan organisasi kemasyarakatan dan stakeholder di Provinsi Lampung, menyerahkan bantuan secara simbolis kepada TNI. Bencana gempa bumi di Myanmar dengan skala 7,5 telah menimbulkan musibah yang sangat besar. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban saudara-saudara kita di Myanmar,” ujar Gubernur Rahmat Mirzani Djausal.

Sementara itu, Komandan Brigif 4 Marinir/BS, Kolonel Supriyadi Tarigan, menjelaskan bahwa penggalangan bantuan ini merupakan bentuk respon cepat TNI dalam melaksanakan operasi militer selain perang, khususnya penanganan bencana alam dan bantuan kemanusiaan.

“Kami bekerja sama dengan Pemprov Lampung dan berbagai pihak lainnya untuk mengumpulkan bantuan ini. Bantuan ini akan kami kirim ke Jakarta, dan selanjutnya disalurkan ke Myanmar. Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Gubernur Lampung atas kepeduliannya,” ujar Kolonel Supriyadi Tarigan.

Posko bantuan kemanusiaan di Tugu Adipura akan dibuka selama tiga hari ke depan. Bantuan yang dikumpulkan meliputi tenda, matras, selimut, genset, obat-obatan, bahan makanan, dan makanan siap saji. TNI juga akan mengirimkan personel gabungan dalam dua gelombang melalui Satgas Kemanusiaan Marinir. Presiden RI dijadwalkan akan memberangkatkan bantuan secara simbolis pada tanggal 3 April 2025.